Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) meluncurkan inovasi Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak daerah lainnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini dilakukan melalui layanan jemput bola dan sosialisasi langsung kepada perangkat daerah, sekaligus memberikan kemudahan pembayaran pajak secara non-tunai berbasis digital. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Majalengka dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel. Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam hal kepatuhan membayar pajak. “ASN harus menjadi teladan. Jika kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, maka kita sebagai aparatur pemerintah harus lebih dulu patuh. Bayar PBB dan pajak lainnya tepat waktu, apalagi sekarang sudah semakin mudah dengan sistem digital,” tegas Bupati, saat membuka acara penyerahan SPPT PBB – P2 tahun 2026 di gedung Yudha Karya , Rabu (18/2/2026). Menurutnya, pajak daerah merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. “Setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Karena itu saya mengajak seluruh ASN untuk tidak menunda kewajiban pajaknya,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar menyampaikan bahwa gerakan ini secara khusus mendorong ASN agar segera melunasi PBB serta kewajiban pajak daerah lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Majalengka untuk segera melunasi PBB dan pajak daerah lainnya. Dengan pembayaran secara digital, prosesnya lebih cepat, aman, dan tercatat dengan baik,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. “Jika ASN sudah patuh, maka masyarakat akan mengikuti. Ini bukan hanya soal kewajiban, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya. Melalui Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital, Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap tingkat kepatuhan pajak semakin meningkat, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah demi terwujudnya Majalengka Langkung Sae. Pada kesempatan tersebut Bupati secara langsung membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2026 pada layanan mobile secara online. (Asep Rusliman)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Akselerasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cirebon kembali menunjukkan progres signifikan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dawuan Dapur 2 UUT BEEF resmi dibuka dalam suasana penuh semangat pada Rabu, 18 Februari 2026. Kehadiran dapur kedua ini menjadi tonggak penting dalam mendukung program prioritas Presiden RI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan gizi yang terukur dan higienis. Camat Tengahtani, Teddy, menyambut baik ekspansi ini. Menurutnya, pembukaan dapur kedua di wilayahnya merupakan langkah nyata dalam membawa dampak positif langsung ke masyarakat. “Hari ini kita merayakan launching SPPG Dawuan Dapur 2 UUT BEEF. Ini jelas sifatnya positif. Program MBG adalah program nasional yang menjadi prioritas Presiden. Khususnya di Kecamatan Tengahtani, manfaatnya sangat banyak dan membawa dampak positif bagi wilayah kami,” ujar Teddy Tri Susilo dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan. Senada dengan Camat, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Muhyidin, memberikan apresiasi tinggi. Ia menekankan bahwa investasi pada gizi adalah investasi pada kecerdasan bangsa. “Kami sangat mengapresiasi launching kedua ini. Dengan terpenuhinya gizi, tingkat kecerdasan akan meningkat. Program MBG ini adalah langkah konkret menuju Indonesia Emas 2045,” kata Muhyidin. Owner SPPG Dawuan Dapur 2 UUT BEEF, Bastoni, mengungkapkan bahwa fokus Dapur 2 tidak hanya pada pelajar, tetapi juga menyasar kelompok rentan lainnya yang selama ini belum terjangkau secara maksimal. “Kita masih memiliki banyak balita, ibu hamil, hingga lansia yang belum mendapatkan MBG. Mudah-mudahan setelah dapur kedua jalan, mereka dapat tercover,” jelas Bastoni kepada sejumlah wartawan. Lebih lanjut, ia menekankan aspek pemberdayaan ekonomi lokal. Bahan baku akan diambil dari wilayah Tengahtani guna menghidupkan sektor UMKM. Selain itu, program ini merambah fungsi sosial dengan menyediakan shelter bagi anak putus sekolah untuk mendapatkan hak gizi yang sama. “Termasuk kader Posyandu akan terlibat, sehingga kedepannya kita optimis bisa membuka dapur MBG ketiga,” tambahnya. Dari sisi kesiapan infrastruktur, Danramil Tengahtani, Kapten Sal Piannoor, memberikan penilaian positif terkait standar operasional di lokasi. “Dari awal kita memantau pengelolaan ini. Saya rasa sangat cukup, bahkan tempat istirahat karyawan pun memiliki standar yang bagus. Ini penting untuk menjaga kualitas layanan,” pungkas Kapten Sal Piannoor. Dengan beroperasinya SPPG Dawuan Dapur 2 UUT BEEF, diharapkan mata rantai kemiskinan dan masalah stunting di wilayah Tengahtani dapat terurai melalui integrasi gizi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi lokal. (Asep Rusliman)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Tahun 2026 di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, Selasa (17/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyusun dan menetapkan program kerja tahun 2026 sekaligus meluncurkan website serta official logo Kwarcab. Ketua Panitia, Kak Kardi Supriadi, S.Pd., menyampaikan Rakercab diikuti unsur pimpinan Kwarcab, Andalan, Dewan Kerja Cabang, perwakilan Kwaran, serta Dewan Kerja Ranting. “Rakercab ini untuk mendukung keberhasilan tugas pokok organisasi, sehingga perlu disusun dan ditetapkan Program Kerja Tahun 2026,” jelas Kak Kardi. Dalam kesempatan tersebut, Kwarcab Pramuka Majalengka juga melakukan launching website resmi sebagai sarana informasi dan publikasi kegiatan. Selain itu, diperkenalkan pula logo kontingen yang ditetapkan sebagai official logo dan akan digunakan pada kegiatan tingkat cabang, daerah, hingga nasional sebagai lambang jati diri Pramuka Majalengka dalam mendukung visi Majalengka Langkung Sae. Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan Kwarda Jawa Barat, Kak H. Baim Setiawan, menegaskan pentingnya keselarasan visi dan misi seluruh anggota Pramuka dengan Ketua Mabicab. “Jangan ada yang mencla-mencle. Bagaimana kita seirama untuk mendukung terwujudnya program Pemerintah Kabupaten Majalengka langkung sae dan Jawa Barat istimewa, tentunya selaras dengan program Gerakan Pramuka,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi program Gerakan Menanam Pohon dan Rutilahu yang telah dilaksanakan Kwarcab Pramuka Majalengka dan berharap kegiatan tersebut semakin ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. Sementara itu, Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Kak Drs. H. Eman Suherman, MM., menegaskan komitmen bersama dalam membesarkan organisasi Pramuka di daerah. “Bagaimana dalam satu frame yang sama dan bermanfaat bagi Kwarcab, berkomitmen membesarkan Pramuka di Majalengka,” ujar Kak Eman. Ia mengajak seluruh jajaran untuk berpikir out of the box dalam menyusun program kerja agar mampu membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai luhur Tri Satya dan Dasa Darma. Kak Eman juga mendorong Kwaran untuk memiliki program yang inovatif sesuai kebutuhan wilayah masing-masing serta membuka ruang kolaborasi dengan Baznas, CSR, maupun pihak lainnya, khususnya dalam mendukung program Rutilahu. Mengakhiri sambutannya, Kak Eman berpesan agar kegiatan sosial dan keagamaan semakin ditingkatkan. “Hari ini harus lebih baik dari kemarin maka termasuk orang yang beruntung. Bergerak maju bersama mewujudkan Majalengka langkung sae,”pungkasnya. (Asep Rusliman)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Polresta Cirebon mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon, Senin (16/2/2026). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita sebanyak 108 botol minuman keras (miras) berbagai merek serta miras tradisional jenis ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang Ramadhan. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 108 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional ciu dari berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujar Kombes Pol. Imara, Selasa (17/2/2026). Ia menjelaskan, kegiatan razia pekat tersebut dilaksanakan secara intensif oleh seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polresta hingga Polsek. Langkah itu dilakukan untuk menekan peredaran miras yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban masyarakat. Menurutnya, pemberantasan miras ilegal menjadi salah satu prioritas menjelang Ramadhan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah. Pihaknya juga memastikan setiap pelanggaran yang ditemukan akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Selain penindakan, Kapolresta Cirebon turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia meminta warga segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran miras maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Partisipasi masyarakat sangat berarti bagi kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan,” katanya. Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui layanan hotline 110 atau nomor pengaduan 08112497497. Dipastikan setiap laporan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti, dan petugas akan segera menuju lokasi guna menjaga kondusivitas wilayah hukum Polresta Cirebon tetap aman menjelang Ramadhan 1447 H. (Asep Rusliman)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar patroli monitoring ke sejumlah vihara di wilayah hukumnya, Selasa (17/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta AKBP Eko Munarianto, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU), serta para Kapolsek jajaran. Sebanyak 45 personel gabungan dari Polresta Cirebon, Polsek jajaran, unsur Koramil, dan pengamanan internal vihara diterjunkan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Adapun vihara yang menjadi sasaran patroli meliputi Vihara Dharma Sukha di Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru; Vihara Dharma Rakhita di Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang; Vihara Budhiasih di Desa Junjang, Kecamatan Arjawinangun; Vihara Budhi Dharma di Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang; Vihara Anurudha di Desa Ciledug Lor, Kecamatan Ciledug; serta Vihara Dharma Loka di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Dari hasil monitoring, seluruh vihara dalam kondisi aman dan pada saat pengecekan tidak melaksanakan kegiatan ibadah. Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan kesiapan pengamanan menjelang puncak perayaan Imlek. “Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan Imlek 2577 Kongzili di wilayah hukum Polresta Cirebon berjalan aman, tertib, dan kondusif. Patroli ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” tegas Kapolresta Cirebon. Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, dan unsur pengamanan internal vihara menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Cirebon. “Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis situasi kamtibmas tetap terjaga. Hingga saat ini, hasil monitoring menunjukkan kondisi aman dan tidak terdapat gangguan menonjol,” pungkasnya. Secara umum, kegiatan patroli monitoring berlangsung lancar dan situasi di wilayah hukum Polresta Cirebon terpantau aman serta kondusif. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIKASUSNEWS.COM – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci sebagai momentum memperkuat karakter sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Tabligh Akbar Majelis Taklim Kajian Ahad Pagi (Kahpi) di Masjid Baiturrahim, Selasa (17/2/2026). Di hadapan ratusan jemaah, Bobby menyoroti tantangan sosial di era digital, khususnya bagi generasi muda. Ia mengingatkan peran penting orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi. Menurutnya, pola pengawasan yang bijak dan sesuai usia menjadi kunci agar anak tidak terjebak dampak negatif media sosial. “Di era digital, jangan sampai generasi kita hanya menjadi pengeluh di media sosial. Pendidikan harus lugas, tetapi tetap bijak. Kita butuh generasi cerdas secara intelektual dan kuat dalam akhlak,” ujarnya. Selain isu karakter, Bobby menekankan kondisi darurat sampah. Merujuk pada fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang keharaman membuang sampah sembarangan. Bobby mengungkapkan bahwa TPA Cikundul menerima 183 hingga 187 ton sampah per hari. Dengan kapasitas yang ada, TPA diperkirakan hanya mampu bertahan sekitar 1,5 tahun ke depan. “Ramadan bukan hanya membersihkan hati, tetapi juga lingkungan. Mulailah memilah sampah dari rumah. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sedangkan non-organik memiliki nilai ekonomi melalui bank sampah,” ajaknya. Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menyinggung capaian Kota Sukabumi yang menempati peringkat pertama kota tertoleran di Jawa Barat dan keenam secara nasional. Ia menilai kerukunan umat beragama menjadi faktor penting dalam mendorong stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi. “Predikat kota toleran bukan sekadar penghargaan. Ini menjadi modal besar dalam menciptakan iklim investasi dan membuka peluang usaha,” katanya. Kegiatan turut dihadiri Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, dan ditutup tausiyah oleh Subki Al-Bughuri yang mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik guna menunjang ibadah Ramadan. Pemerintah Kota Sukabumi sendiri terus menggencarkan edukasi kesadaran lingkungan, termasuk melalui program pembelajaran pengelolaan sampah bagi siswa usia dini. (Usep)
KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Dr. Elon Carlan, menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi yang harmonis dengan insan pers sebagai bagian dari pilar demokrasi dan kontrol sosial. Hal tersebut disampaikan Elon saat menggelar silaturahmi dan syukuran bersama para awak media di Kedai Kopi Lendot, Sadamantra, Senin (16/2/2026). Dalam suasana penuh keakraban, Elon menyampaikan bahwa sejak Jumat (13/2/2026) dirinya resmi diberi amanah oleh bupati kuningan Dian Rachmat Yanuar untuk memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. “Amanah ini harus dijalankan dengan ikhlas, penuh tanggung jawab, serta tidak boleh dikhianati. Jabatan adalah kepercayaan yang kelak harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat,” tegasnya. Elon mengungkapkan, dirinya bukan sosok baru di lingkungan Disdikbud. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas). Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam memahami dinamika dan tantangan dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan. Sebagai pejabat publik, Elon menegaskan dirinya tidak pernah alergi terhadap kritik maupun masukan dari jurnalis. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi kontrol terhadap jalannya kebijakan publik. “Saya terbuka terhadap kritik yang konstruktif. Media adalah mitra strategis pemerintah. Tanpa media, program-program yang kami jalankan tidak akan tersampaikan secara luas kepada masyarakat,” ujarnya. Elon juga berharap ke depan terjalin komunikasi yang intens dan transparan antara Disdikbud dan insan pers. Ia berkomitmen untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan, pemerataan akses, serta penguatan karakter peserta didik di Kabupaten Kuningan. Silaturahmi tersebut menjadi momentum awal kepemimpinan Elon dalam merangkul berbagai elemen, termasuk wartawan, guna bersama-sama membangun pendidikan yang lebih baik, profesional, dan berintegritas di Kabupaten Kuningan. (Asep Rusliman)
Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.ajaran Polres Cirebon Kota melaksanakan pengamanan maksimal menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Senin (16/02/2026), dengan memfokuskan pengamanan pada lima vihara dan klenteng di wilayah Kota Cirebon. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek dapat berjalan dengan aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi umat yang melaksanakan sembahyang. Salah satu titik utama pengamanan berada di Vihara Dewi Welas Asih, klenteng Tridharma yang berlokasi di Jalan Kantor, Kota Cirebon, yang selama ini menjadi pusat kegiatan ibadah umat Konghucu, Buddha, dan Tao dengan jumlah jemaat cukup besar setiap perayaan Imlek. Kapolres Cirebon Kota Eko Iskandar menjelaskan bahwa pengamanan telah dimulai sejak pagi hari dan akan terus dilaksanakan hingga malam pergantian tahun, bahkan berlanjut sampai hari berikutnya menyesuaikan dengan rangkaian ibadah. “Sejak pagi hingga sore ini, dan nanti malam, kami melaksanakan pengamanan untuk saudara-saudara kita yang merayakan Imlek. Di Kota Cirebon terdapat lima titik yang menjadi fokus atensi pengamanan selama rangkaian perayaan Imlek,” ujarnya saat memantau langsung kesiapan pengamanan. Sebanyak 250 personel Polres Cirebon Kota dikerahkan dan disebar di masing-masing vihara dan klenteng, dengan jumlah personel yang disesuaikan berdasarkan estimasi jemaat di setiap lokasi ibadah. “Mulai pagi, sore, malam ini, hingga besok pagi dan malam masih terdapat kegiatan sembahyang. Anggota kami standby di sekitar vihara untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman,” tambahnya. Kapolres juga menegaskan bahwa hingga saat ini situasi di seluruh vihara dan klenteng terpantau aman dan terkendali, serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama. “Kota Cirebon sejak dahulu dikenal sebagai wilayah yang kental dengan nilai pluralisme. Kerukunan antarumat beragama terlihat nyata, dan ini harus terus kita jaga bersama,” tegasnya. Menjelang bulan suci Ramadan, semangat toleransi di Kota Cirebon juga terlihat dari partisipasi masyarakat lintas agama yang turut membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan Imlek sebagai bentuk solidaritas sosial. “Tidak hanya umat Konghucu dan Buddha, masyarakat Muslim di Kota Cirebon juga ikut berpartisipasi membantu. Ini merupakan wujud nyata toleransi dan kerukunan umat beragama yang sangat kami apresiasi,” ungkap Kapolres. Sementara itu, salah satu pengurus Vihara Dewi Welas Asih, Hendra, menyampaikan bahwa perayaan Imlek tahun ini dilaksanakan lebih sederhana mengingat waktunya yang berdekatan dengan bulan suci Ramadan, termasuk tidak dilaksanakannya perayaan Cap Go Meh secara besar-besaran. “Cap Go Meh dilaksanakan secara internal vihara saja, sebagai bentuk saling menghormati karena berdekatan dengan bulan Ramadan. Persiapan Imlek sendiri sudah hampir 100 persen dan tinggal penyempurnaan,” ujarnya. Ia menambahkan, rangkaian ibadah tetap dilaksanakan seperti biasa, termasuk menyalakan lilin dan sembahyang bersama menjelang pergantian tahun sebagai simbol harapan agar di tahun baru semangat semakin kuat dan cita-cita dapat terwujud, dengan tetap mengedepankan kewaspadaan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. (Asep Rusliman)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Syukuran atas terpilihnya Dr.H.Elon Charlan SPd , M.MPd jadi Kadisdik yang baru diselenggarakan di Resto Coffe LENDOT bersama puluhan awak media. Senin 16 Pebruari 2026. Dalam kesempatan tersebut Dr.H.Elon Charlan SPd, M.MPd dalam pidato sambutannya antara lain mengatakan bahwa sinergitas media khususnya dengan pihak Dinas Pendidikan terjalin sudah lama. “Saya tidak alergi kritikan, silahkan rekan media jika ada temuan sampaikan secara baik baik dan sayapun tidak akan membela membabi buta. Saya akan pasang badan untuk anak buah saya yang tidak salah,” ucap Kadisdik dengan nada tegas namun lugas. Lanjut Kadisdik mengatakan dirinya tidak mungkin setiap hari bisa menerima silahturahmi semua rekan wartawan yang jumlahnya puluhan. Diakhir sambutannya beliau meminta maaf jika nanti ga bisa menerima rekan wartawan untuk silahturahmi. Disisi lain para awak media berharap Kadisdik yang baru bisa komitmen dan respon terhadap adanya pemberitaan miring di dunia pendidikan khususnya diwilayah Kuningan. (Asep Rusliman)
Kuningan-Bidikkasus-news.com..Menjelang genap satu tahun masa jabatan pada 20 Februari 2026, lembaga survei Jamparing Research merilis hasil penelitian terkait evaluasi kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kuningan. Hasil survei menunjukkan mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja kepala daerah selama tahun pertama memimpin. Peneliti Jamparing Research, Topic Offirstson, menjelaskan survei dilaksanakan pada 8–12 Februari 2026 di 32 kecamatan se-Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan jumlah sampel 1.200 responden. “Margin of error sebesar ±2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dipilih secara acak bertingkat mulai dari desa atau kelurahan hingga tingkat rumah tangga,” ujarnya, Minggu (15/2). Wawancara dilakukan secara tatap muka oleh 100 surveyor yang tersebar di seluruh kecamatan. Proses pengendalian mutu dilakukan melalui pelatihan surveyor, pengawasan lapangan, serta verifikasi data melalui mekanisme call-back. Menurut Topic, pelaksanaan survei dimajukan satu pekan sebelum genap setahun masa jabatan karena mempertimbangkan momentum menjelang Ramadan. Berdasarkan hasil survei, sebanyak 88,84 persen responden memberikan nilai positif terhadap kinerja Bupati selama satu tahun menjabat. Sementara itu, 84,49 persen responden juga memberikan penilaian positif terhadap kinerja Wakil Bupati. Dalam aspek realisasi janji politik, 83,01 persen responden menilai program dan komitmen yang disampaikan saat kampanye telah berjalan cukup baik. (Asep Rusliman)