Bidik-kasusnews.com Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan pentingnya pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Peringatan tersebut disampaikan menyusul masih ditemukannya praktik pungutan liar dan gratifikasi dalam dunia pendidikan berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024. Dalam survei tersebut, sebanyak 28 persen responden mengaku mengetahui adanya praktik pungutan liar saat proses penerimaan murid baru berlangsung. Selain itu, 10 persen responden menyebut adanya pemberian imbalan kepada pihak tertentu demi mempermudah proses penerimaan siswa. Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianthi, menegaskan bahwa pendidikan semestinya menjadi ruang pembentukan karakter dan nilai kejujuran bagi generasi muda. Karena itu, proses penerimaan siswa harus dijaga dari segala bentuk kecurangan. “Jika sejak awal anak melihat adanya praktik tidak jujur dalam pendidikan, maka hal itu dapat membentuk pandangan keliru bahwa keberhasilan bisa diraih melalui jalan pintas,” kata Dian, Jumat (5/6/2026). Menurutnya, praktik pungli maupun titipan tidak hanya mencederai rasa keadilan masyarakat, tetapi juga berpotensi menumbuhkan budaya koruptif sejak dini. Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan tujuan pendidikan nasional yang menanamkan nilai moral dan integritas kepada peserta didik. KPK juga menyoroti masih tingginya budaya gratifikasi di lingkungan pendidikan. Berdasarkan SPI Pendidikan 2024, sekitar 30 persen tenaga pendidik menganggap pemberian hadiah sebagai sesuatu yang lumrah. Sementara 65 persen responden menyebut orang tua masih sering memberikan bingkisan kepada guru pada momen tertentu seperti kenaikan kelas atau hari raya. Kepala Satgas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi Kedinasan Direktorat Jejaring Pendidikan KPK, Anis Wijayanti, mengatakan kebiasaan tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar tidak berkembang menjadi konflik kepentingan ataupun penyalahgunaan kewenangan. “Pendidikan tidak hanya mencetak siswa yang pintar secara akademik, tetapi juga membangun karakter dan akhlak yang baik. Karena itu, integritas harus dimulai sejak proses penerimaan murid baru,” ujarnya. Sebagai bentuk pencegahan, KPK telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru. Surat edaran tersebut ditujukan kepada pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, serta masyarakat agar bersama-sama menjaga pelaksanaan SPMB tetap berjalan sesuai aturan. KPK juga mengajak masyarakat untuk memberikan penghargaan kepada guru dalam bentuk dukungan moral maupun partisipasi aktif dalam program sekolah, tanpa harus memberikan hadiah atau materi yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Melalui langkah tersebut, KPK berharap dunia pendidikan dapat menjadi fondasi lahirnya generasi yang berintegritas, jujur, dan menjunjung tinggi nilai antikorupsi sejak dini.(Wely) Sumber:kpk.go.id
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Rutan Kelas IIB Jepara. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan Konsolidasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pegawai sebagai bentuk keseriusan dalam menciptakan pelayanan yang profesional, transparan, serta mengedepankan kepuasan masyarakat. Konsolidasi ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan pemahaman bersama terkait standar pelayanan di lingkungan pemasyarakatan. Dalam pelaksanaannya, peserta menerima berbagai materi mengenai peningkatan mutu pelayanan, penguatan integritas aparatur, optimalisasi fasilitas pelayanan, hingga strategi menghadapi penilaian pelayanan publik. Selain itu, forum ini dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan penyamaan langkah guna menghadirkan pelayanan yang semakin efektif dan akuntabel. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa pelayanan publik menjadi salah satu prioritas utama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan konsolidasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman petugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Pelayanan publik harus terus ditingkatkan agar semakin profesional dan sesuai dengan harapan masyarakat. Melalui konsolidasi ini, kami mendapatkan banyak penguatan terkait standar pelayanan yang baik dan berintegritas,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembenahan baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana pendukung pelayanan agar masyarakat dapat merasakan pelayanan yang cepat, tepat, dan nyaman. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti pemaparan materi serta sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Dengan mengikuti kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Jepara menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, humanis, dan terpercaya.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
HSU, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas penegakan hukum serta memperkuat profesionalisme penyidik di lingkungan Kepolisian, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Analisa Evaluasi (Anev) Kinerja Penyidik dan Penyidik Pembantu, Senin (8/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Jananuraga Polres HSU sejak pukul 11.00 hingga 15.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., serta dihadiri Wakapolres HSU Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., para pejabat utama, kasat fungsi, kanit, hingga penyidik dan penyidik pembantu dari seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres HSU. Rakor dan Anev ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja penyidikan sekaligus menyamakan persepsi terkait pelaksanaan tugas penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Dalam arahannya, Kapolres HSU menekankan pentingnya pemahaman terhadap administrasi penyidikan serta penerapan prosedur dan tata cara penyidikan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, khususnya berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP. “Profesionalisme penyidik merupakan kunci utama dalam memberikan pelayanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat. Setiap proses penyidikan harus dilaksanakan secara akuntabel, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku,” tegas AKBP Agus Nuryanto di hadapan peserta rakor. Selain pemaparan dari Kapolres, sejumlah pejabat utama turut menyampaikan materi sesuai bidang tugas masing-masing. Wakapolres HSU memberikan pembekalan terkait komunikasi sosial dan peningkatan profesionalisme anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Sementara itu, Kasat Resnarkoba memaparkan evaluasi penanganan kasus narkotika, termasuk teknik penyelidikan, penyidikan, serta mekanisme penerapan keadilan restoratif dalam perkara tertentu. Kasat Reskrim menyampaikan evaluasi kinerja penyidik serta perkembangan penyelesaian tunggakan perkara selama lima tahun terakhir. Materi lainnya juga disampaikan oleh Kasat Lantas terkait teknis penanganan perkara kecelakaan lalu lintas, Kasat Polairud mengenai penegakan hukum di wilayah perairan, serta Kasat Samapta yang membahas penanganan tindak pidana ringan secara efektif dan sesuai prosedur. Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan guna mencari solusi bersama. Melalui kegiatan ini, Polres Hulu Sungai Utara berharap kualitas penyidikan dan pelayanan hukum kepada masyarakat semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Rangkaian kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan berlangsung dengan aman, tertib, serta kondusif. Rakor ini menjadi bagian dari komitmen Polres HSU dalam mewujudkan penegakan hukum yang presisi, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Polres HSU: Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komitmen dalam memperkuat kemampuan personel menghadapi berbagai potensi bencana terus dilakukan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL). Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengoperasian Mobil Water Tank TNI Angkatan Darat yang digelar di Lapangan Apel Makodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, Senin (8/6/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut diikuti sekitar 30 personel Kodim 0410/KBL. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis prajurit dalam mengoperasikan kendaraan tangki air milik TNI AD yang menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung penanggulangan bencana, khususnya kebakaran. Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., hadir langsung memantau jalannya pelatihan. Turut mendampingi Pasi Intel Kodim 0410/KBL Mayor Inf Bagus Setiawan, S.Sos., Pasi Ter Kodim 0410/KBL Mayor Inf H.G. Sinaga, serta Kasi Investigasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Asmadi, bersama tim instruktur. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik mengenai fungsi serta penggunaan berbagai perangkat yang terpasang pada Mobil Water Tank TNI AD. Materi meliputi pengenalan komponen kendaraan, teknik pengoperasian pompa air, penggunaan perlengkapan pendukung, hingga simulasi penanganan situasi darurat di lapangan. Dandim 0410/KBL menegaskan bahwa penguasaan sarana pendukung kebencanaan menjadi bagian penting dalam mendukung tugas-tugas teritorial TNI AD di wilayah. “Prajurit harus memiliki kemampuan yang siap pakai dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Dengan memahami pengoperasian Mobil Water Tank ini, personel dapat bergerak cepat membantu masyarakat saat terjadi kebakaran maupun bencana lainnya,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Menurutnya, pelatihan ini juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan sinergi antara TNI dan instansi terkait dalam upaya mitigasi serta penanganan bencana di Kota Bandar Lampung. Selain memperkuat keterampilan teknis, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang berorientasi pada pembentukan prajurit profesional, tanggap, dan selalu hadir di tengah masyarakat. Kemampuan tersebut dinilai penting mengingat peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD yang bersentuhan langsung dengan warga di wilayah binaannya. Melalui pelatihan ini, Kodim 0410/KBL berharap seluruh personel memiliki kesiapan optimal dalam mendukung operasi kemanusiaan, membantu penanganan kebakaran, serta memberikan respons cepat terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Kegiatan penyuluhan dan praktik pengoperasian Mobil Water Tank TNI AD berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 11.50 WIB. Pelatihan ini menjadi bukti nyata kesiapan Kodim 0410/KBL dalam mendukung upaya perlindungan masyarakat dan meningkatkan ketangguhan wilayah menghadapi bencana. (Agus)
Kuningan, Bidik-kasusnews.com – Dugaan praktik penebangan dan pengangkutan kayu yang tidak sesuai prosedur mencuat di kawasan hutan Perhutani Margamukti, Cimahi Kuningan, Jawa Barat. Temuan tersebut bermula dari investigasi lapangan yang dilakukan tim media dan organisasi kemasyarakatan (ormas) setelah muncul sejumlah kejanggalan terkait aktivitas penebangan kayu yang berlangsung pada 6 Juni 2026. Tim investigasi mengaku tertarik menelusuri aktivitas tersebut setelah menemukan nama seorang mantri tebang bernama Kodir yang disebut menggunakan foto profil WhatsApp dengan atribut sebagai pembina salah satu media. Kondisi itu memunculkan pertanyaan di kalangan tim investigasi sehingga dilakukan pengecekan langsung ke lokasi penebangan. Saat berada di area yang dimaksud, tim mendapati dua unit truk pengangkut kayu. Yang menjadi perhatian, pada kaca depan kendaraan tersebut terpasang logo sebuah media yang diduga digunakan dalam aktivitas pengangkutan hasil tebangan. Tidak berhenti di lokasi, tim kemudian melakukan pemantauan terhadap pergerakan kendaraan yang disebut akan menuju Tempat Penimbunan Kayu (TPK). Namun, menurut hasil investigasi, terdapat sejumlah hal yang dinilai janggal, termasuk dokumen yang diperlihatkan kepada tim saat proses pengangkutan berlangsung. Berdasarkan hasil pendalaman sementara, tim investigasi menduga terdapat sejumlah pelanggaran yang perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat penegak hukum dan instansi terkait. Dugaan tersebut antara lain berkaitan dengan legalitas penebangan, keabsahan dokumen angkutan kayu, hingga penggunaan identitas atau atribut tertentu yang berpotensi menimbulkan persepsi keliru di lapangan. Selain itu, tim juga mengklaim telah mengumpulkan sejumlah bahan pendukung berupa foto dan video lokasi penebangan, dokumentasi kendaraan pengangkut, data nomor polisi kendaraan, keterangan saksi warga, serta dokumen yang menurut mereka perlu diverifikasi lebih lanjut keabsahannya. Investigasi juga mengarah pada dugaan ketidaksesuaian data administrasi hasil hutan dengan sistem pelacakan resmi yang berlaku. Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dari pihak berwenang guna memastikan kebenaran dan validitas data yang ditemukan. Atas dasar temuan tersebut, tim investigasi meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan seluruh aktivitas penebangan dan distribusi kayu telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mereka juga meminta dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen pengangkutan, kendaraan yang digunakan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain itu, tim investigasi mendorong adanya klarifikasi resmi dari pihak Perhutani dan pihak terkait lainnya guna menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat. Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut pengelolaan sumber daya hutan yang memiliki nilai strategis bagi negara dan lingkungan. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak-pihak yang disebut dalam laporan investigasi tersebut. Oleh karena itu, seluruh informasi yang disampaikan masih merupakan hasil temuan awal tim investigasi dan menunggu proses verifikasi serta klarifikasi dari instansi berwenang. Masyarakat berharap penanganan kasus ini dapat dilakukan secara transparan dan profesional agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terkait. (Red)
PURWAKARTA, Bidik-kasusnews.com, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri peresmian Madrasah Aliyah (MA) Insan Cendekia Nusantara International Islamic Boarding School di Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2026). Kehadiran Kasad menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berorientasi pada keunggulan akademik, pembentukan karakter, dan nilai-nilai kebangsaan. Peresmian sekolah tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat H. Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta sejumlah pejabat dan tokoh nasional lainnya. MA Insan Cendekia Nusantara merupakan lembaga pendidikan berasrama yang diinisiasi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia, Muhammad Yusuf Ateh. Kehadirannya diharapkan menjadi salah satu pusat pengembangan generasi muda yang unggul, berintegritas, dan memiliki daya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. Sekolah ini mengusung konsep pendidikan yang mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, kepemimpinan, serta nilai-nilai religius dalam satu sistem pendidikan yang terpadu. Model pengembangannya terinspirasi dari keberhasilan sejumlah lembaga pendidikan unggulan nasional dalam mencetak generasi muda yang berprestasi dan berwawasan kebangsaan. Kasad menilai pendidikan yang mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual, moral, karakter, dan semangat cinta tanah air merupakan fondasi penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang siap menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, berbagai inisiatif yang mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan perlu terus didukung oleh seluruh komponen bangsa. Peresmian MA Insan Cendekia Nusantara menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan nasional yang berorientasi pada pembangunan karakter, keunggulan akademik, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Diharapkan, lembaga pendidikan ini mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan yang kuat. (Agus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) DKI Jakarta memberikan dukungannya atas penyelenggaraan Turnamen Biliar Antarwartawan dan Kategori Umum, Minggu (28/6) di Berlian Biliard, Buncit, Jakarta Selatan. Turnamen ini dilaksanakan oleh Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Jaya. Dukungan yang diberikan Pengprov POBSI DKI Jaya, antara lain, berupa bantuan teknis terkait pelaksanaan turnamen. Pengprov POBSI DKI Jaya juga siap membantu pelatihan tim biliar dari Siwo PWI Jaya yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027, di Bandarlampung April mendatang. Turnamen Biliar Antarwartawan dan Umum yang diselenggarakan oleh Siwo PWI Jaya dimaksudkan sebagai seleksi awal pembentukan tim biliar Siwo Jaya untuk Porwanas 2027. Pengprov POBSI DKI Jaya juga mengapreasi diadakannya kategori umum, sebagai dukungan atas program kerja mereka. “Saat ini kami sedang mempersiapkan tim untuk kejurnas, November 2026 mendatang. Bisa saja tim wartawan yang terpilih nantinya diikutkan dalam latihan bersama tim biliar POBSI Jaya,” ujar Junaedi Budiman, ketua harian POBSI DKI Jakarta sekaligus penanggung jawab pelatda POBSI Jaya. Junaedi Budiman, bersama ketua Pengprov POBSI Jaya Bayu Prasetyo dan Dibyo Waluyo, ketua bidang organisasi, menyampaikan beberapa saran terkait pelaksanaan turnamen biliar antarwartawan dan umum dari Siwo Jaya ini kepada Pengurus Harian PWI Jaya. Khususnya untuk kategori umum, di mana persaingan dinilai ketat karena keikutsertaannya melalui handicap (hc). Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menyatakan jika turnamen biliar ini bisa menjadi tolok ukur untuk diselenggarakannya event-event lain, khususnya cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di Porwanas 2027, Bandarlampung. “Ada 14 atau 15 cabor yang dipertandingkan di Porwanas, tentu saja kita berharap dapat menerjunkan kontingen atlet di semua cabor,” ujar Kesit B Handoyo, Jumat (5/6) lalu di Markas, sekretariat PWI Jaya. Ketua Siwo Jaya, Rialini Rering E.M.N, menambahkan, terkait kategori antarwartawan, Siwo Jaya memberi kesempatan kepada tim dari beberapa Siwo provinsi lainnya untuk berpartisipasi di turnamen ini. Yakni, Siwo Banten, Siwo Jabar, Siwo Jateng, Siwo DIY, Siwo Jatim, Siwo Lampung. “Kami juga mengundang Siwo Kalsel, yang dua bulan silam beruji-coba ke Jakarta,” kata Nonnie Rering. (Agus/Red)
Ogan Ilir, Bidik-kasusnews.com – Komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat kembali ditunjukkan oleh Personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan melalui kegiatan bhakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga Desa Sejaro Sakti, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Danki 2 Batalyon C Pelopor, AKP Endang Fahrudin, S.H., bersama 10 personel Brimob yang turun langsung menemui dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran personel Brimob mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial warga di wilayah tersebut. AKP Endang Fahrudin mengatakan bahwa bhakti sosial merupakan bagian dari tugas pengabdian Polri kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran Brimob tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat sekaligus membantu warga yang membutuhkan. Brimob akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai sahabat dan pelindung yang selalu siap memberikan bantuan,” ujarnya. Selain menyerahkan bantuan, personel Brimob juga berinteraksi langsung dengan warga guna mendengarkan berbagai aspirasi dan kondisi yang dihadapi masyarakat. Pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Warga Desa Sejaro Sakti menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Satbrimob Polda Sumsel. Mereka menilai bantuan tersebut tidak hanya meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata aparat kepolisian terhadap kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dengan penuh keakraban antara personel Brimob dan masyarakat penerima bantuan. Bhakti sosial yang dilaksanakan Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut guna memperkuat sinergi serta membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan seluruh elemen masyarakat. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – PAC Squad Nusantara Nalumsari menggelar kegiatan rutin bulanan pada Sabtu malam, 6 Juni 2026, bertempat di rumah Bang Ali, Desa Ngetok, Kecamatan Nalumsari. Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan antaranggota. Acara dimulai pukul 19.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Ketua PAC Squad Nusantara Nalumsari, Bapak Sofyan. Dalam kegiatan itu, para anggota berkumpul untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membahas perkembangan organisasi yang baru terbentuk di wilayah Nalumsari. Ketua PAC Squad Nusantara Nalumsari, Sofyan, menyampaikan harapannya agar seluruh anggota tetap menjaga kekompakan dan terus membangun solidaritas demi kemajuan bersama. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal utama dalam membesarkan organisasi di tengah masyarakat. “Walaupun PAC Nalumsari masih terbilang baru dibentuk, semoga ke depan semakin maju, solid, dan tetap kompak,” ungkap Sofyan saat memberikan arahan kepada anggota. Suasana akrab terlihat selama kegiatan berlangsung. Selain menjadi ajang silaturahmi, rutinan bulanan tersebut juga menjadi sarana komunikasi antaranggota untuk memperkuat koordinasi dan menjaga persaudaraan di dalam organisasi. Dengan adanya kegiatan rutin ini, PAC Squad Nusantara Nalumsari diharapkan mampu terus berkembang dan memberikan kontribusi positif di lingkungan masyarakat sekitar.(Wely)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM, 7 Juni 2026 – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, S.Si, menggelar gerakan penanaman seribu pohon di areal bantaran pesisir Pantai Minajaya, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada hari Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dan dilaksanakan secara gotong royong bersama para pemuda dan penggiat lingkungan hidup di wilayah Pajampangan dengan mengusung tema “Lestari Alamku, Lestari Tanahku”. Dalam sambutannya, Erpa Aris Purnama menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, khususnya para pemuda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anak muda yang memiliki semangat menjadi penggiat lingkungan di wilayah Pajampangan. Kalian adalah generasi penerus bangsa, semoga kelak menjadi pribadi yang sukses dan terus menjaga warisan alam ini,” ujarnya. Ia juga menekankan makna mendalam di balik kegiatan tersebut. “Menanam pohon berarti menanam harapan. Ini adalah warisan terbaik yang dapat kita berikan untuk kenyamanan dan keselamatan generasi mendatang,” tambahnya. Salah satu peserta yang turut hadir mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Saya merasa bersyukur dan bangga bisa ikut serta menanam seribu pohon ini. Saya juga sangat mengapresiasi keterlibatan Bapak Erpa Aris Purnama sebagai anggota dewan, saya merasa bangga dengan perhatian dan tindakan nyata yang beliau tunjukkan,” ungkapnya. Diharapkan, pohon-pohon yang ditanam nantinya dapat tumbuh subur dan berfungsi sebagai pelindung abrasi pantai, penyangga ekosistem, serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah pesisir tersebut. (DICKY)