SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana sore di Surade, Kabupaten Sukabumi, tampak lebih ramai dari biasanya. Bundaran Surade dipenuhi warga yang memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa untuk ngabuburit, Kamis (19/2/2026). Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua terlihat menikmati suasana sambil bersantai bersama keluarga maupun teman. Aktivitas warga menciptakan pemandangan khas Ramadhan yang penuh kehangatan. “Kami sering datang ke sini saat ngabuburit. Suasananya ramai, jadi lebih terasa kebersamaan Ramadhannya,” ujar Yanti, salah seorang pengunjung. Selain menikmati suasana, sejumlah warga juga memanfaatkan momen tersebut untuk berbelanja makanan dan minuman berbuka. Pedagang dadakan di sekitar lokasi turut meramaikan area dengan beragam takjil dan jajanan. Keramaian ngabuburit di Bunderan Surade menjadi gambaran hidupnya aktivitas masyarakat selama bulan suci. Warga berharap Ramadhan tahun ini membawa keberkahan serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. (Dicky)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (BINROHTAL) dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Kamis (19/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Syarif Hidayatuloh, Asrama Polisi Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dan diikuti para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, anggota, serta ASN. Kegiatan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon, AKBP Eko Munarianto, S.I.K. Hadir pula Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren, Drs. K.H. Aris Ni’matullah, MAF., M.Si., yang menyampaikan tausiyah kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa BINROHTAL merupakan bagian dari pembinaan internal guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel, sekaligus memperkuat mental dan moral sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. “Menjelang Bulan Suci Ramadhan, kita harus mempersiapkan diri tidak hanya secara fisik dan operasional, tetapi juga secara spiritual. Dengan iman dan mental yang kuat, kita dapat melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh personel untuk mengikuti tausiyah dengan sungguh-sungguh serta menjadikan momentum tersebut sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas diri. Menurutnya, tantangan tugas selama Ramadhan membutuhkan kesiapan lahir dan batin agar situasi kamtibmas tetap kondusif. Dalam tausiyahnya, Ketua YLPI Buntet Pesantren mengangkat tema “Macam-Macam Ciptaan Allah SWT” yang menjelaskan perbedaan malaikat, binatang, dan manusia. Manusia, kata dia, dianugerahi akal dan nafsu, sehingga memiliki derajat mulia apabila mampu mengendalikan nafsu dengan akal dan iman. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tawasul, Surat Yasin, dan Asmaul Husna, dilanjutkan tausiyah, doa bersama, serta penutup. Seluruh kegiatan berlangsung khidmat dan lancar. Melalui kegiatan BINROHTAL ini, Polresta Cirebon berharap pembinaan rohani dan mental dapat terus dilaksanakan secara rutin guna membentuk personel Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon selama Bulan Suci Ramadhan. (Asep Rusliman)
Jakarta Utara, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan kegiatan kunjungan dan sambang ke Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di wilayah Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Sunda Kelapa, Rabu malam hingga Kamis pagi (19/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 23.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Muara Angke, Aiptu Moh. Sutiyono, dengan menyambangi para pemuda RT 12 RW 22 Muara Angke. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya di bulan Suci Ramadhan ini. Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Moh. Sutiyono menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada para pemuda. Ia mengajak generasi muda untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban umum, terutama selama bulan Ramadhan. “Kami mengimbau kepada seluruh pemuda agar tidak melakukan aksi tawuran maupun kegiatan negatif lainnya. Mari bersama-sama kita jaga keamanan dan ketertiban lingkungan, khususnya di bulan suci Ramadhan,” ujar Aiptu Sutiyono. Ditempat yang berbeda Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Napitupulu, S.H., M.H., mengajak masyarakat Pelabuhan Muara Angke untuk aktif membantu kegiatan siskamling dengan meningkatkan patroli dan pengecekan di jam-jam rawan guna mengantisipasi tindak pencurian. Warga diminta untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya. “Apabila terjadi gangguan kamtibmas atau menemukan orang yang mencurigakan di wilayah Muara Angke, segera hubungi layanan kepolisian di nomor 110, lapor ke kantor polisi terdekat, atau langsung menghubungi Bhabinkamtibmas setempat,” tambahnya. Kegiatan Patroli KRYD dan sambang berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan wilayah. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan wilayah Muara Angke tetap terjaga dalam situasi yang aman, nyaman, dan kondusif. (Red)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Squad Nusantara Macan Kumbang Bangsri menggelar kegiatan gladi bersih pada Selasa (18/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Hutan Jeruk Wangi, arah Pantai Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Gladi bersih yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Ndan Anto Gayor selaku komandan lapangan. Sebanyak 10 personel turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan, kedisiplinan, serta mempererat solidaritas antaranggota sebelum memasuki bulan Ramadan. Selain sebagai ajang latihan, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kekompakan di internal tim. Dalam arahannya, Ndan Anto Gayor menekankan pentingnya menjaga loyalitas, kekompakan, dan tanggung jawab sebagai bagian dari organisasi. Ia berharap seluruh anggota tetap solid dan mampu menjalankan setiap agenda kegiatan dengan penuh dedikasi, khususnya selama Ramadan nanti. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan di tengah nuansa alam Jeruk Wangi yang asri. Dengan terlaksananya gladi bersih ini, Squad Nusantara Macan Kumbang Bangsri diharapkan semakin siap dan kompak dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial maupun internal organisasi ke depan. (Wely)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) meluncurkan inovasi Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak daerah lainnya di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini dilakukan melalui layanan jemput bola dan sosialisasi langsung kepada perangkat daerah, sekaligus memberikan kemudahan pembayaran pajak secara non-tunai berbasis digital. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Majalengka dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel. Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam hal kepatuhan membayar pajak. “ASN harus menjadi teladan. Jika kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, maka kita sebagai aparatur pemerintah harus lebih dulu patuh. Bayar PBB dan pajak lainnya tepat waktu, apalagi sekarang sudah semakin mudah dengan sistem digital,” tegas Bupati, saat membuka acara penyerahan SPPT PBB – P2 tahun 2026 di gedung Yudha Karya , Rabu (18/2/2026). Menurutnya, pajak daerah merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. “Setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Karena itu saya mengajak seluruh ASN untuk tidak menunda kewajiban pajaknya,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar menyampaikan bahwa gerakan ini secara khusus mendorong ASN agar segera melunasi PBB serta kewajiban pajak daerah lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami mendorong seluruh ASN di lingkungan Pemkab Majalengka untuk segera melunasi PBB dan pajak daerah lainnya. Dengan pembayaran secara digital, prosesnya lebih cepat, aman, dan tercatat dengan baik,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. “Jika ASN sudah patuh, maka masyarakat akan mengikuti. Ini bukan hanya soal kewajiban, tetapi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya. Melalui Gerakan ASN Bayar Pajak Secara Digital, Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap tingkat kepatuhan pajak semakin meningkat, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah demi terwujudnya Majalengka Langkung Sae. Pada kesempatan tersebut Bupati secara langsung membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2026 pada layanan mobile secara online. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Memasuki 1 Ramadan 1447 H, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Erpa Aris Purnama, mengajak masyarakat untuk memperbanyak dzikir dan doa. “Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Mari kita isi dengan memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah SWT,” ujarnya, Rabu (18/2/2026). Ia mengingatkan bahwa Ramadan merupakan kesempatan berharga bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, memohon ampunan, serta memperbanyak doa demi kebaikan di dunia dan akhirat. “Semoga kita semua dapat meraih pahala dan keberkahan di bulan Ramadan ini,” katanya. Selain meningkatkan ibadah secara personal, Erpa juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial. Menurutnya, semangat berbagi dan saling membantu perlu terus ditumbuhkan, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menilai, makna Ramadan tidak hanya terletak pada ibadah puasa, tetapi juga pada perubahan sikap dan perilaku. Menjaga lisan, meningkatkan kesabaran, serta memperbanyak amal kebaikan menjadi bagian penting dalam menjalani bulan suci. Erpa pun berharap Ramadan tahun ini membawa suasana yang lebih tenang dan penuh kebersamaan. Ia mengajak masyarakat menjaga harmoni, meningkatkan keimanan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menyongsong bulan suci Ramadhan 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi menggelar aksi bersih-bersih di Taman Makam Pahlawan Suryakencana, Rabu (18/02/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Mashudi agar seluruh UPT Pemasyarakatan melaksanakan pembersihan fasilitas umum. Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, dan diikuti pejabat manajerial, staf, regu pengamanan, CPNS, serta peserta magang. Sebagai bagian dari program pembinaan Lapas Sukabumi, sebanyak 15 warga binaan turut dilibatkan. Pelibatan warga binaan tetap mengedepankan aspek keamanan. Seluruh peserta telah melalui sidang TPP dan berada dalam pengawasan serta pengawalan ketat petugas selama kegiatan berlangsung. Budi Hardiono menegaskan, kegiatan ini merupakan implementasi motto Pemasyarakatan, “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat.” “Kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan hadir memberi manfaat nyata. Warga binaan dibina agar memiliki kepedulian sosial, rasa tanggung jawab, dan semangat gotong royong sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya. Selain sebagai bentuk kontribusi sosial, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan makam yang bersih dan nyaman menjelang Ramadhan. Mengingat tradisi ziarah kubur yang kerap dilakukan masyarakat sebelum Ramadhan, kondisi TMP yang terawat diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kekhusyukan bagi para peziarah. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Sukabumi menegaskan komitmennya menghadirkan program pembinaan yang positif sekaligus memperkuat citra Pemasyarakatan sebagai institusi yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat. (Usep)
CIREBON Bidik-kasusnews.com,. Akselerasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cirebon kembali menunjukkan progres signifikan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dawuan Dapur 2 UUT BEEF resmi dibuka dalam suasana penuh semangat pada Rabu, 18 Februari 2026. Kehadiran dapur kedua ini menjadi tonggak penting dalam mendukung program prioritas Presiden RI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan gizi yang terukur dan higienis. Camat Tengahtani, Teddy, menyambut baik ekspansi ini. Menurutnya, pembukaan dapur kedua di wilayahnya merupakan langkah nyata dalam membawa dampak positif langsung ke masyarakat. “Hari ini kita merayakan launching SPPG Dawuan Dapur 2 UUT BEEF. Ini jelas sifatnya positif. Program MBG adalah program nasional yang menjadi prioritas Presiden. Khususnya di Kecamatan Tengahtani, manfaatnya sangat banyak dan membawa dampak positif bagi wilayah kami,” ujar Teddy Tri Susilo dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan. Senada dengan Camat, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Muhyidin, memberikan apresiasi tinggi. Ia menekankan bahwa investasi pada gizi adalah investasi pada kecerdasan bangsa. “Kami sangat mengapresiasi launching kedua ini. Dengan terpenuhinya gizi, tingkat kecerdasan akan meningkat. Program MBG ini adalah langkah konkret menuju Indonesia Emas 2045,” kata Muhyidin. Owner SPPG Dawuan Dapur 2 UUT BEEF, Bastoni, mengungkapkan bahwa fokus Dapur 2 tidak hanya pada pelajar, tetapi juga menyasar kelompok rentan lainnya yang selama ini belum terjangkau secara maksimal. “Kita masih memiliki banyak balita, ibu hamil, hingga lansia yang belum mendapatkan MBG. Mudah-mudahan setelah dapur kedua jalan, mereka dapat tercover,” jelas Bastoni kepada sejumlah wartawan. Lebih lanjut, ia menekankan aspek pemberdayaan ekonomi lokal. Bahan baku akan diambil dari wilayah Tengahtani guna menghidupkan sektor UMKM. Selain itu, program ini merambah fungsi sosial dengan menyediakan shelter bagi anak putus sekolah untuk mendapatkan hak gizi yang sama. “Termasuk kader Posyandu akan terlibat, sehingga kedepannya kita optimis bisa membuka dapur MBG ketiga,” tambahnya. Dari sisi kesiapan infrastruktur, Danramil Tengahtani, Kapten Sal Piannoor, memberikan penilaian positif terkait standar operasional di lokasi. “Dari awal kita memantau pengelolaan ini. Saya rasa sangat cukup, bahkan tempat istirahat karyawan pun memiliki standar yang bagus. Ini penting untuk menjaga kualitas layanan,” pungkas Kapten Sal Piannoor. Dengan beroperasinya SPPG Dawuan Dapur 2 UUT BEEF, diharapkan mata rantai kemiskinan dan masalah stunting di wilayah Tengahtani dapat terurai melalui integrasi gizi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi lokal. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIKASUSNEWS.COM – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci sebagai momentum memperkuat karakter sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Tabligh Akbar Majelis Taklim Kajian Ahad Pagi (Kahpi) di Masjid Baiturrahim, Selasa (17/2/2026). Di hadapan ratusan jemaah, Bobby menyoroti tantangan sosial di era digital, khususnya bagi generasi muda. Ia mengingatkan peran penting orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi. Menurutnya, pola pengawasan yang bijak dan sesuai usia menjadi kunci agar anak tidak terjebak dampak negatif media sosial. “Di era digital, jangan sampai generasi kita hanya menjadi pengeluh di media sosial. Pendidikan harus lugas, tetapi tetap bijak. Kita butuh generasi cerdas secara intelektual dan kuat dalam akhlak,” ujarnya. Selain isu karakter, Bobby menekankan kondisi darurat sampah. Merujuk pada fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang keharaman membuang sampah sembarangan. Bobby mengungkapkan bahwa TPA Cikundul menerima 183 hingga 187 ton sampah per hari. Dengan kapasitas yang ada, TPA diperkirakan hanya mampu bertahan sekitar 1,5 tahun ke depan. “Ramadan bukan hanya membersihkan hati, tetapi juga lingkungan. Mulailah memilah sampah dari rumah. Sampah organik bisa diolah menjadi kompos, sedangkan non-organik memiliki nilai ekonomi melalui bank sampah,” ajaknya. Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menyinggung capaian Kota Sukabumi yang menempati peringkat pertama kota tertoleran di Jawa Barat dan keenam secara nasional. Ia menilai kerukunan umat beragama menjadi faktor penting dalam mendorong stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi. “Predikat kota toleran bukan sekadar penghargaan. Ini menjadi modal besar dalam menciptakan iklim investasi dan membuka peluang usaha,” katanya. Kegiatan turut dihadiri Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, dan ditutup tausiyah oleh Subki Al-Bughuri yang mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik guna menunjang ibadah Ramadan. Pemerintah Kota Sukabumi sendiri terus menggencarkan edukasi kesadaran lingkungan, termasuk melalui program pembelajaran pengelolaan sampah bagi siswa usia dini. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi kembali menegaskan pentingnya toleransi dan kerukunan sosial sebagai landasan strategis pembangunan daerah. Komitmen tersebut diperkuat seiring capaian Kota Sukabumi yang meraih peringkat pertama kota tertoleran di Jawa Barat dan posisi keenam secara nasional. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyatakan bahwa harmoni dalam keberagaman bukan sekadar simbol sosial, melainkan modal penting bagi stabilitas dan kemajuan kota. “Kondisi masyarakat yang rukun menciptakan rasa aman, memperkuat kepercayaan publik, dan mendorong optimisme pembangunan,” ujarnya usai menghadiri perayaan Imlek di Vihara Widhi Sakti, Senin malam (16/2/2026). Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Kapolres Sukabumi Kota Sentot Kunto Wibowo, jajaran perangkat daerah, serta perwakilan organisasi lintas agama. Menurut Ayep, Pemkot Sukabumi tengah menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem toleransi melalui kebijakan yang lebih solid. Salah satu upaya yang ditempuh yakni mendorong regulasi terkait toleransi dan kerukunan hidup beragama agar memiliki payung hukum yang lebih kuat. “Penguatan regulasi menjadi kunci keberlanjutan program, termasuk dalam memastikan konsistensi kebijakan dan dukungan anggaran,” jelasnya. Ia menilai, stabilitas sosial yang terjaga memiliki dampak langsung terhadap berbagai sektor pembangunan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas layanan publik, hingga daya tarik investasi daerah. Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota, Sentot Kunto Wibowo, menegaskan kesiapan jajaran kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada kegiatan masyarakat yang bersifat keagamaan maupun budaya. “Kami memastikan situasi keamanan tetap terkendali sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman,” tegasnya. Pengamanan kegiatan, lanjutnya, dilaksanakan sesuai prosedur standar, termasuk pengaturan arus lalu lintas dan pengawasan di sekitar lokasi acara. Dengan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian dalam indeks toleransi di tingkat nasional. (Usep)