Cirebon,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Semangat persaudaraan dan solidaritas antar komunitas Biker kembali diperlihatkan dalam pertemuan antara komunitas Bikers Journalists Indonesia (BJI) Cirebon dengan Bikers Advocate Indonesia (BAI) Chapter Cirebon Raya yang berlangsung hangat di Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (20/5). Pertemuan tersebut menjadi momentum awal terbentuknya kolaborasi strategis antar komunitas biker yang memiliki visi membangun solidaritas, edukasi, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dalam suasana penuh keakraban, kedua komunitas Bikers membahas berbagai peluang kerja sama di bidang Publikasi saat atau pemberitaan, sosial, advokasi, edukasi hukum, hingga penguatan citra positif komunitas motor di wilayah Cirebon. Pertemuan tersebut juga disaksikan langsung oleh tim Kuasa Hukum Jabar Istimewa yang turut memberikan dukungan terhadap upaya mempererat sinergi antar komunitas bikers di wilayah Cirebon. Ketua Umum DPP BJI Cirebon, Arief Yolando menyampaikan bahwa pihaknya siap membangun sinergi bersama Bikers Advocate demi memperkuat solidaritas antar komunitas Bikers. Menurutnya, kolaborasi antara Bikers Journalist dan Bikers Advocate merupakan langkah positif yang dapat menghadirkan gerakan komunitas motor yang lebih terarah, edukatif, dan memiliki dampak nyata bagi publik. “BJI Cirebon siap berkolaborasi dan bersinergi bersama BAI Chapter Cirebon Raya Kami ingin membangun komunikasi yang kuat antar komunitas biker agar dapat bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAI Chapter Cirebon Raya Rakhmat Cahyono, SH menyambut baik kolaborasi tersebut. Dirinya menilai sinergi antara komunitas Bikers berbasis Jurnalistik dengan komunitas Bikers Advocate menjadi langkah maju dalam mempererat persaudaraan sekaligus memperluas ruang edukasi hukum dan sosial di lingkungan komunitas otomotif. “Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari berbagai kegiatan bersama yang produktif dan inspiratif di masa mendatang,” Kata Rakhmat pemilik R2 750cc tersebutlah. Harapannya dengan semangat kebersamaan serta dukungan dari berbagai elemen komunitas, BJI Cirebon dan BAI Chapter Cirebon Raya optimistis mampu menghadirkan gerakan Bikers yang lebih solid, berintegritas, dan membawa energi positif bagi masyarakat Cirebon. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Rapat paripurna DPRD Kabupaten Majalengka membahas sejumlah rancangan Peraturan Daerah salah satunya terkait Pengawasan Jasa Kontruksi. Ketua Komisi III DPRD Majalengka H. Iing Misbahuddin mengatakan bahwa selama dua tahun terakhir pihaknya menemukan banyak persoalan dalam proyek konstruksi pemerintah, mulai dari pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, keterlambatan pekerjaan hingga munculnya pertanyaan terkait proyek tender. “Ketika masyarakat mengadu, seringkali penyelesaiannya mentok karena belum ada aturan daerah yang tegas, karena itu kami dorong lahirnya Raperda Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi,” ujar Iing pada media, Rabu (20/05/26). Masih kata Iing, keberadaan Perda tersebut sangatlah penting mengingat bahwa proses pembangunan haruslah jelas payung hukumnya agar memiliki standar pengawasan yang jelas, termasuk sanksi nya seperti apa bagi pihak pihak yang melanggar aturan. “Mengenai anggaran APBD Kabupaten Majalengka sangatlah terbatas, jadi dalam mengelola uang tersebut haruslah yang benar benar bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang dan janganlah sia sia karena kurang pengawasan, uang tersebut haruslah dikelola secara efektif dan tepat sasaran, ” kata Iing. Hal senada dikatakan Bupati Majalengka Eman Suherman bahwa hasil pekerjaan proyek masih mengecewakan karena adanya bangunan bangunan yang empat atau lima tahun sudah ambruk. Menurut Eman, karena lemahnya fungsi pengawasan menjadi salah satu penyebab utama buruknya hasil sejumlah pekerjaan proyek di daerah. “Pembangunan harus segera berjalan dan hasilnya harus benar benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena itu pengawadan harus diperkuat,” papar Eman. Sambung Eman, masih banyak persoalan di lapangan seperti kualitas pekerjaan yang dianggap rendah serta proyek yang tidak maksimal tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Bupati Eman menyebut pengawas proyek sebagai pihak yang pertama bertanggung jawab ketika kualitas mutu proyek dipertanyakan. (Asep Rusliman)

Indramayu,-BIDIK-KASUSNEW.COM,. Bupati Indramayu Lucky Hakim gerak cepat (Gercep) meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah bagi korban yang rumahnya kebakaran di Blok Sukarame, Desa Lajer, Kecamatan Tukdana, Selasa (19/5/26). Bantuan diberikan kepada dua kepala keluarga terdampak yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu, masing-masing sebesar Rp 20.000.000,00 untuk membantu proses pembangunan kembali rumah yang terbakar itu. Dalam kunjungannya yang singkat, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa prihatin dan empati atas musibah yang menimpa warganya itu. Bupati berharap para korban diberikan ketabahan dan rumah yang terbakar dapat segera dibangun kembali. Dalam kesempatan itu, Bupati Lucky Hakim juga meminta agar proses pembangunan rumah dilakukan secara gotong royong bersama warga sekitar dan dikoordinasikan oleh pemerintah desa setempat. “Saya doakan semoga Allah menggantikan dengan yang lebih baik. Silakan dibangun, materialnya sudah tersedia di sini,” ujarnya. Selain menyerahkan bantuan, Bupati juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran baik akibat gangguan instalasi listrik, kelalaian dalam penggunaan perangkat elektronik, maupun hal lainnya yang mengakibatkan terbakar. “Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kadang-kadang kita suka meninggalkan _charger_ ponsel tetap terpasang. Kualitas kabel yang kurang baik bisa memicu panas dan membakar kasur. Itu sudah beberapa kali terjadi,” tegasnya. Diketahui, musibah kebakaran terjadi pada Senin sore, 4 Mei 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Kebakaran menghanguskan dua unit rumah milik Rudini dan Nurinih yang berada di Blok Sukarame RT 011 RW 006 Desa Lajer, Kecamatan Tukdana. Berdasarkan informasi di lapangan, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik atau arus pendek pada instalasi listrik salah satu rumah warga. Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap bantuan stimulan tersebut dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah warga yang terdampak musibah kebakaran. (Asep Rusliman)

Majalengka,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar menggelar upacara bendera secara khidmat yang dipusatkan di Lapangan Upacara Mapolres Majalengka, Rabu (20/05/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema besar yang sangat strategis, yaitu “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Kegiatan upacara nasional ini dilaksanakan di bawah instruksi dan arahan langsung Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., sebagai momentum untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan bangsa serta memperkokoh rasa nasionalisme dan komitmen pelayanan Polri kepada masyarakat. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Majalengka Kompol Mangapul Simangunsong, S.H., M.H., bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Jalannya upacara diikuti dengan penuh kedisiplinan oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, para Kapolsek Jajaran, seluruh personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Majalengka. Dalam kekhidmatan upacara tersebut, dibacakan amanat nasional yang menekankan pentingnya menjaga, mendidik, dan melindungi generasi muda atau “tunas bangsa” dari berbagai ancaman modern seperti paparan radikalisme, narkoba, kenakalan remaja, hingga dampak negatif digitalisasi. Menjaga kualitas tunas bangsa dinilai sebagai pilar utama untuk mempertahankan kedaulatan NKRI menuju visi gagah Indonesia Emas. “Fokus kami di seluruh jajaran Polres Majalengka melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional ini adalah terus memberikan pelayanan terbaik serta memperkuat komitmen dalam menjaga kondusivitas wilayah. Sesuai dengan tema tahun ini, kepolisian berkewajiban hadir sebagai pelindung dan pengayom bagi anak-anak serta pemuda, karena di tangan merekalah masa depan kemajuan dan kedaulatan kedaulatan negara kita pertaruhkan,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Lebih lanjut, upacara Harkitnas ini juga menjadi pemacu semangat bagi seluruh korps Bhayangkara di Polres Majalengka untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan integritas dalam menegakkan hukum serta menjaga ketertiban umum (Kamtibmas). (Asep Rusliman)

Bandung,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Belum genap 100 hari menjabat sebagai Lurah Margasuka, Darmawansyah menjadi sorotan setelah diduga membuat keributan di area Posyandu yang tengah digunakan untuk kegiatan Puskesmas Keliling, Selasa (5/5/2026). Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula ketika istri Lurah Margasuka yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kelurahan Margasuka, Regina, datang ke kegiatan tersebut dan mencoba untuk membicarakan beberapa program dengan dr. Ira selaku Kepala UPTD Puskesmas Cibolerang. Namun, pembicaraan program tersebut dianggap tidak mendapat respons sebagaimana yang diharapkannya, dimana mungkin dikarenakan dr. Ira saat itu tengah fokus menangani pasien dalam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat. Sejumlah pihak menilai kondisi tersebut merupakan bagian dari profesionalisme tenaga medis yang sedang menjalankan tugas sesuai etika kedokteran, prioritas pelayanan pasien serta menghindari kesalahan diagnosis yang dikhawatirkan dapat merugikan pasien. Saat Regina ditanya oleh tim peliputan, tentang apakah dokter tersebut telah selesai memerika pasien dan siap untuk berkomunikasi, Regina menjawab bahwa saat itu pasien yang diperiksa telah berdiri. Dikarenakan akan ada keperluan lain, maka Regina berusaha untuk membicarakan program yang ingin dijalankan kepada dr. Ira sebelum pasien berikutnya diperiksa. Akibat kejadian itu suasana kegiatan Puskesmas Keliling sempat memanas dan menarik perhatian warga yang berada di lokasi Posyandu. Saat dikonfirmasi awak media, Darmawansyah didampingi Bhabinkamtibmas Aiptu Sopa serta Kasi Pemerintahan Kelurahan Margasuka, Budi Mulyadi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengakui menggebrak meja sambil berkata ” diam! ” “Iya, saya dulu yang gebrak meja, biar bu dokternya diam maksudnya,” ujar Darmawansyah. Darmawansyah juga menyampaikan pandangannya terkait kebiasaan komunikasi antar instansi di lapangan. “Kalau dia menghargai saya sebagai lurah baru, sesibuk apa pun orang, apalagi kita levelnya setara, setidaknya dia sapa saya” tambahnya. Ia juga menyinggung pentingnya kerja sama antara pihak kelurahan dan puskesmas dalam pelayanan masyarakat. “Apalagi kalau kita sama-sama di lapangan, kita sama-sama butuh. Tapi jujur, kebanyakan puskesmas juga banyak membutuhkan kelurahan karena kami punya kader Posyandu dan lain-lain,” katanya kepada wartawan. Di waktu berbeda, tim liputan mencoba mengonfirmasi Kepala UPTD Puskesmas Cibolerang, dr. Ira, di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026). Menurutnya, pada saat kejadian sekitar pukul 09.30 WIB, dirinya hendak memeriksa pasien pertama dalam kegiatan Puskesmas Keliling, Ketua TP PKK datang dan langsung mengajaknya berbicara terkait program tanpa memperkenalkan diri terlebih dahulu. Namun, menurut Ira, sejumlah stafnya, sudah mengulurkan tangan untuk berjabat tangan akan tetapi ditolak oleh Ketua TP PKK dikarenakan dianggap kotor karena masih menggunakan sarung tangan. Demi profesionalisme dan untuk menghindari kesalahan dalam pemeriksaan pasien, dirinya memilih tetap fokus menjalankan pelayanan kesehatan. Menurut dr. Ira, situasi kemudian berkembang menjadi percekcokan antara dirinya dengan Ketua TP PKK Kelurahan Margasuka. Tidak lama setelah itu, Lurah Margasuka masuk ke ruangan pemeriksaan pasien dan menggebrak meja. dr. Ira juga menyangkal pernyataan Lurah Margasuka yang menilai dirinya “jutek”. “Ketemu aja baru pertama, kenapa harus judes? Jadi, jelas tidak ada masalah lain apapun sebelumnya, mereka (Lurah dan Ketua TP PKK) aja yang memperkenalkannya Bu Yosi kader Posyandu bukan yang bersangkutan langsung,” “Alhamdulillah, saya sembilan tahun dinas di sini belum pernah ribut,” ucap dr. Ira. “Selama ini saya bekerja tidak ada masalah dengan kelurahan, warga, ataupun siapa pun. Alhamdulillah, selama saya bertugas, termasuk ke luar daerah, semuanya baik-baik saja,” tambahnya. Ia juga menjelaskan bahwa dalam prosedur pemeriksaan pasien seharusnya terdapat ruang khusus agar proses pelayanan tidak terganggu. “Sebetulnya kami punya rahasia jabatan. Dalam prosedur pemeriksaan pasien harus ada ruangan khusus agar tidak terganggu dan meminimalisir kesalahan diagnosis, penginputan data, maupun pemberian resep,” terangnya. Meski demikian, dr. Ira menegaskan dirinya tetap terbuka untuk membahas program pelayanan kesehatan bersama pihak kelurahan dalam waktu dan kondisi yang tepat. “Bukan kami tidak ingin membicarakan program. Namun saya meminta di waktu dan kondisi yang tepat. Mau saya diundang ke kelurahan atau diperintah pun, saya siap demi kepentingan kesehatan masyarakat,” tandasnya. (Asep Rusliman)

Kuningan,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Momentum kebersamaan antar komunitas roda dua kembali tercipta di objek wisata Waduk Darma, Kuningan. Bikers Jurnalis Indonesia (BJI) secara resmi menghadiri acara Silaturahmi Bikers Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) se-Jawa Barat pada Minggu, (17/05). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bikers Jawa Barat, Wahyu Kurnia, beserta jajaran senior bikers, perwakilan Bikers KB Jawa Barat, khususnya dari wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan). Acara yang berpusat di Saung Karuhun, Waduk Darma ini dimulai pada pukul 13.45 WIB. Rombongan sebelumnya berkumpul di titik temu (titik kumpul) KB Kuningan sebelum menuju lokasi utama. Ketua Umum DPP BJI, Arief Yolando, melalui Bendahara Umum (Bendum) DPP BJI, Asih Mintarsih menyampaikan bahwa, kehadiran BJI merupakan langkah konkret dalam memperluas jejaring komunitas antar sesama Bikers. “Ini adalah kali pertama Bikers Jurnalis Indonesia (BJI) melakukan touring bersama Bikers FKPPI KB Cirebon. Ini bukti nyata kami dalam memperkenalkan keberadaan BJI ke komunitas bikers lainnya, sekaligus menjaga tali silaturahmi,” ujar Firda Asih yang juga menjabat sebagai owner Media Koran Cirebon. Menurutnya, kegiatan ini bisa memperkuat jaringan Bikers Solidaritas Priangan Timur Selain wilayah Ciayumajakuning. “Acara ini juga menjadi ajang penguat persaudaraan bagi BJI dan Bikers FKPPI se-Priangan Timur,” ucap Firda Owner Media Koran Cirebon yang juga tergabung di HIPWI FKPPI KB Kota Cirebon Dalam sambutannya, Wahyu Kurnia menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi melalui kekompakan anggota. “Kami dan seluruh anggota Bikers harus selalu solid dan kompak dalam menjaga stabilitas serta ketertiban di internal. Hal ini penting demi menjaga nama baik keluarga besar FKPPI,” tegas Wahyu. Rencana Kolaborasi Berkelanjutan, Senada dengan hal tersebut, dukungan juga datang dari Ketua KB FKPPI 10-15 Kota Cirebon, Ahmadi, melalui Ketua FKPPI Rayon Kejaksan, Doni Osman. Dirinya menyambut positif kehadiran kawan-kawan BJI dalam agenda touring kali ini. ” Ini pertama kalinya Bikers KB FKPPI Kota Cirebon touring bersama BJI. Kedepannya, kita akan terus berkolaborasi menjalin silaturahmi dengan baik, apalagi Kantor Pusat BJI berada di Cirebon, sehingga koordinasi akan jauh lebih mudah,” kata Doni. Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persaudaraan tanpa batas antar lintas komunitas motor di Jawa Barat. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Surade, Polres Sukabumi, bergerak cepat menangani peristiwa tenggelam yang menimpa seorang anak berusia lima tahun di kawasan Wisata Leuwi Kopo, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/5/2026). Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, mengerahkan lima personelnya yakni Aiptu B. Silalahi, Aiptu Ari, Aipda K. Kuwanto, Aipda Irvan, dan Bripka Yudi Sukmawan usai menerima laporan kejadian sekitar pukul 22.00 WIB. Korban diketahui bernama Muhammad Andika Fratama (5). Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat korban tengah berwisata bersama keluarganya di kawasan Lewi Kopo. Kejadian bermula ketika rombongan keluarga hendak pulang, namun korban tiba-tiba tidak terlihat. Menyadari anak tersebut hilang, pihak keluarga bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian di area wisata. Setelah dilakukan pencarian cukup lama, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat di wilayah Cibitung untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, tim medis memastikan korban telah meninggal dunia. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Selanjutnya, korban dimakamkan di TPU Desa Kademangan, Kecamatan Surade. Dalam penanganan peristiwa ini, polisi juga telah meminta keterangan dari dua orang saksi, yakni Vina Sawalia dan Empat, yang merupakan warga Desa Kademangan, Kecamatan Surade. Petugas Polsek Surade melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, dokumentasi TKP, membuat sketsa lokasi, mengumpulkan keterangan saksi hingga menyusun laporan resmi kejadian. Pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan. Penyelidikan terkait kejadian itu pun telah selesai dilakukan untuk memastikan kronologi peristiwa. (Dicky)

Kota Cirebon,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI} Kota Cirebon gelar perlombaan Pasanggiri Se-Wilayah III Cirebon yang bertajuk Dandim 0614 Cup 2026. Dalam sambutannya Plt., Ketua DPD PPSI Kota Cirebon, Ahmad Thantowiy Shilmy mengapresiasi semua pihak yang turut mendukung suksesnya giat kali ini. “Alhamdulillah acara Pasanggiri Dandin 0614 Cup Se-Wilayah III Cirebon, sukses digelar tentunya kami selaku penyelenggara mengucapkan terimakasih kepada Komandan Kodim 0614 Kota Cirebon yang telah memberi ijin pagelaran dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan lomba ini,” Kata Plt, Ketua DPD PPSI Kota Cirebon Pria yang akrab disapa Papih Tanto ini berharap, “Melalui ajang ini diharapkan dapat menanamkan rasa cinta tanah air, seni, budaya bangsa salah satunya melalui Pasanggiri Pencak Silat, selain itu saya berharap ke depan DPD PPSI Kota Cirebon mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh perguruan pencak silat dan jajaran stakeholder lainnya Se-Wilayah III. Melalui even ini mari kita bersama-sama menjadikan Kota Cirebon sebagai pusat pengembangan pencak silat yang dikenal tidak hanya di tingkat Regional, bahkan sampai tingkat Nasional,” imbuh Papih Tanto Perlombaan yang digelar di Pendopo Markas Kodim 0614 Kota Cirebon diikuti 90 peserta untuk 13 kategori diantaranya Tunggal anak putra-putri, tunggal remaja putra-putri, tunggal dewasa putra-putri, tunggal sesepuh putra-putri, rampak anak putra-putri, rampak remaja putra-putri, rampak dewasa putra-putri, ijen putra-putri, sabtu (16/05/26, pagi) berjalan lancar dan kondusif. Sebagai anak bangsa kita berharap smoga melalui perlombaan pasanggiri Pencak silat Dandim 0614 Cup 2026 menjadi pemicu semangat bagi generasi kedepan untuk turut merawat budaya yang merupakan identitas asli Bangsa Indonesia. (Asep Rusliman)

INDRAMAYU,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Bupati Indramayu Lucky Hakim mengikuti peresmian operasionalisasi 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara nasional yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video, Sabtu (16/5/2026). ‎ ‎Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sementara di Kabupaten Indramayu, pelaksanaan zoom meeting berlangsung di KDKMP Desa Kenanga, Blok Teluk Dukuh Krupuk, Kecamatan Sindang, dan dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim didampingi Dandim 0616 Indramayu Letkol Arm. Tulus Widodo serta jajaran perangkat daerah terkait. ‎ ‎Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat dari tingkat desa. ‎ Menurut Presiden Prabowo, koperasi harus menjadi wadah ekonomi sekaligus menciptakan kemandirian desa. Presiden juga menargetkan sedikitnya 20 ribu koperasi serupa dapat mulai beroperasi pada Agustus 2026. ‎“Mari kita percaya diri. Koperasi ini akan menjadi milik bersama, menjadi kekuatan bersama, serta membantu memperkuat perekonomian Indonesia yang dibangun atas dasar kekeluargaan. Yang kuat membantu yang lemah, yang mampu membantu yang membutuhkan. Karena itu, koperasi dan UMKM harus makin kuat,” tegasnya. ‎ ‎Usai memberikan sambutan, Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri melakukan peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP secara simbolis dengan menekan tombol peresmian. ‎ ‎Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan menjelaskan, program Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah pemerintah dalam memperkuat pemerataan ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, koperasi tidak hanya menjadi tempat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi rakyat sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. ‎ ‎”Secara nasional, hingga saat ini tercatat 9.294 unit KDKMP telah selesai dibangun dan 1.061 unit siap beroperasi. Pemerintah menargetkan lebih dari 30 ribu unit koperasi dapat selesai dan beroperasi penuh pada 16 Agustus 2026,” tambah Zulkifli Hasan. ‎ ‎Menanggapi program tersebut, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang telah membantu percepatan pembangunan KDKMP di Kabupaten Indramayu. Bupati mengaku optimistis koperasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. ‎ ‎“Hari ini kami merasa bahagia karena Indramayu menjadi bagian dari program besar nasional ini. Tentu semua ini tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak yang bekerja maksimal di lapangan,” ujarnya. ‎ ‎Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0616 Indramayu Letkol Arm. Tulus Widodo menjelaskan, hingga saat ini pembangunan KDKMP di Kabupaten Indramayu telah mencapai 201 unit, dengan target 210 unit pada akhir Juli 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 71 gerai telah selesai dibangun dan siap dioperasikan. ‎ ‎”Koperasi nantinya akan menyediakan kebutuhan sembako, termasuk barang subsidi, sekaligus menjadi tempat penampungan hasil pertanian dan peternakan masyarakat sesuai potensi wilayah masing-masing,” ungkapnya. ‎ ‎Peresmian tersebut menandai kesiapan operasional 1.061 koperasi yang tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Setiap KDKMP mempekerjakan tenaga kerja lokal dan dilengkapi fasilitas pendukung seperti gudang, sistem operasional, stok barang, hingga armada distribusi untuk mendukung pelayanan masyarakat desa. ‎(Asep Rusliman)

Indramayu,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. “Kapolda Jawa Barat Irjen Pol.  Rudi Setiawan menegaskan pentingnya membangun ekosistem pertanian yang sehat dan berkeadilan guna meningkatkan kesejahteraan petani jagung di Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di kawasan PT Uniteda Arkato, Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Sabtu (16/5/2026). Menurut Kapolda Jabar salah satu tantangan utama yang masih dihadapi petani saat ini adalah panjangnya rantai distribusi hasil pertanian yang menyebabkan nilai ekonomi di tingkat petani belum optimal. “Salah satu tantangan yang akan kita hadapi adalah rantai distribusi yang masih terlalu panjang. Ke depan kita harus mendorong dan memutus rantai tengkulak,” kata Irjen Pol Rudi Setiawan. Ia menjelaskan, Polda Jabar saat ini tidak hanya fokus pada proses penanaman, tetapi juga membangun sistem pendampingan menyeluruh mulai dari pembiayaan, pengelolaan, hingga penyerapan hasil panen. “Dengan ekosistem tertutup yang lebih adil dan terintegrasi, petani tidak hanya dibantu saat tanam, tetapi juga didampingi sampai hasil panen terserap,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, Polda Jabar bersama BRI dan Primkopol Polri juga menyerahkan bantuan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petani binaan. Kapolda Jabar  menyebut, dari total 1.186 petani yang diajukan menerima pembiayaan, sebanyak 528 petani telah memperoleh akses KUR dengan nilai mencapai Rp23,7 juta. Selain itu, sekitar 100 petani juga mendapatkan bantuan sarana produksi pertanian dari Primkopol Polri berupa alat mesin pertanian, pupuk, dan kebutuhan lainnya. “Akses pembiayaan yang baik dan pendampingan yang konsisten akan melahirkan ekosistem pertanian modern yang memberikan kesejahteraan kepada petani,” tutur Kapolda Jabar. Program ketahanan pangan yang dijalankan Polda Jabar sendiri telah mencakup pengelolaan lahan jagung seluas 12.000 hektare bekerja sama dengan Perhutani dan sejumlah pihak lainnya. Dari 1.400 hektare lahan yang dikelola kelompok tani binaan, produksi jagung telah mencapai 5.560 ton yang sudah terserap dan disalurkan kembali ke masyarakat. Sementara sekitar 7.000 ton lainnya masih dalam tahap penyimpanan. Kapolda Jabar  juga mengungkapkan bahwa gudang Bulog di wilayah Subang dan Indramayu telah terisi 100 persen, bahkan Polda Jabar telah mendirikan dua gudang tambahan untuk mendukung distribusi dan penyimpanan hasil panen. Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten, Bulog, Perhutani, BRI, serta sekitar 50 kelompok tani” (Asep Rusliman)