SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – ncaman cuaca ekstrem menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar turun langsung meninjau ketersediaan dan harga pangan di Pasar Cibadak, Sabtu, 20 Desember 2025. Dari hasil pemantauan, Bupati memastikan stok pangan strategis di Kabupaten Sukabumi dalam kondisi aman dan mencukupi hingga beberapa bulan ke depan. “Persediaan pangan aman. Sampai Maret 2026 stok masih tersedia, termasuk beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujar Asep Japar. Ia mengakui terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, seperti ayam dan telur. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan belum berdampak signifikan terhadap stabilitas pasar. “Secara umum harga masih terkendali. Kami terus pantau agar tidak terjadi lonjakan yang merugikan masyarakat,” katanya. Lebih jauh, Bupati menegaskan faktor cuaca menjadi tantangan utama saat ini. Curah hujan tinggi yang terjadi hampir setiap hari berpotensi mengganggu distribusi logistik, terutama ke pasar tradisional dan wilayah rawan bencana. “Cuaca ekstrem tidak boleh sampai mengganggu pasokan pangan. Karena itu, seluruh perangkat daerah, camat, hingga pemerintah desa sudah diinstruksikan untuk siaga penuh,” tegasnya. Menurutnya, kesiapsiagaan dan kecepatan respons menjadi kunci dalam menghadapi potensi gangguan distribusi selama periode Nataru. “Kalau ada hambatan di lapangan, harus segera ditangani. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” pungkas Bupati. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar melantik dan deklarasi Pengurus Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa Pajampangan (PKPP) masa bakti 2025–2027. Kegiatan berlangsung di Pondok Alif, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/12/2025). Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali. Hadir mendampingi sejumlah anggota DPRD dari berbagai fraksi, di antaranya Taufik Guntur Abdurahman Rochmi dari Fraksi Gerindra, H. Ujang Abdurahman Rochmi dari Fraksi Golkar, Aries dari Fraksi Demokrat, serta H. Andri Hidayana dari Fraksi PPP. Selain itu hadir Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi Uus Firdaus, Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, para camat se-Wilayah VI, Ketua Umum JTM H. Hendra Permana, Ketua Umum YFSBBP H. Isep Dadang Sukmana, Tak ketinggalan ada di lokasi pelantikan Ketua Parade Kabupaten Sukabumi, para kepala desa dan perangkat desa se-Wilayah VI, unsur OKP, ormas, tokoh agama, alim ulama, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar mengucapkan selamat kepada ketua dan seluruh jajaran pengurus PKPP Pajampangan yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan komitmen dan amanat untuk memajukan desa-desa di wilayah Pajampangan. Menurutnya, PKPP diharapkan menjadi wadah strategis dalam memperkuat koordinasi, harmonisasi, dan sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kabupaten. Kepala desa dan perangkat desa disebut sebagai ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Bupati Asep Japar juga berpesan agar seluruh pengurus PKPP menjaga kekompakan, menghindari ego sektoral, serta menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara desa dan pemerintah daerah. Dengan kebersamaan, ia optimistis wilayah Pajampangan dapat terus maju dan berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Sementara itu, Ketua PKPP Pajampangan Surahman menegaskan bahwa PKPP dibentuk tanpa kepentingan sempit dan tidak membatasi afiliasi organisasi para kepala desa. Ia menyampaikan bahwa sebanyak 71 kepala desa di wilayah Pajampangan telah sepakat untuk mengutamakan kepentingan bersama demi kemajuan daerah. Surahman menambahkan, PKPP ingin diakui sebagai bagian dari elemen masyarakat Pajampangan yang solid dan bertanggung jawab. Pihaknya menyatakan siap menjaga dan membentengi wilayah Pajampangan dari berbagai pihak yang tidak bertanggung jawab, demi terciptanya stabilitas dan pembangunan desa yang berkelanjutan. (Dicky)
Cirebon Bidik-kasus news.com,. Jajaran Polresta Cirebon bergerak cepat melakukan penanganan bencana alam dan evakuasi banjir yang melanda Desa Winong , Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (14/12/2025) dini hari. Kegiatan penanganan banjir yang dimulai sekitar pukul 00.35 WIB tersebut dilakukan oleh personel Dalmas Satuan Samapta Polresta Cirebon yang dipimpin Kanit Dalmas Sat Samapta Polresta Cirebon, Ipda Hilson, S.H. Petugas diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak genangan air setinggi kurang lebih 100 sentimeter. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana alam. “Begitu menerima laporan adanya banjir di Desa Winong , kami langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan memastikan warga berada dalam kondisi aman. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Kombes Pol Sumarni. Dalam proses evakuasi tersebut, petugas berhasil mengevakuasi tiga orang warga, yakni Wastia (53), Bilqis Salwa Sakia Putri (15), dan Diki (29), yang seluruhnya merupakan warga Desa Winong , Kecamatan Gempol. Ketiganya dievakuasi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko yang ditimbulkan oleh banjir. Kapolresta Cirebon juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta segera melapor apabila terdapat kondisi darurat. Polresta Cirebon akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” tambahnya. Ia juga menambahkan, bahwa masyarakat untuk tidak ragu menghubungi pihak kepolisian apabila membutuhkan bantuan. “Masyarakat dapat segera menghubungi layanan hotline Polri melalui nomor 110, atau nomor pengaduan Polresta Cirebon di 0811-2497-497, serta nomor layanan CLBK Polresta Cirebon di 0813-8399-0086 apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun dalam kondisi darurat,” tambahnya. Selama kegiatan penanganan bencana dan evakuasi berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Polresta Cirebon memastikan akan terus melakukan pemantauan serta memberikan bantuan kepada warga terdampak sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi darurat. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melakukan penyegaran pada jajaran pimpinan tinggi pratama dengan melantik empat pejabat eselon IIb di Pendopo Sukabumi, Jumat, 12 Desember 2025. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Empat pejabat yang dipercaya menempati posisi baru tersebut yaitu Haerul Imam sebagai Kepala BPKAD, Sri Padmoko sebagai Kepala Dinas Perikanan, Masykur Alawi sebagai Kepala Dinas Kesehatan, dan dr. Asep Suherman sebagai Direktur RSUD Sekarwangi. Keempat pejabat tersebut merupakan hasil seleksi terbuka yang dinilai objektif dan sesuai ketentuan. Dalam arahannya, Bupati Asep Japar menyebut bahwa penugasan ini merupakan bentuk penguatan organisasi agar pelayanan pemerintahan dapat berjalan lebih efektif. Ia mengingatkan agar para pejabat mampu mengelola perangkat daerahnya dengan kepemimpinan yang kuat, cermat, dan berorientasi hasil. Bupati juga menggarisbawahi pentingnya membangun pola kerja yang sehat dan harmonis di lingkungan birokrasi. Ia menilai bahwa sinergi antara pimpinan dan staf menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Ciptakan lingkungan kerja yang saling mendukung. Ketika kekompakan terjaga, kinerja perangkat daerah akan meningkat,” ujar bupati. Ia menambahkan bahwa pelantikan ini sekaligus mengisi sejumlah posisi yang sempat lowong sehingga jalannya pemerintahan dapat kembali optimal. Bupati menegaskan bahwa pejabat yang dilantik merupakan figur dengan kompetensi terbaik sesuai hasil proses seleksi. Acara ditutup dengan harapan agar pejabat yang baru dikukuhkan dapat menunjukkan dedikasi tinggi serta membawa perubahan positif bagi peningkatan layanan publik di Kabupaten Sukabumi. ( Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi pada Senin (8/12/2025) terasa berbeda. Ribuan insan pekerjaan umum berkumpul merayakan Hari Bakti PU ke-80 tingkat kabupaten, mengangkat tema Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Sukabumi Mubarakah. Bupati Sukabumi H Asep Japar hadir secara langsung bersama Sekretaris Daerah H Ade Suryaman, disertai jajaran Forkopimda, Forkopimcam, mitra kerja DPU, hingga tamu undangan dari berbagai sektor. Di hadapan peserta upacara, Bupati menegaskan bahwa Hari Bakti PU bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat akan sejarah perjuangan pekerja umum, merujuk pada momen 3 Desember 1945 yang menjadi tonggak kelahiran kementerian ini di Indonesia. Semangat itu, kata Bupati, adalah roh pengabdian tanpa pamrih yang tertuang dalam Sapta Bakti Insan PU. “Nilai pengabdian tanpa pamrih itu menjadi fondasi etos kerja pembangunan ke depan,” ujarnya. Bupati juga menyinggung strategi pembangunan PU 608 yang kini menjadi arah bersama pemerintah pusat hingga daerah dalam menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dilakukan dengan komitmen kuat, profesionalitas, dan keberpihakan pada masyarakat. Tidak hanya bicara target pembangunan, Bupati mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana. Mulai dari pemantauan jalan dan jembatan, jaringan irigasi, hingga kesiapan alat berat serta logistik darurat menjadi perhatian khusus. “Momentum Hari Bakti PU ke-80 harus menjadi penguatan komitmen bekerja lebih profesional, berintegritas, dan berpihak kepada rakyat,” tandasnya. Di sisi lain, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini dikemas bukan hanya dalam upacara formal. Serangkaian kegiatan sosial turut dilaksanakan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kegiatan meliputi bedah rumah, penanaman pohon, pembersihan jalan, peresmian ruas jalan, bantuan bagi korban bencana, donor darah, pembinaan P3K mitra cai, hingga pemberian apresiasi untuk pegawai berprestasi,” terang Uus. Ia menegaskan bahwa deretan aksi nyata tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap pahlawan PU sekaligus sarana menanamkan kembali jiwa pelayanan dan profesionalitas di tubuh organisasi. Uus berharap kolaborasi pemerintah dan masyarakat semakin menguat, sehingga pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih adil, merata, dan berkelanjutan. “Semangat para pendahulu PU harus terus menjadi inspirasi untuk menghasilkan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati bersama Forkopimda menyerahkan penghargaan bagi pegawai berprestasi, mitra kerja, serta memberikan santunan kepada anak yatim, menutup peringatan Hari Bakti PU ke-80 dengan nuansa humanis dan penuh harapan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Goalpara Tea Park menapaki usia dua tahun. Perayaan hari jadinya berlangsung meriah, dirangkaikan dengan Festival Eksplorasi Pariwisata, Minggu (7/12/2025) di kawasan wisata Jalan Cisarua, Kecamatan Sukaraja. Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang biasa disapa Asjap hadir langsung sekaligus memberikan apresiasi atas peran Goalpara dalam perkembangan pariwisata daerah. Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menyebut Goalpara Tea Park kini menjadi salah satu ikon rekreasi masyarakat. Meski baru dua tahun berdiri, kawasan wisata ini dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata Sukabumi. ”Tempat ini telah menjelma menjadi destinasi kebanggaan warga Sukabumi,” ujarnya. Lebih jauh, Bupati menilai keberadaan Goalpara tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka ruang bagi seniman dan pelaku UMKM untuk berkembang. Dia optimis sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci majunya potensi wisata di daerah. Ia menegaskan pengembangan pariwisata harus tetap menjaga keseimbangan antara kelestarian lingkungan, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. ”Ke depan, Goalpara perlu terus berinovasi, meningkatkan kualitas SDM, memperluas kerja sama, dan memperkuat promosi digital agar semakin dikenal luas,” tambahnya. Asjap berharap, Goalpara dapat berkembang menjadi kawasan wisata edukasi berbasis lingkungan. Sementara itu, Direktur Goalpara Tea Park Iwan Wahyudin menyampaikan dua tahun perjalanan merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen pelayanan serta pengalaman terbaik bagi pengunjung. ”Dua tahun bukan waktu yang panjang, tetapi bukan perjalanan singkat. Komitmen dan kebersamaan membuat kami terus kuat,” ucapnya. Iwan menargetkan Goalpara Tea Park terus berinovasi agar menjadi salah satu destinasi favorit di Sukabumi. Perayaan HUT ke-2 berlangsung semarak dengan penyerahan Member Card Goalpara Tea Park, pemotongan tumpeng, penyerahan hadiah lomba mewarnai tingkat kabupaten, hingga pertunjukan 1.000 angklung yang dimainkan bersama Bupati Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kabupaten Sukabumi mengambil sikap tegas dalam upaya menghentikan laju penularan HIV/AIDS. Melalui Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 yang digelar di Bale Budaya Pudak Arum, Sabtu (6/12/2025). Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengumumkan penguatan program layanan, edukasi masyarakat, hingga upaya menghapus stigma yang selama ini menjadi penghalang terbesar penanganan HIV/AIDS. Acara yang melibatkan unsur pemerintahan, tenaga medis, lembaga pendidikan, organisasi sosial, tokoh agama, hingga komunitas peduli AIDS menjadi momentum deklarasi bersama. Tidak hanya berkomitmen, Sukabumi mendorong langkah konkret mulai dari akses tes HIV yang lebih luas hingga pendampingan psikososial bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Tema global “Overcoming Disruption, Transforming the AIDS Response” menjadi landasan gerak. Tidak sekadar jargon, tema ini diterjemahkan Sukabumi ke dalam target kerja yang lebih progresif melalui semangat ketahanan layanan, inklusivitas, dan percepatan pencegahan. Pemerintah daerah menegaskan, transformasi penanganan bukan lagi pilihan, tetapi kewajiban moral dan sosial. Dalam agenda tersebut, Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. menyoroti dua tantangan terbesar saat ini dikarenakan masih adanya pola pikir stigma dan masih terbatasnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini. Menurutnya, dua hal ini menjadi pintu utama penyebaran yang tidak terlihat. “Kita tidak boleh santai. HIV/AIDS tidak akan selesai jika masyarakat masih menutup mata,” tegasnya. Pemerintah daerah menargetkan penguatan intervensi edukatif untuk pelajar, mahasiswa, serta kelompok usia produktif. Program literasi bahaya HIV, sistem rujukan cepat, serta distribusi terapi ARV yang merata akan terus didorong. Peringatan HAS 2025 menutup sesi dengan penegasan yakni perjuangan bukan hanya pada fasilitas medis, tetapi pada keberanian sosial untuk mendukung ODHA sebagai sesama manusia. Sukabumi menyatakan bahwa masyarakat yang berempati adalah benteng utama sekaligus titik awal pemutusan rantai penyebaran. Perang melawan HIV/AIDS tidak menunggu esok. Sukabumi memilih bergerak hari ini. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Sebanyak 8.164 tenaga honorer di Kabupaten Sukabumi resmi beralih status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, Kamis, 4 Desember 2025. Pengambilan sumpah berlangsung dalam rangkaian upacara Peringatan HUT ke-54 KORPRI, HUT ke-80 PGRI, serta Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Sukabumi 2025. Serangkaian peringatan ini disebut bupati sebagai momentum reflektif yang mempertegas peran aparatur negara, tenaga pendidik, dan seluruh unsur pelayanan publik dalam pembangunan daerah. Bupati menegaskan bahwa pelantikan ribuan PPPK Paruh Waktu bukan hanya seremoni administratif, melainkan awal peneguhan komitmen baru dalam bekerja dan melayani masyarakat. ”Ini menjadi momentum strategis untuk merefleksikan posisi kita sebagai abdi negara. Jadikan hari ini titik semangat baru menjaga integritas dan meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik,” ujar Asep Japar. Ia mengajak KORPRI, PGRI, dan PPPK Paruh Waktu untuk memperkuat sinergi menuju penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif dan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Kolaborasi seluruh aparatur, tegasnya, menjadi kunci percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi. “Mari terus bersatu padu, menguatkan soliditas dan merangkul energi baru demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah.” Dalam kesempatan yang sama, bupati menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dalam mencerdaskan bangsa. Guru, menurutnya, merupakan fondasi pembentukan sumber daya manusia unggul dan berkarakter. Ia mengingatkan pentingnya inovasi, adaptasi teknologi, dan profesionalisme sebagai jawaban atas tantangan pendidikan masa kini. Di tengah acara, tampak rona haru juga hadir. Usep, 55 tahun, Penjaga Sekolah SMPN 2 Sagaranten, menjadi satu di antara ribuan PPPK yang dilantik. Ia mengaku bahagia setelah 15 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer. “Alhamdulillah, akhirnya bisa dilantik. Terima kasih kepada semua pihak, terutama pak bupati dan pak gubernur,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian kadeudeuh bagi purna bhakti, penyerahan penghargaan, serta apresiasi pemenang berbagai perlombaan, menjadikan pelantikan ini tidak hanya bersejarah, tetapi juga penuh nuansa syukur dan selebrasi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pengurus DPC Apdesi Merah Putih Kabupaten Sukabumi periode 2025–2030 resmi dilantik di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (1/12/2025). Pelantikan dihadiri Gubernur Jawa Barat H Dedi Mulyadi, Bupati Sukabumi H Asep Japar, Sekda H Ade Suryaman, unsur Forkopimda, anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, serta jajaran DPD Apdesi Merah Putih Jawa Barat. Susunan pengurus lengkap, mulai dari penasihat, ketua, wakil ketua, hingga jajaran anggota, dikukuhkan untuk mengemban tugas organisasi lima tahun ke depan. Gubernur Jawa Barat H Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya soliditas kepala desa dan sinkronisasi program pembangunan antara desa, kabupaten, dan provinsi. Menurutnya, kompleksitas persoalan Sukabumi hanya dapat diatasi melalui konektivitas wilayah dan perencanaan pembangunan terpadu. “Masalah Sukabumi tidak berdiri sendiri. Perbaikan infrastruktur harus terkoneksi antardesa dan antardaerah,” ujarnya. Dedi menargetkan seluruh jalan desa di Jawa Barat saling terhubung dan selesai dibeton pada 2027, sekaligus memastikan pemerintah provinsi akan mendukung kebutuhan infrastruktur dasar desa. “Kalau ada jalan rusak, jangan salahkan bupati. Tanggung jawab gubernur,” tegasnya. Ia juga mengingatkan para kepala desa untuk memperbaiki pola pikir, bekerja profesional, dan menghindari stigma negatif masyarakat. Bupati Sukabumi H Asep Japar mengapresiasi perhatian Gubernur dan meminta seluruh kepala desa di Kabupaten Sukabumi mendukung kebijakan pembangunan provinsi maupun pusat. “Ini perhatian besar untuk kita. Maka seluruh kebijakan harus didukung bersama,” kata Bupati. Asep juga menekankan pentingnya kekompakan dan komunikasi yang sehat antara desa dan pemerintah daerah agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan cepat. Ketua DPD Apdesi Merah Putih Jawa Barat, Sukarya, turut mengapresiasi pelantikan yang dinilai sebagai momentum penting, terlebih karena dihadiri langsung oleh gubernur. Ia menekankan pentingnya menjaga etika organisasi dan menyampaikan aspirasi secara benar. Sementara itu, Ketua DPC Apdesi Merah Putih Kabupaten Sukabumi, Deden Deni Wahyudin, menyatakan siap memperkuat sinergi dan mendukung program pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat. (Dicky)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon pada Sabtu (29/11/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 271 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional ciu. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 14 botol miras pabrikan berbagai merek, dan 257 botol miras tradisional ciu. Miras tersebut disita dari wilayah Kecamatan Beber, Babakan, Pabuaran, Gegesik, Susukan, Lemahabang, dan Talun, Kabupaten Cirebon. “Dalam razia ini, kami berhasil mengamankan 271 botol miras dari di wilayah Kecamatan Beber, Babakan, Pabuaran, Gegesik, Susukan, Lemahabang, dan Talun, Kabupaten Cirebon. Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Minggu (30/11/2025). Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497. Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas. “Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)