Hulu Sungai Utara – Bidik-Kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025 melalui pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak bersama seluruh jajaran Polda Kalimantan Selatan, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan ini berlangsung melalui Zoom Meeting yang digelar sejak pukul 11.00 Wita. Panen raya dipusatkan di lahan binaan Polres HSU seluas 1,5 hektare yang berada di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU. Lahan yang ditanami jagung pakan tersebut merupakan hasil kolaborasi Polres HSU bersama kelompok tani lokal dalam upaya memperkuat ketersediaan pangan masyarakat. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. hadir langsung di lokasi panen bersama Wakapolres KOMPOL Sony F. L. Gaol, S.E., M.M., jajaran pejabat utama Polres, seluruh Kapolsek, serta petani binaan yang selama ini terlibat dalam budidaya hingga masa panen. Instruksi panen serentak ini merupakan arahan Kapolda Kalimantan Selatan sebagai bentuk implementasi program ketahanan pangan Polri yang dijalankan secara terpadu di seluruh wilayah hukum Polda Kalsel. Melalui PS. Kasi Humas Polres HSU, IPTU Asep Hudzainur, Kapolres menegaskan bahwa Polri memiliki peran yang tidak hanya menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga mendorong pembangunan ekonomi masyarakat. “Polres HSU berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya di bidang keamanan, namun juga mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolres dalam keterangannya. Ia menambahkan, pengelolaan lahan jagung binaan ini menjadi inovasi untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam menciptakan kemandirian pangan. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menegaskan bahwa Polri siap menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pertanian,” jelasnya. Selain menambah pasokan pangan lokal, panen jagung ini juga diharapkan menjadi pemicu bagi masyarakat dan jajaran Polsek untuk lebih produktif memanfaatkan lahan pertanian yang tersedia. Program ini sekaligus memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong yang menjadi fondasi pembangunan daerah. Kegiatan panen serentak berjalan lancar hingga selesai, menegaskan komitmen Polres HSU dalam mendukung visi Polri Presisi: Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan menuju terwujudnya keamanan dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. ( Agus )
Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Sabtu-25-Okt-2025 Akhir-akhir ini kita sering disuguhkan pemberitaan terkait terjadi perlakuan tidak baik terhadap wartwan bahkan tidak jarang selalu mendapatkan ancaman-ancaman fisik, kondisi ini sangat menyedihkan sebab kehadiran wartawan merupakan hal yang mutlak dalam negara demokrasi. Kita semua sudah sangat memahami bahwa Kemerdekaan pers merupakan pilar penting demokrasi. Oleh karena itu, suatu hal yang mutlak diperlukan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat untuk menciptakan ruang informasi yang bebas, akuntabel, dan kondusif. Dalam negara hukum (rechtstaat), transparansi bukan pilihan, melainkan kewajiban moral dan legal. Siapa pun yang menjalankan amanah publik semestinya tidak risih dengan pertanyaan wartawan, sebab keterbukaan adalah cermin integritas pelayanan publik. Namun tidak jarang terkesan pejabat publik dan para pengusaha merasa risih dengan kehadiran wartawan. Padahal para jurnalis hanya sekedar mendapatkan informasi tapi tidak jarang para pejabat publik atau pengusaha selalu menghindar… kalau bersih mengapa harus risih dengan wartawan ?.. Selali lagi kalau bersih mengapa harus risih.. Kalau risih bearti tidak bersih. Wartawan merupakan corong sekaligus pengeras suara publik.Dan Publik mengharapkan adanya akuntabilitas dan transparansi publik. Dalam kacamata hukum dan kebijakan publik, kerisihan pejabat publik atau badan publik terhadap wartawan dapat di analisis sebagai indikasi adanya ketidaksesuaian antara idealisme hukum dan praktik di lapangan. Kehadiran wartawan merupakan amanat konstitusi UUD 44 pada Pasal 28F menegaskan menjamin hak setiap orang untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, termasuk hak wartawan untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan berita. Selanjutnya dipwetegas dalam beberapa UU organik antara lain UU No 40 Th 1999 tentang Pers. UU ini menempatkan pers sebagai lembaga sosial kontrol yang memiliki peran yang sangat penting. Demikian juga dalam UU No. 14 Th 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Dengan demikian sikap risih atau menghindar dari jurnalis justru dapat menimbulkan persepsi publik bahwa terdapat hal yang ingin ditutupi, padahal pejabat publik seharusnya menjadi teladan dalam menjunjung transparansi. Ketika seorang pejabat publik atau pengusaha “risih” atau bahkan menghalangi tugas wartawan, tindakan tersebut berpotensi melanggar Pasal 18 UU Pers, yang mengatur tentang pidana bagi siapa saja yang menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pers. Yang diatur pada pasal 4 (2) (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500 juta. Dalam konteks kebijakan publik, kerisihan ini menunjukkan kegagalan institusi dalam mematuhi prinsip keterbukaan dan akuntabilitas yang diatur juga dalam UU No. 14 Th 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Wartawan Si Juli
BANDAR LAMPUNG – BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya menjaga keamanan lingkungan diwujudkan melalui patroli malam yang dilakukan Babinsa Koramil 410-03/Teluk Betung Utara, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, bersama unsur masyarakat pada Jumat malam (24/10/2025). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 21.30 WIB di sepanjang Jalan RE Martadinata, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Tanjung Bintang. Patroli tersebut tidak hanya melibatkan personel TNI, tetapi juga Kepala Lingkungan, Ketua RT 04, anggota Linmas, serta warga setempat. Kolaborasi itu menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat. Melalui kegiatan patroli dialogis ini, Babinsa memberikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berperan aktif dalam mencegah potensi tindak kejahatan. “Kami sangat mengapresiasi keterlibatan semua komponen masyarakat. Dengan kekompakan seperti ini, Keteguhan akan tetap aman dan nyaman untuk ditinggali. Gotong royong menjadi pondasi terpenting ketahanan lingkungan,” ujar perwakilan Koramil saat mendampingi kegiatan. Kehadiran Babinsa bersama masyarakat pada malam hari diharapkan mampu menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman bagi warga. Kegiatan berlangsung aman dan tertib tanpa hambatan yang berarti. Program patroli rutin ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI AD yang menekankan kedekatan dengan masyarakat. Babinsa hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, melainkan juga mitra sosial yang mendorong semangat kebersamaan serta kepedulian dalam membangun lingkungan yang tertib dan kondusif. ( Agus)
KOTA BEKASI, BIDIK-KASUSNEWS.COM Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat kembali diperkuat dengan hadirnya Dapur Satuan Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Jatimelati 2 yang resmi dibuka melalui acara syukuran pada Jumat (24/10/2025), pukul 13.00 WIB di Jl. Raya Kp. Sawah RT 005/004, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati. Peresmian dapur ini menjadi bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan menyasar kurang lebih 1.500 penerima manfaat di wilayah tersebut. Kehadiran dapur ini mendapat dukungan penuh dari Tiga Pilar Kecamatan Pondok Melati. Acara syukuran dihadiri Kapolsek Pondok Gede Kompol Bambang Sugiharto, S.H., M.H., Danramil Pondok Gede Mayor Inf. Fajar Fitrianto, perwakilan Kecamatan, serta jajaran pengelola Yayasan SPPG. Dalam sambutannya, Kompol Bambang menegaskan keseriusan kepolisian dalam mendukung keberlangsungan program nasional ini. “Polsek Pondok Gede memberikan dukungan penuh terhadap SPPG yang ada di wilayah kami. Polri bersama TNI siap mengawal pelaksanaan program agar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal,” tegas Kapolsek. Ia juga mengingatkan pengelola dapur agar menjalankan operasional secara profesional sesuai SOP yang telah ditetapkan. Sejalan dengan itu, Mayor Inf. Fajar Fitrianto menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas hadirnya fasilitas pemenuhan gizi masyarakat tersebut. “Program MBG merupakan kebijakan pemerintah yang sangat luar biasa dan patut kita syukuri bersama. Kami siap bersinergi untuk memastikan program berjalan optimal,” ujarnya. Kepala SPPG Jatimelati 2, Deofryno, yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat, menegaskan kualitas menjadi prioritas utama dalam penyediaan makanan. “Kami tidak hanya menyediakan makanan, tetapi memastikan bahwa apa yang diberikan memenuhi standar gizi terbaik. Dukungan seluruh pihak sangat penting bagi kesuksesan program ini,” jelasnya. Peresmian ditutup dengan ceremonial gunting pita dan peninjauan fasilitas dapur oleh seluruh tamu undangan. Dapur SPPG Jatimelati 2 dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada Senin, 27 Oktober 2025. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif sebagai wujud soliditas sinergi Tiga Pilar dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat. ( Agung)
KOTA BEKASI – BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya preventif terus digencarkan Polres Metro Bekasi Kota dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan Patroli Skala Sedang yang digelar pada Jumat (24/10/2025), mulai pukul 13.00 WIB di sejumlah titik rawan kejahatan. Kegiatan patroli dipimpin langsung Katim Presisi 3, Ipda Bayu Prihartono, S.E., bersama sembilan personel Tim Patroli Perintis Presisi. Mereka bergerak dari Mako Polres Metro Bekasi Kota menyisir lokasi-lokasi yang dinilai berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas. Ipda Bayu menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman. “Fokus kami mencegah adanya kejahatan jalanan seperti curas, curat, curanmor hingga aksi premanisme. Selain itu, kami juga menertibkan potensi penyakit masyarakat yang dapat mengganggu kenyamanan publik,” ujar Ipda Bayu di sela kegiatan. Patroli dilakukan secara dialogis, di mana petugas menyempatkan diri berkomunikasi dengan warga dan memberikan imbauan kamtibmas. Polri berharap masyarakat aktif dalam menjaga lingkungan serta segera melapor bila menemukan dugaan tindak kriminal. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol selama patroli berlangsung. Polres Metro Bekasi Kota memastikan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala dan terarah, sebagai langkah nyata mencegah potensi kejahatan sedini mungkin. (Agung)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025). Pertemuan ini membahas strategi penguatan sinergi antara Polri dan Kementerian Kehutanan dalam pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Kapolri menegaskan komitmen kepolisian dalam mempercepat upaya mitigasi karhutla yang masih menjadi ancaman, meskipun Indonesia telah memasuki musim hujan pada periode September hingga November 2025. “Koordinasi ini penting untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dalam penanggulangan karhutla yang dapat mengganggu stabilitas lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat,” ujar Jenderal Sigit dalam keterangan resminya. Berdasarkan data monitoring hotspot periode Januari hingga 22 Oktober 2025, terdapat 2.517 titik panas berstatus kepercayaan tinggi. Jumlah ini tercatat turun 24,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun wilayah rawan seperti Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur tetap membutuhkan perhatian serius akibat kondisi gambut dan curah hujan rendah. Sigit juga menyoroti fenomena cuaca panas ekstrem yang masih terjadi di sejumlah daerah seperti Majalengka, Surabaya, Gorontalo, Kupang, dan Sentani, sehingga potensi karhutla belum sepenuhnya mereda. Untuk memperkuat penanggulangan, Polri bersama kementerian dan lembaga terkait telah menjalankan berbagai langkah strategis seperti: • 27.621 kegiatan sosialisasi pencegahan karhutla • 11.949 patroli terpadu • Pembangunan 4.032 embung dan kanal air • Pendirian 1.457 menara pantau • Pembentukan Posko Tanggap Darurat di wilayah rawan Teknologi deteksi dini juga dioptimalkan melalui pemanfaatan Geospatial Analytic Center (GAC) yang terintegrasi dengan aplikasi pemantau lain milik pemerintah seperti SiPongi, TMAT, Himawari, dan Fire Danger Rating System. Selain itu, operasi pemadaman dilakukan melalui jalur darat maupun udara termasuk dukungan modifikasi cuaca pada titik api yang sulit dijangkau. Dari sisi penegakan hukum, Polri menindak tegas pelaku pembakaran lahan. Sepanjang 2025 hingga 23 Oktober, tercatat 86 kasus karhutla ditangani dan 83 tersangka perorangan telah ditetapkan. “Modus yang sering dilakukan adalah pembakaran lahan untuk kebutuhan perkebunan. Kami minta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berbahaya bagi kesehatan, keselamatan, dan lingkungan,” tegas Kapolri. Sinergi yang diperkuat melalui audiensi ini diharapkan dapat mempercepat penurunan jumlah hotspot dan meminimalkan dampak kebakaran hutan yang kerap merugikan masyarakat luas. ( Agung )
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Peristiwa kebakaran menghanguskan dua rumah warga di Jalan Abdul Aziz RT 002, Desa Tambalangan, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 15.20 Wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kebakaran pertama kali diketahui oleh Nasrullah (35), warga yang saat itu melintas di depan rumah milik Rusdiana (59). Ia merasakan hawa panas dan melihat asap muncul dari atap rumah tersebut. “Saya langsung cari bantuan dan memberi tahu relawan pemadam terdekat,” ujar Nasrullah kepada petugas. Api dengan cepat membesar karena bangunan rumah berbahan kayu. Kobaran api merembet ke rumah milik Darma Setiawan (59), seorang wartawan yang tinggal di kawasan Antasari dan kebetulan rumah tersebut sedang tidak ditempati. Tim relawan pemadam kebakaran dari berbagai wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Utara segera berdatangan. Sebanyak 10 unit pemadam dikerahkan dan bersama warga, mereka berhasil memadamkan api dalam waktu kurang lebih 30 menit. Kapolsek Amuntai Tengah melalui laporan resmi menyampaikan bahwa hasil olah TKP sementara menunjukan dugaan kuat kebakaran dipicu konsleting listrik pada bagian tengah rumah milik Rusdiana yang saat kejadian sedang tidak berada di rumah. Tidak ada korban luka maupun meninggal dunia akibat kejadian ini. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp90 juta, terdiri dari satu rumah habis terbakar 100 persen dan satu rumah lainnya rusak 50 persen. Petugas Polsek Amuntai Tengah bersama Unit Identifikasi Polres HSU telah mengamankan barang bukti berupa bongkahan kayu yang hangus dan KWH listrik yang terbakar. Proses penyelidikan lanjutan masih dilakukan. Aparat mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan aman guna mencegah bencana serupa. ( Agus)
Bandar Lampung – Bidik-kasusnews.com Semangat gotong royong tampak mengalir kuat di Jalan Suban, Kampung Suka Indah 1, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang pada Jumat (24/10/2025). Babinsa Koramil 410-01/PJG Kodim 0410/KBL, Sertu Sepri M., memimpin warga setempat melakukan aksi bersih-bersih drainase guna menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah genangan saat musim hujan. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan suasana penuh kekompakan. Warga bersama Babinsa tampak antusias membersihkan sampah yang menumpuk di saluran air sepanjang jalan yang berpotensi menghambat aliran dan memicu banjir. Gotong royong ini sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan sosial antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Menurut Sertu Sepri M., kegiatan tersebut merupakan upaya membangun kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan tempat tinggal secara berkelanjutan. “Kegiatan gotong royong ini kami laksanakan untuk menumbuhkan rasa peduli masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Selain itu, kolaborasi seperti ini juga meningkatkan kerja sama, toleransi, serta kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya di sela kegiatan. Hasil kerja kolektif warga dan Babinsa terlihat nyata. Drainase kembali bersih dan mengalir lancar, lingkungan tampak lebih rapi, serta kesadaran warga kian tumbuh bahwa menjaga kebersihan menjadi tanggung jawab bersama. Kegiatan gotong royong ini selesai pukul 10.00 WIB dalam suasana penuh keakraban. Momen sederhana tersebut membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman. Melalui aksi seperti ini, Babinsa hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan wilayah, tetapi juga sebagai motor penggerak sosial yang memperkuat nilai kebersamaan yang mulai tergerus oleh arus modernitas. ( Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang, 24 Oktober 2025 — Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) resmi menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan kelulusan Akademi Kepolisian (Akpol). Ironisnya, dua dari empat tersangka merupakan anggota Polri aktif yang berdinas di Polres Pekalongan. Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews pada Jumat (24/10/2025), membenarkan penetapan tersangka tersebut. Ia mengungkapkan, kasus ini bermula dari laporan warga Pekalongan bernama Dwi Purwanto, yang mengaku menjadi korban penipuan dengan kerugian mencapai Rp 2,6 miliar. “Para pelaku menjanjikan anak korban bisa lolos seleksi Akpol melalui jalur khusus yang mereka sebut sebagai ‘kuota Kapolri’. Namun setelah uang diserahkan, janji itu tidak pernah terwujud,” jelas Kombes Pol Artanto. Dari hasil penyelidikan, penyidik menemukan bukti kuat yang mengarah pada empat pelaku. Dua di antaranya merupakan oknum polisi berinisial Aipda F dan Bripka AUK, yang diketahui masih bertugas di Polres Pekalongan. Sementara dua lainnya adalah warga sipil yang berperan sebagai perantara dalam transaksi uang tersebut. “Keempatnya telah kami tetapkan sebagai tersangka dan kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan. Saat ini penyidik masih mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang turut terlibat,” lanjut Artanto. Pihak Polda Jateng menegaskan komitmennya untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam praktik curang dan mencoreng nama baik institusi Polri. “Seleksi penerimaan anggota Polri dilakukan secara transparan dan tanpa pungutan biaya. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang,” tegas Artanto. Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan dengan modus serupa, terutama yang mengatasnamakan instansi kepolisian. Penyidik kini tengah melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke kejaksaan. (Wely-jateng)
Kota Bekasi, Bidik-kasusnews.com — Polres Metro Bekasi Kota menggelar kegiatan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Metro Bekasi Kota, Pekayon Jaya, Jumat (24/10/2025). Acara berlangsung hangat sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat dan nilai sosial kemanusiaan. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dihadiri jajaran pejabat utama Polres Metro Bekasi Kota, Polsek Bekasi Selatan, serta mitra pembangunan SPPG. Doa syukur dan sambutan mengawali jalannya acara, termasuk dari Ketua Mitra Pembangunan SPPG H. Suyatno, Calon Kepala SPPG M. Hanif Madani, dan Koordinator Dapur Gizi Musofa. Mereka menyampaikan apresiasi atas partisipasi Polres dalam pembangunan sarana pelayanan gizi tersebut. Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kehadiran SPPG menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung kesejahteraan warga, terutama kelompok rentan. “Lewat SPPG ini, layanan gizi yang cepat dan tepat bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan lansia. Ini bukti Polri Presisi hadir menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar AKBP Bayu Pratama. Ia menekankan pentingnya sinergi semua pihak agar pelayanan sosial dan kesehatan terus berkembang dan bermanfaat lebih luas. “Semoga tasyakuran dan santunan ini mengingatkan kita bahwa pelayanan tulus kepada masyarakat selalu membawa dampak besar,” lanjutnya. Setelah sambutan dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu oleh Wakapolres dan pejabat utama Polres Metro Bekasi Kota. Acara ditutup dengan ramah tamah dan uji coba menu sehat hasil olahan dapur gizi SPPG. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Polres Metro Bekasi Kota menegaskan komitmennya bahwa peran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir menguatkan aspek kesehatan serta sosial kemanusiaan di tengah masyarakat. ( Agung)