JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 29 Oktober 2025 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan melalui kegiatan bakti sosial bagi warga binaan, Selasa (29/10/2025). Dengan tema “Sebungkus Rasa, Setangkup Asa,” kegiatan ini menjadi simbol perhatian dan kasih sayang dari jajaran petugas terhadap para warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, didampingi pejabat struktural serta para petugas, turun langsung membagikan bingkisan berisi kebutuhan pangan dan makanan ringan. Meski sederhana, kegiatan ini membawa pesan mendalam — bahwa di balik tembok pemasyarakatan, masih tumbuh kehangatan dan kepedulian antarsesama. > “Kami ingin menghadirkan suasana yang lebih hangat dan penuh empati di dalam rutan. Bantuan ini memang tidak besar, tapi kami berharap bisa menjadi simbol kasih dan dukungan moral bagi mereka yang sedang memperbaiki diri,” ujar Renza Maisetyo. Suasana kebersamaan begitu terasa saat para petugas berinteraksi langsung dengan warga binaan. Raut bahagia tampak dari wajah para penerima bantuan, menandakan bahwa sentuhan kecil kepedulian mampu menghadirkan makna besar dalam kehidupan mereka. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan pembinaan yang humanis dan berorientasi pada perubahan positif. Semangat tersebut sejalan dengan prinsip Pelayanan PRIMA — Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel — yang menjadi dasar dalam setiap langkah pelayanan pemasyarakatan. Rutan Jepara berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai upaya memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas di lingkungan pembinaan.(Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara
Lampung Selatan, Bidik-kasusnews.com Direktorat Intelkam Polda Lampung melakukan pengecekan langsung terhadap pelaksanaan dan distribusi program “Makan Bergizi Gratis” (MBG) di SDN 1 Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (24/10/2025). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dir Intelkam Polda Lampung Kombespol Efrizal, S.I.K., M.M., didampingi Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, S.H., S.I.K., M.H., serta jajaran pejabat utama Polda Lampung. Turut hadir unsur pemerintah daerah, BPOM Kabupaten Lampung Selatan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan dan masyarakat. Pengecekan dilakukan di dua lokasi utama: Gedung SPPG 1 Polres Lampung Selatan dan SDN 1 Way Lubuk, sebagai bagian dari pengawasan terpadu pelaksanaan program MBG bagi siswa sekolah dasar. Kombespol Efrizal menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa program MBG yang digagas pemerintah benar-benar berjalan sesuai sasaran dan standar gizi yang telah ditetapkan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap paket Makan Bergizi Gratis yang diterima anak-anak sekolah memiliki kualitas yang baik, aman dikonsumsi, dan disalurkan tepat sasaran,” ujar Efrizal. Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri menegaskan bahwa Polres Lampung Selatan turut berperan aktif dalam mendukung dan mengawasi jalannya program pemerintah di lapangan, termasuk dalam aspek keamanan, distribusi, serta transparansi pelaksanaan. “Kami memastikan seluruh tahapan pendistribusian MBG berjalan sesuai mekanisme,” kata Toni Kasmiri. “Harapan kami, program MBG ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh siswa, tidak hanya sebagai bantuan konsumsi harian, tetapi juga sebagai upaya jangka panjang membangun generasi unggul Lampung Selatan,” tambahnya. Program ini mendapatkan dukungan nyata dari Polres Lampung Selatan yang memiliki dua dapur SPPG untuk melayani sekitar 20 sekolah di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Lampung Selatan bersama jajaran Intelkam Polda Lampung turut melakukan pengamanan dan pemantauan distribusi MBG di sekolah. Hingga acara selesai, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. ( Mg)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat persatuan dan nasionalisme kembali menggema di Halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung pada Selasa (28/10/2025). Berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, ASN, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat mengikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan penuh khidmat. Walikota Bandar Lampung Eva Dwiyana yang bertindak sebagai Pembina Upacara menegaskan bahwa nilai persatuan pemuda tahun 1928 harus terus menyala di setiap generasi, terutama dalam memajukan daerah. “Semangat Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa harus menjadi pemandu kita dalam membangun Kota Bandar Lampung yang lebih maju dan berkeadilan,” tegasnya dalam amanat upacara. Kodim 0410/KBL Perkuat Pengamanan dan Kebersamaan Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipantau langsung oleh Babinsa Kelurahan Sumur Batu, Pelda Enang Kamaludin dari Koramil 410-03/TBU. Kodim 0410/KBL turut bertugas dalam pengamanan sekaligus menjadi bagian pasukan dalam formasi upacara. Pasukan yang hadir menggambarkan nyata Bhinneka Tunggal Ika, mulai dari TNI, Polresta Bandar Lampung, Satpol PP, Damkar, BPBD, PGRI, Pramuka, hingga organisasi seperti FKPPI dan PPM. Rangkaian upacara berjalan lancar dan sarat makna, mulai dari pengibaran Sang Merah Putih, lagu Indonesia Raya, hening cipta, hingga pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Pelda Enang mengungkapkan keberhasilan pengamanan merupakan hasil kekompakan seluruh pihak. “Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan tertib dan aman. Ini bukti sinergi kuat antara TNI, Polri, Pemkot, dan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya. Dandim Tekankan Nilai Persatuan Bangsa Dalam pernyataan terpisah, Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan menekankan makna historis Sumpah Pemuda yang harus terus membangkitkan rasa persaudaraan dan kecintaan terhadap Indonesia. “Berbangsa satu bangsa Indonesia, berbahasa satu bahasa Indonesia, dan bertumpah darah satu tanah air Indonesia harus menjadi pegangan dalam kehidupan berbangsa,” ujarnya. Ia menambahkan, Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya semboyan, tetapi pedoman untuk menghargai keberagaman serta membangun bangsa secara bersama-sama. Komitmen Bersama Majukan Generasi Muda Upacara ini turut dihadiri Wakil Walikota Deddy Amarullah, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, serta pimpinan instansi vertikal, menegaskan dukungan penuh pemerintah dan aparat dalam melestarikan nilai perjuangan pemuda. Dengan sinergi yang terus terjalin, pemerintah berharap generasi penerus semakin siap menghadapi tantangan global tanpa melupakan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia. ( Agus)
AMUNTAI – BIDIK-KASUSNEWS.COM– Perang terhadap peredaran narkoba terus digencarkan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Terbaru, Satresnarkoba Polres HSU berhasil menangkap seorang pengedar sabu yang diduga memiliki jaringan lintas provinsi pada Senin (27/10/2025) sekitar pukul 20.40 Wita. Pelaku berinisial W (34), warga Jalan Teratai Gg. Seroja I, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, diringkus di Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, setelah petugas menerima informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan mendalam. Penangkapan tersebut tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP / A / 51 / X / RES.4.2. / 2025 / SATRESNARKOBA. Kronologi Penangkapan Saat kejadian, pelaku tengah mengendarai Yamaha Aerox warna hitam. Melihat kedatangan polisi, W memperlihatkan gelagat mencurigakan dan berusaha kabur. Petugas langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan. Ketika proses penangkapan, pelaku sempat membuang sebuah bungkusan dari tangan kirinya ke atas jalan. Dari pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan 1 paket sabu yang dibungkus plastik klip bening dan disembunyikan dalam kotak rokok LA Ice PurpleBoost. Dari hasil penimbangan, paket sabu tersebut memiliki berat kotor 5,26 gram dan berat bersih 5,06 gram. Selain narkotika, turut disita barang bukti lain berupa: 1 unit Handphone Vivo Y29 warna hitam 1 unit Sepeda Motor Yamaha Aerox Sim card yang digunakan untuk transaksi Polisi Berkomitmen Berantas Narkoba hingga ke Akar Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasatresnarkoba AKP Sutargo, SH mengapresiasi kerja tim, sekaligus menegaskan bahwa peredaran narkoba tidak akan dibiarkan menghancurkan masa depan masyarakat HSU. “Penangkapan ini adalah bukti keseriusan kami dalam memerangi narkoba. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang merusak generasi bangsa. Langkah tegas dan terukur akan terus kami lakukan,” tegas AKP Sutargo. Pelaku kini telah ditahan di Mapolres HSU untuk proses penyidikan lebih lanjut, guna mengungkap jaringan yang lebih luas. Terancam Hukuman Berat W dijerat Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman: minimal 6 tahun penjara maksimal pidana seumur hidup atau hukuman mati Kasatresnarkoba menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengawal proses hukum hingga tuntas sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat. ( Agus)
Bidik-kasusnews.com,Melawi Kalimantan Barat Polres Melawi Polda Kalbar Tiada henti-hentinya menebar kebaikan berbentuk tali asih dan membantu sesama terus di lakukan Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla di dampingi Kasat Reskrim AKP Ambril, SH., M.A.P., C.P.M dan Kapolsek Nanga Pinoh Iptu Septian Yoga, S.Tr.K., M.H serta perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Melawi menyerahkan 2 (dua) unit kursi roda kepada Adinda Dirga (9) salah satu warga Desa Senempak dan Waigianto (46) warga Desa Manggala Kecamatan Pinoh Selatan, Selasa (28/10/25). Penyerahan kursi roda ini dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke – 97 tanggal 28 Oktober 2025, untuk Adinda Dirga di saksikan yang mewakili Camat Pinoh Selatan Lilik, Kepada Desa Manggala Lazarus beserta perangkat desa, perwakilan Desa Senempak beserta orang tuanya di Kantor Desa Manggala. Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon mengatakan pemberian kursi roda adalah bagian dari program bantuan sosial ” Kursi roda untuk menyadik ku” rutin di berikan kepada warga masyarakat yang membutuhkan khususnya disabilitas berdasarkan kriteria dan penelitian berkenaan dengan kelayakan. “Hari ini kita dapat melihat bersama senyum bahagia yang tidak dapat di sembunyikan lagi oleh Adinda Dirga yang mengalami cacat fisik sejak lahir dan bapak Waigianto yang sedang sakit saat menerima bantuan ini,” ujar Kapolres Melawi haru. Pemberian “Kursi roda untuk menyadik ku” ini di harapkan dapat memberikan makna tersendiri kepada yang membutuhkan selain sebagai motivasi dan memberikan semangat, harapan utama memberikan makna hadirnya polri ditengah masyarakat hingga ke pelosok desa memberikan bantuan “Mengapa harus menunggu hal yang besar jika ingin membantu sesama, walau pun bantuan sederhana setitik kebahagian dengan senyum ikhlas memiliki makna luar biasa,” terang AKBP Harris. Kepala Desa Manggala menyampaikan terima kasih apresiasi dan sangat bangga atas kepedulian yang di berikan Polres Melawi. “Sangat luar biasa dan bangga atas kepedulian Polri, atas nama warga masyarakat desa Manggala kami mengucapkan terima kasih Polri,” ujar Lazarus. Usai penyerahan kursi roda di kediaman bapak Waigianto, Camat Pinoh Selatan yang di wakili bapak Lilik menyampaikan terima kasih atas bantuan yang di berikan. “Atas nama pemerintah Kecamatan Pinoh Selatan kami mengucapkan terima kasih, bantuan ini sangat membantu masyarakat,” pungkasnya. Wartawan Mulyawan
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 28 Oktober 2025 — Perjalanan hukum kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan terdakwa Supriyanto kembali berlanjut di Pengadilan Negeri Jepara, Selasa (28/10/2025). Sidang kali ini memasuki tahap pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari pihak terdakwa. Sidang yang digelar di Ruang Cakra pukul 10:30WIB PN Jepara itu dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Erven Langgeng Kasih, S.H., M.H., dengan hakim anggota Parlin Mangatas Bona Tua, S.H., M.H., dan Afrizal, S.H., M.Hum.. Suasana ruang sidang tampak tegang ketika tim penasihat hukum, yakni Bambang Budianto dan Nur Said Nursaid, mulai membacakan pledoi yang berisi pembelaan panjang atas tuduhan jaksa. Dalam pembelaannya, kuasa hukum menekankan bahwa dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap klien mereka tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Menurut mereka, perkara tersebut muncul karena salah tafsir dalam hubungan kerja sama bisnis, bukan perbuatan pidana yang disengaja. > “Perkara ini berawal dari kerja sama yang tidak berjalan sesuai harapan, bukan karena ada niat jahat. Klien kami justru beritikad baik dan terbuka terhadap pihak lain,” ujar kuasa hukum di hadapan majelis hakim. Tim pembela juga menegaskan bahwa seluruh bukti dan keterangan saksi yang dihadirkan dalam persidangan tidak mengarah pada adanya tindakan penipuan maupun penggelapan. Mereka bahkan menyebut bahwa kasus ini lebih tepat diselesaikan secara keperdataan, bukan melalui proses pidana. > “Tidak ada bukti kuat yang menunjukkan klien kami menggelapkan dana atau menipu. Kami mohon majelis hakim menilai secara objektif agar keadilan benar-benar ditegakkan,” tambahnya. Sementara itu, jaksa penuntut umum menyatakan akan memberikan tanggapan terhadap isi pledoi tersebut dalam sidang replik yang dijadwalkan Kamis (30/10/2025). Setelah itu, giliran tim pembela akan menyampaikan duplik pada Selasa (4/11/2025) sebelum majelis hakim menjadwalkan putusan. Sidang berjalan tertib dan mendapat perhatian dari sejumlah pihak yang mengikuti jalannya proses sejak awal. Publik kini menantikan arah putusan majelis hakim yang diharapkan dapat memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 28 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat koordinasi antarpenegak hukum di wilayah Jepara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jepara, RA Dhini Ardhany, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara, Senin (28/10/2025). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, beserta jajaran pejabat struktural. Agenda ini menjadi ajang penting untuk mempererat sinergi antara dua lembaga yang memiliki peran strategis dalam sistem peradilan pidana. Dalam kunjungan itu, Kajari Jepara meninjau berbagai fasilitas layanan di Rutan, mulai dari ruang registrasi, area pengamanan, hingga blok hunian. Ia melihat secara langsung bagaimana proses pembinaan terhadap warga binaan dilaksanakan dengan pendekatan humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Kejaksaan Negeri Jepara terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan. > “Sinergi antara Rutan dan Kejaksaan merupakan hal penting dalam menjaga kelancaran proses hukum serta pembinaan bagi warga binaan. Kami terus berupaya menjalankan tugas dengan prinsip profesional, akuntabel, dan berintegritas,” ungkap Renza. Menurutnya, koordinasi yang baik antara lembaga penegak hukum menjadi kunci terciptanya sistem pemasyarakatan yang tertib dan transparan. Ia menegaskan bahwa Rutan Jepara selalu membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak demi peningkatan kualitas pelayanan publik. Kunjungan Kajari Jepara ini menegaskan komitmen bersama antara Kejaksaan dan Rutan Jepara dalam mewujudkan penegakan hukum yang humanis serta pembinaan narapidana yang berkeadilan. Suasana penuh keakraban selama kegiatan mencerminkan eratnya hubungan kelembagaan yang terus terjaga di Kabupaten Jepara.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 28 Oktober 2025 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menerima kunjungan tim dari Dinas Perikanan Kabupaten Jepara dalam rangka pelaksanaan pendataan konsumsi ikan masyarakat di luar rumah tangga, Senin (28/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Dinas Perikanan Kabupaten Jepara Tahun 2025 yang bertujuan untuk mengetahui tingkat konsumsi ikan di berbagai instansi dan lembaga, termasuk di lingkungan pemasyarakatan. Pendataan dilakukan melalui wawancara langsung dan pengisian formulir oleh pegawai Rutan Jepara. Data yang terkumpul akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan konsumsi ikan di masyarakat. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut sebagai wujud sinergi antara instansi pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan gizi masyarakat. > “Ikan adalah sumber protein yang baik bagi kesehatan. Kami menyambut baik kegiatan ini dan siap mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk gemar makan ikan,” ujar Renza. Kegiatan pendataan berlangsung tertib dan lancar dengan partisipasi aktif dari para pegawai Rutan Jepara. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara dan Dinas Perikanan Kabupaten Jepara berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, bergizi, dan produktif.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 28 Oktober 2025 — Wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0719/Jepara melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, peresmian rumah bantuan tersebut digelar di RT 15/RW 05, Dukuh Sekoplo, Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, pada Selasa (28/10/2025). Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Turut hadir langsung Komandan Kodim 0719/Jepara, Letkol Arm Choirul C., yang memimpin jalannya kegiatan. Hadir pula Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki, Danramil 08 Keling beserta jajarannya, Sarekat Desa Kaligarang, serta anggota Squad Nusantara Ranting Keling, Putu Shima. Dalam sambutannya, Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Dandim 0719/Jepara yang terus menghadirkan program-program nyata untuk masyarakat. > “Ini wujud nyata TNI untuk rakyat, TNI milik rakyat, dan TNI manunggal dengan rakyat. Di bawah kepemimpinan Bapak Letkol Arm Choirul C., program-program Kodim 0719/Jepara benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat Jepara,” ujar Eko Basuki. Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan peresmian juga disertai dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan. Bantuan diserahkan langsung oleh Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Choirul C. dan Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki. Program RTLH ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan komunitas masyarakat seperti Squad Nusantara. Sinergi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus hidup di tengah masyarakat Jepara. > “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat nyata dari kepedulian TNI dan semua pihak,” tambah Eko Basuki. Peresmian RTLH di Desa Kaligarang ini menjadi simbol bahwa kepedulian sosial, kolaborasi, dan semangat persatuan dapat mewujudkan kesejahteraan bersama bagi seluruh lapisan masyarakat. (Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 28 Oktober 2025 — Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara berlangsung penuh makna, Senin (28/10/2025). Di balik tembok pembinaan, semangat persatuan dan nasionalisme berkobar dalam diri pegawai maupun warga binaan yang mengikuti upacara dengan khidmat. Upacara yang digelar di lapangan dalam Rutan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, petugas, dan perwakilan warga binaan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, memimpin langsung jalannya upacara serta membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Renza mengajak seluruh peserta untuk meneladani semangat para pemuda tahun 1928 yang berani bersatu di tengah perbedaan. Ia menegaskan bahwa nilai Sumpah Pemuda juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan di Rutan. > “Rutan bukan tempat menyerah, melainkan tempat berbenah. Di sinilah semangat Sumpah Pemuda harus hidup — semangat untuk berubah dan memberikan makna baru dalam hidup,” tutur Renza. Menurutnya, momentum Sumpah Pemuda harus menjadi energi positif untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan tekad memperbaiki diri. Baik pegawai maupun warga binaan diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab dalam keseharian. Seluruh peserta tampak antusias dan tertib selama kegiatan berlangsung. Pengibaran bendera merah putih menjadi simbol harapan baru bagi para warga binaan untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme dan optimisme. Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan tidak mengenal batas ruang dan waktu. Bahkan di balik jeruji besi, Rutan Jepara berupaya menanamkan nilai-nilai kepemudaan sebagai landasan pembinaan karakter dan perubahan diri.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara