Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Sejumlah warga Desa Sindang Kempeng, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, dibuat resah setelah mengetahui adanya tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) meski mereka mengaku sudah rutin melakukan pembayaran setiap tahun. Dugaan muncul bahwa setoran pajak warga tersebut tidak disampaikan ke pemerintah daerah, melainkan diselewengkan oleh oknum perangkat desa. Kasus ini terungkap setelah beberapa warga, khususnya di Blok Manis, menunjukkan bukti pembayaran PBB berupa struk kepada awak media. Meski bukti pembayaran ada, nama mereka tetap tercatat menunggak dalam administrasi pajak daerah. Salah satu warga menuturkan, pembayaran PBB dilakukan melalui kader pemungut di lingkungannya. Namun saat dipertanyakan, kader mengaku sudah menyetorkan uang tersebut ke perangkat desa, dalam hal ini Kaur Kesra (Lebe) Desa Sindang Kempeng. “Semua sudah saya serahkan ke Kaur Kesra,” kata seorang kader penarik iuran PBB. Ironisnya, dugaan penyalahgunaan setoran PBB ini disebut sudah berlangsung selama beberapa tahun. Salah seorang warga bahkan mengaku pernah menerima pengembalian uang langsung dari perangkat desa yang bersangkutan, setelah masalah tersebut dipersoalkan. Warga yang merasa kecewa berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar. Mereka menilai hal ini merugikan masyarakat yang sudah taat pajak namun tetap dianggap menunggak. Menanggapi isu tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Warga disarankan membayar PBB melalui kanal resmi, baik di kantor Bapenda maupun melalui layanan pembayaran daring yang sudah disediakan, agar terhindar dari risiko penyalahgunaan oleh pihak ketiga. Kasus dugaan penyelewengan setoran PBB Desa Sindang Kempeng ini kini menjadi sorotan publik. Warga pun menanti adanya klarifikasi dan langkah tegas dari pemerintah desa maupun pihak berwenang agar masalah serupa tidak terulang di kemudian hari. (Asep)

HSU | Bidik-kasusnews.com – Desa Danau Terate, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), menjadi pusat perhatian pada Selasa (16/9/2025) sore setelah digelar Panen Raya Padi di area persawahan setempat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung program pemerintah menuju ketahanan pangan nasional dan swasembada beras. Acara yang berlangsung mulai pukul 16.30 Wita itu dihadiri langsung oleh Bupati HSU H. Sahrudjani, Wakil Bupati Hero Setiawan, Sekda H. Adi Lesmana, unsur Forkopimda, hingga perwakilan DPRD Kabupaten HSU. Hadir pula jajaran kepolisian, TNI, Kepala Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, serta masyarakat petani setempat. Dalam sambutannya, Bupati HSU menegaskan bahwa panen raya ini merupakan bukti kerja keras para petani sekaligus langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan. “Panen ini bukan hanya hasil pertanian, tetapi juga hasil kebersamaan. Kita ingin Kabupaten HSU menjadi penopang lumbung padi nasional,” ujarnya. Panen raya dilakukan secara simbolis oleh Bupati beserta jajaran, disertai penampilan tarian tradisional “Mengatam Benih” yang menjadi ciri khas budaya lokal. Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, laporan dari Kepala Desa Danau Terate, serta diskusi antara petani dan pemerintah mengenai peningkatan hasil pertanian. Berdasarkan data, luas lahan persawahan di Desa Danau Terate mencapai 174 hektare, dengan 170 hektare di antaranya siap dipanen. Varietas padi yang dipanen adalah jenis R66, dengan hasil produksi rata-rata 5 ton per hektare. Artinya, panen kali ini berpotensi menghasilkan lebih dari 850 ton gabah, yang dapat memperkuat cadangan pangan di Kabupaten HSU. Selain menjaga ketersediaan beras, panen raya ini juga diharapkan memberi dampak positif lain, seperti meningkatkan pendapatan petani, menjaga stabilitas harga beras di pasaran, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Panen raya ini juga menjadi bagian dari upaya Kabupaten HSU mewujudkan program Agrominapolitan, yaitu pembangunan berbasis pertanian, perikanan, dan peternakan untuk kesejahteraan masyarakat. ( Agus)

Jakarta | Bidik-kasusnews.com – Kerusuhan besar yang melanda Ibu Kota di penghujung Agustus 2025 menyisakan kisah kelam sekaligus heroik. Ketika jalanan dipenuhi kobaran api, lemparan batu, hingga ledakan petasan rakitan, hadir para penyelamat yang bergerak di garis depan: Tim Kesehatan Taktis Korbrimob Polri atau dikenal dengan sebutan Tim Cobra. Aksi demonstrasi yang awalnya berlangsung dengan orasi berubah menjadi amukan massa. Fasilitas umum rusak, ban terbakar, dan aparat berhadapan langsung dengan gelombang anarki. Di tengah kekacauan itu, tim medis taktis Korbrimob di bawah pimpinan Kombes Pol dr. Bambang Wiji Asmoro, M.Han serta koordinator lapangan AKBP dr. Sulistyo Purbo Harsono bergerak cepat menyelamatkan nyawa, baik aparat maupun warga terdampak. Pada 28 Agustus 2025, kawasan Slipi, Jakarta Barat, menjadi saksi nyata perjuangan. Saat seorang perwira polisi, AKP Darkun, roboh akibat hantaman benda tumpul, Tim Cobra tanpa ragu menerobos kerumunan dan hujan batu. Mereka menghentikan perdarahan, memasang perban darurat, menstabilkan kondisi korban, hingga mengevakuasi dengan ambulans taktis yang berkali-kali terkena lemparan massa. Tidak hanya di lapangan, posko medis darurat juga menjadi pusat penanganan lanjutan. Dengan peralatan terbatas, para tenaga kesehatan menjahit luka, memberikan oksigen, hingga melakukan triase darurat sebelum korban dirujuk ke RS Bhayangkara Polri. Ambulans terus hilir mudik, sementara doa mengiringi agar setiap detak jantung korban tetap bertahan. Selain menangani aparat yang terluka, Tim Cobra juga mengemban misi kemanusiaan lain: mengevakuasi keluarga personel Brimob Polda Metro Jaya yang terjebak di wilayah Kwitang akibat kepungan massa. Di bawah pimpinan AKP Panca Sirsanti, A.Md.Kep., S.H., puluhan keluarga dipindahkan ke lokasi aman di Fave Hotel dan Blue Sky Hotel Jakarta. Di sana, tim medis RS Bhayangkara Brimob membuka layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan umum, pemberian obat-obatan, hingga konseling psikologis untuk memulihkan trauma. Anak-anak anggota Brimob diperiksa kondisi gizinya, para ibu diberikan pendampingan psikologis, bahkan satu keluarga yang membutuhkan perawatan hemodialisa rutin tetap difasilitasi agar tidak terputus akses kesehatannya. Untuk menjaga stamina personel pengamanan di lapangan, tim medis juga melakukan patroli kesehatan dengan membagikan vitamin, obat-obatan, hingga pemeriksaan singkat di pos-pos penjagaan. Semua dilakukan demi memastikan aparat tetap bugar menghadapi dinamika situasi yang terus berubah. Meski penuh peluh dan kelelahan, para tenaga medis Korbrimob tetap teguh dengan semboyan mereka: “To Save Life, Brigade.” Kisah pengabdian ini menjadi bukti bahwa di balik tragedi Agustus Kelabu 2025, masih ada cahaya keberanian yang menjaga kemanusiaan. ( Agus)

  Puncak Jaya | Bidik-kasusnews.com – Aparat TNI bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Puncak Jaya menggelar pemantauan harga bahan pokok di sejumlah pusat perdagangan, Senin (15/9/2025). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sembako serta memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman. Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han, menjelaskan bahwa kehadiran personel TNI merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok. “Pemantauan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Kami ingin memastikan agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan warga,” ujar Letkol Bagus. Dalam kegiatan tersebut, aparat TNI bersama tim pemda berdialog langsung dengan sejumlah pedagang terkait ketersediaan beras, minyak goreng, gula, hingga telur. Pemerintah juga mengimbau para pelaku usaha untuk menjaga stabilitas harga demi kepentingan bersama. Selain mendampingi pengawasan, TNI juga memastikan jalannya kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan nyaman. “Kami berharap langkah ini membantu warga memperoleh sembako dengan harga yang terjangkau,” tambahnya. Kegiatan pemantauan harga ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai kolaborasi TNI dan Pemda memberi rasa aman sekaligus harapan agar kebutuhan pokok tetap stabil di tengah dinamika ekonomi saat ini. ( Agus)

HSU | Bidik-kasusnews.com – Sinergitas TNI dan Polri kembali terlihat dalam kegiatan gotong royong yang digelar di Desa Danau Terati, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (16/9/2025) pagi. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjang, AKP Robby Ansharie Bahasuan, SH, MM, bersama jajaran Polsek Banjang. Hadir pula Danramil Amuntai Tengah-Banjang, Peltu Abdul Wahid, beserta anggota Koramil, serta Kepala Desa Danau Terati. Dalam kegiatan tersebut, personel TNI-Polri bersama perangkat desa bergotong royong mendirikan tenda dan memasang umbul-umbul sebagai persiapan Panen Raya Padi yang dijadwalkan berlangsung sore harinya pukul 16.00 WITA di lokasi yang sama. Menurut Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, kegiatan gotong royong ini bukan hanya untuk persiapan acara, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dalam memperkuat sinergitas TNI-Polri di tingkat kecamatan. “Gotong royong ini wujud nyata kerjasama TNI-Polri bersama masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi ini penting, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kegiatan positif masyarakat seperti panen raya,” ungkap Kapolsek. Hal senada disampaikan Danramil Amuntai Tengah-Banjang, Peltu Abdul Wahid. Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas dan mempererat hubungan dengan warga desa. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.30 WITA ini berjalan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Dengan adanya kolaborasi tersebut, diharapkan acara Panen Raya Padi di Desa Danau Terati berjalan sukses sekaligus menjadi simbol kekompakan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga persatuan di wilayah Kecamatan Banjang. ( Agus)

Bidik-kasusnews.com,Melawi Kalimantan Barat Polres Melawi Polda Kalbar Respon dan gerak cepat Satuan Lalu Lintas Polres Melawi bersama Badan Sosial Pencegahan Bahaya Kebakaran (BS-PBK) Nanga Pinoh terjun langsung ke lapangan atas informasi dari masyarakat tentang adanya tumpahan Bahan Bakar Minyak jenis solar dari truck tangki Crude Palm Oil (CPO) di perempatan Tugu Juang Nanga Pinoh, Senin (15/09/25). Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla melalui Kasat Lantas Iptu J.E.Kusuma, S.A.P., M.H mengatakan setelah mendapatkan informasi segera melakukan koordinasi sebagai upaya pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas. “Bersama kami melakukan penyiramanan dan pembersihan dengan cara di semprot air dan cairan detergen guna membersihan tumpahan solar yang dapat membahayakan pengguna jalan,” ujar Kasat Lantas. Lanjutnya atas pengemudi sedang di lakukan pencarian, Langkah segera ini sangat penting dilakukan di mana diketahui ruas jalan juang di sekitar lokasi merupakan jalan utama lalu lintas kendaraan masyarakat Kabupaten Melawi sehingga langkah nyata yang dilakukan sangat penting. “Melakukan pengaturan lalu lintas dan bersama personel BS-PBK Nanga Pinoh melakukan penyiraman dan pembersihan bersama serta memastikan jalan aspal telah bersih dan tidak membahayakan pengguna jalan,” terang Iptu J.E.Kusuma. Terima kasih atas kesigapan dan kepedulian BS – PBK Nanga Pinoh bersama sama melakukan pembersihan jalan. “Masyarakat pengguna jalan agar lebih berhati hati saat melintas di lokasi, terima kasih kepada masyarakat telah memberikan ruang dan patuh dengan arahan petugas dalam berlalu lintas selama proses pembersihan,” pungkas Kasat Lantas Iptu J.E.Kusuma. Sumber Humas:Samsi Wartawan H.Riyan

Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Senin-15-September-2025, Personel Batalyon C Pelopor kabupaten Sintang Kalbar Satbrimob Polda Kalbar turut berpartisipasi dalam kegiatan Donor Darah yang dilaksanakan di Bandara Tebelian Sintang, dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional. Dalam Melakukan donor darah sebagai aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan seperti ini menunjukan kepedulian dan empati terhadap sesama,serta dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah. Ini merupakan wujud nyata kepedulian Satuan Brimob terhadap sesama serta dukungan penuh dalam Bakti Transportasi Untuk Negeri, demi menjaga kesehatan dan menebarkan manfaat bagi masyarakat luas. Dengan semangat “Bergerak Maju untuk Transportasi Hebat”, Brimob senantiasa hadir mendukung setiap langkah kebaikan bagi bangsa dan negara. Donor darah sendiri memiliki beberapa manfaat, baik bagi pendonor maupun penerima. Bagi pendonor, donor darah dapat¹: Membantu Menyelamatkan Nyawa: Darah yang didonorkan dapat digunakan untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah, seperti korban kecelakaan atau pasien dengan kondisi medis tertentu. Menjaga Kesehatan Jantung: Donor darah dapat membantu memperlancar aliran darah dan mencegah terjadinya penyumbatan arteri. Meningkatkan Produksi Sel Darah Merah: Donor darah dapat memicu sumsum tulang belakang untuk memproduksi sel darah merah baru. Untuk melakukan donor darah, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti²: – *Usia*: 17-60 tahun – *Berat Badan*: Minimal 45 kg – *Kondisi Fisik*: Dalam keadaan sehat, jasmani maupun rohani – *Tekanan Darah*: Normal atau berkisar antara 90/60-150/80 mmHg – *Kadar Hemoglobin*: Minimal 12 gr/dl untuk wanita dan 12,5 gr/dl untuk pria Semoga kegiatan donor darah seperti ini dapat terus dilakukan dan membantu banyak orang yang membutuhkan. Wartawan Supriyono

Bangka Barat | Bidik-kasusnews.com – Stasiun Bakamla Bangka Belitung (Babel) kembali menunjukkan keseriusannya menjaga keamanan laut dan menekan praktik pertambangan ilegal. Pada Minggu (14/9/2025), tim Bakamla Babel berhasil membongkar upaya penyelundupan pasir timah dari aktivitas Ponton Isap Produksi (PIP) di kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tempilang DU-1545, Kabupaten Bangka Barat. Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya oknum kolektor yang kerap merayu penambang menjual hasil tambang ke luar jalur resmi dengan tawaran harga lebih tinggi. Menindaklanjuti laporan itu, Kepala Stasiun Bakamla Babel, Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto, langsung mengerahkan tim untuk melakukan pengintaian dan pemeriksaan di lokasi. Dari hasil pengecekan terhadap sekitar 50 unit PIP yang tengah beroperasi, ditemukan 26 kampil pasir timah kering yang disembunyikan di atas ponton. Setelah ditimbang bersama pengawas PIP PT Timah, total barang bukti mencapai 1.261 kilogram pasir timah yang diduga akan diturunkan secara ilegal pada malam hari. “Maraknya penyelundupan timah sebagian besar dipicu oleh praktik penjualan hasil tambang dari PIP kepada kolektor ilegal. Tindakan ini jelas merugikan PT Timah, mengganggu target produksi nasional, dan menimbulkan kerugian besar bagi negara,” tegas Letkol Yuli dalam keterangannya. Ia menambahkan, Bakamla RI akan terus menindak tegas upaya penyelundupan yang merugikan negara dan masyarakat. “Kami berharap penindakan ini memberi efek jera bagi para penambang agar tidak mudah tergiur rayuan kolektor,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla mengapresiasi langkah cepat jajarannya di Babel. Menurutnya, timah merupakan komoditas strategis nasional yang harus dijaga keberlanjutannya. “Bakamla RI akan selalu berada di garda depan mengawal keamanan laut, termasuk mencegah penyelundupan hasil tambang. Upaya ini penting untuk menjaga aset negara sekaligus memastikan kekayaan alam dikelola sesuai aturan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Laksdya Irvansyah. Ia menegaskan, operasi serupa akan terus dilakukan di wilayah IUP PT Timah lainnya untuk memutus mata rantai pasokan penyelundupan dan mendorong penambang bekerja sesuai ketentuan hukum. ( Agus)

Melawi | Bidik-kasusnews.com – Kalimantan Barat – Senin, 15 September 2025 Untuk mempererat sinergi dan komunikasi, Staf Redaksi Bidik-kasusnews.com Kalimantan Barat, Basori, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla. Pertemuan berlangsung di Mapolres Melawi dan mendapat sambutan hangat dari Kapolres yang sudah lima bulan bertugas di wilayah tersebut. Dalam pertemuan itu, kedua pihak sepakat pentingnya menjaga komunikasi dan kerja sama yang baik antara kepolisian dan media. Hal ini dinilai sangat penting, terutama untuk mendukung monitoring serta penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat luas.“Kami selalu mendukung kinerja kepolisian dalam menjalankan tugas di wilayah hukum Polres Melawi. Media memiliki peran penting untuk memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar dan bermanfaat,” ujar Basori. Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk dengan media. Menurutnya, media adalah mitra strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus menjaga stabilitas keamanan. “Kami mengajak masyarakat dan media untuk bersama-sama menjaga Melawi tetap aman, harmonis, serta rukun dalam keberagaman etnis dan agama,” ungkap Kapolres. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepolisian dan media bukan sekadar menjalin komunikasi, tetapi juga memperkuat peran keduanya dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan masyarakat Melawi semakin merasakan manfaat dari keamanan dan informasi yang terpercaya. Wartawan Mulyawan

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Pengadilan Negeri (PN) Jepara menggelar sidang kedua perkara gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) antara seorang konsumen asal Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Fiyan Andika, melawan PT BNI Multifinance Semarang dan PT Satya Mandiri selaku jasa penagihan, Senin (15/9/2025). Sidang yang digelar di Ruang Cakra dimulai pukul 12.33 WIB dan dipimpin oleh Majelis Hakim yang diketuai Erven Langgeng Kasih, S.H., M.H., dengan anggota Yuristi Laprimoni, S.H. dan Joko Ciptanto, S.H., M.H.. Sidang turut dihadiri kuasa hukum dari kedua belah pihak serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Usai sidang, agenda dilanjutkan dengan proses mediasi. Dalam mediasi tersebut, kuasa hukum Fiyan, Sofyan Hadi, S.HI., C.LSC., C.ME., mengajukan agar mobil Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi K 8896 HC yang ditarik oleh pihak leasing dapat dikembalikan. Fiyan pun menyatakan kesanggupannya untuk kembali melanjutkan pembayaran angsuran. Kronologi Perkara Perkara yang terdaftar dengan Nomor 39/Pdt.G/2025/PN Jpr ini berawal dari penarikan mobil milik Fiyan, Daihatsu Grandmax K 8896 HC, yang dinilai tidak sesuai prosedur. Fiyan menunjuk Sofyan Hadi sebagai kuasa hukum melalui Surat Kuasa Khusus Nomor 028/1w.ah/lit/VIII/2025. Menurut penggugat, angsuran mobilnya memang tertunggak tiga bulan. Namun, ketiga ia mencoba melakukan pembayaran, pihak leasing justru mentranfer kembali dana tersebut. Hingga akhirnya, pada 5 Agustus 2025, mobil yang sedang dipakai kakaknya di kawasan Pasar Kliwon Kudus dihampiri oleh sekitar 5–6 orang. Mobil kemudian diarahkan ke kantor PT BNI Multifinance, dan di sana Fiyan diminta menandatangani sejumlah dokumen yang dianggap merugikan dirinya. Sidang selanjutnya dijadwalkan untuk melanjutkan proses mediasi sebelum masuk pada pemeriksaan pokok perkara.(Wely-jateng)