Semarang | Bidik-kasusnews.com – Polda Jawa Tengah melaksanakan upacara kenaikan pangkat (UKP) periode 1 Januari 2026 yang diikuti oleh 319 personel Satker Mapolda Jateng yang naik pangkat setingkat lebih tinggi. Upacara yang berlangsung sederhana namun khidmat tersebut digelar di halaman apel Mapolda Jateng, Rabu (31/12/2025) siang. Para personel yang naik pangkat tersebut didampingi langsung oleh istri atau suami serta anak-anak mereka. Kehadiran keluarga menjadi simbol bahwa kenaikan pangkat bukan hanya capaian individu, tetapi juga buah dari dukungan dan pengorbanan orang-orang terdekat. “Secara keseluruhan, pada periode ini tercatat 3.394 anggota Polda Jateng dan Polres jajaran menerima kenaikan pangkat. Jumlah tersebut terdiri dari 3.235 personel kenaikan pangkat reguler dan 159 personel kenaikan pangkat pengabdian atas dedikasi dan loyalitasnya selama bertugas,” ujar Kabid Humas Kombes Pol Artanto usai kegiatan. Sebelum menjalani upacara kenaikam pangkat, Kabid Humas mengungkap bahwa para personil tersebut diwajibkan menanam 4 bibit pohon tanaman keras. Kebijakan ini sejalan dengan slogan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yakni “Menanam Kebaikan Untuk Masa Depan”. “Setiap anggota yang naik pangkat diwajibkan menanam 4 bibit pohon keras di lingkungan sekitar sebagai wujud nyata rasa syukur dan kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan. Dengan kebijakan tersebut, total bibit pohon yang ditanam mencapai 13.576 bibit pohon di seluruh wilayah Jawa Tengah,” ungkapnya. Dengan demikian, lanjutnya, kenaikan pangkat yang diterima oleh para personel tersebut tidak hanya dimaknai sebagai peningkatan jenjang karier, tetapi juga sebagai penambahan tanggung jawab moral dan sosial. Kewajiban menanam pohon bagi setiap anggota yang naik pangkat merupakan bentuk penegasan bahwa kenaikan pangkat harus diiringi dengan kontribusi nyata. “Kebijakan menanam pohon ini merupakan pesan dari pimpinan bahwa setiap kenaikan pangkat harus dibarengi dengan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen Polri untuk menanam kebaikan hari ini, demi masa depan yang lebih lestari,” tegasnya. Melalui langkah ini, Polda Jawa Tengah menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diukur dari kinerja dan prestasi, tetapi juga dari jejak kebaikan yang ditinggalkan bagi lingkungan dan generasi mendatang. (Yusuf)
Semarang | Bidik-kasusnews.com– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi kesiapan Polda Jateng serta seluruh unsur terkait dalam mengamankan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Jawa Tengah. Apresiasi tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Mapolda Jawa Tengah, Rabu (31/12/2025) malam, pukul 21.00 WIB. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah mengikuti Video Conference pemantauan situasi pengamanan Natal dan Tahun Baru yang dilaksanakan oleh Polda Jawa Tengah bersama Polres jajaran. Berdasarkan hasil pantauan langsung melalui video conference, tercatat sebanyak 17 kabupaten dan kota di Jawa Tengah menggelar kegiatan Car Free Night pada malam pergantian tahun. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, lebih dari 10 ribu personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait diterjunkan dalam Operasi Lilin Candi 2025. Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis, antara lain gereja, obyek wisata, pusat keramaian, serta berbagai lokasi kegiatan masyarakat lainnya. Selain pengamanan, petugas juga memberikan pelayanan dan imbauan secara humanis agar masyarakat dapat merayakan malam tahun baru dengan aman dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda, Bapak Pangdam, serta seluruh stakeholder yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya. Ia menambahkan, selama masa libur Natal dan Tahun Baru, Jawa Tengah menjadi salah satu pusat daya tarik dan tujuan utama masyarakat. Diperkirakan sebanyak 8,9 juta orang dari luar daerah memasuki wilayah Jawa Tengah untuk menghabiskan masa liburan. Menurutnya, dengan situasi kamtibmas yang kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru, akan berdampak positif bagi iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. “Keamanan adalah fondasi utama. Jika Jawa Tengah aman dan nyaman, maka kepercayaan investor akan tumbuh dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di tahun 2026,” pungkasnya. Menanggapi apresiasi Gubernur Jawa Tengah tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergi seluruh pihak dalam pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Menurutnya, keberhasilan pengamanan Nataru tidak lepas dari kerja sama solid antara Polri, instansi terkait serta partisipasi aktif masyarakat. “Apresiasi dari bapak Gubernur menjadi penyemangat bagi seluruh personel yang bertugas di lapangan. Pengamanan Nataru adalah tugas bersama, dan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Artanto. (Yusuf)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus meningkatkan pemantauan dan langkah kesiapsiagaan menyusul meningkatnya debit air yang memicu genangan hingga banjir di sejumlah wilayah hukum Polres HSU, Rabu (31/12/2025). Kapolres Hulu Sungai Utara melalui laporan monitoring menyampaikan bahwa dampak banjir terpantau di beberapa kecamatan, mulai dari Amuntai Tengah, Amuntai Utara, Amuntai Selatan, Sungai Pandan, Banjang, Babirik hingga Danau Panggang. Genangan air umumnya merendam jalan umum, kawasan permukiman warga, serta akses penghubung antar desa dengan ketinggian bervariasi antara 1 hingga 20 sentimeter. Di wilayah Polsek Amuntai Tengah, genangan air terjadi di sejumlah kelurahan dan desa seperti Kebun Sari, Palampitan Hulu dan Hilir, Pasar Senin, Kandang Halang, hingga Rantawan. Jalan-jalan utama terendam air, namun masih dapat dilalui kendaraan dengan kewaspadaan tinggi. Sementara itu, Polsek Amuntai Utara melaporkan genangan di ruas Jalan Amuntai–Tabalong pada beberapa titik di Desa Pamintangan, Pakapuran, Panangkalaan, hingga Kuangan dengan panjang genangan mencapai ratusan meter. Kondisi debit air juga mengalami peningkatan di wilayah Amuntai Selatan dan Sungai Pandan. Di Sungai Kali Negara, Desa Teluk Batung, ketinggian air tercatat naik dari 543 cm menjadi 545 cm, sehingga berpotensi meluas ke permukiman sekitar bantaran sungai. Wilayah yang terdampak cukup signifikan berada di Kecamatan Banjang. Air dilaporkan masuk ke puluhan rumah warga di sejumlah desa, seperti Danau Terate, Lok Bangkai, Patarikan, Pandulangan, Murung Padang, Beringin, Baruh Tabing, Teluk Serikat, dan Teluk Buluh. Selain itu, beberapa ruas jalan desa dan jalan kabupaten terendam air dengan panjang genangan hingga ratusan meter. Di wilayah Polsek Babirik dan Polsek Danau Panggang, genangan air juga terpantau di jalan penghubung Babirik–Danau Panggang serta Desa Palukahan, dengan kenaikan debit air di pintu-pintu air mencapai 1 cm. Menanggapi kondisi tersebut, Polres HSU bersama jajaran Polsek telah melakukan sejumlah langkah antisipatif, di antaranya memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kenaikan debit air, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai. Anak-anak juga diimbau untuk tidak bermain di sekitar sungai guna menghindari risiko kecelakaan. Selain itu, Polres HSU aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna mempercepat penyampaian informasi kondisi wilayah, pemasangan rambu daerah rawan banjir, serta upaya penanggulangan dampak bencana. Peningkatan debit air ini diketahui dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan, yang berdampak langsung terhadap aliran sungai di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Polres HSU memastikan pemantauan situasi akan terus dilakukan secara berkala, serta siap melakukan langkah lanjutan apabila kondisi berkembang dan berdampak lebih luas. (Agus)
JEMBER, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Euforia malam pergantian tahun yang identik dengan pesta, sorak sorai, dan gemerlap kembang api tak sepenuhnya terasa di Kota Jember, Jawa Timur, Selasa malam (31/12/2025). Cuaca kurang bersahabat menjadi faktor utama tersendatnya kemeriahan menyambut Tahun Baru 2026. Sejak sore hari, langit Jember diselimuti mendung tebal. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang turun secara merata hingga malam hari, membuat sebagian warga mengurungkan niat merayakan malam tahun baru di ruang terbuka. Tradisi perayaan yang biasanya terpusat di sejumlah titik keramaian, seperti Alun-alun Kota Jember, tampak tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Lapangan terbuka yang kerap dipadati warga untuk menunggu detik-detik pergantian tahun terlihat lengang akibat hujan yang tak kunjung reda. Kondisi tersebut membuat euforia perayaan beralih ke tempat-tempat tertutup. Sejumlah warga memilih menghabiskan malam tahun baru di kafe, restoran, dan tempat hiburan, sementara sebagian lainnya merayakan secara sederhana di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Di beberapa kawasan perumahan dan perkampungan, warga tampak berkumpul dalam kelompok kecil. Mereka menikmati suasana malam pergantian tahun dengan cara sederhana, seperti mendengarkan musik, berbincang santai, hingga bakar ikan bersama keluarga dan tetangga. Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Jember, hujan ringan diprakirakan masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB pada malam pergantian tahun. Meski euforia tidak semeriah biasanya, suasana malam tahun baru di Jember tetap berlangsung aman dan kondusif. Warga pun diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca serta menjaga keselamatan saat beraktivitas di luar rumah. (Bambang H)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jepara menggelar acara syukuran dan doa bersama anak yatim pada Selasa, 31 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan tugas selama tahun 2025 sekaligus menyambut datangnya tahun 2026 dengan penuh harapan. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan dan keberkahan, serta sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Wildan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum refleksi di akhir tahun. “Kami bersyukur atas segala capaian dan perlindungan Tuhan selama tahun 2025. Melalui doa bersama anak yatim, kami juga mendoakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujarnya kepada Bidik-kasusnews 1/1/2026. Lebih lanjut, AKP Wildan berharap di tahun 2026 ke depan situasi kamtibmas di wilayah Jepara semakin kondusif serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan. Ia menegaskan bahwa nilai kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas kepolisian. Kegiatan syukuran dan doa bersama ini menjadi penutup tahun yang sarat makna bagi Satreskrim Polres Jepara, sekaligus wujud nyata kepedulian sosial dan spiritual dalam menyongsong tahun baru.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Komitmen Polres Jepara dalam memerangi peredaran narkotika kembali ditegaskan pada rilis akhir tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso memaparkan keberhasilan Satresnarkoba menggagalkan peredaran sabu dalam jumlah besar yang nyaris mencapai satu kilogram. AKBP Erick menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, jajarannya menangani sejumlah kasus narkotika dengan barang bukti signifikan. Salah satu pengungkapan terbesar adalah sabu seberat 979 gram yang berhasil diamankan dari dua pelaku berbeda. “Ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan. Barang bukti yang diamankan jumlahnya hampir satu kilogram dan berpotensi merusak banyak generasi muda,” tegas Kapolres di Mapolres Jepara, Rabu (31/12/2025). Dua tersangka yang terlibat dalam kasus tersebut berinisial RA alias Gundul (26), warga Kabupaten Grobogan, dan MF alias Bajol (26), residivis asal Kabupaten Jepara. Keduanya diketahui memiliki peran dalam jaringan peredaran narkotika lintas wilayah. Pengungkapan kasus bermula dari penangkapan RA alias Gundul pada 22 November 2025. Saat itu, polisi menemukan lima paket sabu seberat 1,65 gram. Dari hasil interogasi, petugas memperoleh informasi keterlibatan tersangka lain, yakni MF alias Bajol. Pengembangan penyelidikan membuahkan hasil dengan ditangkapnya Bajol. Dari tangan tersangka, polisi menyita tujuh paket sabu siap edar dengan berat total 7,12 gram. Kapolres Jepara menegaskan, pengungkapan ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan narkotika. Polres Jepara memastikan akan terus melakukan penindakan tegas serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungannya.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Suasana malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kabupaten Jepara terasa lebih hangat dari biasanya. Di tengah pengamanan Operasi Lilin Candi 2025, Polres Jepara menghadirkan suasana berbeda dengan menyuguhkan ribuan cup kopi gratis bagi masyarakat. Berlokasi di Pos Terpadu Alun-Alun 1 Jepara, Rabu malam (31/12/2025), personel Polres Jepara tampak aktif menyapa warga yang melintas. Tidak sekadar berjaga, para petugas menyambut masyarakat dengan senyum dan secangkir kopi hangat spesial tahun baru. Sebanyak 1.000 cup kopi disiapkan dan dibagikan kepada warga yang merayakan malam tahun baru. Aksi tersebut sontak menarik perhatian masyarakat yang tengah menikmati suasana malam pergantian tahun di pusat kota Jepara. Interaksi hangat pun terjalin. Warga terlihat berbincang santai dengan petugas kepolisian, menciptakan suasana akrab yang jarang terlihat dalam kegiatan pengamanan berskala besar. Salwa (25), warga Kecamatan Batealit, mengungkapkan rasa senangnya atas kegiatan tersebut. “Rasanya berbeda, malam tahun baru jadi lebih hangat. Polisi bukan hanya mengatur lalu lintas, tapi juga menyapa dan berbagi,” tuturnya. Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menyampaikan bahwa kegiatan berbagi kopi ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. “Pengamanan tidak selalu harus kaku. Dengan cara sederhana seperti ini, kami ingin masyarakat merasa aman, nyaman, dan dekat dengan Polri,” ungkapnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama perayaan tahun baru berlangsung. Melalui secangkir kopi, Polres Jepara berhasil menghadirkan makna kebersamaan di malam pergantian tahun. Pendekatan humanis ini menjadi bukti bahwa keamanan dapat berjalan seiring dengan kehangatan dan kepedulian.(Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara
JATENG – Bidik-kasusnews.com – PATI – Satreskrim Polresta Pati berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan bermodus join modal pengadaan barang hotel yang merugikan korban ratusan juta rupiah. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Mapolresta Pati, Rabu (31/12/2025), sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kasus ini menyeret seorang perempuan berinisial J (41) sebagai tersangka. Pelaku diduga menawarkan kerja sama investasi atau join modal pengadaan barang hotel kepada korban dengan iming-iming keuntungan yang cukup besar, yakni hingga 10 persen dalam waktu singkat, sehingga membuat korban tertarik dan percaya. Kapolresta Pati melalui Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Heri Dwi Utomo, menjelaskan bahwa tersangka memanfaatkan hubungan relasi serta kepercayaan korban. Dengan skema tersebut, korban kemudian menyerahkan modal secara bertahap, baik melalui transfer ke rekening tersangka maupun secara tunai, dengan harapan memperoleh keuntungan sesuai yang dijanjikan. “Modus yang digunakan tersangka adalah menawarkan join modal pengadaan barang hotel dengan janji keuntungan cepat, bahkan disertai bonus tambahan,” ungkap Kompol Heri saat konferensi pers di Mapolresta Pati. Namun dalam perjalanannya, janji tersebut tidak pernah terealisasi. Setelah uang diserahkan, korban tidak menerima laporan pembelian barang hotel sebagaimana yang dijanjikan oleh tersangka. Bahkan, hingga waktu yang disepakati, tidak ada kejelasan terkait proyek maupun keuntungan yang seharusnya diterima korban. “Faktanya, tidak ditemukan adanya pengadaan barang hotel. Semua hanya sebatas janji dari tersangka,” jelas Kompol Heri. Dari hasil penyelidikan, polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekening koran, kuitansi transaksi, serta satu unit telepon genggam milik tersangka. Menurut Kompol Heri, barang bukti tersebut memperkuat dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan karena menunjukkan aliran dana dari korban langsung ke rekening tersangka. Dalam proses penyidikan, tersangka juga sempat tidak memenuhi panggilan penyidik. “Tersangka sempat mangkir dari panggilan, namun akhirnya datang sendiri ke Polresta Pati dan langsung kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya. Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp342 juta. Atas perbuatannya, tersangka J dijerat dengan Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. “Saat ini perkara masih kami kembangkan karena tidak menutup kemungkinan terdapat korban lain dengan modus yang sama,” pungkas Kompol Heri.(Kasnadi) Sumber(Humas Resta Pati)
JATENG – Bidik-kasusnews.com – Pati – Polresta Pati menggelar apel bersama pengamanan pergantian malam Tahun Baru 2026 di halaman Mapolresta Pati, Rabu (31/12/2025) sore. Apel yang berlangsung pukul 15.30 hingga 16.15 WIB ini menjadi tahapan akhir pengecekan kesiapan personel lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Pati. Apel dipimpin langsung Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi dengan Perwira Apel Kabag Ops AKP Nanda Priyambada dan Komandan Apel Kasat Samapta Kompol Ali Mahmudi. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait. Dalam amanatnya, Kapolresta Pati menegaskan apel bersama ini merupakan pengecekan terakhir kesiapan personel dan sarana prasarana. “Apel ini adalah tahap akhir untuk memastikan seluruh unsur Polri dan instansi terkait benar-benar siap mengamankan malam pergantian Tahun Baru 2026,” tegas Kombes Pol Jaka Wahyudi. Ia menekankan, perayaan tahun ini harus dilakukan secara sederhana dan penuh empati, mengingat terjadinya bencana banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatra. “Kita turut prihatin atas musibah di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Oleh karena itu, hindari perayaan berlebihan seperti euforia kembang api dan petasan,” ujarnya. Kapolresta juga mengajak masyarakat mengisi malam tahun baru dengan kegiatan yang lebih bermakna. “Saya mengimbau agar perayaan Tahun Baru 2026 diisi dengan kegiatan positif seperti doa bersama dan kegiatan kemanusiaan lainnya,” kata dia di hadapan peserta apel. Dalam aspek pengamanan, Kapolresta Pati menginstruksikan seluruh personel bertugas secara humanis. “Laksanakan tugas dengan pendekatan dialogis, hindari sikap arogan, namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban masyarakat,” ucapnya. Ia juga memerintahkan patroli intensif di masing-masing zona untuk mengantisipasi miras, kejahatan C3, balap liar, narkoba, hingga potensi gangguan kamtibmas lainnya. Kombes Pol Jaka Wahyudi turut mengingatkan kesiapsiagaan personel menghadapi cuaca ekstrem. “Siapkan fisik dan mental, meski hujan mengguyur kita harus tetap semangat dan waspada terhadap potensi kejahatan maupun bencana,” tegasnya. Menurutnya, deteksi dini dan respons cepat menjadi kunci pengamanan malam tahun baru. Ia menambahkan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak secara terukur sesuai SOP. “Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, terarah, dan sesuai prosedur. Polresta Pati juga selalu siap siaga dan tanggap terhadap potensi bencana di wilayah Kabupaten Pati,” pungkas Kapolresta.(Kasnadi) Sumber(Humas Resta Pati)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Menjelang pergantian tahun, anggota Babinsa dari seluruh Koramil di bawah naungan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menggelar doa bersama sebagai wujud refleksi akhir tahun sekaligus solidaritas kemanusiaan. Kegiatan ini berlangsung di Musholla Kodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, Rabu (31/12/2025) sore. Doa bersama yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Radin Inten tersebut diikuti jajaran perwira dan anggota Kodim 0410/KBL. Turut hadir dalam kegiatan itu Pasi Intel Kodim 0410/KBL Mayor Inf Bagus Setyawan, S.Sos, Pasi Pers Kapten Inf Sunarto W.S, Wadanramil 410-06 Kapten Arm Iwan Sudrajat, serta Kaurlat Siops Dim Kapten Inf Atang Sutisna. Kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, yakni menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh rasa syukur serta mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, seperti Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dalam sambutannya, Mayor Inf Bagus Setyawan menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara sebangsa di wilayah terdampak bencana. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum doa bersama sebagai bentuk empati dan kepedulian. “Mari kita panjatkan doa untuk keselamatan dan ketabahan saudara-saudara kita yang tengah diuji oleh bencana alam. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, serta memudahkan proses pemulihan dan rekonstruksi di daerah terdampak,” ujar Mayor Bagus. Doa bersama yang dipimpin oleh petugas rohani Kodim 0410/KBL berlangsung khidmat dan penuh makna. Selain mendoakan korban bencana, seluruh peserta juga memanjatkan doa agar diberikan ampunan, keselamatan, serta keberkahan dalam menyongsong tahun 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan soliditas antar anggota TNI, serta menegaskan komitmen TNI dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial terhadap masyarakat. Acara doa bersama berakhir sekitar pukul 18.45 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Diharapkan, doa yang dipanjatkan menjadi penguat bagi para korban bencana serta membawa harapan dan keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia di tahun yang baru. (Agus)