SUKABUMI – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi, menggelar kegiatan halal bihalal diselingi acara lomba mancing di kawasan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Senin, 12 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan santai ini menjadi agenda rutin usai Idul Fitri. Kegiatan ini menjadi agenda rutin untuk menjaga kekompakan dan sinergitas antar sesama jurnalis. Ketua PWI Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani Saptari, mengatakan bahwa tradisi ini penting untuk menjaga kebersamaan serta memperkuat semangat solidaritas di lingkungan organisasi. “Halal bihalal menjadi momen penting bagi kami untuk saling bersilaturahmi, sekaligus memperkuat hubungan emosional di antara anggota,” ujarnya. Kegiatan tahun ini kaya dia, dikemas lebih segar dengan tambahan lomba mancing yang disambut antusias oleh para peserta. Konsep tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa kekeluargaan dan menciptakan suasana yang lebih cair. Ikbal juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme wartawan dalam menghadapi dinamika kerja jurnalistik, serta memperkuat sinergi antara PWI dan pemerintah daerah. Acara diikuti oleh sejumlah anggota dari berbagai media dan ditutup dengan kebersamaan dalam jamuan makan serta pemberian hadiah untuk peserta lomba mancing. Selain sebagai ajang internal, kegiatan ini juga menjadi bentuk konsolidasi ringan antarjurnalis untuk menyamakan visi dalam menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang, khususnya di era digital. PWI Kota Sukabumi berharap kegiatan semacam ini terus menjadi ruang positif bagi anggota, tak hanya dalam menjalin keakraban, tetapi juga membangun semangat kolektif demi kemajuan profesi dan kontribusi terhadap daerah. DADANG

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-12-mei-2025 Pemerintah Kabupaten Jepara secara resmi melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji Kloter 44 asal Jepara menuju Tanah Suci pada Senin (12/5/2025). Acara pelepasan yang berlangsung di Pendopo Kartini ini dipimpin oleh Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), mewakili Bupati Jepara, Witiarso Utomo (Mas Wiwit). Sebanyak 356 jemaah dari Kloter 44 akan melanjutkan perjalanan ke Asrama Haji Donohudan, Solo, sebelum bertolak ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji tahun 1446 Hijriah. Dalam sambutannya, Gus Hajar menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat kepada para jemaah yang telah terpilih sebagai tamu Allah. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Jepara mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji kepada Panjenengan semua yang terpilih menjadi tamu Allah di Makkah Al-Mukarramah,” ucap Gus Hajar. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, serta menaati arahan dari pembimbing dan petugas selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Pemerintah Kabupaten Jepara, lanjutnya, berkomitmen penuh dalam mendukung pelayanan administrasi, kesehatan, dan fasilitasi keberangkatan para jemaah. Sementara itu, Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Badrudin, menjelaskan bahwa jumlah total jemaah haji asal Jepara tahun ini mencapai 1.277 orang. Mereka terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 43 (217 orang), kloter 44 (353 orang), kloter 45 (351 orang), dan kloter 46 (343 orang). Dua jemaah lainnya tergabung di kloter 39 bersama daerah lain. Untuk kloter 46, keberangkatannya sementara ditunda karena visanya belum terbit dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, namun tetap akan diberangkatkan bersama kloter berikutnya. Badrudin juga mengimbau agar seluruh jemaah menjaga nama baik Kabupaten Jepara, saling membantu antar sesama, serta tidak meninggalkan rekan seperjalanan. Ia juga meminta ketua rombongan memperhatikan kebutuhan konsumsi para jemaah. “Semoga semua jemaah diberikan kelancaran, kemudahan dalam beribadah, serta pulang ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” tuturnya. Sebagai informasi, jemaah tertua tahun ini berusia 90 tahun, yaitu Mbah Parsih dari Desa Tunahan, Keling; Abdur Rohim dari Desa Menganti; dan Darno dari Desa Kerso, Kedung. Sedangkan jemaah termuda adalah Khoirul Umam, berusia 18 tahun, asal Desa Sowan Lor, Kecamatan Kedung. Pelepasan ini menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Daerah kepada masyarakat dalam menunaikan salah satu rukun Islam, serta harapan agar seluruh jemaah haji asal Jepara mendapatkan predikat haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur panjang, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menggelar operasi pemberantasan premanisme berskala besar, pada Sabtu (10/5/2025). Sebanyak 100 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut, melibatkan unsur TNI, Satpol PP, serta anggota kepolisian. Dalam arahannya, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso menekankan pentingnya kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama masa libur panjang. “Libur panjang seperti ini biasanya diiringi dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, baik dari dalam maupun luar kota. Oleh karena itu, kehadiran aparat keamanan, khususnya Polri, sangat penting guna menjamin ketertiban dan rasa aman di tengah masyarakat,” ujar AKBP Erick. Kapolres menambahkan, operasi ini merupakan implementasi dari instruksi Presiden Republik Indonesia yang disampaikan melalui Kapolri, guna menindak tegas segala bentuk praktik premanisme yang meresahkan masyarakat dan mengganggu roda perekonomian. Tak hanya itu, pada 12 Mei 2025 mendatang, Polres Jepara juga akan membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang akan bekerja berbarengan dengan pelaksanaan Operasi Candi. “Premanisme yang menjadi target kami bukan hanya soal pungutan liar, tapi juga meliputi aksi geng motor, tawuran antar kelompok remaja, hingga penyalahgunaan narkotika. Semua ini sangat mengganggu ketenteraman masyarakat dan berpotensi merusak iklim investasi,” paparnya. Operasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah atas instruksi langsung dari Kapolda Jawa Tengah. Dalam pelaksanaannya, Kapolres menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan prinsip preemtif, preventif, dan humanis, sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. “Kita ingin menjaga keamanan masyarakat. Namun, perlu saya ingatkan kepada seluruh personel agar tidak bertindak berlebihan atau melanggar prosedur, karena hal tersebut justru bisa memunculkan persepsi negatif terhadap institusi,” tegasnya. Mantan Kapolres Banjarnegara ini juga menjelaskan, pelaksanaan operasi akan dibagi ke dalam beberapa sif untuk menjangkau wilayah-wilayah yang telah dipetakan sebagai lokasi rawan premanisme. Operasi ini tidak hanya berlangsung di pusat kota, tetapi juga menjangkau daerah perbatasan dan tempat-tempat publik seperti terminal, pasar tradisional hingga pusat keramaian lainnya. Ia berharap, kehadiran aparat gabungan ini dapat memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat serta menekan ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan. “Semua elemen masyarakat berhak menikmati libur panjang dengan nyaman. Kami ingin memastikan bahwa mereka bisa beraktivitas, berlibur, dan bertransaksi tanpa rasa khawatir akan gangguan dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab,” katanya. Kapolres menegaskan, langkah ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga ketertiban umum. “Kami tidak ingin sekadar menangkap. Kami ingin membina dan mengedukasi masyarakat agar memahami bahwa tindakan premanisme bukan hal yang bisa ditoleransi,” pungkasnya.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara:Kedung –11-mei-2025 PAC Squad Nusantara Kecamatan Kedung resmi meresmikan Basecamp (Bescem) barunya sekaligus menggelar kegiatan santunan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Acara yang digelar di kediaman Ketua PAC Kedung Rt 01 Rw 04, Bapak Junadi, ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan rasa syukur. Peresmian dan santunan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC Squad Nusantara, Bapak Eko Basuki yang akrab disapa Mbah So. Beliau turut memberikan dukungan penuh atas kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PAC Kedung atas inisiatif dan kepeduliannya terhadap sesama. Selain Ketua DPC, hadir pula jajaran pengurus lainnya seperti Ketua Harian DPC Bapak Wawan, Penasehat DPC Bapak Harna, serta Pengurus DPC Bidang Pemuda dan Olahraga, Bapak Iswanto dan Bapak Yogi. Kehadiran mereka menambah semangat dan keharmonisan dalam kegiatan tersebut. Menariknya, acara ini juga dihadiri oleh para Ketua PAC dari berbagai kecamatan lain, antara lain PAC Kota Bangsri, Mayong, Bate, Pakis Aji, dan Welahan. Hal ini menunjukkan kuatnya solidaritas antar wilayah dalam lingkup Squad Nusantara. Dalam sesi santunan, bantuan berupa paket sembako dan sejumlah uang diserahkan langsung oleh Ketua DPC, Ketua Harian, serta Ketua PAC Kedung kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Squad Nusantara dalam menebar manfaat dan menjalin kedekatan dengan masyarakat. Acara berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Diharapkan, peresmian Bescem ini dapat menjadi pusat kegiatan positif dan produktif bagi anggota PAC Kedung ke depannya, serta menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan gerakan sosial yang bermanfaat.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara:Tahunan, 11 Mei 2025 – Bertempat di Cafe Timberland, Desa Tahunan Tendoksari, Kecamatan Tahunan, acara pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) Squad Nusantara berlangsung dengan sukses dan penuh semangat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen perayaan satu tahun berdirinya PAC Tahunan, sebuah organisasi yang bergerak di bidang sosial, kepemudaan, dan kebangsaan. Acara dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Squad Nusantara, Bapak Eko Basuki, yang akrab disapa “Mbah So”. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat kemandirian dan kekompakan PAC Tahunan yang dinakhodai oleh Ketua PAC, Bapak H. Purwanto. “Kita bangga dengan kemajuan yang diraih PAC Tahunan. Ini hasil kerja nyata dan semangat gotong royong dari seluruh pengurus dan anggota,” ujarnya. Rangkaian acara meliputi penyerahan Surat Keputusan (SK) Ketua PAC Tahunan, pengucapan sumpah dan janji pengurus baru, serta pemaparan laporan tahunan. Dalam laporannya, Bapak H. Purwanto menegaskan bahwa PAC Tahunan menunjukkan perkembangan pesat dalam setahun terakhir, baik dari segi kegiatan sosial, pembinaan anggota, hingga peran aktif dalam masyarakat. “Ini baru permulaan. Kita akan terus bergerak, membangun solidaritas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Tahunan,” tegasnya dalam sambutan. Sebagai bentuk rasa syukur dan simbol kebersamaan, acara juga dimeriahkan dengan prosesi pemotongan tumpeng, menandai ulang tahun pertama PAC Tahunan. Acara turut dihadiri tokoh penting dari DPC Squad Nusantara, antara lain Ketua Harian DPC Bapak Wawan, Pengurus DPC bidang Pemuda dan Olahraga Bapak Iswantoro dan Bapak Yogi, serta Penasehat DPC Bapak Harno. Hadir pula Ketua PAC dari wilayah lain seperti PAC Keling dan PAC Kota, yakni Bapak Wawan dan Bapak Aji, yang turut memberikan semangat dan dukungan. Dengan pengukuhan kepengurusan baru ini, PAC Tahunan meneguhkan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah, membina generasi muda, serta memperkuat semangat nasionalisme dan kebersamaan dalam bingkai Squad Nusantara.(Wely-jateng)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,. Bertepatan dengan menjelang hari libur peringatan Hari Raya Waisak bagi umat Budha. Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan Apel Kesiapan patroli gabungan dengan Kodim 0617/Majalengka, Dishub dan Sat Pol PP Kabupaten Majalengka guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang perayaan hari raya Waisak. Menyikapi hal tersebut, dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta menjaga stabilitas Kamtibmas pada liburan Polres Majalengka melakukan sejumlah kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) seperti patroli pemantauan wilayah. Sabtu (10/5/2025). Selain memastikan keamanan di tempat ibadah prosesi Waisak, personel yang disiagakan melaksanakan patroli ke obyek-obyek wisata sebagai bentuk memberikan rasa aman dan nyaman. Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Wakapolres KOMPOL Asep Agustoni mengatakan bahwa kehadiran personel sebagai bentuk tugas dan tanggung jawab Kepolisian dalam hal ini Polres Majalengka untuk menjaga kondusifitas keamanan di wilayahnya. Menurutnya akan melaksanakan pengamanan dan patroli di tempat ibadah Vihara dan obyek-obyek wisata selama libur perayaan Hari Waisak, “Tentunya kehadiran personel akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat “, imbuhnya. Kapolree juga menegaskan bahwa selain itu nantinya personel dibawah perwira pengendali sesuai tugas masing-masing memantau dan memonitoring antisipasi gangguan Kamtibmas lainnya. Langkah proaktif ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah momentum libur panjang yang sering meningkatnya aktivitas masyarakat menikmati hari libur guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, ” tegasnya. Diharapkan kepada seluruh personel agar aktif memantau perkembangan situasi di tengah masyarakat. Hal ini utamanya akan berkaitan erat dengan tugas pokok Kepolisian dalam rangka memelihara dan meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Asep Rusliman

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan wilayah kepulauan, khususnya Karimunjawa, melalui peningkatan infrastruktur dasar. Salah satu langkah nyata diwujudkan lewat program “Klinik Jalan” yang tengah digencarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Mulai Jumat, 9 Mei 2025, DPUPR Kabupaten Jepara memulai pekerjaan pemeliharaan jalan di ruas strategis dalam kota Karimunjawa hingga Desa Kemujan. Dengan panjang total sekitar 25 kilometer, proyek ini diharapkan mampu memperlancar arus transportasi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Menurut Agus Priyadi, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Jepara, metode yang digunakan dalam perbaikan adalah lapisan penetrasi (lapen), yang ditutup dengan sand sheet guna memperkuat struktur jalan. “Kami menargetkan pekerjaan rampung dalam dua bulan dengan anggaran sekitar Rp800 juta,” ungkapnya. Karimunjawa dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Jawa Tengah, namun infrastruktur jalan yang belum optimal kerap menjadi kendala bagi wisatawan maupun warga lokal. Oleh karena itu, proyek ini dinilai sangat penting untuk menunjang mobilitas dan keselamatan pengguna jalan. “Perbaikan ini merupakan bentuk dukungan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Kami ingin masyarakat dan wisatawan merasa nyaman saat beraktivitas di Karimunjawa,” tambah Agus. Program “Klinik Jalan” menjadi wujud nyata sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pengembangan pariwisata. Dengan akses jalan yang semakin baik, harapannya Karimunjawa akan semakin siap menyambut kunjungan wisatawan, serta memberi dampak ekonomi positif bagi warga pulau.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

Gianyar, Bidik-kasusnews.com – Kejaksaan Negeri Gianyar menunjukkan komitmennya dalam menjaga harmoni sosial di tingkat desa dengan memfasilitasi penyelesaian sengketa tanah di Desa Batuan Kaler melalui program Bale Sabha Adhyaksa. Musyawarah perdamaian yang mempertemukan warga dengan pihak Desa Adat berlangsung di Aula Kantor Desa Batuan Kaler, Jumat (09/05). Perbekel Desa Batuan Kaler, I Wayan Suwarma, mengapresiasi langkah proaktif Kejari Gianyar yang dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Gianyar, Kasi Intelijen, serta jajaran lainnya. Ia menegaskan bahwa penyelesaian secara kekeluargaan merupakan jalan terbaik agar situasi tetap kondusif. “Bale Sabha Adhyaksa sangat membantu kami dalam mencari solusi damai. Ini bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam menyelesaikan konflik internal secara musyawarah,” ujar I Wayan Suwarma. Kepala Kejaksaan Negeri Gianyar, Agus Wirawan Eko Saputro, S.H., M.H., menekankan bahwa penyelesaian damai ini sejalan dengan program Jaga Desa dan pendekatan Restorative Justice yang diusung Kejaksaan RI. “Langkah musyawarah ini mencerminkan semangat keadilan restoratif yang bertujuan menjaga harmoni masyarakat desa tanpa harus masuk ke ranah pidana atau perdata,” jelas Kajari. Bale Sabha Adhyaksa kini menjadi garda depan dalam mendampingi desa-desa di Gianyar dalam menangani potensi konflik sosial. Kejari Gianyar berharap, keberhasilan di Batuan Kaler ini bisa menginspirasi pembentukan Bale Sabha Adhyaksa di desa lain sebagai upaya preventif menjaga ketertiban umum.(Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com **Semarang, 10 Mei 2025** – Sebagai upaya terpadu untuk memerangi premanisme dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga dan pelaku usaha, Polrestabes Semarang telah meluncurkan ‘Ops Aman Candi 2025’ menyusul pengumuman ‘Ops Aman Nusa 2025’ secara nasional oleh Mabes Polri. Operasi nasional yang dimulai pada 1 Mei tersebut bertujuan untuk memberantas kegiatan terkait premanisme yang mengganggu ketertiban umum, mengancam stabilitas keamanan, dan berdampak negatif terhadap iklim investasi nasional. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi secara langsung memimpin operasi tersebut, dengan fokus pada area-area utama di Kota Semarang terkait tindak kejahatan. Apel KRYD digelar di pos zebra Simpang Lima yang dihadiri seluruh Perwira Utama (PJU) Polrestabes Semarang, anggota TNI, dan Satpol-PP Kota Semarang. Kekompakan ini menjadi bukti komitmen berbagai lembaga penegak hukum untuk bahu-membahu menanggulangi masalah ini. Dalam apel tersebut, Kombes Pol M Syahduddi menekankan pentingnya keselamatan petugas sekaligus menghimbau personel untuk bertindak profesional dan sesuai aturan. “Selama bertugas, utamakan keselamatan dalam menjalankan tugas,” tegasnya. “Perhatian! Seluruh personel diingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang melampaui batas, tidak sesuai aturan, arogan, dan sebagainya.” Operasi ini diharapkan terus berlangsung siang dan malam sesuai kebutuhan untuk mencapai target yang sudah ditetapkan. Sementara itu, Melalui Kasatreskrim AKBP Andika Dharma Sena pada malam ini, petugas telah mengamankan 27 orang.”Kami menangkap 26 orang yang diduga melakukan tindak pidana premanisme dengan melakukan parkir liar dan menjadi ‘pak ogah’ (penyeberang jalan tanpa izin),” kata AKBP Andika. “Selain itu, satu orang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) untuk motifnya masih kita dalami” Selain melakukan pengamanan, operasi ini juga fokus pada penertiban parkir liar. AKBP Andika menyoroti upaya yang tengah dilakukan untuk mengatasi parkir liar, untuk mematuhi kepastian hukum juruparkir liar ini harusnya mendaftarkan juru parkir ke Dinas Perhubungan Tambak Aji guna memastikan legalitas dan kepatuhan terhadap tarif parkir yang ditetapkan. Ia menegaskan bahwa kenaikan harga yang sewenang-wenang, terutama pada hari libur dan akhir pekan, tidak akan ditoleransi. ‘Ops Aman Candi 2025’ memberikan pesan yang jelas bahwa premanisme tidak akan ditoleransi di Kota Semarang dan di seluruh Indonesia. Operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan tenteram kepada warga dan pelaku usaha. Aparat menghimbau masyarakat untuk aktif bekerja sama dengan penegak hukum dengan melaporkan setiap kejadian premanisme atau kegiatan yang mencurigakan. Keberhasilan ‘Ops Aman Candi 2025’ bergantung pada upaya kolaboratif antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan Semarang yang lebih aman dan tertib(wely-jateng) Sumber:humas polda jateng

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 11 Mei 2025 Warga Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, digemparkan oleh penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di sebuah rumah kosong milik almarhum Bapak Sulisno, pada Minggu dini hari (11/5/2025). kapolsek Bangsri IPTU Sukresno Saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews Menyapaikan korban sebelumnya sempat mampir ke rumah seorang warga bernama Bapak Mulyono pada Sabtu sore (10/5), sekitar pukul 17.00 WIB. Korban menyampaikan bahwa ia baru saja pulang dari mengunjungi saudaranya di Desa Plajan dan mengaku merasa kelelahan. Saat ditawari untuk bermalam di rumah Bapak Mulyono, korban menolak dan memilih tidur di rumah kosong yang bersebelahan dengan kediaman Saksi 1.ujar IPTU Sukresno Sekitar pukul 20.00 WIB, korban terlihat sedang bersantai di rumah kosong tersebut. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan, sehingga saksi 1 kemudian kembali ke rumahnya untuk beristirahat. Namun pada pukul 03.30 WIB keesokan harinya, saat hendak berangkat salat Subuh, Saksi 1 berniat mengajak korban untuk berjamaah ke masjid. Karena kondisi rumah kosong tersebut gelap, Saksi 1 menggunakan senter untuk mencarinya. Alangkah terkejutnya ia saat menemukan korban telah tewas dengan posisi tergantung di blandar rumah menggunakan seutas tali.beriinisial MT(40)yang diketahui beralamat di desa treguli Rt04/03 kecamatan wonosalam kabupaten demak.tambahnya Saksi 1 segera memberitahu Saksi 2 dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bangsri. Tak lama berselang, pihak kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Bangsri 1 tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah korban sekitar pukul 06.00 WIB. Pukul 08.00 WIB, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Bangsri 1 sambil menunggu kedatangan pihak keluarga dari Demak. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti motif di balik tindakan tragis tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.(Wely-jateng)