BIDIK-KASUSNEWS.COM  Jakarta – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan halalbihalal yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia Jaya di Gedung Prasada Sasana Karya, Petojo, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sederhana ini justru sarat makna dalam mempererat tali silaturahmi antarwartawan pasca-Idulfitri 1447 Hijriah. Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus harian, seksi-seksi, kelompok kerja (Pokja) dari lima wilayah kotamadya, serta sejumlah tokoh pers nasional. Hadir di antaranya Bendahara Umum PWI Pusat Marthen Selamet Susanto, mantan Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah, serta wartawan senior seperti A.R. Loebis dan Meiriyon Moeis. Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menjelaskan bahwa konsep potluck sengaja dipilih untuk membangun kebersamaan yang lebih kuat. Para anggota membawa berbagai hidangan dari rumah masing-masing, menciptakan suasana yang akrab dan penuh kebersamaan. “Mulai dari bakso, lupis, tahu krispi, risol, siomay, puding, singkong rebus hingga buah-buahan, semua ini bukan sekadar makanan, tapi simbol kebersamaan dan gotong royong,” ujar Kesit dalam sambutannya. Lebih dari 50 jenis makanan tersaji dan dinikmati bersama. Antusiasme peserta membuat ruang pertemuan dipenuhi undangan, mencerminkan kuatnya solidaritas di lingkungan PWI Jaya. Ketua panitia, Tb Adhi, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh anggota yang telah menyukseskan acara tersebut. Ia menilai kebersamaan yang terbangun menjadi kekuatan penting dalam menjaga kekompakan organisasi. “Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak. Tanpa partisipasi anggota, acara ini tidak akan berjalan semeriah ini,” ujarnya. Selain menjadi ajang saling bermaafan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi antarwartawan yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas peliputan. Dalam kesempatan itu, Kesit menegaskan bahwa halalbihalal bukan sekadar tradisi, melainkan momentum untuk memperkuat soliditas organisasi di tengah dinamika dunia pers yang terus berkembang. Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya arisan guyub ke-11 yang dipandu oleh Ketua SIWO Jaya, Rialini Nonnie Rering. Melalui undian lucky wheel, dua nama yang beruntung terpilih sebagai pemenang, yakni Kesit Budi Handoyo dan Afriadi. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang berlangsung penuh semangat. Kebersamaan yang terjalin dalam acara ini meninggalkan kesan mendalam, sekaligus menjadi energi baru bagi seluruh anggota PWI Jaya untuk terus menjaga profesionalisme dan solidaritas dalam menjalankan tugas jurnalistik. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta, 30 Maret 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan peranannya dalam pemulihan aset korupsi melalui lelang barang rampasan yang digelar Maret 2026. Total nilai laku lelang tercatat Rp10,922 miliar, yang seluruhnya disetorkan ke kas negara.   Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikno, menyampaikan bahwa kegiatan lelang ini merupakan salah satu strategi KPK untuk mengembalikan aset hasil tindak pidana korupsi menjadi manfaat nyata bagi masyarakat.   “Nilai ekonomis barang sitaan harus kembali kepada negara, dan lelang ini membuktikan efektivitas pendekatan kami dalam pemulihan aset,” jelas Mungki.   Partisipasi Tinggi, Lelang Kompetitif Lelang digelar secara daring melalui mekanisme open bidding pada 11 Maret 2026, dan diikuti lebih dari 350 peserta. Dari 26 lot yang ditawarkan, 15 lot berhasil terjual, terdiri dari 11 lot barang bergerak dan 4 lot barang tidak bergerak.   Barang bergerak yang dilelang meliputi mobil, motor, sepeda, tas, jam tangan, dan telepon genggam dengan nilai total Rp719 juta. Sedangkan barang tidak bergerak seperti tanah dan bangunan mendominasi nilai lelang sebesar Rp10,266 miliar.   Meski total penawaran sempat mencapai Rp10,985 miliar, terjadi wanprestasi pada dua lot telepon genggam senilai Rp62,8 juta, sehingga nilai final tercatat menjadi Rp10,922 miliar.   Transparansi dan Kepercayaan Publik KPK menekankan bahwa lelang barang rampasan selalu dilaksanakan dengan asas transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan hukum. Tahapan aanwijzing, yang memungkinkan calon peserta melihat kondisi barang sebelum lelang, menjadi salah satu kunci meningkatnya kepercayaan masyarakat.   “Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa sistem lelang daring KPK efektif dan dapat dipercaya,” tambah Mungki.   Sepanjang 2025, KPK telah menggelar empat kali lelang dengan total nilai mencapai Rp109,8 miliar—merupakan pencapaian tertinggi dalam lima tahun terakhir—dan menjadi bagian dari total pemulihan aset sebesar Rp1,53 triliun.   Ke depan, KPK menyiapkan lelang tahap berikutnya pada Juni 2026, dengan memastikan proses penilaian aset (appraisal) berjalan optimal agar nilai limit wajar dan sesuai standar.   Melalui upaya ini, KPK menegaskan bahwa setiap aset hasil tindak pidana korupsi harus kembali ke negara dan memberi manfaat nyata bagi publik.(Wely) Sumber:kpk,go.id

BIDIK-KASUSNEWS.COM Lebanon –  Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan rasa berduka mendalam atas gugurnya satu prajurit TNI serta korban luka yang terjadi karena adanya insiden di daerah penugasan _United Nations Interim Force in Lebanon_ (UNIFIL) akibat eskalasi situasi keamanan pada Minggu, 29 Maret 2026 di Lebanon Selatan. Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL. Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis. Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu org prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Adapun prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di _East Sector Headquaters_ (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut. Seiring dengan peningkatan eskalasi di Lebanon, TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai dengan _Standard Operating Procedure_ (SOP) UNIFIL. Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL. TNI menegaskan komitmennya untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan Prajurit. TNI juga terus memonitor perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi sesuai dinamika di Daerah Penugasan Lebanon. #tniprima #tnirakyatkuat #indonesiabebasaktif (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Senin, 30 Maret 2026 Dalam rangka merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara mengikuti kegiatan silaturahmi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara virtual. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai Rutan Jepara dari ruang rapat utama dengan suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan. Pelaksanaan silaturahmi ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarinsan pemasyarakatan di seluruh Indonesia, meskipun dilaksanakan secara daring. Momentum Idulfitri dimanfaatkan sebagai ajang untuk saling bermaafan serta memperkuat semangat persatuan setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan.   Kepala Rutan Jepara menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam menjaga kekompakan dan meningkatkan semangat kerja seluruh jajaran. Menurutnya, silaturahmi tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga bagian penting dalam membangun komunikasi yang harmonis di lingkungan kerja.   “Melalui kegiatan ini, kita diingatkan kembali akan pentingnya kebersamaan dan saling mendukung dalam menjalankan tugas. Semangat Idulfitri diharapkan mampu menjadi motivasi baru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkapnya.   Rangkaian acara ditutup dengan halal bihalal dan doa bersama sebagai wujud rasa syukur atas segala kelancaran selama Ramadan hingga Idulfitri. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Rutan Jepara dapat terus menjaga solidaritas dan meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.(Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Senin, 30 Maret 2026 Upaya meningkatkan kualitas kinerja aparatur terus dilakukan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Salah satunya melalui kegiatan pengecekan atribut dan kerapian petugas yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan, Renza Maisetyo. Dalam kegiatan tersebut, setiap petugas diperiksa terkait kelengkapan seragam dinas, identitas, hingga kerapian penampilan secara menyeluruh. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh petugas mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga standar profesionalitas dalam bertugas. Renza Maisetyo menegaskan bahwa kedisiplinan tidak hanya tercermin dari pelaksanaan tugas, tetapi juga dari bagaimana petugas menjaga penampilan dan kelengkapan atribut. Hal ini dinilai penting sebagai bentuk tanggung jawab serta wujud kesiapan dalam memberikan pelayanan terbaik.   “Penampilan yang rapi dan atribut yang lengkap merupakan bagian dari budaya kerja yang harus terus dijaga. Ini menjadi cerminan integritas dan profesionalisme kita sebagai petugas,” ungkapnya.     Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran tetap konsisten dalam menerapkan nilai-nilai kedisiplinan di setiap lini pekerjaan. Menurutnya, hal-hal kecil seperti kerapian dan ketertiban dapat berdampak besar terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat maupun warga binaan.   Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan rutin guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang tertib, profesional, dan berintegritas. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Rutan Jepara dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).   Dengan adanya inspeksi ini, diharapkan seluruh petugas semakin sadar akan pentingnya menjaga standar penampilan dan kedisiplinan sebagai bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari. (Wely)

Jakarta | Bidik-kasusnews.com – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan jenazah almarhum Prof. Dr. Juwono Sudarsono, Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 1999–2000 dan 2004–2009, yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI), Jakarta Pusat, Minggu (29/03/2026). Sebelum pelaksanaan upacara, jenazah almarhum disemayamkan di Ruang Hening Kemenhan RI sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya dalam bidang pertahanan nasional. Upacara penghormatan dan pelepasan jenazah dilaksanakan secara militer dengan penuh khidmat, dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan T., M.D.S., M.S.P., selaku Inspektur Upacara. Prosesi tersebut turut dihadiri oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, para pejabat Kementerian Pertahanan, serta pejabat tinggi TNI wilayah Jakarta. Kehadiran para pejabat negara dan TNI tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas dharma bakti serta jasa-jasa almarhum. Usai upacara penghormatan dan pelepasan, jenazah almarhum diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata untuk dimakamkan sebagai bentuk penghormatan terakhir dari negara atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-29-Maret-2026-Warga Desa Banjaragung, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, mengeluhkan tingginya harga gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram yang dijual di tingkat pengecer. Harga yang semestinya terjangkau justru melonjak hingga Rp21.000 per tabung.   Salah satu warga, Insal R, menyampaikan bahwa dirinya harus membeli elpiji 3 kg dengan harga tersebut. “Saya beli sampai Rp21 ribu per tabung,” ujarnya kepada Bidik-kasusnews. Kondisi ini dinilai memberatkan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah yang menjadi sasaran utama subsidi elpiji 3 kg. Padahal, berdasarkan ketentuan distribusi, harga dari Pertamina ke agen berada di kisaran Rp15.520. Selanjutnya, pangkalan mendapatkan margin sekitar Rp2.480, sehingga harga jual resmi di pangkalan ditetapkan sekitar Rp18.000 per tabung.   Perbedaan harga yang cukup signifikan antara harga pangkalan dan harga yang diterima masyarakat memunculkan dugaan adanya permainan di tingkat distribusi setelah pangkalan, terutama oleh pengecer.   Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap distribusi elpiji subsidi, agar harga tetap sesuai dengan ketentuan dan tidak memberatkan masyarakat.   Selain itu, masyarakat juga meminta agar penyaluran gas elpiji 3 kg tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.   Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kenaikan harga tersebut di tingkat pengecer. (Wely)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Mojokerto – Upaya membangun kekuatan bangsa dari tingkat desa terus digalakkan melalui berbagai inovasi pemberdayaan wilayah. Hal ini ditunjukkan oleh Kolonel Marinir Kakung Priyambodo yang menginisiasi pembinaan generasi muda bahari berbasis potensi lokal di Desa Kwatu, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Melalui program Jung Kwatu, Kolonel Kakung menghadirkan konsep pembinaan yang tidak hanya berfokus pada olahraga dayung, tetapi juga mengintegrasikan penguatan kapasitas wilayah sebagai pusat pertumbuhan sosial, ekonomi, dan pembentukan karakter generasi muda. Dengan mengusung semangat “laut adalah masa depan”, potensi perairan di Desa Kwatu dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan yang produktif. Jung Kwatu kini berkembang menjadi pusat aktivitas yang memadukan olahraga air, edukasi kebaharian, serta pembentukan kepemimpinan bagi generasi muda. Para peserta pembinaan tidak hanya diarahkan untuk meraih prestasi olahraga, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter kuat, dan memiliki semangat kebangsaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang berperan aktif dalam pembangunan masyarakat. Selain pembinaan generasi muda, program ini juga berdampak pada pemberdayaan ekonomi lokal. Kawasan long storage Desa Kwatu yang sebelumnya terbatas pemanfaatannya kini bertransformasi menjadi pusat olahraga air sekaligus destinasi wisata berbasis masyarakat. Kehadiran aktivitas ini turut mendorong tumbuhnya usaha mikro, kuliner, serta sektor pendukung lainnya. Kepala Desa Kwatu, Chosim, menyampaikan bahwa program tersebut membawa perubahan signifikan bagi masyarakat. Menurutnya, generasi muda kini memiliki ruang positif untuk berkembang, sementara desa semakin dikenal sebagai kawasan yang produktif dan inspiratif. “Pembinaan ini memberikan dampak nyata. Anak-anak muda lebih terarah, dan ekonomi warga juga ikut bergerak,” ujarnya. Penguatan karakter juga menjadi bagian penting dalam program ini, dengan mengintegrasikan nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, serta cinta tanah air. Pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial. Kolonel Kakung Priyambodo menegaskan bahwa generasi muda merupakan kunci dalam mewujudkan kebangkitan maritim Indonesia. Ia menilai, sinergi antara pemberdayaan potensi wilayah dan pembinaan generasi bahari menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan kemandirian dan daya saing bangsa. Program Jung Kwatu pun menjadi contoh konkret bagaimana pembinaan berbasis potensi lokal mampu mendorong transformasi desa menjadi pusat pertumbuhan yang berkelanjutan serta berdaya saing di masa depan. (Agus)

Mojokerto, Bidik-kasusnews.com – Kolonel Marinir Kakung Priyambodo menegaskan peran strategisnya dalam membangun kekuatan bangsa dari akar rumput melalui pemberdayaan potensi wilayah yang terintegrasi dengan pembinaan generasi muda bahari. Melalui Jung Kwatu di Desa Kwatu Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto, ia menghadirkan pendekatan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga dayung, tetapi juga pada penguatan kapasitas wilayah sebagai pusat pertumbuhan sosial, ekonomi, dan karakter. Model ini menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda dapat menjadi katalisator transformasi desa menuju kemandirian dan daya saing. Dengan mengusung filosofi laut adalah masa depan, Kolonel Kakung memanfaatkan potensi perairan lokal sebagai ruang strategis pembinaan. Jung Kwatu berkembang menjadi pusat aktivitas produktif yang memadukan olahraga, edukasi kebaharian, dan pembentukan karakter kepemimpinan. Para atlet tidak hanya dilatih untuk meraih prestasi, tetapi juga dibentuk sebagai agen perubahan yang membawa nilai disiplin, militansi, dan semangat kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemberdayaan potensi wilayah diwujudkan melalui optimalisasi kawasan long storage Desa Kwatu yang kini bertransformasi menjadi pusat olahraga air dan destinasi wisata berbasis masyarakat. Aktivitas yang tumbuh di kawasan ini mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui kehadiran UMKM, kuliner, serta sektor pendukung lainnya. Sinergi antara pembinaan olahraga dan pemberdayaan ekonomi menjadikan desa sebagai ruang hidup yang produktif, inspiratif, dan berkelanjutan. Penguatan karakter generasi muda juga dilakukan melalui integrasi nilai nilai kepramukaan yang selaras dengan semangat kebaharian. Kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, dan cinta tanah air ditanamkan secara konsisten, sehingga melahirkan generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan global. Kepala Desa Kwatu, Chosim, menyampaikan bahwa kehadiran Jung Kwatu telah membawa dampak nyata bagi masyarakat. Generasi muda kini memiliki arah dan semangat baru, sementara desa semakin dikenal sebagai pusat kegiatan positif yang produktif. Perubahan ini menunjukkan bahwa pembinaan yang tepat mampu mengangkat potensi wilayah menjadi kekuatan strategis pembangunan. Sebagai pembina, Kolonel Kakung Priyambodo menempatkan generasi muda sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan kebangkitan maritim Indonesia. Baginya, pemberdayaan potensi wilayah yang dipadukan dengan pembinaan generasi bahari adalah investasi jangka panjang bangsa untuk menciptakan kemandirian, kesejahteraan, dan kejayaan maritim Indonesia di masa depan. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara, 28 Maret 2026 – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) diwarnai dengan kegiatan yang penuh kebersamaan dan manfaat bagi masyarakat. Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Paminggir, Sabtu (28/3/2026), digelar senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, serta halal bihalal yang diikuti ratusan warga. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 10.30 Wita ini menjadi momentum untuk meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat. Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, anggota DPRD HSU, Kasat Polairud Polres HSU IPTU Marwan Susandy Ahmad, S.H., Danramil Danau Panggang, Camat Paminggir Ahmad Yani, S.Sos, para kepala desa se-Kecamatan Paminggir, serta unsur aparat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Rangkaian acara diawali dengan senam bersama yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Selanjutnya, masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan panitia sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga. Momentum halal bihalal juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan emosional dan kebersamaan antar unsur pemerintah dan masyarakat, terutama dalam suasana pasca-Ramadan. Kasat Polairud Polres HSU IPTU Marwan Susandy Ahmad menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan, tetapi juga membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat. “Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat semakin solid, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat,” ujarnya. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai desa di Kecamatan Paminggir tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya kebersamaan dalam membangun daerah, sejalan dengan semangat HUT ke-74 Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)