BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Jalan Ikan Bawal, Gang Wahid, RT 14 LW II, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, pada Minggu malam (26/10/2025) sekitar pukul 19.05 WIB. Babinsa Kelurahan Kangkung dari jajaran Koramil Kodim 0410/KBL menjadi yang pertama turun ke lokasi guna memantau kondisi dan membantu penanganan darurat. Rumah yang terbakar diketahui milik Radji (56), seorang buruh harian. Diduga kuat, kebakaran dipicu korsleting listrik yang memicu api cepat membesar dan melahap keseluruhan bangunan. Upaya pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran Kota Bandar Lampung yang mengerahkan lima unit mobil Damkar untuk mengendalikan kobaran agar tidak merembet ke rumah warga lainnya. Namun, peristiwa ini berujung duka mendalam. Radji yang sempat terkena aliran listrik saat kejadian, dinyatakan meninggal dunia setelah api berhasil dipadamkan. Kejadian tersebut meninggalkan luka emosional bagi keluarga dan warga sekitar. Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, dalam pernyataannya di tempat terpisah, menyampaikan belasungkawa atas kehilangan tersebut. “Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Bapak Radji. Semoga keluarga diberi ketabahan dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya. Selain menyampaikan empati, Dandim juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait potensi bahaya korsleting listrik di lingkungan rumah. “Periksa instalasi listrik secara berkala dan hindari penggunaan perangkat elektronik melebihi kapasitas. Kewaspadaan kecil dapat mencegah musibah besar,” tegasnya. Kehadiran dan kesigapan Babinsa dalam insiden ini kembali menegaskan peran penting TNI di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pembinaan wilayah tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penanganan keadaan darurat demi keselamatan warga binaannya. ( Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 26 Oktober 2025 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali mempertegas aturan larangan bagi pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UMKM berjualan di kawasan Alun-Alun 1 Jepara. Kebijakan tersebut menjadi langkah lanjutan dalam menjaga ketertiban dan estetika ruang publik setelah rampungnya revitalisasi alun-alun. pemerintah menegaskan bahwa larangan ini bersifat permanen dan mencakup seluruh area Alun-Alun 1, Jalan Kartini, serta jalan-jalan protokol di sekitarnya. Pemerintah daerah menetapkan kawasan itu sebagai zona bebas PKL, bagian dari upaya menata kota agar lebih bersih, tertib, dan indah. > “Penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi utama alun-alun sebagai ruang terbuka hijau dan tempat warga beraktivitas tanpa gangguan aktivitas niaga yang tidak teratur,”dikutip dari Liputandesa.id 26/10/2025. Kebijakan tersebut berlandaskan tiga aturan utama, yaitu Perda Nomor 20 Tahun 2012 tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3), Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Penataan PKL, serta SK Bupati Jepara Nomor 51.3/372 Tahun 2017 yang mengatur tata kelola kawasan Alun-Alun 1. Pemkab melalui Satpol PP Jepara berwenang melakukan penertiban terhadap pedagang yang melanggar. Barang dagangan yang disita dapat dikembalikan setelah pedagang membuat surat pernyataan tidak mengulangi pelanggaran. Sementara bagi pelanggar berulang, pemerintah dapat menjatuhkan sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha. Warga Dukung Kebijakan, Tapi Kritik Kegiatan Hiburan Sejumlah warga mendukung langkah tegas Pemkab tersebut. Mereka berharap penataan ini dijalankan secara berkelanjutan, tidak hanya saat ada kegiatan besar atau kunjungan pejabat. Namun, perhatian publik justru beralih ke kerusakan parah rumput Alun-Alun Jepara usai Konser ANTV Rame Jepara, yang digelar Sabtu malam (25/10/2025). Ribuan penonton memadati area tengah alun-alun, menyebabkan rumput yang baru ditanam rusak berat dan berubah menjadi lumpur. > “Dulu saja anak-anak kecil ditegur kalau menginjak rumput. Sekarang malah buat konser besar sampai rusak begini,” kata Rifani (42), warga Jepara kota, Minggu (26/10/2025). Unggahan foto kondisi alun-alun setelah konser yang viral di media sosial memicu kritik warganet. Banyak yang menilai kebijakan pemerintah tidak sejalan dengan aturan ketat yang diterapkan terhadap PKL. > “Kalau pemerintah tegas melarang PKL demi menjaga taman, seharusnya acara besar seperti konser juga tidak boleh merusak fasilitas umum,” ujar Slamet, pedagang di kawasan Jalan Pemuda. Konsistensi Kebijakan Jadi Sorotan Kerusakan rumput di Alun-Alun Jepara menimbulkan pertanyaan soal konsistensi penerapan aturan ruang publik. Sebab, di satu sisi pemerintah melarang pedagang untuk menjaga kebersihan, namun di sisi lain kegiatan besar yang merusak taman tetap diizinkan. > “Larangan PKL dimaksudkan untuk menjaga ketertiban dan keindahan kota, tetapi pengawasan terhadap kegiatan hiburan juga perlu diperketat agar tujuan kebijakan tidak kontradiktif,” dilansir dari Liputandesa.id. Masyarakat berharap Pemkab Jepara segera melakukan perbaikan rumput yang rusak dan mengevaluasi izin kegiatan di kawasan alun-alun agar tidak mengulangi kejadian serupa. Selain menjaga ketertiban, warga juga meminta pemerintah lebih transparan dalam pengelolaan ruang publik dan tidak tebang pilih dalam penegakan aturan, agar fungsi utama Alun-Alun Jepara sebagai ruang hijau dan tempat rekreasi masyarakat benar-benar dapat terwujud. > Kerusakan parah rumput Alun-Alun Jepara usai konser ANTV menuai kritik warga. Mereka mempertanyakan konsistensi Pemkab yang sebelumnya melarang PKL dengan alasan menjaga keindahan taman. (Wely-jateng)

Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Kegiatan Reses di Kelurahan Desa Balai Karangan dihadiri para peserta reses Serta Anggota DPR RI Dr.Drs.Adrianus Sidot,M.Si. dari fraksi Partai Golongan Karya(Golkar),melakukan kunjungan kerja dalam rangka penyerapan aspirasi masyarakat di masa reses di Kelurahan Desa Balai Karangan Aula KSP CU Mura kopa Jalan Raya Entikong Dusun Paus Desa Balai karangan kecamatan Sekayam kabupaten Sanggau kalbar. Minggu-26-Okt-2025 Pukul:13.00 WIB-Selesai   Kegiatan ini dihadiri oleh Hendrikus Bambang DPRD Kabupaten Sanggau kalbar Dapil 4 dan dihadiri juga para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Sekayam,serta sejumlah tokoh masyarakat. Anggota DPR RI Dapil Kabupaten Sanggau kalbar melakukan reses masa sidang selama 1 hari untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menampung keluhan warga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi. Dalam rangka melaksanakan kegiatan kunjungan kerja Reses Anggota DPR RI Sebagai bentuk pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Anggota Dewan dalam menyerap aspirasi masyarakat di daerah Dapil pemilihannya. Dalam kegiatan ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi,saran dan masukan secara langsung kepada Anggota DPR RI,demi kemajuan bersama dan pembangunan daerah yang lebih baik. Dalam kegiatan reses, anggota dewan biasanya melakukan beberapa hal, seperti: Penyerapan Aspirasi Masyarakat,Anggota dewan menyerap aspirasi masyarakat untuk mengetahui kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Dalam kegiatan reses ini melakukan Dialog dengan Masyarakat,untuk memahami lebih lanjut tentang kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi. Dalam reses ini Anggota dewan juga melakukan penyaluran bantuan kepada masyarakat, seperti sembako. Tujuan dari kegiatan reses ini adalah untuk,Mendengarkan Aspirasi Masyarakat anggota dewan dan dapat mendengarkan langsung aspirasi masyarakat dan memahami kebutuhan mereka. Membuat Kebijakan yang Tepat,dengan memahami kebutuhan masyarakat, anggota dewan dapat membuat kebijakan yang tepat dan sesuai sasaran dengan kebutuhan masyarakat. Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Kegiatan reses diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyerap aspirasi dan kebutuhan mereka. Ungkapnya”Adrianus Asia Sidot. Penulis: Imam Ghozali Editor Mulyawan

Hulu Sungai Utara – Bidik-kasusnews.com Perselisihan dua pria di Desa Sungai Durait Hilir, Kecamatan Babirik, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, berujung penganiayaan dengan senjata tajam pada Jumat (24/10/2025) malam. Korban, Yanor (36), mengalami luka tusuk di bagian perut setelah ditikam keris oleh pelaku berinisial M (62). Insiden terjadi sekitar pukul 21.30 Wita di tepi Jalan Muara Tapus–Babirik. Berdasarkan laporan kepolisian, pelaku dan korban bertemu di lokasi kejadian sebelum kemudian terlibat adu mulut. Saat korban mendekat dengan ucapan bernada memicu emosi, pelaku memilih menuju sepeda motornya dan mengambil sebilah keris dari dalam jok. Tanpa banyak kata, pelaku langsung menusukkan keris tersebut satu kali ke arah perut kiri korban. Darah mengucur dan korban terjatuh. Temannya yang berada di lokasi segera membawa korban ke Rumah Sakit Pembalah Batung Amuntai untuk perawatan intensif. Kasat Reskrim Polres Hulu Sungai Utara membenarkan peristiwa tersebut dan menegaskan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan dengan nomor LP/B/2/X/2025/SPKT/POLSEK BABIRIK. “Pelaku datang menyerahkan diri pada malam hari usai kejadian, diantar keluarganya. Kami langsung melakukan pemeriksaan dan menetapkannya sebagai tersangka,” jelas Kasat Reskrim dalam keterangan resmi. Satreskrim Polres HSU kemudian mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah keris sepanjang 34 sentimeter, tas serut, kumpang kayu, serta pakaian korban yang berlumur darah. Penyelidik juga menemukan surat izin kepemilikan pusaka atas nama pelaku. Motif sementara diduga terkait emosi atas perkataan korban, namun polisi masih mendalami apakah terdapat faktor lain yang memicu insiden tersebut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan luka berat, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. “Kami memastikan proses penyidikan berjalan profesional. Prinsip kami lidik maksimal, sidik tuntas,” tegas Kasat Reskrim. Kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik sekecil apa pun dapat berubah menjadi tragedi ketika emosi tidak terkendali dan senjata tajam digunakan tanpa pertimbangan. ( Agus)

Bekasi, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya menjaga serta mempertahankan situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, Polsek Bekasi Barat melaksanakan patroli skala besar pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., dengan melibatkan personel gabungan Polsek Bekasi Barat. Patroli dilakukan secara mobile dan dialogis, menyisir sejumlah titik rawan kejahatan di wilayah hukum Polsek Bekasi Barat. Adapun rute patroli meliputi tempat hiburan malam, Pasar Pagi Bintara, Jalan KH. Noer Ali Kalimalang, kawasan Kota Bintang, Gerbang Tol Bintarajaya, hingga Jalan I Gusti Ngurah Rai. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan dialog dengan masyarakat dan petugas keamanan di lokasi untuk memberikan imbauan kamtibmas serta mendengarkan langsung keluhan warga terkait keamanan lingkungan. Kapolsek Bekasi Barat, AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., menjelaskan bahwa kegiatan patroli skala besar ini dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polsek Bekasi Barat dalam mencegah kejahatan jalanan, tawuran antar kelompok, serta balapan liar yang meresahkan masyarakat. > “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas, terutama di malam hari. Polsek Bekasi Barat akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan dan rasa aman,” ujar AKP Wahyudi. Dengan adanya patroli skala besar ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Bekasi Barat tetap terjaga, serta tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif bagi seluruh warga. ( Agung)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 26 Oktober 2025 — Bentuk nyata kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Squad Nusantara Ranting Mayong. Pada hari Minggu (26/10/2025), para anggota turun langsung menyalurkan bantuan berupa sembako dan uang tunai ke Yayasan Panti Asuhan Darul Ihsan yang berlokasi di Desa Kedung Ombo, Buaran, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Ranting Squad Nusantara Mayong, Bapak Pranoto, dan diterima oleh Bapak Abdul Qohar, selaku pengasuh Yayasan Darul Ihsan. Turut hadir dalam kegiatan sosial ini Ketua DPC Squad Nusantara Kabupaten Jepara, Bapak Eko Basuki, bersama Wakil Ketua Bapak Andre, serta jajaran pengurus lainnya, Bapak Zen dan Bapak Amri. Dalam sambutannya, Bapak Abdul Qohar mengungkapkan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian dari Squad Nusantara. Ia juga menceritakan bahwa sejak masa pandemi Covid-19, yayasan yang ia asuh mulai jarang tersentuh oleh bantuan dari pihak luar. “Sejak pandemi Covid-19, bantuan seperti ini sudah jarang kami terima. Kehadiran Squad Nusantara hari ini sungguh membawa kebahagiaan dan semangat baru bagi kami dan anak-anak di panti,” tutur Abdul Qohar. Sementara itu, Ketua DPC Squad Nusantara Kabupaten Jepara, Eko Basuki, menyampaikan bahwa kegiatan sosial merupakan agenda rutin organisasi sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat. “Kami ingin terus menumbuhkan semangat berbagi dan gotong royong. Squad Nusantara berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai komunitas, tetapi juga sebagai wadah kepedulian dan aksi nyata sosial,” ujar Eko Basuki. Hal senada disampaikan Ketua Ranting Mayong, Pranoto, yang berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi anggota lain untuk terus berbuat kebaikan. “Semoga bantuan kecil ini bisa membawa manfaat dan menjadi berkah bagi semua,” ujarnya. Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama antara pengurus Squad Nusantara dan anak-anak panti.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 26 Oktober 2025 — Dalam upaya mempererat solidaritas dan menindaklanjuti program kerja organisasi, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Squad Nusantara Kabupaten Jepara melaksanakan kegiatan turun gunung ke Ranting Mayong pada Minggu (26/10/2025). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang penyerahan anggaran dan dana arisan sosial rutin yang digelar setiap bulan. Acara ini dihadiri oleh Ketua DPC Squad Nusantara Jepara Bapak Eko Basuki, didampingi Wakil Ketua DPC Bapak Andre, Ketua Harian Bapak Wawan, Bidang Keuangan Bapak Zen, serta Bendahara II Bapak Amri. Kehadiran jajaran pengurus ini menjadi bentuk dukungan langsung terhadap kegiatan sosial yang terus dijalankan secara konsisten oleh seluruh ranting. Dalam kesempatan tersebut, Bidang Keuangan DPC, Bapak Zen, menyerahkan secara simbolis bantuan dan dana arisan sosial kepada Ketua Ranting Mayong, Bapak Pranoto. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh keakraban, diwarnai semangat gotong royong antaranggota. Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki, menyampaikan bahwa kegiatan bulanan ini menjadi bentuk nyata dari kepedulian dan kebersamaan anggota dalam memperkuat tali silaturahmi. > “Program ini bukan hanya sebatas pembagian dana, tapi juga memperkuat komitmen kita bersama untuk saling membantu dan menjaga solidaritas antaranggota Squad Nusantara,” ujarnya. Lebih lanjut, kegiatan seperti ini akan menjadi agenda rutin setiap bulan secara bergiliran di tiap ranting yang ada di Kabupaten Jepara. Dengan demikian, seluruh ranting akan mendapat kesempatan yang sama dalam membangun kebersamaan dan menjalankan program sosial organisasi. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan diskusi santai antara pengurus DPC dan anggota Ranting Mayong, sebagai wujud kekompakan dan semangat kebersamaan Squad Nusantara di wilayah Jepara. (Wely-jateng)

Bandar Lampung – Bidik-Kasusnews.com Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat oleh TNI di wilayah Kota Bandar Lampung. Hal itu terlihat melalui patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang dipimpin Babinsa Kelurahan Jagabaya II, Koptu Maradona dari Koramil 410-04/Tanjungkarang Timur, pada Sabtu malam (25/10/2025). Patroli berlangsung mulai pukul 21.00 WIB dengan menyusuri wilayah pemukiman di Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Wayhalim. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata keterlibatan TNI dalam upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Patroli Siskamling ini juga diperkuat kolaborasi lintas elemen masyarakat. Hadir Ketua RT 06 mewakili pihak kelurahan, anggota Linmas, serta perwakilan organisasi masyarakat seperti Pemuda Pancasila dan FKPPI. Keterlibatan tokoh masyarakat kian menegaskan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, namun tanggung jawab bersama seluruh warga. Koptu Maradona dalam setiap interaksi mengajak warga tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap tindak kriminal seperti pencurian dan gangguan kamtibmas yang dapat muncul pada malam hari. “Alhamdulillah kegiatan patroli berjalan tertib dan lancar. Sinergi TNI dengan masyarakat menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman. Keamanan adalah tugas dan kepedulian kita bersama,” ujar Koptu Maradona. Seluruh rangkaian patroli berlangsung aman dan kondusif hingga selesai. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus menumbuhkan kedekatan dan rasa percaya masyarakat terhadap Babinsa sebagai garda terdepan pembinaan wilayah. Dengan kolaborasi yang erat, Kelurahan Jagabaya II diproyeksikan semakin tangguh dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan demi kenyamanan seluruh warga. ( Agus )

Bandar Lampung – Bidik-Kasusnews.com Sebuah pohon besar tumbang akibat angin kencang di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Enggal, Kota Bandar Lampung, Sabtu (25/10/2025) siang. Insiden ini menimpa satu unit mobil dan sempat memicu kekhawatiran warga sekitar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Mendapat laporan warga, Babinsa Kelurahan Enggal Koramil 410-05/TKP, Sertu Heri Hermawan, langsung menuju lokasi dan mengambil langkah cepat penanganan darurat. Ia terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung untuk dukungan personel dan peralatan evakuasi. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Semua unsur yang terlibat bergerak simultan untuk penanganan dan pengecekan kerusakan,” ujar Sertu Heri Hermawan di lokasi kejadian. Evakuasi pohon dilakukan secara kolaboratif, melibatkan BPBD Kota Bandar Lampung, Camat Enggal M. Supriyadi, Lurah Sutiman, Babinkamtibmas, serta unsur masyarakat seperti RT dan Linmas. Pemilik mobil yang tertimpa pohon diketahui bernama Rizky Dian Saputra dan saat ini dalam kondisi selamat. Upaya tanggap cepat ini menjadi bukti sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan pemukiman. Kehadiran Babinsa turut memastikan respons awal berjalan efektif hingga situasi kembali aman dan terkendali. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana saat cuaca ekstrem, serta segera melapor kepada aparat terkait apabila muncul kondisi berbahaya di lingkungan sekitar. ( Agus )  

Tangerang Selatan – Bidik-Kasusnews.com Korps Brimob Polri menunjukkan wajah humanisnya dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial di Gereja GPIB Karunia, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (25/10/2025). Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Brimob sekaligus bentuk kepedulian terhadap tempat ibadah dan masyarakat lintas agama. Bakti sosial dipimpin langsung oleh AKP I Gusti Bagus S., S.H. bersama 20 personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Metro Jaya. Sejak pagi, para personel membersihkan area dalam gereja, halaman, hingga fasilitas yang digunakan para jemaat saat ibadah berlangsung. Selain kerja bhakti, Brimob turut menyalurkan bantuan sembako kepada perwakilan jemaat yang diterima oleh pengurus gereja, Andre dan Didi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat dan memperkuat tali silaturahmi yang selama ini terjalin harmonis. Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. agar Polri hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Bakti sosial ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara Brimob dan masyarakat. Semangat pengabdian ini kami bangun tanpa memandang perbedaan,” ungkap Kombes Pol. Henik Maryanto. Suasana keakraban tampak jelas sepanjang pelaksanaan kegiatan. Jemaat gereja mengapresiasi langkah Brimob yang dinilai memberikan dukungan positif bagi kenyamanan beribadah dan kerukunan antarumat beragama di Kota Tangerang Selatan. Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Brimob Polda Metro Jaya berharap semangat toleransi, gotong royong, dan kebersamaan terus tumbuh menjadi pondasi keamanan serta keharmonisan masyarakat. ( Agung )