Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,. Satlantas Polres Cirebon Kota menggencarkan upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas dengan menyasar langsung komunitas pekerja di jalan raya. Sekitar 60 pengemudi ojek online (Ojol) Grab mengikuti sosialisasi intensif Operasi Zebra Lodaya 2025 yang dirangkai dengan edukasi safety driving, Jumat (21/11) pagi. Kegiatan ini merupakan langkah pembinaan preventif untuk memperkuat kedisiplinan dan menekan risiko kecelakaan di wilayah Kota Cirebon, mengingat tingginya intensitas Ojol di jalan raya setiap hari. Pemaparan yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Ridwan Sandhi Maulana, menekankan pentingnya kesadaran pengemudi Ojol untuk menjaga keselamatan kerja di tengah mobilitas tinggi. Materi yang disampaikan meliputi Aturan dasar lalu lintas dan sasaran prioritas Operasi Zebra Lodaya 2025 (seperti helm standar, kelengkapan surat, dan pelanggaran arus), Teknik berkendara aman dalam kondisi lalu lintas padat maupun cuaca ekstrem, dan Larangan membawa muatan berlebih dan bahaya penggunaan ponsel saat berkendara. “Edukasi keselamatan berkendara sangat penting khususnya bagi para pengemudi ojek online… kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci keselamatan bagi diri mereka dan masyarakat lainnya,” ujar AKP Ridwan Sandhi Maulana. Kegiatan berlangsung interaktif, memberikan ruang bagi para pengemudi untuk berbagi pengalaman di lapangan dan memperkuat komunikasi antara kepolisian dan mitra Ojol. (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Polresta Cirebon menyalurkan 9.000 liter air bersih untuk warga Desa Mekarsari dan Gunungsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, usai banjir merendam wilayah tersebut pada Rabu (19/11/2025) malam. Bantuan ini menjadi kebutuhan mendesak setelah air sumur warga berubah keruh akibat tingginya genangan. Banjir yang melanda dua desa itu membuat aktivitas warga terganggu sejak malam hingga Kamis pagi. Selain merendam sejumlah rumah, luapan air juga mencemari sumber air bersih sehingga warga kesulitan mendapatkan pasokan layak konsumsi. Melihat kondisi tersebut, Polresta Cirebon bergerak cepat mengirimkan bantuan melalui Polsek Waled. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, melalui Kapolsek Waled AKP M. Fadholi, S.H., menegaskan bahwa bantuan air bersih ini menjadi langkah darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. ”Kami dari Polresta Cirebon memberikan bantuan air bersih kepada Desa Mekarsari dan Gunungsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon,” ujarnya, Kamis (20/11/2025). Menurutnya, air bersih segera disalurkan karena kondisi pascabanjir membuat pasokan air di dua desa tersebut tidak dapat digunakan. ”Mengingat peristiwa yang menimpa desa tersebut, Polresta Cirebon memberikan bantuan air bersih karena air di wilayah tersebut keruh imbas banjir tadi malam. Kami memberikan 9.000 liter air bersih,” ungkap Kapolsek Waled. Kedatangan mobil tangki air disambut antusias oleh masyarakat yang sejak pagi sudah menunggu di beberapa titik distribusi. Warga tampak membawa jeriken, ember, dan galon untuk mendapatkan jatah air bersih yang disediakan aparat kepolisian. Kuwu (Kepala Desa) Mekarsari, Gojin, menyampaikan apresiasi atas respon cepat Polresta Cirebon terhadap kebutuhan warganya. ”Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Polresta Cirebon,” ucapnya. Ucapan serupa disampaikan Pemerintah Desa Gunungsari. Mereka berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang masih memulihkan diri dari dampak banjir. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat Desa Gunungsari,” tuturnya. Banjir di Kecamatan Waled beberapa kali terjadi dalam beberapa tahun terakhir, terutama saat intensitas hujan meningkat. Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait terus memperhatikan kondisi infrastruktur dan pengelolaan aliran air agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Sementara itu, Polresta Cirebon memastikan akan terus memantau kondisi di wilayah terdampak serta menyiapkan langkah bantuan tambahan apabila diperlukan. Bagi warga Mekarsari dan Gunungsari, distribusi 9.000 liter air bersih ini menjadi bantuan awal yang sangat berarti di tengah masa pemulihan. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Cibitung Hodan Firmansyah, S.IP., M.Si., bersama Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra serta jajaran kecamatan Sekretaris Kecamatan, Kasi Binwasdes, Kasi Pemerintahan, dan Kasi PMD. Kehadiran para pejabat tersebut untuk melaksanakan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/11/2025). ”Kegiatan ini diadakan untuk memperkuat koordinasi serta memberikan arahan terkait tata kelola pemerintahan desa, termasuk peningkatan kualitas layanan publik kepada masyarakat,” ujarnya. Dalam sesi pembinaan, Camat Hodan Firmansyah berdialog dengan Kepala Desa Cidahu Wahyu Hidayat beserta perangkat desa. Pembahasan mencakup administrasi kependudukan, pengelolaan keuangan desa, hingga progres pembangunan yang tengah berjalan di Desa Cidahu. “Pembinaan ini penting untuk memastikan pemerintahan desa berjalan sesuai regulasi dan dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Camat. Adapun beberapa fokus pembinaan meliputi administrasi kependudukan yang menuntut ketelitian dalam pengelolaan data warga, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa. Selain itu program untuk penguatan pelayanan publik agar lebih responsif. Camat juga menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan desa dengan prioritas kecamatan dan kabupaten. Camat Hodan turut mengapresiasi kinerja perangkat Desa Cidahu dan mendorong terus terjalinnya sinergi antara pemerintah kecamatan dan desa demi kemajuan masyarakat. “Agar tercapai Sukabumi Mubarokah, Cibitung Nanggung,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Cidahu Wahyu Hidayat menyambut baik kegiatan pembinaan ini dan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di desanya. ”Pembinaan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan di Desa Cidahu ke depan,” tandasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Warga di kawasan selatan Kabupaten Sukabumi menyambut dengan antusias pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Surade–Ujunggenteng. Program yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Jabar Caang ini dinilai membawa perubahan besar bagi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama saat malam hari. Pemasangan yang hingga Minggu (16/11) telah mencapai Kampung Warungjati, Kecamatan Ciracap, dikerjakan secara bertahap. Saat ini, tim pelaksana fokus pada pemasangan angkur atau dudukan tiang lampu menggunakan pasir beton instan untuk memastikan konstruksi benar-benar kokoh. Dadang, pelaksana lapangan, menyebutkan bahwa total 395 titik PJU akan menerangi jalur sepanjang kurang lebih 10 kilometer tersebut. Pemasangan dimulai dari Kampung Warungtilu, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, hingga kawasan Pantai Ujunggenteng, salah satu destinasi wisata utama Sukabumi Selatan. ”Sebanyak 112 titik lampu dipasang mulai Surade hingga Jembatan Cikarang, Desa Pasiripis. Sementara 183 titik lampu lainnya dibentangkan dari seberang Jembatan Cikarang hingga kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujunggenteng, kata dia, Rabu (19/11/2025). Menurut Dadang, program ini bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga memperkuat aspek keselamatan dan mendongkrak perekonomian wilayah selatan Sukabumi. Penerangan yang memadai akan membuat mobilitas masyarakat dan wisatawan jauh lebih aman. Respons positif pun datang dari warga. Mereka menilai keberadaan PJU sangat dibutuhkan mengingat jalur Surade–Ujunggenteng merupakan akses utama menuju kawasan wisata dan aktivitas ekonomi. “Alhamdulillah, dengan adanya lampu PJU ini masyarakat, khususnya para pengguna jalan, akan merasa lebih aman dan nyaman,” ujar seorang warga Surade. Masyarakat berharap proyek ini dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan secara penuh. Hadirnya penerangan di sepanjang jalur tersebut diyakini akan membuka peluang ekonomi baru sekaligus mendukung perkembangan pariwisata di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Cirebon melakukan pemusnahan barang hasil penindakan berupa rokok ilegal sebanyak 7.233.417 batang dari wilayah Ciayumajakuning. Pemusnahan dilakukan secara simbolis dengan membakar 60 ribu batang rokok ilegal di halaman Setda Kabupaten Kuningan usai apel pagi, Senin (17/11/2025). Sementara sisanya dimusnahkan di PT Indocement Tunggal Prakarsa Cirebon. Seluruh barang hasil penindakan dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat, Finarni Manan, menjelaskan bahwa rokok ilegal itu merupakan hasil penindakan gabungan di Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan sepanjang Juni hingga Agustus 2025. Menurutnya, nilai total barang hasil penindakan mencapai Rp 10.741.624.245 dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 5.396.192.082. Dari jumlah tersebut, penindakan di Kabupaten Kuningan mencapai 650.420 batang rokok ilegal. “Hasil penindakan ini ada yang dilakukan secara mandiri oleh Bea Cukai, ada juga yang merupakan hasil kerja sama dengan Satpol PP. Modus peredaran rokok ilegal meliputi kegiatan targeting, jalur perlintasan, barang kiriman melalui jasa titipan, hingga operasi pasar di toko dan warung,” ujarnya. Finarni menegaskan bahwa Jawa Barat bukan daerah produksi rokok ilegal, melainkan jalur perlintasan dan pemasaran dari Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Madura. Penindakan dilakukan di berbagai titik, mulai dari truk lintas provinsi hingga kios kecil di wilayah desa. Ia mengingatkan bahwa menawarkan, menjual, menyimpan, atau menyerahkan rokok ilegal dapat dikenai hukuman penjara 1 hingga 5 tahun serta denda 2 sampai 10 kali nilai cukai. Atas terselenggaranya kegiatan ini, Finarni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuningan yang dinilai konsisten mendukung pemberantasan rokok ilegal melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Advertisement Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyatakan bahwa pemusnahan bukan sekadar penegakan hukum, tetapi bentuk komitmen untuk menjaga kepentingan negara dan melindungi masyarakat. “Jumlah ini tentu tidak kecil. Jika rokok-rokok ilegal tersebut beredar di pasaran, negara dapat mengalami kerugian miliaran rupiah. Selain itu, masyarakat dapat dirugikan karena produk tersebut tidak memiliki jaminan kesehatan maupun standar mutu,” ujarnya. Bupati menambahkan bahwa peredaran rokok ilegal bukan hanya pelanggaran fiskal, tetapi juga merusak ekosistem ekonomi daerah. Karena itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Pemda dan Bea Cukai dalam upaya penindakan. Ia juga mengajak seluruh pihak produsen, pedagang, hingga konsumen untuk tidak membeli atau mengedarkan rokok yang tidak memenuhi ketentuan, seperti tanpa pita cukai, menggunakan pita palsu, atau pita bekas. Acara pemusnahan turut dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Sekda, unsur Forkopimda, Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat, Kepala KPKNL Cirebon, Kepala KPP Pratama Kuningan, Kepala BNN Kuningan, jajaran perangkat daerah, perwakilan Satpol PP Ciayumajakuning, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kehadiran mereka meneguhkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih tertib dan sehat. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 yang digelar di Lapangan Apel Polres Majalengka. Apel tersebut diselenggarakan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan personel dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang akan datang, Senin (17/11/2025). Dalam amanatnya, Kapolres Majalengka menegaskan bahwa Operasi Zebra Lodaya 2025 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin 2025.” Ia menekankan pentingnya sinergitas seluruh personel untuk mewujudkan kondisi lalu lintas yang kondusif, sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas. Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., para Pejabat Utama Polres Majalengka, para Kapolsek jajaran, personel Polri dan ASN Polres Majalengka, serta perwakilan dari Subden POM Majalengka dan Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan kolaborasi yang kuat dalam mewujudkan keamanan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Majalengka. Kapolres Majalengka menyampaikan bahwa Operasi Zebra Lodaya 2025 diharapkan dapat menekan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas lalu lintas. Tidak hanya itu, operasi ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan disiplin dalam berkendara. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Keamanan jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkap Kapolres. Seluruh rangkaian kegiatan apel berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Melalui Apel Gelar Pasukan ini, Polres Majalengka menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam rangka pengamanan arus lalu lintas menjelang periode akhir tahun. Dengan persiapan yang matang dan sinergi lintas sektor, diharapkan pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025 dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Majalengka. (Asep.R)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Polres Kuningan menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 dipimpin Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar. Apel berlangsung di halaman Mapolres Kuningan Jl. RE Martadinata Ancaran, Senin (17/11). diikuti pejabat utama, kapolsek jajaran, TNI, Dinas Perhubungan , Satpol PP serta personel yang terlibat dalam operasi. Operasi Zebra tahun ini difokuskan pada peningkatan disiplin berlalu lintas serta upaya menekan angka kecelakaan menjelang liburan natal dan tahun baru di wilayah Kabupaten Kuningan. Sejumlah pelanggaran prioritas menjadi sasaran, antara lain tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, pengendara di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, serta pelanggaran marka jalan. Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Ali Akbar menegaskan, bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama. “Melalui Operasi Zebra 2025 ini, kami ingin menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Setiap pelanggaran lalu lintas memiliki potensi menimbulkan kecelakaan, dan itu yang ingin kita cegah bersama,” ujarnya. Kapolres Ali Akbar mengimbau personel agar tetap profesional dalam menjalankan tugas serta mengedepankan tindakan humanis. “Kami tidak hanya menindak, tetapi juga memberikan edukasi. Tujuan akhirnya adalah menurunkan angka kecelakaan dan membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Kuningan,” katanya. Operasi Zebra Lodaya 2025 akan berlangsung selama dua pekan di (17-30 November 2025) mendatang dengan pola penindakan stasioner dan mobile. Selain itu, Polres Kuningan juga menyiapkan kegiatan sosialisasi melalui berbagai saluran masyarakat. Dengan pelaksanaan operasi ini, Polres Kuningan berharap tingkat kepatuhan masyarakat meningkat dan angka fatalitas kecelakaan menurun. “Dengan Operasi Zebra, kita ingin masyarakat lebih siap menghadapi kepadatan arus libur panjang. Polisi bukan semata menilang, tetapi mengedukasi dan mengingatkan agar keselamatan menjadi prioritas,” pungkasnya.** (Asep.R)
Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom bersama Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si menyambut kedatangan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, SS., M.Sc dalam rangka kunjungan kerja ke Kota Cirebon, Dengan Agenda utama kunjungan tersebut adalah peresmian Museum Benda Pusaka yang berlokasi di kompleks Keraton Kanoman, RW 01 Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kedatangan Menteri Kebudayaan RI disambut secara resmi di area Keraton, disertai rangkaian penyambutan adat khas Cirebon. Peresmian museum ini menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya serta peningkatan edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cirebon, Keraton Kanoman, serta seluruh pihak yang berperan dalam proses pendirian museum tersebut. Ia menegaskan bahwa Cirebon merupakan salah satu pusat kebudayaan penting di Nusantara yang harus terus dirawat dan diperkuat nilai historisnya. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, juga menyampaikan bahwa keberadaan Museum Benda Pusaka ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata budaya baru serta media pembelajaran mengenai sejarah Cirebon dan perkembangan tradisi keraton. Pada kesempatan itu pula, Dandim 0614/Kota Cirebon menyampaikan bahwa dukungan TNI terhadap upaya pelestarian budaya merupakan bagian dari tugas menjaga stabilitas dan identitas bangsa. “Kami sangat mengapresiasi hadirnya Museum Benda Pusaka di lingkungan Keraton Kanoman. Ini bukan sekadar bangunan, tetapi ruang penting untuk merawat sejarah, budaya, dan jati diri masyarakat Cirebon. TNI akan selalu mendukung langkah-langkah pelestarian budaya karena hal ini berkaitan erat dengan ketahanan nasional,” ujarnya. Dandim juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, keraton, dan seluruh unsur Forkopimda menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kelestarian warisan budaya di Kota Cirebon. “Sinergi seluruh pihak harus terus dijaga. Kami berharap museum ini menjadi pusat edukasi dan kebanggaan bagi masyarakat, sekaligus menarik minat wisatawan untuk lebih mengenal budaya Cirebon,” tambahnya. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Cirebon, tokoh adat, pihak Keraton Kanoman, serta perwakilan berbagai instansi terkait lainnya. Kehadiran unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pelestarian budaya lokal.(pendim0614)* (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon melaksanakan Operasi Zebra Lodaya 2025 mulai hari ini. Operasi tersebut bertujuan mewujudkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (kamseltibcar) lalu lintas di Kabupaten Cirebon. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H, mengatakan, tujuan Operasi Zebra Lodaya 2025 adalah meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, dan menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. “Outputnya adalah terciptanya kamseltibcar lantas yang aman dan nyaman, meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, berkurangnya jumlah kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas serta menurunnya angka fatalitas korban kecelakaan,” kata Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H, saat ditemui usai Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lodaya 2025 di Mapolresta Cirebon, Senin (17/11/2025). Ia mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari dari mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025. Pihaknya memastikan Operasi Zebra Lodaya 2025, akan mengedepankan upaya preemtif, preventif, dan sikap-sikap humanis. Adapun terdapat tujuh jenis pelanggaran berlalu lintas yang menjadi sasaran utama Operasi Zebra Lodaya 2025 di Kabupaten Cirebon. Di antaranya, pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara dan pengemudi yang masih dibawah umur. Selain itu, sasaran lainnya adalah pengemudi kendaraan bermotor yang berboncengan lebih satu orang, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt atau sabuk keselamatan. “Pengemudi dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol, pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus, dan pengemudi yang melebihi batas kecepatan juga menjadi sasaran dalam Operasi Zebra Lodaya 2025,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H. Pihaknya berpesan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut agar selalu panjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebelum melaksanakan tugas, mengutamakan keselamatan dalam bertugas, dan melaksanakan kegiatan edukasi tentang tertib berlalulintas. “Semoga operasi ini dapat menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, dan meningkatkan disiplin serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” kata Kombes Pol Sumarni, S.H, S.I.K, M.H. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H, memberikan Ceramah Kamtibmas Dalam Kegiatan Pengajian Rutin Bulanan Muslimat NU Se-Kabupaten Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Kegiatan tersebut turut dihadiri Kyai Haji Lutfi dan Ketua Muslimat NU . “Hari ini kita bersilaturahmi bersama para Muslimat NU Kabupaten Cirebon. Untuk orang tua awasi anak – anaknya dan selalu dijaga agar tidak terlibat geng motor, perang konten, tawuran, kenakalan remaja dan tindak kriminalitas lainnya. Jangan sampai ada anak – anak yang mengkonsumsi miras, narkoba, dan obat – obatan terlarang lainnya,” katanya. Ia meminta Orangtua mengingatkan kepada anak-anaknya nasehati jangan pernah mencoba hal-hal negatif karena sangat merugikan. Apabila ada anak-anak yang terlibat segera hubungi bhabinkamtibmasnya, Polsek, Polres atau telfon layanan call center 110 Polresta Cirebon, akan kita bina agar menjadi lebih baik. “Kalau belum pulang anak-anaknya jam 7 malam suruh pulang, kalau belum pulang bisa hubungi kami. Anak-anak perempuan untuk menjaga harga dirinya jangan mudah dirayu atau dibujuk oleh laki-laki lawan jenis. Dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak, para orang tua untuk selalu menjaga dan mengawasi,” ujarnya. Pihaknya mengimbau untuk memberikan edukasi kepada anak – anak untuk saling menghargai satu sama lain jangan sampai terjadinya kasus bullying/perundungan. Kemajuan teknologi, digitalisasi, pola pergaulan anak-anak jaman sekarang berbeda dengan jaman dulu, sehingga harus sering diajak ngobrol. “Doakan anak-anak kita agar menjadi orang yang baik, semangat dalam meraih cita-cita dimasa depan sebagai generasi penerus bangsa. Kami mengingatkan saat berkendara roda dua untuk selalu menggunakan helm dan kelengkapan kendaraannya lainnya, serta patuhi peraturan lalu lintas untuk keselamatan kita semua,” jelasnya. Ia mengatakan, orang tua harus selalu memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya seperti selalu menggunakan helm saat berkendara. Selain itu, ia mengajak untuk bersama memberantas bersama dan perangi narkoba karena masih maraknya obat-obatan keras, narkoba dan peredaran miras lainnya. “Apabila ibu-ibu mengetahui dan melihat adanya penjualan obat-obatan keras, narkoba dan peredaran miras yang berbahaya segera laporkan atau hubungi layanan 110 Polresta Cirebon. Karena kami ingin di Kabupaten Cirebon ini bersih dari peredaran miras, narkoba, dan obat-obatan lainnya,” paparnya. Ia juga Mengajak seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing demi mewujudkan kondusivitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Cirebon. “Sekali lagi apabila menemukan atau melihat tindak kriminalitas tolong segera diinformasikan kepada kepolisian terdekat atau segera menghubungi Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon,” ungkapnya. Kapolresta Cirebon juga menyampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan kesempatan yang berbahagia bisa berada di hadapan tiang-tiang negara. ‘Tentunya kedepan nasib dari Negara dan Bangsa Indonesia tergantung dari ibu-ibu sekalian bagaimana ibu-ibu menjaga putra-putrinya sebagai generasi penerus bangsa. Karena putra-putri kita akan menggantikan posisi kita dimasa depan nanti,” pungkasnya. (Asep Rusliman)