Palembang, Bidik-kasusnews.com – Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar pemeriksaan sikap tampang personel sekaligus pengecekan kendaraan dinas di Markas Komando (Mako) Satbrimob Polda Sumsel, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat disiplin, profesionalisme, dan kesiapan operasional personel dalam menjalankan tugas kepolisian. Pemeriksaan diawali dengan pengecekan sikap tampang terhadap personel staf Satbrimob dan Detasemen Gegana yang dipimpin oleh Kasi Provos Satbrimob Polda Sumsel, AKP Eko Budiono. Aspek yang diperiksa meliputi kerapian penggunaan seragam dinas, kelengkapan identitas anggota, kebersihan diri, potongan rambut, hingga penampilan personel sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri. Pengecekan tersebut bertujuan memastikan setiap personel tetap menjaga disiplin dan profesionalisme sebagai representasi institusi Polri, sekaligus mendukung pelaksanaan tugas dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Setelah pemeriksaan personel, kegiatan dilanjutkan dengan inspeksi kendaraan dinas yang dipimpin Kasubbagrenmin Satbrimob Polda Sumsel, Kompol Moklis, S.H. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh kendaraan operasional untuk memastikan kondisinya tetap layak pakai dan siap diterjunkan kapan saja. Tim pemeriksa mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari kelengkapan administrasi kendaraan, kondisi mesin, sistem pengereman, lampu, ban, kebersihan kendaraan, hingga perlengkapan keselamatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana operasional berada dalam kondisi prima guna mendukung mobilitas personel saat menjalankan tugas di lapangan. Satbrimob Polda Sumsel menegaskan bahwa pemeriksaan berkala terhadap personel maupun kendaraan dinas merupakan bagian dari komitmen menjaga kualitas pelayanan kepolisian. Selain meningkatkan kedisiplinan, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab anggota dalam merawat aset negara yang menjadi penunjang utama pelaksanaan tugas. Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Dengan kesiapan sumber daya manusia serta kendaraan operasional yang optimal, Satbrimob Polda Sumsel diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas serta memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis kepada masyarakat. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Sungai Pandan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukumnya. Monitoring dilakukan di lahan pertanian yang berada di Desa Sungai Pinang dan Desa Tambalang Kecil, Kecamatan Sungai Pandan, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 14.00 Wita tersebut dipimpin oleh personel Polsek Sungai Pandan sebagai bagian dari upaya pendampingan terhadap program ketahanan pangan nasional yang tengah dijalankan pemerintah. Monitoring dilaksanakan oleh Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut., Aipda Eddy Khairudin, S.H., dan Briptu Ahmad Hasan dengan menggunakan satu unit kendaraan dinas roda empat menuju lokasi pertanian. Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui tanaman jagung di kedua desa tersebut hanya tumbuh sebagian. Sejumlah lahan mengalami gagal tanam setelah terdampak banjir yang dipicu tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Meski menghadapi kendala akibat faktor cuaca, jajaran Polsek Sungai Pandan tetap melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap perkembangan tanaman sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program swasembada jagung. Hasil monitoring ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi para petani dan pihak terkait dalam menentukan langkah penanganan agar produktivitas lahan dapat kembali meningkat. Kapolsek Sungai Pandan menegaskan bahwa kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Senyum sumringah tak bisa disembunyikan dari wajah Sudirin, warga Jalan Mata Air, Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling. Rumah berukuran 6×6 meter miliknya yang semula jauh dari kata layak, kini mulai bersolek dan berdiri kokoh di hari ke-7 pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL, Rabu (22/7). Dengan dukungan cuaca cerah sepanjang hari, 4 personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu menuntaskan plesteran dinding dan merangkai kusen pintu. Pasokan 35 dus keramik yang tiba di lokasi menjadi sinyal bahwa hunian impian keluarga Sudirin tak lama lagi siap dihuni. “Dulu kalau hujan selalu cemas. Sekarang berkat bantuan Bapak Dansatgas Kolonel Roni Hermawan dan para Babinsa, rumah kami dibangun jadi bagus. Terima kasih banyak TNI,” ungkap Sudirin terharu. Pemandangan serupa terlihat di sasaran fisik lainnya. Di Jalan Nangka-1, pembangunan fasilitas MCK-5 seluas 3×2,5 meter kini sudah mencapai 55 persen. Dinding batu bata merah tampak hampir rampung dikerjakan. Tak jauh dari situ, pengerjaan sumur bor, tempat wudhu, dan instalasi pipa air bersih terus dipacu untuk memenuhi kebutuhan dasar warga Pinang Jaya. Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan mengungkapkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kunci utama percepatan TMMD. “Semangat gotong royong warga Pinang Jaya luar biasa. Walaupun personel terbagi efisien di beberapa titik, pekerjaan terasa cepat karena masyarakat ikut terlibat aktif dari awal,” ujar Perwira Menengah TNI AD tersebut. (Agus)
BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com Satgas TMMD ke-129 Kodim 0410/KBL merilis rekapitulasi capaian pengerjaan fisik hari ke-7 di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung. Seluruh pengerjaan pada Rabu (22/7) berjalan lancar berkat cuaca cerah di pagi, siang, hingga sore hari. Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan menjelaskan, seluruh Babinsa di lapangan disebar untuk memimpin pengerjaan di lima titik sasaran fisik utama dengan rincian progres sebagai berikut: • RTLH Bpk. Sudirin (Jl. Mata Air): Ukuran 6×6 meter. Pekerjaan meliputi pemasangan sloof, batu bata, kusen, plester, dan pengacian dinding. Progres fisik mencapai 58% dengan logistik masuk 35 dus keramik. • RTLH Bpk. Hendi (Jl. Mata Air): Ukuran 6×6 meter. Pengerjaan plester dinding dan kusen mencapai 20% dengan dukungan material 10 kotak keramik. • RTLH Bpk. Hasanudin (Jl. Walet): Ukuran 6×6 meter. Tahap pasangan batu bata berjalan 15%. • MCK-5 (Jl. Nangka-1): Ukuran 3×2,5 meter. Pemasangan dinding bata sudah 90%, total progres fisik 55%. • Fasilitas Sumur Bor & Wudhu: Tahap pengeboran, plester/pengacian dinding, serta pemasangan saluran pipa air kamar mandi. “Kami terus mendorong mobilisasi material secara berkala agar tidak ada titik pekerjaan yang terhenti. Koordinasi antara Babinsa dan warga di lapangan menjadi instrumen penting agar seluruh target rampung sebelum penutupan,” tandas Kolonel Arm Roni Hermawan. (Agus)
BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com Memasuki hari ke-7 pelaksanaan TMMD ke-129 TA 2026, Komandan Satgas Kolonel Arm Roni Hermawan menargetkan percepatan penyelesaian sisa sasaran fisik di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Rabu (22/7). Dua fokus pengerjaan yang menjadi perhatian yakni penuntasan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan penyediaan sarana air bersih melalui penyiapan sumur bor, MCK, serta tempat wudhu. Di lokasi RTLH Bpk. Sudirin (Jl. Mata Air), capaian pengerjaan menjadi yang tertinggi yakni 58 persen usai perampungan sloof, kusen, dan plesteran dinding. Sementara untuk sarana publik, MCK-5 di Jalan Nangka-1 telah mencapai progres 55 persen, serta pengerjaan jaringan pipa dan sumur bor terus diakselerasi. “Kondisi cuaca cerah sepanjang hari ini sangat membantu percepatan penataan dinding dan pengeringan semen. Seluruh jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL kami intruksikan tetap menjaga faktor keamanan dan standar mutu bangunan demi manfaat maksimal bagi masyarakat,” singkat Kolonel Arm Roni Hermawan. (Agus)
Bidik-kasusnews.com BANDAR LAMPUNG — Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0410/KBL terus mengakselerasi pengerjaan infrastruktur fisik di Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Rabu (22/7). Di bawah komando Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL bersama masyarakat setempat memanfaatkan cuaca cerah yang bertahan sejak pagi hingga sore hari untuk memacu target pengerjaan. Fokus utama pembangunan hari ini menyasar pada tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta sarana sanitasi warga. Pembangunan RTLH milik Sudirin di Jalan Mata Air (ukuran 6×6 meter) mencatatkan progres paling signifikan, yakni mencapai 58 persen. Tim di lapangan menyelesaikan pemasangan sloof, batu bata, kusen pintu dan jendela, hingga pengacian dinding, disusul masuknya pasokan material 35 dus keramik. “TMMD bukan sekadar program rutin, melainkan wujud kepedulian nyata TNI untuk meningkatkan taraf hidup warga. Kita perketat pengawasan kualitas material dan pengerjaan agar bangunan ini kokoh dan memberikan kenyamanan jangka panjang bagi pemiliknya,” tegas Kolonel Arm Roni Hermawan. Sementara itu, dua lokasi RTLH lainnya juga terus berjalan. Rumah milik Hendi di Jalan Mata Air mencatatkan progres 20 persen melalui pekerjaan plesteran dan pasangan kusen. Adapun rumah Hasanudin di Jalan Walet berada di tahap awal pengerjaan pasangan batu bata dengan capaian 15 persen. Selain hunian, fasilitas kesehatan lingkungan turut digenjot. Pembangunan MCK-5 di Jalan Nangka-1 (ukuran 3×2,5 meter) telah mencapai progres 55 persen dengan pengerjaan dinding batu bata menyentuh 90 persen. Di titik lain, tim Satgas memokuskan pengerjaan pada proyek sumur bor yang dilengkapi fasilitas MCK dan tempat wudhu, meliputi pengacian, plesteran, hingga instalasi saluran pipa air. Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Cimanggu Dusep Sadeli mendampingi Pemerintah Desa Sukamanah dalam kegiatan Penilaian Pemaparan Anugrah Desa Mubarokah Tahun 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Cibitung, Selasa (21/7/2026). Penilaian ini diikuti sembilan desa yang menjadi perwakilan dari sembilan kecamatan di Wilayah VI Jampangkulon. Desa Sukamanah dipercaya mewakili Kecamatan Cimanggu dengan menampilkan berbagai inovasi, capaian pembangunan, serta program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan. Kepala Desa Sukamanah, Rahmat Kurnia, memaparkan sejumlah keberhasilan desa di hadapan tim penilai. Presentasi tersebut turut didukung oleh perangkat desa dan Tim Penggerak PKK Desa Sukamanah yang menjelaskan berbagai program pemberdayaan keluarga serta kegiatan yang telah dijalankan di tingkat desa. Camat Cimanggu Dusep Sadeli mengatakan keikutsertaan Desa Sukamanah merupakan bentuk kepercayaan sekaligus kebanggaan bagi Kecamatan Cimanggu. Menurutnya, desa tersebut dinilai mampu menampilkan potensi dan hasil pembangunan yang telah dicapai selama ini. “Kami mengapresiasi seluruh jajaran Pemerintah Desa Sukamanah yang telah mempersiapkan diri dengan baik. Semoga apa yang dipaparkan dapat menjadi nilai tambah dan memberikan hasil terbaik bagi Kecamatan Cimanggu,” ujar Dusep. Sementara itu, proses penilaian dilakukan oleh tim dari DPMD Kabupaten Sukabumi yang terdiri atas Subkoordinator SDM Bidang Pemerintahan Desa Soni Sondani, Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa Agus Manggala, serta perwakilan TP PKK Kabupaten Sukabumi. Selain melakukan penilaian terhadap materi pemaparan, tim juga memberikan berbagai masukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, pengembangan potensi lokal, serta pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan Anugrah Desa Mubarokah Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap setiap desa terus meningkatkan inovasi, pelayanan publik, dan pembangunan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Sukabumi Mubarokah, Maju, Unggul, Berbudaya, dan Barokah. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kota Sukabumi bersama Pemerintah Kota Sukabumi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Selasa (21/7/2026). Paripurna dipimpin Ketua DPRD Wawan Juanda dan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Andang Tjahjandi, anggota DPRD, serta jajaran perangkat daerah. Kesepakatan tersebut menandai berakhirnya proses pembahasan laporan pertanggungjawaban keuangan daerah tahun 2025 di tingkat legislatif. Dalam sidang yang sama, DPRD juga menyampaikan hasil reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang memuat berbagai aspirasi masyarakat dari seluruh daerah pemilihan. Juru Bicara Panitia Khusus DPRD, Suhud Jaya Kusuma, menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Sukabumi kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. “Raihan tersebut menjadi yang ke-12 kali secara berturut-turut,” ungkap Suhud. Dia menambahkan, capaian itu menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan. Pansus juga mencatat sejumlah prestasi lain, termasuk keberhasilan Kota Sukabumi meraih penghargaan terbaik kedua dalam kategori pengendalian inflasi tingkat Jawa dan Bali pada tahun 2026. DPRD turut mengapresiasi langkah pemerintah yang telah merealisasikan insentif bagi ketua RT dan RW, serta menganggarkan kembali Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) pada APBD Perubahan 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan berbasis lingkungan. Meski demikian, legislatif menilai masih terdapat pekerjaan rumah dalam memperkuat kemampuan fiskal daerah. Rasio kemandirian keuangan Kota Sukabumi tercatat 37,16 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya, namun ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih berada pada kisaran 62,84 persen. Atas kondisi tersebut, DPRD merekomendasikan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak dan retribusi, pembaruan data potensi pendapatan, serta pemberian insentif bagi perangkat daerah yang mampu melampaui target penerimaan. Panitia Khusus juga menyoroti besaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang dinilai perlu ditekan agar serapan anggaran pembangunan dapat lebih maksimal dan tepat waktu. Menanggapi pandangan DPRD, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyatakan bahwa seluruh masukan legislatif akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan APBD. Ia menegaskan bahwa pembahasan pertanggungjawaban anggaran bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari upaya memastikan setiap penggunaan anggaran daerah dilakukan secara akuntabel, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Setelah memperoleh persetujuan bersama DPRD dan pemerintah daerah, Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 selanjutnya akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah. (Usep)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Sumsel Tahun 2026 yang mengusung tema “Penguatan Fungsi Perencanaan Guna Mendukung Pengawalan Program Prioritas Nasional.” Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan kebijakan perencanaan dan penganggaran guna mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah secara efektif dan akuntabel. (detiknews) Rakernis dibuka oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dan dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Sumsel, para Kepala Satuan Kerja, serta jajaran personel yang membidangi fungsi perencanaan dari seluruh satuan kerja dan satuan wilayah Polda Sumsel. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta memperoleh arahan terkait penyusunan program kerja, pengelolaan anggaran, serta strategi peningkatan kualitas perencanaan yang selaras dengan kebijakan pemerintah dan Program Presisi Polri. (detiknews) Keikutsertaan Dansat Brimob Polda Sumsel menunjukkan komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung penguatan tata kelola organisasi melalui perencanaan yang terarah, terukur, dan berbasis kebutuhan. Perencanaan yang matang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas operasional, pembinaan personel, serta pelayanan kepada masyarakat. Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa hasil Rakernis akan menjadi pedoman bagi Satbrimob Polda Sumsel dalam menyusun program kerja dan mengoptimalkan penggunaan anggaran secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Dengan demikian, seluruh pelaksanaan tugas Satbrimob dapat berjalan secara profesional serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengawalan program prioritas nasional dan terpeliharanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna Ke-10 Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Utama DPRD, Selasa (21/7/2026). Sidang tersebut membahas dua agenda utama, yakni pengambilan keputusan terhadap Raperda Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat serta penyampaian nota pengantar Raperda perubahan badan hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, S.IP., didampingi Wakil Ketua I Yudha Sukmagara, Wakil Ketua II H. Usep, dan Wakil Ketua III Ramzi Akbar Yusuf, S.M. Turut hadir Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., jajaran Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan. Dalam agenda pertama, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Bayu Permana menyampaikan hasil pembahasan Raperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat. Berdasarkan laporan tersebut, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyepakati raperda tersebut untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya melalui persetujuan bersama yang ditandai dengan penandatanganan berita acara. Pengesahan itu menjadi langkah penting dalam memperkuat regulasi daerah terkait penyelenggaraan ketertiban umum, menjaga ketenteraman masyarakat, sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan pelindungan masyarakat di Kabupaten Sukabumi. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mengatakan perda tersebut diharapkan mampu menjadi pedoman yang efektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. “Ke depan kami berharap perda ini benar-benar dapat diterapkan dengan baik sehingga menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menjalankan tugas serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban bersama,” ujarnya. Sementara itu, pada agenda berikutnya Bupati Sukabumi menyampaikan Nota Pengantar Raperda tentang perubahan badan hukum Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya menjadi Perseroan Terbatas Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perseroda). Usulan tersebut merupakan bagian dari upaya penyesuaian tata kelola badan usaha milik daerah agar lebih profesional dan memiliki daya saing yang lebih baik. Ketua DPRD menjelaskan bahwa penyampaian nota pengantar tersebut belum memasuki tahap pembahasan substansi. Selanjutnya, seluruh fraksi DPRD akan menyampaikan pandangan umum terhadap usulan tersebut pada rapat paripurna yang dijadwalkan berikutnya sebagai bagian dari mekanisme pembentukan peraturan daerah. Dengan selesainya rapat paripurna, Raperda Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat tinggal menunggu tahapan evaluasi hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Adapun Raperda perubahan status Perumda Tirta Jaya menjadi Perseroda akan melanjutkan proses pembahasan sesuai agenda legislatif DPRD Kabupaten Sukabumi. (Dicky)