Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Semangat kebersamaan dan kepedulian aparat teritorial kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Nusantara Permai, Peltu Jajang S dari Koramil 410-01/Panjang. Di tengah ancaman cuaca ekstrem, ia langsung turun memimpin aksi pembersihan dan pengangkatan bongkahan batu, tanah campur pasir akibat tanah longsor, serta pondasi saluran air yang roboh di Jalan Bangau, Perumahan Nusantara Permai Blok B 1 RT 06 LK I, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini merupakan respons cepat Babinsa bersama unsur pamong kelurahan dan warga setempat. Hadir pula Camat Sukabumi, Syahrial S.Sos, M.M., Lurah setempat, RT, Linmas, serta puluhan warga Blok B 1. Mereka bahu-membahu membersihkan material longsor yang menyumbat aliran air serta memperbaiki pondasi saluran yang ambrol. Di tengah guyuran keringat dan cangkul yang terus bergerak, sosok Peltu Jajang tampak paling sigap. Ia tidak hanya ikut mengangkat batu dan kerikil, tetapi juga menjadi komandan lapangan yang mengatur koordinasi antara warga, aparat kelurahan, dan Linmas. Dengan suara lantang namun penuh kekeluargaan, ia terus menyemangati warga: “Satu cangkul kita hari ini, selamatkan puluhan rumah dari banjir besok. Jangan menyerah!” Kehadiran Babinsa menjadi pemecah kebuntuan saat warga sempat kebingungan menangani pondasi saluran yang roboh. Dengan pengalaman teknis kebencanaan yang dimilikinya, Peltu Jajang memberi arahan bagaimana menyusun kembali batu-batu pondasi secara aman dan efisien. Tak hanya itu, ia juga memastikan setiap warga menggunakan alat pelindung diri seadanya agar terhindar dari cedera. Menurut Peltu Jajang, kegiatan ini bertujuan vital, terutama untuk mengantisipasi curah hujan tinggi yang masih akan terjadi dalam sepekan ke depan. “Jika saluran tersumbat, air akan meluap dan menggenangi pemukiman warga Blok B. Kami bertindak cepat sebelum hujan deras turun lagi,” ujarnya di sela-sela membersihkan material. Berkat semangat gotong royong yang dipompa oleh Babinsa, seluruh proses pembersihan dan perbaikan berjalan tertib, aman, dan lancar. Dalam waktu kurang dari empat jam, tumpukan tanah longsor dan puing saluran berhasil diangkut, aliran air kembali normal, dan pondasi sementara telah diperkuat. Camat Sukabumi, Syahrial, memberikan apresiasi tinggi kepada Peltu Jajang. “Babinsa kami adalah ujung tombak ketahanan masyarakat tingkat kelurahan. Pak Jajang bukan hanya memberi perintah, tapi langsung menceburkan diri. Ini contoh nyata kepemimpinan yang membumi,” pujinya. Sementara itu, Ibu RT setempat, mengaku lega. “Kami sempat khawatir karena saluran ambrol. Begitu Babinsa datang, semua jadi terarah. Beliau seperti kakak sekaligus komandan kami,” tuturnya haru. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya untuk urusan pertahanan, tetapi juga sebagai pelindung, pemersatu, dan solusi bagi setiap kesulitan warga. Dengan semangat “Tetap Semangat, Pantang Menyerah, Selalu Gembira Dalam Tugas”, Peltu Jajang S kembali mengukuhkan TNI sebagai sahabat sejati rakyat. (Agus)

JATENG:Bidik-kasunews.com Jepara, 6 April 2026 — Lebih dari 4.600 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jepara menghadapi risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) seiring tingginya porsi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).   Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen dari APBD. Namun, data Laporan Kinerja Pertanggungjawaban Daerah (LKPJ) 2025 menunjukkan, Pemkab Jepara masih mengalokasikan 44,35 persen anggaran untuk belanja pegawai, atau sekitar Rp1,142 triliun.   Proyeksi tahun 2027 memperkirakan angka ini masih di kisaran 38 persen. Ketua Komisi D DPRD Jepara, Andi Rokhmat, menyoroti kondisi ini sebagai masalah serius. “Kenaikan beban belanja pegawai ditambah penurunan dana transfer ke daerah membuat tekanan anggaran semakin berat,” ujarnya dikutip dari RMOLJateng,6/4/2026.   Andi menambahkan, kebutuhan gaji PPPK diperkirakan mencapai Rp268 miliar pada 2027, menjadi faktor utama tingginya proporsi belanja pegawai. Pemerintah daerah tengah mempertimbangkan opsi seperti pengurangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) atau mencari skema pendanaan alternatif.   Meski demikian, pengurangan TPP dikhawatirkan menurunkan motivasi dan kinerja aparatur. Sebagai jalan keluar, DPRD Jepara mengusulkan agar pemerintah pusat membantu pembiayaan gaji PPPK melalui APBN. Usulan ini rencananya akan disampaikan melalui gubernur ke Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PAN-RB, dan Kementerian Keuangan.   Dengan dukungan pemerintah pusat, beban APBD dapat berkurang tanpa mengorbankan hak para PPPK, sekaligus menjaga kelangsungan pelayanan publik. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 6 April 2026 — Rutan Kelas IIB Jepara terus menegaskan komitmen terhadap pembangunan Zona Integritas melalui rapat tim WBK/WBBM yang dihadiri seluruh pejabat dan staf terkait. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan program menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) berjalan efektif. Rapat ini difokuskan pada evaluasi capaian kinerja, verifikasi data dukung, dan penyusunan strategi peningkatan pelayanan publik. Selain itu, tim juga menyoroti penguatan pengawasan internal serta identifikasi kendala yang perlu ditangani agar setiap indikator penilaian WBK/WBBM dapat terpenuhi.   Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, A.Md.IP., S.H., M.H., menekankan bahwa pencapaian predikat WBK/WBBM bukan sekadar formalitas administratif, melainkan perubahan budaya kerja seluruh pegawai. “Kami ingin setiap pegawai memiliki pola pikir yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Renza.   Ia menambahkan, keberhasilan Zona Integritas membutuhkan kerja sama yang solid dan konsistensi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Dengan sinergi tim yang kuat, Rutan Jepara optimistis dapat meraih predikat WBK/WBBM sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat,” tutupnya.   Rapat berlangsung tertib dan produktif, memperkuat semangat kolaborasi dalam mendukung reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang transparan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Hulu Sungai Utara – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus menggencarkan edukasi keselamatan berkendara melalui program Police Go To School. Kali ini, kegiatan tersebut menyasar para siswa di SMP IT Ihsanul Amal Kabupaten HSU, Senin (6/4/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA itu dipimpin oleh KBO Satlantas Polres HSU, IPDA Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A., bersama Kanit Kamsel AIPDA Eddy Gusfa dan Banit Kamsel BRIPDA Rio Dwian Putra. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mendasar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Materi yang disampaikan meliputi aturan-aturan lalu lintas, kewajiban penggunaan helm, serta larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi anak di bawah umur. Petugas juga mengedukasi para siswa tentang risiko dan dampak buruk yang dapat ditimbulkan akibat pelanggaran lalu lintas, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Penyampaian materi dikemas secara interaktif sehingga mudah dipahami dan menarik perhatian para siswa. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan pesan keselamatan, siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah berupa helm. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perlindungan diri saat berkendara. Kasat Lantas Polres HSU melalui kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi sejak dini merupakan kunci utama dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan generasi muda dapat menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Program Police Go To School ini juga bertujuan membentuk karakter disiplin, meningkatkan kepatuhan terhadap aturan, serta menanamkan etika berlalu lintas yang baik di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa serta pihak sekolah. Satlantas Polres HSU berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui edukasi preventif demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, diharapkan kesadaran berlalu lintas dapat tumbuh kuat sejak dini demi mewujudkan keamanan dan keselamatan bersama. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 6 April 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan pelaksanaan Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK) dan Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP).   Melalui survei ini, Rutan Jepara ingin memastikan bahwa setiap layanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya keluarga warga binaan dan para pengunjung. Selain itu, survei juga menjadi tolok ukur dalam menilai sejauh mana integritas petugas dalam menjalankan tugasnya. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan penilaian secara objektif. Pengisian survei dilakukan dengan mudah melalui sistem digital berbasis QR Code yang tersedia di area pelayanan. “Partisipasi masyarakat sangat kami butuhkan untuk menilai dan memperbaiki kualitas layanan. Kami berkomitmen menjadikan hasil survei ini sebagai dasar dalam melakukan pembenahan secara berkelanjutan,” jelasnya.   Menurutnya, keterbukaan terhadap masukan menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan yang profesional dan bebas dari praktik korupsi. Dengan adanya SPAK dan SPKP, Rutan Jepara dapat memetakan berbagai aspek yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi fasilitas, prosedur, maupun sikap petugas.   Ke depan, Rutan Jepara berharap pelaksanaan survei ini mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih responsif dan berorientasi pada pelayanan. Sinergi antara masyarakat dan petugas diyakini menjadi fondasi utama dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang semakin baik di Jepara.(Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Hulu Sungai Utara – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di daerah kembali diperkuat dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tangkawang, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (6/4/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting, dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc. Acara ini turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) HSU, di antaranya Bupati HSU H. Sahrujani, Ketua DPRD HSU H. Fadillah, Dandim 1001 HSU-Balongan Letkol Inf Endra Retno Erowanto, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, serta perwakilan Kejaksaan Negeri, Kepala Dinas PUPR, Camat Haur Gading, Danramil Amuntai Utara, Kapolsek Amuntai Utara, Kepala Desa Tangkawang, dan masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penayangan video rencana pembangunan jembatan, serta sambutan Pangdam XXII/Tambun Bungai. Momentum utama ditandai dengan peletakan batu pertama oleh unsur Forkopimda HSU sebagai simbol dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat Desa Tangkawang sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar. Suasana kebersamaan semakin terasa dengan pemotongan nasi tumpeng yang menjadi simbol rasa syukur atas dimulainya proyek tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai penunjang konektivitas wilayah dan peningkatan perekonomian masyarakat. Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memperlancar akses transportasi serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah HSU, khususnya Kecamatan Haur Gading. Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 10.20 WITA tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat TNI-Polri bersama pemerintah daerah menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Desa Tangkawang menyambut positif dan berharap jembatan tersebut segera rampung sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi aktivitas sehari-hari. (Agus)

AMUNTAI | Bidik-kasusnews.com – Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara (HSU) tengah menyelidiki kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan dan/atau penganiayaan berat yang menimpa seorang pelajar berinisial MKA (18). Insiden berdarah tersebut terjadi di kawasan Desa Penangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara pada Sabtu (4/4/2026) malam, sekitar pukul 21.30 WITA. Akibat kejadian ini, korban mengalami sejumlah luka tusuk dan robek yang cukup parah sehingga harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim, AKP Teguh Kuatman, S.H., membenarkan adanya peristiwa tindak kekerasan tersebut. “Benar, kami telah menerima Laporan Polisi dengan nomor: LP/B/08/IV/2026/SPKT/POLRES HSU/POLDA KALSEL. Kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan berat yang merujuk pada Pasal 262 KUHPidana dan/atau Pasal 466 Ayat (2) KUHPidana ini sedang dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh tim kami,” ujar AKP Teguh Kuatman, SH dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2026). Lebih lanjut, AKP Teguh Kuatman, SH membeberkan kronologi kejadian yang bermula dari kesalahpahaman. Pada malam kejadian, korban MKA bersama rekan-rekannya, yakni H, S, MF, Au, CP, dan Am, tengah berkendara menggunakan sepeda motor. Saat melewati sekelompok pemuda di kawasan tersebut, rombongan korban kemudian singgah di ujung jalan bypass. Tidak lama berselang, saksi S datang dan memberitahukan bahwa salah satu terduga pelaku berinisial A sedang mencari orang yang mengenakan masker di rombongan mereka, yang kebetulan saat itu dipakai oleh saksi MF. Mendapat informasi tersebut, rekan korban berinisial H, Au, MF, bersama korban MKA berinisiatif mendatangi kelompok A yang sedang berkumpul di sebuah warung untuk mengklarifikasi masalah. Setibanya di lokasi, H mencoba bertanya secara baik-baik kepada kelompok A, “Ada salah apa kami, mencari yang bermasker?”. Namun nahas, pertanyaan tersebut justru direspons dengan tindak kekerasan. H tiba-tiba dipukul di bagian kepala oleh orang tak dikenal dari kelompok tersebut, sementara MF juga langsung mendapat serangan. Menyadari situasi yang tidak kondusif dan demi menghindari bentrokan yang lebih besar, H kemudian mengajak MF dan korban MKA untuk segera pergi meninggalkan lokasi kejadian. Di tengah jalan, rombongan ini berhenti dan baru menyadari bahwa dua rekan perempuan mereka, yakni Au dan CP, tertinggal di area warung tempat keributan terjadi. Tanpa pikir panjang, MKA dengan niat baik kembali ke lokasi untuk menjemput kedua rekannya tersebut. Tragisnya, niat tulus MKA berujung pada petaka. Sesampainya di lokasi, korban justru langsung dikeroyok secara membabi buta oleh terduga pelaku A bersama teman-temannya. Dalam insiden pengeroyokan tersebut, terlihat jelas keterlibatan A beserta rekannya yang berinisial L dan D di tempat kejadian perkara (TKP). Serangan kelompok tersebut membuat korban tidak berdaya dan mengalami luka-luka yang sangat serius. “Akibat pengeroyokan tersebut, korban MKA menderita luka tusuk di bagian leher, punggung, dan pinggang sebelah kanan. Selain itu, korban juga mengalami luka robek yang cukup parah di bagian wajah, tepatnya di dekat bibir. Korban yang bersimbah darah langsung dilarikan ke RSUD Pambalah Batung Amuntai untuk mendapatkan pertolongan medis,” tegas AKP Teguh merinci kondisi korban. Pihak keluarga korban melalui pelapor berinisial DP (22) segera melaporkan kejadian ini ke Mapolres HSU agar diproses secara hukum. Dari pihak pelapor, kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian, yakni satu lembar jaket hoodie berwarna hitam dan satu lembar baju kaos berwarna hitam yang keduanya dalam kondisi robek. Menutup keterangannya, Kasat Reskrim AKP Teguh Kuatman, SH memberikan peringatan keras kepada para terduga pelaku agar bersikap kooperatif. “Kami sudah mengantongi identitas para terduga pelaku, yakni A, L, D, dan kawan-kawan. Kami imbau agar mereka segera menyerahkan diri ke pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sebelum kami melakukan tindakan tegas. Kami juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada kepolisian,” pungkasnya. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Turnamen e-sport Kartinians MLBB Championship yang digelar di Gedung Shima Setda Kabupaten Jepara sukses menjadi magnet bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di dunia digital. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (4/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026), ini menghadirkan persaingan ketat antar tim dalam permainan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Sebanyak 64 peserta ikut ambil bagian, menjadikan turnamen ini salah satu ajang e-sport terbesar di Jepara.   Diselenggarakan atas kolaborasi Polres Jepara, Unisnu, dan berbagai pihak terkait, turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan serta penyaluran minat dan bakat pemuda di bidang e-sport.   Hadir dalam penutupan acara, jajaran Forkopimda Jepara memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, menilai e-sport kini telah berkembang menjadi cabang yang menuntut kecerdasan taktik dan kerja sama tim. “Turnamen ini membuka wawasan kita bahwa e-sport bukan sekadar permainan, tetapi juga sarana melatih strategi dan kekompakan. Ini sangat positif bagi generasi muda,” ungkapnya.   Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung aktivitas kreatif anak muda. Menurutnya, pendekatan melalui kegiatan positif seperti ini menjadi salah satu cara efektif dalam membangun hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra generasi muda. Kegiatan seperti ini akan terus kami dukung,” ujarnya.   Pada puncak kompetisi, tim Orca berhasil menunjukkan performa terbaik dan keluar sebagai juara pertama. Mereka mampu mengungguli tim Bms yang harus puas di posisi kedua. Sementara itu, tim Nion Store dan Skagara Aquarius masing-masing menempati posisi ketiga dan keempat. Ke depan, Forkopimda Jepara berencana melanjutkan rangkaian kegiatan kepemudaan dengan menggelar event olahraga lain, termasuk pertandingan tinju yang dijadwalkan berlangsung pada 11 April mendatang. Turnamen ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem e-sport yang sehat dan berkelanjutan di Jepara, sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta muda berprestasi dari daerah. (Wely) Sumber:Humas polres Jepara

JAKARTA | Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memimpin upacara pelepasan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat melaksanakan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB yang tergabung dalam Satgas _United Nations Interim Force in Lebanon_ (UNIFIL) di Lebanon Selatan, bertempat di Apron VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026). Ketiga jenazah tiba di Jakarta sekitar pukul 17.00 WIB dengan penerbangan dari Turki. Presiden RI Prabowo Subianto turut hadir memberikan penghormatan terakhir saat jenazah disemayamkan di ruang VIP Terminal 3 sebelum diberangkatkan ke daerah masing-masing untuk dimakamkan secara militer. Prosesi diawali dengan penyerahan jenazah dari kesatuan kepada negara yang diterima langsung oleh Kasad. Upacara pelepasan berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada tiga prajurit terbaik bangsa, yaitu Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa. “Hari ini kita menerima kepulangan jenazah tiga prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam pelaksanaan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon. Kami sangat kehilangan. Mereka adalah putra-putra terbaik yang kami pilih untuk melaksanakan tugas perdamaian,” ujar Kasad. Kasad menegaskan, gugurnya ketiga prajurit tersebut menjadi duka mendalam bagi TNI, khususnya TNI AD. Namun, pengorbanan mereka juga menjadi pengingat bahwa setiap penugasan prajurit selalu mengandung risiko dan pengorbanan yang tulus demi bangsa dan kemanusiaan. Meski demikian, lanjut Kasad, pengorbanan tersebut tidak akan mengurangi komitmen TNI dan TNI AD untuk terus berkontribusi dalam misi perdamaian dunia. Justru semangat, dedikasi, dan keberanian para prajurit yang gugur harus menjadi teladan bagi seluruh prajurit di manapun berada dan bertugas. Kasad juga memastikan bahwa seluruh hak para prajurit yang gugur akan dipenuhi, dan keluarga yang ditinggalkan akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar TNI AD. Negara, tegasnya, juga akan terus memberikan perhatian dan dukungan penuh. Usai upacara, jenazah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar selanjutnya diberangkatkan ke Bandung untuk dimakamkan di TMP Cikutra, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan ke Magelang untuk dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo II, sementara Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon ke Kulonprogo untuk dimakamkan di TMP Giripeni. (Agus)

BIDIK-KASUSNEWS.COM  Hulu Sungai Utara – Upaya mempererat sinergi antar lembaga terus dilakukan jajaran kepolisian. Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melaksanakan kunjungan ke kediaman Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Danau Panggang, Kecamatan Danau Panggang, Minggu (5/4/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WITA tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati HSU, Wakil Bupati HSU, Dandim 1001 HSU-Balangan Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., serta para pejabat utama pemerintah daerah dan camat se-Kabupaten HSU. Dalam suasana penuh keakraban, kegiatan diisi dengan agenda santai berupa mancing bersama. Momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antara Polri dan unsur pemerintahan daerah. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang harmonis lintas institusi. Menurutnya, sinergi yang baik antara aparat keamanan dan pemerintah daerah merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan pelayanan kepada masyarakat. “Melalui kegiatan seperti ini, hubungan kerja sama semakin solid, sehingga koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian juga memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa hambatan. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai wujud implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)