SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Sukabumi dan sekitarnya pada Minggu 15 Maret 2026 sekitar pukul 00.36,13 WIB. Getaran gempa yang berasal dari wilayah laut selatan tersebut sempat dirasakan warga selama beberapa detik. Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebutkan bahwa pusat gempa berada di laut selatan Sukabumi dengan kedalaman relatif dangkal. Kondisi ini membuat getaran gempa masih terasa di sejumlah wilayah daratan, termasuk sebagian daerah di Bogor dan Jakarta. M. Ikram warga Tegalwangi RT 03 RW 02 Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, mengaku sempat merasakan guncangan yang berlangsung singkat. “Saya kebetulan masih melek belum tidur. Goncangan lumayan besar dan saya sangat panik. Sementara warga lain sepertinya terlelap tidur,” ujarnya, Minggu (15/3/2026). Meski demikian, hingga laporan ini disusun belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta untuk mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal resmi BMKG. Secara geologis, wilayah selatan Jawa, termasuk Sukabumi, berada di kawasan pertemuan lempeng aktif atau zona Subduksi Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Kondisi tersebut menyebabkan kawasan ini cukup sering mengalami aktivitas gempa bumi. Meski magnitudo gempa relatif kecil, BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta selalu siap menghadapi situasi darurat kebencanaan. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kota Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan membahas empat agenda strategis daerah, Sabtu (14/3/2026) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Cikole. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda dan dihadiri sekitar 120 peserta dari unsur pemerintah daerah, anggota DPRD, aparat penegak hukum, serta para kepala perangkat daerah. Turut hadir Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana. Dalam rapat tersebut, DPRD Kota Sukabumi menyetujui secara definitif Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan. Selain itu, paripurna juga membahas tiga agenda lainnya yakni penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025, penjelasan rencana perubahan status PD Waluya, serta penjelasan DPRD terkait Raperda Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan. Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda menjelaskan bahwa dari empat agenda yang dibahas, satu di antaranya merupakan persetujuan Raperda, sementara tiga agenda lainnya berupa penyampaian dan penjelasan. “Hari ini ada empat agenda paripurna. Untuk LKPJ kita menargetkan pembahasannya bisa tuntas pada akhir Maret. Targetnya laporan tersebut dapat diparipurnakan pada 31 Maret,” ujarnya. Ia menambahkan, kondisi fiskal daerah tahun ini mengalami tekanan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang mencapai sekitar Rp159 miliar. Meski demikian, pihaknya optimistis laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah tetap dapat memperoleh penilaian baik dari Kementerian Dalam Negeri. Sementara itu, Ketua Panitia Khusus Raperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan Inggu Sudeni menyampaikan bahwa pembahasan raperda telah dilakukan secara komprehensif melalui rapat internal, rapat kerja bersama perangkat daerah, hingga konsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Raperda tersebut disusun untuk menghadirkan pengaturan yang lebih komprehensif terkait penyelenggaraan peternakan di Kota Sukabumi. Regulasi ini juga bertujuan menjamin kesehatan hewan, melindungi masyarakat dari potensi penyakit hewan, serta meningkatkan kesejahteraan hewan. Panitia khusus juga merekomendasikan penguatan peran pemerintah daerah dalam pencegahan dan pengendalian penyakit hewan, pengawasan usaha peternakan, serta penyusunan aturan teknis melalui peraturan wali kota. Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah selama satu tahun anggaran. Ia menjelaskan bahwa tema pembangunan Kota Sukabumi pada tahun 2025 adalah Menguatkan Pembangunan Kota yang Inklusif dan Berkelanjutan dengan lima prioritas utama, yakni peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penataan kota, serta penguatan nilai dan inklusivitas pembangunan. Dari sisi keuangan daerah, pendapatan daerah tahun anggaran 2025 ditargetkan sebesar Rp1,316 triliun dan terealisasi Rp1,322 triliun atau mencapai 100,45 persen. Sementara belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp1,365 triliun terealisasi Rp1,325 triliun atau sekitar 97,07 persen. Selain itu, Wali Kota juga menjelaskan rencana perubahan status PD Waluya menjadi PT Waluya (Perseroda). Perubahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah. Perseroda nantinya akan mengembangkan sejumlah bidang usaha utama seperti Pedagang Besar Farmasi dan Alat Kesehatan, pengelolaan apotek dan optik, serta usaha dagang dan jasa lain yang berkaitan dengan sektor kesehatan. Pada kesempatan tersebut, DPRD Kota Sukabumi juga menyampaikan penjelasan terhadap Raperda tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan. Raperda ini disusun sebagai upaya memberikan perlindungan hukum dan rasa aman bagi para tenaga pendidik dalam menjalankan tugas profesionalnya. Melalui regulasi tersebut diharapkan guru dan tenaga kependidikan di Kota Sukabumi mendapatkan kepastian perlindungan serta dukungan dalam menjalankan peran pentingnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. (Usep)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok memastikan kesiapan Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) serta Pos Terpadu dalam rangka menciptakan arus mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., bersama jajaran dan stakeholder terkait di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (13/3/2026) sore. Pengecekan dilakukan di Pos PAM Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok, Pos PAM NPCT1 Pelabuhan Kalibaru, Pos Terpadu Terminal Penumpang Nusantara Pura II Pelni serta Pos PAM Pasar Ikan Modern Pelabuhan Muara Baru, Pos Yan yang berada di Dermaga Dishub Kali Adem Pelabuhan Muara Angke. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres AKBP Aris selaku Kepala Operasi Resor (Ka Opsres) didampingi Waka Opsres KOMPOL Yudi Permadi, S.S., S.I.K., Kasatgas Kamseltibcar Lantas AKP Ginanjar Tejasasmita, S.H., M.H., serta Kasipropam S. Sukoco, S.H. Rombongan Kapolres disambut oleh Kepala Pos Pengamanan Pos 9 AKP Parjan. Kapolres meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana pos pengamanan, pos pelayanan, pos terpadu serta kesiapan personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Jaya 2026 guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. “Kita laksanakan Operasi Ketupat ini dengan baik dan penuh tanggung jawab. Ciptakan mudik aman dan keluarga bahagia agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” ujar AKBP Ari saat memberikan arahan kepada personel. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan, terus memantau arus lalu lintas menjelang Lebaran serta menjalin koordinasi yang baik dengan seluruh stakeholder terkait demi kelancaran pelaksanaan operasi. Selain itu, Kapolres berpesan agar seluruh personel tetap menjaga kesehatan dan stamina selama bertugas, mengingat kegiatan pengamanan arus mudik membutuhkan kondisi fisik yang prima. “Pantau terus arus mudik menjelang Lebaran, lakukan koordinasi yang baik dengan stakeholder terkait agar pelaksanaan kegiatan ini benar-benar maksimal. Tetap semangat, jaga diri dan kesehatan, serta hindari pelanggaran sekecil apa pun,” tegasnya. Dengan adanya Pos Pam, Pos Terpadu dan Pos Yan yang telah disiapkan, diharapkan masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama melintas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek jajaran. Kegiatan pengecekan tersebut berlangsung dengan aman dan kondusif. Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama stakeholder terkait menyatakan kesiapan penuh dalam menciptakan situasi mudik yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. (Agus) Sumber : Humas polres Pelabuhan Tanjung Priok
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Personel Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pertanian jagung kepada masyarakat di Desa Banjang, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 Wita tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung peningkatan sektor pertanian sekaligus mendorong ketahanan pangan di tingkat desa. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Banjang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengembangan pertanian jagung sebagai salah satu komoditas yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan ini di antaranya Aipda Herry S, Aipda Sukadi, dan Brigadir Fahmi Rahman. Mereka memberikan penyuluhan secara langsung kepada warga terkait pemanfaatan lahan pertanian serta potensi pengembangan tanaman jagung di wilayah Desa Banjang. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian di daerahnya. Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami teknik budidaya jagung yang baik serta memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kapolres Hulu Sungai Utara bersama Bupati dan Wakil Bupati HSU melaksanakan patroli dini hari di sejumlah titik di wilayah Kota Amuntai, Jumat malam hingga Sabtu dini hari (13/3/2026). Patroli yang dimulai sekitar pukul 23.00 Wita tersebut melibatkan personel gabungan dari Polres Hulu Sungai Utara dan Satpol PP Pemerintah Kabupaten HSU. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama masyarakat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres HSU didampingi Bupati HSU dan Wakil Bupati HSU bersama sejumlah pejabat kepolisian serta personel gabungan piket fungsi Polres HSU. Patroli dilakukan secara dialogis sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi penyakit masyarakat maupun gangguan keamanan yang dapat terjadi pada malam hingga dini hari. Adapun rute patroli meliputi beberapa titik strategis di wilayah Amuntai Tengah, di antaranya Jalan Ahmad Yani di kawasan Bundaran Tugu Sholawat depan Rumah Dinas Bupati HSU, Jalan Norman Umar menuju Simpang Empat Banua Lima, Jalan Suwandi Sumarta, serta kawasan Desa Pasar Senin yang menjadi salah satu lokasi pemantauan aktivitas masyarakat pada malam hari. Kegiatan patroli ini juga melibatkan sekitar 16 personel gabungan dari piket fungsi Polres HSU serta personel Satpol PP Kabupaten HSU. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan sejumlah kendaraan operasional, baik kendaraan dinas Polres HSU maupun kendaraan patroli dari Satpol PP. Melalui kegiatan tersebut, aparat melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas masyarakat serta memberikan imbauan kamtibmas agar situasi tetap aman dan tertib selama bulan Ramadhan. Kapolres HSU menyampaikan bahwa patroli bersama ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dengan adanya patroli rutin, diharapkan potensi tindak kejahatan maupun gangguan ketertiban dapat dicegah sejak dini sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah Ramadhan dengan aman dan nyaman. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan organisasi kepemudaan (OKP), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Lobby Mapolres HSU, Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.45 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres HSU Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., serta para pejabat utama Polres HSU. Turut hadir dalam kegiatan tersebut penceramah KH Abdul Bari, perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Amuntai seperti STIA Amuntai, STIPER Amuntai, STAI Rakha, STIQ Rakha dan Mahad Ali Rakha Amuntai. Selain itu, hadir pula perwakilan organisasi kepemudaan dan ormas, termasuk DPC Laung Kuning Banjar Kabupaten HSU. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kapolres HSU, ceramah agama yang disampaikan oleh KH Abdul Bari, pembacaan doa, serta pelaksanaan sholat Maghrib berjamaah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah, penyerahan bingkisan atau paket Lebaran kepada para undangan, serta sesi foto bersama. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan kalangan pemuda, mahasiswa, serta organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Menurutnya, sinergi antara Polri dan berbagai elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif. “Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini, kami berharap hubungan antara Polri dengan organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan ormas semakin erat, sehingga bersama-sama dapat menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujarnya. Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 19.30 Wita tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan penuh keakraban. Momentum kebersamaan di bulan suci Ramadhan ini diharapkan dapat memperkuat persatuan serta meningkatkan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kembali menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Sukabumi. Anggota Komisi II, Raden Koesoemo Hutaripto atau yang akrab disapa Kang Raden, menegaskan pentingnya pengawasan yang lebih serius terhadap laporan wajib pajak oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD). Hal itu disampaikan Kang Raden setelah rapat koordinasi antara Komisi II DPRD dengan BPKPD yang membahas optimalisasi penerimaan pajak daerah. Dalam pertemuan tersebut, Komisi II meminta BPKPD menyajikan data yang jelas mengenai tingkat kepatuhan para wajib pajak di Kota Sukabumi, baik pelaku usaha yang telah memenuhi kewajiban maupun yang masih belum patuh. “Data kepatuhan wajib pajak harus terbuka dan jelas. Dari situ kita bisa melihat potensi pajak mana yang sudah maksimal dan mana yang masih perlu ditingkatkan,” ujar Kang Raden, Sabtu (14/3/2026). Ia menilai masih terdapat peluang peningkatan PAD dari sektor pajak daerah yang belum digarap secara optimal. Karena itu, DPRD mendorong BPKPD untuk lebih aktif melakukan verifikasi serta pengawasan terhadap laporan pajak yang disampaikan para pelaku usaha. Selain itu, Kang Raden juga mengingatkan para wajib pajak agar melaporkan kewajiban perpajakannya secara jujur dan sesuai dengan kondisi omzet yang sebenarnya. “Pajak yang dibayarkan masyarakat dan pelaku usaha merupakan bagian penting untuk pembangunan daerah. Karena itu pelaporannya harus sesuai fakta di lapangan,” tegasnya. Tak hanya kepada wajib pajak, Kang Raden juga mengingatkan BPKPD agar tidak lengah dalam menjalankan fungsi pengawasan. Menurutnya, setiap laporan pajak perlu diuji dengan kondisi riil di lapangan agar potensi penerimaan daerah tidak terlewat. “Pengawasan harus benar-benar berjalan. Jangan sampai ada potensi pajak yang sebenarnya ada, tetapi tidak terdeteksi karena lemahnya pengawasan,” katanya. Untuk memastikan hal tersebut, Komisi II DPRD akan terus memantau kinerja BPKPD, termasuk mendorong dilakukannya uji petik terhadap laporan pajak para wajib pajak. “Uji petik perlu dilakukan agar laporan yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi usaha di lapangan,” ujarnya. Ia menegaskan, DPRD tidak akan ragu mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran atau indikasi penyimpangan dalam pengelolaan pajak daerah. Komisi II berharap pengawasan yang lebih kuat dan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dapat mendorong peningkatan PAD sehingga memberikan dampak nyata bagi pembangunan Kota Sukabumi. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Puskesmas Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan cek kesehatan gratis, santunan bagi anak yatim dan jompo, serta tausiah keagamaan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara tenaga kesehatan, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut hadir dalam acara tersebut. Kepala Puskesmas Cimanggu, Rudi Budiman, SKM, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, terutama di bulan Ramadhan. “Alhamdulillah kami bisa berbagi kebersamaan melalui kegiatan buka puasa bersama ini. Selain mempererat silaturahmi, kami juga ingin mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kesehatan,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, pihak puskesmas memberikan layanan cek kesehatan gratis kepada warga yang hadir. Pemeriksaan kesehatan ini disambut antusias oleh masyarakat karena dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung. Selain pelayanan kesehatan, Puskesmas Cimanggu juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dan para jompo sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satu penerima santunan, Imas (40), mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak Puskesmas Cimanggu. “Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kami,” ungkapnya. Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh salah seorang ustadz setempat. Dalam tausiah tersebut disampaikan pentingnya memperbanyak ibadah, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama di bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan ini, Puskesmas Cimanggu berharap dapat terus membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengajak warga untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan nilai-nilai kebersamaan. (Dicky)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung, – Memasuki puncak arus mudik Lebaran, jajaran Kodim 0410/KBL bersama unsur gabungan dari aparat terkait, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, BPBD, hingga Dinas Kesehatan terus meningkatkan kewaspadaan. Sejumlah pos pelayanan (Pos Yan) dan pos pengamanan (Pos Pam) di titik-titik strategis Kota Bandar Lampung disiagakan untuk menjamin keamanan dan kelancaran lalu lintas pemudik, Jumat (13/3/2026). Sinergitas antarinstansi ini terlihat di beberapa lokasi. Para Babinsa turun langsung bahu-membahu dengan petugas lainnya, menunjukkan soliditas tinggi dalam melayani masyarakat yang tengah dalam perjalanan mudik. Pos Yos Sudarso: Arus Lalin Normal Di Kecamatan Bumi Waras, personel gabungan dari Koramil 410-02/TBS bersiaga di Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026 Jl. Yos Sudarso. Berkolaborasi dengan aparat terkait, 4 personel Dishub, dan 4 personel Satpol PP, pantauan sejak pukul 11.50 WIB menunjukkan arus lalu lintas di wilayah Kelurahan Kangkung masih terpantau normal. Situasi keamanan pun terpantau kondusif atau nihil gangguan (Haljol). Pos Al-Bakrie: Siaga Sore Hari Memasuki sore hari, personel Koramil 410-05/TKP mengambil alih tugas di Pos Yan Masjid Al Bakrie, Jl. Sudirman, Kecamatan Enggal. Sebanyak 4 orang Babinsa bersinergi dengan aparat terkait, 4 personel Dishub, 4 personel Satpol PP, dan 3 tenaga kesehatan (Nakes). Hingga pukul 17.00 WIB, arus kendaraan di pusat kota tersebut masih terpantau normal dan belum terjadi pelonjakan signifikan. Pos Tugu Radin Inten: Fokus di Jalan Arteri Pos pelayanan di kawasan Tugu Radin Inten, Jl. Pagar Alam, Kecamatan Rajabasa, yang merupakan salah satu jalur arteri menuju luar kota, juga menjadi pusat perhatian. Sejak pukul 14.00 WIB, personel Kodim 0410/KBL bersama aparat terkait, 3 Nakes, 2 personel Satpol PP, 2 personel BPBD, dan 2 personel Dishub bersiaga penuh. Meski cuaca mendung, arus lalu lintas di kawasan Rajabasa terpantau lancar dan situasi tetap aman terkendali. Pimpinan Kodim 0410/KBL mengapresiasi kinerja seluruh personel di lapangan. Sinergitas yang solid antara TNI, aparat terkait, dan Pemerintah Daerah ini dinilai sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang menjalani masa mudik. Seluruh rangkaian kegiatan Pos Pam dan Pos Yan di jajaran Kodim 0410/KBL pada hari Jumat itu dilaporkan berlangsung dalam keadaan tertib dan aman. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki bersama Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Jumat (13/3/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan penyaluran paket pangan murah berjalan tertib dan tepat sasaran bagi masyarakat. Ayep mengatakan, program OPADI merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan Pemerintah Kota Sukabumi. Digelarnya kegiatan sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri. Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Ayep Zaki menyerahkan secara simbolis paket sembako bersubsidi kepada warga penerima manfaat yang telah mengantre sejak pagi. “Program ini menjadi bentuk intervensi pemerintah guna membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran,” ujarnya. Dia menambahkan, antusiasme warga menunjukkan program ini sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah Kota Sukabumi mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memberikan subsidi cukup besar dalam pelaksanaan operasi pasar tersebut,” ungkapnya. Melalui OPADI, masyarakat dapat menebus paket sembako dengan harga Rp40.000 dari harga normal sekitar Rp96.700. Artinya, terdapat subsidi sebesar Rp56.700 untuk setiap paket yang disalurkan. Paket sembako yang diterima warga terdiri dari beras premium 3 kilogram, gula kristal putih 1 kilogram, minyak goreng premium 1 liter, serta tepung terigu 1 kilogram. Untuk wilayah Kota Sukabumi, kuota yang disediakan sebanyak 989 paket. Penyaluran dilakukan secara selektif berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi oleh pemerintah kelurahan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menegaskan pihak kepolisian turut mengawal jalannya operasi pasar agar berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. Panitia pelaksana juga menerapkan sistem penyaluran menggunakan kupon serta mekanisme open table guna menghindari penumpukan warga di lokasi kegiatan. “Melalui operasi pasar bersubsidi ini, dia berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus menekan potensi lonjakan harga bahan pokok di pasar tradisional menjelang Idulfitri,” kata AKBP Sentot.(Usep)