SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Sebanyak 8.164 tenaga honorer di Kabupaten Sukabumi resmi beralih status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, Kamis, 4 Desember 2025. ‎ ‎Pengambilan sumpah berlangsung dalam rangkaian upacara Peringatan HUT ke-54 KORPRI, HUT ke-80 PGRI, serta Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Sukabumi 2025. ‎ ‎Serangkaian peringatan ini disebut bupati sebagai momentum reflektif yang mempertegas peran aparatur negara, tenaga pendidik, dan seluruh unsur pelayanan publik dalam pembangunan daerah. ‎ ‎Bupati menegaskan bahwa pelantikan ribuan PPPK Paruh Waktu bukan hanya seremoni administratif, melainkan awal peneguhan komitmen baru dalam bekerja dan melayani masyarakat. ‎ ‎”Ini menjadi momentum strategis untuk merefleksikan posisi kita sebagai abdi negara. Jadikan hari ini titik semangat baru menjaga integritas dan meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik,” ujar Asep Japar. ‎ ‎Ia mengajak KORPRI, PGRI, dan PPPK Paruh Waktu untuk memperkuat sinergi menuju penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif dan pelayanan publik yang semakin berkualitas. ‎ ‎Kolaborasi seluruh aparatur, tegasnya, menjadi kunci percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi. “Mari terus bersatu padu, menguatkan soliditas dan merangkul energi baru demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah.” ‎ ‎Dalam kesempatan yang sama, bupati menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dalam mencerdaskan bangsa. ‎ ‎Guru, menurutnya, merupakan fondasi pembentukan sumber daya manusia unggul dan berkarakter. Ia mengingatkan pentingnya inovasi, adaptasi teknologi, dan profesionalisme sebagai jawaban atas tantangan pendidikan masa kini. ‎ ‎Di tengah acara, tampak rona haru juga hadir. Usep, 55 tahun, Penjaga Sekolah SMPN 2 Sagaranten, menjadi satu di antara ribuan PPPK yang dilantik. ‎ ‎Ia mengaku bahagia setelah 15 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer. “Alhamdulillah, akhirnya bisa dilantik. Terima kasih kepada semua pihak, terutama pak bupati dan pak gubernur,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca. ‎ ‎Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian kadeudeuh bagi purna bhakti, penyerahan penghargaan, serta apresiasi pemenang berbagai perlombaan, menjadikan pelantikan ini tidak hanya bersejarah, tetapi juga penuh nuansa syukur dan selebrasi. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pengurus DPC Apdesi Merah Putih Kabupaten Sukabumi periode 2025–2030 resmi dilantik di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (1/12/2025). ‎ ‎Pelantikan dihadiri Gubernur Jawa Barat H Dedi Mulyadi, Bupati Sukabumi H Asep Japar, Sekda H Ade Suryaman, unsur Forkopimda, anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, serta jajaran DPD Apdesi Merah Putih Jawa Barat. ‎ ‎Susunan pengurus lengkap, mulai dari penasihat, ketua, wakil ketua, hingga jajaran anggota, dikukuhkan untuk mengemban tugas organisasi lima tahun ke depan. ‎ ‎Gubernur Jawa Barat H Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya soliditas kepala desa dan sinkronisasi program pembangunan antara desa, kabupaten, dan provinsi. ‎ ‎Menurutnya, kompleksitas persoalan Sukabumi hanya dapat diatasi melalui konektivitas wilayah dan perencanaan pembangunan terpadu. ‎ ‎“Masalah Sukabumi tidak berdiri sendiri. Perbaikan infrastruktur harus terkoneksi antardesa dan antardaerah,” ujarnya. ‎ ‎Dedi menargetkan seluruh jalan desa di Jawa Barat saling terhubung dan selesai dibeton pada 2027, sekaligus memastikan pemerintah provinsi akan mendukung kebutuhan infrastruktur dasar desa. ‎ ‎“Kalau ada jalan rusak, jangan salahkan bupati. Tanggung jawab gubernur,” tegasnya. ‎ ‎Ia juga mengingatkan para kepala desa untuk memperbaiki pola pikir, bekerja profesional, dan menghindari stigma negatif masyarakat. ‎ ‎Bupati Sukabumi H Asep Japar mengapresiasi perhatian Gubernur dan meminta seluruh kepala desa di Kabupaten Sukabumi mendukung kebijakan pembangunan provinsi maupun pusat. ‎ ‎“Ini perhatian besar untuk kita. Maka seluruh kebijakan harus didukung bersama,” kata Bupati. ‎ ‎Asep juga menekankan pentingnya kekompakan dan komunikasi yang sehat antara desa dan pemerintah daerah agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan cepat. ‎ ‎Ketua DPD Apdesi Merah Putih Jawa Barat, Sukarya, turut mengapresiasi pelantikan yang dinilai sebagai momentum penting, terlebih karena dihadiri langsung oleh gubernur. ‎ ‎Ia menekankan pentingnya menjaga etika organisasi dan menyampaikan aspirasi secara benar. ‎ ‎Sementara itu, Ketua DPC Apdesi Merah Putih Kabupaten Sukabumi, Deden Deni Wahyudin, menyatakan siap memperkuat sinergi dan mendukung program pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat. (Dicky)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Sabtu (29/11/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 271 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 14 botol miras pabrikan berbagai merek, dan 257 botol miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari wilayah Kecamatan Beber, Babakan, Pabuaran, Gegesik, Susukan, Lemahabang, dan Talun, Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 271 botol miras dari di wilayah Kecamatan Beber, Babakan, Pabuaran, Gegesik, Susukan, Lemahabang, dan Talun, Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Minggu (30/11/2025). Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menghimpun para pemangku wilayah dalam kegiatan Sinergitas Kewilayahan 2025 untuk Wilayah VI Jampangkulon. ‎ ‎Acara yang berlangsung di GOR Kecamatan Surade pada Selasa (25/11/2025) ini diikuti sembilan kecamatan, mulai dari Surade hingga Tegalbuleud. ‎ ‎Forum tahunan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, didampingi Sekda H. Ade Suryaman serta unsur Forkopimda. ‎ ‎Tema “Kawiraketaan Wilayah Pikeun Sukabumi Nu Mubarakah” diangkat untuk mempertegas pentingnya kekompakan lintas wilayah dalam mendukung agenda pembangunan daerah. ‎ ‎Dalam sambutannya, Bupati Asep menekankan bahwa kerja bersama antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa merupakan fondasi utama peningkatan kualitas layanan publik. ‎ ‎Ia menegaskan bahwa pelayanan yang cepat, akurat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat tidak mungkin tercapai tanpa koordinasi yang kuat. ‎ ‎Bupati juga meminta camat lebih aktif menunjukkan kinerja melalui aplikasi SIGAP Camat. Hal itu menurutnya menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap camat hadir, bekerja, dan responsif terhadap berbagai dinamika di wilayah masing-masing. ‎ Ia pun memberi peringatan kepada kepala desa terkait penerbitan SKTM agar tidak disalahgunakan, sehingga bantuan sosial tetap menyasar warga yang benar-benar membutuhkan. ‎ ‎Selain itu, Bupati turut menyoroti perlunya sinergi lebih erat antara rumah sakit dan pemerintah kecamatan/desa, khususnya untuk menangani warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan agar tidak terhambat dalam mendapatkan pelayanan. ‎ ‎Sekda Ade Suryaman menambahkan bahwa ratusan peserta mengikuti agenda ini, mulai dari unsur kecamatan, kelurahan, hingga desa. ‎ ‎Mereka menerima pemaparan materi strategis seperti program prioritas kewilayahan dari Bappelitbangda, kebijakan PBB dari Bapenda, serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih dan peran desa dalam pengembangan koperasi. ‎ ‎Camat Surade, Unang Suryana, mewakili para camat Wilayah VI, menyampaikan apresiasi atas perhatian penuh pemerintah kabupaten. ‎ ‎Bupati berharap kolaborasi yang terbentuk melalui forum ini dapat memperkuat keselarasan program wilayah dengan visi-misi pembangunan Kabupaten Sukabumi untuk periode 2025–2029. ‎ ‎Sebagai bentuk penghargaan, para camat dari sembilan kecamatan di Wilayah VI Jampangkulon menerima Penghargaan Sukabumi Ngabumi atas kontribusi mereka dalam menyukseskan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi. (Dicky)

KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,. Polisi mengamankan mahasiswa yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam. Korban terluka di punggung kiri. Kasat Reskrim Polres Kuningan, Iptu Abdul Aziz, mngatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. “Kejadian itu di Jalan Raya Ciawigebang-Cidahu, Blok Kojengkang, Desa Cihideunggirang, Kecamatan Cidahu,” kata Aziz, Selasa (25/11/2025). Aziz mengatakan, pelaku adalah SM (20) yang merupakanwarga Desa Cieurih, Kecamatan Cidahu. Korban adalah SS (22) warga Desa Cipakem, Kecamatan Maleber. “Pelaku saat melakukan tindak pidana dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga mengenai bagian punggung sebelah kiri korban sehingga menimbulkan luka sayatan,” kata Aziz. Dia menceritakan, peristiwa bermula saat korban mendapatkan telepon dari terduga pelaku yang mengatakan bahwa kendaraan yang digunakannya mengalami kehabisan bensin di sekitar tempat kejadian. “Kemudian korban yang pada saat itu sedang berada di daerah Ciawigebang bergegas menemui menggunakan sepeda motor. Namun setibanya di tempat kejadian terduga pelaku melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap korban,” ungkapnya. Polisi menangkap pelaku setelah menerima laporan dari orang tua korban. “Kami berhasil mengamankan pelaku di satu rumah tepatnya di Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu,” katanya. Aziz mengatakan, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP ancaman penjara 5 tahun. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar meninjau langsung hasil pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga penyintas bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung, Senin (3/11/2025). ‎ ‎Kegiatan monitoring dilakukan di Kampung Cireundeu, Desa Mekarsari, tempat puluhan unit rumah bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan Pemerintah Desa Mekarsari dibangun untuk warga terdampak. ‎ ‎Dalam kesempatan itu, Bupati Asep Japar mengingatkan agar seluruh penerima manfaat menjaga dan merawat hunian mereka dengan sebaik mungkin agar tetap layak huni dan memberi manfaat jangka panjang bagi keluarga. ‎ ‎“Insya Allah kami akan terus berupaya agar seluruh warga terdampak bencana terlayani dan terfasilitasi dengan baik. Dengan kolaborasi semua pihak, mudah-mudahan lingkungannya terpelihara, kebersihan dan kesehatannya tetap terjaga,” ujarnya. ‎ ‎Bupati menegaskan, Huntap ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga simbol kebangkitan dan harapan baru bagi masyarakat setelah bencana. Ia berharap lingkungan tersebut berkembang menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan indah untuk ditinggali. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari, H. Ilham Maulana, menjelaskan bahwa total rumah Huntap yang telah dibangun berasal dari tiga sumber bantuan, yakni 20 unit dari Gubernur Jawa Barat, 5 unit dari Bupati Sukabumi, dan 3 unit dari Pemerintah Desa Mekarsari. ‎ ‎Sebagai bagian dari kegiatan monitoring, Bupati Sukabumi juga menyerahkan Surat Keputusan Nilai Jual Objek Pajak (SK NJOP) secara simbolis kepada tiga warga penerima Huntap sebagai tanda resmi kepemilikan dan pengakuan atas hunian mereka. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan Touring Ngabumi Season 4 Kanya’ah ka Rahayat, Mubela ka Lemah Cai Sukabumi, Sabtu (25/10/2025). ‎ ‎Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelayanan publik, aksi sosial, dan promosi pariwisata dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155. ‎ ‎Rangkaian touring dimulai dari Pangleseran, Kecamatan Cikembar, dan berakhir di Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, menempuh jarak sekitar 96 kilometer. ‎ ‎Di setiap titik pemberhentian, Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas dan jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan sosial, meresmikan infrastruktur, serta memberikan berbagai pelayanan kepada masyarakat. ‎ ‎Sebelum perjalanan dimulai, Bupati Sukabumi meresmikan ruas Jalan Pangleseran–Cibatu di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, sekaligus menyerahkan bantuan dan santunan bagi masyarakat setempat. ‎ ‎Di Kecamatan Jampangtengah, rombongan berhenti di Alun-Alun untuk menyalurkan bantuan sembako, santunan, pelayanan administrasi publik, hingga menggelar khitanan massal. ‎ ‎Selanjutnya, di Kecamatan Lengkong, kegiatan berlanjut dengan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih, rumah marbot, dan rumah imam Masjid Birrul Walidain. Selain itu, turut diberikan santunan dan layanan publik bagi warga sekitar. ‎ ‎Di pemberhentian ketiga di Jampangkulon, Bupati Sukabumi meresmikan rumah tidak layak huni (RTLH) serta sistem penyediaan air minum (SPAM) bagi masyarakat, disertai penyerahan sejumlah bantuan sosial. ‎ ‎Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Surade dan meninjau beberapa sekolah, di antaranya SDN 3 Surade yang mengembangkan konsep pembelajaran berbasis kearifan budaya lokal. ‎ ‎Di wilayah ini, kegiatan sosial dan bantuan tetap menjadi bagian dari agenda utama. ‎ ‎Tak hanya berhenti di kegiatan sosial, Touring Ngabumi juga menjadi momentum promosi potensi wisata Sukabumi. Dari Surade, rombongan menuju Curug Luhur di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, yang menjadi salah satu ikon wisata unggulan. ‎ ‎Usai menikmati panorama curug, peserta touring menutup perjalanan dengan menikmati keindahan Pantai Ujunggenteng. ‎ ‎Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Touring Ngabumi memiliki dua tujuan besar: mendekatkan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, serta mempromosikan potensi wisata dan budaya lokal Sukabumi. ‎ ‎“Selama perjalanan kami berhenti di beberapa titik untuk meresmikan infrastruktur, memberikan pelayanan publik, hingga menyalurkan bantuan sosial. Semua ini kami lakukan agar manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. ‎ ‎Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan serta mendorong kesejahteraan masyarakat demi terwujudnya Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah). ‎ ‎“Melalui kegiatan ini, mari kita jaga semangat persaudaraan dan kebersamaan untuk Sukabumi yang lebih baik,” pesannya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua Panitia, H. Ali Iskandar, menjelaskan bahwa touring tahun ini terbagi dalam dua hari dengan berbagai kegiatan positif. ‎ ‎“Hari pertama kita fokus pada kegiatan sosial di sepanjang rute dari Pangleseran hingga Ujunggenteng. Hari kedua akan dilanjutkan dengan festival budaya dan aksi bersih-bersih pantai,” ungkapnya. ‎ ‎Kepala Desa Parakanlima, Mirwanda Yamami, mengapresiasi peresmian ruas Jalan Pangleseran–Cibatu yang kini telah bisa dimanfaatkan masyarakat. ‎ ‎“Terima kasih kepada Bupati Sukabumi yang telah merealisasikan perbaikan jalan ini. Aktivitas warga kini jauh lebih lancar setelah jalan dicor,” tandasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ribuan santri memadati Stadion Korpri Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/10/2025), dalam peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H. Andreas, serta dihadiri Forkopimda dan para tokoh masyarakat. ‎ ‎Dalam amanatnya, H. Asep Japar menegaskan bahwa Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri di era modern. Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi, sains, dan bahasa dunia bagi generasi pesantren. ‎ ‎“Santri sekarang harus menguasai dunia digital juga. Dunia digital menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” ujarnya. ‎ ‎Pada kesempatan sama dia mengajak santri untuk membawa semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, hingga kancah internasional. ‎ ‎“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawat tradisi pesantren, tapi peluk juga inovasi zaman. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi,” tegasnya. ‎ ‎Bupati Asep juga mengingatkan, dalam sepuluh tahun sejak ditetapkannya Hari Santri pada 2015, kontribusi pesantren kian nyata di berbagai bidang. ‎ ‎Dari lembaga pendidikan inilah lahir banyak tokoh bangsa, pejuang, dan pemimpin yang kini berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional. ‎ ‎“Santri tidak boleh hanya jadi penonton perubahan zaman. Mereka harus hadir sebagai pelaku sejarah baru yang membawa nilai Islam rahmatan lil’alamin untuk membangun peradaban dunia yang damai dan berkeadaban,” katanya. ‎ ‎Di akhir sambutan, H. Asep berharap semangat Hari Santri menjadi dorongan untuk berkolaborasi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah. ‎ ‎Sebagai catatan sejarah, penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari tahun 1945. ‎ ‎Dalam masa itu KH. Hasyim Asy’ari ‎membangkitkan semangat perjuangan rakyat mempertahankan kemerdekaan hingga meletusnya peristiwa 10 November yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan. (Dicky)

‎SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Semangat baru menyelimuti dunia olahraga karate di Kabupaten Sukabumi. H.M. Kamaludin Zen resmi dilantik sebagai Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Cabang Kabupaten Sukabumi periode 2025–2029. ‎Pelantikan yang digelar di Aula Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri, Cibadak, Jumat (10/10/2025), dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar. Dalam arahannya, Bupati Asep Japar menegaskan pentingnya peran FORKI dalam mencetak generasi muda berprestasi. Ia mendorong pengurus baru agar tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga membangun karakter dan semangat sportivitas di kalangan atlet muda. ‎“Karate bukan sekadar olahraga bela diri, tapi wadah pembentukan mental tangguh dan disiplin. Saya ingin FORKI melahirkan lebih banyak talenta muda yang mampu mengharumkan nama Sukabumi,” tegas Bupati. Bupati juga mengingatkan agar program kerja FORKI disusun secara terukur dan berpihak pada pembinaan atlet sejak usia dini. “Kalau pembinaannya kuat, prestasi akan mengikuti,” tambahnya. Sementara itu, Ketua FORKI yang baru dilantik, H.M. Kamaludin Zen, menegaskan bahwa pihaknya siap bergerak cepat. Sejumlah program sudah disiapkan, termasuk pembinaan intensif menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan penyelenggaraan Kejuaraan Bupati Cup dalam waktu dekat. ‎“Kami ingin karate kembali menjadi cabang andalan Sukabumi. Target kami bukan hanya medali, tapi juga regenerasi atlet yang berkesinambungan,” ujarnya. ‎Kamaludin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan. Ia menegaskan, kepengurusan baru akan melanjutkan tradisi prestasi dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme. “Kami siap melangkah bersama. FORKI Sukabumi harus menjadi rumah bagi para karateka dan wadah lahirnya juara masa depan,” pungkasnya. (Reno)

‎Bidik-kasusnews.com,Sintang kalimantan Barat ‎Pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2025, sekitar jam 10.00 wib Polsek Sepauk telah melaksanakan pengecekan Jembatan gantung sungai sepauk yang roboh di dusun ensibau desa nanga libau,dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Jembatan panjang 150 Meter,Lebar 1,2 Senti Meter.Usia Jembatan Sudah Mencapai 25 tahun,Penghubung dari desa Nanga Libau ke desa sekujam Timbai kecamatan sepauk kabupaten Sintang kalbar. Dikarenakan termakan usia sabtu-08-Okt-2025 Ungkap Warga” Petrus warga desa nanga Libau yang lagi bersama kapolsek Sepauk Saat di TKP   Petrus Warga desa Nanga Libau saat dikonfirmasi awak media,lewat Via Whatssap mengatakan ya pak betul,jembatan ini sudah lama sekitar 25 tahun dan panjang 150 meter,Jembatan tersebut di bangun Dana Swadaya,Oleh Pemgusaha Sukses Bernama pak Apui pangilan sehari harinya Alias pak rajali. Warga desa nanga libau mengatakan pada tahun 2015 jembatan tersebut sekarang sudah diserahkan ke Pemkab Sintang,sekarang menjadi wewenang pemkap sintang untuk membangun kembali,tuturnya”. Dalam hal ini jembatan tersebut akses utama perekonomian masyarakat setempat,akses utama masyarakat dalam ber’aktifitas sehari hari baik siang dan malam dan anak sekolah setiap harinya baik dari PAUD,SD,SMPN, Dan SMA Melalui jembatan tersebut.dengan robohnya jembatan tersebut kini aktifitas kami terhambat,dan bagi warga yang punya sampan kecil masih bisa melakukan berlalu lalang dari seberang,bagi yang ngak punya sampan harus keluarkan uang setiap hari untuk biaya nyebrang,”ungkapnya” Kami warga sekitar berharap kepada pemkap sintang untuk segera membangun jembatan tersebut dan harus di bangun dengan bahan permanen,tidak boleh pakai bahan material bekas ungkapnya dengan nada sedih. Hal senada diucapkan pak rajali alias Apui sapaan hari-hari,Mengatakan jembatan ini saya bangun Dana Swadaya dengan modal Sendiri dan sekarang sudah menjadi kewenangan Pemkap kabupaten Sintang kalbar,diserahkan pada tahun 2015 dan saya berharap jembatan tersebut segera di bangun lewat instansi terkait,dan jangan di tunda tunda lagi,tegasnya. ‎Kapolsek Sepauk dalam Upaya ini yang telah dilakukan ‎Mendatangi dan melakukan cek situasi sekitaran jembatan bersama forkopimcam dan staf unit kerja PPK DJBM kementrian PUPR perwakilan provinsi Kalbar. ‎ ‎Peristiwa ambruknya jembatan gantung disebabkan faktor usia, Kapolsek melalui bhabinkamtibmas melakukan himbaun dan pemberitahuan kepada masyarakat yang biasa melintas melalui jembatan tersebut. ‎ ‎Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan pihak desa dan memberi solusi supaya aktivitas masyarakat tidak terhambat. Bahwa dari pihak Unit kerja PPK DJBM perwakilan Kementrian PUPR sdr.Taufik menyampaikan akan dilakukan proses pengajuan pembangunan jembatan baru di lokasi yg sama pada tahun 2026. Wartawan Ridwan Sandra ‎ ‎