Palembang, Bidik-kasusnews.com – Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 Tahun 2026 di Lapangan Mako Satbrimob Polda Sumsel, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan komitmen pengabdian seluruh personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Upacara dipimpin oleh Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, Kompol Feryanto, S.H., yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti oleh para pejabat utama Satbrimob Polda Sumsel, personel Detasemen Gegana, personel Batalyon Pelopor, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Satbrimob Polda Sumsel. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, hingga penyampaian amanat yang sarat dengan pesan kebangsaan. Dalam amanatnya, Kompol Feryanto menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan moral dan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam pelayanan kepada masyarakat. “Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi kompas moral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri. Nilai-nilai persatuan, keadilan, kemanusiaan, dan gotong royong harus terus kita jaga dan amalkan,” ujarnya. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momen refleksi bagi seluruh personel Satbrimob Polda Sumsel untuk memperkuat semangat nasionalisme dan menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperteguh komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Suasana upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa hormat terhadap simbol-simbol negara yang menjadi pemersatu bangsa Indonesia. Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 ini, Satbrimob Polda Sumsel berharap seluruh personel semakin meningkatkan profesionalisme, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas. Semangat Pancasila diharapkan terus menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Satbrimob Polda Sumsel untuk terus hadir menjaga keamanan, memperkokoh persatuan, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkarakter Pancasila. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com, Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan dengan khidmat di lingkungan Polda Sumatera Selatan, Senin (1/6/2026). Upacara yang berlangsung sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila tersebut diikuti oleh Pejabat Utama Polda Sumsel, personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Sumsel. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan kesatuan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam pelaksanaan upacara, peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, hingga amanat yang menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar bangsa yang harus senantiasa menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri. “Pancasila merupakan fondasi utama bangsa Indonesia. Sebagai insan Bhayangkara, khususnya personel Brimob, nilai-nilai Pancasila harus tertanam dalam setiap pelaksanaan tugas guna memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh personel Satbrimob Polda Sumsel semakin memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan bangsa serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kegiatan upacara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung kembali mengerahkan personel Satuan Kewilayahan (S3B) dalam patroli teritorial rutin, Senin (1/6/2026) malam. Kegiatan ini difokuskan pada upaya pencegahan berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Sebanyak 10 personel diterjunkan dalam patroli yang dipimpin oleh Pelda I. Putu Gede. Tim diberangkatkan dari Markas Kodim 0410/KBL sekitar pukul 20.45 WIB untuk menyusuri sejumlah titik strategis dan kawasan yang dinilai rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kota Bandar Lampung. Patroli dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman keamanan sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman pada malam hari. Kehadiran personel TNI di lapangan juga bertujuan memberikan rasa tenang kepada warga yang masih beraktivitas di luar rumah. Selain melakukan pemantauan wilayah, personel patroli turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas. Warga juga diajak untuk segera melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau menjadi korban kejahatan. Dalam pelaksanaannya, personel TNI siap memberikan bantuan awal apabila terjadi situasi darurat di lapangan, termasuk membantu pengamanan lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna penanganan lebih lanjut sesuai kewenangan yang berlaku. Kegiatan patroli malam tersebut merupakan bagian dari program rutin Kodim 0410/KBL dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kota Bandar Lampung. Langkah preventif ini dinilai penting sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Melalui patroli teritorial yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Kodim 0410/KBL berharap dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus meminimalkan peluang terjadinya tindak kriminalitas. Hingga patroli berlangsung, situasi di sejumlah titik yang dipantau terpantau aman dan kondusif. Personel tetap bersiaga dan melanjutkan pemantauan wilayah hingga seluruh rute patroli selesai dilaksanakan. Kehadiran aparat di lapangan menjadi bukti nyata komitmen Kodim 0410/Kota Bandar Lampung dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rutan Kelas IIB Jepara menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tenis Rutan Jepara tersebut berjalan dengan tertib dan penuh khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Upacara diikuti oleh seluruh pegawai Rutan Jepara serta perwakilan warga binaan sebagai bentuk penghormatan terhadap dasar negara sekaligus upaya memperkuat nilai kebangsaan di lingkungan pemasyarakatan.   Dalam pelaksanaannya, upacara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, hingga penyampaian amanat pembina upacara mengenai pentingnya menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan menjaga semangat persaudaraan di tengah keberagaman. “Pancasila adalah fondasi utama bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus diterapkan, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya. Menurutnya, tema yang diangkat pada tahun ini memiliki makna mendalam bahwa Pancasila menjadi perekat bangsa sekaligus dasar dalam menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis.   Ia juga berharap seluruh jajaran Rutan Jepara dapat terus menjaga integritas, meningkatkan rasa gotong royong, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat maupun warga binaan.   Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Rutan Kelas IIB Jepara berkomitmen untuk terus menanamkan semangat nasionalisme, memperkuat persatuan, dan mendukung terciptanya pemasyarakatan yang profesional serta berintegritas.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-1-Juni-2026- Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang pelajar asal Kabupaten Jepara, kini terus berlanjut. Orang tua korban mengaku tidak terima anaknya diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar 20 orang dan memastikan kasus tersebut tetap diproses secara hukum di Polres Jepara.   Korban diketahui  berinisial MPF seorang pelajar yang tinggal di Jepara. Peristiwa dugaan pengeroyokan terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026, di kawasan Pantai Kartini dan TPA Jepara.   Kasus tersebut telah dilaporkan ke Satreskrim Polres Jepara dan tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan (STPLP) Nomor : STPLP/344/VI/2026/Reskrim.   Berdasarkan kronologis laporan, kejadian bermula dari unggahan status Instagram korban yang dianggap menyindir salah satu terlapor. Perselisihan kemudian berlanjut melalui percakapan WhatsApp hingga akhirnya korban diajak bertemu untuk menyelesaikan persoalan tersebut.   Namun saat berada di lokasi pertemuan, korban diduga mengalami pengeroyokan oleh sejumlah teman-temannya. Ayah korban, Yanto, mengaku sangat kecewa dan tidak menerima tindakan kekerasan yang dialami anaknya. Menurutnya, anaknya diduga dikeroyok oleh sekitar 20 orang. “Saya tidak terima anak saya dikeroyok sekitar 20 orang. Laporan tetap kami lanjutkan ke polisi,” ujar Yanto kepada Bidik-kasusnews melalui sambungan telepon, Senin (1/6/2026).   Pihak keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan keadilan bagi korban. Sementara itu, Satreskrim Polres Jepara masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut.(Wely)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com, Advokat Indonesia (KAI) menggelar kegiatan ziarah ke makam para pendiri organisasi di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta, Sabtu (30/5). Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus refleksi organisasi dalam memperkuat komitmen penegakan hukum dan keadilan di Indonesia. Rombongan yang terdiri dari jajaran pengurus dan anggota KAI memanjatkan doa serta tahlil yang dipimpin oleh Taufik Ch. Ziarah dilakukan di sejumlah makam tokoh penting dunia advokat, di antaranya almarhum Prof. Dr. Adnan Buyung Nasution selaku pendiri KAI dan almarhum H. Indra Sahnun Lubis sebagai pendiri sekaligus Presiden pertama KAI. Presiden KAI, Dr. Nasrullah, menegaskan bahwa kegiatan ziarah memiliki makna mendalam bagi organisasi. “Ziarah ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan para pendiri. Apa yang kita jalankan hari ini tidak terlepas dari kontribusi besar para senior dalam memperjuangkan tegaknya hukum dan keadilan,” ujarnya. Secara terpisah, Sekretaris Jenderal KAI, Dr. (C) Antoni, menyampaikan bahwa ziarah ke makam para pendiri dan Presiden pertama KAI merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) KAI. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana refleksi bagi seluruh anggota untuk meneladani semangat perjuangan para tokoh dalam menjaga integritas profesi advokat. Dalam rangka HUT ke-18, KAI juga melakukan ziarah ke makam Presiden KAI periode 2019–2024, almarhum Erman Umar, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin organisasi. Melalui kegiatan ini, KAI berharap dapat terus memperkuat solidaritas antaranggota serta meneguhkan komitmen dalam menjaga integritas profesi dan memperjuangkan supremasi hukum di Indonesia. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pengurus DPP KAI, Ketua DPD KAI Banten Dr. (C) Damsik, Ketua DPD KAI Jambi Ikhsan Hasibuan, serta pengurus dan anggota KAI lainnya. (Heri)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memberikan penghormatan terakhir kepada Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dengan menghadiri upacara pemakaman militer di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026). Kehadiran Kasad menjadi wujud penghormatan dan penghargaan TNI Angkatan Darat kepada salah satu putra terbaik bangsa yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk pengabdian kepada negara, baik sebagai prajurit maupun pejabat negara. Sebelum dimakamkan, almarhum disemayamkan dan mendapatkan penghormatan terakhir dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kementerian Pertahanan RI. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga, kerabat, pejabat negara, pimpinan TNI-Polri, serta para prajurit yang pernah mengenal dan mengabdi bersama almarhum. Upacara pemakaman militer dipimpin Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin selaku Inspektur Upacara sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa, pengabdian, dan dedikasi almarhum kepada bangsa dan negara. Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah TNI Angkatan Darat. Dalam perjalanan pengabdiannya, almarhum pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat periode 2002–2005 sebelum kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019. Sepanjang kariernya, almarhum dikenal sebagai sosok prajurit yang tegas, berani, dan memiliki komitmen kuat dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kepemimpinan, keteladanan, dan semangat pengabdiannya telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan TNI maupun pembangunan sistem pertahanan negara. Bagi keluarga besar TNI AD, almarhum bukan hanya seorang pemimpin, tetapi juga teladan yang mewariskan nilai-nilai loyalitas, integritas, dan pengabdian kepada generasi penerus prajurit Angkatan Darat. Kepergian Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI AD dan bangsa Indonesia. Namun, jejak pengabdian dan keteladanan yang telah diwariskannya akan senantiasa menjadi inspirasi dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara. (Agus)

Kuningan, Bidik-kasusnews.com – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni hendaknya tidak dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut disampaikan Dangapsus Laskar Benteng Indonesia (LBI) Kabupaten Kuningan, Oman Rohman, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026. Ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga kebhinekaan, memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Di tengah dinamika dan tantangan zaman yang semakin kompleks, perbedaan suku, agama, ras, budaya, maupun pandangan politik tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan yang memperkokoh persatuan bangsa. Mari kita terus membangun sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga harmoni dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Oman Rohman, Senin (1/6/2026). Menurutnya, generasi saat ini memikul tanggung jawab moral untuk melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa yang telah mewariskan Pancasila sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan Indonesia. “Pancasila jangan sampai hanya menjadi warisan sejarah yang dikenang dalam narasi dan pidato. Pancasila harus hidup dalam tindakan nyata, menjadi ruh perjuangan, sumber inspirasi, dan pedoman dalam setiap langkah kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya. Oman menilai implementasi nilai-nilai Pancasila harus hadir secara konkret dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari lingkungan keluarga, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga penyelenggaraan pemerintahan. Dengan demikian, semangat gotong royong, toleransi, keadilan sosial, dan persatuan dapat terus tumbuh serta mengakar kuat di tengah masyarakat. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud apabila seluruh komponen bangsa tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi pembangunan nasional. “Pancasila adalah kompas moral bangsa yang akan mengarahkan Indonesia menuju masyarakat yang maju, adil, dan sejahtera. Sebagaimana cita-cita luhur para pendiri bangsa, kita harus mampu mewujudkan kehidupan yang adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan,” katanya. Sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan kebangsaan, Laskar Benteng Indonesia (LBI) Kabupaten Kuningan, lanjut Oman, berkomitmen untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat semangat persatuan, serta berperan aktif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keutuhan bangsa. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Oman berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat terus merawat dan mengamalkan warisan luhur para pendiri bangsa melalui tindakan nyata yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. “Persatuan merupakan kekuatan terbesar yang dimiliki bangsa Indonesia. Mari kita jadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, sumber inspirasi, dan landasan perjuangan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, berdaulat, adil, dan sejahtera bagi generasi kini maupun generasi yang akan datang,” pungkasnya. Amin

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Mapolres Hulu Sungai Utara, Senin (1/6/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh personel dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Upacara yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Utara selaku Inspektur Upacara. Turut hadir para pejabat utama Polres HSU, para Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan dan pengibaran Bendera Merah Putih yang berlangsung penuh khidmat. Selanjutnya dilakukan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Momen penting dalam upacara tersebut ditandai dengan pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara yang diikuti seluruh peserta, dilanjutkan pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam amanatnya, Kapolres Hulu Sungai Utara menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai Pancasila dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, maupun perkembangan teknologi di era modern. Selain itu, seluruh personel diharapkan terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Upacara berlangsung tertib dan lancar hingga penutupan yang ditandai dengan pembacaan doa serta menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Suasana penuh nasionalisme dan kebersamaan tampak menyelimuti seluruh peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Polres Hulu Sungai Utara menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga persatuan bangsa serta memperkuat semangat pengabdian demi terwujudnya keamanan, ketertiban, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan mengusung semangat “Hebat, Sigap, Untuk Masyarakat”, Polres HSU terus berupaya menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-31-Mei-2026- Kondisi sejumlah jalan berlubang di berbagai wilayah Kabupaten Jepara menjadi perhatian masyarakat. Keluhan terkait kerusakan jalan ramai diperbincangkan warga melalui media sosial karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.   Menanggapi banyaknya keluhan tersebut, media Bidik-kasusnews mengonfirmasi Bupati Jepara Witiarso Utomo melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (30/5/2026). Dalam keterangannya, Witiarso Utomo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan penanganan jalan rusak yang terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Jepara. Ia menyebut keterlambatan tersebut dipengaruhi faktor cuaca dan kendala teknis di lapangan. “Terimakasih atas perhatian kepada semua warga masyarakat Jepara dan kami mohon maaf atas keterlambatan penanganan karena faktor cuaca dan teknis kami. Untuk jalan-jalan yang dikeluhkan sudah kami anggarkan sehingga menunggu waktu pengerjaan saja. Untuk jumlah anggaran dan lainnya bisa dikonfirmasi ke dinas terkait,” ujar Witiarso Utomo.   Masyarakat berharap perbaikan jalan dapat segera direalisasikan karena kondisi jalan berlubang dinilai semakin parah dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Beberapa warga juga meminta pemerintah daerah melakukan penanganan sementara agar kerusakan tidak semakin meluas.   Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jepara, Heri, saat dikonfirmasi media Bidik-kasusnews via WhatsApp 31/5/2026-hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan jalan rusak maupun rincian anggaran perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Jepara.   Warga berharap Pemerintah Kabupaten Jepara segera mempercepat proses pengerjaan agar aktivitas masyarakat kembali aman, nyaman, dan lancar.(Wely)