SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam urusan kepedulian sosial terhadap sesama Bhayangkari Ranting Ciemas menjadi yang terdepan. Terlebih bagi korban bencana alam. ‎ ‎Salah satunya terhadap warga terdampak bencana di Kampung Kisohir, Desa Mekarsakati, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Kamis (15/1/2026) mereka menyalurkan bantuan paket sembako. ‎ ‎Kegiatan bhakti sosial tersebut dilaksanakan sekitar pukul 16.00 WIB hingga selesai, didampingi langsung oleh Pembina Bhayangkari Ranting Ciemas yang juga Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, SH., MH., bersama anggota Polsek Ciemas. ‎ ‎Penyaluran bantuan difokuskan kepada warga yang terdampak banjir yang melanda wilayah Ranting Ciemas. Paket sembako diberikan sebagai bentuk kehadiran dan empati Bhayangkari dalam meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana alam. ‎ ‎Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Bhayangkari terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya pada situasi darurat akibat bencana alam. ‎ ‎Menurutnya, sinergi antara Bhayangkari dan jajaran kepolisian menjadi bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat. ‎ ‎Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong antara aparat kepolisian dan warga. ‎ ‎Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Warga penerima bantuan menyambut baik kehadiran Bhayangkari dan jajaran Polsek Ciemas yang secara langsung turun ke lokasi terdampak. ‎ ‎Melalui kegiatan bhakti sosial ini, Bhayangkari Ranting Ciemas berharap dapat terus berkontribusi dalam membantu masyarakat, khususnya pada saat menghadapi musibah, sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat di wilayah Kecamatan Ciemas. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Surade, Polres Sukabumi, Polda Jawa Barat, menyalurkan 50 zak semen kepada Madrasah Diniyah di lingkungan Pondok Pesantren Gustanularipin, Kampung Naringgul, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/1/2026). ‎ ‎Saat penyerahan bantuan tersebut Kapolsek Surade penyerahan Iptu didampingi tiga orang Ibu Bhayangkari. ‎ ‎Penyaluran bantuan tersebut kata Iptu Hendra sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan kembali sarana pendidikan keagamaan yang sebelumnya mengalami kerusakan berat. ‎ ‎”Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polsek Surade dalam mendukung keberlangsungan pendidikan para santri,” kata Iptu Hendra. ‎ ‎Menurutnya, peran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. ‎ ‎Ia berharap bantuan material bangunan tersebut dapat membantu mempercepat proses pembangunan kembali Madrasah Diniyah yang roboh, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. ‎ ‎“Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi para santri dan pengelola pesantren,” ujarnya. ‎ ‎Diketahui, Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Gustanularipin roboh total pada Minggu (11/1/2026) akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Dugaan lain yang yang menyebabkan bangunan roboh dikarenakan kondisi bangunan yang sudah lapuk termakan usia. Beruntung peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. ‎ ‎Sesepuh Pondok Pesantren Gustanularipin, Ahmad Mustopa, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Polsek Surade. ‎ ‎”Alhamdulillah, bantuan tersebut begitu berarti bagi pesantren yang tengah berupaya membangun kembali sarana pendidikan bagi para santri,” tuturnya. ‎ ‎Selain menyalurkan bantuan material, Polsek Surade menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah hukumnya. ‎ ‎Upaya ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan berdaya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai SDN 1 Cibenda, Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Kamis 15 Januari 2026. ‎ ‎Warga, relawan, dan unsur Forkopimcam Ciemas berkumpul dalam syukuran dan doa bersama menandai dibukanya Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG). ‎ ‎Kegiatan yang berlangsung pukul 10.20 hingga 11.50 WIB ini diinisiasi Ketua Yayasan Satria Prasada Sukabumi Bambang Jatnika Baroy bersama Kepala SPPG Cibenda Hirdi Fanola selaku penanggung jawab. ‎ ‎Dapur tersebut akan menjadi pusat distribusi makanan bergizi bagi siswa sekolah serta kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. ‎ ‎Bambang Jatnika Baroy menyampaikan bahwa keberadaan dapur MBG ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat. ‎ ‎”Program ini dirancang untuk menjangkau kelompok yang paling membutuhkan dengan standar gizi dan kebersihan yang terjaga,” kata Baroy, Kamis (15/1/2026). ‎ ‎Acara syukuran dipandu langsung oleh Camat Ciemas Usep Sepelita dan dihadiri berbagai unsur lintas sektor. Hadir di antaranya Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja. ‎ ‎Hadir pula anggota Danramil 0622-15 Ciemas, Kepala Desa Cibenda Adi Rizwan, Bhabinkamtibmas Desa Cibenda, Ketua PGRI Kecamatan Ciemas Dasep, K3S Ciemas H Sujana, para kepala sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta relawan dapur SPPG. ‎ ‎Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap program MBG. Isu pemenuhan gizi dinilai bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. ‎ ‎Kepala SPPG Cibenda Hirdi Fanola menjelaskan bahwa distribusi makanan melalui Dapur SPPG Cibenda telah mulai berjalan sejak Rabu 14 Januari 2026. ‎ ‎”Program ini diharapkan memberikan dampak langsung berupa peningkatan energi dan konsentrasi anak sekolah, serta manfaat jangka panjang bagi kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya. ‎ ‎Apresiasi juga disampaikan Camat Ciemas Usep Sepelita dan Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja. Keduanya menilai dapur MBG sebagai investasi kesehatan masyarakat yang perlu dijaga keberlanjutannya melalui sinergi semua pihak. ‎ ‎Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja menyatakan dukungan penuh terhadap pengelolaan dapur MBG. Ia berharap program tersebut dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi generasi muda dan masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Ciemas. ‎ ‎Dengan resminya Dapur MBG SPPG Cibenda, masyarakat berharap program ini dapat berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat menjadi langkah nyata dalam membangun masa depan anak bangsa yang lebih sehat dan berkualitas. (Dicky)

BIAK NUMFOR, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Papua, Selasa (13/1/2026), guna memastikan program pemerintah berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Papua. Adapun wilayah yang dikunjungi Wapres di antaranya Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Jayawijaya (Wamena). Agenda kunjungan kerja difokuskan pada peninjauan langsung pelaksanaan program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan, serta penguatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua. Di Kabupaten Biak Numfor, Wapres meninjau Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Distrik Biak Timur. Sekolah ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 10 hektare dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti ruang kelas, asrama putra dan putri, fasilitas makan, seragam sekolah, buku pelajaran, hingga perangkat laptop. Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk memberikan layanan pendidikan gratis berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran mengecek langsung sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari ruang belajar, asrama, kamar mandi, laboratorium komputer, hingga pelaksanaan program MBG. Wapres juga menyempatkan berdialog dengan para siswa untuk mendengar langsung pengalaman mereka selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang turut mendampingi kegiatan tersebut, berbaur dengan masyarakat setempat serta meninjau sejumlah fasilitas sekolah. Kehadiran Kasad menegaskan dukungan TNI Angkatan Darat terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah Papua. Selain Kasad, Wakil Presiden juga didampingi oleh Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, serta Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai. Usai dari Biak Numfor, Wapres melanjutkan kunjungan kerja ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Di wilayah Pegunungan Tengah Papua tersebut, Wapres menyapa masyarakat setempat dan menyaksikan kegiatan olahraga bersama tim sepak bola Sekolah Sepak Bola (SSB) Wamena di Stadion Itlay Ikina. Melalui kunjungan ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di Tanah Papua, memastikan pembangunan berjalan inklusif, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan keamanan. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dini hari tadi, beberapa orang personel BPBD kota Sukabumi diterjunkan ke lokasi pohon tumbang di Jalan Pemuda RT 05 RW 05, Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Kamis dini hari, (15/1/2026). ‎ ‎Peristiwa tersebut menambah deretan bencana di Kota Sukabumi akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir. ‎ ‎Tumbangnya pohon jenis kersen tersebut sempat mengganggu lalu lintas, karena posisi pohon yang menghalangi laju kendaraan terlebih roda empat. ‎ ‎Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, menjelaskan peristiwa pohon tumbang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. ‎ ‎Pohon kersen itu berdiameter 30 sentimeter dan tinggi tujuh meter tumbang dan menutup badan jalan menyebabkan lalu lintas terhambat. ‎ ‎Yoseph menjelaskan, BPBD Kota Sukabumi menerima laporan dari masyarakat pada pukul 00.58 WIB dan segera mengerahkan personel ke lokasi. ‎ ‎Proses asesmen dan penanganan dilakukan mulai pukul 01.10 WIB dengan melibatkan unsur terkait. ‎ ‎“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan, asesmen, dan penanganan agar akses jalan dapat segera kembali normal,” ujar Yoseph Sabaruddin. ‎ ‎Masih kata dia, dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Kota Sukabumi berkoordinasi dengan PLN Kota Sukabumi serta Babinsa Kelurahan Citamiang. ‎ ‎”Kami berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi pohon berjalan aman dan tidak menimbulkan risiko lanjutan,” tandasnya. ‎ ‎Dia juga memastikan saat pohon tumbang tidak ada kendaraan atau warga yang sedang melintas sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban terdampak dalam peristiwa tersebut. ‎ ‎Kerugian material juga dilaporkan nihil, sementara akses jalan yang sempat terhambat kini telah dapat dilalui kembali oleh kendaraan. ‎ ‎Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (Usep)

Aceh Tamiang, Bidik-kasusnews.com — Prajurit Batalyon Infanteri 117/Ksatria Yudha (Yonif 117/KY) melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan lingkungan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Kuala Simpang, Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (14/1/2026). Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi para siswa. Pembersihan difokuskan pada ruang kelas, halaman sekolah, selokan, serta fasilitas umum di sekitar lingkungan madrasah. Prajurit Yonif 117/KY bergotong royong bersama pihak sekolah dan masyarakat membersihkan sampah, merapikan halaman, serta membersihkan saluran air guna mencegah genangan dan potensi munculnya penyakit. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan karya bakti ini juga bertujuan menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan disiplin kepada para siswa sejak dini, sehingga tercipta suasana belajar yang lebih kondusif. Yonif 117/KY secara berkelanjutan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat serta kehadiran nyata prajurit dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan. Salah seorang warga setempat, Sukardi, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran prajurit TNI sangat membantu menciptakan lingkungan belajar yang bersih sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/1/2026), dilantik serentak menjadi Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS). ‎ ‎Ke-21 camat dilantik Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan turut  disaksikan langsung Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. ‎ ‎Mereka berasal dari Kecamatan Purabaya, Bojonggenteng, Cikembar, Caringin, Sukabumi, Kadudampit, Kalapanunggal, Sagaranten. ‎ ‎Ikut dalam barisan yang dilantik camat Cidolog, Pabuaran, Simpenan, Bantargadung, Gegerbitung, Kalibunder, Waluran, Cireunghas, Cisolok, Warungkiara, Parungkuda, Kabandungan, dan Cibitung. ‎ ‎Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, camat memiliki tugas baru pasca dilantik sebagai PPATS. Berkaitan hal tersebut, sekda berpesan agar memberikan layanan prima dan profesional. ‎ ‎”Laksanakan tugas pembuatan akta tanah dengan jujur, teliti, cepat, dan transparan,” ujarnya. ‎ ‎Dia berharap mereka yang dilantik bersinergi dengan BPN agar setiap peralihan hak atas tanah sesuai aturan yang berlaku. Tak hanya itu saja, jaga pula integritas sebagai aparatur pemerintah. ‎ ‎”Camat sebagai PPATS harus patuh pada kode etik dan aturan yang berlaku. PPATS harus menjadi solusi bagi permasalahan agraria,” ucapnya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan mengatakan, PPATS ini bekerja di lingkup kecamatan. Hal itu berbeda dengan PPAT yang ruang kerjanya mencakup seluruh Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎”Meskipun luang lingkupnya kecamatan, namun tetap PPATS merupakan mitra Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi untuk melayani masyarakat,” ungkapnya. ‎ ‎Bahkan PPATS pun berperan penting dalam memberikan kepastian hukum pertanahan. Termasuk berperan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎”PPATS ini merupakan amanah mulia yang diberikan untuk melayani masyarakat di bidang pertanahan.Namun perlu diingat, terdapat kode etik yang harus dipatuhi setelah menjadi PPATS,”  bebernya ‎ ‎Ia meminta PPATS tersebut dapat membantu Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi dalam mendukung program strategis nasional, PTSL, redistribusi tanah, hingga sertipikasi tempat ibadah. ‎ ‎”Bantu kami pula dalam menyosialisasikan kepada masyarakat terkait sertipikat yang berbasis elektronik.  Mari kita bangun Sukabumi menjadi lebih maju dan modern,” tandasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.NEWS.COM – SDN Sukatani, Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi menggelar acara syukuran dan peresmian bangunan hasil revitalisasi, Selasa (13/1/2026). ‎ ‎Kegiatan tersebut menandai selesainya pembangunan sarana dan prasarana pendidikan melalui Program Revitalisasi Pemerintah Pusat. ‎ ‎Acara berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, dihadiri Kepala SDN Sukatani Purna Irawan, S.Pd, Camat Surade Unang Suryana, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, Ketua K3S Sulaeman, Ketua PGRI Iwan Gunawan. ‎ ‎Hadir pula Pengawas Sekolah Asep Heriyanto, Kepala Desa Sukatani H. Sulaeman beserta istri, para guru, komite sekolah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. ‎ ‎Penampilan seni tari dari siswa-siswi SDN Sukatani menjadi pembuka acara sebagai penyambutan rombongan Camat Surade, dilanjutkan dengan prosesi gunting pita sebagai simbol peresmian bangunan revitalisasi. ‎ ‎Camat Surade Unang Suryana menyampaikan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya di wilayah Kecamatan Surade. ‎ ‎Ia menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun generasi penerus yang tangguh, cakap dan berwawasan luas baik dalam ilmu pengetahuan dan berakhlakul karimah. ‎ ‎“Kami mendukung penuh program pendidikan, salah satunya di SDN Sukatani. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo melalui Kementerian Pendidikan yang telah mengucurkan bantuan. Tanpa peran guru dan sekolah, mustahil lahir generasi yang cerdas dan berdaya saing,” ujarnya. ‎ ‎Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan aparat keamanan untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif di tengah dinamika pergaulan anak-anak saat ini. ‎ ‎Sementara itu, Kepala SDN Sukatani Purna Irawan mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya revitalisasi sekolah yang dinilai sangat berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. ‎ ‎“Alhamdulillah, pada tahun 2025 SDN Sukatani menerima bantuan Program Revitalisasi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan, Gubernur Jawa Barat, Bupati Sukabumi, serta seluruh pihak yang telah mendukung,” katanya. ‎ ‎Ia menjelaskan, bantuan tersebut direalisasikan melalui pembangunan rehab berat enam ruang kelas, perpustakaan, kantor sekolah, UKS, serta toilet siswa dan guru. Seluruh pembangunan didanai dengan anggaran sebesar Rp1.076.432.658 dan telah selesai serta siap dimanfaatkan. ‎ ‎“Ini adalah amanah besar yang terwujud berkat kerja sama seluruh pihak. Semoga revitalisasi ini menjadi fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” pungkasnya. ((Dicky)

SUKABUMI-BIDIKKASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI/Kepala BKKBN, Wihaji, di Kantor Kecamatan Kabandungan, Senin (12/1/2026) Menteri Kabinet Indonesia Maju itu hadir di Sukabumi mengikuti agenda kegiatan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam rangka pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B di Kabupaten Sukabumi. Dalam paparannya Menteri Wihaji menyampaikan bahwa stunting masih dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama, seperti pernikahan usia dini, pemenuhan asupan gizi yang belum optimal, serta keterbatasan akses air bersih dan sanitasi. Ia juga menyoroti masih ditemukannya praktik pernikahan dini di Kabupaten Sukabumi yang berdampak besar terhadap tingginya risiko stunting. Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengapresiasi kehadiran Mendukbangga/BKKBN yang membawa langsung program antisipasi stunting ke tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menjadi dorongan semangat baru dalam percepatan penurunan angka stunting di daerah. Bupati menegaskan bahwa persoalan stunting dan pemenuhan gizi merupakan isu fundamental yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. ‎Program MBG 3B yang menyasar ibu hamil, baduta, dan balita merupakan langkah nyata pemerintah pusat di bawah arahan Presiden untuk memastikan kecukupan gizi sejak dini. “Program MBG 3B bukan sekadar bantuan makanan, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati. Bupati juga menekankan pentingnya peran kader TPK sebagai ujung tombak di lapangan, mulai dari distribusi bantuan, edukasi gizi seimbang, hingga pendampingan langsung kepada keluarga penerima manfaat. Dedikasi kader dinilai krusial untuk memastikan bantuan tepat sasaran, aman, dan bernutrisi seimbang. Melalui temu kader ini, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dari tingkat kabupaten hingga posyandu. Ia optimistis Kabupaten Sukabumi mampu menekan angka stunting secara signifikan dan mewujudkan keluarga yang berkualitas. Sementara itu, Kepala Dinas BKKBN Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menyampaikan bahwa sinergi pemerintah daerah dan pusat terus diperkuat dengan melibatkan seluruh pihak terkait. “Kami optimistis pelaksanaan program SPPG di Kecamatan Kabandungan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, rombongan juga melakukan kunjungan ke keluarga rawan stunting serta rumah tidak layak huni di Kampung Cikubang RT 21 RW 09 Desa Kabandungan dan Kampung Kaladi 1 RT 03 RW 05 Desa Tugu Bandung. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda atau biasa disapa Wanju, angkat bicara menyusul terjadinya dualisme dalam kepengurusan KNPI saat ini. Dia menyampaikan, dualisme ini tidak harus terjadi jika keduanya duduk bersama dan membicarakan kepentingan yang lebih besar untuk membangun Kota Sukabumi yang maju. Hal itu disampaikan Wanju usai menerima kunjungan jajaran Kepengurusan KNPI hasil Musda XVI Periode 2025-2028, tanggal 13 Desember 2025 lalu. “Di lubuk hati yang paling dalam saya selaku salah satu pimpinan DPR menginginkan kedua kubu bisa bersatu kembali dalam satu ikatan kebersamaan, ” kata Wanju, Kamis (8/1/2026). Dia juga mengatakan, gedung DPRD adalah rumah rakyat yang siapapun boleh datang menyampaikan aspirasi. “Saya mengapresiasi kedatangan Kang Tantan selaku Ketua KNPI yang kukuhkan dalam Musda XVI,” ujarnya. Dia menyampaikan, kehadiran jajaran pengurus yang digawangi Tantan dan pengurus inti lainnya adalah untuk bersilaturahmi dan menunjukkan legalitas kepengurusan yang dimilikinya. “Secara de facto kedua kepengurusan diakui, tapi secara de jure, sepertinya Kepengurusan KNPI kubu Kang Tantan yang memiliki legitimasi,” ungkap Wanju. Dia berharap di tengah dinamika yang berkembang saat ini, pemerintah seyogyanya hadir untuk menyelesaikan kekisruhan ini. “Sudah saatnya pemerintah tampil untuk menengahi konflik yang terjadi. Karena bagaimana pun mereka adalah putra putri terbaik,” tandasnya. Dualisme ini kata dia jangan diartikan terjadi perseteruan antara kedua kubu. “Ambil sisi positifnya saja,ini menunjukkan bahwa Kota Sukabumi tidak kehabisan stok pemuda berkualitas, ” tuturnya. Sementara itu, Tantan menjelaskan, pertemuan tersebut sebagai ajang silaturahmi usai pelantikan. Selain itu kunjungan tersebut untuk menunjukkan legalitas hukum sebagai bagian dari kepengurusan KNPI hasil Musda tahun lalu. Dalam pertempuran penuh kehangatan itu, dia menjelaskan tentang pandangan dan ide-ide strategis tentang aspek regulasi, anggaran dan evaluasi selaras dengan fungsi legislatif. “Dari sisi regulasi Pemkot Sukabumi memiliki dasar hukum terkait Perda Kepemudaan,” jelas Tantan. Namun dia juga mengingatkan agar implementasi kebijakan kepemudaan khususnya dalam pengelolaan anggaran harus cermat dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ucapnya. Dia menambahkan, dana hibah harus berbasis legalitas yang jelas dan tidak diberikan serampangan baik terhadap individu maupun kelompok atau lembaga. Selain itu, setiap penggunaan anggaran perlu disertai mekanisme monitoring dan evaluasi agar dapat dipertanggungjawabkan secara organisatoris. Terkait dinamika kepengurusan KNPI, Tantan menegaskan pihaknya memiliki legitimasi hasil Musda dan legalitas organisasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia berharap pemerintah bersikap objektif dan berpegang pada aspek hukum dalam menyikapi persoalan tersebut. “KNPI ke depan akan fokus pada penguatan visi dan misi gerakan kepemudaan serta membangun sinergi konstruktif dengan Pemerintah Kota Sukabumi,” ujarnya. (Usep)