Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap pengemudi truk dan bus di sejumlah titik strategis Kota Amuntai. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Zebra Intan 2025 yang digelar serentak untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan memastikan kendaraan angkutan umum maupun barang dalam kondisi layak jalan.(20/11/2025) Pemeriksaan dimulai pukul 10.30 WITA dan difokuskan di beberapa lokasi yang dikenal memiliki arus lalu lintas padat, yaitu Terminal Benua Lima, Terminal Pelampitan, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Negara Dipa, serta Jalan Patmaraga Amuntai. Titik-titik tersebut dipilih karena merupakan jalur utama mobilitas masyarakat dan transportasi barang. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres HSU AKP Yuwono, bersama tim gabungan dari Sat Lantas Polres HSU, Dinas Perhubungan Kabupaten HSU, serta petugas LLAJ. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh mulai dari kondisi rem, ban, lampu, kelengkapan surat kendaraan, hingga kondisi kesehatan pengemudi. Selain melakukan pengecekan, petugas juga memberikan sosialisasi terkait keselamatan berkendara. Edukasi ini menjadi bagian penting dari Operasi Zebra Intan 2025 yang menekankan pencegahan pelanggaran dan potensi kecelakaan sebagai upaya menciptakan Kamseltibcarlantas yang aman dan tertib. Kasat Lantas AKP Yuwono menegaskan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap kendaraan angkutan yang memiliki intensitas perjalanan tinggi. “Kami memastikan setiap kendaraan dalam keadaan layak jalan, dan pengemudi siap berkendara dengan aman. Ini langkah penting untuk mencegah kecelakaan,” ujarnya. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan ramp check tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kelayakan kendaraan merupakan tindakan preventif yang berdampak besar terhadap keselamatan masyarakat. “Operasi Zebra Intan 2025 tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” jelas IPTU Asep. Ia juga mengimbau seluruh pengemudi kendaraan umum dan truk untuk selalu menjaga kondisi kendaraan dan mematuhi rambu lalu lintas. “Stop pelanggaran, stop kecelakaan. Keselamatan adalah kebutuhan bersama,” tegasnya. Kegiatan ramp check berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Polres HSU bersama Dinas Perhubungan berharap langkah kolaboratif ini dapat menciptakan transportasi yang lebih aman dan nyaman di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

TEMANGGUNG –Bidik-KasusNews.Com Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Temanggung secara resmi menggelar Operasi Zebra Candi 2025 mulai 17 hingga 30 November 2025. Operasi gabungan ini difokuskan untuk menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan meningkatkan kedisiplinan pengendara di wilayah Kabupaten Temanggung.18/11/25 Kasatlantas Polres Temanggung, AKP Yosra Meidicta Mandung, S.T.K., S.I.K., M.P., menegaskan bahwa tujuan utama operasi kali ini adalah aspek edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. “Operasi Zebra Candi ini bukan semata-mata mencari pelanggar, tetapi lebih kepada memberikan edukasi kepada masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas. Kami ingin meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya keselamatan, karena keselamatan adalah kebutuhan utama,” ujar AKP Yosra di Temanggung. Operasi yang melibatkan sekitar 40 personel gabungan dari berbagai fungsi ini akan berfokus pada penindakan delapan jenis pelanggaran lalu lintas yang dianggap sebagai pemicu utama kecelakaan dan kemacetan. Delapan sasaran pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan antara lain: Tidak menggunakan helm SNI (Standar Nasional Indonesia). Tidak menggunakan sabuk keselamatan bagi pengendara mobil. Melanggar marka jalan atau rambu lalu lintas. Menerobos lampu merah (APILL/Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas). Menggunakan telepon seluler saat berkendara. Kendaraan tidak laik jalan secara teknis. Balap liar di jalan umum. AKP Yosra menambahkan bahwa pelaksanaan Operasi Zebra Candi yang berlangsung selama dua pekan ini diharapkan mampu mengubah perilaku berkendara masyarakat menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab. Dengan adanya penertiban dan edukasi yang masif ini, Polres Temanggung berharap dapat menciptakan kondisi jalan raya yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di wilayah hukum Kabupaten Temanggung. “Mari kita jadikan jalan raya sebagai ruang bersama yang aman. Patuhi rambu dan utamakan keselamatan diri serta pengguna jalan lain,” AKP Yosra, mengimbau seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan ketertiban lalu lintas.pungkasnya. Jurnalis ( TRM )

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Seorang pegawai RSUD Kartini berinisial LL kembali menjadi perhatian setelah muncul dugaan perselingkuhan yang disampaikan oleh istrinya, F. Kejadian itu disebut terjadi di sebuah rumah di Desa Ngabul pada 11 Januari 2025. F menuturkan bahwa ia mendatangi rumah tersebut untuk mengambil sampo karena dirinya dan LL sudah tidak tinggal bersama usai talak satu. Saat tiba di lokasi, F mendapati pintu rumah terkunci. Ia juga melihat sepatu LL berada di dalam rumah, menandakan suaminya sudah berada di lokasi. Ketika F masuk ke dalam rumah, ia mengaku mendapati seorang perempuan berinisial C berada di dalam kamar. Menurut keterangannya, C kemudian masuk ke kamar mandi yang berada di dalam kamar tersebut setelah mengetahui F datang. Ujar F kepada Bidik-kasusnews saat dikonfirmasi lewat sambungan telpon 19/11)2025.Situasi ini memicu dugaan bahwa LL dan C sedang bersama sebelum F tiba. Respons Singkat LL LL saat dimintai konfirmasi Bidik-kasusnews melalui WhatsApp pada 15 November 2025 memberikan jawaban pendek tanpa penjelasan lebih lanjut. > “Maaf sudah diurus om saya,” tulisnya. Keterangan dari RSUD Kartini Direktur RSUD Kartini yang dihubungi pada 19 November 2025 membenarkan bahwa LL masih aktif bekerja sebagai pegawai di RSUD Kartini. > “LL masih bekerja di RSUD Kartini. Jabatannya bersifat internal rumah sakit, dan jabatan tersebut juga ada monev-nya,” jelasnya. BKD: Tidak Ada Aduan, Hanya Izin Perceraian Dari pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara, informasi yang diterima Bidik-kasusnews menyebutkan bahwa tidak ada laporan dugaan perselingkuhan yang masuk. > “LL mengajukan izin perceraian saja. Kami kemarin sudah mengklarifikasi, dan tidak ada aduan terkait hal tersebut,” ujar pihak BKD melalui pesan WhatsApp pada 19 November 2025. “Yang ada hanya permohonan izin perceraian dari LL selaku penggugat.” Perkembangan Masih Dipantau Hingga saat ini, belum ada pernyataan tambahan dari pihak LL maupun C terkait dugaan perselingkuhan hingga berita ini di terbitkan.(Wely-jateng)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUANEWS.COM Upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan terus diperkuat oleh jajaran TNI. Pada Rabu malam (19/11/2025), Babinsa Kelurahan Korpri Raya, Serda M. Hadi Wijaya dari Koramil 410-01/Panjang, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus pembinaan patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Pos PAM Swakarsa Perumahan Korpri Blok B. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB itu bertujuan mempererat hubungan antara Babinsa dengan warga binaan serta memberikan imbauan keamanan kepada petugas jaga malam. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat pada malam hari menjadi bagian dari komitmen Kodim 0410/KBL dalam menjaga kondusivitas wilayah. “Tujuan dari kegiatan ini adalah memantapkan koordinasi dan jalinan komunikasi dengan warga binaan, khususnya di RT 01 Lingkungan I. Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi gangguan keamanan bisa diantisipasi lebih dini,” ujar Serda M. Hadi Wijaya. Selama Komsos berlangsung, Babinsa aktif berdialog dengan warga, mendengarkan aspirasi, serta menerima informasi terkait situasi terkini di lingkungan mereka. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Kegiatan berakhir pada pukul 21.30 WIB dalam situasi aman dan tertib. Melalui sinergi antara Babinsa dan masyarakat, sistem keamanan berbasis warga diharapkan semakin tangguh dan berkelanjutan, sehingga Kota Bandar Lampung tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum pegawai RSUD Kartini Jepara berinisial LL, yang menjabat sebagai Kepala Rekam Medis, kembali mencuat setelah pengakuan dari istrinya berinisial F. Insiden itu dilaporkan terjadi pada 11 Januari 2025 di sebuah rumah di kawasan Ngabul, Jepara. Menurut keterangan F kepada Bidik-kasusnews melalui sambungan telepon pada 19 November 2025, kejadian bermula saat ia mendatangi rumah tersebut untuk mengambil sampo. Ia mengaku sudah berpisah tempat tinggal sejak LL menjatuhkan talak satu pada 11 Desember 2024. “Saya datang hanya untuk mengambil sampo. Karena sudah talak satu, kami tidak satu rumah. Tapi saat saya masuk, saya melihat LL dan CC sedang berada di dalam kamar,” ujar F. F menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang ia terima, hubungan antara LL dan CC—yang juga diketahui sebagai rekan kerja di RSUD Kartini—diduga telah berlangsung cukup lama. Bahkan ia mengklaim bahwa sebelum dirinya ditalak, LL sudah menjalin kedekatan dengan CC. “Dia bilang alasan menalak saya karena saya susah diatur. Padahal itu penilaian dia sendiri. Setelah ketahuan, dia juga sudah mengakui soal perselingkuhan itu dan proses klarifikasi juga sudah pernah dilakukan di BKD. Dan informasinya juga berlanjut ke Kemenag,” ungkap F. Tanggapan LL dan Pihak RSUD Kartini Ketika dikonfirmasi oleh Bidik-kasusnews melalui pesan WhatsApp pada 15 November 2025, LL hanya memberikan jawaban singkat. “Maaf, sudah diurus om saya,” tulis LL. Pihak RSUD Kartini, melalui Direktur RSUD Kartini yang dikonfirmasi via watsap pada 19 November 2025, menyampaikan bahwa LL masih aktif bekerja sebagai pegawai RSUD. “LL masih bekerja di RSUD Kartini. Jabatan itu sifatnya internal rumah sakit, dan jabatan tersebut juga ada monev nya”, ujarnya. Penjelasan BKD Jepara Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Jepara saat dikonfirmasi pada hari yang sama menjelaskan bahwa pihaknya hanya menerima pengajuan izin perceraian dari LL. “LL mengajukan izin perceraian saja. Kami kemarin sudah melakukan klarifikasi, dan tidak ada aduan terkait hal lain. Yang ada hanyalah pengajuan izin perceraian oleh LL sebagai penggugat,” jelasnya melalui keterangan WhatsApp 19/11/2025. (Wely-jateng)

JATENG;Bidik-kasusnews.com JEPARA – Di tengah berlangsungnya Operasi Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Jepara menonjolkan pendekatan berbeda dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pada hari ketiga operasi, Rabu (19/11/2025), Satpas 1438 Polres Jepara kembali mengaktifkan layanan khusus bagi penyandang disabilitas melalui program “SEREH MANIS”. Program ini disiapkan sebagai sarana pendukung bagi pemohon SIM D, yang membutuhkan perlakuan dan pendampingan khusus. Seluruh proses pelayanan didesain agar lebih sederhana, mudah dipahami, sekaligus ramah bagi masyarakat berkebutuhan khusus. Sejak pagi, petugas Satpas terlihat memberikan bantuan proaktif—mulai dari membantu proses registrasi, memfasilitasi komunikasi bagi pemohon dengan keterbatasan fisik, hingga memastikan pelaksanaan ujian teori dan praktik berjalan tanpa hambatan. Kanit Regident Satlantas Polres Jepara, Iptu Bagas Panglima, S.Tr.K., M.Sc, menyampaikan bahwa inovasi pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjamin kesetaraan akses layanan publik. “Sereh Manis adalah bentuk kesiapan kami dalam memberikan pelayanan yang inklusif. Setiap pemohon disabilitas berhak mendapatkan proses yang adil, aman, dan nyaman. Polri tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga memastikan semua masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama,” ungkapnya. Di sisi lain, Kasat Lantas Polres Jepara AKP Rahandi Gusti Pradana, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa program tersebut mendukung semangat Operasi Zebra Candi yang tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan dan keselamatan jalan. > “Operasi Zebra bukan hanya soal penertiban lalu lintas. Melalui program seperti Sereh Manis, kami ingin menegaskan bahwa pelayanan humanis adalah bagian penting dari tugas kepolisian. Masyarakat disabilitas harus mendapat dukungan penuh ketika mengurus SIM D,” ujar AKP Rahandi kepada Bidik-kasusnews 19/11/2025. Selain dukungan petugas, Satpas Jepara juga menyediakan fasilitas fisik penunjang, seperti jalur khusus kursi roda, ruang tunggu aksesibel, serta penyesuaian jalur uji yang disesuaikan kemampuan pemohon. Dengan pelaksanaan Sereh Manis di masa Operasi Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Jepara menegaskan langkah progresif dalam menciptakan layanan publik yang tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga berkeadilan dan berempati bagi seluruh lapisan masyarakat.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Rutan Kelas IIB Jepara mengambil bagian dalam peringatan Hari Bakti Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun 2025, sebuah perayaan yang menandai lahirnya identitas baru setelah terbentuknya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Kegiatan tasyakuran tingkat wilayah berlangsung di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, diikuti oleh seluruh jajaran satuan kerja baik secara langsung maupun virtual. Pegawai Rutan Jepara, mulai dari pejabat struktural hingga para CPNS, mengikuti acara melalui siaran virtual yang dipusatkan di Ruang Rapat Rutan. Sementara itu, Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, hadir secara langsung mewakili satuan kerja untuk memperkuat komitmen Rutan Jepara dalam mendukung arah kebijakan Kemenimipas. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah menyoroti pentingnya adaptasi terhadap sistem baru yang kini berada di bawah satu kementerian. Ia menekankan bahwa integrasi Imigrasi dan Pemasyarakatan bukan hanya restrukturisasi kelembagaan, tetapi juga perubahan cara kerja yang menuntut kolaborasi lebih kuat dan pelayanan yang semakin berkualitas. Selain itu, pada momen tersebut diserahkan pula penghargaan kepada mitra eksternal yang dinilai memberikan dukungan signifikan dalam penyelenggaraan tugas-tugas keimigrasian dan pemasyarakatan. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas sinergi lintas sektor yang turut memperkuat kinerja Kemenimipas di wilayah Jawa Tengah. Puncak tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan awal Kemenimipas di tahun 2025. Meski berlangsung secara sederhana, suasana acara terasa penuh kebersamaan dan menjadi simbol optimisme bersama dalam membangun instansi yang lebih solid dan profesional. Melalui peringatan ini, Rutan Jepara kembali menegaskan komitmen untuk mendukung visi Kemenimipas—mulai dari peningkatan layanan publik, pemanfaatan teknologi, hingga penguatan integritas. Tasyakuran tahun pertama ini diharapkan menjadi pijakan bagi langkah-langkah strategis yang lebih matang di masa mendatang. (Wely-jateng) Sumber:humas rutan jepara

Bandar Lampung, Bidik-kasuanews.com Upaya meningkatkan kemandirian dan ketahanan pangan keluarga terus digencarkan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Hal ini terlihat dari kegiatan penyerahan bantuan pertanian kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Majun Mapan yang berlangsung di Jalan Pulau Damar, Gang Kecapi, Kelurahan Perumnas Way Kandis, Selasa (18/11/2025). Kegiatan tersebut turut dipantau langsung Babinsa Koramil 410-04/TKT, Serka Supriyadi. Penyerahan bantuan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu berlangsung tertib dan mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pendamping yang memastikan program ketahanan pangan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani perempuan tersebut. Bantuan yang diberikan Dinas Pertanian dan Dinas Pangan Kota Bandar Lampung meliputi berbagai sarana pendukung budidaya tanaman, khususnya untuk pengembangan pertanian perkotaan (urban farming). Rinciannya antara lain: Bibit tanaman: 180 batang terong, 180 batang cabai, dan 180 batang rampai Benih sayuran: cabai keriting, bayam, kangkung, cabai rawit, dan pakcoy Sarana pendukung: pupuk organik cair 10 liter, 40 karung media tanam, 5 kg polybag, serta satu gulung paranet Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung Ichwan Aji Wibowo, S.Pt., MM., Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung Dra. Dedeh Indrawati Fauzia, M.Si., Camat Tanjung Senang M. Eri Arifandi, ST., MM., perwakilan BRMP Provinsi Lampung, serta Lurah Perumnas Way Kandis. Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun ketahanan pangan dari level keluarga hingga komunitas. Babinsa Serka Supriyadi menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah terhadap kelompok tani perempuan di wilayah binaannya. “KWT seperti Majun Mapan ini punya peran besar dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Jika dikelola baik, hasilnya juga bisa menambah pendapatan. Kami dari Koramil siap mendampingi ibu-ibu agar bantuan ini dimanfaatkan seoptimal mungkin,” ujar Supriyadi. Kegiatan monitoring dan penyaluran bantuan ditutup pada pukul 10.00 WIB. Dengan sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan program ini mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di Kelurahan Perumnas Way Kandis. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Hulu Sungai Utara menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Kamtibmas, dan Tertib Hukum untuk memperkuat kapasitas pemimpin tingkat kelurahan dan desa. Kegiatan berlangsung pada Selasa (18/11/2025) pukul 09.00 WITA di Aula Dr. Idham Chalid, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah. Sosialisasi ini digelar sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas daerah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat akar rumput. Lurah, Kepala Desa (Kades), perangkat desa, hingga Ketua RT/RW se-Kecamatan Amuntai Tengah hadir sebagai peserta, mengingat peran mereka yang paling dekat dengan dinamika masyarakat. Acara dihadiri para pimpinan Forkopimda, antara lain Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, Sekda HSU Adi Lesmana, S.Sos., M.Si, Waka Polres HSU Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M, Kasdim 1001 Amt/Blg Mayor Inf. Andi Tiro, Kajari HSU Dr. Albertinus P. Napitupulu, S.H., M.H, serta Ketua Pengadilan Negeri Amuntai Rubiyanto Budiman, S.H. Para pembicara memberikan materi sesuai bidang masing-masing. Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri menekankan pentingnya kepatuhan hukum di tingkat desa. Kasdim 1001 Amt/Blg menyampaikan penguatan wawasan kebangsaan dan nilai persatuan. Sementara itu, Waka Polres HSU memaparkan situasi Kamtibmas terkini serta strategi pencegahan konflik sosial agar masyarakat tetap aman dan tertib. PS. Kasi Humas Polres HSU, IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan pesan Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. yang menegaskan bahwa stabilitas daerah merupakan tanggung jawab bersama. “Bapak Kapolres menekankan bahwa upaya menjaga Kamtibmas tidak hanya dilakukan Polri, tetapi juga para pemimpin desa dan RT/RW sebagai garda terdepan masyarakat. Bekal wawasan dan pemahaman hukum ini penting agar mereka mampu menjadi penengah, pengayom, dan penggerak ketertiban,” jelas IPTU Asep. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi visi HEBAT–SIGAP–UNGGUL, dengan memperkuat perangkat pemerintahan di lapangan agar lebih responsif dan berdaya dalam mencegah potensi gangguan keamanan. “Semakin kuat sinergi antara pemerintah, penegak hukum, dan perangkat desa, semakin kondusif pula lingkungan masyarakat,” ujarnya. Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh antusiasme. Para peserta mendapatkan pemahaman yang lebih kuat terkait peran mereka dalam menjaga hukum, keamanan, serta nilai kebangsaan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Babirik menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) di wilayah pedesaan dengan menggelar pendampingan pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara pada Selasa (18/11/2025) pukul 09.30 WITA. Kegiatan berlangsung di Ruang Tata Usaha MTsN 3 HSU Babirik, Jalan Maju Sepakat No. 8, Kecamatan Babirik. Pendampingan ini bertujuan membantu siswa yang berminat melanjutkan pendidikan di sekolah taruna, sekaligus memberikan pemahaman tentang standar kedisiplinan, kurikulum berasrama, dan nilai-nilai kebhayangkaraan yang menjadi ciri khas SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Tim Polsek Babirik dipimpin Kapolsek Babirik Iptu Fajar H., S.H., didampingi Ps. Kanit Binmas Aiptu Denny F. dan Ba SPKT Bripda M. Jhodi Rahman. Kehadiran jajaran lengkap ini mempertegas peran Polri yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pembinaan karakter generasi muda. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapat penjelasan menyeluruh mengenai profil sekolah, pola pendidikan berasrama, hingga persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Pendampingan juga membantu orang tua memahami komitmen dan kesiapan mental yang dibutuhkan calon taruna. Dari 10 siswa yang awalnya menunjukkan minat mendaftar, hanya dua pelajar yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi serta lulus verifikasi awal untuk melanjutkan proses seleksi di tahap berikutnya. Hasil ini menggambarkan ketatnya standar yang diterapkan, serta kualitas calon peserta didik yang benar-benar harus siap secara akademik dan mental. PS. Kasi Humas Polres HSU, IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan pesan Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., yang mengapresiasi inisiatif Polsek Babirik. “Bapak Kapolres menegaskan bahwa Polri juga memiliki tanggung jawab membina generasi muda. SMA Kemala Taruna Bhayangkara adalah wadah yang tepat untuk membentuk karakter disiplin, nasionalisme, serta etika yang baik,” ujarnya. IPTU Asep menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari implementasi visi HEBAT–SIGAP–UNGGUL UNTUK MASYARAKAT. “Kami ingin memastikan bahwa potensi-potensi muda di HSU tidak tertinggal dalam mendapatkan akses pendidikan unggulan. Kami berharap dua siswa yang lolos verifikasi dapat melanjutkan seleksi berikutnya dengan hasil terbaik,” katanya. Kegiatan pendampingan berlangsung aman dan tertib. Selain memperkuat hubungan antara Polsek Babirik dan pihak sekolah, kegiatan ini juga membuka peluang lebih luas bagi para pelajar di wilayah pedesaan untuk menempuh pendidikan berkualitas. (Agus)