Kota Cirebon,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI} Kota Cirebon gelar perlombaan Pasanggiri Se-Wilayah III Cirebon yang bertajuk Dandim 0614 Cup 2026. Dalam sambutannya Plt., Ketua DPD PPSI Kota Cirebon, Ahmad Thantowiy Shilmy mengapresiasi semua pihak yang turut mendukung suksesnya giat kali ini. “Alhamdulillah acara Pasanggiri Dandin 0614 Cup Se-Wilayah III Cirebon, sukses digelar tentunya kami selaku penyelenggara mengucapkan terimakasih kepada Komandan Kodim 0614 Kota Cirebon yang telah memberi ijin pagelaran dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan lomba ini,” Kata Plt, Ketua DPD PPSI Kota Cirebon Pria yang akrab disapa Papih Tanto ini berharap, “Melalui ajang ini diharapkan dapat menanamkan rasa cinta tanah air, seni, budaya bangsa salah satunya melalui Pasanggiri Pencak Silat, selain itu saya berharap ke depan DPD PPSI Kota Cirebon mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh perguruan pencak silat dan jajaran stakeholder lainnya Se-Wilayah III. Melalui even ini mari kita bersama-sama menjadikan Kota Cirebon sebagai pusat pengembangan pencak silat yang dikenal tidak hanya di tingkat Regional, bahkan sampai tingkat Nasional,” imbuh Papih Tanto Perlombaan yang digelar di Pendopo Markas Kodim 0614 Kota Cirebon diikuti 90 peserta untuk 13 kategori diantaranya Tunggal anak putra-putri, tunggal remaja putra-putri, tunggal dewasa putra-putri, tunggal sesepuh putra-putri, rampak anak putra-putri, rampak remaja putra-putri, rampak dewasa putra-putri, ijen putra-putri, sabtu (16/05/26, pagi) berjalan lancar dan kondusif. Sebagai anak bangsa kita berharap smoga melalui perlombaan pasanggiri Pencak silat Dandim 0614 Cup 2026 menjadi pemicu semangat bagi generasi kedepan untuk turut merawat budaya yang merupakan identitas asli Bangsa Indonesia. (Asep Rusliman)
INDRAMAYU,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Bupati Indramayu Lucky Hakim mengikuti peresmian operasionalisasi 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara nasional yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sementara di Kabupaten Indramayu, pelaksanaan zoom meeting berlangsung di KDKMP Desa Kenanga, Blok Teluk Dukuh Krupuk, Kecamatan Sindang, dan dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim didampingi Dandim 0616 Indramayu Letkol Arm. Tulus Widodo serta jajaran perangkat daerah terkait. Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Menurut Presiden Prabowo, koperasi harus menjadi wadah ekonomi sekaligus menciptakan kemandirian desa. Presiden juga menargetkan sedikitnya 20 ribu koperasi serupa dapat mulai beroperasi pada Agustus 2026. “Mari kita percaya diri. Koperasi ini akan menjadi milik bersama, menjadi kekuatan bersama, serta membantu memperkuat perekonomian Indonesia yang dibangun atas dasar kekeluargaan. Yang kuat membantu yang lemah, yang mampu membantu yang membutuhkan. Karena itu, koperasi dan UMKM harus makin kuat,” tegasnya. Usai memberikan sambutan, Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri melakukan peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP secara simbolis dengan menekan tombol peresmian. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan menjelaskan, program Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah pemerintah dalam memperkuat pemerataan ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, koperasi tidak hanya menjadi tempat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi rakyat sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. ”Secara nasional, hingga saat ini tercatat 9.294 unit KDKMP telah selesai dibangun dan 1.061 unit siap beroperasi. Pemerintah menargetkan lebih dari 30 ribu unit koperasi dapat selesai dan beroperasi penuh pada 16 Agustus 2026,” tambah Zulkifli Hasan. Menanggapi program tersebut, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang telah membantu percepatan pembangunan KDKMP di Kabupaten Indramayu. Bupati mengaku optimistis koperasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. “Hari ini kami merasa bahagia karena Indramayu menjadi bagian dari program besar nasional ini. Tentu semua ini tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak yang bekerja maksimal di lapangan,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0616 Indramayu Letkol Arm. Tulus Widodo menjelaskan, hingga saat ini pembangunan KDKMP di Kabupaten Indramayu telah mencapai 201 unit, dengan target 210 unit pada akhir Juli 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 71 gerai telah selesai dibangun dan siap dioperasikan. ”Koperasi nantinya akan menyediakan kebutuhan sembako, termasuk barang subsidi, sekaligus menjadi tempat penampungan hasil pertanian dan peternakan masyarakat sesuai potensi wilayah masing-masing,” ungkapnya. Peresmian tersebut menandai kesiapan operasional 1.061 koperasi yang tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Setiap KDKMP mempekerjakan tenaga kerja lokal dan dilengkapi fasilitas pendukung seperti gudang, sistem operasional, stok barang, hingga armada distribusi untuk mendukung pelayanan masyarakat desa. (Asep Rusliman)
Indramayu,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. “Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan pentingnya membangun ekosistem pertanian yang sehat dan berkeadilan guna meningkatkan kesejahteraan petani jagung di Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di kawasan PT Uniteda Arkato, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Sabtu (16/5/2026). Menurut Kapolda Jabar salah satu tantangan utama yang masih dihadapi petani saat ini adalah panjangnya rantai distribusi hasil pertanian yang menyebabkan nilai ekonomi di tingkat petani belum optimal. “Salah satu tantangan yang akan kita hadapi adalah rantai distribusi yang masih terlalu panjang. Ke depan kita harus mendorong dan memutus rantai tengkulak,” kata Irjen Pol Rudi Setiawan. Ia menjelaskan, Polda Jabar saat ini tidak hanya fokus pada proses penanaman, tetapi juga membangun sistem pendampingan menyeluruh mulai dari pembiayaan, pengelolaan, hingga penyerapan hasil panen. “Dengan ekosistem tertutup yang lebih adil dan terintegrasi, petani tidak hanya dibantu saat tanam, tetapi juga didampingi sampai hasil panen terserap,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, Polda Jabar bersama BRI dan Primkopol Polri juga menyerahkan bantuan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani binaan. Kapolda Jabar menyebut, dari total 1.186 petani yang diajukan menerima pembiayaan, sebanyak 528 petani telah memperoleh akses KUR dengan nilai mencapai Rp23,7 juta. Selain itu, sekitar 100 petani juga mendapatkan bantuan sarana produksi pertanian dari Primkopol Polri berupa alat mesin pertanian, pupuk, dan kebutuhan lainnya. “Akses pembiayaan yang baik dan pendampingan yang konsisten akan melahirkan ekosistem pertanian modern yang memberikan kesejahteraan kepada petani,” tutur Kapolda Jabar. Program ketahanan pangan yang dijalankan Polda Jabar sendiri telah mencakup pengelolaan lahan jagung seluas 12.000 hektare bekerja sama dengan Perhutani dan sejumlah pihak lainnya. Dari 1.400 hektare lahan yang dikelola kelompok tani binaan, produksi jagung telah mencapai 5.560 ton yang sudah terserap dan disalurkan kembali ke masyarakat. Sementara sekitar 7.000 ton lainnya masih dalam tahap penyimpanan. Kapolda Jabar juga mengungkapkan bahwa gudang Bulog di wilayah Subang dan Indramayu telah terisi 100 persen, bahkan Polda Jabar telah mendirikan dua gudang tambahan untuk mendukung distribusi dan penyimpanan hasil panen. Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten, Bulog, Perhutani, BRI, serta sekitar 50 kelompok tani” (Asep Rusliman)
Cirebon Kota,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota, Jawa Barat, menggagalkan aksi tawuran bersenjata tajam di kawasan Kecamatan Kesambi saat patroli intensif yang dilakukan pada Sabtu (16/5) dini hari. Kepala Satuan Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni di Cirebon, Sabtu, mengatakan peristiwa tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait adanya sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran di Kecamatan Kesambi sekitar pukul 03.00 WIB. Ia mengatakan patroli rutin dilakukan sebagai upaya mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama aksi tawuran remaja serta kejahatan jalanan pada jam rawan dini hari. Menurut dia, saat petugas tiba di lokasi itu, kelompok pemuda tersebut langsung melarikan diri dan berpencar ke sejumlah arah untuk menghindari pengejaran aparat kepolisian. “Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut hingga ke beberapa titik di wilayah Kota Cirebon,” ujarnya. Dalam proses pengejaran itu, kata dia, salah satu terduga pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor terjatuh setelah kehilangan keseimbangan. Dari kejadian tersebut, aparat kepolisian mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Joni menuturkan hasil pemeriksaan awal mengungkap adanya lokasi penyimpanan senjata tajam, yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran tersebut. “Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam di wilayah Pekiringan,” katanya. Ia menyebutkan lima orang yang diamankan masing-masing berinisial MAP (19) warga Kota Cirebon, FH (17), TF (17), AA (17) warga Kabupaten Cirebon, serta IF (21) warga Kota Cirebon. Selain mengamankan para terduga pelaku itu, kepolisian juga menyita dua unit sepeda motor, dua senjata tajam jenis celurit panjang, satu senjata tajam jenis corbek, dua celurit, serta satu stik golf yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. “Aksi tawuran yang melibatkan senjata tajam sangat membahayakan keselamatan masyarakat maupun para pelaku sendiri,” tuturnya. (Asep Rusliman)
Majalengka, BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Polres Majalengka Polda Jabar terus berkomitmen dalam mendukung program pemerintah guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran dan transparan. Hal ini diwujudkan melalui pengawalan dan monitoring kegiatan pemasangan stiker bagi keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial PKH dan BPNT di Desa Kumbung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Kamis (14/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di bawah instruksi langsung Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian dalam menjamin kondusivitas serta akuntabilitas pendistribusian bantuan bagi masyarakat prasejahtera. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Rajagaluh AKP Rusli Iskandar, S.H., bersama unsur Forkopimcam lainnya, turun langsung memantau jalannya penempelan stiker di rumah-rumah warga. Tercatat, untuk wilayah Desa Kumbung terdapat 323 KPM yang telah masuk dalam status Standing Instruction (S.I) dari total 2.803 KPM se-Kecamatan Rajagaluh yang terjadwal mendapatkan pemasangan stiker identitas penerima bansos. “Fokus kami adalah memberikan pelayanan terbaik melalui pendampingan program sosial agar berjalan tertib. Pemasangan stiker ini bertujuan untuk menciptakan transparansi publik, sehingga bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang berhak dan sesuai dengan data yang ada di lapangan,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Kegiatan ini melibatkan sinergitas lintas sektoral, dihadiri oleh Camat Rajagaluh Bani Fadilah Ranandar, S.STP, M.AP., Danramil Rajagaluh Kapten Inf. Aceng Junaedi, Kepala Desa Kumbung Komarudin, serta didampingi oleh Bhabinkamtibmas Brigpol Dwi Gesta Andriyana, S.H., dan Babinsa. Kehadiran petugas TNI-Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus melakukan pendekatan dialogis kepada warga mengenai pentingnya pemutakhiran data kemiskinan. “Sinergitas antara aparat kewilayahan, pendamping desa, dan perangkat kecamatan sangat krusial dalam menyukseskan program ini. Kami ingin memastikan tidak ada gejolak sosial dan semua tahapan berjalan lancar. Dengan adanya stiker ini, diharapkan pengawasan dari masyarakat juga bisa berjalan secara alami,” tambah Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. (Asep Rusliman)
MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (13/5/2026). Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah yang ditinggalkan pejabat sebelumnya karena memasuki masa pensiun. Acara pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka dan dihadiri Wakil Bupati Majalengka, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, para kepala OPD, para camat, serta tamu undangan lainnya. Adapun pejabat yang dilantik yakni Yayan Sumantri, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapedalitbang, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggantikan Lalan Suherlan yang telah memasuki masa purna tugas. Posisi Kepala Bapedalitbang selanjutnya dijabat Arif Daryana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerKUKM). Sementara jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini dipercayakan kepada Iwan Dirwan, yang sebelumnya menjabat Asisten Daerah III Setda Majalengka. Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta penyegaran birokrasi. Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas. “Pelantikan hari ini merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat langsung bekerja, cepat beradaptasi, dan mampu menghadirkan inovasi di perangkat daerah masing-masing,” ujar Bupati. Mutasi kali ini merupakan hasil perdana dari mekanisme Manajemen Talenta yang telah diluncurkan pada Desember 2025 lalu. Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur sipil negara di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. Ia meminta seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi lintas OPD, menjaga kekompakan, serta bekerja berdasarkan target dan capaian yang terukur. Khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Eman meminta agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga. “Jabatan itu amanah. Jangan hanya mengejar posisi, tapi tunjukkan kinerja nyata. Masyarakat menunggu kerja cepat dan solusi konkret dari pemerintah,” tegasnya. Khusus kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bupati menginstruksikan untuk memastikan setiap rupiah APBD dikelola dengan prinsip efisiensi dan transparansi. Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin, etika birokrasi, serta mengedepankan semangat melayani masyarakat dibanding dilayani. Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan kepada para pejabat yang baru dilantik. (Asep Rusliman)
INDRAMAYU,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Salah satu langkah mempertahankan predikat itu dengan melakukan gerakan Tanam Perdana Program PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agriculture System) seluas 100 hektare yang dilakukan di Blok Suket Baju, Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Rabu (13/5/26). Program tersebut terdiri dari 70 hektare lahan Oplah (Optimalisasi Lahan) dan 30 hektare lahan reguler. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produksi pertanian, memaksimalkan pemanfaatan lahan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian, Husnain mengatakan, PM-AAS merupakan sistem budidaya padi modern yang diadopsi dari Arkansas, Amerika Serikat. Program ini menjadi pilot project nasional yang dilaksanakan di 14 provinsi di Indonesia, termasuk Kabupaten Indramayu yang menjadi salah satu lokasi utama di Jawa Barat selain Kabupaten Subang. Menurut Husnain, Program PM-AAS menerapkan teknologi modern pertanian melalui mekanisasi alat, efisiensi penggunaan pupuk dan air, serta pola tanam rapat untuk meningkatkan hasil produksi. Selain itu, penggunaan benih, pupuk, dan pengendalian hama juga harus diperhatikan sejak awal. “Kita targetkan hasil panen bisa mencapai 10 ton per hektare. Kabupaten Indramayu memiliki luasan lahan sawah terbesar di Indonesia sehingga diharapkan dapat menjadi andalan pertanian nasional,” katanya. Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat, Dr. Detia Tri Yunandar menjelaskan, total lahan PM-AAS di Desa Plosokerep mencapai 100 hektare yang dibagi ke dalam empat titik kegiatan. “Untuk 30 hektare lahan reguler dibagi menjadi tiga aktivitas, yaitu 5 hektare kegiatan tanam, kemudian di bagian utara dilakukan penyemprotan herbisida menggunakan drone sprayer, dan 20 hektare lainnya masih dalam proses pengolahan lahan,” jelasnya. Dr. Detia mengatakan, program ini melibatkan 83 anggota kelompok tani yang tergabung dalam 10 poktan dan satu brigade pangan. Menurutnya, Indramayu menjadi satu-satunya lokasi PM-AAS yang melibatkan brigade pangan secara langsung. Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dan semua pihak atas berbagai bantuan serta dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Indramayu. Menurutnya, pertanian di Indramayu sudah menjadi budaya dan bagian dari denyut kehidupan masyarakat Indramayu. Dengan luas sawah yang mencapai hampir 125 ribu hektare, tidak salah bila predikat lumbung padi nasional menjadi milik Indramayu. Terkait dengan program PM-AAS, Bupati Lucky menyatakan, program ini membantu petani supaya tidak terlalu capek. “Proses tanam menjadi lebih cepat dan efisien. Kalau kita tidak melakukan modernisasi, pertanian kita bisa stagnan,” ujarnya. Bupati Lucky juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap mendukung penuh modernisasi pertanian dan meminta seluruh kelompok tani menjaga bantuan yang diberikan dengan baik. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan pupuk petroganik secara simbolis dari PT. Pupuk Indonesia kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim. Selain itu, Kementerian Pertanian turut memberikan bantuan benih, pupuk, alsintan, serta 100 unit pompa air untuk mendukung program PM-AAS. Tanam perdana dilakukan bersama para petani, kelompok tani, brigade pangan, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, hingga berbagai stakeholder pertanian lainnya. Semangat kolaborasi terus dibangun untuk menciptakan pertanian yang lebih maju, efisien, dan berkelanjutan. Melalui program PM-AAS, Kabupaten Indramayu terus bergerak mendukung swasembada pangan nasional sekaligus membawa pertanian menuju era yang lebih modern dan berdaya saing. (Asep Rusliman)
Indramayu,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Suasana semangat anak muda menggelora di Sekretariat Karang Taruna Cerdas Berkarya, Rabu (13/05/2026). Puluhan pemuda dari berbagai Blok/RT/RW berkumpul dalam momentum bersejarah yaitu Pelantikan Pengurus Karang Taruna Cerdas Berkarya Masa Bakti 2026–2031. Acara dihadiri Muspika,Karang Taruna Kabupaten,RT RW tamu Undangan,dalam Acara yang penuh energi itu menjadi semakin hidup ketika Kuwu Desa Limbangan H Nurwenda memberi Sambutan danpesan siap untuk mendukung Karang taruna yang baru hadir memberikan pesan tajam, jujur, dan penuh motivasi. Kita tidak ada waktu lagi utk bertikai mari kita satukan tujuan untuk memajukan karang taruna di Desa Limbangan Dari sambutan Ketua Karang Taruna Rasono mengajak semua anggota dan elemen masyarakat saling bersinergi. Dan di sambung lagi dari perwakilan karang taruna kecamatan dan kabupaten yang memberikan Motifasi utk bersatu membangun desa Karang taruna Legal formalnya sdh ada payung hukum Lewat Permendagri No 18 THN 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Permensos No 9 th 2025 memperkuat peran karang taruna sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda dan pencegahan masalah sosial di tingkat desa atau kelurahan dengan profesional dan akuntabilitas Kalimat itu langsung mendapatkan tepuk tangan panjang dari peserta yang hadir. Menurut Nurwenda, masa depan Desa tidak boleh terjebak dalam konflik ego antargenerasi maupun organisasi. Desa Limbangan membutuhkan energi kebersamaan, bukan persaingan yang melemahkan. Karang Taruna disebut bukan sekadar organisasi sosial, tetapi mesin perubahan. Dengan gaya khas yang humoris namun berbobot, Nurwenda sempat bercanda soal usianya. “Saya ini pemuda Menginjak 50tahun. Kelihatannya masih Mudah kan?” “Saya belajar dari kalian yang berusia 20, 30, 40 tahun. Karena kalianlah masa depan Limbangan” katanya. Nurwenda menyinggung fenomena generasi digital yang mudah mengkritik, tetapi sering kali berhenti di komentar tanpa aksi nyata. “Sampaikan kritik, tapi kritik yang menjaga amanah. Bukan yang membakar, tapi membangun,” ujarnya. Ia menuturkan, pemerintah butuh pemuda yang aktif mengawasi, bukan aktif menghujat. Kuwu Limbangan H Nurwenda juga mengingatkan identitas Limbangan sebagai pelopor Desa Bahari Bandung berhenti menjadi kota yang terbuka terhadap gagasan baru,” ujar Farhan. “Pegang nilai agama, nilai kebenaran, nilai kepatutan. Moral itu fondasi, bukan aksesori.” “Kalian bukan generasi pengikut. Kalian generasi yang menentukan arah Desa ini,” ujarnya. Ia berharap pengurus Karang Taruna yang baru tak hanya aktif mengadakan kegiatan seremonial, tetapi hadir dalam isu sosial, kemiskinan, anak muda rawan, lingkungan, edukasi dan solidaritas warga. Dengan resminya Rasono sebagai Ketua Karang Taruna Desa Limbangan periode 2026-2031 organisasi ini kini mengemban peran strategis, menjadi jembatan solidaritas sosial, ruang kolaborasi lintas generasi, dan pabrik pemimpin masa depan. Karang Taruna Desa Limbangan kini punya tantangan besar, bukan hanya ramai di panggung pelantikan tapi hadir nyata di kehidupan masyarakat. Untuk bisa menggali potensi ekonomi yang ada di Desa Limbangan menjalin kemitraan dengan Perusahaan setempat. (Asep Rusliman)
MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Jajaran pengurus dan anggota organisasi Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Majalengka melakukan kunjungan silaturahmi kepada Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, pada Senin (12/04/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat di Pendopo Kabupaten Majalengka ini bertujuan untuk mempererat kemitraan antara awak media dengan jajaran Pemerintah Daerah. Apresiasi terhadap Capaian Pemerintah Dalam kesempatan tersebut, DPC PJI Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi yang tinggi atas berbagai capaian dan kinerja nyata yang telah ditunjukkan oleh Bupati Eman Suherman dalam membangun Majalengka. PJI menilai, di bawah kepemimpinan Bupati Eman, banyak program pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. “Kami mengapresiasi dedikasi Bapak Bupati. Kehadiran kami di sini bukan sekadar silaturahmi, tapi juga bentuk komitmen PJI untuk ikut serta mensukseskan program-program strategis Pemerintah Kabupaten Majalengka ke depannya,” ujar Ketua PJI DPC Majalengka Rudy Hutasoit. Pesan Bupati: Jurnalis sebagai Penjembatan Informasi Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menyambut baik kehadiran organisasi PJI. Beliau menekankan bahwa peran media sangat krusial dalam keberhasilan sebuah pembangunan daerah. Bupati berharap PJI dapat menjaga profesionalisme dalam menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah. Poin penting arahan Bupati: * Transparansi Informasi: PJI diharapkan mampu menjadi wadah penyampai informasi yang akurat mengenai kebijakan publik. * Penjembatan Publik: Media harus mampu menerjemahkan program pemerintah kepada masyarakat agar tidak terjadi disinformasi. * Kolaborasi Positif: Membangun narasi pembangunan yang optimis demi kemajuan Majalengka. “Saya berharap PJI dapat menjadi penjembatan informasi yang efektif antara Pemda Majalengka dan publik. Sampaikanlah program-program kami secara objektif agar masyarakat mengetahui apa yang sedang dan akan kami kerjakan untuk mereka,” pesan Bupati Eman. Harapan Kedepan Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi yang intensif. PJI menyatakan kesiapannya untuk mengawal setiap kebijakan Bupati yang berpihak pada kepentingan rakyat melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Surade menggelar acara pembubaran kepanitiaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Surade yang dirangkaikan dengan syukuran serta pemberian penghargaan kepada peserta MTQ Kabupaten Sukabumi 2026/1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Surade, Selasa (12/5/2026). Acara dipimpin langsung Sekretaris Kecamatan Surade, E’ah Nurlaela, S.Ag., dan dihadiri Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, S.Pd., Kepala KUA Kecamatan Surade Drs. H. Solihin Mansur, M.Ag., pengurus DMI, para kiai, ustadz pembimbing, serta seluruh panitia dan peserta MTQ. Dalam sambutannya, E’ah Nurlaela menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pembimbing yang telah bekerja keras sejak tahap seleksi hingga pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten. Ia menilai keberhasilan para peserta menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Surade. “Terima kasih kepada seluruh panitia, pembimbing, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Prestasi yang diraih peserta MTQ menjadi bukti bahwa Surade memiliki potensi besar dalam bidang keagamaan dan pembinaan Al-Qur’an,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, pemerintah kecamatan juga menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para peserta yang telah berjuang mewakili Kecamatan Surade di ajang MTQ Kabupaten Sukabumi. Adapun sejumlah peserta berhasil menorehkan prestasi, di antaranya Aang Nawawi Abdurrahman dari cabang Tilawah Golongan Anak Putra yang meraih Juara 1, Tilawah Golongan Dewasa Putri meraih Juara 2, serta Tahfidz 10 Juz Putera yang berhasil meraih Juara 3. Kepala KUA Kecamatan Surade, Drs. H. Solihin Mansur, M.Ag., mengapresiasi komitmen pemerintah kecamatan dalam mendukung pembinaan generasi Qurani. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi anak-anak dan santri di Surade untuk terus mendalami ilmu agama. Sementara itu, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, S.Pd., menegaskan dukungan pihak kepolisian terhadap kegiatan keagamaan yang dinilai mampu membentuk karakter masyarakat yang religius, damai, dan tertib. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar para peserta terus berprestasi dan mampu membawa nama baik Kecamatan Surade di tingkat yang lebih tinggi. (Dicky)