Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Memasuki hari kedua pencarian dua mahasiswi yang hanyut akibat banjir bandang di sungai terusan Way Betung, Taman Wisata Wiragarden, Kecamatan Teluk Betung Barat, Babinsa Kelurahan Batu Putuk, Sertu Agus Nuri, kembali menunjukkan dedikasi luar biasa. Kamis (2/4/2026), sejak pukul 08.00 WIB, ia bersama tim gabungan memantau dan mengoordinasikan proses pencarian yang sempat dihentikan sementara pada hari sebelumnya. Bertempat di Jalan Wan Abdul Rahman RT 03 LK 1 Kelurahan Batu Putuk, Sertu Agus Nuri tidak hanya sekadar hadir. Ia aktif berkoordinasi dengan Tim Basarnas, BPBD Bandar Lampung, aparat terkait Teluk Betung Timur, Tim aparat terkait Bandar Lampung, Lurah Batu Putuk, serta puluhan linmas dan relawan. Pencarian hari kedua difokuskan pada penyisiran sungai dan muara menuju pesisir. “Kami terus bergerak bersama tim. Hari ini kami perkuat koordinasi di lapangan, memastikan setiap titik rawan diperiksa. Semangat keluarga korban menjadi energi kami untuk tidak berhenti mencari,” ujar Sertu Agus Nuri di sela-sela pemantauan. Identitas kedua korban yang hilang sebelumnya adalah: 1. Fatmawati (22 tahun), warga Kelurahan Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat, mahasiswi FMIPA Universitas Lampung. 2. Bunga Rosana (22 tahun), warga Kelurahan Hadi Mulyo, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, juga mahasiswi Unila. Puncak pencarian hari kedua membawa duka. Sekitar pukul 11.00 WIB, tim gabungan memperoleh informasi dari nelayan bahwa terdapat dua sosok mayat mengambang di perairan laut sekitar Pulau Pasaran, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR gabungan langsung meluncur ke lokasi. Babinsa Kelurahan Kota Karang turut memonitor babinsa pulau pesawaran sertu Muklis, proses evakuasi bersama Sertu Agus Nuri yang sigap berpindah ke lokasi penemuan. Pada pukul 11.00 WIB, kedua korban berhasil dievakuasi ke daratan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, Dan aparat terkait langsung menangani dan membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Lampung untuk dilakukan visum et repertum. Situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan terkendali. Kepiawaian Sertu Agus Nuri Babinsa 410-03/TBU dalam memantau dan menjaga sinergi antarinstitusi patut diapresiasi. Mulai dari pemantauan pencarian hari kedua di Wiragarden hingga koordinasi evakuasi di perairan Pulau Pasaran, Babinsa Batu Putuk ini terus berada di garda terdepan. Meski hasil akhir membawa kesedihan, upaya maksimalnya menjadi contoh nyata kepedulian TNI AD terhadap keselamatan warga, bahkan di tengah medan yang sulit. Pencarian resmi dinyatakan selesai. Keluarga korban telah menerima penjelasan dari tim gabungan. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Hulu Sungai Utara, 2 April 2026 – Seorang warga lanjut usia dilaporkan ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran Sungai Haur Gading, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kamis pagi. Korban diketahui bernama Hj. Sawasa (78), warga Desa Haur Gading RT 001. Penemuan jenazah korban merupakan hasil pencarian yang dilakukan sejak Rabu sore (1/4/2026) setelah korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Peristiwa bermula saat saksi Hj. Rosina, yang merupakan keponakan korban, mendatangi rumah untuk mengantarkan makanan sekitar pukul 17.30 WITA. Namun, setibanya di lokasi, korban tidak berada di rumah meski pintu dalam kondisi terbuka. Upaya pencarian awal dilakukan bersama warga sekitar, namun tidak membuahkan hasil. Hingga akhirnya, di sekitar bantaran sungai ditemukan tongkat dan penutup kepala milik korban, yang menguatkan dugaan bahwa korban terjatuh ke sungai. Laporan kemudian diteruskan kepada Satuan Polisi Air dan Udara Polres Hulu Sungai Utara bersama instansi terkait, termasuk BPBD dan relawan, untuk melakukan pencarian lanjutan. Setelah dilakukan penyisiran intensif, korban ditemukan pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 06.20 WITA di aliran sungai dengan jarak kurang lebih lima kilometer dari lokasi awal, dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Berdasarkan keterangan saksi, korban sehari-hari kerap beraktivitas di sekitar sungai untuk memeriksa saluran air menuju rumahnya. Selain itu, korban diketahui menggunakan tongkat bantu jalan dan memiliki keterbatasan penglihatan pada salah satu mata. Pihak kepolisian menyatakan bahwa kejadian ini masih dalam penanganan, namun dugaan sementara korban terjatuh ke sungai saat beraktivitas di sekitar lokasi. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya lansia, untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area berisiko seperti bantaran sungai, serta pentingnya pendampingan dari keluarga guna mencegah kejadian serupa. (Agus)

Jakarta | Bidik-kasusnews.com– Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., didampingi Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Nana Endi Supardi, memimpin apel gabungan yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (01/04/2026). Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi di lingkungan Korps Marinir. Rangkaian acara diawali dengan penyambutan Pangkormar beserta Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir oleh para Pejabat Utama Korps Marinir beserta istri, Komandan Pasmar 1, Komandan Pasmar 2, Komandan Kolatmar, serta para Komandan Kolak Kormar wilayah Jakarta beserta istri. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan Perwira Apel, penghormatan pasukan, serta laporan pengambil apel yang berlangsung tertib dan penuh disiplin sesuai tata upacara militer. Dalam amanatnya, Pangkormar menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga mengajak seluruh prajurit dan ASN untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana introspeksi diri dalam meningkatkan kinerja, memperkuat disiplin, serta membangun soliditas dan kebersamaan di lingkungan satuan. Suasana apel semakin cair dan penuh kehangatan saat Pangkormar berinteraksi langsung dengan para prajurit di sela-sela sambutannya. Dengan gaya komunikatif, Panglima Korps Marinir memberikan kejutan berupa hadiah kepada prajurit dan ASN yang tengah merayakan ulang tahun. Momen tersebut disambut antusias, menghadirkan suasana hangat yang semakin mempererat kedekatan antara pimpinan dan prajurit dalam nuansa halal bihalal. Kegiatan apel gabungan dan halal bihalal ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan seluruh keluarga besar Korps Marinir. Diharapkan, melalui kegiatan ini semangat persatuan dan soliditas prajurit semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Polda Jateng – Kota Semarang Kasus penipuan berkedok kelulusan seleksi penerimaan anggota Polri yang terjadi di Kabupaten Pemalang kembali menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di berbagai media dan platform digital. Peristiwa tersebut dialami oleh pasangan suami istri asal Desa Pelutan, Pemalang, yang mengaku mengalami kerugian besar hingga ratusan juta rupiah. Korban tergiur janji kelulusan dua anaknya menjadi anggota Polri oleh pelaku berinisial WT pada tahun 2020. Dana yang diserahkan korban diketahui berasal dari hasil penjualan aset berharga berupa lahan pertanian. Kasus ini pun sempat viral di media sosial dan menjadi sorotan luas masyarakat, termasuk melalui berbagai pemberitaan media online. Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Artanto, menegaskan bahwa penanganan perkara telah dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Kasus ini sudah kami tangani dengan serius. Terhadap pelaku yang merupakan mantan anggota Polri berinisial WT, telah dijatuhi sanksi tegas melalui sidang Komisi Kode Etik Polri berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat,” jelasnya, Rabu (1/4/2026). Selain sanksi etik, pelaku juga telah menjalani proses hukum pidana hingga mendapatkan putusan dari pengadilan. “Yang bersangkutan tidak hanya diberhentikan, tetapi juga telah divonis pidana penjara selama 5 tahun. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menindak tegas setiap pelanggaran hukum tanpa pandang bulu,” lanjutnya. Saat ini, pelaku telah resmi bukan lagi anggota Polri dan tengah menjalani masa hukuman sesuai putusan pengadilan. Polda Jawa Tengah menegaskan akan terus menjaga integritas institusi serta meningkatkan pengawasan internal guna mencegah terulangnya kasus serupa. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dalam proses rekrutmen Polri dengan imbalan tertentu. Polri menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan anggota dilakukan secara transparan, objektif, dan bebas dari praktik percaloan.(Wely) Sumber:Humas Polda jateng

Bidik-kasusnews.com Jakarta, 1 April 2026 — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji dengan menetapkan dua tersangka tambahan. Perkembangan ini menandai semakin luasnya pengungkapan praktik yang diduga merugikan keuangan negara dalam penyelenggaraan ibadah haji.   Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyidik kini tidak hanya fokus pada para tersangka utama, tetapi juga menelusuri keterlibatan pihak lain, khususnya biro perjalanan haji atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).   Menurutnya, peran PIHK menjadi krusial untuk ditelusuri karena diduga berkaitan dengan aliran dana serta keuntungan yang timbul dari mekanisme pembagian kuota haji yang tidak sesuai ketentuan. “Penyidikan terus kami kembangkan, termasuk mendalami pihak-pihak yang diduga menikmati hasil dari praktik tersebut. Ini juga berkaitan dengan upaya pengembalian kerugian negara,” ungkapnya kepada Bidik-kasusnews via WhatsApp 1/4/2026.   Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), total kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp622 miliar. Nilai tersebut menjadi fokus utama KPK dalam melakukan asset recovery melalui pelacakan aset dan potensi pengembalian dari pihak-pihak terkait.   Dua tersangka baru yang ditetapkan yakni Ismail Adham dan Asrul Aziz Taba. Keduanya diduga memiliki peran dalam rangkaian proses yang sedang diusut penyidik.   Sebelumnya, KPK telah lebih dahulu menetapkan Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz sebagai tersangka. Sejumlah langkah hukum, termasuk penahanan, telah dilakukan guna mendukung kelancaran proses penyidikan.   Kasus ini sendiri mulai disidik sejak Agustus 2025 dan terus berkembang seiring ditemukannya fakta-fakta baru di lapangan. KPK memastikan tidak akan berhenti pada penetapan tersangka yang ada saat ini, dan membuka peluang adanya pihak lain yang turut dimintai pertanggungjawaban hukum.   Di sisi lain, Dewan Pengawas KPK turut mengawal proses penanganan perkara ini dari aspek etik, sebagai bentuk pengawasan internal agar seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.   KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara menyeluruh, sekaligus memastikan kerugian negara dapat dipulihkan secara optimal melalui berbagai langkah hukum yang ditempuh.(Wely)

Jakarta,  Bidik-kasusnews.com– Wakil Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Wadan Pusterad) Mayjen TNI Agus Prangarso, S.Sos., memimpin acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira, Bintara, dan Tamtama Pusterad, yang digelar di Aula Gajah Mada Mapusterad, Jl. Setu Cipayung Jakarta Timur, Rabu (1/4/2026). Dalam sambutan Komandan Pusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno yang dibacakan oleh Wadan Pusterad, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sesuatu yang diperoleh secara otomatis, melainkan hasil dari proses panjang yang diukur melalui prestasi, dedikasi, loyalitas, serta kualitas pengabdian dalam pelaksanaan tugas. ”Kenaikkan pangkat sebagai amanah sekaligus kehormatan yang harus disyukuri, dijaga dan dipertanggungjawabkan,”ucapnya. Lebih lanjut ditegaskannya, kenaikan pangkat harus menjadi sumber motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat disiplin, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab yang lebih besar dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Seiring dengan pangkat baru yang disandang, tuntutan tugas dan tanggung jawab akan semakin meningkat. ”Tunjukkan bahwa saudara layak meyandang pangkat tersebut, dengan disiplin tinggi serta sikap dan perilaku yang dapat menjadi teladan, baik di lingkungan satuan maupun dalam kehidupan bermasyarakat,”tegasnya. Pada kesempatan tersebut, Danpusterad juga menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada seluruh Perwira, Bintara, dan Tamtama Pusterad yang memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran serta dukungan keluarga yang senantiasa setia mendampingi dengan penuh keikhlasan. Mengakhiri sambutannya, Danpusterad mengajak seluruh prajurit untuk menjadikan momentum kenaikan pangkat ini sebagai sarana memperkuat kebersamaan, meningkatkan etos kerja, serta memperteguh komitmen dalam mewujudkan Pusterad yang profesional, adaptif, dan selalu hadir bersama rakyat, demi kejayaan TNI AD dan bangsa Indonesia. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com– Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan pengawalan dan pengamanan terhadap tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan menjalani sidang tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang, Rabu (hari ini). Pengawalan dimulai dari Rumah Tahanan (Rutan) Pakjo Palembang yang berlokasi di Jalan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, menuju Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang di Jalan Kapten A. Rivai No. 16. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjamin keamanan serta kelancaran proses persidangan. Sebanyak tiga personel Detasemen Gegana diterjunkan dalam pelaksanaan tugas tersebut. Tim dipimpin oleh PS. Pa. Ops Subden 1 Den Gegana, Aipda Sugiyanto, yang bertanggung jawab memastikan seluruh rangkaian pengawalan berjalan sesuai prosedur operasional yang berlaku. Selama proses pemindahan tahanan, situasi terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Personel melakukan pengamanan ketat baik di titik keberangkatan, sepanjang rute perjalanan, maupun di area pengadilan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Brimob Polda Sumatera Selatan dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi yang menjadi perhatian publik. Dengan terlaksananya pengawalan ini, diharapkan proses persidangan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Agus)

Karawang, Bidik-kasusnews.com – Pemerintah Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus penyaluran terpadu Bantuan Atensi dari Kementerian Sosial. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi bekerja sama dengan pemerintah desa setempat, menyasar sebanyak 341 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan yang berlangsung pada 30 Maret hingga awal April 2026 ini dipusatkan di kantor Desa Cikampek Barat. Tak sekadar penyaluran bantuan sosial, acara ini juga dipadukan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Cikampek. Dalam pelaksanaannya, bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari alat bantu seperti kacamata, tongkat, dan kursi roda; perlengkapan kebersihan seperti sabun, handuk, pasta gigi, dan sampo; hingga kebutuhan pendidikan berupa tas sekolah dan perlengkapannya. Selain itu, warga juga menerima bantuan alat dapur seperti tabung gas 3 kg beserta regulator dan kompor. Tidak hanya itu, bantuan nutrisi seperti susu, mi instan, beras, sarden, dan telur turut diberikan guna menunjang kebutuhan gizi keluarga. Sementara untuk kebutuhan tempat tinggal, bantuan berupa kasur, bantal, dan seprai juga menjadi bagian dari paket yang disalurkan. Kepala Desa Cikampek Barat, Hj. Yuyun Yunengsih, A. Md dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, Kementerian Sosial, dan berbagai pihak terkait menjadi kunci utama dalam memastikan bantuan tepat sasaran. “Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi program ini. Tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga memberikan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan warga. Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, sehingga kesejahteraan warga Desa Cikampek Barat dapat terus meningkat secara merata. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, pemerintah desa berharap dapat memperkuat solidaritas sosial serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi rentan. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara aparat penegak hukum dan insan pers di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (1/4/2026) di sebuah rumah makan di kawasan Cipinang Jaya ini mempertemukan jajaran Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dengan kelompok kerja wartawan serta perwakilan media lokal dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Topik Gunawan, S.H., M.H., beserta jajaran, perwakilan Pokja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang diwakili Ketua Erfan Pratama, serta organisasi wartawan Pena Timur yang diwakili Ketua Rio Manik. Sekitar 15 wartawan dari berbagai media di Jakarta Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan diawali dengan makan siang bersama sebagai bentuk kebersamaan, sebelum dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang menjadi inti acara. Suasana cair dan dialogis tampak mewarnai pertemuan tersebut, mencerminkan semangat keterbukaan dan kemitraan yang ingin dibangun ke depan. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Yogi Sudharsono, S.H., yang membuka acara, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para jurnalis. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara institusi penegak hukum dan media massa. “Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media, khususnya di wilayah Jakarta Timur. Momentum Halal Bihalal ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat berarti. Kami memohon maaf karena baru dapat meluangkan waktu mengingat padatnya aktivitas. Ke depan, kami berharap sinergi antara Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dan media dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Yogi. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Topik Gunawan, dalam sambutannya memperkenalkan diri kepada para awak media. Ia menyampaikan bahwa dirinya baru menjabat sekitar dua bulan di posisi tersebut, dan berkomitmen untuk membangun hubungan yang terbuka dan profesional dengan media. “Sebagai pejabat baru di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, saya berharap dapat menjalin hubungan yang baik dengan rekan-rekan media. Jika ada hal-hal yang perlu dipublikasikan, kami persilakan untuk berkoordinasi dan bertanya langsung. Kami akan memberikan informasi secara resmi ketika sudah siap untuk dirilis,” katanya. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Kejaksaan dalam menjaga transparansi informasi sekaligus memastikan akurasi dalam setiap pemberitaan yang berkaitan dengan penegakan hukum. Dari pihak media, Ketua Pena Timur, Rio Manik, menyampaikan apresiasi dan harapan atas kepemimpinan baru di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Ia menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara media dan institusi hukum sebagai bagian dari kontrol sosial yang konstruktif. “Kami mengucapkan selamat atas jabatan baru Bapak sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Kami dari rekan-rekan media, khususnya di wilayah ini, berharap ke depan dapat terus bersinergi dan menjalin hubungan yang erat serta profesional,” ujar Rio. Hal senada juga tercermin dari kehadiran berbagai perwakilan media yang menunjukkan antusiasme terhadap upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum. Secara keseluruhan, kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan pasca-Idulfitri, tetapi juga forum strategis untuk membangun kepercayaan, meningkatkan koordinasi, dan memperkuat kemitraan antara Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dan insan pers. Dengan terjalinnya komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif, diharapkan ke depan hubungan antara media dan Kejaksaan dapat semakin solid dalam mendukung penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. (Heri)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Bandar Lampung, 1 April 2026 – Dalam rangka mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif, khususnya di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta potensi pariwisata Kota Bandar Lampung, aparat terkait dari jajaran teritorial Kelurahan Sukadanaham menunjukkan aksi cepat dan responsif dalam menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Raden Imba Kusuma Ratu, Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Rabu (1/4/2026) sore. Kejadian bermula ketika sebuah truk Mitsubishi bernomor polisi BE 8516 CN yang dikemudikan oleh Suhendi melintas di tanjakan jalan tersebut. Diduga karena kendaraan di depannya berhenti mendadak, pengemudi truk terkejut dan melakukan pengereman. Akibat posisi jalan yang menanjak, truk mundur dan menabrak dua kendaraan di belakangnya, yakni mobil Nissan Marc BE 1609 BO dan Toyota Vios BE 1739 SEA. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil berupa kerusakan pada ketiga kendaraan. Begitu menerima informasi, aparat terkait segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan para pemilik kendaraan. Dengan pendekatan kekeluargaan dan komunikasi yang baik, mereka memfasilitasi musyawarah antara pihak-pihak yang terlibat. Hasilnya, pengemudi truk bertanggung jawab atas perbaikan kedua kendaraan yang ditabrak dan dibuatkan surat pernyataan kesepakatan bersama. Seluruh proses berjalan aman, terkendali, dan diterima dengan baik oleh semua pihak. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran aparat terkait yang sigap di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan kewilayahan tetapi juga dalam memberikan rasa aman dan solusi cepat atas permasalahan warga. Kejadian seperti ini jika tidak segera ditangani bisa mengganggu ketertiban umum dan berpotensi mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat termasuk kegiatan pariwisata di sekitar,” ujar salah satu petugas yang terlibat. Pihak kesatuan aparat terkait di wilayah tersebut mengapresiasi tindakan cepat anggotanya yang berhasil meredam potensi konflik dan memastikan penyelesaian secara musyawarah. Hal ini sejalan dengan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah Bandar Lampung. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu waspada, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi kendaraan terutama saat melintas di jalur tanjakan. Dengan sinergi antara aparat terkait dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat diminimalisir, sehingga Kota Bandar Lampung tetap menjadi destinasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan. (Agus)