SUKABUMI-BUDIK-KASUSNES.COM – Pemilihan Ketua RW 03 Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi berlangsung tertib dan kondusif pada Sabtu (11/4/2026) malam. Proses demokrasi tingkat lingkungan ini diikuti oleh tiga kandidat yang bersaing memperebutkan kepercayaan warga. Ketiga calon tersebut yakni Didin Daryo (nomor urut 01), Hendi Hasbuloh (nomor urut 02), dan Uung Yusuf Supandi (nomor urut 03). Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Desa Cipeundeuy Ade Gusti, Ketua LPM Ripki Firmansyah beserta jajaran, Ketua Karang Taruna Abag Beken bersama anggota, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, para Ketua RT, dan warga setempat. Pemilihan digelar menyusul berakhirnya masa jabatan Ketua RW sebelumnya. Warga melalui perwakilan dari masing-masing RT menggunakan hak pilihnya dalam suasana tertib dengan pengawasan panitia. Ketua panitia pelaksana, Ripki Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak. Ia menilai proses pemilihan berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Terima kasih kepada seluruh warga dan para kandidat yang telah berpartisipasi. Alhamdulillah, pelaksanaan berjalan sukses dan kondusif,” ujarnya. Jumlah pemilih tercatat sebanyak 23 suara, terdiri dari 20 perwakilan warga dari empat RT (masing-masing lima orang) serta tiga suara dari masing-masing calon. Hasil penghitungan suara menunjukkan Hendi Hasbuloh meraih suara terbanyak dengan 12 suara. Sementara Didin Daryo memperoleh 6 suara dan Uung Yusuf Supandi mendapatkan 5 suara. Dengan hasil tersebut, Hendi Hasbuloh resmi terpilih sebagai Ketua RW 03 untuk masa bakti 2026–2031. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi LPMD Desa Cipeundeuy bersama Karang Taruna desa, dengan dukungan unsur pemuda di wilayah RW 03. (Dicky)
LEBAK-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan dugaan tindakan penistaan agama di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang perempuan diduga memaksa perempuan lainnya bersumpah dengan cara menginjak kitab suci Alquran yang diletakkan terbuka di lantai. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (8/4/2026) di Kampung Polotot Selatan, Desa Sukaraja itu langsung memicu reaksi keras dari masyarakat. Aparat kepolisian pun bergerak cepat menindaklanjuti kasus yang dinilai sensitif dan berpotensi mengganggu ketertiban umum. Jajaran Polres Lebak mengamankan dua perempuan yang diduga terlibat dalam video tersebut. Keduanya kini tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami peran masing-masing serta memastikan kronologi kejadian secara utuh. Kasus ini disebut bermula dari persoalan pribadi terkait hilangnya sejumlah barang di sebuah salon. Salah satu pihak yang merasa curiga diduga memaksa rekannya untuk melakukan sumpah pembuktian dengan cara yang tidak pantas dan menyinggung nilai-nilai keagamaan. Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki membenarkan bahwa kedua terduga telah diamankan dan saat ini dalam proses penyelidikan lebih lanjut. “Kami akan melakukan penanganan kasus ini secara serius dan profesional,” kata AKBP Herfio, Sabtu (11/4/2026). Senada dengan itu, Kasi Humas Polres Lebak Mustafa menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi tindakan yang berpotensi merusak kerukunan dan ketertiban masyarakat, terlebih jika menyangkut isu keagamaan. Untuk mencegah meluasnya dampak sosial, kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpancing provokasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. Kasus ini masih dalam tahap pendalaman, dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara resmi oleh pihak kepolisian. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemuda Panca Marga (PPM) kembali menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat melalui aksi sosial yang digelar pada Jumat, 11 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program berkelanjutan yang rutin dilaksanakan secara berkala. Dalam pelaksanaannya, anggota PPM menyasar sejumlah titik keramaian, mulai dari lingkungan sekolah hingga area publik. Bantuan berupa roti dibagikan kepada pelajar dan warga, termasuk para orang tua yang tengah mengambil rapor di sekitar lokasi kegiatan. Ketua PPM, Dede Dahlan menyampaikan, kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kehadiran nyata organisasi di tengah masyarakat, sekaligus membangun kedekatan secara langsung. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai organisasi, tapi juga bagian dari masyarakat yang peduli dan mau berbagi,” ujarnya. Ia menambahkan, PPM memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu. Karena itu, pendekatan sosial dinilai menjadi cara efektif untuk memperkenalkan jati diri organisasi kepada publik. Menurutnya, semangat berbagi yang dikemas dalam kegiatan hari Jumat menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian antar sesama. “Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tapi bagaimana kita bisa saling menguatkan dan menjaga rasa kemanusiaan,” katanya. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan diperluas ke berbagai wilayah melalui pengurus di tingkat ranting, agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan. PPM berharap, langkah kecil ini dapat menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak hanya dikenang, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menggelar aksi bakti sosial dengan membersihkan fasilitas umum dan tempat ibadah di Gereja Wisma Oikumene Kota Sukabumi, Jumat (10/4/2026). Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono A.Md.IP., S.H., M.H., dan melibatkan jajaran pejabat manajerial, pegawai, CPNS, peserta magang, serta 11 warga binaan dengan pengawasan ketat. Sebelumnya seluruh peserta mengikuti apel bersama sebagai bentuk kesiapan. Kegiatan difokuskan pada area dalam dan luar gereja, termasuk ruang ibadah serta penataan fasilitas umum. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah Jawa Barat dalam rangkaian HBP ke-62. Budi Hardiono mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian sosial dan upaya memperkuat toleransi antarumat beragama. “Kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dalam pelaksanaan,” ujarnya. Perwakilan pengelola Gereja Wisma Oikumene, Pdt. Martin Luther Lumban Tobing, S.Th., menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi ini sangat membantu menciptakan kenyamanan dalam beribadah sekaligus menjadi simbol kebersamaan lintas elemen. “Kami berterima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk sinergi yang positif antara Lapas dan masyarakat,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberi dampak langsung bagi masyarakat serta memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di lingkungan Kota Sukabumi. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui aksi bersih-bersih yang digelar pada Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang mengusung konsep Aman, Resik, dan Indah. Aksi tersebut juga menindaklanjuti imbauan pemerintah melalui Surat Edaran Gubernur Jawa Barat tentang pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dalam pelaksanaannya, seluruh civitas hospitalia turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan, mulai dari pembersihan area taman, selasar, ruang tunggu pasien hingga saluran air di lingkungan rumah sakit. Selain itu, dilakukan pula pemilahan sampah organik dan anorganik langsung dari sumbernya. Tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada pasien dan pengunjung mengenai pentingnya menjaga kebersihan di fasilitas kesehatan. Untuk menambah kenyamanan, dilakukan penanaman tanaman hias di sejumlah titik strategis di area rumah sakit. Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty menegaskan bahwa peran rumah sakit tidak hanya sebatas memberikan pelayanan pengobatan. “Gerakan ASRI ini sangat sejalan dengan misi kami. Rumah sakit harus menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Lingkungan yang bersih dan indah diyakini dapat membantu proses pemulihan pasien serta memberikan kenyamanan bagi tenaga kesehatan dan pengunjung,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, RSUD Jampangkulon berharap dapat mendorong kesadaran bersama, baik di lingkungan instansi maupun masyarakat luas, untuk terus menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang sehat dimulai dari sekitar masing-masing. (Dicky)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 10 April 2026 — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Jepara ke-477 menjadi momen istimewa yang disambut dengan penuh rasa bangga oleh seluruh lapisan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC Ormas Squad Nusantara turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa terbaik bagi kemajuan daerah yang dikenal sebagai Kota Ukir ini. Ketua DPC Ormas Squad Nusantara menyampaikan bahwa perjalanan panjang Kabupaten Jepara hingga mencapai usia ke-477 tahun merupakan bukti nyata dari kerja keras, semangat, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. “Selamat Hari Jadi Kabupaten Jepara ke-477. Semoga Jepara semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, serta tetap menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas daerah ini,” ungkapnya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Jepara yang lebih baik ke depannya. Selain itu, Ormas Squad Nusantara berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan Kabupaten Jepara. Momentum Hari Jadi ke-477 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat secara menyeluruh. Dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Jepara diharapkan mampu melangkah lebih jauh menjadi daerah yang unggul, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan.(Wely)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, memberikan perhatian khusus terhadap arah baru organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyusul terpilihnya Ferry Supriyadi sebagai Ketua BPC HIPMI Kabupaten Sukabumi periode 2026–2029. Menurutnya, kepemimpinan Ferry harus mampu menjawab tantangan sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan wirausaha muda di daerah. Ia menegaskan, HIPMI tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga harus berperan aktif menciptakan ekosistem bisnis yang kuat dan berkelanjutan. “HIPMI ke depan harus lebih berani mengambil peran strategis. Pengusaha muda harus menjadi pelaku utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya, Jumat (10/4/2026). Budi Azhar menilai, potensi generasi muda di Kabupaten Sukabumi sangat besar jika dikelola dengan baik melalui organisasi yang solid dan visioner. Karena itu, ia berharap kepengurusan baru mampu merangkul lebih banyak pelaku usaha muda serta memperluas jaringan kemitraan. Ia juga menekankan pentingnya peran inovasi dan kreativitas dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif. Dengan kepemimpinan baru, HIPMI diharapkan mampu melahirkan ide-ide segar yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diketahui, Musyawarah Cabang III BPC HIPMI Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di Saung Geulis pada Rabu (8/4/2026) menetapkan Ferry Supriyadi sebagai ketua umum secara aklamasi. Dengan terpilihnya Ferry, diharapkan HIPMI Kabupaten Sukabumi semakin kokoh sebagai organisasi yang mampu mencetak pengusaha muda unggul serta menjadi penggerak utama ekonomi daerah. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, resmi dimulai. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, Kamis (9/4/2026). Hadirnya jembatan ini menjadi solusi atas terputusnya akses utama warga akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2024. Infrastruktur sepanjang 51 meter dengan lebar 120 sentimeter ini dirancang untuk menghubungkan Kampung Cinagrog, Desa Sukamaju dengan Kampung Batusapi, Desa Sukamanah. Dalam sambutannya, Danrem menegaskan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk membuka keterisolasian wilayah perintis. “Ini bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami berharap dukungan dan partisipasi warga agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya. Bupati Sukabumi, Asep Japar, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan tersebut. “Jembatan ini akan memperlancar mobilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkapnya. Warga pun menyambut penuh haru dimulainya pembangunan ini. Salah satu tokoh masyarakat, Ustad Miftah, mengaku jembatan tersebut telah lama dinantikan sejak akses mereka lumpuh akibat bencana. Sementara itu, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, menargetkan pembangunan rampung dalam 30 hari. Ia juga mengajak masyarakat kembali menghidupkan semangat gotong royong selama proses pengerjaan. Selain agenda peletakan batu pertama, kunjungan kerja Danrem juga diisi dengan peninjauan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang telah mencapai 90 persen, serta silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Aman di Cimanggu. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelepasan ikan mas di Sungai Ciseureuh, yang disambut antusias oleh warga sekitar. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Prestasi gemilang kembali ditorehkan talenta muda Kota Sukabumi di kancah modeling internasional. Kepala Disbudporapar, Rahmat Sukandar, menilai capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa generasi muda daerah mampu bersaing di level global. Nama Nadia Putri Ramadhani, Rafa Elviana Supriatna dan Aurin Julianti mencuri perhatian setelah sukses menorehkan prestasi di berbagai ajang. Mereka adalah putri dari pasangan Ucup Supriatna dan Evi Sumanti. “Ini bukan sekadar prestasi, tapi bukti bahwa anak-anak Sukabumi punya kualitas untuk tampil di panggung dunia,” tegas Rahmat, Kamis (9/4/2026). Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan dan membuka lebih banyak ruang bagi talenta muda berkembang. Ia juga menekankan pentingnya dukungan lintas sektor agar potensi yang ada tidak berhenti di satu pencapaian saja. “Kita ingin mereka terus naik level. Harus ada kesinambungan, baik dari sisi latihan, mental, hingga peluang tampil di event yang lebih besar,” ujarnya. Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan segera menyampaikan capaian ini kepada Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, guna mendorong dukungan kebijakan dan fasilitasi bagi para talenta muda tersebut. Sementara itu, pembina modeling Mino Triyanto Ahya mengungkapkan, kiprah anak didiknya terus meluas. Setelah tampil di Vietnam dan Singapura, mereka dijadwalkan kembali berkompetisi di Bangkok, Thailand pada 26 April 2026. “Di Vietnam, kami berhasil unggul dari sembilan negara. Itu bukan hal mudah, karena persaingan sangat ketat,” jelasnya. Ia menambahkan, di balik capaian tersebut ada proses panjang yang menuntut disiplin tinggi, latihan intensif, serta pembentukan karakter yang kuat. Bahkan ke depan, para talenta ini tidak hanya difokuskan di modeling, tetapi juga diarahkan merambah industri film. “Kami siapkan mereka tidak hanya jadi model, tapi juga punya peluang di dunia hiburan yang lebih luas,” pungkasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peresmian Gedung Sekretariat Bersama (Sekber) di Kecamatan Sagaranten menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan pentingnya menjaga harmoni dan mempererat persatuan antarwarga. Menurutnya, kerukunan merupakan fondasi utama dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing. “Silaturahmi harus terus dijaga agar persatuan tetap kuat, khususnya di wilayah Sagaranten,” ujarnya saat peresmian, Kamis (9/4/2026). Ia menilai keberadaan Sekber memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai fasilitas fisik, tetapi juga sebagai ruang bersama untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan kolaborasi lintas elemen masyarakat. “Gedung ini harus menjadi pusat aktivitas positif yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tegasnya. Bupati juga berharap Sekber Sagaranten dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun ruang kolaboratif yang memperkuat sinergi antara masyarakat dan berbagai organisasi. Selain peresmian gedung, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan milad syahriahan ke-18. Bupati mengapresiasi konsistensi masyarakat dalam menjaga kegiatan keagamaan yang dinilai mampu memperkuat nilai spiritual. “Pertahankan semangat istiqomah dalam kegiatan keagamaan sebagai pondasi moral masyarakat,” tambahnya. Sementara itu, Camat Sagaranten R. Aksan Bratadiredja menyampaikan bahwa pembangunan Sekber merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan partisipasi masyarakat sejak 2021. Ia menyebut, gedung dua lantai yang kini berdiri di kawasan sekitar kantor kecamatan tersebut menjadi simbol kebersamaan warga. “Ini bukan hanya bangunan, tapi hasil gotong royong dan komitmen bersama,” jelasnya. Dirinya berharap Sekber dapat dimanfaatkan sebagai pusat koordinasi, komunikasi, serta penguatan kerukunan antar lembaga keagamaan dan masyarakat. “Semoga Sekber ini benar-benar menjadi pusat kolaborasi untuk mewujudkan Sukabumi yang mubarakah,” pungkasnya. (Dicky)