Indramayu,-Bidik-kasusnew.com,. Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik secara dalam jaringan (Daring). Kegiatan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur ini, berlangsung selama 2 hari mulai dari tanggal 3-4 Mei 2026. Acara ini dibuka oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Muttaqin yang didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, H. Suwenda, Kegiatan ini juga dihadiri Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Jawa Barat selaku narasumber. Adapun peserta bimtek, berasal dari berbagai instansi dan lini pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, meliputi perwakilan Badan, Dinas, Kecamatan, Puskesmas, hingga tingkat satuan pendidikan yang terdiri dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dalam sambutan pembukaannya, Kepala BKPSDM Indramayu, Muhammad Zaenal Muttaqin menekankan pentingnya bagi seluruh instansi dan unit pelayanan untuk segera melakukan evaluasi standar pelayanan secara berkala demi menghindari potensi mal-administrasi. “Melalui bimbingan teknis ini, kita ingin memastikan seluruh layanan publik di Kabupaten Indramayu benar-benar memenuhi prinsip yang cepat, mudah, transparan, akuntabel, inklusif, dan bebas dari maladministrasi. Seluruh OPD harus memperkuat fungsi pengawasan internal serta mengoptimalkan pengelolaan pengaduan masyarakat agar kepercayaan publik terus terjaga,” ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala Diskominfo Indramayu, H. Suwenda, dalam sambutannya mengatakan, pelayanan publik yang responsif merupakan cerminan dari komitmen bersama dalam menyukseskan visi daerah. “Pelayanan publik yang responsif adalah cerminan dari perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik demi mewujudkan visi Indramayu REANG,” katanya. Suwenda menegaskan, pengaduan masyarakat bukanlah beban atau ancaman. ” Melainkan bentuk partisipasi aktif, kritik, dan masukan berharga untuk mengukur serta meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya. Suwenda menyebut, pengelolaan laporan masyarakat melalui kanal SP4N-LAPOR! di Kabupaten Indramayu sepanjang Januari hingga Mei 2026 cukup banyak. Tercatat dari total 1.050 laporan yang masuk, sebanyak 1.027 laporan (97,6%) telah berhasil diselesaikan, dengan persentase tindak lanjut mencapai 99,9%. Rata-rata kecepatan verifikasi awal pun sangat responsif, hanya memakan waktu 0,4 hari. Kanal digital seperti Call Center (538 laporan), aplikasi Android (200 laporan), dan WhatsApp (138 laporan) menjadi sarana utama yang paling aktif digunakan warga. Meski menorehkan capaian positif, Suwenda mengingatkan para peserta mengenai sanksi tegas jika mengabaikan aduan masyarakat, di mana kinerja pengelolaan dumas kini dipantau. Selama 2 hari pelaksanaan, materi bimtek disampaikan secara komprehensif oleh para narasumber yang kompeten dari Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat. Pada hari pertama, materi berfokus pada Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik serta Metode dan Skema Pengawasan oleh Ombudsman yang dipaparkan oleh Tria Malasari, dilanjutkan dengan materi Maladministrasi dalam Pelayanan Publik oleh Ujang Solihulwildan. Sementara pada hari kedua, materi akan berlanjut pada Penanganan Laporan dan Pemeriksaan Maladministrasi oleh Ujang Solihulwildan, serta perumusan Mewujudkan Pelayanan Publik Inklusi dan Digitalisasi Dalam Pelayanan Publik yang disampaikan oleh Kartika Purwaningtyas. Melalui pelaksanaan bimbingan teknis ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap dapat melahirkan komitmen baru bagi seluruh aparatur untuk menghadirkan pelayanan publik yang jauh lebih responsif, transparan, akuntabel, dan sepenuhnya bersih dari praktik maladministrasi. (Asep Rusliman)
Indramayu,-Bidik-kasusnews.com,.Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung progres pembangunan pabrik yang digadang-gadang menjadi salah satu pusat industri manufaktur terbesar di wilayah barat selatan Kabupaten Indramayu. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan harapannya agar keberadaan PT Free View Internasional dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,Indramayu dan Daerah Penyangga “Pembangunan pabrik ini diharapkan mampu membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat sekitar serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan,” ujar Dedi Mulyadi. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah guna mendukung iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan. “Investasi akan berkembang dengan baik apabila didukung oleh lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,mari kita kedepankan berkomunikasi apa bila ada permasalahan Mari kita jaga bersama agar investasi yang masuk dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,baik untuk Angkatan kerja maupun manfaat bagi masyarakat setempat tambahnya. Sementara itu, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pembangunan pabrik tersebut telah sesuai dengan tata ruang wilayah Kabupaten Indramayu. Menurutnya, kehadiran pabrik sepatu berskala besar tersebut akan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah. “Alhamdulillah, proses pembangunan terus berjalan sesuai rencana. Pabrik sepatu di wilayah barat selatan Indramayu ini diharapkan mampu menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal,” ungkap Lucky Hakim. Berdasarkan rencana perusahaan, pembangunan fisik pabrik ditargetkan selesai pada tahun 2025, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan mesin produksi pada tahun 2026 sebelum proses rekrutmen tenaga kerja dilakukan secara bertahap. PT Free View Internasional merupakan perusahaan manufaktur sepatu berskala besar yang diproyeksikan mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja lokal. Informasi yang berkembang menyebutkan kebutuhan tenaga kerja perusahaan ini dapat mencapai sekitar 20.000 hingga 25.000 pekerja. Kehadiran Gubernur Jawa Barat dan Bupati Indramayu mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Cikawung dan sekitarnya. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para pekerja proyek pembangunan pabrik serta mentraktir makan siang sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Masyarakat berharap kehadiran PT Free View Internasional dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi Kabupaten Indramayu,dan kabupaten penyangga khususnya dalam mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Asep Rusliman)
MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Komisi III DPRD Majalengka melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke hasil pekerjaan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka tepatnya di Jalan Ciandeu-Sidamukti dan menekankan semua pekerjaan proyek pemerintah hasilnya berkualitas dan bermanfaat. Menurut keterangan Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin bahwa karena ini menjadi atensi dari masyarakat secara fisik hasil pekerjaan ini sudah kita lihat. “Secara fisik sudah kita lihat,kita juga mencari titik titik mana saja yang kemarin ada belah, ada pecah kita cek. Dan kelihatannya sudah ditutup yang retak retak rambut itu, kita lihat sudah ditambal atau diperbaiki. Tapi apapun itu yang menjadi perhatian masyarakat, intinya kan maayarakat itu sederhana, anggaran ini kan dari pemerintah dari uang pajak rakyat, ini masyarakat sudah memberikan perhatian dan setidaknya dari pemerintah merupakan sebuah catatan sudah banyak juga dari tahun tahun sebelumnya dan kami menegaskan dari Komisi III agar jangan sampai anggaran tahun 2026 ini apalagi yang belum dilaksanakan terjadi penyimpangan penyimpangan atau hasil pekerjaannya bermasalah, ” tegas Iing, Kamis (04/06/26). Masih kata Iing, kita sebagai bagian dari pemerintah daerah, kita mendukung apa yang menjadi visi misi dari Bupati Majalengka dan Wakil Bupati Majalengka yakni ingin mewujudkan Majalengka Langkung SAE. “Kita juga apresiasi dari Bapak.Bupati bagaimana ingin jalan bagus artinya sudah sejalan dengan apa yang diinginkan oleh masyarakat,tinggal bagaimana di lapangannya. Nah ini yang menjadi perhatian kita bersama. Kita juga tidak bosan bosan mengingatkan agar para pelaksana di lapangan mengerjakan proyek jangan asal asalan, tetapi mengedepankan kualitas walaupun mungkin sekarang harga harga sudah naik, dan ini juga menjadi perhatian pemetintah untuk menyesuaikan,” paparnya. Ditambahkannya, jangan sampai nanti anggarannya ketat akan tetapi harga harganya naik, bisa mengurangi volume pekerjaan. Akan tetapi kita tidak menginginkan itu berimbas kepada kualitas pekerjaan proyek PUTR. “Tetap dijaga kualitas proyek pekerjaannya, jangan sampai mengecewakan masyarakat karena pembangunan kan dari uang pajak rakyat, makanya kita sedang membahas Raperda pengawasan kontruksi,” imbuhnya. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di tengah polemik yang berkembang terkait kepengurusan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi periode 2026–2031, para pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) menegaskan komitmennya untuk tetap mengabdi dan memajukan Gerakan Pramuka melalui jalur organisasi yang berlaku. Ketua Kwarran Cibeureum, Miftahudin, mengatakan pihaknya akan menghormati keputusan yang telah ditetapkan dan menempuh langkah normatif secara administratif. “Jika sudah menjadi keputusan, apa boleh buat. Berarti kita akan kembali ke kandang masing-masing, karena kandang kita itu di ranting kecamatan,” ujarnya, Jumat (5/6/2026). Menurutnya, dinamika yang terjadi tidak akan mengurangi semangat pengabdian para pengurus di tingkat ranting. Ia menegaskan, tujuan utama keterlibatan dalam Gerakan Pramuka adalah untuk membina generasi muda dan memajukan organisasi, bukan mencari keuntungan pribadi. “Tidak berkarya di Kwarcab, kami tetap mengabdi di Kwarran masing-masing. Semangat kami semata-mata demi Gerakan Pramuka. Secara ekonomis apa yang diharapkan,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Kwarran Gunungpuyuh, Sutrisno, menjelaskan bahwa proses penyusunan kepengurusan yang dilakukan sebelumnya merupakan pelaksanaan amanat Musyawarah Cabang (Muscab). Ia menyebut tim formatur terdiri dari lima unsur, yakni perwakilan Mabicab yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Kwarcab terpilih Ranty Rachmatilah, serta perwakilan Kwarran Cibeureum dan Gunungpuyuh. Menurut Sutrisno, rapat formatur yang berlangsung di rumah dinas wakil wali kota berjalan dengan baik, kolaboratif, dan mengakomodasi berbagai aspirasi dari peserta rapat. “Aspirasi dari masing-masing peserta semuanya terakomodir, baik dari unsur pengurus lama maupun baru. Memang waktu itu ada yang tertunda karena ada andalan yang harus ditanya kesiapannya,” katanya. Ia mengungkapkan, salah satu usulan yang belum terakomodasi saat itu adalah terkait posisi Ketua Harian. Meski muncul berbagai pandangan dan isu setelah rapat formatur, Sutrisno menilai yang terpenting saat ini adalah menjaga semangat kebersamaan serta memastikan Gerakan Pramuka tetap berjalan dan berkembang. Menurutnya, kolaborasi antara generasi senior dan generasi muda dalam kepengurusan menjadi modal penting untuk menghadirkan semangat baru dalam organisasi. “Pada prinsipnya kolaborasi tua dan muda dalam kepengurusan diharapkan membawa atmosfer dan semangat baru yang lebih baik. Pertanyaannya sekarang, Pramuka ini mau dibawa ke mana ke depannya?” pungkasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus memperkuat langkah perencanaan guna mendukung program prioritas Wali Kota Sukabumi. Salah satu fokus yang kini menjadi perhatian adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta percepatan pembangunan infrastruktur melalui berbagai sumber pembiayaan. Sekretaris Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengatakan seluruh jajaran Bappeda berkomitmen mengawal visi pembangunan daerah yang telah ditetapkan kepala daerah. “Setiap bidang di lingkungan Bappeda diarahkan untuk bekerja secara terpadu agar program pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya, Kamis (4/6/2026). Lebih lanjut ia menjelaskan, kondisi fiskal daerah yang terbatas menuntut pemerintah lebih cermat dalam menyusun perencanaan. Karena itu, penggunaan anggaran harus difokuskan pada program yang memiliki dampak nyata dan mendukung pencapaian target pembangunan. Selain memastikan efisiensi anggaran, Bappeda juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing. Langkah tersebut dilakukan guna memperkuat pendapatan daerah sekaligus menciptakan ruang fiskal yang lebih besar untuk pembangunan. Menurut Frendy, upaya peningkatan PAD perlu dibarengi dengan pembangunan infrastruktur yang memadai. Infrastruktur yang baik diyakini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, menarik investasi, serta mendorong bertambahnya kunjungan ke Kota Sukabumi. Untuk itu, Bappeda terus mendorong pembaruan data yang berkaitan dengan retribusi daerah dan pemetaan potensi sumber-sumber pendapatan yang masih bisa dikembangkan. Hasil kajian tersebut nantinya menjadi dasar bagi perangkat daerah dalam menyusun kebijakan peningkatan PAD. Di sisi lain, tingginya kebutuhan pembangunan membuat pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan keuangan daerah. Oleh karena itu, berbagai alternatif pembiayaan mulai dikaji untuk mendukung pelaksanaan program strategis. Frendy mengungkapkan, pemerintah tengah mempelajari peluang kerja sama dengan pihak swasta melalui berbagai skema yang memungkinkan, termasuk Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Selain itu, opsi pendanaan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi juga terus diupayakan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan. Dengan dukungan pendanaan yang lebih beragam, berbagai kebutuhan pembangunan diharapkan dapat terealisasi lebih cepat dan tepat sasaran. “Ke depan diperlukan inovasi dalam pembiayaan pembangunan agar program-program prioritas tetap berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Frendy. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Koordinator Aksi 2626 Forum Komunikasi Pengurus RT dan RW (FK RT-RW) Kota Sukabumi, Mauly Fahlevi Prawira, menyampaikan pesan terbuka kepada masyarakat usai pelaksanaan aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di Balai Kota Sukabumi pada 2 Juni 2026. Dalam pernyataannya, Levi mengapresiasi ribuan pengurus RT dan RW serta berbagai elemen masyarakat yang telah berpartisipasi dalam aksi tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menunjukkan tingginya kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di Kota Sukabumi. Ia menilai aksi yang berlangsung secara terbuka itu menjadi bukti bahwa masyarakat masih memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi dalam kehidupan demokrasi. Meski berbagai tuntutan yang disampaikan belum sepenuhnya mendapatkan hasil sesuai harapan, Levi menyebut semangat persatuan dan solidaritas yang muncul menjadi nilai penting dari gerakan tersebut. “Yang paling utama adalah semangat kebersamaan yang terbangun selama proses perjuangan ini. Aspirasi masyarakat telah tersampaikan dan menjadi perhatian publik,” ujarnya dalam surat terbuka yang disampaikan, Rabu (3/6/2026). Pada kesempatan yang sama, Levi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai dampak yang mungkin timbul selama maupun setelah aksi berlangsung. Ia mengakui adanya sejumlah dinamika yang berkembang di luar agenda resmi FK RT-RW. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam aksi tersebut menyebabkan munculnya aktivitas lanjutan yang tidak seluruhnya berada dalam kendali panitia maupun forum penggerak aksi. Meski demikian, Levi menegaskan dirinya tidak akan menghindar dari tanggung jawab moral atas rangkaian kegiatan yang masih berkaitan dengan Aksi 2626. Ia menyatakan siap memberikan penjelasan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan aksi sesuai kapasitasnya sebagai koordinator. Levi juga mengajak seluruh pihak untuk tidak terjebak pada perbedaan pandangan yang muncul selama proses penyampaian aspirasi. Sebaliknya, ia berharap momentum tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bersama demi membangun Kota Sukabumi yang lebih baik. “Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini lahir dari keinginan untuk menyampaikan aspirasi demi kepentingan bersama, bukan untuk menciptakan perpecahan,” katanya. Lebih lanjut, ia menegaskan FK RT-RW tetap berkomitmen menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan dan mendorong penyampaian aspirasi melalui cara-cara yang damai, tertib, serta menghormati aturan hukum. Menutup pernyataannya, Levi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, aparat keamanan, dan berbagai pihak yang telah membantu menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama ini dapat terus dijaga untuk mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Sukabumi. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kabar duka menyelimuti masyarakat Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Kepala Desa Sukatani, H. Sulaeman, meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di RSUD Jampangkulon setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya. Kepergian sosok pemimpin yang dikenal sederhana, dekat dengan masyarakat, dan aktif melayani warga itu menyisakan kesedihan mendalam. Tidak lama setelah kabar wafatnya tersebar, rumah duka dipadati warga yang datang silih berganti untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan doa terakhir bagi almarhum. Suasana haru terlihat di kediaman almarhum. Tangis keluarga dan warga pecah saat kabar meninggalnya orang nomor satu di Desa Sukatani itu diterima masyarakat. Banyak warga mengaku kehilangan figur pemimpin yang selama ini dikenal responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat. Sekretaris Desa Sukatani, Hasan, membenarkan kabar meninggalnya H. Sulaeman. Menurutnya, almarhum menghembuskan napas terakhir di RSUD Jampangkulon dengan didampingi keluarga tercinta. “Pada saat-saat terakhir, beliau didampingi istri tercinta Ibu Asma serta putranya, Saudara Pirman. Almarhum berpulang sekitar pukul 19.30 WIB,” ujar Hasan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul khatimah, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan menghadapi ujian ini,” ucapnya. Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan pada Rabu (3/6/2026) di pemakaman keluarga dengan prosesi yang akan dihadiri keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, dan warga Desa Sukatani. Semasa menjabat sebagai Kepala Desa Sukatani, H. Sulaeman dikenal sebagai pemimpin yang memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan desa dan pelayanan masyarakat. Berbagai program kemasyarakatan yang digagasnya menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga. Kepergian H. Sulaeman bukan hanya kehilangan bagi keluarga besar yang ditinggalkan, tetapi juga bagi masyarakat Desa Sukatani yang selama ini merasakan langsung dedikasi dan pengabdiannya. Sosoknya akan dikenang sebagai pemimpin yang hadir di tengah masyarakat dan mengabdikan dirinya untuk kemajuan desa. Selamat jalan H. Sulaeman. Jasa, pengabdian, serta kebaikan yang telah ditorehkan selama memimpin Desa Sukatani akan selalu menjadi kenangan dan teladan bagi masyarakat. Semoga segala amal baktinya menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 PT Elviana Jaringan Nusantara (Elviana Net) berlangsung meriah dan penuh antusiasme di Bojong Waru, Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Minggu (31/5/2026). Ribuan warga memadati lokasi acara yang menghadirkan kegiatan sosial, hiburan, hingga pertandingan sepak bola bersama Persib Legend. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai wilayah berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang disiapkan. Khitanan massal gratis menjadi salah satu agenda utama sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Selain itu, Elviana Net juga membagikan ratusan kacamata baca kepada pelanggan serta menyediakan lebih dari 400 doorprize yang menambah semarak suasana perayaan. Kemeriahan semakin terasa ketika tim Persib Legend turun ke lapangan dalam laga persahabatan melawan Fortim FC dan Cibayondah City. Kehadiran para mantan pemain Persib Bandung tersebut menjadi magnet tersendiri bagi warga yang ingin menyaksikan langsung aksi para legenda sepak bola kebanggaan Jawa Barat. Direktur PT Elviana Jaringan Nusantara, Epi Sumantri, mengatakan peringatan HUT ke-3 menjadi momentum penting untuk mensyukuri perjalanan perusahaan yang terus berkembang bersama masyarakat. Menurutnya, sejak berdiri Elviana Net tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan internet, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Alhamdulillah, tiga tahun perjalanan ini dapat kami lalui berkat dukungan masyarakat dan pelanggan. Karena itu, perayaan ini kami dedikasikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” ujarnya. Lebih jauh Epi menjelaskan, saat ini jaringan Elviana Net telah menjangkau sejumlah wilayah di Kecamatan Jampangtengah dan Lengkong. Ke depan, perusahaan berkomitmen memperluas layanan ke daerah lainnya agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati akses internet yang cepat dan terjangkau. Ia meyakini bahwa kemajuan teknologi harus dapat dirasakan hingga ke pelosok desa. Akses internet yang memadai dinilai mampu membuka peluang baru di bidang pendidikan, usaha, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui peringatan HUT ke-3 ini, Elviana Net ingin memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama warga dalam mendorong kemajuan desa di era digital. Perayaan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa keberadaan perusahaan dapat memberikan kontribusi nyata melalui pelayanan, kepedulian sosial, dan dukungan terhadap pembangunan daerah. (Usep)
KUNINGAN,-BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Polres Kuningan Polda Jabar terus meningkatkan upaya pencegahan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) melalui berbagai kegiatan kepolisian yang bersifat preventif di wilayah hukum Kabupaten Kuningan, Jumat (29/05/2026). Langkah antisipasi tersebut dilakukan melalui peningkatan patroli rutin, penguatan kegiatan sambang oleh Bhabinkamtibmas, serta imbauan langsung kepada masyarakat di titik-titik rawan kejahatan. Petugas juga menyasar area parkir, permukiman warga, pusat keramaian, hingga lokasi yang minim penerangan. Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa curanmor menjadi salah satu atensi utama kepolisian karena masih sering terjadi dan meresahkan masyarakat. “Polres Kuningan terus melakukan berbagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak pidana curanmor, mulai dari patroli, imbauan kamtibmas, hingga peningkatan kehadiran polisi di lapangan,” ujarnya. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda, memarkir kendaraan di tempat yang aman dan terpantau, serta tidak meninggalkan kunci di kendaraan. Polres Kuningan menegaskan bahwa kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya menekan angka curanmor, terutama melalui partisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Dengan adanya langkah antisipasi ini, diharapkan situasi kamtibmas di Kabupaten Kuningan tetap aman, kondusif, serta angka kejahatan curanmor dapat ditekan secara maksimal. (Asep Rusluman)
INDRAMAYU,-BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Setelah buron lebih dari setahun, pria berinisial NK (45) asal Kecamatan Balongan akhirnya berhasil diringkus polisi, pada Selasa (26/5/2026) dini hari saat berada di rumahnya di wilayah Kecamatan Balongan. NK sendiri diduga menjadi pelaku terkait kasus perampokan warung di kawasan wisata Pantai Tirta Ayu, Balongan, Kabupaten Indramayu pada 13 Februari 2025, pelaku membawa kabur barang berharga dengan kerugian mencapai 6,5 juta. Kapolsek Balongan, AKP Dedi Wahyudi mengungkapkan selama pelarian NK selalu berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran petugas, namun hal itu tidak membuat polisi berhenti melakukan pencarian, namun terus berupaya melacak pelaku selama lebih dari setahun. Setelah keberadaan pelaku di pastikan sedang berada di rumah di wilayah Kecamatan Balongan, Polisi langsung bergegas melakukan penangkapan terhadap pelaku. “Ketika sudah dipastikan itu pelaku petugas langsung melakukan penangkapan pada Selasa malam tanggal 26 Mei 2026, akhirnya terduga pelaku berhasil diamankan dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas,” kata Dedi, Jumat (29/5/2026). Melihat dari kasus perampokan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Balongan, Dedi menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak pernah lelah dalam menegakan hukum, serta memastikan semua pelaku tindakan kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Indramayu, khususnya di wilayah hukum Polsek Balongan akan terus di kejar sampai tertangkap. “Pelaku tindak kejahatan yang merugikan masyarakat akan terus kami kejar sampai kapanpun hingga tertanggap dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum,” ujarnya. Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Indramayu terutama di wilayah Kecamatan Balongan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas. Serta menjaga bersama-sama lingkungan untuk menciptakan situasi kamtibmas di tengah-tengah masyarakat. “Tingkatkan kewaspadaan, apabila mendapati adanya gangguan kamtibmas masyarakat bisa langsung melapor kepada pihak kepolisian, mari bersama-sama cegah gangguan kamtibmas, dan memcegah aksi gangguan kriminalitas,” kata Dedi. (Asep Rusliman)