KEBUMEN, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meninjau secara langsung Latihan Menembak Senjata Berat Artileri Pertahanan Udara (Latbakjatrat Arhanud) Terintegrasi yang digelar oleh Pusat Kesenjataan Arhanud (Pussenarhanud) di Daerah Latihan Dislitbangad Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025). Kunjungan ini menjadi bentuk nyata komitmen pimpinan TNI AD dalam memastikan kesiapan tempur, profesionalisme, dan kemampuan operasional satuan Arhanud dalam menghadapi beragam ancaman terhadap kedaulatan udara nasional. “Latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan tempur dan kesiapan pasukan dalam menghadapi berbagai ancaman di wilayah Indonesia serta menjaga kedaulatan negara. Kemampuan mengawaki Alutsista juga harus terus ditingkatkan melalui latihan yang berkesinambungan,” tegas Kasad dalam arahannya. Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Maruli turut melakukan penembakan kehormatan menggunakan kendaraan tempur Mistral Atlas. Tembakan itu berhasil menjatuhkan drone yang disimulasikan sebagai pesawat musuh, menandai simbol kesiapan dan keandalan sistem pertahanan udara TNI AD. Sebelum penembakan, Kasad menerima penjelasan teknis dari Komandan Latihan, dan seusai kegiatan, beliau mendapat penyematan Brevet Master Gunner dan Baret Coklat dari Danpussenarhanud Mayjen TNI Edi Setiawan sebagai tanda penghargaan dan penerimaan sebagai Warga Kehormatan Korps Arhanud. Latbakjatrat Arhanud Terintegrasi ini menjadi ajang uji kemampuan dan interoperabilitas sistem senjata serta komando pengendalian Arhanud. Latihan melibatkan berbagai Alutsista modern seperti Rudal Mistral, Rudal Starstreak, serta Meriam kaliber 57 mm, 40 mm, 23 mm, dan 20 mm, yang diarahkan untuk menembak sasaran udara bergerak maupun target darat statis. Selain meninjau jalannya latihan, Kasad juga menunjukkan kepedulian sosial TNI AD dengan melaksanakan bakti sosial dan pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar daerah latihan. Aksi ini menjadi bentuk kehadiran nyata TNI AD tidak hanya sebagai penjaga pertahanan negara, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dan pengabdian kepada rakyat. Latihan ini sekaligus menegaskan bahwa TNI AD terus bertransformasi menjadi angkatan darat modern dan adaptif, dengan prajurit yang profesional, tangguh, dan siap menjawab setiap tantangan pertahanan di masa depan. (Agus)
BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya menjaga ketertiban umum dan penegakan aturan tata ruang terus dilakukan di Kota Bandar Lampung. Babinsa Kelurahan Perumnas Wayhalim, Peltu Andi Wahyu dari Koramil 410-04/Tanjungkarang Tengah (TKT), turut mengawal jalannya pembongkaran Kafe Remang 2 yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Bandar Lampung, Rabu (29/10/2025) sore. Kegiatan penertiban yang berlangsung di Jalan Terusan Minak Bawang, Kelurahan Perumnas Wayhalim, ini berjalan tertib, lancar, dan aman. Aksi pembongkaran dilakukan setelah pihak pemilik kafe tidak mengindahkan surat peringatan yang sebelumnya telah diberikan oleh Satpol PP pada 12 Oktober 2025. Langkah tegas ini diambil sebagai tindak lanjut dari aduan warga Puri Wayhalim, yang merasa keberadaan kafe tersebut meresahkan dan melanggar ketentuan tata ruang wilayah. Operasi dimulai pukul 16.00 WIB dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan keamanan, antara lain Camat Wayhalim, Lurah Perumnas Wayhalim Siagawanto, S.E., serta jajaran Satpol PP Kota Bandar Lampung, Linmas, dan UPT Kebersihan Kecamatan Wayhalim. Dari unsur TNI, selain Babinsa Peltu Andi Wahyu, hadir pula Wadan Ramil 04/TKT yang turut memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur dan dalam kondisi kondusif. “Kegiatan pemantauan ini merupakan wujud sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Tujuan utamanya adalah menciptakan ketertiban umum dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat yang telah melaporkan,” ujar Peltu Andi Wahyu saat ditemui di lokasi pembongkaran. Kekuatan operasi mencapai sekitar 100 personel gabungan, termasuk petugas Satpol PP dan kebersihan yang langsung menertibkan sisa material bangunan usai pembongkaran. Sekitar pukul 17.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai. Tidak ada insiden atau perlawanan berarti selama proses berlangsung. Situasi di lokasi tetap kondusif, menunjukkan koordinasi yang solid antarinstansi. Pembongkaran ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemkot Bandar Lampung dan TNI dalam menegakkan ketertiban wilayah serta memastikan setiap kegiatan usaha mematuhi aturan tata ruang yang berlaku. Babinsa Koramil 04/TKT menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan aparat pemerintah setempat untuk menjaga keamanan lingkungan dan mendukung program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. ( Agus)
Lampung, Bidik-kasusnews.com – Bertempat di Markas Kimal Lampung, Desa. Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.,(Han), mengahadiri panen raya kedelai bersama Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A. Rabu (29/10/2025) Panen raya yang dilaksanakan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sesuai dengan Asta Cita Presiden, kegiatan tersebut juga dihadiri, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Laut, Pangkoarmada RI, Aster Panglima TNI, Kapuspen TNI, Kepala Badan Pangan Nasional, Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, Danrem 043/Gatam, beberapa Menetri Kabinet Merah Putih, Sekretaris Kabinet, Kepala Sekretariat Presiden, Kepala Staf Kepresidenan RI, dan sejumlah pejabat Negara lainnya. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M, dalam sambutannya menyampaikan, kebutuhan kedelai nasional pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 2,6 juta ton, sebagian besar masih dipenuhi impor, melalui kolaborasi TNI Angkatan Laut dan PT. Karya Unggul Anak Bangsa, memulai program ketahanan pangan di lahan Prokimal dengan menggunakan benih unggul Galur Migo AL 1-89. “Ini terbukti sangat cocok dengan tanah Lampung yang menghasilkan produktivitas tinggi, Dengan potensi ini, kami bertekad menjadikan Lampung sebagai provinsi yang mandiri dan berdaulat dalam penyediaan pakan ayam. Lebih jauh lagi, Lampung siap menjadi sumber protein murah bagi masyarakat Indonesia, kami percaya, langkah ini akan memperkuat kemandirian pangan nasional dan sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi petani dan peternak di seluruh Lampung, “tuturnya. Selanjutnya, Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah melaksanakan arahan Bapak Presiden, yakni bagaimana menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai instrumen penggerak ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Lampung juga memastikan komoditas unggulan Lampung tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi juga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. “Lampung sejak lama dikenal sebagai lumbung pangan nasional bukan hanya karena luas lahannya, tapi karena kerja keras jutaan petani yang setiap hari menjadi ujung tombak ketahanan pangan bangsa. Kami juga mendorong hilirisasi, sesuai arahan Asta Cita Kelima, melalui pengembangan Kawasan Industri Lampung (KAIL) II seluas 173 hektare sebagai pusat industri pengolahan hasil pertanian, “pungkasnya. Turut hadir pada kegiatan trersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung, PJU TNI AL, Bupati Lampung Utara, Wakil Bupati Lampung Utara, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung, Ketua DPRD Kabupaten LU, Para PJU Kodam XXI/RI, forkopimda Kabupaten Lampung Utara dan tamu undangan lainnya. ( Mg)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Kecelakaan maut kembali terjadi di kawasan yang kerap dikeluhkan sebagai “jalur tengkorak” oleh warga Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Seorang siswi SMK bernama Aulia (16) meninggal dunia setelah terlindas truk trailer di Jalan Raya Gudang Peluru, Senin (27/10/2025). Peristiwa tragis itu terjadi saat korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy B 3418 UWO dari arah Marunda menuju Cilincing. Aulia mencoba menyalip sebuah truk trailer B 9962 UEK yang dikemudikan Iim (25), namun diduga tersenggol sepeda motor lain hingga terjatuh ke kolong truk. “Saya berjalan pelan, terus ada motor lain yang menabrak korban. Motor itu kabur, korban jatuh dan kena bagian belakang truk saya,” kata Iim kepada petugas, Senin siang. Korban tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka berat terlindas roda truk. Unit Laka Lantas Satlantas Jakarta Utara langsung menangani kecelakaan tersebut. Sopir truk beserta kendaraannya kini diamankan di kantor Laka Lantas Jalan Gunung Sahari, Pademangan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara jenazah korban dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo untuk proses visum. Keluhan Warga: Truk Trailer Masuk Pemukiman Tanpa Penertiban Warga Marunda dan sekitarnya kembali menyoroti keberadaan truk-truk bertonase besar yang bebas keluar masuk jalan pemukiman padat penduduk. Kawasan Marunda–Rorotan diketahui bukan jalan arteri khusus kendaraan berat. Bahkan, sejumlah lokasi dijadikan garasi truk trailer tanpa tindakan tegas aparat pemerintah setempat. Padahal, sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009, jalan pemukiman tidak diperbolehkan dilintasi kendaraan bertonase besar dengan Muatan Sumbu Terberat (MST) di atas 8–10 ton. Ketentuan kelas jalan tersebut membatasi: Kelas I & Jalan Khusus → khusus arteri dan kawasan industri Tidak diperbolehkan melewati jalan lingkungan pemukiman Namun realitanya, pelanggaran kerap terjadi dan memicu keresahan masyarakat. Kecelakaan yang merenggut nyawa pelajar ini menjadi bukti nyata risiko yang terus mengintai. Harapan Penertiban Warga berharap Pemkot Jakarta Utara, kelurahan, hingga kecamatan segera bertindak tegas untuk mencegah korban jiwa berikutnya di jalur yang sama. “Jangan sampai harus ada korban lagi baru ada tindakan,” keluh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Kasus ini diharapkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pengaturan lalu lintas kendaraan berat di kawasan pemukiman Marunda dan sekitarnya. ( Heri)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Polri mendeteksi munculnya modus baru penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025). Sigit menjelaskan, tren baru tersebut melibatkan penyalahgunaan dua jenis senyawa berbahaya, yaitu Ketamine dan Etomidate. Ketamine disalahgunakan dengan cara dihirup melalui hidung, sementara Etomidate dicampur dalam liquid vape dan dihisap menggunakan pod elektrik. “Kedua senyawa berbahaya tersebut belum terdaftar sebagai narkotika dalam regulasi yang berlaku, sehingga para penggunanya tidak dapat dikenakan pidana,” tegas Kapolri. Melihat potensi ancaman yang besar terhadap generasi muda, Polri mengambil langkah cepat dengan melakukan koordinasi bersama Komite Nasional Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor serta Tim Kerja Akses Obat Kementerian Kesehatan RI. Kerja sama tersebut bertujuan untuk menemukan terobosan hukum, terutama terkait penggolongan Ketamine dan Etomidate dalam revisi Undang-Undang Narkotika maupun Lampiran Permenkes dalam jangka pendek. “Agar dapat dilampirkan dalam daftar yang dimuat dalam revisi UU Narkotika, termasuk dalam jangka pendek dituangkan dalam Lampiran Permenkes terkait penggolongan narkotika,” jelas Sigit. Dengan aturan yang lebih tegas, Sigit berharap ke depan aparat kepolisian dapat melakukan tindakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan dua jenis senyawa tersebut. “Diharapkan ke depannya penyalahgunaan kedua senyawa berbahaya tersebut bisa dipidana,” pungkasnya. Langkah ini menjadi wujud keseriusan Polri dalam menekan peredaran narkoba yang terus bermutasi metode maupun jenisnya, sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman zat adiktif yang tergolong baru namun berisiko besar terhadap kesehatan dan keselamatan publik. ( Agung)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Dua anggota Bhabinkamtibmas Polda Metro Jaya menerima apresiasi atas dedikasi mereka dalam membantu pendidikan anak yatim dan anak-anak pemulung di wilayah binaan masing-masing. Penghargaan diberikan Kapolda Metro Jaya dalam kegiatan pengarahan kepada 907 Bhabinkamtibmas bertema “Jaga Jakarta, Kita Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman di Lingkungan Kita” di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Rabu (29/10/2025). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada Aiptu Exwanto dan Aiptu Agus Riyanto, yang dinilai berhasil menunjukkan teladan Polri Presisi dalam pelayanan kemanusiaan. “Aiptu Exwanto dan Aiptu Agus Riyanto membuktikan bahwa tugas Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga membawa harapan bagi masyarakat. Mereka melayani dengan hati,” ujar Ade Ary. Dedikasi untuk Masa Depan Anak Bangsa Aiptu Exwanto, yang bertugas di Kelurahan Poris Gaga, Polrestro Tangerang Kota, diketahui mengelola Rumah Singgah Yayasan Rumah Yatim Berkah Amanah. Sebanyak 110 anak yatim mendapatkan pendampingan dan akses pendidikan yang layak melalui upaya yang ia lakukan. Sementara itu, Aiptu Agus Riyanto dari Kelurahan Srengseng, Polrestro Jakarta Barat, membangun sekolah untuk anak-anak pemulung sejak 2019 menggunakan biaya pribadi. Kini sedikitnya 160 anak mendapatkan pendidikan dan bimbingan setiap harinya. Menurut Ade Ary, langkah keduanya menjadi inspirasi bagi personel lainnya untuk lebih dekat dan peduli terhadap masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas di Era Digital Kian Strategis Selain memberi penghargaan, Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam menjaga stabilitas keamanan, termasuk melalui pencegahan hoaks dan disinformasi yang dapat memicu keresahan publik. “Bhabinkamtibmas hadir untuk menangkal keresahan sejak dini. Dengan komunikasi efektif dan empati, masyarakat akan benar-benar merasakan Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan rakyat,” tambahnya. Penguatan pelaporan cepat berbasis teknologi serta komunikasi sosial di lapangan menjadi fokus pembinaan ke depan, sehingga Polri semakin responsif dan adaptif menghadapi dinamika masyarakat. Dengan apresiasi tersebut, Polda Metro Jaya berharap semakin banyak personel yang meneladani nilai humanis, mengedepankan kemanusiaan dalam setiap tugas melayani warga. ( Agung)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., menunjukkan komitmen kuat TNI dalam pembinaan generasi muda dengan menjadi pembina utama pada kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka 2025. Acara tersebut digelar di Lapangan Aula SLB Dharma Bhakti Darma Pertiwi, Kemiling, dan diikuti lebih dari 202 guru serta pembina Pramuka se-Kota Bandar Lampung. (29/10/2025) Dalam penyampaiannya, Kolonel Roni menggarisbawahi bahwa Pramuka merupakan wadah efektif dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan memiliki jiwa kepemimpinan. “Pramuka adalah sekolah kehidupan. Kita ingin generasi yang bukan hanya unggul akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, mental tangguh, dan cinta tanah air. Di sinilah pentingnya peran guru dan pembina,” tegas Dandim. TNI–Pemerintah Daerah Sinergi Majukan Pendidikan Karakter Kegiatan yang diprakarsai oleh Kwartir Cabang Kota Bandar Lampung ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung Eka Efriana, S.Pd., M.Pd., serta jajaran pengurus Pusdiklatcab Raden Inten. Kolaborasi tersebut menjadi bukti konkret keseriusan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka. Pantauan di lokasi menunjukkan kegiatan berjalan tertib dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti rangkaian pelatihan dengan semangat tinggi, memperlihatkan bahwa Gerakan Pramuka tetap menjadi pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia muda. Babinsa Terlibat Aktif Bangun Pendekatan Humanis Selain memberikan materi, jajaran Babinsa Kodim 0410/KBL turut terlibat dalam monitoring kegiatan, memperkuat komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat. Pendekatan humanis yang diterapkan menegaskan bahwa pembinaan teritorial tidak hanya menyangkut keamanan, tetapi juga edukasi bagi masyarakat. Dengan penyelenggaraan KMD ini, diharapkan semakin banyak pembina Pramuka yang kompeten dan mampu membawa generasi muda menuju masa depan yang berkarakter kuat, nasionalis, dan siap berkontribusi bagi Indonesia. ( Agus)
JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya mencari solusi pengolahan sampah yang lebih maju dan ramah lingkungan kembali digaungkan organisasi masyarakat. Ketua Umum Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN-MP), Asril Naska, bersama jajaran pengurus dan investor teknologi, melakukan kunjungan silaturahmi ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Selasa (28/10/2025) di Jakarta. Mereka diterima langsung oleh Tenaga Ahli Utama Dewan Pengarah BRIN, Ir. Surat Indrijarso Soemarjo, Ph.D AMRP, yang menyambut baik pemaparan mengenai teknologi pengolahan sampah mutakhir tersebut. Teknologi Tanpa Asap dan Tanpa Residu Dalam paparannya, investor teknologi Datok Sri Paduka Alber mempresentasikan sistem pengolahan sampah yang diklaim tanpa emisi asap, tanpa menghasilkan residu, serta mampu memproses sampah tanpa pemilahan, baik sampah organik, anorganik, hingga plastik. Lebih jauh lagi, teknologi ini diklaim mampu menghasilkan energi listrik hingga 750 MW dari setiap 1 ton sampah, dengan kapasitas pengolahan 100 ton per hari. “Kami melihat teknologi ini perlu dikaji lebih jauh dan bertemu langsung dengan tenaga ahli teknologinya. Pertemuan lanjutan akan dijadwalkan pekan ini,” ujar Surat Indrijarso. Menurutnya, jika benar terbukti lebih unggul dibanding teknologi pengolahan sampah yang sudah ada, maka temuan ini berpotensi menjadi terobosan nasional dalam menjawab darurat sampah dan kebutuhan energi. Respons HMTN-MP: Peluang Besar untuk Indonesia Pada kesempatan yang sama, Asril Naska menyampaikan bahwa teknologi tersebut sangat relevan dengan fokus pemerintah yang tengah mendorong pemanfaatan sampah menjadi energi alternatif ramah lingkungan. “Jika bisa terealisasi, ini bukan hanya mengatasi persoalan sampah yang semakin rumit, tetapi juga membuka peluang besar penguatan energi bersih di Indonesia,” tegas Asril. HMTN-MP yang bekerja sama dengan Arus Jayamandiri Internasional sebagai partner strategis di sektor teknologi dan energi, juga telah mengirimkan permohonan audiensi ke sejumlah kementerian terkait, antara lain Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pekerjaan Umum dan Infrastruktur, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Harapan Implementasi Nasional Dengan dukungan penuh berbagai pemangku kepentingan, HMTN-MP berharap teknologi ini dapat secepatnya diuji dan diterapkan sebagai pilot project di Indonesia. Upaya kolaborasi antara masyarakat, investor, dan lembaga riset ini diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang bersih, berdaulat energi, dan berkelanjutan. ( Heri)
CIREBON – BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dugaan kekerasan terhadap tersangka kembali mencoreng citra penegakan hukum. Seorang pria berinisial A, yang diamankan terkait kasus dugaan penggelapan uang hasil penjualan tabung gas elpiji, mengaku mendapatkan perlakuan tidak manusiawi oleh oknum anggota Polsek Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Peristiwa tersebut terungkap setelah istri A melihat kondisi suaminya mengalami lebam di kelopak mata kiri saat ditemui di kepolisian. A mengaku dipukul oleh oknum Bripka W, diludahi oleh Kanit Iptu S, serta ditodong dengan senjata api oleh Aipda Str. “Saya kaget lihat suami saya seperti itu. Katanya dipukul, diludahi, bahkan ditodong pistol. Kami tidak terima,” ungkap sang istri saat ditemui wartawan, Rabu (29/10/2025). Merasa ada pelanggaran kewenangan dan prosedur, keluarga kemudian mengajukan laporan resmi ke Propam Polres Cirebon Kota pada 27 Oktober 2025, dengan Nomor STPM/21/X/2025/Sipropam, guna meminta pemeriksaan etik terhadap para terlapor. Pihak Polsek Bantah Ada Aksi Kekerasan Terencana Menanggapi tuduhan tersebut, Kanit Iptu S menyatakan bahwa tidak ada pemukulan disengaja oleh anggota. Ia menyebut, upaya penangkapan dilakukan setelah pemanggilan berkali-kali diabaikan. “Kami sudah tiga kali kirim surat pemanggilan, statusnya masih saksi. Namun tidak kooperatif. Maka pada 25 Oktober kami keluarkan surat perintah membawa,” tegasnya. Menurut Iptu S, A mencoba kabur saat akan diamankan hingga terjadi pergulatan yang membuat anggota harus bertindak tegas. “Yang bersangkutan melawan, terjadi perkelahian. Jadi tidak benar dikatakan kami main pukul. Semua sesuai SOP,” jelasnya. Keluarga dan Aktivis Dorong Transparansi Penanganan Meski telah ada klarifikasi dari pihak Polsek, keluarga korban tetap menilai tindakan fisik berlebihan tidak dapat dibenarkan. Mereka meminta visum ulang serta pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan. Aktivis hukum Cirebon juga memberi perhatian atas kasus ini. “Jika benar ada kekerasan, harus diproses. Polisi tidak boleh melebihi batas kewenangan meski tersangka melawan,” ujarnya saat dimintai tanggapan, Rabu (29/10/2025). Menunggu Sikap Propam Unit Propam Polres Cirebon Kota kini diminta untuk melakukan pemeriksaan profesional, transparan, dan berkeadilan, sebagai bentuk akuntabilitas Polri terhadap prinsip Presisi yang terus digaungkan. Kasus ini menjadi ujian, sejauh mana pengawasan internal dapat memastikan setiap anggota kepolisian tetap berada dalam koridor hukum dan HAM dalam menjalankan tugas di lapangan. Redaksi Bidik-Kasusnews.com akan terus memantau perkembangan laporan ini, termasuk hasil pemeriksaan terhadap oknum yang diduga terlibat. ( Tim Red)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 29 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat nilai spiritual dalam pembinaan warga binaan, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Selasa (29/10). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas dukungan nyata pesantren tersebut yang telah membantu pembangunan sumur bor di lingkungan Rutan Jepara. Kunjungan itu tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka jalan kerja sama dalam pembentukan Pondok Pesantren At-Taubah, sebuah program pembinaan keagamaan yang dirancang khusus bagi warga binaan. Melalui program ini, Rutan Jepara berharap dapat memperluas peran pesantren dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan taubat di balik tembok pemasyarakatan. > “Kami menyadari bahwa pembinaan warga binaan tak cukup dengan kedisiplinan dan keterampilan semata. Sentuhan spiritual juga penting agar mereka memiliki landasan moral yang kuat ketika kembali ke masyarakat,” ujar Renza dengan penuh harap. Dalam suasana akrab dan penuh rasa syukur, pihak Rutan Jepara menyampaikan terima kasih atas kepedulian Darul Falah Amtsilati yang telah menyalurkan bantuan sumur bor. Bantuan tersebut dinilai bukan hanya memberi manfaat praktis bagi kebutuhan air bersih, tetapi juga menjadi simbol kebaikan yang mengalir tanpa henti. Silaturahmi ini menegaskan komitmen Rutan Jepara untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya lembaga keagamaan. Harapannya, pembinaan di Rutan Jepara tidak hanya berfokus pada pemulihan perilaku, tetapi juga memperkuat kesadaran rohani agar warga binaan mampu menapaki kehidupan baru dengan hati yang bersih dan niat yang lurus.(Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara