BIDIK-KASUSNEWS.COM Kalimantan Selatan – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) resmi meluncurkan operasional Safety Driving Center (SDC) sebagai pusat pelatihan dan edukasi berkendara modern guna meningkatkan keselamatan di jalan raya. Peresmian yang melibatkan jajaran Korlantas Polri ini menjadi langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan yang masih menjadi perhatian serius di berbagai daerah. Safety Driving Center hadir sebagai fasilitas terpadu yang menyediakan pelatihan teknis serta simulasi berkendara sesuai standar keselamatan. Melalui sarana ini, masyarakat tidak hanya dilatih kemampuan mengemudi, tetapi juga dibekali pemahaman mendalam terkait etika, disiplin, dan tanggung jawab saat berada di jalan. Kepolisian menegaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi kunci utama dalam program ini. Fokus utama SDC adalah membentuk perilaku berkendara yang mengutamakan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan menjadi pusat pembelajaran bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pengemudi pemula, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan keterampilan berkendara secara aman dan profesional. Peluncuran Safety Driving Center ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung program nasional keselamatan lalu lintas. Dengan hadirnya SDC di Kalimantan Selatan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan di masa mendatang. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com – Satbrimob Polda Sumsel menggelar Sidang Pra Nikah BP4R bagi anggota Satbrimob Polda Sumsel yang telah memenuhi persyaratan untuk mengajukan sidang pernikahan, bertempat di Ruang RBP Satbrimob Polda Sumsel, pada hari Rabu pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubbagrenmin Satbrimob Polda Sumsel Kompol Sugeng didampingi Pamin Subbagrenmin Ipda Zainal Abidin, S.H., serta dihadiri panit dan danru dari masing-masing anggota yang akan melaksanakan pernikahan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bhayangkari Cabang Satbrimobda Sumatera Selatan Ny. Eti Susnadi beserta para pengurus Bhayangkari Cabang Satbrimobda Sumsel yang memberikan arahan dan motivasi kepada para calon pasangan suami istri. Sidang Pra Nikah BP4R ini bertujuan untuk memberikan pembekalan, pemahaman, serta kesiapan mental kepada anggota dan pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan arahan mengenai tanggung jawab sebagai anggota Polri, pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga, serta peran Bhayangkari dalam mendukung tugas suami. Kompol Sugeng dalam arahannya menyampaikan bahwa pernikahan bukan hanya sekadar menyatukan dua insan, namun juga merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalani dengan penuh kesabaran, komitmen, dan saling pengertian. Sementara itu, Ny. Seti Susnadi berharap agar seluruh peserta dapat membangun rumah tangga yang harmonis, sakinah, mawaddah, warahmah, serta mampu mendukung pelaksanaan tugas anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan dilaksanakannya kegiatan Sidang Pra Nikah BP4R ini, diharapkan para personel Satbrimob Polda Sumsel yang akan menikah dapat lebih siap menjalani kehidupan berumah tangga dan menjadi keluarga yang harmonis serta teladan di lingkungan masyarakat. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 8 April 2026 — Suasana penuh semangat terlihat di Rutan Kelas IIB Jepara saat menggelar apel pembukaan pekan olahraga dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Kegiatan yang berlangsung di lapangan tenis rutan ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas serta warga binaan. Apel pembukaan menjadi titik awal digelarnya berbagai pertandingan olahraga yang telah disiapkan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HBP. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana positif untuk menumbuhkan semangat kebersamaan serta meningkatkan kesehatan fisik para peserta. Dalam arahannya, disampaikan bahwa olahraga tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas fisik semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan sportivitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan dalam suasana yang lebih santai namun tetap penuh makna. Kepala Subseksi Pengelolaan Rutan Kelas IIB Jepara, Moh. Riza Aliyafi, S.H., menyampaikan bahwa pekan olahraga merupakan bagian dari program pembinaan yang dikemas secara humanis dan menyenangkan. “Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan. Momentum HBP ini menjadi kesempatan untuk membangun energi positif di lingkungan rutan,” ungkapnya. Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap pertandingan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan. “Menang atau kalah bukan yang utama, tetapi bagaimana kita bisa menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan,” tambahnya. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, ditandai dengan penyerahan simbolis perlengkapan olahraga sebagai tanda resmi dimulainya pekan olahraga. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Jepara terus berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, produktif, dan penuh semangat kebersamaan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa penguasaan terhadap berbagai masalah merupakan kunci untuk mencari dan menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) dan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad) di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Rabu (8/4/2026). “Penguasaan kita terhadap permasalahan akan menjadikan jalan untuk mencari jalan keluar (solusi). Jadi selama kita menjabat itu, jangan merasa tidak bisa. Paling tidak kita membuat perencanaan dan upaya untuk mempresentasikan (pemecahan masalah),” ujar Kasad. Adapun jabatan yang diserahterimakan yakni jabatan Pangdam XXIV/Mandala Trikora dari Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., kepada Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., Pangdam XV/Pattimura dari Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., kepada Mayjen TNI Doddy Triwinarto, S.I.P., serta Pangdam XVII/Cenderawasih dari Mayjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P., kepada Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M. Selain itu, jabatan Kapuskesad diserahterimakan dari Mayjen TNI dr. Bima Wisnu Nugraha, Sp.THT., M.Kes., M.A.R.S., kepada Mayjen TNI dr. Gunawan Rusuldi, Sp.OG., Subsp.Onk., M.A.R.S., CGCAE. Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja, penyegaran kepemimpinan, dan optimalisasi pelaksanaan tugas TNI AD, termasuk dalam mendukung dan mengoptimalkan berbagai program pemerintah. Kasad juga mengungkap bahwa dalam dua tahun terakhir, TNI AD telah merenovasi 2.000 rumah dinas prajurit di berbagai satuan di seluruh Indonesia dan akan kembali membangun 200 unit rumah dinas baru. Selain itu, melalui Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP), TNI AD terus mendorong agar setiap prajurit memiliki rumah pribadi yang layak sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan. Kepada para pejabat lama, Kasad menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Sementara kepada pejabat baru, Kasad berpesan agar segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah tugas, dan memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Khusus kepada Kapuskesad yang baru, Kasad menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi prajurit, PNS TNI AD, keluarga, dan masyarakat. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan pelayanan pendampingan psikologi dan asistensi pemeriksaan psikologi senjata api (senpi) dinas bagi personel, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kelayakan psikologis anggota dalam penggunaan senpi dinas Polri. Pelaksanaan kegiatan berlangsung sejak pukul 08.30 WITA di Aula Jananuraga Polres HSU serta ruang kerja Kabag SDM Polres HSU, dengan menghadirkan tim dari Bag Psikologi Biro SDM Polda Kalimantan Selatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres HSU Kompol Sony F. L. Gaol, S.E., M.M., Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah, S.H., tim psikologi yang dipimpin Iptu Galih Risdiantoro, S.Psi., M.M., para pejabat utama (PJU), perwira, serta personel Polres HSU. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Wakapolres HSU, dilanjutkan dengan pembekalan dari tim Bag Psikologi Polda Kalsel terkait pentingnya kondisi mental yang stabil dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam penggunaan senjata api. Selanjutnya, personel mengikuti serangkaian tes psikologi sebagai syarat pinjam pakai senpi dinas Polri. Selain itu, tim juga memberikan layanan pendampingan dan konseling psikologi bagi anggota yang membutuhkan, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mental personel. Kapolres HSU melalui kegiatan ini menegaskan bahwa pemeriksaan psikologi merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga profesionalisme dan keselamatan dalam pelaksanaan tugas. Dengan kondisi psikologis yang terukur dan terpantau, diharapkan setiap personel mampu menjalankan tugas secara optimal dan bertanggung jawab. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi psikologis anggota, melengkapi administrasi penggunaan senpi, serta memberikan solusi melalui pendampingan bagi personel yang mengalami kendala psikologis agar dapat kembali bekerja secara normal. Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Polres HSU berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan profesionalisme dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)
Jakarta – Bidik-kasusnews.com-Kreativitas dapat digali dari masing-masing individu, salah satu yang dapat dikembangkan adalah merajut. Merajut merupakan keterampilan tangan yang menuntut konsentrasi, ketelitian, kesabaran, dan kreativitas. Aktivitas ini tidak hanya menghasilkan produk fungsional dan bernilai estetis, tetapi juga memberikan manfaat psikologis, sosial, dan ekonomi. Kini, merajut tidak lagi sekadar pengisi waktu luang, melainkan telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup kreatif sekaligus peluang usaha yang menjanjikan. Bakat merajut ini awalnya dimiliki oleh salah satu anggota Cabang X Rindam Jaya yaitu Ny. May Karna, dari tangan beliau Ibu-ibu lain belajar merajut dan akhirnya memiliki usaha dengan brand Engs Craft. Ketertarikan pada dunia rajut sering kali bermula dari hal sederhana: keinginan memanfaatkan waktu luang secara positif atau kecintaan terhadap produk rajutan. Proses belajar dapat dimulai secara otodidak melalui media sosial dan video tutorial, kemudian dilanjutkan dengan mengikuti kelas untuk memperdalam teknik dan pola. Dengan latihan yang berkelanjutan, hasil karya menjadi semakin rapi, variatif, dan bernilai jual. Rasa puas atas karya yang selesai menjadi motivasi untuk terus berkembang. Hal inilah yang melatarbelakangi lahirnya Engs.craft. Berawal dari kecintaan pada dunia rajut, benang dan jarum perlahan berubah menjadi dompet, tas kecil, serta hadiah bermakna bagi orang-orang terdekat. Unggahan sederhana melalui WhatsApp membuka peluang pesanan dari rekan Persit, hingga akhirnya terlibat dalam pojok keterampilan dan bazar Persit. Selain dilibatkan dalam berbagai kegiatan Persit, Engs Craft juga mendapat dukungan penuh dari Ibu Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ibu Uli Simanjuntak dan Ibu Ketua Daerah Jaya, Ibu Sandi Deddy Suryadi. Dukungan ini memacu Engs Craft lebih mengembangkan usaha rajut ini sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Dari sebuah hobi, tumbuhlah UMKM yang dapat memberikan rasa kebanggan diri karena dapat menciptakan sebuah produk yang memiliki nilai ekonomi. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka memastikan pengelolaan dan penggunaan senjata api (senpi) sesuai prosedur, jajaran Bidpropam Polda Kalimantan Selatan melaksanakan pemeriksaan senpi organik di Polres Hulu Sungai Utara (HSU) dan polsek jajaran, Selasa (7/4/2026). Kegiatan pemeriksaan yang dimulai sekitar pukul 14.10 WITA tersebut dipimpin oleh Kanit Hartib 1 Subbidprovos Bidpropam Polda Kalsel, AKP Erikson, bersama tim dari Subbidprovos dan Biro Logistik Polda Kalsel. Pemeriksaan dilakukan di depan ruang Baglogistik serta gudang penyimpanan senpi dan amunisi Polres HSU. Pemeriksaan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolda Kalsel Nomor: Sprin/252.3/IV/HUK.12.10./2026 tanggal 2 April 2026, sebagai bagian dari pengawasan internal guna menjamin tertib administrasi dan keamanan inventaris senjata api di lingkungan Polri. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap senpi panjang dan senpi genggam, termasuk jumlah, kondisi, serta distribusi penggunaannya. Data menunjukkan seluruh senjata api tercatat dengan baik, baik yang berada di gudang maupun yang dipinjam-pakaikan untuk kepentingan dinas. Untuk senpi panjang, beberapa jenis yang diperiksa antara lain SS1-V1 kaliber 5.56, SB1-V2, hingga Mauser kaliber 7.62. Sementara itu, pada kategori senpi genggam, dilakukan pengecekan berbagai jenis revolver dan pistol, seperti revolver kaliber 38 serta pistol kaliber 9×19 mm. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya senpi genggam yang dipinjamkan secara perorangan kepada personel di luar ketentuan. Seluruh penggunaan senpi dinas dipastikan sesuai aturan dan dalam pengawasan. Selain senjata api, tim juga memeriksa ketersediaan dan kondisi amunisi. Tercatat total amunisi yang dimiliki Polres HSU mencapai 35.664 butir, dengan 5.744 butir dalam kondisi siap pakai dan 29.920 butir dalam kondisi layak pakai. Tidak ditemukan amunisi dalam kondisi tidak layak. Kapolres Hulu Sungai Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam penggunaan senjata api. Pemeriksaan rutin seperti ini diharapkan mampu mencegah penyalahgunaan serta meningkatkan kedisiplinan personel di lapangan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres HSU dalam mendukung program Polri Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Dengan adanya pengawasan ketat terhadap senpi dan amunisi, diharapkan keamanan internal serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dapat terus terjaga. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Selasa (07/04/2026), area branggang Rutan disulap menjadi lahan produktif sekaligus area yang lebih tertata melalui kegiatan pemeliharaan rutin. Kegiatan kali ini difokuskan pada dua agenda utama: perluasan lahan pertanian dan pemeliharaan infrastruktur keamanan. Pemanfaatan Lahan untuk Ketahanan Pangan Sejumlah Warga Binaan terlihat antusias mengolah tanah di area branggang untuk dijadikan “bedengan tanaman terong”. Pembuatan bedengan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan rutan, di mana para WBP diajarkan teknik pertanian mulai dari pengolahan tanah hingga perawatan tanaman. Peremajaan Fasilitas dan Kebersihan Selain bercocok tanam, pemeliharaan juga menyasar pada aspek estetika dan kebersihan fisik bangunan. WBP melakukan pembersihan lumut pada tembok pembatas serta melakukan “pengecatan ulang” di beberapa titik area branggang. Hal ini dilakukan guna memastikan dinding tetap kokoh, bersih, dan mempermudah pengawasan keamanan. Pengawasan oleh Peserta Magang Pembina Kemandirian Seluruh rangkaian kegiatan ini berada di bawah pengawasan langsung para Peserta Magang posisi Pembina Kemandirian. Para peserta magang bertugas memastikan bahwa teknis pengerjaan bedengan dilakukan dengan benar serta menjamin prosedur keamanan selama kegiatan di area branggang berlangsung. Keterlibatan peserta magang ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam metode pembinaan, sekaligus menjadi sarana belajar bagi mereka dalam mengelola pemberdayaan warga binaan secara langsung di lapangan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 7 April 2026 — Dalam rangka memastikan kondisi sarana prasarana serta mendukung program ketahanan pangan, Kepala Rutan Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan kontrol langsung terhadap bangunan brandgang dan tanaman pertanian yang berada di area brandgang rutan. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau kondisi fisik bangunan brandgang sebagai bagian penting dari sistem pengamanan, sekaligus memastikan area tersebut tetap dalam keadaan baik, bersih, dan terawat. Selain itu, Kepala Rutan juga meninjau perkembangan tanaman pertanian yang dikelola sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Dalam peninjauan tersebut, Kepala Rutan memberikan arahan kepada petugas dan warga binaan agar terus menjaga kebersihan, keamanan, serta melakukan perawatan tanaman secara rutin guna mendukung hasil panen yang optimal. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan bahwa kegiatan kontrol ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh aspek berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. “Kami melakukan kontrol secara langsung untuk memastikan kondisi bangunan brandgang tetap aman dan berfungsi dengan baik, serta memastikan tanaman pertanian yang dikelola dapat tumbuh optimal sebagai bagian dari program pembinaan,” ujarnya. Beliau menambahkan bahwa area brandgang memiliki peran strategis, baik dari sisi pengamanan maupun pemanfaatan lahan produktif. “Selain sebagai bagian dari sistem pengamanan, area brandgang juga kami manfaatkan untuk kegiatan pertanian yang produktif. Hal ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat,” imbuhnya. Kegiatan kontrol berjalan dengan lancar dan menunjukkan kondisi bangunan serta tanaman dalam keadaan baik dan terawat. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan lingkungan serta mengoptimalkan program pembinaan berbasis kemandirian dan ketahanan pangan.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 7 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62, Rutan Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan penguatan fungsi pengamanan melalui tes urine dan penggeledahan kamar hunian yang melibatkan sinergi bersama aparat penegak hukum (APH) Kabupaten Jepara dan BNNP Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan lingkungan rutan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba dan barang terlarang. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan apel dan pengarahan oleh Kepala Rutan yang diikuti oleh jajaran petugas Rutan Kelas IIB Jepara dan aparat penegak hukum. Selanjutnya, dilakukan tes urine terhadap sejumlah warga binaan dan petugas sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika yang dilaksanakan oleh BNNP Jawa Tengah. Selain itu, tim gabungan juga melakukan penggeledahan secara menyeluruh di kamar hunian untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan secara teliti dan humanis, dengan tetap mengedepankan prinsip keamanan dan ketertiban. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung program pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pengamanan yang dilakukan secara berkelanjutan, terlebih dalam momentum peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-62. “Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memastikan Rutan Kelas IIB Jepara tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba dan barang terlarang. Sinergi dengan aparat penegak hukum Kabupaten Jepara sert BNNP Jawa Tengah menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan,” ujar Renza Maisetyo. Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pengamanan. “Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan memperkuat fungsi pengamanan secara berkelanjutan. Harapannya, Rutan Kelas IIB Jepara dapat menjadi lingkungan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan yang optimal bagi warga binaan,” imbuhnya. Kegiatan penguatan pengamanan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan, Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas keamanan. (Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara