JAKARTA | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KI DKI Jakarta Award) Tahun 2025. Dalam seremoni yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/12), Kantah Jakarta Utara resmi dianugerahi predikat sebagai Badan Publik Informatif. Pencapaian ini tergolong sangat impresif dengan raihan nilai hampir sempurna, yakni 99,4. Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Bapak Sontang Coin Manurung, S.ST., M.H., QRMP. Keberhasilan ini menempatkan Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara pada posisi ke-9 dari total 829 Badan Publik yang berpartisipasi dalam penilaian Keterbukaan Informasi Provinsi DKI Jakarta tahun ini. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata atas konsistensi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kantah Jakarta Utara dalam mengedepankan transparansi serta kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Utara menyatakan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan komitmen seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan publik yang akuntabel. Predikat “Informatif” merupakan level tertinggi dalam penilaian keterbukaan informasi publik. Dengan hasil ini, Kantah Jakarta Utara diharapkan terus mempertahankan standar layanan yang ada serta terus melahirkan inovasi digital guna mempermudah masyarakat Jakarta Utara dalam memperoleh informasi pertanahan yang cepat dan terpercaya. Pencapaian di penghujung tahun 2025 ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pegawai untuk terus memperkuat reformasi birokrasi dan keterbukaan informasi di masa mendatang. Heri Jkt
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka aksi unjuk rasa di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, Selasa (23/12/2025). Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 10.00 Wita hingga selesai, dengan fokus pada sejumlah ruas jalan strategis yang berpotensi terdampak aktivitas massa, di antaranya Jalan Jenderal Ahmad Yani Amuntai, Jalan Rahmat Basuki, dan Jalan Kuripan. Personel Sat Lantas Polres HSU diterjunkan untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta keamanan pengguna jalan, sekaligus mengawal kedatangan dan kepulangan massa aksi agar berjalan tertib dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas. Dalam pelaksanaan tugas, petugas dibekali sarana pendukung berupa handy talky (HT) Motorola APX 1000, jas hujan, serta lampu apil senter guna menunjang koordinasi dan visibilitas di tengah kondisi cuaca hujan. Kapolres HSU melalui Sat Lantas menegaskan bahwa pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta menjaga situasi kamseltibcarlantas tetap kondusif selama berlangsungnya kegiatan penyampaian pendapat di muka umum. “Pengaturan dilakukan secara humanis dan profesional agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal, tanpa mengurangi hak warga dalam menyampaikan aspirasi,” ungkap salah satu petugas di lapangan. Hasil pengamanan menunjukkan situasi aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan kejadian menonjol, sementara arus lalu lintas terpantau lancar hingga berakhirnya kegiatan unjuk rasa. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres HSU dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri, serta mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) secara resmi melepas Kontingen Polisi Cilik (Pocil) Banua Polres HSU untuk mengikuti Final Tour Olahraga Baris Berbaris (OBB) U-12 Tingkat Nasional Tahun 2025 yang akan digelar di GOR Sumantri, Jakarta Selatan. Kegiatan pelepasan berlangsung pada Selasa (23/12/2025) pukul 09.00 Wita bertempat di Gedung Jananuraga Polres HSU, dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. dan didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten HSU Husnul Fazri serta Ketua KORMI Kabupaten HSU Hj. Aniwarni, S.Pd., MM. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa pelepasan ini merupakan bentuk dukungan penuh Polres HSU bersama pemerintah daerah terhadap pembinaan generasi muda, khususnya dalam menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, sportivitas, dan nasionalisme sejak dini. “Anak-anak Polisi Cilik ini merupakan hasil pembinaan dan seleksi yang panjang. Mereka adalah duta daerah yang membawa nama baik Kabupaten Hulu Sungai Utara di tingkat nasional. Tampilkan kemampuan terbaik, jaga kekompakan, dan junjung tinggi sportivitas,” pesan Kapolres kepada para peserta. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pejabat Utama Polres HSU, KBO Sat Lantas IPDA Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A, para perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten HSU, serta para pembina Polisi Cilik Banua Polres HSU yang selama ini berperan aktif dalam proses pelatihan. Pelepasan kontingen ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membina karakter pelajar melalui kegiatan positif dan berprestasi. Diharapkan keikutsertaan Polisi Cilik Banua Polres HSU pada ajang nasional ini mampu mengharumkan nama daerah sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Polres HSU dalam mendukung pembinaan generasi muda menuju Indonesia Emas. (Agus)
Pemalang | Bidik-kasusnews.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar kembali menuai sorotan. Keterlambatan distribusi terjadi di sejumlah sekolah dasar dan taman kanak-kanak di Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, pada Senin (22/12/2025), sehingga memicu kekecewaan pihak sekolah dan orang tua siswa. Distribusi paket Makan Bergizi Gratis mengalami keterlambatan signifikan, bahkan sebagian jatah yang seharusnya dibagikan pada hari berikutnya justru dikirim di hari yang sama Keterlambatan terjadi di Desa Payung dan Desa Karangbrai, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang. Distribusi yang seharusnya dilakukan pagi hari Senin pukul 08.00 WIB, baru diterima sekolah pada siang hingga malam hari, yakni sekitar pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB, pada Senin, 22 Desember 2025. Sekolah terdampak meliputi SD dan TK di Desa Payung dan Desa Karangbrai. Distribusi dilakukan oleh SPPG Payung, sementara kritik datang dari Aliansi Pemerhati Pendidikan Kabupaten Pemalang. Diduga lemahnya manajemen distribusi dan perencanaan pengiriman menjadi penyebab keterlambatan, meski lokasi sekolah relatif dekat dengan dapur pengolahan MBG. Berdasarkan pantauan awak media, di Desa Payung makanan MBG baru tiba sekitar pukul 18.00 WIB, jauh dari jadwal yang ditetapkan. Bahkan, jatah yang seharusnya dikirim pada Selasa dan Rabu (23–24 Desember 2025) justru didistribusikan lebih awal pada Senin malam. Kondisi serupa terjadi di Desa Karangbrai, di mana paket MBG diterima sekitar pukul 15.30 WIB, dan distribusi untuk hari berikutnya kembali dilakukan pada malam hari. Kondisi tersebut menuai kritik keras dari Aliansi Pemerhati Pendidikan Kabupaten Pemalang, Edi Darmawan, yang menilai sistem distribusi MBG di wilayah tersebut tidak profesional. “Ini jelas semprawut. Program yang seharusnya menunjang kegiatan belajar justru merepotkan guru. Ada sekolah yang terpaksa menolak karena makanan datang malam hari,” tegas Edi. Ia menambahkan, pihaknya akan melaporkan kinerja SPPG Payung ke tingkat yang lebih tinggi, agar pelaksanaan program nasional tersebut dapat dievaluasi dan diperbaiki. Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Payung, Martina Novitilova, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh Pimpinan Redaksi Media Bidik-Kasusnews belum mendapat respons. Keterlambatan ini menjadi catatan penting bagi pelaksana Program MBG agar tujuan mulia pemerintah dalam meningkatkan gizi dan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia tidak terhambat oleh persoalan teknis di lapangan. (Red)
Jakarta Utara | Bidik-kasusnews.com – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, S.I.K., M.Si., bersama Wakapolres AKBP James H. Hutajulu dan Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra, melakukan pengecekan langsung di dua gereja di Kelapa Gading, Senin (22/12/25) pukul 15.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan pengamanan tempat ibadah dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Petugas yang melakukan pengecekan terdiri dari perwakilan Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Kelapa Gading, antara lain: A. Polres Metro Jakarta Utara: 1. Kapolres Metro Jakarta Utara KOMBES POL ERICK FRENDRIZ, S.I.K., M.Si. 2. Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP JAMES H. HUTAJULU, S.I.K., S.H., M.H., M.IK. 3. Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Utara KOMPOL TIMUR TRI PRASETYO, S.E. 4. Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Utara AKBP GALANG SAPUTRO, S.I.K., M.Si. 5. Kasi Propam Polres Metro Jakarta Utara KOMPOL I GEDE NGURAH SUKERATHA, S.H. B. Polsek Kelapa Gading: 1. Kapolsek Kelapa Gading KOMPOL SETO HANDOKO PUTRA, S.I.Kom., S.I.K. 2. Wakapolsek Kelapa Gading AKP ANTON LUMBANTORUAN, S.H. 3. Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP KIKI TANLIM, S.Tr.K, S.I.K., M.Si. 4. Kanit Intelkam Polsek Kelapa Gading AKP SUGIYONO, S.H. 5. Kanit Samapta Polsek Kelapa Gading IPTU ARIS S. 6. Kanit Provost Polsek Kelapa Gading IPTU KUSNO HADI, S.H. 7. Kapolsubsektor Kelapa Gading Barat IPDA WILSON, S.H. 8. Panit I Reskrim Polsek Kelapa Gading IPDA AMIRUL FADEL KURNIANTO, S.Tr.K. 9. Panit II Reskrim Polsek Kelapa Gading IPDA KHALID RINALDI, S.H. Kunjungan Pertama: Gereja GCCC (Grace Of Christ Community Church) Rombongan tiba di Gereja GCCC yang terletak di Lt. Basement Lobby Diamond Mall Artha Gading, dan disambut oleh pengurus Mike dan Haris. Selama pengecekan, tim memeriksa ruang ibadah, ruang transit, dan area sekitar gereja. Mike menyampaikan bahwa gereja akan menyiapkan metal detector untuk memeriksa jemaat yang masuk dan selalu berkolaborasi dengan polisi pada hari besar ibadah. Sebaliknya, Kombes Erick memberikan himbauan agar pengurus menghitung jumlah jemaat dan menyarankan jemaat tidak membawa tas besar, cukup dengan Alkitab. “Segera laporkan jika ada hal janggal yang mengganggu ibadah,” ujarnya. Kegiatan di GCCC diakhiri dengan foto bersama pada pukul 15.11 WIB, sebelum rombongan melanjutkan ke lokasi berikutnya. Kunjungan Kedua: Gereja Tiberias Nias Pada pukul 15.30 WIB, rombongan tiba di Gereja Tiberias Nias di Jl. Kelapa Nias Raya, disambut oleh pengurus gereja. Suyono menjelaskan “bahwa gereja selalu mengirim surat koordinasi ke Polres dan Polsek sebelum ibadah Natal, serta berkoordinasi dengan kompleks tetangga untuk parkiran”, pungkasnya. Ini merupakan kunjungan pertama Kombes Erick ke gereja tersebut. Dia menekankan pentingnya koordinasi parkiran dengan Polsek dan keamanan lingkungan, serta menyampaikan himbauan yang sama tentang tas besar kepada jemaat. Tim kemudian melakukan pengecekan area dalam dan luar gereja, sebelum berfoto bersama dan meninggalkan lokasi pada pukul 15.45 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan di kedua gereja selesai pada pukul 15.50 WIB. Selama proses, situasi di kedua lokasi tetap aman dan kondusif. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama antara kepolisian dan pengurus gereja, serta memastikan keamanan jemaat selama perayaan Nataru 2025/2026. Heri
Bandar Lampung | Bidik-kasusnews.com – Menyongsong perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) memperkuat langkah pengamanan dengan mengintensifkan patroli terpadu di berbagai kawasan strategis dan jalur protokol kota. Upaya ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama momentum perayaan akhir tahun. Sejak awal pekan, patroli rutin digelar dengan menyasar objek-objek vital, antara lain pusat pemerintahan seperti Kantor Wali Kota dan DPRD Kota Bandar Lampung, serta institusi penegak hukum, termasuk Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Tinggi. Pengamanan juga difokuskan pada lokasi yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan perhotelan dan ruang publik. Selain itu, sejumlah ruas jalan utama yang menjadi urat nadi aktivitas kota turut mendapat perhatian khusus, di antaranya Jalan Raden Intan, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Jenderal Sudirman. Personel TNI melaksanakan patroli secara mobile dan berjalan kaki untuk memastikan setiap titik terpantau dengan baik. Danramil yang memimpin langsung patroli lapangan menegaskan bahwa peningkatan intensitas pengamanan ini bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu kelancaran ibadah Natal maupun perayaan pergantian tahun. “Kami terus bersinergi dengan kepolisian dan pemerintah daerah, tidak hanya dalam pengamanan, tetapi juga mengantisipasi kepadatan lalu lintas serta menjaga ketertiban umum,” ujarnya. Berdasarkan laporan harian tim patroli, hingga saat ini kondisi keamanan di seluruh wilayah pantauan terbilang aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung normal tanpa adanya kejadian menonjol. Seluruh kegiatan patroli juga didokumentasikan sebagai bahan evaluasi serta bentuk akuntabilitas pelaksanaan tugas. Dalam kesempatan tersebut, personel TNI turut berinteraksi langsung dengan warga, memberikan imbauan kamtibmas, serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi darurat. Semangat pengabdian prajurit tercermin dalam semboyan yang terus digaungkan, “Tetap Semangat, Pantang Menyerah, dan Selalu Gembira dalam Tugas.” Dengan pengamanan yang maksimal, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Bandar Lampung dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian. (Agus)
Bandar Lampung | Bidik-kasusnews.com – Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) meningkatkan intensitas patroli terintegrasi di sejumlah kawasan strategis dan jalur protokol. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat selama momentum Nataru. Patroli yang digelar secara rutin sejak pekan ini menyasar berbagai objek vital, mulai dari pusat pemerintahan seperti Kantor Wali Kota dan DPRD Kota Bandar Lampung, hingga institusi penegak hukum, di antaranya Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Tinggi. Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada titik-titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian, termasuk kawasan perhotelan serta ruas jalan utama kota. Sejumlah jalur protokol yang menjadi atensi pengamanan meliputi Jalan Raden Intan, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Teuku Umar, hingga Jalan Jenderal Sudirman. Personel TNI melaksanakan patroli secara mobile maupun berjalan kaki guna memastikan situasi tetap kondusif. Danramil yang memimpin langsung patroli lapangan menyampaikan bahwa peningkatan pengamanan ini bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah Natal dan merayakan pergantian tahun dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan,” ujarnya. Dalam pelaksanaannya, Kodim 0410/KBL juga menjalin koordinasi aktif dengan unsur kepolisian serta pemerintah daerah, terutama dalam mengantisipasi kemacetan lalu lintas dan menjaga ketertiban umum di kawasan strategis. Berdasarkan laporan harian tim patroli, hingga saat ini situasi di seluruh titik pengawasan terpantau aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat berjalan normal tanpa adanya gangguan menonjol. Seluruh kegiatan patroli turut didokumentasikan sebagai bahan evaluasi dan bentuk akuntabilitas pelaksanaan tugas. Tak hanya melakukan pengamanan, personel TNI juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dengan memberikan imbauan kamtibmas serta mengajak warga untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Semangat pengabdian prajurit TNI tercermin dalam semboyan yang terus digaungkan, “Tetap Semangat, Pantang Menyerah, dan Selalu Gembira dalam Tugas.” Dengan pengamanan yang optimal, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Bandar Lampung dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian. (Agus)
Lampung Selatan | Bidik-kasusnews.com — Arus penumpang dan kendaraan dari Pulau Jawa menuju Sumatera melalui Pelabuhan ASDP Bakauheni pada H-4 libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) tercatat masih mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi tersebut terpantau berdasarkan laporan Posko Angkutan Nataru 2025–2026 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Minggu (21/12/2025). Berdasarkan data operasional selama 12 jam, mulai pukul 00.00 WIB hingga 11.59 WIB, jumlah penumpang yang tiba di Pelabuhan Bakauheni tercatat 16.475 orang. Dari jumlah tersebut, 1.208 orang merupakan penumpang pejalan kaki, sedangkan 15.267 orang lainnya adalah penumpang yang berada di dalam kendaraan. Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang menuju Sumatera mencapai 3.952 unit, terdiri dari 341 kendaraan roda dua, 1.865 kendaraan pribadi roda empat, 176 unit bus, serta 1.570 unit truk dan kendaraan besar lainnya. Dari sisi layanan operasional, ASDP Bakauheni mengoperasikan 34 kapal dalam periode tersebut, meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 29 kapal. Jumlah trip penyeberangan juga mengalami kenaikan, yakni 55 trip, lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Meski secara kumulatif masih terjadi penurunan, aktivitas penyeberangan pada Sabtu (20/12/2025) petang hingga malam sekitar pukul 22.00 WIB terpantau tetap ramai. Kepadatan terlihat di dermaga reguler 1, 2, dan 3, serta dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni, seiring dengan terus bergulirnya arus kedatangan penumpang dari kedua arah. General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyampaikan bahwa puncak arus penumpang dan kendaraan pada periode libur Nataru 2025–2026 diperkirakan berlangsung hingga Rabu (24/12/2025), seiring momentum libur Natal, Tahun Baru, dan libur sekolah. “Seluruh kesiapan operasional telah kami siapkan secara matang. Armada yang dioperasikan tahun ini memiliki daya angkut lebih besar agar proses bongkar muat berjalan cepat dan tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ujar Partogi. Ia menjelaskan, berdasarkan data normatif, pergerakan kendaraan pada musim Nataru tahun ini menunjukkan fluktuasi dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang belum stabil, sehingga berdampak pada capaian jumlah trip kapal dan target operasional. ASDP juga mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk tetap waspada selama perjalanan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah. Selain itu, pengguna jasa diwajibkan memiliki tiket sebelum memasuki kawasan pelabuhan, guna menghindari antrean kendaraan tanpa tiket serta mencegah praktik percaloan. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com —Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 410-01/Panjang, Kelurahan Way Dadi, Sertu N. Setiadi, yang memimpin langsung kegiatan gotong royong pembersihan parit di Jalan Endro Suratmin, RT 03 Lingkungan 1, Senin (22/12/2025). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar dan sampah yang menyumbat saluran air. Selain bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, gotong royong ini juga menjadi langkah antisipatif untuk mencegah genangan air dan potensi banjir, khususnya di musim penghujan. Sertu N. Setiadi tampak aktif mengoordinasikan warga, perangkat kelurahan, serta unsur terkait lainnya. Kehadirannya tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga terjun langsung bekerja bersama masyarakat, mencerminkan peran Babinsa sebagai penggerak dan perekat kebersamaan di wilayah binaan. “Gotong royong adalah kekuatan utama masyarakat. Sebagai Babinsa, kami hadir untuk membangun kedekatan sekaligus bersama-sama mencari solusi atas permasalahan lingkungan,” ujar Sertu N. Setiadi di sela kegiatan. Kegiatan ini turut dihadiri Lurah Way Dadi, Sekretaris Lurah beserta staf, perangkat RT, anggota Linmas, serta puluhan warga setempat. Berkat sinergi lintas unsur tersebut, pembersihan parit dapat diselesaikan dengan cepat, aman, dan lancar sekitar pukul 09.00 WIB. Partisipasi aktif Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan ini menjadi bukti nyata peran TNI dalam mendukung pembangunan berbasis komunitas. Kehadiran Babinsa di tengah warga dinilai mampu membangkitkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Melalui aksi gotong royong ini, jalinan komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat semakin kuat, sekaligus menjadi contoh konkret kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 22 Desember 2025 — Kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jepara mengalami peningkatan signifikan selama tiga tahun terakhir. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah kejadian, korban luka, serta kerugian materi terus bertambah setiap tahunnya. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka), Ipda Arianto, saat ditemui Bidik-kasusnews di kantor pada Senin (22/12/2025). Menurut data yang diperoleh, pada tahun 2023 jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 530 kejadian. Dari angka tersebut, 94 orang meninggal dunia dan 631 orang mengalami luka ringan. Kerugian materi yang ditimbulkan akibat kecelakaan pada tahun tersebut diperkirakan mencapai Rp 715.080.000. Pada tahun 2024, terjadi peningkatan jumlah kecelakaan menjadi 640 kejadian. Korban meninggal juga bertambah menjadi 109 orang, sementara jumlah korban luka ringan meningkat menjadi 715 orang. Kerugian materi pun naik menjadi Rp 761.110.000. Memasuki tahun 2025, hingga Desember tercatat 752 kejadian kecelakaan lalu lintas di Jepara. Meskipun jumlah korban meninggal tetap 94 orang, jumlah korban luka ringan meningkat drastis menjadi 851 orang. Kerugian materi akibat kecelakaan ini dilaporkan mencapai Rp 752.850.000 perbulan 22/12/2025. Ipda Arianto menjelaskan, “Peningkatan jumlah kecelakaan ini menjadi perhatian serius bagi kami. Kami terus berupaya melakukan patroli rutin dan edukasi keselamatan berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan. Namun, peran aktif masyarakat dalam mematuhi aturan juga sangat dibutuhkan.” Ia menambahkan, faktor utama penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengendara, kecepatan berlebih, dan kondisi jalan yang kurang memadai di beberapa titik. Oleh karena itu, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan keamanan dan keselamatan di jalan raya. Masyarakat Jepara diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, menggunakan alat pelindung diri seperti helm, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan menghindari berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk. Dengan upaya bersama, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Jepara dapat ditekan dan memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan. (Wely-jateng)