Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Viral di berbagai medsos terkait video temuan tangki merah putih yang melakukan pembongkaran solar subsidi ke mobil tangki putih biru ( industri ) didalam hutan, diduga kuat sudah kejadian yang berulang kali dan di duga kua PT. Pertamina Kalimantan Barat merestui. Dugaan adanya kongkalikong antara pemilik SPBU, PT. Pertamina Kalimantan Barat dan Pembeli Solar Subsidi Tersebut mencuat, berdasarkan undang undang migas seyogyanya SPBU yang diduga nakal Tersebut harusnya di putus hubungan kerja, bukan di Suspen lagi, parahnya Suspen nya cuma satu minggu. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Pertamina terkait viralnya vidio tersebut, sangsi apa yang harus di terima antara pemilik SPBU, Pemilik Tangki Putih Biru dan Tangki Merah Putih. Terpantau sejumlah media bahwa SPBU Laur saat ini sudah aktif kembali beroperasi seperti sedia kala. Syafarahman Ketua Umum Lumbung Informasi Masyarakat meminta Polda Kalimantan Barat segera menuntaskan dugaan perampokan subsidi BBM oleh pemilik SPBU Laur yang bekerjasama dengan Pemilik Mobil Tangki Biru Putih, serta memeriksa keterlibatan Oknum Pejabat di PT. Pertamina Region Kalimantan Barat. Jika dalam waktu dekat ini tidak ada pernyataan resmi dari Polda Kalbar terkait kasus dugaan penyelewengan BBM Solar Subsidi Tersebut maka Kami akan melaporkan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar kasus ini benar benar tuntas. Sumber:Syafarahman Ketua Umum Lumbung informasi Masyarakat (Tim/read)
Pagar Alam, Bidik-kasusnews.com Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel lainnya mengikuti kegiatan Gelar Operasional (GO) Triwulan II Tahun 2026 yang dilaksanakan di Polres Pagar Alam, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dan dihadiri oleh seluruh PJU Polda Sumsel serta para Kapolres jajaran. Gelar Operasional Triwulan II menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas kepolisian selama triwulan kedua sekaligus merumuskan langkah-langkah peningkatan kinerja organisasi ke depan. Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme personel, penguatan pengawasan internal, optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, serta percepatan penanganan berbagai permasalahan yang berpotensi memengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Selain itu, seluruh satuan kerja diharapkan terus memperkuat sinergi dan mengedepankan prinsip Polri Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas. Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumsel bersama jajaran PJU merupakan bentuk komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung kebijakan pimpinan serta menyelaraskan langkah operasional guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan agar tetap aman, kondusif, dan terkendali. Melalui kegiatan Gelar Operasional ini diharapkan seluruh jajaran Polda Sumsel, termasuk Satbrimob Polda Sumsel, semakin solid dalam melaksanakan evaluasi, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat sinergitas antar satuan fungsi, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya Polri yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Dalam rangka memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung pelaksanaan tugas, Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kelengkapan administrasi, sikap tampang, kerapian personel, pemeriksaan persenjataan dinas, serta kendaraan operasional. (29/7/2026) Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Provos Satbrimob Polda Sumsel AKP Eko Budiono dan diikuti oleh seluruh personel sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebagai bentuk pengawasan internal untuk meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Pemeriksaan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan disiplin dan pengawasan internal yang lazim dilakukan di lingkungan Polri. Adapun sasaran pemeriksaan meliputi kelengkapan identitas diri, kerapian seragam dan sikap tampang personel, kondisi serta kelengkapan administrasi senjata api dinas, hingga kesiapan kendaraan operasional agar selalu dalam kondisi layak pakai dan siap digunakan sewaktu-waktu. AKP Eko Budiono menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap personel Satbrimob Polda Sumsel selalu memegang teguh disiplin, mematuhi aturan yang berlaku, serta bertanggung jawab terhadap penggunaan perlengkapan dinas yang dipercayakan kepada masing-masing personel. Sementara itu, Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pemeriksaan rutin merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan operasional satuan. “Dengan dilaksanakannya pemeriksaan secara berkala, diharapkan seluruh personel Satbrimob Polda Sumsel senantiasa menjaga disiplin, penampilan, serta kesiapan peralatan dan kendaraan operasional sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal,” tegasnya. Melalui kegiatan ini, Satbrimob Polda Sumsel terus berkomitmen mewujudkan personel yang disiplin, profesional, dan selalu siap melaksanakan setiap tugas demi terpeliharanya keamanan serta ketertiban masyarakat. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas Polrestabes Palembang yang mengusung tema “Sinergitas Bersama Sabuk Kamtibmas dalam Menjaga Stabilitas Keamanan”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mapolrestabes Palembang sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat. Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, Pejabat Utama Polda Sumsel, jajaran Polrestabes Palembang, personel TNI-Polri, dan berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Polri, instansi pemerintah, serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Palembang. Melalui kolaborasi yang solid, diharapkan seluruh elemen mampu bersama-sama mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kepedulian antarinstansi serta masyarakat harus terus ditingkatkan sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Keikutsertaan Dansat Brimob Polda Sumsel dalam apel tersebut merupakan wujud nyata komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung setiap kebijakan pimpinan Polri sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor. Kehadiran Satbrimob diharapkan semakin memperkokoh kerja sama antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin erat antara seluruh pemangku kepentingan sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif serta semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Jajaran Polsek Amuntai Utara terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukumnya. Monitoring kali ini menyasar lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Pemantauan dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 Wita hingga selesai. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan perkembangan tanaman sekaligus untuk mengetahui kondisi faktual lahan jagung yang dikelola masyarakat. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, tanaman jagung di lahan Poktan Sungai Bayan memiliki ketinggian yang bervariasi, yakni sekitar 80 hingga 160 sentimeter. Namun, petugas menemukan adanya kondisi daun tanaman yang menguning. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan tingkat kesuburan tanah yang kurang mendukung sehingga pertumbuhan tanaman jagung belum optimal. Temuan tersebut menjadi salah satu bahan penting dalam monitoring karena kondisi lahan dan tanaman perlu diperhatikan secara berkala agar perkembangan budidaya jagung dapat terus terpantau hingga memasuki tahap berikutnya. Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh dua personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aiptu Ferry A.P dan Bripka Eko P. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, pemantauan tersebut juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendataan dan pengawasan perkembangan lahan pertanian masyarakat. Dengan adanya monitoring secara berkala, kondisi tanaman yang mengalami kendala dapat diketahui lebih awal dan menjadi bahan koordinasi dengan pihak terkait maupun petani untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai. Kegiatan berlangsung dengan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara selama pelaksanaan monitoring juga dilaporkan aman dan kondusif. Pemantauan lahan jagung di wilayah HSU diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga perkembangan tanaman dapat diketahui secara faktual sekaligus mendukung upaya peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan masyarakat. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Jajaran Polsek Amuntai Tengah terus memperkuat pemantauan terhadap program swasembada jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Monitoring perkembangan lahan jagung tersebut dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026, mulai pukul 12.30 Wita hingga selesai. Kegiatan dilakukan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU. Pemantauan ini menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam mengikuti perkembangan sektor pertanian sekaligus memastikan kegiatan budidaya jagung yang dilakukan masyarakat dapat terus terpantau dan dilaporkan secara berkala kepada pimpinan. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Amuntai Tengah juga melakukan pengecekan terhadap perkembangan lahan jagung sebagai salah satu komoditas yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian pangan, termasuk pemenuhan kebutuhan pakan ternak. Lima personel diterjunkan dalam kegiatan monitoring tersebut, yakni Aiptu Rofik PN, Aipda Sahat MTS, SH, Bripka Sugeng Ari Bowo, Bripka Eko Wahyudi, dan Brigpol Bayu Fitrianto. Untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan, personel menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat Polsek Amuntai Tengah serta perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000. Selain melakukan pemantauan, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan lahan jagung di lapangan. Data hasil monitoring selanjutnya menjadi bahan laporan kepada pimpinan sebagai bagian dari pengawasan terhadap program ketahanan pangan. Kegiatan ini mencerminkan keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian melalui pemantauan dan komunikasi bersama masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kesinambungan program ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pakan secara mandiri. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Monitoring secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan program swasembada jagung dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran kepolisian di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Polsek Banjang secara rutin melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah hukumnya, termasuk lahan pertanian di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang. Monitoring tersebut dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 sekitar pukul 11.30 Wita. Kegiatan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung sekaligus melihat kondisi lahan yang menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan. Dalam pemantauan tersebut, personel Polsek Banjang mendatangi lahan milik Sadikin yang dikelola secara perorangan melalui kelompok tani Mandiri binaan Polri. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 itu kini memasuki usia sekitar 81 hari. Berdasarkan hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman berada pada kisaran 2 hingga 2,1 meter dan diperkirakan memasuki masa panen sekitar 10 Oktober 2026. Jenis tanaman yang dikembangkan merupakan jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18. Untuk kebutuhan penanaman, digunakan sekitar 100 kilogram benih. Sementara pemupukan dilakukan menggunakan NPK 16.16.16 dan dolomit, sedangkan pengendalian gulma menggunakan herbisida Basmilang. Dalam pengelolaannya, lahan tersebut masih menggunakan metode manual tanpa dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kapolsek Banjang melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan monitoring tidak hanya sebatas melihat perkembangan tanaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan pendampingan kepada masyarakat yang terlibat dalam program ketahanan pangan. Tiga personel Polsek Banjang yang melaksanakan monitoring yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto, dan Aiptu Sukadi. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang selama kegiatan berlangsung juga terpantau kondusif. Monitoring secara berkala diharapkan dapat membantu memastikan lahan pertanian tetap terkelola dengan baik hingga masa panen, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi Polri bersama masyarakat dalam mengawal program pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung yang memiliki nilai strategis bagi kebutuhan pakan dan sektor pertanian. (Agus)
Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad) menggelar Pelatihan dan Bimbingan Teknis Profesi Penerangan (Bimtekprofpen) Tahun Anggaran 2026, di Aula Dharma Gati Ksatria Jaya, Pusbekangad, Kramat Jati, yang berlangsung selama dua hari (28 – 29 Juli 2026) Pelatihan dan bimbingan teknis ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penerangan agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan dinamika ruang digital. Bimtekprofpen yang dibuka oleh Kepala Penerangan Pusbekangad (Kapen Pusbekangad) Letkol Cba Dwiyo Sugiharto, S.Sos., mengusung tema “Mewujudkan Insan Penerangan yang Inovatif di Era Digital dalam Mendukung Tugas Pokok Bekang TNI AD.” Tema tersebut menjadi komitmen Pusbekangad dalam membangun insan penerangan yang profesional, adaptif, dan mampu menghasilkan publikasi berkualitas di era transformasi digital. Direktur Pembinaan Umum (Dirbinum) Pusbekangad dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Penerangan Pusbekangad menegaskan bahwa insan penerangan Bekang TNI AD dituntut memiliki kemampuan menyampaikan informasi secara cepat, tepat, akurat, dan bertanggung jawab. Selain itu, personel penerangan juga harus mampu membangun narasi positif, menangkal disinformasi, serta menjaga kredibilitas institusi melalui pemanfaatan media digital yang efektif. “Perkembangan teknologi informasi menuntut insan penerangan untuk terus meningkatkan kompetensi. Insan penerangan harus mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai teknologi digital, serta menghasilkan konten yang informatif, edukatif, dan membangun citra positif institusi,” ujarnya. Kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat dengan materi meliputi penulisan jurnalistik, fotografi, videografi, hingga pengembangan konten media sosial. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis sekaligus kreativitas dalam mendukung publikasi dan penyebarluasan informasi positif di lingkungan Bekang TNI AD. Sebanyak 18 personel penerangan dari berbagai satuan jajaran Bekang TNI AD mengikuti pelatihan ini. Selama kegiatan, para peserta memperoleh pembekalan teori dan praktik guna memperkuat kemampuan produksi konten digital yang relevan dengan perkembangan media komunikasi saat ini. Melalui penyelenggaraan Bimtekprofpen TA 2026, diharapkan semakin memperkuat penerangan di jajaran Bekang TNI AD yang semakin profesional, inovatif, dan adaptif, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Bekang TNI AD sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI Angkatan Darat. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Acara pelepasan purna bakti Camat Surade Unang Suryana, S.IP.,Kp., M.Si digelar pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban ini dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi serta unsur masyarakat se-Kecamatan Surade. Hadirnya dalam kesempatan ini jajaran Forkopimcam Surade, Ketua PGRI Cabang Surade, Ketua K3S. Hadir juga para Kepala Sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA dan SMK, Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) H. Hendra Permana. Tampak deretan tamu undangan yang terdiri dari seluruh Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Surade, Kepala KUA Kecamatan Surade, Ketua Karang Taruna Kecamatan Surade, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta para tamu undangan lainnya. Rangkaian acara dipandu oleh Hikmat Ashadi (Staf Kecamatan Surade) yang bertindak sebagai pembawa acara sekaligus pengatur waktu. Dalam sambutannya, Unang Suryana menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah hadir dan bersinergi melaksanakan tugas bersama selama dirinya menjabat. “Terima kasih sebesar-besarnya saya sampaikan kepada rekan kerja, seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat yang telah berbarengan menjalankan amanah pelayanan dan pembangunan di wilayah ini,” ujarnya. Sambutan juga disampaikan Sekcam Surade E’ah Nurlaila, Danramil Surade Kapten Inf Didik, serta Ketua Paguyuban Serdadu Jampang (PSJ) Asep M Rapidi yang memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Camat selama bertugas. Sementara Ketua MUI Kecamatan Surade Asep Mustofa (Aa Bentang) turut mengapresiasi sekaligus mendoakan, khususnya atas peran beliau dalam mewujudkan Masjid Al-Jalil Kecamatan Surade. Selanjutnya penyampaian kesan dan pesan disampaikan perwakilan Kepala Desa oleh Kades Citanglar Surahman yang juga Ketua Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Pajampangan (PKPP), perwakilan KNPI Kecamatan Surade, serta perwakilan PGRI Cabang Surade oleh Ibu Rofikoh. Pada kesempatan tersebut Rofikoh turut menyuguhkan lagu ciptaan PGRI yang berjudul Purna Bakti Camat Surade khusus untuk menghormati masa bakti Unang Suryana. Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama dan makan bersama dalam suasana kekeluargaan yang hangat. (Dicky)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com Kemampuan menulis menjadi salah satu kompetensi yang harus terus diasah oleh setiap insan penerangan TNI AD di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital. Keterampilan tersebut tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses belajar dan latihan yang berkelanjutan, sejalan dengan peribahasa _“ala bisa karena biasa”_. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono, S.E., M.Han., saat membuka Workshop Menulis Penerangan TNI AD TA 2026 di Ballroom Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta, Selasa (29/7/2026). Dalam sambutannya, Kadispenad menegaskan bahwa kemampuan menulis merupakan bagian dari profesionalisme prajurit dan PNS TNI AD dalam mendukung komunikasi publik institusi. “Saya ingin seluruh personel jajaran penerangan memiliki kemampuan menulis yang baik. Namun, kemampuan ini harus terus diasah agar semakin mahir, sehingga mampu menghasilkan narasi yang bermanfaat bagi satuan maupun pengembangan diri masing-masing,” ujarnya. Ia berharap ilmu yang diperoleh dalam workshop ini terus dipraktikkan. Menurutnya, semakin sering seseorang menulis, semakin kuat kemampuan tersebut tertanam dalam pola pikirnya. Bahkan setelah lama tidak digunakan, keterampilan itu akan lebih mudah diaktifkan kembali karena telah menjadi kebiasaan. Workshop yang diikuti 100 peserta secara luring dan 30 peserta secara daring dari jajaran penerangan serta perwakilan satuan TNI AD di berbagai wilayah Indonesia ini dirancang sebagai lokakarya yang memadukan teori dan praktik penulisan. Dimana peserta dibekali kemampuan mengolah fakta, menentukan sudut pandang, serta menyusun narasi yang komunikatif, akurat, dan mudah dipahami masyarakat. Direktur Utama Narabahasa Ivan Lanin menyampaikan bahwa menulis bukanlah kemampuan alamiah manusia, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari dan terus dilatih. Sebaliknya, yang secara naluriah dimiliki manusia adalah kemampuan untuk bercerita. Karena itu, peserta diajak memahami cara mengembangkan cerita menjadi tulisan yang runtut, efektif, dan bermakna, dengan menguasai struktur tulisan, mulai dari wacana, paragraf, kalimat, diksi, hingga ejaan. Materi berikutnya disampaikan Produser Bespoke Lab sekaligus penulis Indira Saraswaty mengenai penyusunan narasi strategis dan teknik mengemas data serta informasi kedinasan menjadi tulisan yang relevan, menarik, dan mampu membangun opini publik yang konstruktif. Pada sesi penutup, Kasubdislisstra Dispenad Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati, S.H., M.Han., memaparkan pemanfaatan teknologi _Artificial Intelligence_ (AI) sebagai pendukung proses penulisan. Menurutnya, AI mampu mempercepat pengolahan informasi, tetapi tidak dapat menggantikan peran manusia dalam memberi arah, nilai, empati, dan tanggung jawab pada sebuah tulisan. “AI dapat membantu kita menemukan kata-kata, tetapi hanya manusia yang mampu memberi tulisan arah, nilai, empati, dan tanggung jawab,” tegasnya. Pada akhir workshop diumumkan pemenang Karya Penulisan Terbaik, yaitu Koptu Eko W. Purnomo sebagai juara pertama, Lettu Chk Muhammad Rizky Royhan sebagai juara kedua, dan Serda M. Hasan Azwar sebagai juara ketiga. Apresiasi juga diberikan kepada tiga peserta teraktif, yakni Sertu Narotama, Sertu M. Asep, dan Letda Arh Budisep Silalahi. Menutup kegiatan, Kadispenad melalui sambutan yang dibacakan Sesdispenad Kolonel Arh Budyanto Putro Sudarsono, S.E., M.Han., mengajak seluruh peserta menjadikan kemampuan menulis sebagai bagian dari budaya profesionalisme prajurit. Dengan kemampuan menulis yang terus berkembang, insan penerangan TNI AD diharapkan mampu menghadirkan komunikasi publik yang akurat, edukatif, humanis, dan adaptif sehingga semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD. (Agus)