JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Semangat persatuan tampak begitu terasa dalam kegiatan sarasehan yang digelar Kodim 0719/Jepara bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas) se-Kabupaten Jepara, Kamis (18/9/2025). Bertempat di Aula Makodim, forum ini menjadi ruang pertemuan sekaligus penguat komitmen bersama menjaga kondusifitas wilayah. Dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi, S.E., sarasehan ini menghadirkan berbagai ormas dari beragam latar belakang. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa rasa cinta terhadap Jepara mampu menyatukan perbedaan. Dalam sambutannya, Dandim menekankan bahwa keamanan bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. “Kekuatan Jepara ada pada kebersamaan warganya. TNI tidak bisa bekerja sendiri, kita harus bergandengan tangan. Perbedaan itu anugerah, bila dikelola dengan baik justru akan memperkuat kita,” tegas Letkol Arm Khoirul Cahyadi. Sejumlah ormas hadir dalam kesempatan itu, di antaranya Pro Grib, Grib Jaya, LSM GMBI, Pemuda Pancasila, Squad Nusantara, Aji Cakra, Pekad IB, PKN JU, KPPI, Ormas Kesenian, serta Lembaga Jepara Maju (LJM). Diskusi berlangsung dalam suasana akrab dan penuh keterbukaan. Perwakilan ormas menyampaikan dukungan mereka untuk TNI, sekaligus memberi masukan terkait dinamika sosial yang muncul di masyarakat. Bagi Kodim 0719/Jepara, sarasehan ini merupakan wujud nyata Bakti Teritorial Prima—sebuah pendekatan yang menempatkan TNI sebagai sahabat rakyat, pengayom, sekaligus penghubung yang menguatkan sinergi antara aparat dan masyarakat. Menutup kegiatan, Dandim menyampaikan harapannya agar forum semacam ini terus berlanjut. > “Kami ingin Jepara menjadi rumah yang damai bagi semua. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mencegah gesekan, sekaligus membangun Jepara yang bermartabat,” pungkasnya. (Wely-jateng)
HSU | Bidik-kasusnews.com – Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H digelar dengan penuh khidmat di Masjid Abu Sofyan Pondok Pesantren (Ponpes) IUNS, Desa Kaludan Kecil, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (18/9/2025). Acara keagamaan ini dihadiri ratusan jamaah, para alim ulama, tokoh masyarakat, hingga unsur TNI-Polri. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita tersebut menghadirkan penceramah KH. Ahmad Khairazi, Pimpinan Majelis Raudatul Ghanna An Nabiyah. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Maulid Nabi bukan hanya sekadar perayaan tahunan. Lebih dari itu, ini adalah momentum refleksi untuk meneladani sifat Rasulullah yang jujur, amanah, dan penuh kasih sayang,” ujar KH. Ahmad Khairazi dalam ceramahnya. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, SH, MM, perwakilan Danramil, Kasat Binmas Polres HSU, pimpinan Ponpes IUNS H. Hendra Mahmunah Jaya, serta sejumlah tokoh agama dari HSU dan sekitarnya. Tidak kurang dari 300 santri dan warga sekitar turut menyemarakkan acara tersebut. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri SMP, dilanjutkan dengan sambutan pimpinan Ponpes IUNS, lantunan syair-syair maulid oleh grup Alhabsy, hingga doa penutup. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan menegaskan bahwa Polsek Banjang turut melakukan pengamanan demi kelancaran acara. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujarnya. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Ponpes IUNS Banjang ini tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menggali kembali nilai-nilai luhur Rasulullah sebagai pedoman hidup di tengah tantangan zaman modern. ( Agus)
Jakarta | Bidik-kasusnews.com – Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M dengan tema “Membangun karakter Personel TNI PRIMA melalui sunnah Rasulullah”, Rabu, 17 September 2025, di Masjid Al-Ikhlas Mapusterad, Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti seluruh Prajurit TNI, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana PCBS Pusterad. Suasana pagi yang sejuk menyelimuti Mapusterad. Para prajurit, PNS, dan anggota Persit memenuhi halaman masjid dengan semangat kebersamaan. Sapaan hangat dan senyum tulus antarhadirin menegaskan ikatan kekeluargaan yang kuat, seakan seluruh hati bersatu dalam satu tujuan: meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Peringatan Maulid bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum spiritual yang mendalam. Sifat shiddiq, amanah, fathonah, dan tabligh menjadi pedoman moral yang membimbing setiap prajurit untuk menjalankan tugas dengan ikhlas. Nilai-nilai ini juga menjadi fondasi pembangunan karakter PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif) yang menjadi ciri khas anggota Pusterad. Kehadiran KH. Dede Abdurrahman dari Pondok Pesantren Ta’fidz Qur’an Al-Ikhlas Nizamuddin menambah dimensi spiritual acara. Tausiah beliau mengingatkan pentingnya iman, akhlak mulia, dan pengabdian sepenuh hati demi kemaslahatan bangsa. Para peserta tampak khusyuk, merenungkan pesan yang disampaikan, sehingga semangat pengabdian dan kesadaran moral semakin menyala. Momen Maulid juga menjadi ruang refleksi bagi anggota Persit. Kehangatan kebersamaan, keikhlasan, dan keteladanan memperkuat ikatan antara prajurit dan keluarga besar Pusterad. Setiap senyum, sapaan, dan shalawat yang dilantunkan menyalakan kembali semangat untuk menjaga persatuan bangsa dengan cinta, keteguhan, dan kepedulian tulus. Di balik kesederhanaan acara, tersimpan pesan besar: keteladanan Rasulullah SAW menjadi lentera pengabdian yang hidup dalam hati setiap prajurit dan Persit Pusterad. Spiritualitas dan profesionalisme berpadu, sehingga setiap langkah pengabdian tidak hanya berhasil secara tugas, tetapi juga bernilai keberkahan bagi diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa. Peringatan Maulid ini menunjukkan bahwa meneladani Rasulullah tidak hanya menguatkan iman, tetapi juga membimbing setiap anggota Pusterad untuk melayani bangsa dengan sepenuh hati, demi Indonesia yang lebih sejahtera, harmonis, dan bermartabat.( Agus)
Jakarta | Bidik-kasusnews.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap praktik penyalahgunaan gas elpiji subsidi 3 kilogram yang dioplos ke tabung gas portable. Kasus ini terungkap dalam lima perkara berbeda sepanjang Juli hingga Agustus 2025 di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., menjelaskan pengungkapan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden, Presisi Kapolri, dan Jaga Jakarta Kapolda Metro Jaya, khususnya dalam penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan gas bersubsidi. “Modus yang digunakan para pelaku yaitu memindahkan gas dari tabung LPG 3 Kg subsidi ke tabung portable berbagai merek dengan menggunakan regulator rakitan yang sudah dimodifikasi. Satu tabung gas 3 Kg bisa menghasilkan 10 sampai 11 tabung portable,” ujar Kapolres dalam keterangan pers, Rabu (17/9/2025). Dari hasil pengoplosan tersebut, para tersangka meraup keuntungan antara Rp38.000 hingga Rp93.000 per tabung. Produk oplosan itu kemudian dijual melalui media sosial, e-commerce, dan secara langsung dengan harga jauh lebih murah dari harga resmi, sehingga menarik banyak konsumen. Namun, Kapolres mengingatkan praktik ini sangat berbahaya karena gas yang dipindahkan tidak melalui prosedur aman dan berpotensi menimbulkan kebakaran atau ledakan. Dalam pengungkapan ini, polisi menetapkan enam orang tersangka berinisial IR (26), BK (32), FS (38), NT (20), HT (38), dan AA (24) yang ditangkap di sejumlah lokasi berbeda di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. “Jangan membeli tabung gas portable dengan harga murah di bawah pasaran, karena selain ilegal juga membahayakan keselamatan. Kepada pelaku lain yang masih menjalankan praktik ini, kami tegaskan akan ada tindakan hukum tegas,” ujarnya. Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I.G.N.P. Krishna Narayana, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., menambahkan para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal, antara lain: Pasal 32 ayat (2) Jo Pasal 30 dan Pasal 31 UU No. 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, Pasal 62 Ayat (1) Jo Pasal 8 Ayat (1) huruf b dan c UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang diubah dengan Pasal 40 Angka 9 UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Para tersangka terancam hukuman penjara paling lama 6 tahun atas perbuatannya. ( Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 17 September 2025 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menggelar kegiatan Bakti Sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Rutan Jepara untuk terus menjalin hubungan yang humanis antara institusi pemasyarakatan dan masyarakat, khususnya keluarga para warga binaan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud empati dan tanggung jawab sosial terhadap keluarga WBP yang terdampak secara ekonomi akibat situasi yang dihadapi anggota keluarganya yang sedang menjalani masa pidana. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga warga binaan dan menjadi penguat tali silaturahmi antara Rutan Jepara dengan masyarakat,” ujar Renza Maisetyo. Bantuan sosial yang dibagikan berupa paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Total sebanyak 10 (sepuluh) paket bantuan disalurkan kepada keluarga WBP yang sebelumnya telah didata dan diprioritaskan berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi mereka. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para pegawai Rutan Jepara yang turut membantu dalam proses pendistribusian bantuan. Salah satu penerima bantuan, Ibu Atun, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak Rutan. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya haru. Rutan Jepara berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang sebagai bagian dari pembinaan dan pendekatan kemanusiaan yang tidak hanya ditujukan kepada warga binaan, tetapi juga keluarganya yang menjadi bagian penting dari proses reintegrasi sosial.(Wely-jateng)
Amuntai, HSU | Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Satuan Binmas melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum dengan menjadi narasumber dalam sosialisasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) kepada para Ketua OSIS se-Kabupaten HSU. Acara berlangsung di Aula Dispora Kabupaten HSU, Rabu (17/9/2025) siang. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk edukasi sekaligus pencegahan dini terhadap potensi penyalahgunaan media sosial, terutama pasca terjadinya unjuk rasa anarkis di beberapa daerah yang dipicu oleh informasi hoaks dan ujaran provokatif di dunia maya. Hadir sebagai pemateri, Kasat Binmas Polres HSU AKP Syaifullah, S.H., didampingi oleh sejumlah personel, di antaranya Aipda Irma Fitri H, Brigadir Ratna Eka Syafitri, Briptu Adi Rizki Putra, Briptu M. Ahlun Nazhar, S.Pd., M.M., serta Bripda Ahmad Hasan. Dalam penyampaiannya, AKP Syaifullah menegaskan pentingnya pemahaman UU ITE bagi generasi muda, khususnya pelajar yang aktif menggunakan media sosial. Ia mengingatkan agar bijak dalam menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi. “Adik-adik pelajar adalah calon pemimpin bangsa. Jangan sampai masa depan terhambat karena terjerat kasus hukum akibat penyalahgunaan media sosial. Mari gunakan teknologi untuk hal positif dan membangun,” ujarnya. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta. Para Ketua OSIS tampak antusias mengikuti diskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait penggunaan media sosial yang sehat serta cara menangkal berita bohong. Kapolres HSU menyampaikan bahwa kegiatan edukasi seperti ini akan terus digelar untuk meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar sekaligus mencegah terulangnya aksi anarkis akibat provokasi di dunia maya. Acara berakhir dengan tertib, aman, dan lancar. Para peserta berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal dalam mengedukasi rekan-rekan pelajar di sekolah masing-masing agar lebih bijak dalam bermedia sosial. ( Agus)
HSU | Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama pemerintah desa menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Amuntai Selatan, Rabu (16/9/2025) pagi. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Dalam kegiatan tersebut, Polsek Amuntai Selatan bersama Bhabinkamtibmas, anggota Polsek, serta Kepala Desa turut hadir mendampingi masyarakat. Beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp57.000 per bungkus. Tercatat, sebanyak 150 kilogram atau 30 bungkus beras SPHP berhasil terjual habis dalam waktu singkat. Kapolsek Amuntai Selatan yang memimpin kegiatan menyampaikan bahwa program pangan murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama Polri dalam meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah naik turunnya harga bahan pokok. “Alhamdulillah kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Antusiasme warga cukup tinggi karena harga beras yang dijual jauh lebih terjangkau dibandingkan di pasaran,” ungkapnya. Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Amuntai Selatan ini mendapat sambutan positif dari warga. Mereka berharap kegiatan serupa bisa rutin dilaksanakan agar kebutuhan pokok tetap stabil dan mudah dijangkau. Program pangan murah ini sejalan dengan upaya Polri dan pemerintah daerah untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten HSU. (Agus)
HSU | Bidik-kasusnews.com – Upaya pencegahan stunting terus digencarkan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Rabu (17/9/2025) pagi, bertempat di halaman Kantor Kecamatan Banjang, dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis berupa telur itik kepada para orang tua asuh genting se-Kecamatan Banjang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang digagas Pemerintah Daerah HSU. Bantuan diberikan kepada 277 kepala keluarga (KK), termasuk ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), yang tersebar di 20 desa di wilayah Kecamatan Banjang. Hadir dalam acara tersebut, Camat Banjang Rully Lesmana, S.ST.P., M.AP, Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., Danramil Banjang yang diwakili Babinsa Lok Bangkai Kopda Hendra Pratama, serta Koordinator Balai Penyuluhan KB Banjang Khairunnisa, S.Kep., Ns. Setiap penerima bantuan mendapatkan 7 butir telur per minggu. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi keluarga, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil, sehingga dapat menekan angka stunting di wilayah tersebut. “Pencegahan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi memerlukan kolaborasi lintas sektoral dan peran aktif masyarakat. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap kebutuhan gizi masyarakat dapat lebih terpenuhi,” ujar Camat Banjang Rully Lesmana. Adapun desa dengan jumlah penerima terbanyak adalah Desa Kaludan Kecil dengan total 40 orang, termasuk ibu hamil KEK. Bantuan juga menyasar desa-desa lain seperti Banjang, Pawalutan, Beringin, Pelanjungan Sari, hingga Pulau Damar. Kapolsek Banjang, AKP Robby Ansharie, menegaskan bahwa kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ia menambahkan bahwa jajaran Polsek siap mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di wilayah hukum Polsek Banjang. Program bantuan telur ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah daerah bersama jajaran terkait dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membangun generasi yang sehat dan tangguh di masa depan. ( Agus)
Bidik-kasusnews.com,Kapuas Hulu Kalimantan Barat Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan meninjau langsung pembangunan proyek peningkatan Jembatan Sejiram-Semitau di Kabupaten Kapuas Hulu yang didanai melalui APBD Kalbar tahun 2025. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi kendala banjir yang kerap mengganggu akses transportasi di wilayah yang menghubungkan dua kecamatan di kabupaten tersebut. “Setiap kali banjir datang, masyarakat kesulitan melintas. Karena itu, jembatan ini kami tinggikan elevasinya,” kata Norsan. Norsan mengatakan, konstruksi awal jembatan dengan material kayu tersebut akan digantikan dengan rangka baja. Sehingga bisa tahan meski direndam banjir. “Nanti diganti konstruksi kayu dengan rangka baja, agar tetap bisa difungsikan meskipun terendam air,” ujarnya. Dia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Kalbar difokuskan pada wilayah-wilayah pedalaman yang mendesak dan bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. “Ibarat memakai kain, kalau ditutup kepala, kaki kelihatan, kalau ditutup kaki, kepala kelihatan. Jadi, yang diutamakan adalah yang paling mendesak, seperti jembatan ini,” jelasnya. Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, yang mendampingi kunjungan tersebut, menyampaikan apresiasinya atas proyek infrastruktur tersebut. Menurutnya, banjir yang hampir terjadi setiap tahun di wilayah itu kerap memutus akses transportasi antara Kecamatan Semitau dan Suhaid. Akibatnya, distribusi barang, termasuk kebutuhan pokok, terganggu sehingga memicu kenaikan harga di masyarakat. “Kalau banjir, kendaraan tidak bisa melintas, dan suplai barang terhambat. Akibatnya, harga bahan pokok pun naik. Dengan ditinggikannya jembatan ini, kami sangat berterima kasih. Ke depan, akses ke Semitau tidak akan lagi terkendala. Tinggal arah ke Suhaid yang masih membutuhkan perhatian lebih lanjut,” kata Fransiskus. Diaan berharap, dengan rampungnya peningkatan Jembatan Sejiram-Semitau, arus transportasi, distribusi barang, dan aktivitas masyarakat di Kapuas Hulu dapat berjalan lebih lancar, meskipun terjadi banjir. Wartawan Si Juli
Makassar, Bidik-kasusnews.com – Lanud Sultan Hasanuddin menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga keselamatan penerbangan dengan turut serta dalam Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Bandara Sultan Hasanuddin 2025 yang digelar PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) di Makassar, Selasa (16/9/2025). Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., menegaskan bahwa latihan ini penting untuk menguji kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi keadaan darurat di bandara. “Kesigapan dan koordinasi cepat menjadi kunci dalam setiap penanganan insiden darurat, demi keselamatan seluruh pengguna jasa bandara,” ujarnya. Dalam latihan ini, puluhan personel Lanud Sultan Hasanuddin diterjunkan, meliputi Polisi Militer, tim Base Rescue, tenaga medis RSAU dr. Dody Sardjoto, serta prajurit Batalyon Komando 466 Paskhas (Pasgat). Keterlibatan mereka memperkuat simulasi penanggulangan darurat agar berjalan mendekati kondisi nyata. Selain melatih kemampuan personel, kegiatan ini juga menjadi ajang uji coba berbagai dokumen penting, seperti Airport Emergency Plan (AEP), Airport Security Program (ASP), Airport Disaster Management Plan (ADMP), hingga Standard Operating Procedure (SOP) terkait keamanan dan keselamatan penerbangan. Latihan PKD 2025 ini melibatkan berbagai instansi yang tergabung dalam Komite Kedaruratan Bandara, antara lain Kantor Otoritas Bandara, TNI AU, Kepolisian, Basarnas, AirNav Indonesia, pihak maskapai, ground handling, hingga rumah sakit sekitar kawasan bandara. Sinergi lintas instansi ini diharapkan dapat memperkuat respons terpadu dalam menghadapi setiap potensi ancaman darurat penerbangan. Turut hadir dalam kegiatan ini Kadisops Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Pnb Bambang Baskoro Adi, MMOAS., GM Bandara Sultan Hasanuddin Minggus Gandeguai, serta Kepala Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, bersama para pemangku kepentingan lainnya. Latihan berjalan lancar, aman, dan terkoordinasi, sekaligus mempertegas kesiapan Bandara Sultan Hasanuddin dalam menghadapi situasi darurat demi menjamin keselamatan penumpang dan keberlangsungan operasional penerbangan. (Agus)