SUKABUMI, BIDIK.KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kota Sukabumi menyalurkan hewan kurban kepada warga sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan. Ketua DPD PSI Kota Sukabumi, H. Fauzie Hikmatusalam, S.S.Kom., M.I.Kom., menyerahkan langsung satu ekor sapi kurban kepada panitia pelaksana di wilayah Baros, Kota Sukabumi, Sabtu (7/6/2025) siang. Penyerahan dilakukan bersama jajaran pengurus DPD PSI. “Idul Adha adalah momen penting untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus mempererat solidaritas dan kepedulian sosial. Semoga hewan kurban ini membawa manfaat bagi masyarakat yang menerima,” ujar H. Fauzie usai penyerahan. Warga Baros menyambut baik inisiatif tersebut. Salah satunya, Kang Acuy, menyampaikan rasa syukur atas perhatian dari PSI Kota Sukabumi. “Sebagai warga biasa, saya sangat berterima kasih kepada Pak H. Fauzie dan pengurus PSI. Alhamdulillah kami bisa merasakan daging kurban di hari lebaran ini,” ungkapnya. Aksi kurban ini menjadi bagian dari komitmen PSI dalam menghadirkan kepekaan sosial dan keberpihakan kepada masyarakat, khususnya di Kota Sukabumi. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan kurban ini juga menjadi sarana PSI Kota Sukabumi untuk lebih dekat dengan masyarakat. Melalui momentum Idul Adha, partai ini ingin menegaskan bahwa politik bisa berjalan seiring dengan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. DPD PSI Kota Sukabumi juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat dan organisasi lain untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, terutama di momen-momen penting keagamaan dan kemasyarakatan. Ke depan, PSI Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bentuk program politik, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga, demi terwujudnya masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera. (USEP)
JATENG-Bidik-kasusnews.com Jateng –8-juni-2025 Pemerintah menetapkan standar baru tarif perjalanan dinas bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk tiket pesawat dan akomodasi hotel, yang menuai perhatian publik karena nilainya yang fantastis. Tiket pesawat untuk penerbangan internasional kelas eksekutif tercatat mencapai US$23.128 (sekitar Rp375 juta) untuk rute Caracas, Venezuela, sementara tarif domestik tertinggi dilaporkan mencapai Rp22 juta sekali jalan. Sementara itu, untuk penerbangan domestik, rute Palu – Poso menjadi yang termurah dengan harga Rp1.423.000. Di sisi internasional, destinasi Dili, Timor Leste mendominasi tarif termurah di semua kelas, mulai dari US$350 (ekonomi) hingga US$747 (eksekutif). Tak hanya tiket pesawat, tarif penginapan juga masuk sorotan. Pemerintah menetapkan bahwa biaya hotel bisa mencapai Rp9,3 juta per malam, tergantung dari lokasi dan jenis perjalanan dinas. Di tengah sorotan mengenai tingginya angka tersebut, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap tugas negara yang diemban ASN. Dalam keterangannya, pemerintah menyatakan bahwa: > “Kebijakan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendukung kinerja ASN dan menjamin kenyamanan saat menjalankan tugas negara, baik di dalam maupun luar negeri,” (dikutip dari ayobandung.com 7-juni-2025) Meski begitu, pemerintah menekankan bahwa seluruh penerapan kebijakan ini tetap berpegang pada prinsip efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Dengan kata lain, alokasi anggaran perjalanan dinas tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan urgensi penugasan, bukan sebagai bentuk pemborosan. Sejumlah pengamat anggaran menilai bahwa kebijakan ini harus terus diawasi agar tidak disalahgunakan. Mereka juga meminta adanya transparansi dan laporan berkala terkait realisasi penggunaan anggaran perjalanan dinas.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-Donorojo, 7 Juni 2025 – Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas antaranggota, PAC Squad Nusantara Donorojo kembali menunjukkan aksi nyata dalam menjalin silaturahmi dan semangat kebersamaan. Hari ini, Sabtu, 7 Juni 2025 pukul 09.00 WIB, rombongan PAC Donorojo melaksanakan kunjungan sosial ke rumah salah satu anggota yang sedang sakit di RT 03 RW 08, Dukuh Slempong, Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo. Kegiatan ini merupakan agenda kemanusiaan yang rutin dilaksanakan, sebagai wujud rasa empati dan dukungan moral bagi anggota yang sedang mengalami kondisi kurang sehat. Rombongan diterima dengan hangat oleh pihak keluarga yang merasa sangat terbantu dan terharu atas perhatian dari rekan-rekan PAC. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan juga penyerahan donasi secara simbolis sebagai bentuk bantuan dan dukungan. Donasi diserahkan langsung oleh Sekretaris PAC Donorojo, Ubu Kholisotin, yang dengan penuh kehangatan menyampaikan pesan semangat dan doa agar anggota yang sakit segera diberi kesembuhan dan kekuatan. “Ini bukan hanya soal donasi, tapi soal rasa kekeluargaan. Kita ini satu keluarga besar. Kalau satu sakit, yang lain harus ikut peduli,” ujar Ubu Kholisotin dengan penuh semangat (dan sedikit gaya khas beliau yang mengundang senyum, hehe). Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan rasa haru. Tak lupa, seluruh anggota yang hadir turut mendoakan secara bersama-sama untuk kesembuhan anggota yang sedang sakit. Melalui kegiatan ini, PAC Squad Nusantara Donorojo kembali menegaskan bahwa keberadaan komunitas tidak hanya sebatas kegiatan organisasi, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan, kepedulian, dan saling menguatkan dalam suka maupun duka. Semoga anggota yang sakit segera pulih, dan semoga semangat solidaritas ini terus hidup dalam tubuh PAC Squad Nusantara Donorojo.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang, 7 Juni 2025 – Mantan Camat Gajahmungkur, Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengungkap fakta mengejutkan dalam sidang kasus gratifikasi proyek penunjukan langsung di Kota Semarang. Ia menyebut suami mantan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, yakni Alwin Basri, menerima uang Rp2 miliar dari Ketua Gapensi Semarang, Martono. Dilansir dari Viva.co.id, Rabu, 4 Juni 2025, Ade Bhakti bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang untuk terdakwa Martono. Dalam kesaksiannya, ia mengatakan: > “Yang terkait Gapensi dan Pak Alwin, beliau (Martono) sempat menyerahkan uang sebesar Rp 2 miliar ke Pak Alwin, setahu saya,” ujar Ade Bhakti di hadapan majelis hakim. Menurut Ade, proyek-proyek penunjukan langsung itu tersebar di 16 kecamatan di Kota Semarang dan semula merupakan permintaan langsung dari Alwin Basri kepada para camat. Permintaan itu disampaikan dalam sebuah pertemuan camat di Kota Salatiga. Dari rencana awal permintaan anggaran sebesar Rp20 miliar, akhirnya disepakati total proyek senilai Rp16 miliar. Proyek tersebut digarap oleh kontraktor yang tergabung dalam Gapensi Semarang. Masih dari keterangan Ade Bhakti sebagaimana dikutip Viva.co.id, para camat menyetujui penunjukan langsung proyek karena menganggap Alwin sebagai perpanjangan tangan dari Wali Kota Semarang saat itu, Mba Ita. Tak hanya soal proyek, Ade juga menyebut adanya kewajiban penyetoran fee sebesar 13 persen kepada terdakwa Martono untuk setiap proyek yang dikerjakan. Namun ia mengaku tidak mengetahui untuk siapa atau ke mana fee tersebut akhirnya disalurkan. Dugaan gratifikasi dan praktik penunjukan langsung tanpa mekanisme lelang ini menambah panjang daftar persoalan hukum yang menyeret nama Hevearita Gunaryanti Rahayu dan lingkaran terdekatnya.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-7-juni-2025 Dalam dunia jurnalisme yang terus bergerak cepat, menemukan ide berita yang segar dan relevan adalah tantangan tersendiri. Namun, dengan pendekatan yang tepat, ide-ide tersebut bisa muncul dari hal-hal sederhana di sekitar kita. Berikut adalah tujuh cara cerdas untuk menemukan ide berita yang bisa menarik perhatian pembaca: 1. Amati Tren di Media Sosial Media sosial adalah barometer tren masyarakat saat ini. Lihat apa yang sedang ramai dibicarakan di Twitter, TikTok, atau Instagram. Perhatikan tagar populer, komentar netizen, atau isu viral yang bisa dikembangkan menjadi berita dengan sudut pandang mendalam. 2. Dengarkan Suara Masyarakat Isu penting sering kali datang dari keluhan atau harapan masyarakat sehari-hari. Dengarkan percakapan di pasar, warung kopi, atau forum diskusi lokal. Hal-hal kecil seperti naiknya harga bahan pokok atau masalah transportasi bisa menjadi berita menarik jika digarap dengan sudut pandang yang tepat. 3. Ulas Kebijakan Pemerintah Secara Kritis Kebijakan baru dari pemerintah—baik pusat maupun daerah—bisa menjadi sumber berita penting. Tugas jurnalis bukan hanya melaporkan, tapi juga mengulas dampaknya terhadap masyarakat secara objektif. Jangan hanya menyalin siaran pers—analisis adalah kunci. 4. Ikuti Kalender Peristiwa Gunakan kalender nasional dan internasional untuk mencari momentum. Hari besar, peringatan tertentu, atau musim-musim khusus (seperti musim ujian, musim mudik, atau musim hujan) bisa menjadi pintu masuk bagi cerita yang relevan. 5. Lacak Perubahan di Komunitas Lokal Kadang, berita terbaik ada di lingkungan terdekat. Perubahan tata ruang, konflik warga, proyek pembangunan, atau kegiatan sosial di kampung halaman bisa menjadi berita dengan daya tarik tinggi, terutama untuk media lokal atau regional. 6. Wawancarai Narasumber dari Berbagai Latar Belakang Jangan hanya mewawancarai pejabat atau pakar. Ajak juga pedagang kaki lima, pelajar, pekerja informal, atau lansia untuk berbicara. Perspektif mereka sering kali segar dan mewakili suara yang jarang terdengar. 7. Jadikan Data sebagai Sumber Cerita Data bukan hanya angka. Jika diolah dengan baik, data bisa menjadi awal dari berita yang kuat. Misalnya, peningkatan angka pengangguran, kenaikan kasus DBD, atau hasil survei perilaku remaja bisa memicu ide cerita yang tajam dan informatif. Penutup Mencari ide berita bukanlah soal menunggu inspirasi, tapi tentang kepekaan dan kemauan untuk terus mengamati. Dengan strategi yang tepat, Anda bisa menghasilkan berita yang bukan hanya informatif, tetapi juga berdampak bagi masyarakat. Jadi, tetaplah penasaran dan teruslah menggali cerita di balik setiap kejadian. (Wely-jateng)
LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Lampung Selatan, Penengahan – Babinsa Koramil 421-03/Pnh, Kodim 0421/Ls , menerapkan dan melaksanakan program Bersih lingkungan di wilayah Desa binaan, sesuai arahan dan petunjuk Komandan Koramil Kpt.Arm.Darwin Lubis ( Sabtu 07/06/25 ) Penerapan dan pelaksanaan kegiatan bersih lingkungan di laksanakan secara serentak di beberapa wilayah Desa binaan Babinsa Koramil 421-03/Pnh, yang mana kegiatan ini di sambut dengan senang hati dan terbuka oleh aparat Desa beserta masyarakat. Pada hari ini desa-desa yg melaksanakan di antaranya , Desa Sukajaya, Desa Rawi, Desa Kuripan, dan Desa Kelaten. Yang menjadi sasaran program bersih lingkungan ini adalah mengutamakan fasilitas kepentingan umum, aliran sungai, jalan dan lingkungan umum lain nya. Bapak Dahlan salah satu warga Sepuh Desa Kuripan mengatakan ” Dengan kegiatan bersama dan gotong royong ini seperti mengembalikan budaya yang telah hilang selama. Ini, dan kami berterima kasih kepada Bapak Babinsa yang telah kembali menghidupkan kegiatan gotong royong seperti ini ” ” Dan kami secara umum seluruh aparat desa yg ada di wilayah Koramil 421-03/Pnh , mendukung serta antusias dengan ada nya program bersih lingkungan dari Koramil , karena hal ini sangat membantu kami para aparat desa dalam menggerakkan dan menciptakan lingkungan bersih di desa bersama masyarakat ” Ungkap Bpk. Toto Aminudin ( Kepala Desa Kelaten ) ” Dan kegiatan serta program ini akan terus di laksanakan secara masiv, terus menerus ataupun akan menjadi kegiatan rutin yg di laksanakan oleh Babinsa, Aparat Desa, dan Masyarakat yg akan diatur rutin oleh pemerintah Desa berkolaborasi dengan Babinsa penjadwalan nya menyesuaikan dgn kgtn desa-desa atau pun program pemerintah Desa ” Serka Eko Hariyanto (Batuud Koramil 03/Pnh ) menjelaskan .(Mg)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 7 Juni 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, Mushola Sabilulhuda yang berada di RT 01/RW 01 Desa Kelet, Kabupaten Jepara, kembali melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebagai bentuk pengamalan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Kegiatan qurban kali ini diikuti dengan antusiasme tinggi dari warga sekitar. Mushola Sabilulhuda berhasil menyelenggarakan penyembelihan dua ekor sapi yang menjadi simbol rasa syukur dan kepedulian sosial antar sesama. Proses penyembelihan dilakukan pada Sabtu, 7 Juni 2025 pukul 08.00 WIB, bertempat di halaman Mushola Sabilulhuda. Panitia qurban yang diketuai oleh Bapak Roni mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Penyembelihan hewan qurban dilakukan oleh Bapak Abdul Mutolib selaku juru sembelih yang berpengalaman dan terpercaya dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan syariat Islam. Warga RT 01/RW 01 menunjukkan rasa kebersamaan dan kegembiraan yang tinggi dengan hadir dan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tidak hanya sebagai saksi, warga juga membantu dalam proses pemotongan, pengemasan, dan pendistribusian daging qurban kepada masyarakat yang berhak menerima, khususnya warga kurang mampu di lingkungan sekitar. Ketua panitia, Bapak Roni, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran pelaksanaan qurban tahun ini. “Alhamdulillah, kami bersyukur Mushola Sabilulhuda bisa kembali menyelenggarakan qurban dengan lancar dan diikuti antusiasme warga yang luar biasa. Semoga qurban ini menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya. Kegiatan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antar warga, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Mushola Sabilulhuda menjadi tempat yang bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang positif. Semoga ibadah qurban tahun ini menjadi motivasi bagi warga untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan kepedulian kepada sesama. Dan semoga Mushola Sabilulhuda terus menjadi tempat yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat RT 01/RW 01 Desa Kelet.(Wely-jateng)
Bidik-kasusnews.com,Singkawang Kalimantan Barat Tragedi memilukan kembali terjadi akibat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih marak di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Jumat-06-Juni-2025 Seorang pekerja tambang emas ilegal tewas tertimbun longsor setinggi 20 hingga 30 meter di wilayah Air Mati, Desa Senggang Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur, pada Kamis, 5 Juni 2025 sekitar pukul 13.30 WIB. Korban yang merupakan warga Senggang, Kelurahan Mayasopa, diduga tertimbun saat melakukan aktivitas di lokasi PETI milik seorang warga bernama Rustam. Berdasarkan laporan tim investigasi awak media yang turun ke lokasi, tebing tanah di lokasi penambangan longsor mendadak dan menelan korban yang tidak sempat menyelamatkan diri. Tragedi ini menjadi bukti nyata betapa aktivitas tambang emas ilegal tak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam nyawa pekerja dan masyarakat sekitar. Kejadian serupa kerap terjadi di wilayah Kalimantan Barat, menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum oleh pihak berwenang. Aktivitas PETI jelas melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Berdasarkan: Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang menyebut: Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa izin resmi (IUP, IPR, atau IUPK) diancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 miliar.” UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang mengatur sanksi pidana bagi setiap orang yang melakukan perusakan lingkungan akibat aktivitas ilegal. KUHP Pasal 359 tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia, yang dapat dikenakan terhadap pemilik PETI dan pihak-pihak yang terlibat. Mengingat adanya korban jiwa, penegakan hukum atas aktivitas tambang ilegal ini bukan lagi sekadar penertiban administratif. Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kepolisian maupun Kejaksaan, harus segera melakukan: Penyelidikan menyeluruh atas kepemilikan PETI dan perizinannya. Pemprosesan hukum bagi pemilik tambang dan pihak yang terbukti bertanggung jawab atas kelalaian dan aktivitas ilegal ini. Penutupan dan penertiban lokasi tambang ilegal demi keselamatan dan perlindungan lingkungan. Selain sanksi pidana, pemilik dan pelaku tambang ilegal harus bertanggung jawab penuh atas korban jiwa yang ditimbulkan. Hal ini sejalan dengan prinsip keadilan restoratif dan kewajiban ganti rugi sesuai hukum yang berlaku. “Kami mendesak agar aktivitas PETI ini dihentikan sepenuhnya dan para pelaku segera ditindak sesuai hukum. Jangan sampai tambang ilegal ini justru menjadi ‘ternak peliharaan’ oleh oknum pemangku kebijakan atau aparat yang mestinya melindungi rakyat dan lingkungan,” tegas salah satu warga setempat. Aktivitas PETI tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan yang masif, tapi juga konflik horizontal di masyarakat dan korban jiwa yang terus berjatuhan. Pemerintah, APH, dan semua pihak harus menunjukkan komitmen nyata bahwa keselamatan rakyat dan kelestarian lingkungan lebih berharga daripada keuntungan segelintir orang. Sumber Laporan : Tim Ivestigasi Mata Elang Editor Basori
Bidik-kasusnews.com Jakarta-6-juni-2025 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kembali menggelar lelang barang rampasan negara pada 11 Juni 2025 mendatang. Lelang ini terbuka untuk umum dan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai barang bernilai dengan harga yang menarik. Dalam lelang kali ini, KPK menawarkan 80 paket barang rampasan dengan jenis yang sangat beragam. Mulai dari properti, kendaraan bermotor, tas bermerek, barang elektronik, hingga aset-aset menarik lainnya—semuanya siap dilepas kepada peserta lelang. Barang-barang yang dilelang ini merupakan hasil rampasan dari kasus tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap. Melalui lelang ini, KPK tidak hanya mengembalikan aset negara yang hilang, tetapi juga mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam upaya pemberantasan korupsi. Lelang akan dilakukan secara online melalui platform lelang resmi yang ditunjuk. Masyarakat bisa melihat daftar barang, harga awal, serta tata cara mengikuti lelang melalui situs resmi KPK atau laman penyelenggara lelang. KPK berharap, kegiatan ini bisa menjadi cara untuk meningkatkan kesadaran publik bahwa korupsi tidak membawa keuntungan jangka panjang bagi siapa pun. Justru, lewat proses hukum, aset-aset hasil korupsi akan dikembalikan kepada negara dan masyarakat bisa ikut berperan aktif dalam proses tersebut. Kalau kamu sedang mencari barang berkualitas dengan harga kompetitif sekaligus ingin terlibat dalam gerakan antikorupsi, ini saat yang tepat. Jangan lewatkan lelang pada 11 Juni 2025! (Wely) Sumber:kpk.go.id
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, melaksanakan penyembelihan hewan kurban di hari raya Iduladha 1446 Hijriyah/2025 Masehi. Total hewan kurban berjumlah 7 ekor sapi dan 4 ekor kambing, dimana penyembelihan hewan kurban tersebut berlangsung di halaman belakang Mapolres setempat, pada Jumat (6/6/2025). Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso yang diwakili oleh Wakapolres Jepara Kompol Edy Sutrisno menyaksikan langsung penyembelihan hewan kurban didampingi pejabat utama, panitia kurban, personel Polres Jepara, Bhayangkari serta petugas pemotongan. Menurutnya, Iduladha menjadi momen untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan berkurban. Dirinya juga bersyukur, Polres Jepara dapat berkurban sebagai wujud ketaqwaan dan amal ibadah personel yang beragama islam serta membagi kebahagiaan kepada yang berhak menerima daging hewan kurban tersebut. “Pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini merupakan kegiatan rutin yang kita laksanakan setiap tahunnya di Polres Jepara. Dimana, menyembelih hewan kurban bertujuan untuk melaksanakan perintah Allah SWT, sekaligus mendekatkan diri kepada Sang Pencipta,” ujar Kompol Edy Sutrisno. Disebutkan Wakapolres Jepara, daging dari hasil penyembelihan hewan kurban tersebut dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. “Dengan berkurban dan berbagi daging akan meningkatkan tali persaudaraan dengan sesama, sekaligus bentuk kepedulian dan perhatian, utamanya bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu,” ucapnya. Mantan Wakapolres Kendal ini berpesan kepada seluruh panitia kurban agar daging yang disembelih betul-betul sampai kepada tangan yang berhak menerimanya. “Semoga kegiatan ini mendapat ridho dari Allah SWT dan mendapat barokah serta melalui kegiatan ini semoga bisa mendekatkan Polres Jepara dengan warga masyarakat,” tuturnya. Sementara itu, Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna menyebutkan, tahun ini pihaknya melakukan penyembelihan hewan kurban sebanyak 7 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Ia menambahkan bahwa setelah dilakukan pemotongan, dagingnya akan didistribusikan langsung oleh Personel Polres Jepara yang sudah ditunjuk sebagai panitia kurban. “Daging kurban dibagikan kepada panti asuhan, Ponpes, komunitas Tuna Netra, PP Polri dan Warakawuri, fakir miskin, yatim piatu, kaum duafa serta masyarakat yang berdomisili di sekitar Polres Jepara,” terang AKP Dwi Prayitna. Ditempat terpisah, bapak Khamid (45) salah satu warga yang menerima mengaku senang atas perhatian Polres Jepara dan jajaran yang telah menyalurkan daging kurban kepada warga khususnya Kelurahan Potroyudan. “Terima kasih daging kurbannya pak. Semoga bermanfaat bagi kami,” kata Khamid.(Wely-jateng) Sumber:Humas polres jepara