Bidik-kasusnews.com, Amuntai – Untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, jajaran Polsek Amuntai Selatan melaksanakan patroli sekaligus monitoring pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 64.714.11 Panyiuran, Jumat (15/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh personel Polsek Amuntai Selatan, yakni Aiptu Dedy Setiawan dan Bripka Desmon R.S. Kedua anggota diterjunkan untuk memantau kondisi SPBU serta memastikan tidak terjadi gangguan keamanan di tengah kosongnya stok BBM. Dalam hasil pemantauan di lapangan, seluruh jenis bahan bakar yang tersedia di SPBU tersebut dilaporkan habis. Stok Pertamax, Pertalite, Bio Solar, hingga Dexlite berada dalam kondisi kosong, sehingga operasional SPBU untuk sementara waktu ditutup sambil menunggu pasokan baru dari PT Pertamina (Persero). Kapolsek Amuntai Selatan menyampaikan bahwa meskipun SPBU tidak beroperasi karena kehabisan stok, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan ketertiban. “SPBU 64.714.11 Panyiuran saat ini masih tutup sementara karena seluruh stok BBM habis dan sedang menunggu pengiriman dari Pertamina. Kondisi di lapangan terpantau aman dan tidak terdapat gangguan yang menonjol,” demikian laporan resmi Kapolsek Amuntai Selatan. Polsek Amuntai Selatan menegaskan akan terus melakukan patroli rutin dan monitoring di sejumlah SPBU di wilayah hukumnya guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta masyarakat tetap merasa aman. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kepolisian Resor Hulu Sungai Utara dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai slogan, “HEBAT, SIGAP, UNTUK MASYARAKAT.” (Agus)
Bidik-kasusnews.com – Hulu Sungai Utara, Guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar dan aman, jajaran Polres Hulu Sungai Utara bersama Polsek Amuntai Utara melaksanakan patroli dan monitoring di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Jumat (15/5/2026). Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengawasi pendistribusian BBM subsidi maupun non-subsidi agar tetap tepat sasaran, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Dua SPBU yang menjadi fokus pengamanan adalah SPBU Tayur dan SPBU Pekapuran. Di SPBU Tayur, pengamanan dipimpin oleh Ipda Ngatiman, S.H., bersama personel yang bertugas memantau aktivitas distribusi dan antrean kendaraan. Berdasarkan hasil pengecekan, stok BBM di SPBU Tayur tercatat sebanyak 7.300 liter Pertalite dan 4.800 liter Pertamax, sedangkan Biosolar tidak tersedia. Sementara itu, di SPBU Pekapuran, personel Polsek Amuntai Utara juga melakukan pemantauan langsung terhadap proses penyaluran BBM. Ketersediaan bahan bakar di lokasi tersebut terpantau cukup, dengan stok 16.000 liter Pertalite dan 1.950 liter Pertamax. Kapolsek Amuntai Utara menegaskan bahwa pengawasan rutin di SPBU dilakukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan distribusi BBM serta memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan bakar dengan tertib dan aman. Dari hasil patroli hingga laporan disampaikan, seluruh aktivitas di kedua SPBU berlangsung normal. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun antrean yang berpotensi menghambat pelayanan kepada masyarakat. Dengan pengamanan yang konsisten, Polres Hulu Sungai Utara berharap distribusi BBM di wilayah Amuntai Utara tetap terkendali, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi tanpa kendala. (Agus)
Bidik-kasusnews.com – Hulu Sungai Utara Untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi berlangsung aman dan tepat sasaran, jajaran Polsek Banjang melaksanakan patroli serta monitoring di SPBU 64.714.09 Banjang, Jumat (15/5/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjang, AKP Roby Ansharie Bahasuan, SH., M.M., bersama personel yang terdiri dari Aiptu Soeyatmin, Aipda Hery Sutanto, Aipda H. Sukadi, Brigadir Musafani, Bripda Rudiansyah, dan Briptu Yoga F. Patroli dilakukan sebagai bagian dari upaya Polri dalam mengawasi pendistribusian BBM bersubsidi agar berjalan tertib, aman, dan tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat. Berdasarkan hasil monitoring, stok BBM yang tersedia di SPBU 64.714.09 Banjang pada hari tersebut tercatat sebanyak 16.000 liter Pertalite. Sementara untuk Pertamax dan Biosolar dilaporkan tidak tersedia. Kapolsek Banjang AKP Roby Ansharie Bahasuan mengatakan, pengawasan rutin terhadap SPBU merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas distribusi energi serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang membutuhkan BBM. “Monitoring ini bertujuan memastikan proses penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan, aman, dan tidak menimbulkan antrean maupun gangguan kamtibmas,” ujarnya. Dari hasil patroli, situasi di lokasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Aktivitas pengisian BBM berlangsung normal tanpa hambatan berarti. Polsek Banjang menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap SPBU di wilayah hukumnya sebagai bentuk komitmen menjaga ketersediaan BBM dan mencegah potensi penyalahgunaan. Dengan pengamanan yang konsisten, diharapkan distribusi BBM di Kabupaten Hulu Sungai Utara tetap lancar dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan bahan bakar dengan aman dan nyaman. (Agus)
Bidik-kasusnews.com, Palembang – Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan pengawalan dan pengamanan ketat terhadap tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi yang menjalani sidang tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang, Selasa (12/5/2026). Kegiatan pengamanan dimulai sejak proses penjemputan tahanan di Rumah Tahanan Pakjo Palembang. Selanjutnya, tahanan dikawal menuju Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang untuk mengikuti agenda persidangan. Sebanyak tiga personel Detasemen Gegana diterjunkan dalam tugas tersebut di bawah pimpinan Brigadir Muhdi Antoni. Mereka menjalankan pengawalan sesuai prosedur pengamanan untuk memastikan proses pemindahan tahanan dan pelaksanaan sidang berlangsung aman dan tertib. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses keberangkatan dari rutan, perjalanan menuju pengadilan, hingga pengawasan selama persidangan berlangsung. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan kepolisian terhadap proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Komandan satuan menegaskan bahwa kehadiran personel Gegana bertujuan menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya persidangan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Situasi di sekitar pengadilan tetap aman dan kondusif hingga sidang selesai dilaksanakan. Kegiatan ini kembali menegaskan komitmen Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dalam mendukung proses hukum serta memberikan pengamanan maksimal terhadap kegiatan yang memiliki tingkat risiko tinggi di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)
Bidik-kasusnews.com, Sumatera Selatan – Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel melaksanakan sterilisasi di sejumlah gereja di wilayah Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (14/5/2026), guna memastikan pelaksanaan ibadah Hari Kenaikan Isa Almasih berlangsung aman dan khidmat. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada umat Kristiani yang memperingati Kenaikan Yesus Kristus. Personel melakukan pemeriksaan menyeluruh di dalam dan sekitar gereja dengan menggunakan peralatan sterilisasi untuk mendeteksi benda-benda mencurigakan yang berpotensi mengganggu jalannya ibadah. Di Kabupaten OKU Timur, sterilisasi dilaksanakan oleh satu unit tim dari Batalyon C Pelopor yang dipimpin oleh Ipda Nurhadi, S.H., selaku Danton 1 Kompi 1. Tim memeriksa sejumlah gereja yang menjadi lokasi ibadah dengan teliti dan sistematis. Sementara itu, di Kabupaten Ogan Ilir, pengamanan diperkuat oleh satu unit tim sterilisasi yang dipimpin Aipda Rohmansyah, Danton 3 Kompi 2 Batalyon C Pelopor. Seluruh personel menjalankan tugas dengan kesiapsiagaan tinggi untuk memastikan umat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Komandan Batalyon C Pelopor menegaskan bahwa sterilisasi gereja merupakan bagian dari komitmen Satbrimob Polda Sumsel dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, terutama dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi ibadah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Brimob di lapangan mendapat apresiasi dari pengurus gereja dan jemaat yang merasa lebih tenang saat menjalankan ibadah. Langkah ini kembali menegaskan kesiapan Satbrimob Polda Sumsel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Sumatera Selatan. (Agus)
Bidik-kasusnews.com, Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara mengintensifkan patroli cipta kondisi pada Kamis (14/5/2026) untuk memastikan keamanan selama peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026. Kegiatan ini juga mencakup monitoring di Candi Agung dan SPBU Tayur. Patroli dimulai sejak pukul 09.00 WITA dan dipimpin oleh Iptu Marwan S., S.H. selaku Perwira Pengawas (Pawas), didampingi Aiptu Lerry dari Unit Pamapta III serta personel yang terlibat berdasarkan surat perintah tugas. Kegiatan difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni gereja dan tempat ibadah umat Kristiani, kawasan wisata Candi Agung, serta SPBU Tayur di Kecamatan Amuntai Utara. Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah gereja untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah Kenaikan Yesus Kristus. Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga tetap menjaga ketertiban dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Di kawasan Candi Agung, personel melaksanakan patroli dialogis, memantau situasi, serta membantu pengaturan arus pengunjung guna mengantisipasi tindak kriminalitas, kemacetan, dan gangguan ketertiban lainnya. Sementara itu, di SPBU Tayur, petugas melakukan monitoring untuk memastikan distribusi BBM, termasuk BBM bersubsidi, berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran, sekaligus mencegah antrean panjang maupun potensi penyalahgunaan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol, dan kehadiran personel kepolisian mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Secara umum, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara tetap terkendali. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik. (Agus)
Bidik-kasusnews.com, Lampung – Dengan personel terbatas hanya satu orang TNI, Babinsa Kelurahan Jagabaya III, Sertu Sugiyanto dari Koramil 410-04/TKT, menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melaksanakan pengamanan ibadah peringatan Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Villa Citra, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026). Meski hanya bertugas sendirian mewakili unsur TNI, Sertu Sugiyanto berhasil berkoordinasi dengan tujuh personel dari para terkait untuk mengamankan dua sesi ibadah yang dihadiri total 495 jemaat. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Dr. Hengky Andrean, M.Th., dengan tema yang diangkat dari Kisah Para Rasul 1:9: “Terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.” Babinsa memulai tugas sejak pukul 07.30 WIB untuk sesi pertama yang dihadiri 245 jemaat, kemudian sesi kedua pukul 10.00 WIB dengan 250 jemaat. Meskipun jumlah jemaat cukup besar, terutama pada sesi kedua, suasana ibadah berlangsung khidmat, tertib, dan aman hingga selesai pada pukul 12.15 WIB. “Meskipun hanya sendiri dari TNI, saya tidak merasa sendiri karena ada rekan-rekan dari para terkait yang solid. Kami bergerak bersama melakukan pengecekan area gereja, pengaturan parkir, hingga pengamanan arus lalu lintas di sekitar Perum Villa Citra. Yang terpenting, jemaat merasa aman dan nyaman,” ujar Sertu Sugiyanto usai kegiatan. Pendeta Dr. Hengky Andrean menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Babinsa dan seluruh petugas gabungan. “Kami sangat bersyukur. GBI Villa Citra dikunjungi hampir 500 jemaat, namun berkat pengamanan yang profesional dari Pak Sertu dan tim, semuanya berjalan lancar. Tidak ada rasa khawatir sedikit pun. Ini bentuk cinta tanah air yang nyata,” ungkapnya. Pengamanan yang dilakukan mencakup patroli keliling lingkungan gereja, pengecekan titik rawan, serta pengaturan kedatangan dan kepulangan jemaat agar tidak terjadi kepadatan. Berkat koordinasi yang baik antara Babinsa dan para terkait, tidak ditemukan gangguan keamanan apapun selama dua sesi ibadah berlangsung. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi TNI dengan aparat terkait mampu memberikan rasa aman kepada umat beragama, bahkan dengan rasio personel yang timpang sekalipun. Satu Babinsa yang profesional dan penuh semangat ternyata cukup untuk menjadi garda terdepan pengamanan ibadah bagi ratusan jemaat. Danramil 410-04/TKT melalui Ba Jaga menyampaikan apresiasi kepada Sertu Sugiyanto atas ketangguhannya dalam menjalankan tugas. “Meskipun hanya satu orang, beliau tetap semangat, pantang menyerah, dan selalu gembira dalam tugas. Itulah jiwa kewiraan yang sesungguhnya,” pungkasnya. Dengan selesainya seluruh rangkaian ibadah dalam keadaan aman dan tertib, Sertu Sugiyanto bersama para petugas gabungan kembali ke kesatuan masing-masing setelah melaporkan hasil kegiatan melalui jalur komando. (Agus)
Bidik-kasusnews.com – Lampung – Di tengah kesibukan umat Kristiani merayakan Kenaikan Yesus Kristus, seorang Babinsa dari Koramil 410-06/Kdt, Kopka Ferdi Sopyansah, dengan penuh dedikasi melaksanakan tugas pengamanan dan pemantauan di Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA), Jalan Sukarno Hatta Gang Angkola, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026). Meskipun hanya mengandalkan satu personel TNI, Babinsa tersebut tetap sigap berkoordinasi dengan tiga personel dari para terkait untuk memastikan ibadah berjalan aman, tertib, dan khidmat. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dipimpin oleh Pendeta Mannaria Lubis, S.Th., dengan tema “Naiknya Yesus Kristus ke Surga dan Awal Penggenapan Janji Roh Kudus” dan dihadiri sekitar 40 jemaat. Tujuan utama pengamanan ini, sebagaimana disampaikan dalam laporan resmi, adalah memberikan rasa aman kepada umat Kristiani dalam menjalankan ibadah. Babinsa tidak hanya bertugas di lokasi, tetapi juga aktif memantau situasi sekitar gereja, mengatur arus lalu lintas di gang sempit, serta menjalin komunikasi dengan pengurus gereja dan warga sekitar. “Meskipun personel terbatas, kami tidak pernah setengah-setengah dalam memberikan pelayanan pengamanan. Satu Babinsa bersama rekan-rekan dari para terkait sudah cukup untuk menjamin kelancaran ibadah di GKPA. Yang terpenting, jemaat merasa tenang dan fokus beribadah,” ujar Kopka Ferdi Sopyansah di sela-sela tugasnya. Pendeta Mannaria Lubis menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Babinsa dan para petugas gabungan. “Kami sangat bersyukur. Gereja yang berada di gang kecil sekalipun tetap diperhatikan oleh TNI dan aparat terkait. Ini bukti nyata negara hadir untuk melindungi seluruh umat beragama tanpa terkecuali,” ungkapnya setelah kebaktian usai. Sepanjang pelaksanaan ibadah, tidak terjadi gangguan keamanan atau hal-hal yang dapat mengganggu kekhidmatan jemaat. Situasi lalu lintas di Jalan Sukarno Hatta dan Gang Angkola juga terpantau lancar berkat pengaturan bersama antara Babinsa dan para terkait. Tepat pukul 11.30 WIB, rangkaian ibadah perayaan Kenaikan Yesus Kristus dinyatakan selesai dalam keadaan aman dan tertib. Seluruh jemaat meninggalkan lokasi dengan damai. Kopka Ferdi Sopyansah beserta para petugas gabungan kemudian kembali ke kesatuannya masing-masing setelah melaporkan hasil kegiatan melalui jalur komando. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa pengamanan tempat ibadah tidak selalu membutuhkan pasukan besar. Dengan satu Babinsa yang profesional dan semangat kebersamaan bersama para terkait, rasa aman bagi masyarakat tetap dapat terwujud. (Agus)
Bidik-kasusnews.com – Bandar Lampung Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani yang melaksanakan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih Tahun 2026, personel Babinsa dari Koramil 410-04/TKT bersama para terkait serta unsur masyarakat melaksanakan pengamanan ketat di Gereja Kristus, Perum Bumi Asri Blok O, Kelurahan Bumi Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026). Kegiatan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Riswan Pangaribuan dengan tema “Kristus ditinggalkan, Gereja dikuatkan” dihadiri sekitar 220 jemaat. Sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai pukul 12.00 WIB, suasana ibadah berlangsung khidmat, tertib, dan aman. Dalam pengamanan tersebut, Babinsa menurunkan 2 personel yang berkoordinasi dengan 5 personel dari para terkait, serta dibantu oleh Ketua RT dan unsur Linmas setempat. Kehadiran aparat gabungan disambut baik oleh jemaat dan pengurus gereja. Babinsa tidak hanya bertugas mengamankan lokasi, tetapi juga menjalin komunikasi yang humanis dengan warga sekitar dan panitia gereja. “Kami mengerahkan personel terbaik untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang beribadah. Sinergi TNI dan para terkait serta peran aktif Linmas menjadi kunci suksesnya pengamanan ini,” ujar Sertu Andika, salah satu Babinsa yang bertugas di lokasi. Pengamanan mencakup pengaturan lalu lintas di sekitar gereja, pengecekan area parkir, serta patroli keliling untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Hasilnya, hingga usai kegiatan tidak ditemukan kejadian menonjol. Seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar tanpa hambatan. Ketua RT setempat, Bapak Sugianto, mengapresiasi kesiapsiagaan Babinsa dan para terkait lainnya. “Kami sangat terbantu. Kehadiran bapak-bapak TNI dan rekan-rekan dari para terkait membuat warga dan jemaat merasa tenang dalam beribadah,” ungkapnya. Kegiatan pengamanan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebebasan beribadah dan kerukunan umat beragama di wilayah Kodim 0410/KBL. Dandim 0410/KBL melalui jajarannya menyampaikan agar seluruh anggota tetap semangat, pantang menyerah, dan selalu gembira dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. “Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada momen-momen keagamaan yang membutuhkan pengamanan ekstra,” tambah Danramil 410-04/TKT. Dengan berakhirnya ibadah dalam keadaan aman dan tertib, Babinsa bersama para terkait kembali ke kesatuan masing-masing setelah terlebih dahulu melaporkan hasil kegiatan kepada Komando Atas. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Penyidikan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Tulungagung masih terus berlanjut. Komisi Pemberantasan Korupsi resmi memperpanjang masa penahanan Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo beserta ajudannya selama 40 hari ke depan. Langkah tersebut diambil karena penyidik masih mendalami dugaan pemerasan terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. KPK menilai proses penyidikan belum selesai dan masih membutuhkan tambahan pemeriksaan serta penguatan alat bukti. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik saat ini masih fokus melengkapi berkas perkara dari hasil pemeriksaan tersangka, saksi, maupun barang bukti hasil penggeledahan. Selain itu, KPK juga masih menganalisis sejumlah barang bukti elektronik berupa telepon seluler milik pejabat daerah yang sebelumnya diamankan penyidik. Barang bukti tersebut diduga berkaitan dengan komunikasi dalam praktik pemerasan yang tengah diusut,ungkap Budi dalam keterangan kepada Bidik-kasusnews via WhatsApp 14/5/2026. Dalam perkara ini, Gatut Sunu Wibowo diduga melakukan tekanan terhadap kepala OPD dengan menggunakan surat pengunduran diri jabatan sebagai alat untuk meminta setoran uang. Penyidik menduga total permintaan uang mencapai Rp5 miliar, sementara dana yang telah terkumpul diperkirakan sekitar Rp2,7 miliar. Tak hanya menelusuri dugaan pemerasan, KPK juga mendalami penggunaan uang hasil korupsi yang diduga dipakai untuk berbagai kepentingan pribadi maupun operasional. Di antaranya untuk tunjangan hari raya, pembelian barang bermerek, biaya pengobatan, jamuan pejabat, hingga perjalanan dinas. Sebelumnya, tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah kantor dinas, rumah dinas, serta rumah pribadi tersangka. Dari operasi tersebut, penyidik menyita uang tunai sekitar Rp428 juta, berbagai dokumen, dan sejumlah barang mewah yang diduga terkait dengan perkara korupsi tersebut. KPK memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus yang menjadi sorotan publik tersebut.(Wely)