Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL). Sertu Muhammad Fiqih berhasil meraih Juara III dalam ajang Lomba Anggar dan Seleksi Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri Tahun 2026 tingkat Provinsi Lampung yang berlangsung pada 30 hingga 31 Mei 2026. Kompetisi yang digelar di kawasan Jalan Sumpah Pemuda, Kelurahan Way Halim Permai, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung tersebut diikuti oleh 56 atlet anggar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Selama dua hari pertandingan, para peserta menampilkan kemampuan teknik, strategi, dan ketangguhan mental untuk memperebutkan posisi terbaik. Di tengah persaingan yang berlangsung ketat, Sertu Muhammad Fiqih mampu menunjukkan performa yang konsisten hingga berhasil mengamankan posisi ketiga. Raihan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kodim 0410/KBL sekaligus membuktikan bahwa prajurit TNI tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas kewilayahan, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga. Komandan Kodim 0410/KBL menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih anggotanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari disiplin, kerja keras, dan semangat juang yang selama ini ditanamkan dalam setiap prajurit. “Prestasi ini menunjukkan bahwa prajurit Kodim 0410/KBL mampu bersaing dan berprestasi di berbagai bidang. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya. Ketua Panitia Pelaksana menyebutkan bahwa penyelenggaraan lomba berjalan dengan lancar, sportif, dan penuh semangat persaudaraan. Ia juga menilai kualitas atlet yang tampil pada tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Ajang seleksi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaring atlet-atlet terbaik yang akan dipersiapkan untuk mewakili Provinsi Lampung pada kompetisi tingkat nasional mendatang. Karena itu, setiap peserta dituntut menampilkan kemampuan terbaiknya demi memperoleh kesempatan membela daerah di ajang yang lebih tinggi. Kegiatan resmi ditutup oleh Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Provinsi Lampung, Dr. H. Watoni Noerdin, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, seleksi PON bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional. Penutupan kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat daerah, pelatih, serta para pendukung atlet. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bukti nyata dukungan terhadap pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Lampung, khususnya cabang olahraga anggar. Keberhasilan Sertu Muhammad Fiqih meraih podium dalam ajang bergengsi ini menjadi inspirasi bahwa dedikasi, disiplin, dan kerja keras dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan, baik bagi institusi maupun daerah. (Agus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu putra terbaik bangsa sekaligus prajurit terbaik TNI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, yang berpulang ke Rahmatullah pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi TNI AD dan bangsa Indonesia. Dimana sepanjang hidupnya, almarhum senantiasa mendedikasikan dirinya untuk mengabdi kepada negara melalui berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI maupun pemerintahan dengan penuh loyalitas, dedikasi, dan semangat pengabdian yang tinggi. Lahir di Palembang pada 21 April 1950, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu merupakan putra dari Brigjen TNI Musannif Ryacudu, seorang perwira Angkatan Darat yang dikenal atas pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Semangat pengabdian tersebut kemudian diwarisi dan dilanjutkan oleh almarhum sepanjang perjalanan hidup dan karier militernya. Dalam pengabdiannya di TNI AD, almarhum meniti karier dari berbagai penugasan lapangan hingga dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis. Puncak pengabdiannya di lingkungan Angkatan Darat ditandai saat dirinya menerima amanah sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) periode 2002–2005. Di bawah kepemimpinannya, TNI AD terus memperkuat profesionalisme, disiplin, dan kesiapan satuan dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setelah menyelesaikan pengabdian di lingkungan militer, almarhum kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019. Dalam jabatan tersebut, almarhum berperan aktif dalam memperkuat sistem pertahanan negara dan mendorong peningkatan kapasitas pertahanan nasional di tengah dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang. Bagi prajurit TNI AD, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, berani, sederhana, dan memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan bangsa dan negara. Keteladanan, integritas, serta semangat pengabdiannya akan senantiasa menjadi inspirasi bagi generasi penerus prajurit Angkatan Darat. TNI Angkatan Darat mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Kepergian Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang dalam sejarah TNI Angkatan Darat dan perjalanan bangsa Indonesia. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menyerahkan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) Tahun 2026 kepada satu orang narapidana beragama Buddha, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di lingkungan Lapas Sukabumi tersebut diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-960.PK.05.03 Tahun 2026 tentang Pemberian Remisi Khusus Waisak Tahun 2026 kepada Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Waisak Tahun 2026 kepada Anak Binaan. Pada momentum Hari Raya Waisak tahun ini, satu warga binaan beragama Buddha memperoleh remisi khusus selama satu bulan. Sementara itu, di Lapas Kelas IIB Sukabumi tidak terdapat penerima Remisi Khusus II maupun Pengurangan Masa Pidana Khusus (PMPK). Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif, mengikuti program pembinaan dengan baik, serta memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain sebagai hak warga binaan, pemberian remisi juga diharapkan menjadi sarana refleksi diri untuk memperkuat pengendalian diri, meningkatkan kualitas spiritual, serta mempersiapkan proses reintegrasi sosial setelah menjalani masa pidana. Menurut Budi Hardiono, remisi memiliki makna lebih dari sekadar pengurangan masa hukuman. Remisi menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempertahankan perilaku positif selama menjalani pembinaan di dalam lapas. “Remisi bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, menjaga perilaku yang baik, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali berintegrasi secara sehat dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Budi. Secara nasional, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan Remisi Khusus dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Waisak Tahun 2026 kepada 1.052 narapidana dan anak binaan beragama Buddha di seluruh Indonesia. Prosesi penyerahan Surat Keputusan Remisi kepada penerima menjadi penutup rangkaian kegiatan. Acara berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan yang mendorong warga binaan untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik. (Usep)
Palembang, Bidik-kasusnews.com – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai Markas Komando (Mako) Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan pada Sabtu (30/5/2026). Puluhan peserta didik dari Raudhatul Athfal (RA) Bina Ananda I Palembang mengikuti kunjungan edukatif yang memberikan pengalaman belajar langsung mengenai tugas dan peran Korps Brimob Polri. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut disambut hangat oleh personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel. Kunjungan dipimpin oleh Perwira Seksi Pelayanan Markas (Pasi Yanma) Batalyon A Pelopor, Iptu Ben Teguh Budiyono, yang mewakili Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, Kompol Feryanto, S.H. Dalam kegiatan ini, para siswa diajak mengenal lebih dekat lingkungan Mako Brimob melalui berbagai aktivitas edukatif yang dirancang secara interaktif, menyenangkan, dan ramah anak. Mereka diperkenalkan dengan sejumlah peralatan pendukung tugas kepolisian, sejarah Korps Brimob Polri, serta berbagai kegiatan yang menanamkan nilai disiplin, keberanian, dan cinta tanah air. Tidak hanya mendapatkan materi pengenalan, para peserta juga mengikuti berbagai permainan outbound yang melatih kekompakan, keberanian, dan kerja sama tim. Suasana penuh keceriaan terlihat sepanjang kegiatan, sementara personel Brimob memberikan pendampingan dan penjelasan dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh anak-anak. Iptu Ben Teguh Budiyono mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Brimob Polri untuk mendekatkan institusi kepolisian kepada masyarakat, khususnya generasi muda sejak usia dini. “Melalui kunjungan edukatif ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan tugas dan fungsi Brimob Polri secara humanis. Kami berharap anak-anak dapat tumbuh dengan semangat disiplin, berani, dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” ujarnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran di luar kelas yang memberikan wawasan baru bagi para siswa mengenai profesi kepolisian. Dengan melihat langsung aktivitas di lingkungan Brimob, anak-anak dapat memahami bahwa polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai sahabat masyarakat. Selain memperkaya pengalaman belajar peserta didik, kunjungan edukatif tersebut turut mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu membangun kepercayaan serta menumbuhkan kedekatan emosional antara anak-anak dengan aparat penegak hukum. Melalui kegiatan seperti ini, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, edukatif, dan inspiratif bagi masyarakat. Kunjungan edukatif RA Bina Ananda I Palembang menjadi bukti bahwa pembentukan karakter generasi muda dapat dilakukan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan penuh makna. (Agus)
HSU, Bidik-kasusnews.com – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui sinergi bersama kelompok tani, pemerintah daerah, dan instansi terkait, jajaran Polres HSU melaksanakan kegiatan penanaman jagung pakan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut berlangsung di lahan milik Ahmad Humaidi yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Karya Berkumpul. Penanaman dilakukan pada lahan seluas 3 hektare sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolres Hulu Sungai Utara bersama sejumlah unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Amuntai Tengah, perwakilan Koramil, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), pemerintah desa, serta anggota kelompok tani setempat. Pada kegiatan tersebut, petani menanam jagung pakan varietas Bisi 2 dengan dukungan pemupukan menggunakan NPK 16.16.16. Berdasarkan perencanaan, tanaman jagung tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada pertengahan September 2026 dengan estimasi hasil mencapai 12 ton. Kapolres HSU menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berperan aktif mendorong produktivitas masyarakat melalui pendampingan berbagai program strategis nasional. “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah. Harapannya, hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus mendukung kebutuhan pakan ternak di wilayah Hulu Sungai Utara,” ujar salah satu peserta kegiatan. Selain penanaman jagung, jajaran Polsek Amuntai Tengah sebelumnya juga aktif mendukung sektor pertanian melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan budidaya jagung di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Muara Tapus. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten HSU guna memberikan edukasi tentang teknik penanaman, perawatan, hingga optimalisasi lahan pertanian. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah maupun nasional. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi yang terjalin antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi pertanian serta memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Upaya memperkuat keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat terus digencarkan di wilayah Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung. Melalui kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Babinsa Kelurahan Jagabaya I Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), Serka Sunarya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, Jumat malam (29/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut berlangsung di Pos Siskamling Kelurahan Jagabaya I dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan aparat kewilayahan. Kehadiran Babinsa di tengah warga menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam memperkuat ketahanan wilayah dari tingkat lingkungan terkecil. Dalam arahannya, Serka Sunarya menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keberadaan Siskamling tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengawasan wilayah, tetapi juga menjadi wadah mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga. “Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ronda dan Siskamling yang aktif, potensi gangguan keamanan seperti pencurian maupun tindak kriminal lainnya dapat dicegah sejak dini,” ujarnya. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat. Turut hadir perwakilan Kelurahan Jagabaya I, Bhabinkamtibmas, unsur organisasi kemasyarakatan, kepala lingkungan, para ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta anggota Linmas setempat. Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat kuat sepanjang kegiatan. Warga tampak antusias mengikuti arahan dan berdiskusi mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan lingkungan secara berkelanjutan. Program Siskamling yang digalakkan Babinsa ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Melalui kegiatan rutin seperti ini, diharapkan budaya ronda dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan seluruh elemen warga, Kelurahan Jagabaya I diharapkan semakin tangguh dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Babinsa bersama masyarakat menjadi bukti nyata bahwa sinergi dan kebersamaan merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus ditunjukkan jajaran Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat (TKP) Kodim 0410/Kota Bandar Lampung. Melalui kegiatan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), Babinsa Kelurahan Pasir Gintung dan Babinsa Kelurahan Kaliawi Persada turun langsung ke lapangan bersama aparat lingkungan dan warga, Jumat malam (29/05/2026). Patroli yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut dilaksanakan di wilayah Kelurahan Pasir Gintung, tepatnya di Jalan Mangga Gang Masjid No. 21, Kecamatan Tanjung Karang Pusat. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk aksi tawuran remaja dan tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menjadi perhatian masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Babinsa berkolaborasi dengan Kepala Lingkungan, Ketua RT, dan anggota Linmas untuk memantau kondisi wilayah sekaligus memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. Kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat mendapat respons positif dari warga. Selain melakukan patroli, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghidupkan kembali budaya ronda malam sebagai salah satu upaya efektif dalam mencegah tindak kriminalitas. Patroli Siskamling tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, aparat lingkungan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap keamanan wilayahnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Kelurahan Pasir Gintung, Babinsa Kelurahan Kaliawi Persada, Kepala Lingkungan Pasir Gintung, Ketua RT setempat, serta anggota Linmas Kelurahan Pasir Gintung. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Patroli rutin seperti ini diharapkan dapat terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban dengan melaksanakan perawatan serta rotasi gembok kamar hunian warga binaan, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah deteksi dini guna memastikan seluruh sarana pengamanan di lingkungan rutan tetap berfungsi maksimal. Petugas melakukan pengecekan kondisi gembok secara menyeluruh, termasuk mengganti perangkat yang dinilai perlu serta melakukan rotasi penggunaan gembok pada sejumlah kamar hunian. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus upaya menjaga kualitas fasilitas pengamanan yang dimiliki rutan. Menurutnya, penguatan sistem keamanan tidak hanya dilakukan melalui pengawasan petugas, tetapi juga dengan memastikan seluruh sarana pendukung berada dalam kondisi optimal dan siap digunakan setiap saat. Kegiatan berlangsung tertib sesuai prosedur yang berlaku dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Rutan Jepara dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif, serta profesional. Sebelumnya, Rutan Jepara juga rutin melaksanakan langkah preventif lain seperti razia kamar hunian dan kontrol keamanan berkala guna menjaga situasi tetap terkendali.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
Lampung Selatan, Bidik-kasusnews.com Kepolisian Sektor Kalianda Polres Lampung Selatan berhasil mengungkap kasus percobaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah Ragom Mufakat II, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis, 28 Mei 2026 sekira pukul 04.00 WIB, di rumah milik Muhlisin Bin Pulung Suhardi yang berada di Ragom Mufakat II RT/RW 004/001 Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Berdasarkan laporan korban, terduga pelaku diketahui bernama RP (38), seorang wiraswasta yang beralamat di Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Kronologis kejadian bermula saat pelaku diduga mencoba melakukan pencurian dengan cara mencongkel jendela depan dan jendela samping rumah korban menggunakan sebilah pisau. Korban yang menyadari adanya seseorang di sekitar rumah kemudian mengintip melalui jendela depan rumah. Karena tidak mengenali orang tersebut, korban membuka pintu depan rumah sehingga pelaku langsung melarikan diri. Korban kemudian melakukan pengejaran ke arah Jalan Cinta. Saat dikejar, pelaku berusaha menyerang korban dengan melemparkan pisau yang dibawanya ke arah korban. Selain itu, pelaku juga melemparkan satu unit handphone merk Oppo warna merah ke arah korban, namun berhasil dihindari. Di lokasi kejadian, ditemukan sejumlah barang yang diduga milik pelaku, antara lain satu bilah senjata tajam jenis pisau, satu unit handphone Oppo A5s warna merah, serta sepasang sandal jepit merk Swallow warna hitam kombinasi kuning ukuran 10. Setelah menerima laporan korban, Unit Reskrim Polsek Kalianda bersama Tekab 308 Presisi Polres Lampung Selatan melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan barang bukti berupa handphone yang tertinggal di lokasi, petugas berhasil mengidentifikasi identitas pelaku. Pada hari yang sama sekira pukul 20.00 WIB, dipimpin Kanit Reskrim AIPTU Zairul Fikri, S.H., anggota Unit Reskrim Polsek Kalianda berhasil melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku di kediamannya di Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda. Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa: 1. Satu bilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu warna coklat; 2. Satu unit handphone Oppo A5s warna merah; 3. Satu pasang sandal Swallow warna hitam kombinasi kuning ukuran 10; 4. Satu potong jaket warna biru kombinasi abu-abu. Saat dilakukan interogasi, pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Kalianda guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 Jo Pasal 17 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang percobaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. (Agus)
Musi Banyuasin, Bidik-kasusnews.com – Upaya pencegahan aktivitas pengeboran minyak ilegal (ilegal drilling) terus diperkuat jajaran kepolisian di Kabupaten Musi Banyuasin. Personel Kompi 3 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan yang diperbantukan (BKO) kepada Polres Musi Banyuasin melaksanakan pengamanan dan penyekatan di wilayah PT Hindoli, Kecamatan Keluang, Kamis (28/5/2026). Kegiatan pengamanan tersebut melibatkan 10 personel Kompi 3 Batalyon D Pelopor yang dipimpin langsung oleh Komandan Kompi (Danki) 3 Yon D Pelopor, AKP Sukarjo. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah terjadinya aktivitas pengeboran minyak ilegal yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi negara, lingkungan, dan masyarakat sekitar. Selama pelaksanaan tugas, personel Brimob melakukan patroli rutin dan penjagaan di sejumlah titik yang dinilai rawan terhadap aktivitas ilegal drilling. Pengawasan dilakukan secara intensif guna memastikan kawasan operasional PT Hindoli tetap aman dan terbebas dari praktik pengeboran minyak tanpa izin. Selain melakukan pengamanan, personel juga bersinergi dengan aparat terkait untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat mengenai risiko serta konsekuensi hukum dari aktivitas ilegal drilling. Pendekatan persuasif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum tersebut. Keberadaan personel Satbrimob Polda Sumsel di lapangan menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Musi Banyuasin yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi sumber daya migas yang cukup besar. Kegiatan pengamanan dan penyekatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Dengan pengawasan yang terus dilakukan, diharapkan aktivitas ilegal drilling dapat ditekan sehingga keamanan wilayah tetap terjaga serta potensi kerugian negara akibat eksploitasi minyak secara ilegal dapat diminimalisir. Satbrimob Polda Sumsel menegaskan akan terus mendukung langkah-langkah preventif dan penegakan hukum yang dilakukan bersama Polres Musi Banyuasin guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin. (Agus)