Bidik-kasusnews.com, Bandar Lampung, Di tengah hiruk pikuk kehidupan kota, sosok aparat teritorial kembali menunjukkan bahwa kehadiran TNI adalah napas bagi masyarakat kecil. Hari Sabtu (23/5/2026), sebuah aksi nyata kepedulian sosial dilakukan oleh Babinsa Kelurahan Pasir Gintung, Serda Deni, di bawah komando Serka Supriyadi, Koramil 410-05/TKP. Kegiatan Bakti Sosial yang menyasar Bapak Hasanudin, seorang warga kurang mampu di wilayah tersebut, berhasil menyentuh hati banyak pihak. Bukan sekadar memberikan bantuan sembako, Serda Deni turun langsung merasakan dan meringankan beban warganya yang hidup dalam keterbatasan. Dalam kegiatan yang berlangsung tertib dan aman tersebut, Serda Deni tidak hanya menyerahkan bantuan logistik, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi kepada keluarga Bapak Hasanudin. “Kami tidak akan pernah lelah hadir di tengah kesulitan warga. TNI adalah pelindung dan pengayom, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan,” ujar Serda Deni dengan penuh ketulusan. Aksi Babinsa ini dinilai luar biasa karena dilakukan di sela-sela kesibukan tugas pokoknya. Komandan Koramil 410-05/TKP melalui laporan yang masuk menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata “Manunggal dengan Rakyat”. Inisiatif Serda Deni dianggap sebagai role model bagi Babinsa lainnya karena mampu mengidentifikasi langsung titik krisis kemanusiaan di wilayah binaannya. Sementara itu, Bapak Hasanudin tak kuasa menahan haru. “Saya tidak menyangka Bapak Babinsa mau datang ke rumah saya yang sederhana ini. Beliau sangat baik, membantu kami tanpa pamrih. Terima kasih Pak Deni, terima kasih TNI,” katanya dengan suara bergetar. Kepedulian yang ditunjukkan Serda Deni ini menjadi bukti bahwa di mana pun TNI berada, di situ ada harapan. Babinsa bukan hanya pelindung kedaulatan negara, tetapi juga pelindung hati rakyat kecil. Kinerja gemilang ini menjadi berita terbaik yang mengharumkan nama satuan, sekaligus memperkuat rasa cinta rakyat terhadap TNI AD. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUDNEWS.COM – Gelombang kebahagiaan tengah menyelimuti para pendukung Persib Bandung usai tim kebanggaan Jawa Barat itu kembali menorehkan sejarah di kompetisi Liga Indonesia. Keberhasilan Maung Bandung mempertahankan gelar hingga tiga musim berturut-turut dinilai menjadi pencapaian istimewa yang sulit disamai klub lain. Anggota DPRD Kota Sukabumi sekaligus Ketua DPD PKS Kota Sukabumi, Danny Ramadhani, mengatakan kemenangan Persib membawa kebanggaan besar bagi masyarakat Jawa Barat. Menurutnya, antusiasme bobotoh yang memadati berbagai titik nobar hingga turun ke jalan menunjukkan besarnya kecintaan publik terhadap Persib. “Persib bukan hanya klub sepak bola, tetapi sudah menjadi bagian dari kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Wajar kalau kemenangan ini disambut sangat meriah,” ujar Danny, Sabtu (24/5/2026). Ia menilai keberhasilan Persib mempertahankan dominasi di Liga Indonesia menjadi bukti kuatnya mental dan kekompakan tim sepanjang musim. Meski pada laga terakhir melawan Persijap Jepara pertandingan berakhir imbang tanpa gol, suasana kemenangan tetap terasa di kalangan bobotoh. Menurut Danny, capaian tiga gelar beruntun menjadi sejarah penting dalam perjalanan sepak bola nasional. Ia menyebut prestasi tersebut lahir dari kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari pemain, pelatih, hingga dukungan suporter yang terus mengawal Persib di setiap pertandingan. Danny juga mengajak para bobotoh untuk menjaga suasana perayaan tetap kondusif. Ia berharap euforia kemenangan dapat dirayakan secara positif tanpa mengganggu ketertiban umum. “Silakan bergembira dan rayakan kemenangan ini karena memang membanggakan. Tetapi tetap jaga keamanan, keselamatan, dan hormati masyarakat lainnya,” katanya. Ia optimistis keberhasilan Persib musim ini akan menjadi motivasi untuk terus bersaing di level yang lebih tinggi. Bahkan, menurutnya, bukan tidak mungkin Persib kembali membawa nama Indonesia berbicara banyak di kompetisi Asia. “Prestasi ini menunjukkan Persib punya kapasitas sebagai tim besar. Tentu kita berharap pencapaian ini terus berlanjut,” pungkasnya. (Usep)
Bandar Lampang, Bidik-kasusnews.com Kehadiran seorang Babinsa di tengah masyarakat bukan sekadar urusan teritorial dan pertahanan. Lebih dari itu, ia adalah pelindung, pembimbing, dan sahabat bagi warga. Hari Sabtu (23/5) menjadi bukti nyata ketulusan tersebut melalui kegiatan Bakti Sosial yang digagas oleh Babinsa Kecamatan Enggal, Koramil 410-05/TKP, di bawah komando langsung Pelda Supranoto. Dengan penuh kehangatan dan jiwa kepemimpinan yang rendah hati, Pelda Supranoto memimpin langsung jajarannya menyambangi rumah-rumah warga tidak mampu di wilayah Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung. Bukan sekadar seremonial, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian aparat kewilayahan terhadap kesulitan rakyat kecil yang seringkali luput dari sorotan. “Kami tidak ingin hanya menjadi aparat yang menunggu laporan. Hari ini, kami turun, menggandeng tangan mereka, dan berbagi. Ini adalah panggilan jiwa seorang Babinsa,” ujar Pelda Supranoto dengan mata berkaca-kaca saat menyerahkan paket sembako dan bantuan kesehatan sederhana kepada seorang nenek renta yang sudah lama terbaring sakit. Yang membuat kegiatan ini begitu istimewa dan layak menjadi berita terbaik adalah pendekatan humanis yang dilakukan. Para Babinsa tidak hanya membagikan bantuan, tetapi juga duduk bersama, mendengarkan keluh kesah, bahkan membantu membersihkan lingkungan rumah warga. Salah satu momen paling mengharukan adalah ketika seorang Babinsa dengan sigap membantu memandikan ibu janda yang lumpuh, sementara rekannya memperbaiki atap bocor rumah warga yang sudah rapuh. Kegiatan yang berlangsung tertib dan aman ini disambut dengan tangis haru dan senyum bahagia dari puluhan keluarga penerima manfaat. “Kami tidak pernah menyangka, Bapak TNI mau datang ke gubuk kami. Ini bukan hanya bantuan materi, tapi hati mereka ikut datang,” ujar Sumiati (67), warga RT 02, dengan suara bergetar. Danramil 0410-05/TKP melalui laporan yang diterima dari Ba Jaga Koramil setempat memberikan apresiasi setinggi-tingginya. “Ini adalah teladan. Pelda Supranoto dan anggota telah menunjukkan bahwa jiwa ksatria TNI adalah jiwa yang dekat dengan rakyat. Teruslah berbuat baik, karena setiap kebaikan akan kembali kepada satuan kita,” pesannya dalam arahan virtual. Kegiatan Bakti Sosial ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan rakyat tidak pernah pudar. Di sela kesibukan tugas negara, Babinsa Kecamatan Enggal membuktikan bahwa senyum warga miskin adalah medali tertinggi seorang prajurit. (Agus)
HSU – Bidik-kasusnews.com – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas pada kegiatan jalan santai dan senam bersama Bupati HSU yang digelar di Kecamatan Sungai Tabukan, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 06.30 WITA dengan melibatkan personel Sat Lantas Polres HSU bersama personel yang tergabung dalam surat perintah (Sprin) pengamanan. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan olahraga bersama tersebut. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd, didampingi Kapolsek Sungai Pandan IPDA M. Rusdi, S.Sos, beserta personel gabungan lainnya. Selama kegiatan berlangsung, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari persimpangan jalan, jalur yang berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan, hingga area keramaian di sekitar lokasi kegiatan. Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga aktif mengantisipasi potensi gangguan keamanan guna memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya. Kasat Lantas Polres HSU menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif. “Melalui pengamanan ini, kami ingin memastikan seluruh peserta kegiatan merasa aman dan nyaman, serta arus lalu lintas tetap berjalan tertib dan lancar,” ujarnya. Kegiatan jalan santai dan senam bersama Bupati HSU tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat Kecamatan Sungai Tabukan dan sekitarnya. Dengan adanya pengamanan yang maksimal dari Sat Lantas Polres HSU, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan untuk Kemanusiaan. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Kepedulian TNI terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Karya Bakti Satkowil Semester I Tahun Anggaran 2026 yang digelar Koramil 410-01/Panjang Kodim 0410/Kota Bandar Lampung di Panti Asuhan Qoroba Mulya, Jalan Penghijauan RT 01/02 Lingkungan I, Kelurahan Way Dadi Baru, Kecamatan Sukarame, Sabtu (23/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 410-01/PJG, Serka Riyatno, tampil aktif memimpin sekaligus menggerakkan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kehadiran Babinsa di tengah warga menjadi simbol nyata kedekatan TNI dengan rakyat dalam membantu mengatasi berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan apel dan pengecekan personel, dilanjutkan registrasi peserta serta penyuluhan Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, dan cinta tanah air kepada masyarakat sekitar. Dalam penyuluhan tersebut, Babinsa mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa nasionalisme, serta menumbuhkan kembali budaya gotong royong sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain pembinaan wawasan kebangsaan, kegiatan karya bakti juga diwujudkan melalui rehabilitasi fasilitas sosial berupa pengecatan Masjid Al Hary Makmur yang berada di lingkungan Panti Asuhan Qoroba Mulya. Personel TNI bersama masyarakat tampak kompak bergotong royong mempercantik tempat ibadah agar lebih nyaman digunakan warga untuk beraktivitas dan beribadah. Tak hanya fokus pada kegiatan sosial dan pembangunan fasilitas umum, kepedulian terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Babinsa bersama unsur terkait turut melaksanakan bakti sosial kesehatan di Puskesmas Sukarame sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri Danramil 410-01/PJG, Lurah Way Dadi Baru, anggota Koramil, anggota Pendim, personel Linmas Kelurahan Way Dadi Baru, serta masyarakat sekitar yang terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Suasana kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan warga tampak begitu kuat selama kegiatan berlangsung. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat mendapat apresiasi positif karena dinilai mampu membangun semangat gotong royong serta mempererat hubungan sosial di lingkungan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan karya bakti ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, peduli, dan penuh kebersamaan. (Agus)
BALI, Bidik-kasusnews.com — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melaksanakan rangkaian kegiatan peninjauan dan koordinasi terkait pengelolaan sampah terpadu dan pengembangan energi baru terbarukan di Provinsi Bali, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sampah menjadi sumber energi alternatif. Dalam kunjungannya, Kasad melaksanakan pertemuan dengan Gubernur Bali I Wayan Koster guna membahas sinergi pemerintah daerah bersama berbagai pihak dalam mempercepat penanganan persoalan sampah di Bali. Kasad bersama Gubernur Bali juga meninjau calon lokasi pengembangan teknologi pirolisis, yaitu teknologi pengolahan sampah menjadi energi berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) terbarukan. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah awal mendukung pemanfaatan teknologi ramah lingkungan yang mampu mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi bernilai ekonomis. Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung penyediaan energi alternatif bagi masyarakat. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Bali, Kasad juga melaksanakan pertemuan dengan para stakeholder untuk membahas langkah strategis pengembangan energi berbasis pengolahan sampah serta peluang kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan energi nasional yang juga dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan Dr. Ir. Nani Hendiarti, M.Sc. Melalui kegiatan tersebut, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya di bidang pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah terpadu, dan pengembangan energi baru terbarukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan nasional yang berkelanjutan. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jakarta kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan tiga Hakim Tinggi dan sejumlah Ketua Pengadilan Agama (PA) di wilayah hukum DKI Jakarta, Rabu (20/5/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat reformasi birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat. Tiga Hakim Tinggi yang resmi dilantik yakni Drs. Hikmat Mulyana, M.H., Drs. Taufik, S.H., M.H., dan Dr. M. Zakaria, M.H.. Selain itu, PTA Jakarta juga mengambil sumpah jabatan dan melantik sejumlah Ketua Pengadilan Agama di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Pejabat yang dilantik antara lain Dra. Siti Salbiah, S.H., M.S.I. sebagai Ketua PA Jakarta Selatan, Muhamad Shalahudin Hamdayani, S.H., M.A. sebagai Ketua PA Jakarta Barat, Dr. Sugiri Permana, S.Ag. sebagai Ketua PA Jakarta Timur, Muhammad Aliyuddin, S.Ag., M.H. sebagai Ketua PA Jakarta Pusat, serta Dr. Khoiriyah Roihan, S.Ag., M.H.. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri hakim tinggi, pejabat struktural, aparatur peradilan, hingga tamu undangan dari berbagai daerah. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem peradilan agama agar semakin profesional, modern, dan transparan. Ketua PA Jakarta Pusat yang baru dilantik, Muhammad Aliyuddin, S.Ag., M.H., menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia berharap dapat memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung visi Mahkamah Agung Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Aliyuddin juga menceritakan perjalanan pengabdiannya sejak tahun 1999 di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Belitung, Lubuklinggau, Sekayu, Aceh Tenggara, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Bangka hingga Palembang. “Pengalaman bertugas di berbagai wilayah menjadi bekal penting bagi kami untuk menjalankan amanah baru di Jakarta Pusat. Kami mohon arahan dan dukungan dari seluruh keluarga besar PTA Jakarta,” ujarnya. Sementara itu, Ketua PTA Jakarta, Dr. Muhammad Abduh Sulaeman, S.H., M.H., menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas peradilan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang baru dilantik maupun pejabat yang mendapatkan amanah baru di tempat lain. “Kami berharap para pejabat yang baru dilantik mampu memperkuat pelayanan peradilan agama di wilayah PTA Jakarta serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan,” katanya. Selain pelantikan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengantar alih tugas dan pelepasan pejabat. Di antaranya, Dr. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H. yang mendapat amanah baru sebagai Ketua PTA Bengkulu, serta dua hakim tinggi PTA DKI Jakarta yang dimutasi ke PTA Bandung, yakni Drs. Mahmud HD., S.H., M.H. dan Dra. Syamsidar, S.H., M.H.. Sementara itu, Drs. Baharuddin, S.H. resmi memasuki masa purnatugas. Melalui pelantikan dan rotasi jabatan tersebut, PTA Jakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung reformasi birokrasi dan menghadirkan pelayanan hukum yang berkeadilan, profesional, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Heri)
Semarang, Bidik-kasusnews.com – Praktik produksi pita cukai ilegal berskala besar di Jawa Tengah akhirnya terbongkar. Bea Cukai bersama BAIS TNI menggelar operasi gabungan di Kabupaten Jepara dan Kota Semarang yang berhasil mengungkap jaringan pembuat pita cukai palsu serta mengamankan belasan orang yang diduga terlibat. Operasi penindakan dilakukan pada Selasa (19/5/2026) oleh Tim Satgas Bea Cukai yang terdiri dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Bea Cukai Kudus, serta BAIS TNI. Penindakan ini dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan mendalam terkait aktivitas produksi barang kena cukai ilegal di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Di Kabupaten Jepara, aparat menggerebek lima lokasi yang digunakan sebagai tempat penimbunan dan pelekatan hologram pita cukai ilegal. Lokasi tersebut tersebar di Kecamatan Mayong, Batealit, dan Pecangaan. Dari lokasi itu, petugas berhasil menyita 71 koli pita cukai diduga palsu, tiga koli pita cukai yang belum dipasangi hologram, serta dua unit mesin stamping foil. Sementara itu, di Kota Semarang, penggerebekan dilakukan di tiga bangunan dan kamar kos di wilayah Kecamatan Gunungpati yang diduga menjadi pusat percetakan pita cukai palsu. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua mesin cetak jenis OLIVER 66 EZ dan OLIVER 258 E2Z, plat cetak pita cukai, mesin pemotong kertas, 22 roll stiker hologram, hingga dokumen pemesanan pita cukai ilegal. Petugas juga mengamankan 19 orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sebanyak 15 orang diamankan di Jepara saat melakukan pelekatan hologram, sedangkan empat orang lainnya diamankan di Semarang yang terdiri dari satu pengendali percetakan, dua karyawan, dan seorang sopir. Aparat turut menyita satu unit mobil Innova Zenix bernomor polisi K1704Q. Seluruh barang bukti dan para terperiksa kini dibawa ke Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY guna proses pemeriksaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama mengatakan pengungkapan kasus ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menindak tegas peredaran barang kena cukai ilegal yang merugikan negara dan masyarakat. Menurutnya, dari operasi tersebut negara berhasil diselamatkan dari potensi kerugian yang ditaksir mencapai Rp570 miliar. Selain menyelamatkan penerimaan negara, penindakan ini juga dinilai penting untuk menjaga persaingan usaha tetap sehat dan melindungi masyarakat dari produk ilegal yang tidak memenuhi standar. Bea Cukai menegaskan akan terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum dan masyarakat dalam memberantas jaringan pita cukai ilegal di Indonesia. (Heri)
BEKASI KOTA, Bidik-kasusnews.com — Sekitar pukul 13.00 WIB hingga selesai, halaman Polres Metro Bekasi Kota menjadi saksi kegiatan Jumat Berkah. Kegiatan yang mengedepankan nilai empati dan kepedulian ini dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.IK., M.H., didampingi Wakapolres AKBP Davis Busin Siswara, S.IK., M.I.Kom, serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU). Kehadiran para sahabat, tokoh, dan warga memperlihatkan bahwa sinergi untuk keamanan lingkungan dapat tumbuh dari hal-hal sederhana namun bermakna.( 23/5/26 ) Dalam kesempatan tersebut, penerima santunan dan berbagi datang dari komunitas pengemudi ojol serta unsur ormas. Mereka di antaranya LMP (Laskar Merah Putih) Kota Bekasi dan Solidaritas Masyarakat Bekasi (Somasi). Melalui rangkaian kegiatan ini, Polres menegaskan komitmen untuk membangun rasa solidaritas, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan dukungan nyata agar kondusivitas dan keamanan (kamtibmas) di Kota Bekasi tetap terjaga. Kapolres juga menyampaikan arahan yang humanis. Para pengemudi ojol dan perwakilan ormas diimbau untuk tidak ragu menyampaikan keluhan, masukan, dan saran agar pelayanan kepolisian semakin baik. Menanggapi kekhawatiran soal razia dan patroli, pihak kepolisian menegaskan bahwa upaya yang dilakukan berfokus pada pencegahan kejahatan. Bahkan ditegaskan bahwa patroli, razia, dan pemeriksaan dilakukan dengan sasaran pelaku kriminal, bukan sekadar pemeriksaan administrasi kendaraan—sehingga pengemudi ojol diharapkan lebih tenang. Terhadap informasi titik rawan yang disampaikan, seperti area Jalan Raya Legok—Jati Asih, Kapolres menegaskan selama tidak ada tindakan pidana, pihaknya belum bisa mengambil langkah penindakan. Suasana dialog berlangsung hangat. Salah satu pengemudi, Ibu Ari, menceritakan pengalaman membantu penanganan curanmor dan menanyakan alternatif bila layanan pengaduan 110 sedang sibuk. Kapolres dan pihak terkait merespons dengan menyediakan opsi nomor layanan pengaduan Polres 081326361995. Ada pula pertanyaan tentang sikap ketika menghadapi begal, dan dijelaskan bahwa tindakan membela diri pada prinsipnya adalah upaya mempertahankan keselamatan dan tidak semata-mata berujung pada Pelanggaran Hukum. Setelah diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian ratusan paket sembako kepada ojol dan ormas, disambut sukacita para penerima. Kegembiraan terlihat dari ekspresi wajah para pengemudi ojol dan ormas yang menerima bantuan. Ibu Ari menyampaikan terima kasih kepada Kapolres berharap Polres Metro Bekasi Kota semakin jaya. Sementara itu, Embay Eha, salah satu pengemudi ojol, mengungkapkan harapan agar ke depan semakin banyak kolaborasi antara ojol dan Polres dalam menjaga kamtibmas. Nuansa harmonis dan penuh keakraban pun menjadi penutup yang menegaskan: dengan empati, komunikasi, dan kebersamaan, keamanan Kota Bekasi dapat dipelihara bersama—adil, tegas, dan tetap manusiawi. (Agung)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Respons cepat ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Ratu, Kopka Ferdi Sopyansah, saat menerima laporan penemuan jenazah seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) di sebuah rumah kos, Jumat (22/5/2026) malam. Kehadiran Babinsa di lokasi kejadian menjadi bukti nyata kesiapsiagaan aparat kewilayahan dalam memberikan rasa aman dan membantu penanganan situasi darurat di tengah masyarakat. Bersama unsur aparat terkait, pemerintah kelurahan, dan Linmas, Kopka Ferdi bergerak cepat mengamankan lokasi sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan tertib dan kondusif. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kos yang berada di Jalan Bumi Manti 2, RT 01 Lingkungan I, Kelurahan Kampung Baru. Korban diketahui bernama Kristian Thomas Tefsele (24), mahasiswa asal Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang. Berdasarkan informasi yang diterima Posko Koramil 410-06/Kedaton, penemuan jenazah bermula sekitar pukul 18.12 WIB. Salah seorang penghuni kos, Tazkii (22), merasa curiga karena pintu kamar korban tidak tertutup rapat. Setelah beberapa kali memanggil tanpa mendapat jawaban, saksi kemudian membuka pintu kamar dan mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan Ketua RT setempat. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Babinsa dan aparat terkait lainnya. Tak berselang lama, sekitar pukul 19.00 WIB, Kopka Ferdi Sopyansah tiba di lokasi dan langsung melakukan langkah-langkah pengamanan. Bersama aparat terkait, Babinsa membantu pendataan awal, mengamankan area sekitar TKP, serta memastikan situasi tetap terkendali agar tidak menimbulkan kepanikan warga. “Kami langsung melakukan pengamanan lokasi, membantu proses koordinasi dengan aparat terkait, dan memastikan keluarga korban segera dihubungi melalui pihak kampus maupun kelurahan,” ujar Kopka Ferdi di lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Sementara itu, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari dua orang saksi yang merupakan tetangga kamar korban, yakni Tazkii (22) dan Ahmad Irvandi (24). Tim Inafis Polresta Bandar Lampung juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara guna mendalami penyebab kejadian tersebut. Komandan Koramil 410-06/Kedaton memberikan apresiasi atas respons cepat dan profesionalisme Kopka Ferdi Sopyansah dalam menangani situasi di lapangan. “Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi darurat. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada warga,” ujarnya. Warga sekitar pun mengaku merasa terbantu dengan kehadiran aparat TNI di lokasi kejadian. Menurut mereka, situasi yang sempat menegangkan dapat dikendalikan dengan baik berkat koordinasi cepat yang dilakukan Babinsa bersama aparat terkait lainnya. Hingga malam hari, situasi di sekitar lokasi dilaporkan aman dan kondusif, sementara proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang. (Agus)