KOTA CIREBON,Bidik-kasusnews.com,. (Kamis, 5/3/2026) – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si didampingi Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom beserta jajaran Forkopimda melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan dan distribusi kebutuhan pokok pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M di wilayah Kota Cirebon. Kegiatan monitoring tersebut diawali dengan titik start dari Balai Kota Cirebon, Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan. Selanjutnya rombongan menuju beberapa titik pemantauan diantaranya Pasar Jagasatru, kemudian meninjau ketersediaan BBM di SPBU yang berada di Jalan Brigjend Darsono By Pass, serta melakukan pengecekan di salah satu supermarket ternama di Kota Cirebon. Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta harga-harga di pasaran tetap stabil menjelang dan selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Selain itu, pengecekan juga difokuskan pada distribusi barang agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Cirebon bersama jajaran Forkopimda juga memastikan bahwa stok bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya tersedia dalam jumlah yang cukup di pasaran. Sementara itu, pengecekan di SPBU dilakukan guna memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat tetap dalam kondisi aman serta distribusinya berjalan lancar menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok dan BBM di wilayah Kota Cirebon dapat tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Pada kesempatan tersebut, Dandim 0614/Kota Cirebon menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam memastikan distribusi bahan pokok dan BBM berjalan lancar serta aman. “Kami bersama Forkopimda turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan BBM di wilayah Kota Cirebon dalam kondisi aman. Dengan adanya pengecekan ini diharapkan harga tetap stabil dan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan serta menyambut Idul Fitri dengan tenang,” ujar Dandim 0614/Kota Cirebon. (pendim0614)* (Asep Rusliman)
INDRAMAYU Bidik-kasusnews.com,.Menjelang ritual tahunan arus mudik Lebaran yang kian di depan mata, Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat melakukan sejumlah langkah, salah satunya memastikan jalur arteri Pantura, yang selama ini menjadi urat nadi bagi pemudik, benar-benar siap dan aman untuk dilintasi. . Langkah antisipatif ini dilakukan bukan tanpa alasan. Sebagai jalur legendaris yang selalu menjadi tumpuan utama kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, kesiapan infrastruktur dan fasilitas penunjang di sepanjang jalan raya Indramayu menjadi kunci utama demi menjamin kenyamanan masyarakat saat pulang ke kampung halaman nanti. . Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. memimpin langsung pengecekan kesiapan infrastruktur jalan dan fasilitas penunjang di sepanjang jalur arteri pantura Kabupaten Indramayu, Selasa (3/3/2026) kemarin. . Langkah cepat ini diambil untuk memastikan jalur utama siap menampung lonjakan kendaraan saat arus mudik nanti. . Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR. serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Indramayu. Para Kapolsek di wilayah pun turut mendampingi, di antaranya Kapolsek Lohbener Kompol Ginting Sumantri, S.H., dan Kapolsek Losarang AKP Suhendi, S.H., M.H., serta Kapolsek Sukra IPTU Andi Supriyatna. . “Tidak hanya memantau kondisi jalan raya, bapak Kapolres meninjau beberapa titik strategis yang akan menjadi tumpuan pelayanan. Di antaranya adalah Pos Pam Lingkar Lohbener serta Pos Terpadu UPPKB Losarang. Di lokasi tersebut, Kapolres disambut langsung oleh Korsatpel UPPKB Losarang, Mardian Hidrayanto,” kata Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Rabu (4/3/2026. . Peninjauan pun berlanjut ke lokasi lainnya seperti Pos Pam Jembatan Sewo, hingga Pos Pam Masjid Jami Miftahul Huda di wilayah Kecamatan Lohbener yang disiapkan secara khusus untuk melayani masyarakat. Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menegaskan salah satu fokus utama pihak kepolisian adalah mengantisipasi faktor kelelahan yang sering melanda pemudik di jalur Pantura. Menurutnya, kelelahan fisik adalah pemicu utama kecelakaan lalu lintas. Sebagai solusinya, pihak kepolisian telah menyiapkan rest area yang terintegrasi dengan sejumlah masjid dan pos pengamanan yang nyaman di sepanjang jalur arteri pantura. . AKP Tarno menghimbau agar para pemudik yang merasa lelah akibat kemacetan tidak memaksakan diri dan segera beristirahat sejenak agar kondisi fisik kembali bugar sebelum melanjutkan perjalanan. . Dengan kesiapan infrastruktur dan keberadaan pos pelayanan yang tersebar luas, Polres Indramayu berkomitmen memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin merayakan hari kemenangan di kampung halaman. . “Kami ingin memastikan masyarakat merasa nyaman dan terlindungi selama dalam perjalanan,” pungkas AKP Tarno. (Asep Rusliman)
Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota telah mengungkap kasus perundungan yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kelurahan Kecapi, Kota Cirebon. Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial dan menimbulkan keprihatinan masyarakat terhadap keamanan dan kenyamanan anak di lingkungan sekolah. . Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga anak yang diduga sebagai pelaku perundungan. Selain itu, pihaknya juga telah memeriksa orang tua dari siswa yang menjadi korban, serta guru-guru yang mengetahui kejadian tersebut. “Kami sudah periksa anak-anak yang diduga merundung, termasuk orang tua siswa dan guru. Mudah-mudahan proses penanganannya dapat berjalan dengan baik dan sesuai prosedur,” ujarnya, Rabu (4/3/2026). . Menurut AKBP Eko, proses hukum terhadap anak di bawah umur yang terlibat dalam kasus ini mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak. Ia menegaskan bahwa prioritas utama dalam penanganan adalah pembinaan, namun proses pidana tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. “Ini prosesnya masih panjang. Kami perlu mempertimbangkan juga dari Bapas dan Dinas Sosial. Jadi, tidak bisa langsung diputuskan, tetapi kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional dan terbuka,” terangnya. . Selain penanganan kasus pidana, Polres Cirebon Kota juga menurunkan tim kesehatan untuk melakukan trauma healing kepada korban perundungan agar proses pemulihan secara psikologis berjalan optimal. . Di tempat berbeda, Kepala Sekolah SMPN Kecapi, Euis Sulastri, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan pertemuan dan pembinaan dengan orang tua kedua belah pihak, baik korban maupun pelaku. “Pertemuan orang tua sudah kami lakukan sejak kasus ini mencuat. Saat ini, kami sedang menunggu hasil dari pihak kepolisian terkait proses hukum yang sedang berjalan,” katanya. . Euis menambahkan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Ia juga berharap, proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi semua pihak. . Kasus perundungan ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian, sekolah, dan masyarakat, sebagai pengingat pentingnya perlindungan dan pendidikan karakter anak-anak di lingkungan sekolah. Polres Cirebon Kota berjanji akan terus melakukan penanganan secara profesional dan humanis demi menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. (Asep Rusliman)
MAJALENGKA Bidik-kasusnews.com,. Di tengah hamparan perkampungan yang tenang, haru dan rasa syukur menyatu dalam peresmian renovasi empat Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) oleh Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, Rabu (4/3/2026). . Program bertajuk ‘Polres Majalengka Bersama Membangun Negeri, Polri untuk Masyarakat Sauyunan Jaga Lembur; ini menjadi simbol nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan warga. . Peresmian dilakukan langsung Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, didampingi para Pejabat Utama (PJU), anggota kepolisian, serta masyarakat setempat. . Kehadiran jajaran kepolisian di tengah warga bukan sekadar formalitas, tetapi penegasan bahwa Polri hadir sebagai pelindung sekaligus mitra masyarakat. . Empat rumah yang kini berdiri lebih layak dan kokoh tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Majalengka. Rumah milik Ibu Naah di Desa Rajagaluh Lor, Kecamatan Rajagaluh, menjadi salah satu titik yang diresmikan. . Begitu pula rumah Bapak Juhro di Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati, rumah Bapak Rastawi di Desa Buntu, Kecamatan Ligung, serta rumah Ibu Sarti di Desa Surawangi, Kecamatan Jatiwangi. . Dinding yang dulu rapuh kini berganti tembok kokoh. Atap yang semula bocor kini melindungi keluarga dari terik dan hujan, program Rutilahu Polres Majalengka ini menjadi jawaban atas kebutuhan dasar warga akan hunian yang aman dan sehat. Dalam sambutannya, AKBP Rita Suwadi menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat. . “Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan siap membantu. Inilah wujud nyata Polri untuk masyarakat, sauyunan jaga lembur,” ujarnya. . Menurutnya, program Rutilahu ini juga menjadi momentum memperkuat budaya gotong royong dan kebersamaan dalam membangun lingkungan yang lebih baik. . “Sinergi antara Polri dan masyarakat dinilai penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Majalengka,” ungkap AKBP Rita Suwadi. . Warga penerima bantuan pun tak mampu menyembunyikan rasa syukur. Bantuan tersebut bukan hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi keluarga mereka. . Melalui program Rutilahu ini, Polres Majalengka menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan warga. . Program Rutilahu ini sebuah langkah konkret bahwa Polri untuk masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata di lapangan. (Asep Rusliman)
KUNINGAN,Bidik-kasusnews.com,. Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar secara resmi melepas tim futsal Proton FC untuk berlaga di ajang Pro Futsal League 2 (PFL 2), dalam kegiatan yang berlangsung di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Sabtu (6/4/2026). Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa Proton FC bukan sekadar klub olahraga, melainkan representasi daerah yang membawa harapan besar masyarakat Kuningan di tingkat nasional. “Proton FC ini bukan hanya klub, tapi duta daerah. Di pundak para atlet melekat nama besar Kabupaten Kuningan yang harus dijaga dan dibanggakan,” tegasnya. Bupati mengaku bangga atas kerja keras manajemen, pelatih, dan para atlet yang telah melalui proses panjang dan penuh disiplin dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional. Ia menilai, capaian Proton FC hingga menembus PFL 2 merupakan hasil dari perjuangan yang tidak instan. “Tidak ada prestasi yang datang tiba-tiba. Semua diraih dengan kerja keras, keringat, bahkan mungkin air mata. Insya Allah itu akan terbayar dengan prestasi yang membanggakan,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian juga menyampaikan tiga pesan penting kepada para atlet. Pertama, menjaga sportivitas dalam setiap pertandingan. Kedua, menjaga kesehatan serta fokus pada instruksi pelatih. Ketiga, menjaga nama baik daerah sebagai bentuk tanggung jawab moral di kancah nasional. Ia juga mengingatkan pentingnya kekompakan tim dalam olahraga futsal yang mengedepankan kolektivitas. “Tidak ada pemain yang lebih besar dari tim. Semua harus satu tujuan, satu semangat, satu kekuatan,” katanya. Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kompetisi di tingkat nasional akan menghadirkan tantangan yang jauh lebih besar, baik dari segi teknis maupun mental. Oleh karena itu, ia meminta para atlet untuk siap menghadapi tekanan dan menjadikannya sebagai bagian dari proses menuju kematangan. “Perjalanan menuju prestasi tidak selalu mulus. Akan ada tekanan, tantangan, bahkan kegagalan. Tapi dari situlah mental juara dibentuk,” ungkapnya. Di akhir sambutannya, Bupati Dian secara resmi melepas keberangkatan Proton FC dengan penuh harapan agar tim mampu mengharumkan nama Kuningan di tingkat nasional. “Berangkatlah dengan semangat juang yang tinggi. Kami semua mendoakan. Pulanglah dengan membawa kebanggaan untuk Kuningan,” pungkasnya. Sementara itu, Presiden Proton FC Toni Indra Gunawan menyampaikan bahwa tim telah menjalani persiapan intensif selama kurang lebih tiga bulan sebagai bentuk keseriusan menghadapi kompetisi Pro Futsal League 2. Ia menjelaskan, rangkaian persiapan dilakukan melalui training center di Bandung dan DKI Jakarta, serta sejumlah laga uji coba melawan klub-klub yang berada satu level di atas Proton FC. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus menguji kesiapan mental para pemain. “Kami mempersiapkan tim ini tidak setengah-setengah. Mulai dari latihan intensif, uji coba dengan klub level atas, hingga penguatan mental bertanding. Ini bagian dari ikhtiar kami agar Proton FC benar-benar siap bersaing di level nasional,” ujarnya. Toni juga menegaskan bahwa Proton FC hadir bukan hanya untuk berpartisipasi, tetapi membawa misi besar untuk mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di kancah nasional. Ia menyebut semangat yang selalu ditanamkan adalah kebanggaan terhadap daerah. “Apa yang selalu disampaikan Pak Bupati menjadi motivasi kami, yakni bagaimana klub ini bisa membanggakan daerah dan mengibarkan nama Kuningan di pentas nasional,” katanya. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Proton FC merupakan satu-satunya wakil dari Kabupaten Kuningan, bahkan dari Jawa Barat, di ajang PFL 2, sehingga tanggung jawab yang diemban menjadi semakin besar. Dalam kesempatan tersebut, Toni juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor dan mitra yang telah mendukung perjalanan Proton FC yang telah memastikan legalitas klub secara resmi. “Dukungan dari para sponsor dan mitra menjadi energi besar bagi kami untuk terus berkembang. Ini menunjukkan bahwa Proton FC mendapat kepercayaan untuk terus melangkah lebih jauh,” ungkapnya. Ia pun berharap dukungan dari pemerintah daerah, stakeholder olahraga, serta seluruh masyarakat Kuningan terus mengalir, sebagai kekuatan moral bagi tim dalam menghadapi kompetisi. “Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kuningan. Insya Allah Proton FC akan berjuang maksimal dan memberikan yang terbaik untuk daerah,” pungkasnya. (Asep Rusliman) Sumber Diskominfo
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis di SDN Kopeng I, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, kembali menjadi perhatian publik. Hal tersebut terungkap setelah ditemukan telur mentah dalam kondisi pecah di dalam paket makanan yang dibagikan kepada siswa saat Ramadan. Telur yang pecah tersebut membuat isi paket tercampur dan mengotori menu lainnya. Sejumlah orang tua siswa menyayangkan kejadian itu karena dinilai mencerminkan kurang maksimalnya pengawasan. Terutama dalam proses pengemasan, terutama untuk menu kering yang didistribusikan selama bulan puasa. Menindaklanjuti laporan tersebut, Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, turun langsung melakukan pengecekan ke sekolah dan dapur penyedia, yakni SPPG Karang Tengah III yang saat ini menangani distribusi ke SDN Kopeng I. “Selama Ramadan paket yang dibagikan memang berbentuk menu kering termasuk telur,” kata Andri, Rabu (4/3/2026). Namun, tidak adanya keterangan yang jelas mengenai kondisi telur, apakah sudah matang atau masih mentah, memicu kebingungan di kalangan siswa. Anak-anak tidak mengetahui kondisi telur tersebut. Saat dikocok, telur pecah dan merusak makanan lain dalam kemasan. Hal ini menjadi bahan evaluasi bersama agar tidak terulang kembali. Satgas meminta perbaikan menyeluruh pada sistem pengemasan. Wadah dinilai harus lebih kokoh dan aman agar mampu melindungi bahan makanan yang rentan pecah selama proses distribusi dari dapur ke sekolah. Dari pihak dapur, Ahli Gizi SPPG Karang Tengah III menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan berkomitmen melakukan pembenahan sesuai standar teknis yang berlaku. “Evaluasi juga dilakukan terhadap inovasi sekaitan dengan variasi menu agar tidak menimbulkan kejenuhan di kalangan siswa. (Usep)
Indramayu Bidik-kasusnews.com,. Suasana Terminal Indramayu mendadak ramai pada Selasa (03/03/2026) sore. Ratusan pengendara sepeda motor diberhentikan dalam operasi gabungan pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar oleh Samsat Indramayu bersama Polres Indramayu. . Dalam giat tersebut, petugas menemukan berbagai jenis pelanggaran, mulai dari tunggakan pajak kendaraan, pengendara tanpa helm, penggunaan knalpot brong, hingga ketidaksesuaian plat nomor dengan STNK. . Kanit Turjawali Satlantas Polres Indramayu, IPDA Nur Zaki Fani, menjelaskan bahwa pengendara yang kedapatan menunggak pajak langsung diarahkan ke gerai Samsat keliling di lokasi untuk melakukan pembayaran di tempat. . “Untuk pelanggaran seperti tidak bisa menunjukkan surat kendaraan dan penggunaan knalpot brong, kami langsung berikan tindakan tilang. Knalpot brong menjadi perhatian khusus karena suaranya yang bising meresahkan masyarakat dan berisiko memicu kecelakaan,” ujar IPDA Nur Zaki. . Meski bertindak tegas, petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis. Selain sanksi tilang, para pengendara diberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara, seperti kewajiban memakai helm, larangan berboncengan lebih dari satu orang, serta imbauan untuk tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. . Di sisi lain, Ketua Tim Penagihan Samsat 1 Indramayu, Fredy, mengungkapkan bahwa target penerimaan PKB tahun 2026 mencapai Rp 103 miliar. Ia menekankan bahwa pajak kendaraan memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga layanan kesehatan dan pendidikan. . Melalui razia rutin ini, diharapkan kesadaran masyarakat Indramayu untuk taat pajak dan tertib berlalu lintas terus meningkat. (Asep Rusliman)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Polres Kuningan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat menggelar kegiatan pangan murah. Kali ini, kegiatan yang ditunggu-tunggu masyarakat tersebut dipusatkan di Desa Susukan Kecamatan Cipicung. Hal itu untuk membantu warga di tengah kenaikan harga bahan-bahan pokok pada Bulan Suci Ramadan 1447 H. Barang-barang yang dijual sangat jauh di bawah harga pasar sehingga hal itu membuat ratusan warga terutama kalangan ibu rumah tangga rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan bahan pokok yang super murah tapi berkualitas karena tidak akan tiap hari ada di daerahnya. Sedangkan rincian harga sembilan komoditas yang dijual dalam kegiatan gerakan pangan murah (GPM) tersebut meliputi, beras hanya dibandrol Rp12.000 per kg, minyak goreng Rp15.500 per liter, daging sapi Rp120.000 per kg, daging ayam Rp36.000 per ekor, telur ayam Rp 29.000 per kg, cabai Rp28.000 per kg, bawang merah/putih Rp38.000 per kg, gula pasir Rp15.500 per kg serta tepung terigu Rp8.000 per kg. “Sembakonya murah banget dan sangat membantu di tengah kondisi harga yang sedang naik. Maka tadi saya beli beras, telur dan minyak goreng. Kalau bisa sih, pangan murah seperti ini jangan sekali saja tapi rutin khususnya yang diselenggarakan di Desa Cipicung,” ujar salah satu warga, Wiwin (30 tahun). Kapolres Kuningan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Muhamad Ali Akbar menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat karena di samping dapat membantu ekonomi warga, kepolisian juga tengah fokus pada fungsi pengawasan guna mencegah adanya praktik penimbunan barang oleh oknum tidak bertanggung jawab. Pemda Kuningan dan Polres berkomitmen untuk terus memantau ketersediaan stok pangan hingga hari raya Lebaran Idul Fitri 1447 H., tiba. Hal itu untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan tahun 2026 ini dengan tenang tanpa terbebani harga pangan yang mahal. “Kami hadir untuk memastikan warga mendapatkan kebutuhan pokok berkualitas tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Ini juga bentuk kepedulian Polri dalam menekan laju inflasi daerah. Saya mengapresiasi atas ketertiban warga khususnya para ibu rumah tangga yang tetap antusias mengantre demi memperoleh pangan murah,” ucapnya. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, suasana di Alun-Alun Majalengka tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga memadati area pusat kota untuk berburu kebutuhan pokok dalam program Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi oleh Polres Majalengka pada Selasa, 3 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai respons cepat kepolisian dalam menjaga stabilitas harga pangan yang cenderung meningkat di tengah momentum Ramadan. Pantauan di lokasi menunjukkan deretan stan yang menjajakan berbagai komoditas strategis, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, hingga telur ayam, habis diserbu oleh masyarakat. Antrean yang cukup panjang tidak menyurutkan semangat warga untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar tradisional. Kehadiran pasar murah ini memberikan rasa lega bagi para ibu rumah tangga yang ingin memenuhi kebutuhan dapur tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konkret kepolisian dalam melakukan stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Lebaran. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat kelas menengah ke bawah agar tetap memiliki daya beli yang stabil, sekaligus memastikan bahwa ketersediaan stok pangan di wilayah Majalengka tetap aman hingga hari raya tiba. Program ini juga menjadi salah satu instrumen penting bagi Polres Majalengka dalam mendukung pemerintah daerah untuk mengendalikan angka inflasi. Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan acara ini tidak lepas dari sinergi lintas sektoral dengan berbagai instansi terkait yang memiliki komitmen serupa dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Sinergitas ini mempertegas bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap stabilitas ekonomi warga. Tingginya antusiasme masyarakat membuktikan bahwa program seperti ini sangat dinantikan sebagai harapan nyata dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok. Dengan adanya Gerakan Pangan Murah di Alun-Alun Majalengka, pihak kepolisian berharap masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026 dengan perasaan lebih tenang, sejahtera, dan penuh kekhusyukan tanpa terbebani oleh persoalan pemenuhan pangan harian. (Asep Rusliman)
Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan 1447 H, Selasa, 3 Maret 2026 sore di Lapangan Voli Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri Irwasda Polda Jawa Barat Kombes Pol. Benny Subandi, S.I.K., M.Si., bersama unsur Forkopimda serta instansi terkait. Dalam pelaksanaannya, Polres Cirebon Kota menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, di antaranya beras SPHP 5 kilogram seharga Rp55.000, telur ayam Rp28.500 per kilogram, Minyak Kita Rp29.000 per 2 liter, daging sapi Rp120.000 per kilogram, serta daging ayam Rp34.000 per kilogram yang disambut antusias ratusan warga sejak sore hari. Sejak siang hari, warga bahkan telah mengantre untuk mendapatkan bahan pokok penting, terutama beras dan minyak goreng yang menjadi komoditas paling diminati. Dalam sambutannya, Irwasda Polda Jawa Barat Kombes Pol. Benny Subandi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian aparat terhadap kondisi masyarakat. “Jadi ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab kita semua kepada masyarakat. Kemarin tadi sudah disampaikan oleh Pak Kapolres ya. Alhamdulillah kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam pembuka Gerakan Pangan. Ia menyampaikan bahwa program pangan murah ini juga merupakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok penting, termasuk penyaluran beras SPHP yang berkolaborasi dengan Bulog. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan para distributor menjadi kunci agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Lebih lanjut Kombes Pol. Benny mengatakan, “Tetapi yang paling utama juga perekonomian, karena kalau perekonomian tidak terjaga, harga pasar melonjak, Pak. Tidak ada upaya-upaya melihat harga pasar itu bisa berbahaya juga, Karena akan berdampak kepada keamanan. Kalau udah harga pasar tinggi, situasi biasanya kriminalitas akan meningkat.” ucapnya. Ia menambahkan bahwa menjelang Idulfitri, jajaran kepolisian tidak hanya fokus pada stabilitas harga pangan, tetapi juga mempersiapkan pengamanan melalui Operasi Ketupat guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga. Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan beban masyarakat dapat berkurang dan situasi kamtibmas tetap kondusif selama Ramadan hingga Lebaran. (Asep Rusliman)