SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Jampangkulon melakukan monitoring terhadap pelaksanaan proyek pengaspalan jalan di Kampung Cikadu, Desa Padajaya, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan pembangunan yang didanai melalui Dana Desa berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Monitoring dipimpin Sekretaris Kecamatan Jampangkulon, Dadun, didampingi unsur pembina dan pengawas (Binwas), perangkat kecamatan, serta Sekretaris Desa Padajaya. Peninjauan dilakukan untuk mengecek langsung progres pekerjaan sekaligus memastikan kesesuaian volume dan mutu konstruksi di lapangan. Pembangunan jalan tersebut menggunakan alokasi Dana Desa sebesar Rp100 juta. Ruas yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 400 meter dengan lebar 2 meter dan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah Kampung Cikadu. Menurut Dadun, pengawasan lapangan merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam memastikan setiap program pembangunan desa dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. “Monitoring ini dilakukan agar hasil pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi, selesai tepat waktu, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. Di sisi lain pengelolaan Dana Desa juga harus dilaksanakan secara transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan, tambah dia. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, termasuk akses menuju lahan pertanian, distribusi hasil panen, hingga mobilitas warga sehari-hari yang pada akhirnya mampu mendukung peningkatan perekonomian desa. Pemerintah Kecamatan Jampangkulon menegaskan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di seluruh desa. “Hal ini dilakukan sebagai upaya memastikan setiap program berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus memperkuat edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui program Police Go To School (PGTS). Kegiatan tersebut digelar di SMAN 1 Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada Senin (20/7/2026). Dalam kegiatan itu, Kasat Lantas Polres HSU, IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd, bertindak sebagai pembina upacara. Ia didampingi Kanit Kamsel Sat Lantas Polres HSU, Aipda Eddy Gusfa, serta Banit Kamsel Briptu Rio Dwian Putra. Program Police Go To School merupakan bagian dari implementasi Polantas KARIB (Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas) yang bertujuan mempererat hubungan Polri dengan kalangan pelajar sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dalam amanatnya, IPTU Tri Widodo Setiawan mengajak para siswa untuk menjadi generasi yang disiplin, berintegritas, serta selalu mematuhi aturan, baik di lingkungan sekolah maupun saat berada di jalan raya. Ia juga menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak usia dini. Selain memberikan edukasi mengenai etika berkendara dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, Kasat Lantas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar para pelajar menjauhi perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, termasuk aksi balap liar dan pelanggaran lalu lintas. Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres HSU berharap para siswa mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran serta kepatuhan terhadap aturan, diharapkan dapat tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para siswa serta pihak sekolah, mencerminkan sinergi positif antara Polri dan dunia pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang sadar hukum dan peduli terhadap keselamatan di jalan. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kehadiran Jembatan Garuda Suci membawa harapan baru bagi masyarakat di Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur yang menghubungkan wilayah Sukamantri dan Cikaret itu kini resmi difungsikan setelah rampung dibangun melalui kolaborasi TNI bersama masyarakat dalam waktu sekitar 35 hari. Peresmian jembatan dilakukan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih didampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Senin (20/7/2026). Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas di berbagai daerah. Bagi warga, keberadaan jembatan ini mengakhiri keterbatasan akses yang selama bertahun-tahun dirasakan. Jalur yang sebelumnya hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua kini sudah dapat digunakan kendaraan roda empat, sehingga distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan menjadi lebih mudah. “Alhamdulillah sekarang mobil sudah bisa melintas. Kalau dulu harus mencari jalan lain yang lebih jauh. Sekarang semuanya lebih cepat,” ujar Udat (72), warga Cikaret. Menurutnya, perubahan tersebut memberikan dampak nyata terhadap aktivitas masyarakat sehari-hari. Selain memangkas waktu tempuh, biaya transportasi juga menjadi lebih efisien. Warga lainnya, Lina, menuturkan jembatan tersebut juga berfungsi sebagai jalur alternatif saat arus lalu lintas di ruas jalan utama mengalami kepadatan. Keberadaannya dinilai semakin memperlancar mobilitas masyarakat menuju sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan pembangunan Jembatan Garuda Suci menjadi bukti bahwa kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga. Menurutnya, jembatan bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi karena memperlancar distribusi barang, hasil pertanian, dan aktivitas masyarakat. “Manfaatnya akan dirasakan dalam banyak sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan sosial. Karena itu kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan ini,” ujarnya. Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih berharap Jembatan Garuda Suci dapat menjadi sarana yang memperkuat hubungan antarwarga sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Dalam rangkaian peresmian tersebut, pemerintah bersama TNI juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan dengan warga sekitar. (Dicky)

Bidik-kasusnews.com,Ketapang,Kalimantan Barat Sungai Pawan kembali menjadi sorotan. Di tengah musim kemarau ketika masyarakat menggantungkan kebutuhan air dari aliran sungai tersebut, muncul dugaan bahwa aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali berlangsung di beberapa wilayah wilayah Kecamatan Sandai yaitu Desa Sandai Kiri, Desa Petai Patah, dan Desa Penjawaan.   Dua oknum Kades Kecamatan Sandai yang terlibat yaitu : 1. Kades penjawaan suhanadi 2. Kades Petai Patah Norman Berdasarkan pantauan awak media pada Sabtu, 18 Juli 2026, serta informasi dari sejumlah warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, sejumlah ponton diduga beroperasi selama sekitar satu minggu terakhir dan disebut lebih aktif pada malam hari. Seolah menjadi ironi, suara mesin ponton dikabarkan terdengar nyaris setiap hari, sementara masyarakat berharap pengawasan terhadap dugaan aktivitas tersebut juga terdengar gaungnya. Satirnya sederhana: jangan sampai sungai yang keruh justru lebih mudah terlihat daripada kepastian penegakan hukum. Menurut keterangan warga, kondisi Sungai Pawan kini semakin keruh sehingga dikhawatirkan mengganggu kebutuhan masyarakat untuk mandi,mencuci, dan keperluan sehari-hari.Sejumlah nelayan juga mengaku hasil tangkapan ikan menurun yang menurut mereka diduga berkaitan dengan aktivitas di sungai. Awak media kemudian meminta konfirmasi kepada Kepala Desa Sandai Kiri. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini belum menerima laporan resmi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas PETI tersebut. Meski demikian, apabila informasi itu benar, pemerintah desa menyatakan akan melakukan penelusuran sebagaimana pernah dilakukan sebelumnya bersama aparat terkait. Di tengah situasi tersebut, beredar pula berbagai dugaan dan informasi dari masyarakat mengenai kemungkinan adanya pembiaran atau keterlibatan pihak tertentu. Hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan belum terbukti melalui proses hukum. Oleh karena itu, media tidak menyimpulkan kebenaran atas dugaan tersebut dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Masyarakat berharap apabila dugaan aktivitas PETI terbukti, aparat penegak hukum mengambil langkah yang profesional, transparan, dan konsisten sehingga memberikan efek jera serta mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas. Potensi Pelanggaran Hukum Apabila hasil penyelidikan membuktikan adanya aktivitas PETI, ketentuan hukum yang dapat diterapkan antara lain: Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang mengatur pidana bagi setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, apabila terbukti terjadi pencemaran atau kerusakan lingkungan. Jika dalam proses hukum ditemukan adanya penyalahgunaan kewenangan oleh pejabat atau aparatur, penanganannya dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku berdasarkan alat bukti yang sah. Hak Jawab dan Keberimbangan Pemberitaan ini disusun berdasarkan hasil pemantauan lapangan dan keterangan narasumber serta konfirmasi kepada pemerintah desa. Sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, media membuka ruang hak jawab bagi kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah desa, maupun pihak lain yang berkepentingan untuk memberikan klarifikasi. Dengan demikian, informasi yang diterima publik diharapkan tetap berimbang, akurat, dan menghormati proses hukum yang berlaku. Kritik terhadap dugaan lemahnya pengawasan tidak boleh menggantikan pembuktian hukum, tetapi juga tidak boleh menghalangi upaya masyarakat untuk mendorong penegakan hukum dan perlindungan lingkungan. Sumber: Warga Masyarakat Sandai & Team Investasi Awak Media

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Srikandi Squad Nusantara PAC Tahunan kembali menunjukkan dedikasinya dalam mendukung kegiatan masyarakat dengan mengamankan jalannya partai final Turnamen Sepak Bola Hadlirin Cup U-40 yang digelar di Lapangan Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Minggu (19/7/2026). Laga final yang dimulai pukul 15.30 WIB mempertemukan PS Putra Mantingan melawan PS Putra Kerapyak dalam perebutan gelar juara. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal dengan kedua tim saling menekan hingga waktu normal berakhir imbang 1-1.   Penentuan juara pun dilanjutkan melalui adu penalti. Dalam drama adu penalti yang berlangsung menegangkan, PS Putra Mantingan akhirnya berhasil keluar sebagai juara setelah menang dengan skor 5-4 atas PS Putra Kerapyak.   Ribuan penonton yang memadati lapangan membuat panitia melibatkan Srikandi Squad Nusantara PAC Tahunan untuk membantu pengamanan, khususnya di pintu masuk dan pengelolaan penjualan tiket (HTM). Dengan sikap ramah namun tegas, para personel mampu menjalankan tugas secara profesional sehingga pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.   Ketua PAC Tahunan Korps Kesatria Squad Nusantara, H. Purwanto, menerjunkan lima personel Srikandi yang dipimpin Sri Ambarwati atau yang akrab disapa Mamaci, didampingi Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Didik Sumarto. H. Purwanto menyampaikan apresiasi atas kinerja para personelnya yang dinilai telah menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. “Kami selalu menanamkan kepada seluruh anggota bahwa kehadiran Squad Nusantara adalah untuk mengabdi kepada masyarakat dan menjaga nama baik organisasi. Bukan semata-mata karena materi, tetapi sebagai bentuk pengabdian dan loyalitas,” ujarnya.   Pertandingan final tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya anggota DPRD Provinsi Andang, Petinggi Desa Mantingan Ahmad Syafii, perwakilan KSKP Desa Ngabul Luri, serta Bhabinkamtibmas Desa Mantingan yang turut memantau jalannya pertandingan.   Perwakilan panitia, Mas Temon, menyampaikan rasa terima kasih kepada Squad Nusantara PAC Tahunan atas dukungan dan kerja sama selama pelaksanaan turnamen. “Kami sangat mengapresiasi bantuan dari Squad Nusantara, khususnya Srikandi PAC Tahunan. Berkat kerja sama yang baik, seluruh rangkaian Turnamen Hadlirin Cup U-40 dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses hingga pertandingan final,” katanya.   Keikutsertaan Srikandi Squad Nusantara PAC Tahunan dalam pengamanan kegiatan olahraga ini menjadi bukti nyata komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendukung setiap kegiatan positif, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif.(Wely)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Sukabumi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Putra pada ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025. Dia adalah Muhfid Abdillah, santri cilik asal Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade. Muhfid merupakan putra pasangan Ustadz Ginanjar dan Siti Robiah. Ia lahir dan dibesarkan di Kampung Cipeundeuy RT 13 RW 05, Desa Cipeundeuy, dalam lingkungan keluarga yang menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini. Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Cipeundeuy. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, mengaku bangga atas capaian yang diraih salah satu putra terbaik desanya. “Prestasi Muhfid menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Cipeundeuy. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mencintai Al-Qur’an dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Bakang, Minggu (19/7/2026). Ia juga mendoakan agar ilmu dan hafalan Al-Qur’an yang dimiliki Muhfid menjadi bekal yang bermanfaat sepanjang hidupnya. “Semoga setiap ayat Al-Qur’an yang telah dihafalkan menjadi keberkahan dan investasi kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Pemerintah Desa Cipeundeuy akan terus memberikan dukungan kepada anak-anak yang berprestasi, baik di bidang keagamaan maupun bidang lainnya,” tambahnya. Prestasi yang diraih Muhfid Abdillah menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, serta pendidikan agama yang kuat mampu mengantarkan generasi muda meraih prestasi hingga tingkat provinsi. Keberhasilan tersebut sekaligus mengharumkan nama Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, dan Kabupaten Sukabumi di tingkat Jawa Barat. (Dicky)

JEMBER, Bidik-kasusnews.com – Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 509/Balawara Yudha (BY) Kostrad, Letkol Inf Juni Fitriyan, S.H., M.H.I., M.Han., memimpin Upacara Bendera 17-an yang digelar di Lapangan Yonif 509/BY Kostrad, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh prajurit sebagai wujud penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih sekaligus memperkuat semangat nasionalisme, disiplin, dan pengabdian kepada bangsa serta negara. Dalam upacara tersebut, Danyonif 509/BY membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme prajurit, penguatan soliditas satuan, serta penegakan disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas. Kasad juga mengingatkan seluruh prajurit TNI Angkatan Darat agar senantiasa menjaga kehormatan pribadi dan nama baik satuan, menghindari segala bentuk pelanggaran hukum maupun disiplin, serta mengamalkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Jam Komandan yang dipimpin langsung oleh Letkol Inf Juni Fitriyan. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya meningkatkan kesiapan operasional melalui latihan yang terencana, terukur, dan berkesinambungan agar setiap prajurit selalu siap menghadapi berbagai dinamika tugas. Selain kesiapan operasional, Danyonif juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kebugaran fisik, kesehatan, serta meningkatkan rasa tanggung jawab dalam setiap amanah yang diberikan. Menurutnya, prajurit yang profesional harus memiliki kemampuan, integritas, dan disiplin yang tinggi. Tak hanya itu, Letkol Inf Juni Fitriyan menekankan pentingnya memperkuat loyalitas, soliditas, dan kebersamaan di lingkungan Yonif 509/BY Kostrad. Ia juga mengimbau seluruh prajurit agar bijak dalam menggunakan media sosial, menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi, serta selalu menjaga citra positif TNI di tengah masyarakat. Melalui pelaksanaan Upacara Bendera 17-an yang dirangkaikan dengan Jam Komandan, Yonif 509/BY Kostrad berharap seluruh Ksatria Condromowo semakin memperkokoh jiwa nasionalisme, meningkatkan profesionalisme, dan mempertegas komitmen untuk memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Sukabumi. Wartawan senior Media Barindo Jabar, Dudi Surahman, meninggal dunia pada Sabtu, 18 Juli 2026, setelah menjalani perawatan akibat sakit yang telah lama dideritanya di Rumah Sakit Bunut, Kota Sukabumi. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekan seprofesi. Sosok Dudi Surahman dikenal sebagai jurnalis yang telah lama mengabdikan diri dalam dunia pers, khususnya meliput berbagai peristiwa di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. Sahabat dekat almarhum, Babas, mengatakan bahwa jenazah telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Koleberes, Kota Sukabumi, yang juga merupakan kawasan tempat tinggal almarhum bersama keluarganya. Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir dari berbagai kalangan. Rekan-rekan sesama wartawan mendoakan agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, memberikan husnul khatimah, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Dedikasi Dudi Surahman dalam menjalankan profesi jurnalistik menjadi warisan yang akan selalu dikenang. Semasa hidupnya, ia dikenal aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat dan turut berkontribusi dalam perkembangan dunia pers di Sukabumi. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan, Dudi Surahman. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan magfirah-Nya, serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. (Dicky)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Program Pra-TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menunjukkan progres positif. Salah satu sasaran fisik yang menjadi prioritas adalah pembangunan jalan rabat beton di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, guna meningkatkan akses transportasi dan mobilitas masyarakat. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan, Sabtu (18/7/2026), personel Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong mempercepat proses pengecoran jalan sepanjang 210 meter dengan lebar 2 meter. Pembangunan ini diharapkan mampu menggantikan kondisi jalan sebelumnya yang masih berupa tanah berbatu dan kerap licin saat musim hujan. Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung selaku Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan sekaligus mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari. Menurutnya, akses jalan yang baik akan memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, mulai dari kelancaran transportasi, kemudahan anak-anak menuju sekolah, hingga memperlancar distribusi hasil pertanian dan usaha masyarakat di wilayah Kelurahan Pinang Jaya. “Pembangunan jalan ini bukan hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya. Kelancaran pekerjaan didukung oleh ketersediaan material konstruksi yang terus dipasok ke lokasi, termasuk semen dan pasir untuk kebutuhan pengecoran. Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan warga, mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD. Melalui program TMMD ke-129, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung berharap pembangunan jalan rabat beton ini dapat segera diselesaikan sesuai target sehingga masyarakat dapat menikmati akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan layak digunakan dalam mendukung aktivitas sehari-hari. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Program Pra-TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung terus menyasar pembangunan sarana yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu fokus pekerjaan saat ini adalah renovasi Mushola Baitul Saudah di Jalan Nangka 2 Gang Alpukat RT 04, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, termasuk pembangunan fasilitas sanitasi untuk mendukung kenyamanan jamaah. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Pra-TMMD, Sabtu (18/7/2026), Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mempercepat pembangunan tempat wudhu, area cuci, serta fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) berukuran 2 x 1 meter di lingkungan mushola. Hingga saat ini, progres pembangunan fisik MCK telah mencapai sekitar 60 persen. Sementara itu, pembangunan septic tank sebagai bagian dari sistem sanitasi juga hampir rampung dengan capaian sekitar 90 persen. Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai di rumah ibadah merupakan bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah sekaligus mendukung pola hidup bersih dan sehat. “Tempat wudhu dan fasilitas sanitasi yang layak akan memberikan kenyamanan bagi jamaah serta menciptakan lingkungan rumah ibadah yang lebih bersih, sehat, dan representatif,” ujarnya. Untuk mendukung percepatan pembangunan, distribusi material terus dilakukan ke lokasi. Persediaan semen dan pasir ditambah agar proses plesteran dinding, penyelesaian struktur bangunan, serta tahapan pekerjaan lainnya dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Program renovasi Mushola Baitul Saudah menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-129 yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kelurahan Pinang Jaya. Selain memperbaiki kualitas bangunan, program ini juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam membangun fasilitas ibadah yang lebih nyaman dan layak digunakan. (Agus)