HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus mengintensifkan pemantauan perkembangan debit air Sungai Balangan menyusul dampak banjir yang meluas di sejumlah desa wilayah hukum Polsek Banjang. Pemantauan dilakukan pada Minggu, 4 Januari 2026, sejak pukul 09.00 hingga 10.00 WITA, dengan fokus pada titik-titik rawan banjir. Hasil pantauan di Pintu Air Desa Beringin menunjukkan ketinggian air berada di angka 1,92 meter, mengalami penurunan sekitar 3 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya. Meski demikian, kondisi tersebut masih berada pada status siaga. Berdasarkan data di lapangan, banjir masih berdampak pada permukiman warga di sejumlah desa. Di Danau Terate, air dilaporkan masuk ke sekitar 50 rumah warga dan merendam jalan titian sepanjang kurang lebih 400 meter. Sementara di Lok Bangkai, sebanyak 30 rumah terdampak, disertai genangan jalan desa dengan kedalaman mencapai 10 sentimeter. Kondisi serupa juga terjadi di Patarikan, Pandulangan, Murung Padang, Beringin, Baruh Tabing, Teluk Serikat, Teluk Buluh, dan Karias Dalam, dengan total ratusan rumah warga terendam air pada ketinggian bervariasi antara 2 hingga 5 sentimeter. Selain permukiman, genangan juga terjadi di sejumlah ruas Jalan Jermani Husin pada beberapa titik kilometer, dengan panjang genangan mencapai ratusan meter. Meski demikian, fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah dilaporkan masih dalam kondisi aman dan belum terdampak banjir. Kapolsek Banjang melalui jajarannya menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan imbauan kepada warga, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan maupun banjir bandang, mengingat curah hujan di wilayah hulu masih berpotensi tinggi. Selain itu, Polsek Banjang juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah desa untuk mempercepat penyampaian informasi kondisi wilayah serta menyiapkan posko tanggap darurat. Sebagai langkah antisipasi, Polsek Banjang telah menyiapkan posko sementara dengan perlengkapan pendukung penanganan banjir, seperti pelampung darurat, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, dan obat-obatan. Polsek Banjang memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkala dan melaporkan setiap perkembangan situasi, guna memastikan keselamatan warga serta kesiapan penanganan apabila debit air kembali meningkat. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Guna memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan keagamaan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menyiapkan pengamanan Tabligh Akbar bertajuk “Bangkit Bersama” yang akan menghadirkan Ustadzah Halimah Alaydrus, bertempat di Masjid At-Taqwa, pada Minggu, 4 Januari 2026. Pengamanan kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres HSU AKP Momo, dengan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya KBO Satlantas Polres HSU Ipda Amin, S.H., M.A., serta Kapolsek Amuntai Tengah Ipda Sulis. Seluruh personel yang terlibat akan melaksanakan tugas sesuai Rencana Pengamanan (Renpam) dan Surat Perintah (Sprin) Pengamanan yang telah disiapkan. Sebagai langkah awal, apel kesiapan pengamanan dijadwalkan berlangsung di lokasi kegiatan pada pukul 06.00 WITA, dengan personel mengenakan pakaian dinas PDL II Two Tone. Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, pembagian tugas yang jelas, serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. AKP Momo menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, mengingat tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tabligh akbar tersebut. “Kami mengutamakan pelayanan dan pengamanan agar jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan khusyuk,” ujarnya. Polres HSU juga mengimbau kepada seluruh jamaah agar mematuhi arahan petugas di lapangan serta bersama-sama menjaga ketertiban demi suksesnya kegiatan dakwah tersebut. Dengan pengamanan yang terencana dan sinergi seluruh pihak, Tabligh Akbar “Bangkit Bersama” diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat spiritual bagi masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Majelis Ta’lim Anwarul Hidayah Ahlul Kisa, Desa Banjang, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu malam (3/1/2026). Sekitar 400 jemaah laki-laki dan perempuan menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul. Kegiatan keagamaan yang berlangsung sejak pukul 21.00 hingga 23.00 WITA tersebut menghadirkan Guru Syarwani Abdan sebagai penceramah utama. Turut hadir para alim ulama, Kepala Desa Banjang Iyus, Bhabinkamtibmas Polsek Banjang Briptu Abdul Wahid Mudzakir, serta masyarakat sekitar yang datang dari berbagai lapisan. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, ceramah agama, doa bersama, dan ditutup dengan penuh ketenangan. Dalam tausiahnya, Guru Syarwani Abdan mengajak seluruh jemaah untuk meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW melalui peristiwa Isra Mi’raj, khususnya dalam memperkuat keimanan dan menjaga salat lima waktu sebagai tiang agama. Selain itu, peringatan Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul juga menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan almarhum KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, sosok ulama besar yang dikenal luas dengan keteladanan, kelembutan akhlak, serta kedekatannya kepada Allah SWT. “Melalui haul ini, kita diajak meneladani nilai-nilai kasih sayang, keikhlasan, dan kecintaan kepada ilmu yang diajarkan Abah Guru Sekumpul semasa hidupnya,” ujar Guru Syarwani dalam ceramahnya. Kapolsek Banjang melalui Bhabinkamtibmas yang hadir menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sebagai wujud sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya pada kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak jemaah. Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Abah Guru Sekumpul ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat religius di tengah masyarakat Desa Banjang dan sekitarnya. (Agus)

Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) diminta segera menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) serta praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang diduga digunakan untuk mendukung kegiatan tambang ilegal di wilayah Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalbar. Desakan tersebut mencuat menyusul dugaan adanya penampungan dan distribusi BBM subsidi secara ilegal yang disinyalir mengalir ke lokasi PETI di Kecamatan Meliau. Salah satu pengusaha berinisial Alun disebut-sebut diduga kuat berperan sebagai penyedia atau penyokong BBM subsidi untuk aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, Alun diketahui memiliki lokasi penampungan BBM yang beralamat di Jalan Melobok, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau kalbar. BBM subsidi yang ditampung tersebut diduga disalurkan untuk mendukung operasional PETI di Desa Kuala Rosan serta kawasan Sungai Kembayau,kecamatan Meliau kabupaten Sanggau kalbar. Sejumlah pihak pun meminta Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Riswanto agar segera memerintahkan jajarannya untuk melakukan razia, penindakan tegas, serta penangkapan terhadap para pelaku yang terlibat dalam penampungan BBM subsidi ilegal dan aktivitas PETI tersebut. Ketua PWKS, Wan Daly Suwandi, secara tegas meminta Polda Kalbar untuk bergerak cepat dan tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum. “Kami meminta Kapolda Kalbar beserta jajaran segera menertibkan PETI dan menindak tegas oknum-oknum yang menyalahgunakan BBM subsidi untuk kepentingan pertambangan tanpa izin. Ini jelas merugikan negara dan merusak lingkungan,” tegas Wan Daly Suwandi. Menurutnya, praktik PETI tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan dan pencemaran sungai, tetapi juga memicu penyalahgunaan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan tersebut. Redaksi akan terus berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi. Sumber: Ketua PWKS Wan Daly Suwandi (Team/read)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Semangat gotong royong mewarnai kegiatan pembersihan saluran drainase dan pinggiran sungai di Kampung Pancasila, Jalan Banyumas RT 06/07 LK 1, Kelurahan Sukarame 2, Kecamatan Teluk Betung Utara, pada Sabtu pagi (3/1/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diprakarsai oleh Babinsa Kelurahan Sukarame 2 Koramil 410-03/TBU, Serka Novriadi, bersama masyarakat setempat. Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI AD, para kepala lingkungan, ketua RT se-Kelurahan Sukarame 2, anggota Linmas, hingga ratusan warga. Partisipasi aktif anak-anak dan pemuda setempat turut mencuri perhatian, menambah suasana kebersamaan dan keceriaan selama kegiatan berlangsung. Di sepanjang aliran drainase dan bantaran sungai, para peserta bahu-membahu membersihkan sampah plastik, lumpur, serta material lain yang berpotensi menyumbat aliran air. Saluran yang sebelumnya tersendat kini kembali mengalir lancar, sekaligus memperindah lingkungan sekitar Kampung Pancasila. Serka Novriadi menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi banjir di musim penghujan. Selain itu, aksi gotong royong ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar. “Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan melibatkan anak-anak sejak dini, diharapkan kepedulian terhadap kebersihan bisa tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Serka Novriadi di sela kegiatan. Salah satu warga cilik yang ikut serta tampak antusias mengumpulkan sampah di bantaran sungai. Dengan polos ia mengungkapkan kegembiraannya karena bisa ikut berkontribusi menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Kegiatan pembersihan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Hasilnya, lingkungan Kampung Pancasila terlihat lebih bersih dan rapi. Warga pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin sebagai wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan bebas dari ancaman banjir. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan debit air Sungai Balangan guna mengantisipasi potensi banjir di wilayah hukumnya. Pemantauan dilakukan pada Sabtu, 3 Januari 2026, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WITA di sejumlah titik rawan. Berdasarkan hasil pantauan di pintu air Desa Beringin, ketinggian debit air Sungai Balangan tercatat mencapai 1,92 meter. Angka tersebut menunjukkan penurunan sekitar 3 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level 1,95 meter. Meski mengalami penurunan, kondisi debit air masih berada pada status siaga. Sejumlah desa di Kecamatan Banjang dilaporkan masih terdampak genangan air dengan variasi ketinggian. Di wilayah Danau Terate, air dilaporkan masuk ke sekitar 50 rumah warga di RT 1 hingga RT 3, serta menenggelamkan jalan titian sepanjang kurang lebih 500 meter dengan ketinggian air sekitar 5 sentimeter. Sementara itu, di Desa Lok Bangkai, genangan air merendam teras hingga badan rumah sebanyak 30 unit di RT 1 dan RT 8, serta menggenangi jalan sepanjang 200 meter dengan kedalaman 5 hingga 10 sentimeter. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Patarikan, Pandulangan, Murung Padang, Beringin, Baruh Tabing, Teluk Serikat, Teluk Buluh, hingga Desa Karias Dalam. Total ratusan rumah warga dilaporkan terdampak genangan air dengan ketinggian rata-rata antara 2 hingga 5 sentimeter. Meski demikian, hingga saat ini tidak ditemukan adanya fasilitas umum seperti sekolah maupun tempat ibadah yang terdampak banjir. Untuk akses jalan umum, beberapa titik di Jalan Jermani Husin terpantau tergenang air dengan kedalaman bervariasi antara 2 hingga 20 sentimeter, terutama di kilometer 2, 4, 5, dan 6,5. Petugas mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan tersebut. Kapolsek Banjang melalui laporan monitoring menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Balangan agar tetap waspada terhadap potensi banjir bandang. Selain itu, Polsek Banjang juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna mempercepat penyampaian informasi kondisi wilayah serta mempersiapkan posko tanggap darurat. Sebagai langkah antisipasi, Polsek Banjang telah menyiapkan posko sementara dengan perlengkapan penanganan darurat, seperti ban dalam sebagai pelampung, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, serta obat-obatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan apabila terjadi peningkatan debit air akibat curah hujan yang masih berpotensi tinggi di wilayah Kabupaten Balangan. Polsek Banjang menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala dan melaporkan perkembangan situasi selanjutnya demi menjaga keselamatan masyarakat dan stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis pemerintah. Pada Sabtu pagi, 3 Januari 2026, jajaran Polsek Banjang melaksanakan pengecekan langsung terhadap perkembangan pembangunan Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Rantau Bujur RT 01, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin oleh personel Polsek Banjang yang terdiri dari AIPTU Soeyatmin, S.H., AIPDA Dedi S., AIPDA Nasrullah, serta BRIPTU Zakir. Peninjauan dimulai sekitar pukul 08.30 WITA sebagai bentuk pengawasan dan kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pembangunan fasilitas pelayanan publik. Kapolsek Banjang melalui laporan resminya menyampaikan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan sejauh mana progres pembangunan kantor SPPG yang nantinya akan difungsikan sebagai pusat pelaksanaan program pemerintah, khususnya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dirancang untuk menyediakan asupan makanan bergizi bagi masyarakat, dengan prioritas utama anak-anak usia sekolah. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pada hari tersebut tercatat sebanyak lima orang pekerja tengah melakukan aktivitas pembangunan. Pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pemasangan vapling block serta persiapan pengecoran di area depan bangunan kantor SPPG. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengecekan selesai sekitar pukul 08.45 WITA tanpa kendala berarti. Dengan adanya pengawasan langsung dari Polsek Banjang, diharapkan proses pembangunan Kantor SPPG dapat berjalan sesuai rencana dan segera difungsikan untuk mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat. Langkah ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang profesional, humanis, serta bersinergi dalam mewujudkan Indonesia Emas. (Agus)

TEMANGGUNG | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Hujan dengan intensitas tinggi pada Jumat malam akibatkan tanah longsor di Jalan Raya Gemawang–Ngadisepi, tepatnya di Desa Gemawang sekira pukul 21.00 WIB dan dilaporkan oleh masyarakat setempat kepada pihak desa, Jumat (2/1/2026) Tidak berselang lama, petugas BPBD Kabupaten Temanggung bersama TNI, POLRI dan pemerintah Desa melakukan peninjauan lokasi bencana tersebut. Hasil pemantauan menunjukkan longsor dengan tinggi sekitar 50 meter dan lebar 15 meter yang menutup akses jalan darurat penghubung Desa Ngadisepi, Desa Kemiriombo, dan Desa Gemawang, sehingga mengganggu mobilitas warga. Ruas jalan ini diketahui telah beberapa kali mengalami longsor. Upaya penanganan sebelumnya dilakukan melalui pembuatan trase jalan pengganti di sisi atas jalan lama, namun hingga kini pembangunannya belum selesai sehingga belum dapat difungsikan secara optimal. ” Selain memutus akses jalan, longsor juga berdampak pada Saluran Irigasi Gondangan yang mengairi lahan pertanian di Desa Gemawang dan Desa Krempong. Terputusnya saluran irigasi tersebut mengakibatkan sekitar kurang lebih 500 hektare sawah terdampak. Area longsoran membentang sepanjang kurang lebih 80 meter dengan indikasi senderan irigasi mengalami keretakan dan pergeseran,’ ujar Anam Narijan, warga Ngadisepi Dirinya menambahkan jika tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun hingga pukul 24.00 WIB dan berlanjut sampai pagi hari Sabtu (3/1/2026), kondisi tanah di lokasi masih terpantau terus mengalami pergerakan dan longsor susulan, sehingga area tersebut dinilai belum aman. BPBD Kabupaten Temanggung mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi longsor dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Akses lalu lintas sementara dialihkan karena jalan darurat juga terdampak longsor, sehingga pengguna jalan harus memutar melalui jalur alternatif. Upaya penanganan awal terus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, pendataan dampak, serta pemasangan rambu peringatan guna mengantisipasi risiko lanjutan. (Yusuf)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM  – Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Utara melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan pembangunan Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang berlokasi di Desa Panangkalaan Hulu, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (3/1/2026) pagi. Kegiatan pengecekan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah, khususnya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar masyarakat luas, terutama anak-anak sekolah. Pengecekan lapangan dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aipda M. Rafi’i dan Brigadir M. Syaiful F, dengan fokus memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta menciptakan rasa aman selama proses pengerjaan. Kapolsek Amuntai Utara melalui laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Dapur SPPG memiliki peran penting sebagai pusat penyediaan makanan bergizi yang higienis dan layak konsumsi, sehingga perlu dilakukan pengawasan sejak tahap awal. “Pengecekan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana progres pembangunan Dapur SPPG yang nantinya akan menjadi bagian vital dari pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis bagi masyarakat,” ujarnya. Berdasarkan hasil pengecekan di hari ke-12 pengerjaan, pembangunan dikerjakan oleh 9 orang pekerja dengan beberapa tahapan pekerjaan yang telah berjalan, di antaranya: Plester dinding bangunan serta pengecoran tiang di ruang packing Plamir dan pengecatan tembok pada bagian dalam bangunan. Secara umum, progres pembangunan dinilai berjalan sesuai rencana dan tidak ditemukan kendala berarti di lapangan. Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Polsek Amuntai Utara menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 411 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Penyerahan dilakukan di Ruang Serbaguna Blok C, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (2/1/2026). Ratusan PPPK Paruh Waktu tersebut berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Sekretariat Kota, kecamatan, hingga kelurahan se-Jakarta Timur. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik serta mendukung kelancaran tugas pemerintahan di tingkat wilayah. Dalam arahannya, Munjirin menegaskan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia meminta seluruh PPPK Paruh Waktu untuk bekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menjaga integritas sebagai aparatur pemerintah. “Pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja saudara-saudara sekalian akan tetap kami laksanakan. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kinerja Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur agar semakin optimal dalam melayani masyarakat,” ujar Munjirin. Wali Kota juga berharap para PPPK Paruh Waktu dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, membangun kerja sama yang baik, serta berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Jakarta Timur. Dengan demikian, keberadaan PPPK Paruh Waktu diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kinerja birokrasi dan kepuasan masyarakat.. Heri Jkt