Kuningan, Bidik-kasusnews.com – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni hendaknya tidak dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut disampaikan Dangapsus Laskar Benteng Indonesia (LBI) Kabupaten Kuningan, Oman Rohman, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026. Ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga kebhinekaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Di tengah dinamika dan tantangan zaman yang semakin kompleks, perbedaan suku, agama, ras, budaya, maupun pandangan politik tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan yang memperkokoh persatuan bangsa. Mari kita terus membangun sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga harmoni dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Oman Rohman, Senin (1/6/2026). Menurutnya, generasi saat ini memikul tanggung jawab moral untuk melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa yang telah mewariskan Pancasila sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan Indonesia. “Pancasila jangan sampai hanya menjadi warisan sejarah yang dikenang dalam narasi dan pidato. Pancasila harus hidup dalam tindakan nyata, menjadi ruh perjuangan, sumber inspirasi, dan pedoman dalam setiap langkah kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya. Oman menilai implementasi nilai-nilai Pancasila harus hadir secara konkret dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari lingkungan keluarga, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga penyelenggaraan pemerintahan. Dengan demikian, semangat gotong royong, toleransi, keadilan sosial, dan persatuan dapat terus tumbuh serta mengakar kuat di tengah masyarakat. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud apabila seluruh komponen bangsa tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi pembangunan nasional. “Pancasila adalah kompas moral bangsa yang akan mengarahkan Indonesia menuju masyarakat yang maju, adil, dan sejahtera. Sebagaimana cita-cita luhur para pendiri bangsa, kita harus mampu mewujudkan kehidupan yang adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan,” katanya. Sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan kebangsaan, Laskar Benteng Indonesia (LBI) Kabupaten Kuningan, lanjut Oman, berkomitmen untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat semangat persatuan, serta berperan aktif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keutuhan bangsa. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Oman berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat terus merawat dan mengamalkan warisan luhur para pendiri bangsa melalui tindakan nyata yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. “Persatuan merupakan kekuatan terbesar yang dimiliki bangsa Indonesia. Mari kita jadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi, dan landasan perjuangan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, berdaulat, adil, dan sejahtera bagi generasi kini maupun generasi yang akan datang,” pungkasnya. Amin

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Mapolres Hulu Sungai Utara, Senin (1/6/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh personel dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Upacara yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara selaku Inspektur Upacara. Turut hadir para pejabat utama Polres HSU, para Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan dan pengibaran Bendera Merah Putih yang berlangsung penuh khidmat. Selanjutnya dilakukan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Momen penting dalam upacara tersebut ditandai dengan pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara yang diikuti seluruh peserta, dilanjutkan pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam amanatnya, Kapolres Hulu Sungai Utara menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai Pancasila dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, maupun perkembangan teknologi di era modern. Selain itu, seluruh personel diharapkan terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Upacara berlangsung tertib dan lancar hingga penutupan yang ditandai dengan pembacaan doa serta menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Suasana penuh nasionalisme dan kebersamaan tampak menyelimuti seluruh peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Polres Hulu Sungai Utara menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga persatuan bangsa serta memperkuat semangat pengabdian demi terwujudnya keamanan, ketertiban, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan mengusung semangat “Hebat, Sigap, Untuk Masyarakat”, Polres HSU terus berupaya menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-31-Mei-2026- Kondisi sejumlah jalan berlubang di berbagai wilayah Kabupaten Jepara menjadi perhatian masyarakat. Keluhan terkait kerusakan jalan ramai diperbincangkan warga melalui media sosial karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.   Menanggapi banyaknya keluhan tersebut, media Bidik-kasusnews mengonfirmasi Bupati Jepara Witiarso Utomo melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (30/5/2026). Dalam keterangannya, Witiarso Utomo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan penanganan jalan rusak yang terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Jepara. Ia menyebut keterlambatan tersebut dipengaruhi faktor cuaca dan kendala teknis di lapangan. “Terimakasih atas perhatian kepada semua warga masyarakat Jepara dan kami mohon maaf atas keterlambatan penanganan karena faktor cuaca dan teknis kami. Untuk jalan-jalan yang dikeluhkan sudah kami anggarkan sehingga menunggu waktu pengerjaan saja. Untuk jumlah anggaran dan lainnya bisa dikonfirmasi ke dinas terkait,” ujar Witiarso Utomo.   Masyarakat berharap perbaikan jalan dapat segera direalisasikan karena kondisi jalan berlubang dinilai semakin parah dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Beberapa warga juga meminta pemerintah daerah melakukan penanganan sementara agar kerusakan tidak semakin meluas.   Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jepara, Heri, saat dikonfirmasi media Bidik-kasusnews via WhatsApp 31/5/2026-hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan jalan rusak maupun rincian anggaran perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Jepara.   Warga berharap Pemerintah Kabupaten Jepara segera mempercepat proses pengerjaan agar aktivitas masyarakat kembali aman, nyaman, dan lancar.(Wely)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL). Sertu Muhammad Fiqih berhasil meraih Juara III dalam ajang Lomba Anggar dan Seleksi Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri Tahun 2026 tingkat Provinsi Lampung yang berlangsung pada 30 hingga 31 Mei 2026. Kompetisi yang digelar di kawasan Jalan Sumpah Pemuda, Kelurahan Way Halim Permai, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung tersebut diikuti oleh 56 atlet anggar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Selama dua hari pertandingan, para peserta menampilkan kemampuan teknik, strategi, dan ketangguhan mental untuk memperebutkan posisi terbaik. Di tengah persaingan yang berlangsung ketat, Sertu Muhammad Fiqih mampu menunjukkan performa yang konsisten hingga berhasil mengamankan posisi ketiga. Raihan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kodim 0410/KBL sekaligus membuktikan bahwa prajurit TNI tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas kewilayahan, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga. Komandan Kodim 0410/KBL menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih anggotanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari disiplin, kerja keras, dan semangat juang yang selama ini ditanamkan dalam setiap prajurit. “Prestasi ini menunjukkan bahwa prajurit Kodim 0410/KBL mampu bersaing dan berprestasi di berbagai bidang. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya. Ketua Panitia Pelaksana menyebutkan bahwa penyelenggaraan lomba berjalan dengan lancar, sportif, dan penuh semangat persaudaraan. Ia juga menilai kualitas atlet yang tampil pada tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Ajang seleksi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaring atlet-atlet terbaik yang akan dipersiapkan untuk mewakili Provinsi Lampung pada kompetisi tingkat nasional mendatang. Karena itu, setiap peserta dituntut menampilkan kemampuan terbaiknya demi memperoleh kesempatan membela daerah di ajang yang lebih tinggi. Kegiatan resmi ditutup oleh Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Provinsi Lampung, Dr. H. Watoni Noerdin, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, seleksi PON bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional. Penutupan kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat daerah, pelatih, serta para pendukung atlet. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bukti nyata dukungan terhadap pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Lampung, khususnya cabang olahraga anggar. Keberhasilan Sertu Muhammad Fiqih meraih podium dalam ajang bergengsi ini menjadi inspirasi bahwa dedikasi, disiplin, dan kerja keras dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan, baik bagi institusi maupun daerah. (Agus)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu putra terbaik bangsa sekaligus prajurit terbaik TNI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, yang berpulang ke Rahmatullah pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi TNI AD dan bangsa Indonesia. Dimana sepanjang hidupnya, almarhum senantiasa mendedikasikan dirinya untuk mengabdi kepada negara melalui berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI maupun pemerintahan dengan penuh loyalitas, dedikasi, dan semangat pengabdian yang tinggi. Lahir di Palembang pada 21 April 1950, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu merupakan putra dari Brigjen TNI Musannif Ryacudu, seorang perwira Angkatan Darat yang dikenal atas pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Semangat pengabdian tersebut kemudian diwarisi dan dilanjutkan oleh almarhum sepanjang perjalanan hidup dan karier militernya. Dalam pengabdiannya di TNI AD, almarhum meniti karier dari berbagai penugasan lapangan hingga dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis. Puncak pengabdiannya di lingkungan Angkatan Darat ditandai saat dirinya menerima amanah sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) periode 2002–2005. Di bawah kepemimpinannya, TNI AD terus memperkuat profesionalisme, disiplin, dan kesiapan satuan dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setelah menyelesaikan pengabdian di lingkungan militer, almarhum kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019. Dalam jabatan tersebut, almarhum berperan aktif dalam memperkuat sistem pertahanan negara dan mendorong peningkatan kapasitas pertahanan nasional di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang. Bagi prajurit TNI AD, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, berani, sederhana, dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa dan negara. Keteladanan, integritas, serta semangat pengabdiannya akan senantiasa menjadi inspirasi bagi generasi penerus prajurit Angkatan Darat. TNI Angkatan Darat mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Kepergian Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang dalam sejarah TNI Angkatan Darat dan perjalanan bangsa Indonesia. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menyerahkan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) Tahun 2026 kepada satu orang narapidana beragama Buddha, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di lingkungan Lapas Sukabumi tersebut diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-960.PK.05.03 Tahun 2026 tentang Pemberian Remisi Khusus Waisak Tahun 2026 kepada Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Waisak Tahun 2026 kepada Anak Binaan. Pada momentum Hari Raya Waisak tahun ini, satu warga binaan beragama Buddha memperoleh remisi khusus selama satu bulan. Sementara itu, di Lapas Kelas IIB Sukabumi tidak terdapat penerima Remisi Khusus II maupun Pengurangan Masa Pidana Khusus (PMPK). Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif, mengikuti program pembinaan dengan baik, serta memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain sebagai hak warga binaan, pemberian remisi juga diharapkan menjadi sarana refleksi diri untuk memperkuat pengendalian diri, meningkatkan kualitas spiritual, serta mempersiapkan proses reintegrasi sosial setelah menjalani masa pidana. Menurut Budi Hardiono, remisi memiliki makna lebih dari sekadar pengurangan masa hukuman. Remisi menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempertahankan perilaku positif selama menjalani pembinaan di dalam lapas. “Remisi bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, menjaga perilaku yang baik, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali berintegrasi secara sehat dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Budi. Secara nasional, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan Remisi Khusus dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Waisak Tahun 2026 kepada 1.052 narapidana dan anak binaan beragama Buddha di seluruh Indonesia. Prosesi penyerahan Surat Keputusan Remisi kepada penerima menjadi penutup rangkaian kegiatan. Acara berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan yang mendorong warga binaan untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik. (Usep)

Palembang, Bidik-kasusnews.com – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai Markas Komando (Mako) Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan pada Sabtu (30/5/2026). Puluhan peserta didik dari Raudhatul Athfal (RA) Bina Ananda I Palembang mengikuti kunjungan edukatif yang memberikan pengalaman belajar langsung mengenai tugas dan peran Korps Brimob Polri. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut disambut hangat oleh personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel. Kunjungan dipimpin oleh Perwira Seksi Pelayanan Markas (Pasi Yanma) Batalyon A Pelopor, Iptu Ben Teguh Budiyono, yang mewakili Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, Kompol Feryanto, S.H. Dalam kegiatan ini, para siswa diajak mengenal lebih dekat lingkungan Mako Brimob melalui berbagai aktivitas edukatif yang dirancang secara interaktif, menyenangkan, dan ramah anak. Mereka diperkenalkan dengan sejumlah peralatan pendukung tugas kepolisian, sejarah Korps Brimob Polri, serta berbagai kegiatan yang menanamkan nilai disiplin, keberanian, dan cinta tanah air. Tidak hanya mendapatkan materi pengenalan, para peserta juga mengikuti berbagai permainan outbound yang melatih kekompakan, keberanian, dan kerja sama tim. Suasana penuh keceriaan terlihat sepanjang kegiatan, sementara personel Brimob memberikan pendampingan dan penjelasan dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh anak-anak. Iptu Ben Teguh Budiyono mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Brimob Polri untuk mendekatkan institusi kepolisian kepada masyarakat, khususnya generasi muda sejak usia dini. “Melalui kunjungan edukatif ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan tugas dan fungsi Brimob Polri secara humanis. Kami berharap anak-anak dapat tumbuh dengan semangat disiplin, berani, dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” ujarnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran di luar kelas yang memberikan wawasan baru bagi para siswa mengenai profesi kepolisian. Dengan melihat langsung aktivitas di lingkungan Brimob, anak-anak dapat memahami bahwa polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai sahabat masyarakat. Selain memperkaya pengalaman belajar peserta didik, kunjungan edukatif tersebut turut mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu membangun kepercayaan serta menumbuhkan kedekatan emosional antara anak-anak dengan aparat penegak hukum. Melalui kegiatan seperti ini, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, edukatif, dan inspiratif bagi masyarakat. Kunjungan edukatif RA Bina Ananda I Palembang menjadi bukti bahwa pembentukan karakter generasi muda dapat dilakukan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan penuh makna. (Agus)

HSU, Bidik-kasusnews.com – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui sinergi bersama kelompok tani, pemerintah daerah, dan instansi terkait, jajaran Polres HSU melaksanakan kegiatan penanaman jagung pakan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut berlangsung di lahan milik Ahmad Humaidi yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Karya Berkumpul. Penanaman dilakukan pada lahan seluas 3 hektare sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolres Hulu Sungai Utara bersama sejumlah unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Amuntai Tengah, perwakilan Koramil, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), pemerintah desa, serta anggota kelompok tani setempat. Pada kegiatan tersebut, petani menanam jagung pakan varietas Bisi 2 dengan dukungan pemupukan menggunakan NPK 16.16.16. Berdasarkan perencanaan, tanaman jagung tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada pertengahan September 2026 dengan estimasi hasil mencapai 12 ton. Kapolres HSU menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berperan aktif mendorong produktivitas masyarakat melalui pendampingan berbagai program strategis nasional. “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah. Harapannya, hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus mendukung kebutuhan pakan ternak di wilayah Hulu Sungai Utara,” ujar salah satu peserta kegiatan. Selain penanaman jagung, jajaran Polsek Amuntai Tengah sebelumnya juga aktif mendukung sektor pertanian melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan budidaya jagung di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Muara Tapus. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten HSU guna memberikan edukasi tentang teknik penanaman, perawatan, hingga optimalisasi lahan pertanian. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah maupun nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi yang terjalin antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi pertanian serta memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Upaya memperkuat keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat terus digencarkan di wilayah Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung. Melalui kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Babinsa Kelurahan Jagabaya I Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), Serka Sunarya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, Jumat malam (29/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut berlangsung di Pos Siskamling Kelurahan Jagabaya I dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan aparat kewilayahan. Kehadiran Babinsa di tengah warga menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam memperkuat ketahanan wilayah dari tingkat lingkungan terkecil. Dalam arahannya, Serka Sunarya menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keberadaan Siskamling tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengawasan wilayah, tetapi juga menjadi wadah mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga. “Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ronda dan Siskamling yang aktif, potensi gangguan keamanan seperti pencurian maupun tindak kriminal lainnya dapat dicegah sejak dini,” ujarnya. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat. Turut hadir perwakilan Kelurahan Jagabaya I, Bhabinkamtibmas, unsur organisasi kemasyarakatan, kepala lingkungan, para ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta anggota Linmas setempat. Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat kuat sepanjang kegiatan. Warga tampak antusias mengikuti arahan dan berdiskusi mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan lingkungan secara berkelanjutan. Program Siskamling yang digalakkan Babinsa ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Melalui kegiatan rutin seperti ini, diharapkan budaya ronda dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan seluruh elemen warga, Kelurahan Jagabaya I diharapkan semakin tangguh dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Babinsa bersama masyarakat menjadi bukti nyata bahwa sinergi dan kebersamaan merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus ditunjukkan jajaran Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat (TKP) Kodim 0410/Kota Bandar Lampung. Melalui kegiatan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Babinsa Kelurahan Pasir Gintung dan Babinsa Kelurahan Kaliawi Persada turun langsung ke lapangan bersama aparat lingkungan dan warga, Jumat malam (29/05/2026). Patroli yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut dilaksanakan di wilayah Kelurahan Pasir Gintung, tepatnya di Jalan Mangga Gang Masjid No. 21, Kecamatan Tanjung Karang Pusat. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk aksi tawuran remaja dan tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menjadi perhatian masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Babinsa berkolaborasi dengan Kepala Lingkungan, Ketua RT, dan anggota Linmas untuk memantau kondisi wilayah sekaligus memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. Kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat mendapat respons positif dari warga. Selain melakukan patroli, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghidupkan kembali budaya ronda malam sebagai salah satu upaya efektif dalam mencegah tindak kriminalitas. Patroli Siskamling tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, aparat lingkungan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap keamanan wilayahnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Kelurahan Pasir Gintung, Babinsa Kelurahan Kaliawi Persada, Kepala Lingkungan Pasir Gintung, Ketua RT setempat, serta anggota Linmas Kelurahan Pasir Gintung. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Patroli rutin seperti ini diharapkan dapat terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (Agus)