Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Babinsa memantau Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bandar Lampung pada Rabu siang mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang di Jalan Terusan Ir. H. Juanda, RT 010 Lingkungan 01, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Teluk Betung Utara(TBU). Pohon tersebut menimpa atap rumah milik Bapak Agung Bayu Aji (55 tahun) dan menutup total badan jalan di kawasan Hutan Kera, mengganggu akses transportasi warga. (29/4/2026) Mengetahui laporan dari Ketua RT 010, Bapak Ibad, Babinsa setempat, Pelda Enang Kamaludin, langsung bergerak cepat. Tanpa menunggu lama, ia tiba di lokasi dan melakukan serangkaian tindakan kunci yang patut menjadi teladan: Babinsa segera berkomunikasi dengan Lurah Sumur Batu, Aparat Terkait, dan Ketua Lingkungan setempat untuk memetakan situasi. Dalam hitungan menit, Babinsa menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, memastikan bantuan profesional segera datang. Sebelum BPBD tiba, Babinsa bersama aparatur kelurahan, RT, dan Linmas mulai membersihkan ranting-ranting kecil serta mengamankan lokasi dari warga yang melintas. BPBD Kota Bandar Lampung tiba di tempat kejadian dengan satu regu (10 orang) dan 4 unit mesin pemotong (senso). Di bawah koordinasi Pelda Enang, seluruh elemen – Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus lingkungan, RT, Linmas, dan masyarakat – bahu-membahu memotong dan mengevakuasi pohon. Pohon berhasil dipotong-potong dan disingkirkan dari badan jalan dalam waktu kurang dari dua jam, Arus lalu lintas kembali normal, Korban jiwa Nihil, Kerusakan material Satu unit rumah terkena bagian atap (kerugian diperkirakan Rp4.000.000). Lurah Sumur Batu yang turun langsung ke lokasi menyampaikan apresiasi tinggi. “Babinsa kami, Pak Enang, adalah contoh nyata prajurit yang cepat, sigap, dan berjiwa kemanusiaan. Beliau tidak hanya melapor, tapi hadir dan memimpin langsung di lapangan,” ujarnya. Kegiatan monitoring dan evakuasi berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Sinergi antara TNI, Aparat Terkait, pemerintah kelurahan, BPBD, dan masyarakat membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci utama menghadapi bencana. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Babinsa serka Triawan kembali menggagalkan Aksi pencurian dengan kekerasan (begal) yang terjadi di Jalan P. Tirtayasa, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, nyaris berakhir tragis dengan tindakan main hakim sendiri oleh warga. Berkat kecepatan dan ketanggapan personel Babinsa Koramil 410-01/PJG, situasi mencekam tersebut dapat dikendalikan, pelaku diamankan, dan barang bukti diserahkan kepada pihak berwajib.(28/4/2026) Kejadian bermula pada pukul 18.30 WIB, saat seorang pemuda bernama Yoga (23 tahun), warga Pugung, Lampung Timur, nekat membawa kabur sepeda motor CRF milik korban, Saudara Haris (24 tahun), dari garasi bengkel stime mobil milik korban. Pelaku dengan leluasa menyalakan motor dan melaju keluar garasi. Namun, nasib berkata lain. Kondisi jalan P. Tirtayasa yang rusak parah membuat laju motor pelaku terhambat. Korban bersama karyawan bengkel yang mendengar suara motor langsung melakukan pengejaran. Dalam kepanikan, pelaku mengeluarkan pistol rakitan jenis revolver dan mencoba menembak, namun senjata tersebut mengalami gangguan (macet) tidak dapat meledak. Massa pengguna jalan yang melihat kejadian tersebut langsung bertindak spontan dan berniat menghakimi pelaku. Akibatnya, korban sendiri ikut terkena pukulan massa dan mengalami luka pada wajah. Di tengah situasi chaos itulah, Babinsa Campang Jaya, Serka Agus Triawan, beserta Babinsa Campang Raya bergerak cepat. Dengan sigap, mereka mendatangi lokasi, membelah kerumunan massa, dan langsung mengamankan pelaku dari amukan warga. “Kami selamatkan pelaku agar tidak tewas di tempat. Kita tindak tegas, tapi tetap humanis dan sesuai hukum,” ujar Serka Agus Triawan di lokasi. Bersama Ketua Lingkungan 01, Ketua RT 01, Linmas setempat, dan mitra keamanan Kelurahan Campang Raya, Babinsa juga melindungi korban dari sisa kemarahan massa, sekaligus mengamankan seluruh barang bukti yang sangat krusial: · 1 unit sepeda motor Beat strip warna coklat tanpa nomor polisi (diduga kendaraan pelaku) · 1 pucuk pistol rakitan jenis revolver · 3 butir amunisi kaliber 9 mm · 1 unit handphone · 1 buah kunci letter T · 1 buah dompet Kerugian korban tercatat hanya pada kerusakan kunci kontak sepeda motor CRF merah bernopol BE 5822 RR. Babinsa segera berkoordinasi dengan aparat terkait yang di wilayah Sukarame. Seluruh barang bukti dan pelaku Yoga diserahkan secara resmi kepada pihat terkait untuk proses hukum lebih lanjut. Kapolsek Sukarame melalui Aiptu Santoso menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Babinsa atas tindakan cepat dan sigap yang mencegah terjadinya lynching. “Jika tidak ada Babinsa yang langsung menguasai lokasi, bisa jadi pelaku tewas dan malah menimbulkan masalah hukum baru. Ini kolaborasi yang sempurna,” tegasnya. Danramil 410-01/PJG dalam laporannya kepada Dandim 0410/KBL menyatakan bahwa situasi lokasi saat ini telah aman dan kondusif. “Kami terus mengimbau masyarakat agar tidak mudah bertindak anarkis. Serahkan pelaku ke aparat hukum. Babinsa akan selalu hadir melindungi masyarakat sekaligus memastikan keadilan ditegakkan,” tutup Danramil. (Agus)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM — Proses rehabilitasi Jembatan Merah Putih di Desa Jingah Bujur, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan perkembangan. Memasuki hari ke-11 pelaksanaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 20 persen. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 Wita ini melibatkan personel Polres HSU yang dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam, AKP Agus Murti Widodo, bersama tujuh anggota lainnya. Dalam pelaksanaannya, tim juga didukung enam tenaga tukang serta pendampingan teknis dari Konsultan Pengawas PUPR Kabupaten HSU, Agam Kurnia S, S.Ars. Fokus pekerjaan saat ini berada pada tahap pembuatan kerangka dan tiang jembatan menggunakan material kayu ulin, yang dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap kondisi lingkungan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kekuatan dan daya tahan jembatan ke depan. Pelaksanaan rehabilitasi berjalan lancar dengan dukungan kondisi cuaca yang cerah. Hal ini memungkinkan seluruh proses pekerjaan dilakukan sesuai rencana tanpa hambatan berarti. Rehabilitasi Jembatan Merah Putih diharapkan dapat segera rampung sehingga kembali mendukung mobilitas masyarakat Desa Jingah Bujur dan sekitarnya. Selain itu, keterlibatan langsung aparat kepolisian dalam kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara institusi dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur daerah. (Agus)

Bidik-kasusnews.com JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melanjutkan proses hukum kasus dugaan suap proyek di Lampung Tengah dengan memindahkan lokasi penahanan para tersangka ke Lampung. Langkah ini dilakukan seiring perkara yang telah memasuki tahap persidangan.   Bupati Lampung Tengah nonaktif, Ardito Wijaya, bersama tiga tersangka lainnya dipindahkan oleh tim Jaksa Penuntut Umum KPK pada Selasa (28/4/2026). Mereka akan menjalani proses hukum lanjutan di wilayah tempat perkara terjadi.   Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pemindahan tersebut merupakan prosedur biasa ketika kasus telah dilimpahkan ke tahap penuntutan. “Pemindahan dilakukan untuk mempermudah proses persidangan yang akan digelar di Lampung,” ujarnya Budi kepada Bidik-kasusnews via WhatsApp Rabo 29/4/2026.   Tiga tersangka lain yang turut dipindahkan adalah anggota DPRD Lampung Tengah Riki Hendra Saputra, Ranu Hari Prasetyo, serta Plt Kepala Bapenda Lampung Tengah Anton Wibowo. Keempatnya dijadwalkan menjalani sidang perdana pada 29 April 2026 di Pengadilan Negeri Tanjung Karang dengan agenda pembacaan surat dakwaan.   KPK juga menanggapi beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan para tahanan mengenakan rompi oranye berada di bandara. Lembaga antirasuah itu memastikan bahwa video tersebut merupakan bagian dari proses pemindahan resmi menuju Lampung.   Kasus ini merupakan hasil operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Desember 2025. Dalam perkara tersebut, penyidik menetapkan lima orang sebagai tersangka, termasuk pihak swasta yang diduga terlibat dalam pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.   Dalam konstruksi perkara, Ardito diduga meminta fee proyek dengan persentase tertentu dari sejumlah pekerjaan yang bersumber dari APBD. Praktik tersebut diduga telah berlangsung sejak pertengahan 2025 dan melibatkan beberapa pihak di lingkungan pemerintahan daerah.   KPK menegaskan akan mengawal proses persidangan hingga tuntas guna memastikan penegakan hukum berjalan transparan dan akuntabel.(Wely)

Bidik-kasusnews.com Jakarta – Bea Cukai Jakarta berhasil membongkar upaya ekspor ilegal emas dalam jumlah besar melalui Bandara Halim Perdanakusuma pada Senin (27/4). Dari penindakan tersebut, negara berhasil terhindar dari potensi kerugian hingga Rp41 miliar. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi terkait rencana pengiriman enam koli paket berisi emas yang tidak dilaporkan dalam dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Paket tersebut akan diberangkatkan menggunakan pesawat carter dengan nomor registrasi N117LR pada pukul 14.30 WIB. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan intensif di area apron Bandara Halim Perdanakusuma. Hasilnya, ditemukan 611 perhiasan emas berbentuk gelang dengan berat 60,3 kilogram serta 2.971 koin emas dengan berat 130,262 kilogram. Total nilai barang yang diamankan mencapai USD 28,34 juta atau setara Rp502,5 miliar. Seluruh barang bukti langsung ditegah dan dibawa ke kantor Bea Cukai Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Dalam kasus ini, empat pihak turut terlibat, yakni HH, AH, HG, serta seorang warga negara asing asal India berinisial PP. Perhitungan sementara menunjukkan nilai pabean komoditas tersebut mencapai Rp486 miliar. Adapun potensi kerugian negara yang berhasil dicegah, khususnya dari bea keluar koin emas sebesar 12,5 persen, diperkirakan mencapai Rp41,19 miliar. Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menegaskan bahwa pengawasan terhadap ekspor barang bernilai tinggi seperti emas terus diperketat guna memastikan kepatuhan terhadap aturan serta menjaga stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah juga telah menetapkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 80 Tahun 2025 yang berlaku sejak 17 November 2025 untuk mengatur tarif bea keluar emas berdasarkan jenis dan tingkat pengolahannya. Kebijakan ini bertujuan menjaga ketersediaan emas di dalam negeri dan mendorong peningkatan nilai tambah industri. Melalui penindakan ini, Bea Cukai menegaskan komitmennya dalam menciptakan perdagangan ekspor yang transparan, adil, dan memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian nasional. (Hery)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Selasa, 28 April 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara memfasilitasi perayaan Paskah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan yang beragama Kristen sebagai bagian dari pemenuhan hak beribadah dan pembinaan kerohanian. Perayaan Paskah dilaksanakan dalam suasana khidmat dan tertib, diikuti oleh warga binaan dengan pendampingan petugas. Rangkaian kegiatan meliputi ibadah bersama yang diisi dengan doa, pujian, serta renungan yang mengangkat makna kebangkitan sebagai simbol harapan, pembaruan diri, dan kehidupan yang lebih baik. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan. “Perayaan Paskah ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan serta menumbuhkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan keagamaan bagi seluruh warga binaan sesuai keyakinannya,” ujar Renza. Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat mengambil nilai-nilai positif yang terkandung dalam perayaan Paskah, khususnya tentang pengharapan, pengampunan, dan pembaruan diri dalam menjalani kehidupan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan, mencerminkan komitmen Rutan Jepara dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada penguatan spiritual warga binaan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA, 28 April 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara terus mendorong program pembinaan kemandirian melalui pemanfaatan lahan branggang yang semakin produktif. Di penghujung April ini, berbagai kegiatan perawatan dan pengembangan tanaman dilakukan secara intensif oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan pendampingan petugas. Kegiatan diawali dengan perawatan tanaman kacang melalui penyemprotan pestisida guna mengantisipasi serangan hama seperti kutu daun dan tungau. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas tanaman agar dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal.   Tak hanya itu, warga binaan juga melakukan penyulaman pada tanaman pare yang mengalami gagal tumbuh. Bibit baru ditanam untuk menggantikan tanaman yang mati, sehingga keberlangsungan dan kepadatan tanaman tetap terjaga. Upaya ini sekaligus melatih ketelitian dan keterampilan bertani para WBP.   Di sisi lain, pengembangan komoditas juga mulai dilakukan dengan menanam bibit cabai unggulan pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Penambahan jenis tanaman ini diharapkan dapat meningkatkan nilai manfaat lahan sekaligus memberikan variasi hasil pertanian.   Pemanfaatan lahan branggang yang dilakukan secara berkelanjutan ini menunjukkan komitmen Rutan Jepara dalam menciptakan lingkungan yang produktif meski dengan keterbatasan ruang. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan internal, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.   Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan dalam pengawasan petugas, sehingga aspek keamanan tetap terjaga tanpa mengurangi esensi pembinaan. Dengan pendekatan ini, Rutan Jepara terus berupaya menghadirkan pembinaan yang seimbang antara kedisiplinan dan pemberdayaan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

Jakarta- Bidik-kasusnews.com– Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno bersama Ketua Persit KCK PCBS Pusterad Ny. Indah Syafei menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gajah Mada Mapusterad, Jl. Setu Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026). Dalam sambutannya, Danpusterad menyampaikan bahwa secara historis HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana diperingati pada tanggal 3 April 2026. Namun, perayaan baru dapat dilaksanakan pada 28 April 2026 karena padatnya rangkaian kegiatan. Meski demikian, pergeseran waktu tersebut tidak mengurangi makna, kekhidmatan dan semangat dalam memperingati hari bersejarah ini. Lebih lanjut dijelaskan, perjalanan panjang Persit yang berawal dari organisasi Persatuan Kaum Ibu Tentara (PKIT) menunjukkan peran penting Persit dalam mendukung tugas-tugas TNI Angkatan Darat. Persit tidak hanya hadir sebagai pendamping prajurit, tetapi juga menjadi pilar utama dalam membangun ketahanan keluarga. Dukungan moril, semangat, serta keharmonisan keluarga yang diwujudkan oleh anggota Persit menjadi kekuatan besar dalam menunjang keberhasilan tugas para prajurit. Danpusterad juga menegaskan bahwa peran seorang ibu sangat sentral dan strategis sebagai fondasi utama dalam membangun keluarga yang kokoh. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi bangsa yang unggul dan berkarakter, ”Kaum Ibu adalah pahlawan sejati bagi anak-anaknya. Dengan ketulusan dan pengorbanan, seorang Ibu melahirkan, membesarkan, mendidik, serta melindungi putra-putrinya hingga tumbuh menjadi generasi penerus bangsa,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut, selaku Pembina Persit KCK PCBS Pusterad sekaligus mewakili seluruh keluarga besar Pusterad, Danpusterad menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana. Dengan mengusung tema “80 Tahun Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya”, momentum ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang Persit bukan sekadar bertambahnya usia, melainkan bukti nyata dedikasi, pengabdian, dan karya bagi keluarga, satuan, bangsa dan negara. (Agus)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Banjang menjalani kegiatan supervisi logistik Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu siang. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana operasional dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Supervisi yang dipimpin Kabag Log Polres HSU AKP Noor Rijani tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan bersama personel di Mapolsek Banjang. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.00 WITA dengan rangkaian pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aset dinas. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan inventaris di setiap unit, mulai dari Reskrim, Sabhara, Intel, SPKT, Binmas hingga Sium. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup kendaraan dinas roda dua dan roda empat beserta kelengkapan administrasinya. Tak hanya itu, kondisi rumah dinas turut menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Sejumlah rumah dinas yang saat ini ditempati anggota serta satu unit rumah jabatan Kapolsek yang masih kosong ikut diperiksa guna memastikan kelayakan dan pemanfaatannya. Kabag Log Polres HSU AKP Noor Rijani dalam arahannya menekankan pentingnya pengelolaan aset secara tertib dan bertanggung jawab. Ia meminta agar barang yang sudah rusak berat atau tidak layak pakai segera dikembalikan ke Polres untuk proses penghapusan sesuai ketentuan. “Begitu juga dengan kendaraan dinas yang sudah tidak bisa diperbaiki, agar diajukan untuk proses lebih lanjut, termasuk kemungkinan lelang,” ujarnya. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan menyambut baik kegiatan supervisi tersebut sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan internal. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh peralatan operasional dalam kondisi siap pakai. Supervisi logistik ini juga menjadi bagian dari langkah mitigasi untuk mencegah kendala teknis saat personel menjalankan tugas di lapangan, seperti patroli maupun pengamanan. Selain itu, pengawasan rutin diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan anggota dalam merawat aset negara. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Dengan adanya supervisi ini, diharapkan kesiapan operasional Polsek Banjang semakin optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-42 Chandra Mall Tanjung Karang, seorang Babinsa Kelurahan Sawah Lama, Serda Ngadirin dari Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan monitoring aksi kemanusiaan donor darah. Kegiatan yang berlangsung Senin (27/4) itu turut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., sebagai bentuk perhatian dan dukungan penuh TNI terhadap kegiatan sosial di wilayah. Hadir pula Ketua PMI Kota Bandar Lampung, Ibu Purnama Wulan Sari Mirzani Djausal, Owner Chandra Mall Bapak Yan Eka Chandra, perwakilan PMI Bapak Luke, Camat TKT Bapak Dedi Saputra, S.IP., M.IP., Lurah Sawah Lama Ibu Rismeliyar, S.E., serta aparat terkiat dan masyarakat setempat. Babinsa Serda Ngadirin tidak hanya bertugas sebagai pengawas keamanan dan kelancaran acara, tetapi juga aktif mengajak warga sekitar untuk berpartisipasi menyumbangkan darah. Berkat koordinasi yang solid antara Babinsa, Dandim, PMI, dan pengelola mal, kegiatan donor darah yang digelar pada pukul 10.00 WIB hingga selesai itu berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan dalam sambutannya di lokasi mengapresiasi kinerja Babinsa Serda Ngadirin yang dinilai cepat tanggap dan mampu membangun kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat. “Saya bangga melihat langsung dedikasi Babinsa kita yang tidak hanya hadir, tetapi benar-benar terlibat memastikan kegiatan donor darah ini sukses. Ini bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Dandim. Sementara itu, Ketua PMI Kota Bandar Lampung, Ibu Purnama Wulan Sari, menyampaikan terima kasih kepada TNI khususnya Babinsa dan Dandim yang telah mendukung penuh terselenggaranya aksi kemanusiaan ini. “Dukungan moril dan tenaga dari Pak Babinsa dan Pak Dandim sangat membantu PMI dalam menggalang kantong darah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya. Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Dalam kegiatan ini berhasil terkumpul puluhan kantong darah yang akan disalurkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu sesama yang membutuhkan. Kegiatan donor darah yang dipadukan dengan perayaan ulang tahun Chandra Mall ke-42 itu berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Kodim 0410/KBL melalui Babinsa Serda Ngadirin menegaskan komitmennya untuk terus aktif mendampingi setiap kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Agus)