Lampung Selatan, BIDIK-KASUSnews.com – Menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 M, Koramil 421-03/Pnh Kodim 0421/Ls menyiagakan personelnya di sejumlah titik strategis guna memastikan kelancaran perjalanan para pemudik. Selain mengawasi lalu lintas, mereka juga menyediakan Rest Area bagi pemudik yang kelelahan, lengkap dengan fasilitas air minum, tempat tidur, dan sarana ibadah. Sebagai gerbang utama Sumatera, kawasan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni diprediksi mengalami lonjakan pemudik yang signifikan. Oleh karena itu, Koramil 421-03/Pnh harus bersiap siaga meskipun menghadapi keterbatasan personel, terutama dengan adanya penambahan pos pantau di beberapa titik vital. Batuut Koramil 421-03/Pnh, Sertu Eko Hariyanto, mewakili Danramil Kapten Arm. Darwin Lubis, menyampaikan bahwa 26 personel Babinsa telah dikerahkan untuk mengisi pos pantau di lokasi-lokasi strategis. “Kita siapkan personel Koramil meskipun cukup terbatas. Kesatuan lain mungkin bisa cuti lebaran, tetapi kami tetap siaga penuh. Apalagi tahun ini ada tambahan pos pantau di Bakauheni, Pelabuhan BBJ, dan PT Wika Beton,” ujar Sertu Eko Hariyanto, Rabu (26/3/2025). Ia merinci bahwa di Pos PAM Bakauheni disiagakan 8 personel, Pos PAM BBJ 6 personel, Pos PAM Wika Beton 6 personel, dan 4 personel tetap siaga di Koramil 421-03 Penengahan. Selain memastikan keamanan, Koramil 421-03/Pnh juga memberikan layanan ekstra bagi pemudik dengan menyediakan Rest Area di Markas Koramil, Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan. “Bagi pemudik yang merasa lelah atau mengantuk di perjalanan, silakan beristirahat di Rest Area kami. Ada tempat tidur, air minum/kopi, tempat salat, serta kamar mandi. Setelah istirahat, bisa melanjutkan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman,” tambahnya. Dengan langkah proaktif ini, Koramil 421-03/Pnh berharap dapat membantu kelancaran arus mudik dan memastikan para pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat. (Mgr)

Cirebon,Bidik-kasusnews.com-Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI S.I.K.,S.H.,M.H, Bersama Forkopimda Kab. Cirebon Melaksanakan Pengecekan Pos Pam Kanci dan Pos Pam Losari Operasi Ketupat Lodaya 2025, Selasa (25/3/2025). Kegiatan tersebut diikuti Bupati Cirebon Drs. Imron Rosyadi M.Ag, Ketua Dewan Sophi Zulfia, Kejari Sumber Dr. Yudhi Kurniawan, Kasdim 0620 Kab. Cirebon Mayor Arm. ZULKHAN, Dandenpom III Siliwangi Cirebon Letkol Cpm Sutoyo S.,Sos, Danlanal Letkol Laut Faisal Yanova Tanjung, S.E., M.Tr.Opsla, Danyon Arhanud Mayor Hafda Prima Agung S.I.P.,M.SC., / Yang mewakili, Danlanud Mayor Pnb Fariana Dewi Djakaria Putri, dan lainnya. “Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengecek Sarana dan Prasarana pendukung pengamanan yang ada di pos serta kelengkapan administrasi, kesiapsiagaan personil,” ujar Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI S.I.K.,S.H.,M.H. Selain itu, Ruang Command Center yang dilengkapi monitor CCTV untuk memantau arus lalu lintas di jalur arteri dan tol, Ruang Pelayanan kesehatan,Laktasi untuk ibu menyusui, ruang Bermain Anak, pelayanan SPKT untuk pelaporan aduan masyarakat, refreshment area (minuman,makanan, dan tempat pijat), free charging station dan lain-lain,maupun melakukan pengecekan kondisi Jalur arteri dan tol*_ dalam upaya memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat selama arus mudik lebaran tahun 2025. “Kami juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat dengan tagline Mudik Aman, Keluarga Nyaman dan Hotline 110 dapat melaporkan adanya kejadian gangguan kamtibmas, kejahatan jalanan ataupun Aksi Premanisme Berkedok Ormas yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat dan tepat,” ujarnya. Ia mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat selama arus mudik lebaran 2025 berjalan kondusif dan lancar. Situasi akan terus dipantau secara intensif, khususnya di titik-titik rawan kepadatan. Asep Rusliman

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 26 Maret 2025 – Pemerintah Kabupaten Jepara terus berupaya mengenalkan seni ukir khas daerahnya ke kancah internasional. Salah satu langkah besar yang tengah diperjuangkan adalah mencatatkan seni ukir Jepara sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) di United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat identitas budaya serta meningkatkan daya saing seni ukir Jepara di dunia. Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, dalam pertemuan silaturahmi dengan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, pada Selasa (25/3/2025) menyampaikan bahwa upaya pencatatan seni ukir Jepara sebagai WBTB UNESCO akan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Prof. Ismunandar, mantan Duta Besar/Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Kebudayaan Bidang Hubungan Antar Lembaga RI. Upaya Bersama dalam Pencatatan WBTB UNESCO Salah satu strategi yang akan ditempuh dalam pencatatan WBTB ini adalah melalui mekanisme Join Nomination dengan Bosnia dan Herzegovina. Negara tersebut sebelumnya telah berhasil mencatatkan seni ukir kayu Konjic (Konjic woodcarving) sebagai WBTB pada tahun 2017. Dengan kerja sama ini, peluang seni ukir Jepara untuk mendapatkan pengakuan dari UNESCO semakin terbuka lebar. “Nantinya yang turut membantu memperjuangkan ukir Jepara menjadi WBTB di UNESCO adalah Bu Rerie (Lestari Moerdijat) dan Prof. Ismunandar,” ujar Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo. Lestari Moerdijat juga menyatakan komitmennya dalam mendukung proses ini. Menurutnya, seni ukir Jepara adalah kekayaan intelektual bangsa yang harus mendapatkan pengakuan dunia. “Bu Rerie sudah menyiapkan naskah akademik dan bahan lainnya termasuk nanti pengusulan ke UNESCO,” tambahnya. Keunikan dan Nilai Seni Ukir Jepara Seni ukir Jepara telah lama menjadi identitas budaya yang melekat di Kabupaten Jepara. Karya-karyanya dikenal memiliki nilai estetika tinggi, dengan motif yang sarat akan filosofi dan sejarah. Keahlian para pengrajin dalam mengolah kayu menjadi ukiran bernilai seni tinggi telah diwariskan turun-temurun selama berabad-abad. Pada era 1980-an hingga 1990-an, ukiran Jepara sangat populer dan banyak digunakan dalam berbagai acara serta ruangan bergengsi. Hingga kini, produk-produk ukiran dari Jepara masih menjadi primadona dalam industri mebel dan kerajinan, baik di dalam negeri maupun pasar ekspor. Dalam webinar “Mengukir Masa Depan: Legenda Ukiran Jepara” yang digelar dalam ajang Jepara International Furniture Buyer Weeks (JIFBW) 2025 pada 12 Maret lalu, Lestari Moerdijat menegaskan bahwa Jepara telah dikenal sebagai penghasil ukiran berkualitas tinggi. Dampak Pencatatan WBTB bagi Jepara Jika seni ukir Jepara berhasil mendapatkan pengakuan UNESCO, hal ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan pariwisata di Jepara. Pengakuan sebagai WBTB akan meningkatkan daya tarik wisata budaya, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi para perajin untuk memasarkan karyanya ke pasar global. Pemerintah Kabupaten Jepara bersama para pemangku kepentingan terus mengawal proses ini dengan serius. Dengan dukungan dari berbagai pihak, harapannya seni ukir Jepara dapat segera mendapatkan status sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, sehingga warisan leluhur ini semakin dikenal dan dihargai oleh dunia.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

Lampung Selatan, Bidik-kasusnews.com – Polres Lampung Selatan menggelar pengawalan terhadap pemudik sepeda motor yang berangkat dari Pelabuhan PT Wika Beton, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang. Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, menjelaskan bahwa pengawalan yang dilakukan oleh pihak kepolisian ini ditujukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, terutama yang menggunakan sepeda motor. “Kepolisian melakukan pengawalan estafet dari Pelabuhan PT Wika Beton menuju perbatasan Kota Bandar Lampung,” ujar Kapolres, saat dikonfirmasi pada Rabu (26/3/2025). Pengawalan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman, terutama bagi para pemudik yang menempuh perjalanan malam hari. “Sesuai dengan slogan mudik lebaran tahun 2025, yaitu ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’, kami dari kepolisian siap mengawal perjalanan anda menuju kampung halaman,” tambahnya. Sekitar pukul 03.00 WIB, pengawalan dimulai dari Pelabuhan PT Wika Beton. Sebuah mobil patroli Sat Lantas Polres Lampung Selatan mengawal rombongan sepeda motor, melewati Polsek Penengahan, di mana rombongan pengawalan mendapat tambahan satu mobil patroli. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan dan bertemu dengan Polsek Kalianda, mendapatkan tambahan satu lagi mobil patroli. Perjalanan dilanjutkan hingga Polsek Sidomulyo, di mana kembali tambahan mobil patroli bergabung dengan rombongan pengawalan. Setibanya di Polsek Katibung, rombongan pemudik akan mendapat satu tambahan mobil patroli lagi. Setelah melewati seluruh rute ini, pengawalan akan diteruskan oleh mobil patroli dari Sat Lantas Polresta Bandar Lampung yang siap menyambut di perbatasan. “Setiap mobil patroli yang melakukan pengawalan berisi dua orang personel Polres Lampung Selatan,” ungkap Yusriandi. Kapolres Yusriandi menegaskan, pihak kepolisian memiliki komitmen untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan para pemudik, tanpa ada hambatan atau gangguan keamanan. “Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan selama mudik lebaran ini, supaya mudik aman keluarga nyaman,” tutup Kapolres. Sebagai tambahan, Kapolres mengimbau agar para pemudik tetap berhati-hati selama perjalanan. Ia juga mengingatkan agar setiap pemudik yang mengalami kendala atau insiden selama perjalanan segera menghubungi layanan darurat 110. “Keamanan dan kenyamanan bersama adalah prioritas kita semua,” ujar Yusriandi.(Mgr)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, kembali menggelar buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhuafa di aula Bhayangkari Jepara, pada Selasa (25/3/2025). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Jepara Ny. Dessy Erick Budi Santoso, pejabat utama dan anggota Polres Jepara, Kapolsek jajaran, Bhayangkari serta anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Kegiatan ini diawali dengan pembagian 300 takjil gratis kepada pengguna jalan di seputaran jalan Karel Sasuit Tubun 2 Jepara, sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat di bulan suci Ramadan. Dalam sambutannya, Kapolres Jepara AKBP Erick mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Jepara terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, membangun kebersamaan, serta memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya. Selain itu, AKBP Erick menegaskan, kegiatan ini merupakan komitmen nyata Polres Jepara mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang beruntung. “Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk ikut peduli terhadap sesama, terutama kepada anak yatim dan kaum dhuafa,” kata AKBP Erick. Mantan Kapolres Banjarnegara ini berharap, buka puasa bersama dapat memberikan manfaat serta memperkuat ikatan sosial antara kepolisian dan masyarakat. “Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan ini diharapkan dapat terus berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. Bakti sosial dan buka puasa bersama kemudian diisi ceramah agama yang memberikan pesan-pesan kebaikan di bulan Ramadan. Polres Jepara turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan kepada 15 anak yatim serta 10 kaum dhuafa yang berasal dari Kecamatan Tahunan sebagai bentuk dukungan nyata bagi mereka.(Wely-jateng) Sumber:Humas polres jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara,- Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Klabangkoro, perusahaan yang bergerak di bidang jasa keamanan, mengadakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil dan santunan bagi anak yatim serta kaum dhuafa. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 23 Maret, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan upaya untuk mempererat tali silaturahmi di masyarakat.(23/03/2025) Sebanyak 200 bungkus takjil dibagikan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selain itu, Klabangkoro juga memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, sebagai wujud kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan. Ketua klabangkoro Abdul Rohim, menyampaikan kepada wartawan Rabo(26/03/2025) bahwa acara ini merupakan bagian dari komitmen sosial Klabangkoro untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dan membantu mereka yang membutuhkan, terutama di bulan penuh berkah ini,” ujarnya. Kegiatan berbagi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Banyak yang mengapresiasi inisiatif Klabangkoro dalam memberikan bantuan kepada mereka yang kurang mampu. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Semoga kegiatan sosial seperti ini dapat terus berjalan dan menjadi ladang kebaikan bagi semua yang terlibat. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang meningkatkan kepedulian serta berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.(Wely-jateng) –

Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Drs. Kasihan Rahmadi, S.H., M.H mengunjungi di Pos Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2025, yang terletak di Rest Area KM 166 Tol Cipali, wilayah hukum Polres Majalengka. Demi memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2025, Selasa (25/3/2025). Kehadiran Wakapolda Jabar, Brigjen Pol. Drs. Kasihan Rahmadi disambut oleh jajaran Polres Majalengka serta Kapos Terpadu Rest Area KM 166, Dalam kesempatan itu Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Kasihan Rahmadi memberikan arahan kepada para petugas yang terlibat dalam operasi tersebut. Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para petugas yang terlibat dalam Ops Ketupat Lodaya 2025. Mari kita laksanakan tugas kita dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik, ujar Brigjen Pol. Drs. Kasihan Rahmadi. Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto mengatakan, pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2025 demi menjaga keamanan dan ketertiban selama arus mudik Lebaran. “Dengan sinergi dan koordinasi yang baik, kami yakin dapat menjalankan tugas kami dengan optimal,” ujar AKBP Indra Novianto. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan dan efektivitas operasi kepolisian dalam menghadapi arus mudik Lebaran yang diperkirakan meningkat. Dengan kerjasama antara berbagai instansi terkait, diharapkan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat. Asep Rusliman

Majalengka, Bidik-kasusnews.com – Patroli Operasi Pekat Lodaya yang dilakukan Unit Patroli Satgas Preventif Satuan Samapta Polres Majalengka Polda Jabar berhasil mengamankan belasan botol minuman keras. Selasa (25/3/2025). Menurut Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto melalui Kasat Samapta Polres Majalengka AKP Adam R Hidayat, 11 botol minuman keras berbagai jenis itu diamankan dari salah satu rumah warga di Desa/Kecamatan Paningkiran Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka. “Operasi ini dalam rangka Operasi Pekat Lodaya 2025 untuk mencegah kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di bulan Ramadhan, serta memberantas penyakit masyarakat,” ujarnya. AKP Adam mengaku, belasan botol minuman keras berbagai jenis itu diamankan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari warga bahwa ada penjualan minuman keras di wilayah tersebut. Dan ketika ditindaklanjuti ternyata informasi tersebut benar adanya.”Masih ada saja warga yang menjual miras di bulan Ramadhan,” ucapnya.Barang bukti botol miras diamankan petugas dan dibawa ke Polres Majalengka. Sedangakan pemilik miras dimintai keterangan termasuk dilakukan pendataan untuk proses hukum lebih lanjut. AKP Adam menegaskan, selama bulan Ramadhan, Polres Majalengka terus meningkatkan kegiatan patroli sebagai bentuk antisipasi terjadinya penyakit masyarakat, seperti peredaran miras, perjudian, dan narkoba. “Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari miras, judi dan narkoba. Laporkan kepada kami jika menemukan adanya dugaan tindakan pidana. Kami akan tindak tegas,” tutupnya. Asep Rusliman

Bidik-kasus.com,Jakarta Jakarta. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengapresiasi Polri khususnya Korlantas Polri memegang peran strategis dalam mendukung kelancaran arus mudik 2025. Hal itu mengingat Korlantas Polri merupakan salah satu leading sector dalam penyelenggaraan pelayanan mudik. Sebab, pelayanan publik yang sigap, cepat, dan terkoordinasi adalah prioritas utama selama masa mudik. “Kementerian PANRB menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polri atas kesiapan dan kinerja luar biasa dalam menjaga ketertiban dan kelancaran arus mudik tahun ini,” ujar Menteri PANRB, Selasa (25/3/2025). Ia menyampaikan berdasarkan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik bahwa pemerintah wajib melakukan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan publik berjalan aman dan nyaman. Menteri PANRB mengungkapkan penggunaan sistem pemantauan berbasis digital yang dioperasikan oleh Korlantas Polri merupakan langkah maju dalam mendukung transformasi digital dan reformasi birokrasi berbasis data. Teknologi ini memungkinkan pemantauan lalu lintas secara real-time serta pengambilan keputusan yang cepat dan tepat dalam kondisi darurat. Selain itu, layanan pengaduan masyarakat melalui kanal LAPOR! tetap dioptimalkan untuk menampung keluhan serta memberikan informasi terkini seputar mudik. Menteri PANRB juga mengapresiasi inovasi Korlantas Polri dalam pemanfaatan sistem tilang elektronik (ETLE) serta sistem manajemen lalu lintas berbasis teknologi, yang semakin meningkatkan kepatuhan dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas. “Apa yang dilakukan Korlantas adalah memanfaatkan transformasi digital dalam tata kelolanya. Korlantas memanfaatkan integrasi data di dalam memastikan layanan-layanan terkait dan ini tentunya sudah sejalan dengan reformasi birokrasi yang selalu kita gaungkan,” ujar Menteri PANRB. Untuk mendukung kelancaran arus mudik 2025, Menteri PANRB menilai sinergi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan, TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, sangat krusial untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik, serta memastikan pelayanan esensial tetap berjalan dan menjaga inklusivitas dengan pemberian layanan optimal terhadap pemudik kelompok rentan. Mengingat arus mudik dan arus balik Idulfitri berlangsung selama 24 jam non-stop dan bersifat masif melalui moda darat, laut, dan udara, Menteri PANRB mengharapkan Polri bersama instansi terkait untuk bekerja secara optimal dalam mengawal proses ini. Kementerian PANRB pun siap memberikan dukungan dan pendampingan dari aspek tata kelola pelayanan publik. “Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah dan aparat keamanan, kami optimis bahwa mudik tahun ini dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutur Menteri PANRB. (Team/read)

Kabupaten Cirebon, BIDIK-KASUSnews.com – Sejak dipimpin oleh Kuwu Karmadi, Desa Patapan, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, mengalami banyak perubahan signifikan. Berbagai pembenahan dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas kantor desa hingga pembangunan infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Saat ditemui di kantornya pada Selasa (25/3), Kuwu Karmadi mengungkapkan bahwa anggaran dana desa tahun 2025 telah cair dan mulai direalisasikan sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati dalam musyawarah desa. “Alhamdulillah, ini yang ditunggu. Anggaran yang cair sudah kami alokasikan sesuai kebutuhan, termasuk pembayaran siltap (penghasilan tetap) perangkat desa yang sempat tertunda tiga bulan. Selain itu, kami juga memprioritaskan program yang sudah direncanakan sebelumnya agar segera terealisasi,” ujar Karmadi. Meskipun enggan menyebutkan jumlah total anggaran yang cair, ia menegaskan bahwa penggunaannya dilakukan secara transparan dan bisa dipertanggungjawabkan. Semua laporan keuangan telah disusun untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan dana. Salah satu fokus utama yang saat ini sedang dikebut adalah perbaikan akses jalan desa. Jalan sepanjang 800 meter dari dekat Masjid Raya di pinggir jalan Cirebon-Beber hingga kantor desa kini sudah diaspal, termasuk tambahan 200 meter di sekitar kantor desa yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah. “Jalan ini sangat penting bagi warga, apalagi menjelang musim mudik. Sekarang sudah mulus, sehingga lebih nyaman dan aman dilalui. Sebelumnya, jalan di desa kami banyak yang berlubang dan rusak, tapi kini sudah diperbaiki,” tambahnya. Warga Desa Patapan menyambut baik langkah cepat pemerintah desa dalam membenahi infrastruktur. Mereka berharap program pembangunan terus berlanjut agar desa semakin maju dan nyaman untuk dihuni. (RICO/BIDIK-KASUSnews.com)