SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat langkah menuju tata kelola pemerintahan berbasis digital. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki saat membuka Festival Ekonomi Semesta (FESTA) Part 2 di Pasar Lembursitu, Sabtu (1/8/2026). Di mana event tersebut menjadi sebuah ajang penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan pelaku UMKM berbasis digital dengan mengadopsi sistem Sukabumi Smart Artificial Intelegens (Sukasai). Ayep mengatakan, dua tahun pertama masa pemerintahannya difokuskan untuk membangun fondasi pembangunan yang meliputi pembenahan birokrasi, penguatan ekonomi daerah, serta penerapan sistem digital di berbagai sektor pelayanan publik. “Jika fondasi kuat maka dengan sendirinya akan mempercepat pelaksanaan program pembangunan pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya. Untuk itu Ia menilai transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Karena itu, dengan hadirnya Sukasai (Sukabumi Smart Artificial Intelligence) membawa dampak positif bagi perjalanan pemerintah ke depan. “Sekarang Sukasai menjadi pusat integrasi data pemerintahan yang mencakup administrasi kependudukan, perpajakan, perizinan, kepegawaian hingga data pelaku UMKM,” terangnya. Dengan seluruh data yang terhubung dalam satu sistem lanjut dia, pemerintah dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat pengawasan. Sistem tersebut juga diharapkan mampu menciptakan pemerintahan yang lebih terbuka, efisien, dan akuntabel. Selain mendukung pelayanan publik, Sukasai diyakini menjadi instrumen penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui data yang akurat dan terintegrasi, potensi penerimaan daerah dapat dipetakan secara lebih maksimal sehingga mendukung pembiayaan pembangunan. Pada kesempatan itu, Ayep juga mengajak organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat untuk segera mendaftarkan diri ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Langkah tersebut dinilai penting agar pembinaan organisasi dapat dilakukan secara tertib sesuai regulasi. Ia menambahkan, pemerintah berencana menyiapkan dukungan pembinaan bagi organisasi kemasyarakatan mulai 2027 apabila kondisi fiskal daerah terus membaik. Menurutnya, ormas memiliki peran besar dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Sementara itu, Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Een Rukmini, menjelaskan FESTA Part 2 digelar sebagai upaya menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Lembursitu. Berbagai kegiatan disiapkan untuk menarik minat masyarakat sekaligus meningkatkan tingkat hunian kios dan los pasar. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pameran produk UMKM, tetapi juga memberikan dukungan nyata melalui fasilitasi digitalisasi transaksi. Para pedagang dibantu membuka rekening perbankan dan menggunakan QRIS agar mampu mengikuti perkembangan sistem pembayaran modern. Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan juga menjadi bagian dari rangkaian FESTA. Sebanyak 20 pelaku UMKM memperoleh perlindungan jaminan sosial secara gratis. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap Pasar Lembursitu kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi yang produktif. Meningkatnya jumlah pedagang dan transaksi diharapkan berdampak pada pertumbuhan UMKM, kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi terhadap PAD Kota Sukabumi. (Usep)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui patroli rutin, pengaturan arus lalu lintas, serta edukasi keselamatan berkendara di sejumlah titik rawan kecelakaan, pelanggaran, dan kemacetan di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (1/8/2026) mulai pukul 08.30 Wita. Patroli dan pengaturan lalu lintas dilakukan oleh personel piket Satlantas Polres HSU di sejumlah ruas jalan utama di Kota Amuntai, di antaranya Jalan Kuripan, Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Norman Umar, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Kesatuan, Jalan Bihman Villa, dan Jalan Suwandi Sumarta. Selain melaksanakan patroli dan pengaturan lalu lintas (Turjagwali), personel Unit Gakkum juga melengkapi administrasi penyidikan perkara serta pembaruan aplikasi ICEL. Sementara itu, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menggelar pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) melalui sosialisasi dan imbauan kepada pengguna jalan mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dalam kegiatan tersebut, Satlantas Polres HSU turut memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya orang tua dan anak-anak, agar tidak mengizinkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor maupun menggunakan sepeda listrik di jalan raya tanpa memperhatikan aspek keselamatan. Imbauan ini bertujuan menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini sekaligus mengurangi potensi kecelakaan. Patroli dipimpin oleh personel piket yang terdiri dari Aipda Osman, S.Sos., Brigpol Widianto, Briptu M. Eko Rafli Maulana, Briptu Hendra Kirana, dan Briptu M. Rudrigo Hansetiawan dengan dukungan kendaraan dinas Satlantas, perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000, jas hujan, serta lampu isyarat. Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres HSU menargetkan terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan, meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Selama pelaksanaan patroli, kondisi cuaca terpantau cerah dengan arus lalu lintas yang tertib, aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun kecelakaan lalu lintas. Satlantas Polres Hulu Sungai Utara mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan mematuhi peraturan lalu lintas. Sesuai semangat kampanye “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, disiplin berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kapolres Sukabumi yang baru, AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., memulai masa pengabdiannya dengan mempererat komunikasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Mercure Cibadak Sukabumi Resort, Jumat (31/7/2026). Di waktu bersamaan AKBP Benny juga sambangi tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Benny memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri untuk memimpin Polres Sukabumi. Menurutnya, amanah tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. Sebelum dipercaya menjabat Kapolres Sukabumi, AKBP Benny meniti karier panjang di bidang reserse. Ia pernah mengemban tugas sebagai Penyidik Madya Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, serta menjabat Kasat Reskrim di Polres Metro Jakarta Utara, Polres Bogor, dan Polres Cianjur. Di hadapan Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, serta para tokoh masyarakat, AKBP Benny menyampaikan harapannya agar dirinya bersama keluarga dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Sukabumi. “Kami mohon izin menjadi bagian dari keluarga besar Sukabumi. Kehormatan yang diberikan kepada kami menjadi penyemangat untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menegaskan, Polres Sukabumi akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan tidak dapat dilakukan sendiri oleh kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan serta kolaborasi seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat. AKBP Benny juga mengungkapkan bahwa jabatan sebagai Kapolres merupakan pengalaman baru setelah bertahun-tahun bertugas di fungsi reserse yang identik dengan penegakan hukum dan pengungkapan tindak pidana. “Biasanya saya lebih banyak menangani proses penegakan hukum. Sekarang saya harus lebih banyak berdialog dengan masyarakat dan membangun komunikasi. Ini menjadi tantangan sekaligus pengalaman yang sangat berharga,” tuturnya. Mengakhiri sambutannya, AKBP Benny mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal keamanan Kabupaten Sukabumi. Ia juga membuka ruang bagi kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan tugas. “Silakan ingatkan kami apabila ada kekurangan. Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya. Kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan seluruh masyarakat demi mewujudkan Sukabumi yang aman, nyaman, serta penuh keberkahan,” pungkasnya. (Dicky)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnees.com      Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring perkembangan program swasembada jagung sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Pemantauan dilaksanakan pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 10.30 Wita di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan monitoring dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Tengah yang dipimpin Bawas Piket Aipda Dwi Hartono bersama Aipda Iwan Krisnawan, Aipda M. Rifqy Maulidin, Brigpol Hendra, S.S.T. Ars, dan Bripda Ahmad Muzakkir. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat serta perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000 untuk mendukung kelancaran kegiatan di lapangan. Monitoring ini bertujuan mengawasi perkembangan lahan jagung milik petani sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui peningkatan produksi komoditas pertanian, khususnya jagung sebagai bahan pangan dan pakan ternak. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian besar lahan jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah masih dalam kondisi tergenang air. Kondisi tersebut diperkirakan akan berdampak pada tertundanya proses penanaman jagung dalam beberapa bulan ke depan apabila genangan belum surut. Meski menghadapi kendala banjir, Polsek Amuntai Tengah menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan pertanian serta kondisi debit air yang menggenangi areal milik petani. Data hasil monitoring tersebut akan menjadi bahan laporan kepada pimpinan sekaligus dasar dalam memberikan rekomendasi dan menentukan langkah-langkah yang diperlukan sesuai perkembangan situasi di lapangan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan masyarakat dan para petani dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan, meskipun dihadapkan pada tantangan kondisi alam yang masih belum mendukung. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi terus mengakselerasi program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai harapan, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki turun langsung meninjau sejumlah rumah yang tengah dalam proses renovasi pada Jumat (31/7/2026). Adapun beberapa titik lokasi yang dikunjungi berada di Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, dan Kelurahan Baros, Kecamatan Baros. Orang nomor satu di Pemkot Sukabumi itu mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan program yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain melihat progres pembangunan, wali kota juga berdialog dengan warga penerima bantuan mengenai proses pelaksanaan di lapangan. Dia menilai penyediaan rumah layak huni merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pembangunan kata dia, tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan yang lebih baik, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup keluarga penerima manfaat. “Keberhasilan BSPS merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat,” ungkapnya. Karena itu, sinergi seluruh unsur harus terus dipertahankan agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran. Peninjauan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi Sony Hermanto beserta jajaran. Selain itu hadir pula unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas yang ikut memastikan pembangunan berlangsung sesuai ketentuan. Pada bagian lain dia menjelaskan, setiap penerima memperoleh bantuan stimulan sebesar Rp20 juta. Bantuan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan material bangunan sekaligus membayar jasa tukang, sehingga proses renovasi rumah dapat dilaksanakan secara gotong royong bersama masyarakat. Melalui program tersebut, perbaikan difokuskan pada bagian-bagian rumah yang sudah tidak memenuhi standar kelayakan, seperti atap, lantai, maupun dinding. Dengan demikian, rumah yang sebelumnya kurang layak dapat menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman bagi penghuninya. Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan penanganan sebanyak 1.025 unit Rutilahu. Program tersebut mendapat tambahan dukungan berupa 33 unit bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta 88 unit dari Yayasan Buddha Tzu Chi, sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas. Menurut Ayep Zaki, pembenahan kawasan permukiman memiliki keterkaitan erat dengan agenda pembangunan daerah. Rumah yang layak akan mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan, pengangguran, dan stunting. Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus bekerja secara profesional dengan mengedepankan integritas, keadilan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut dinilai penting agar setiap program pembangunan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mengakhiri kunjungannya, Ayep Zaki menegaskan bahwa peningkatan kualitas permukiman akan terus menjadi salah satu prioritas pembangunan Kota Sukabumi. Pemerintah berharap pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan mampu menciptakan lingkungan yang lebih layak, sehat, dan produktif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Usep)

Jatim, Situbondo – Bidik-kasusnews.com          Sebanyak 1.151 peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP/KNMP) Tahun 2026 resmi dinyatakan lulus, Jum’at (31/7/26). Upacara penutupan diklat digelar sebagai penanda berakhirnya rangkaian pelatihan yang berlangsung selama beberapa waktu terakhir. Tampak hadir Komandan Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya Letkol Inf Billy Adriadi Pradita Iskandar, dan tamu undangan lainnya. Para lulusan dipersiapkan untuk terjun langsung mendampingi pengembangan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan. Wakil Komandan Rindam V/Brawijaya Kolonel Inf. Fendri Navyanto Raminta. mengatakan, seluruh peserta yang mengikuti diklat di Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya Asembagus Situbondo berhasil menyelesaikan pendidikan tanpa kendala. “Secara nasional siswa ada 1.151 orang, Alhamdulillah berjalan dengan aman lancar, tidak kurang suatu apapun,” ujarnya usai memimpin upacara di Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran Resimen Induk Kodam V/Brawijaya. Selama mengikuti pelatihan, peserta dibekali berbagai materi mulai dari tata kelola koperasi modern, digitalisasi keuangan, hingga strategi pendampingan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pembekalan tersebut diberikan agar lulusan mampu menjadi pendamping koperasi yang profesional di daerah masing-masing. Oleh karena itu, lulusan SPPI KDKMP/KNMP ini diharapkan menjadi motor penggerak Koperasi Merah Putih sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Target kami, para lulusan ini siap menjadi motor penggerak agar Koperasi Merah Putih benar-benar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan profesional, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33, bahwa ekonomi itu berdiri atas usaha bersama, dan dasar kekeluargaan,” jelasnya. Ia menjelaskan, usai penutupan, seluruh peserta akan langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendampingan aktif. Dimana nantinya mereka bertugas memetakan potensi ekonomi Desa dan kelurahan, membantu pengembangan unit usaha koperasi, serta memastikan tata kelola administrasi dan keuangan berjalan secara transparan. Kinerja para lulusan juga akan dipantau melalui monitoring dan evaluasi secara berkala. Wadan Rindam V/Brawijaya menegaskan, koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi program administratif, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis gotong royong. Demikian, lulusan SPPI KDKMP/KNMP diharapkan dapat memperkuat akses permodalan bagi pelaku UMKM, mengurangi praktik rentenir, serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi keluarga di desa maupun kelurahan di seluruh Indonesia. “Harapan besar kami, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih ini tidak hanya sekadar papan nama, tetapi benar-benar menjadi sokoguru perekonomian yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat banyak,” tutupnya. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com        Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Penutupan Latihan Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Jibom Tahun Anggaran 2026 bagi personel Satbrimob Polda Sumsel. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pelatihan yang bertujuan untuk memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan teknis personel dalam bidang Penjinakan Bom (Jibom). Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Sumsel menyampaikan bahwa kemampuan Jibom merupakan salah satu kompetensi khusus yang harus terus diasah dan dipelihara mengingat tantangan tugas Kepolisian yang semakin kompleks. Oleh karena itu, latihan ini menjadi bagian penting dalam membentuk personel yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi berbagai ancaman, khususnya yang berkaitan dengan bahan peledak dan aksi terorisme. “Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan investasi kemampuan bagi setiap personel. Ilmu, keterampilan, serta pengalaman yang diperoleh selama latihan harus terus dipelihara dan diaplikasikan secara profesional dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan,” tegas Kombes Pol. James P. Hutagaol. Selama pelaksanaan latihan, para peserta menerima berbagai materi teori dan praktik yang berfokus pada peningkatan kemampuan teknis Jibom, penanganan bahan peledak, prosedur pengamanan tempat kejadian, hingga penerapan standar operasional dalam penanganan ancaman bom. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemampuan personel Brimob agar senantiasa siap menghadapi perkembangan ancaman keamanan yang semakin dinamis. (Korbrimob Polri) Di akhir kegiatan, Dansat Brimob Polda Sumsel memberikan apresiasi kepada seluruh instruktur dan peserta latihan atas dedikasi, disiplin, serta semangat yang ditunjukkan selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Ia berharap seluruh personel mampu mengimplementasikan kemampuan yang telah diperoleh guna mendukung pelaksanaan tugas operasional serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kegiatan Penutupan Latihan Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan Jibom Tahun Anggaran 2026 ini, Satbrimob Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional, modern, dan adaptif, sehingga selalu siap menjalankan tugas dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com        Satbrimob Polda Sumsel menggelar kegiatan Sidang Disiplin terhadap personel yang melakukan pelanggaran disiplin. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Aula RBP Satbrimob Polda Sumsel sebagai bentuk komitmen dalam menegakkan aturan serta meningkatkan kedisiplinan di lingkungan Korps Brimob. Sidang disiplin dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri, dengan menghadirkan personel yang menjalani proses pemeriksaan atas dugaan pelanggaran disiplin. Dalam pelaksanaannya, sidang berjalan secara objektif, transparan, dan mengedepankan asas keadilan guna memberikan pembinaan sekaligus efek jera kepada personel yang melakukan pelanggaran. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satbrimob Polda Sumsel dalam membangun sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, serta bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas. Penegakan disiplin menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga marwah institusi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Melalui pelaksanaan sidang disiplin ini, diharapkan seluruh personel Satbrimob Polda Sumsel senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku, menjaga sikap, perilaku, serta menjunjung tinggi kode etik dan disiplin sebagai anggota Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Di tengah musim kemarau yang menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah, Satlantas Polres Sukabumi Kota kembali menggelar aksi kemanusiaan melalui program Satlantas Peduli. Sebanyak 32.000 liter air bersih disalurkan kepada ratusan keluarga di Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jumat (31/7/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang selama hampir dua bulan terakhir mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Sedikitnya 346 kepala keluarga atau sekitar 1.000 jiwa menjadi penerima manfaat dalam kegiatan sosial tersebut. Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Ridwan Shandi Maulana, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak kekeringan akibat musim kemarau. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap air bersih. Hari ini kami menyalurkan empat mobil tangki dengan total sekitar 32.000 liter untuk warga Kelurahan Cikundul,” ujar Ridwan. Distribusi dilakukan secara bertahap agar seluruh wilayah terdampak dapat terlayani. Dua mobil tangki terlebih dahulu disalurkan kepada warga, sedangkan dua tangki lainnya dikirim setelah Salat Jumat menuju RW 8 dan RW 9 yang juga mengalami kekurangan pasokan air. Menurut AKP Ridwan, informasi dari pihak kelurahan menyebutkan bahwa sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga. Kondisi tersebut membuat bantuan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut bukanlah yang pertama dilakukan. Pada pekan sebelumnya, Satlantas Polres Sukabumi Kota telah mendistribusikan sekitar 24.000 liter air bersih menggunakan tiga mobil tangki ke wilayah yang sama sebagai upaya membantu masyarakat melewati masa kekeringan. Ia memastikan program bantuan air bersih akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menggandeng pemerintah setempat. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi hingga pasokan air kembali normal. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar masyarakat yang terdampak kekeringan tetap mendapatkan bantuan air bersih. Semoga apa yang kami lakukan dapat sedikit meringankan beban warga,” ungkapnya. Melalui kegiatan Satlantas Peduli, Polres Sukabumi Kota kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian juga berupaya memberikan solusi nyata terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, termasuk saat krisis air bersih melanda wilayah Kota Sukabumi. (Usep)

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM                      Polsek Banjang terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai akses permodalan usaha melalui kegiatan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan tabel rafaksi. Edukasi tersebut menyasar masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Sosialisasi dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026) mulai pukul 09.30 Wita di Desa Banjang. Kegiatan tersebut dilakukan personel Polsek Banjang sebagai langkah memberikan informasi yang mudah dipahami masyarakat mengenai pembiayaan usaha serta skema yang berkaitan dengan tabel rafaksi. Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat antara lain Aiptu Noryadi selaku Ka Jaga, Brigadir Fahmi Rachman, dan Briptu M. Alfito Gusna. Petugas turut membawa brosur sosialisasi sebagai bahan informasi bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga diberikan pemahaman mengenai program KUR, termasuk pentingnya mengetahui persyaratan administrasi sebelum mengajukan pembiayaan. Masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai tabel rafaksi dan skema angsuran yang berkaitan dengan pembiayaan usaha. Sosialisasi ini dinilai penting karena akses permodalan dapat menjadi salah satu pendukung bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha. Namun, pemanfaatannya perlu dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kemampuan usaha dan kewajiban pembayaran. Personel Polsek Banjang juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil pembiayaan sebelum memahami persyaratan, mekanisme, serta kemampuan dalam memenuhi angsuran. Selain di Desa Banjang, sosialisasi serupa sebelumnya juga dilaksanakan di Desa Pulau Damar pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut menunjukkan upaya Polsek Banjang dalam menyampaikan informasi terkait KUR dan tabel rafaksi secara bertahap kepada masyarakat di wilayah hukumnya. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan masyarakat yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut, khususnya mengenai kelengkapan administrasi pengajuan KUR. Karena itu, penyampaian informasi secara langsung dinilai penting agar masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih jelas sebelum mengakses fasilitas pembiayaan. Polsek Banjang juga membuka ruang koordinasi dengan pihak terkait, termasuk perbankan, guna mendukung penyampaian informasi dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui sosialisasi tersebut, Polsek Banjang tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi turut mengambil bagian dalam mendukung literasi keuangan dan penguatan perekonomian warga. Diharapkan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dapat memanfaatkan akses permodalan secara legal, bijak, sesuai kebutuhan usaha, dan berdasarkan kemampuan finansial, sehingga pembiayaan yang diperoleh benar-benar memberikan manfaat bagi perkembangan usaha dan kesejahteraan keluarga. (Agus)