Makassar | Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Lanud Sultan Hasanuddin kembali menggelar kegiatan Bakti Teritorial PRIMA dengan fokus pada karya bakti pembersihan lingkungan di kawasan Kampung Nelayan, Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (26/9/2025). Kegiatan ini melibatkan prajurit Lanud Sultan Hasanuddin bersama masyarakat sekitar yang bahu-membahu membersihkan kanal, memotong rumput liar, mengangkut sampah, serta merapikan fasilitas taman. Tujuannya, agar lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk dimanfaatkan warga. Danlanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., menegaskan bahwa karya bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Udara terhadap lingkungan sekaligus mempererat hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui karya bakti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian taman dan kanal, sehingga tercipta lingkungan yang sehat dan indah,” jelasnya. Antusiasme warga Kampung Nelayan terlihat tinggi. Kehadiran prajurit TNI AU tidak hanya membantu menciptakan lingkungan bersih, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan dan semangat gotong royong antara masyarakat dan TNI. Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Kepala Dinas Teritorial Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Pom I Nyoman Swardita, S.H., M.I.Pol., Kasi Bakti Dister Lanud HND Letkol Kes Aisyah, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Melalui rangkaian Bakti Teritorial PRIMA, Lanud Sultan Hasanuddin berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata, dan menjaga semangat kebersamaan sejalan dengan tema HUT ke-80 TNI tahun ini: “TNI PRIMA, TNI Rakyat, Indonesia Maju.” (Agus)

Jakarta | Bidik-kasusnews.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan 339 Sentra Penyediaan Pangan dan Gizi (SPPG) TNI di Lanud Adi Soemarmo, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (26/9/2025). Peresmian ini menjadi langkah strategis TNI dalam memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak sekolah, ibu hamil, dan balita di berbagai wilayah, khususnya di Karanganyar dan Solo. Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan bahwa pemenuhan gizi merupakan pondasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. “Pelibatan TNI dalam program MBG merupakan wujud tanggung jawab moral dan pengabdian TNI kepada rakyat. TNI selalu hadir dalam membantu kesulitan rakyat, salah satunya melalui pemenuhan gizi bagi anak sekolah,” tegas Jenderal Agus. Melalui video conference, Panglima TNI juga berkomunikasi dengan para Panglima Komando Utama (Pangkotama) yang berada di berbagai lokasi SPPG, termasuk Kodim Jayapura. Ia berpesan agar seluruh dapur SPPG menjaga standar kebersihan dan kualitas makanan. “Pastikan higienitas tetap terjaga, mulai dari proses memasak hingga makanan dikonsumsi anak-anak. Masakan yang disajikan harus fresh agar manfaatnya maksimal,” ujar Panglima TNI. Sejak awal pelaksanaannya, TNI telah mengoperasikan 113 SPPG. Dengan tambahan 339 unit yang baru diresmikan, kini total terdapat 452 SPPG TNI yang tersebar di satuan Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Program ini ditargetkan mampu memberi manfaat langsung bagi 378.745 siswa di seluruh Indonesia, selain juga membantu ibu hamil dan balita. Selain untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, keberadaan SPPG juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja, memperkuat rantai pasok pangan dari petani, peternak, nelayan, serta pelaku UMKM. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi TNI dalam mendukung Asta Cita pemerintah dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat. “Generasi penerus bangsa harus disiapkan sejak dini, bukan hanya sehat fisik, tetapi juga kuat mental dan cerdas. Melalui SPPG, TNI berkomitmen hadir bersama rakyat untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Maju,” tutup Panglima TNI. ( Agus)

Bidik-kasusnews.com,Pontianak kalimantan Barat Menyikapi penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediaman Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, Maman Suratman dengan tegas menyatakan keyakinannya bahwa tidak ada keterlibatan sang gubernur dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan di Mempawah. Kasus yang sedang diusut KPK tersebut terjadi ketika Ria Norsan masih menjabat sebagai Bupati Mempawah. Sejumlah pejabat daerah bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, hingga kini status Ria Norsan masih sebagai saksi dalam perkara tersebut. “Penggeledahan yang dilakukan KPK justru menunjukkan bahwa proses hukum masih berjalan untuk mencari bukti. Hingga saat ini belum ada dasar hukum yang cukup untuk menetapkan Bapak Ria Norsan sebagai tersangka. Saya yakin KPK tidak akan menemukan bukti, karena memang beliau tidak terlibat,” ujar Maman Suratman. Sebelumnya, pada Rabu 24 September 2025, KPK menggeledah rumah dinas Bupati Mempawah. Penggeledahan berlanjut pada Kamis 25 September 2025 di kediaman pribadi Ria Norsan di Pontianak. Maman Suratman, yang dikenal sebagai pendukung setia Ria Norsan, mengakui dirinya menerima banyak pesan dari masyarakat yang mempertanyakan kabar tersebut. Namun ia menghimbau seluruh pendukung agar tetap tenang, tidak terprovokasi, dan percaya kepada proses hukum yang sedang berjalan. “Pada akhirnya, kebenaran akan terungkap. Mari kita tetap solid, tenang, dan terus memberikan doa serta dukungan moral kepada Bapak Ria Norsan,” tegas maman Suratman. Wartawan Mulyawan

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 26 September 2025 – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digalakkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Kepala Rutan, Renza Maisetyo, meninjau langsung lahan pertanian yang dikelola oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Jumat siang. Di area yang sebelumnya lahan kosong, kini tumbuh subur berbagai tanaman sayuran, mulai dari cabai, terong, hingga kemangi. Tanaman tersebut merupakan hasil kerja sama antara petugas pembinaan dan warga binaan yang secara rutin melakukan perawatan. “Kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat dari sisi ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembinaan karakter warga binaan,” jelas Renza. Ia menambahkan, keterampilan bercocok tanam akan menjadi bekal berharga saat warga binaan menyelesaikan masa hukumannya. Dengan pengalaman tersebut, mereka diharapkan mampu beradaptasi dan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat. Selain meninjau perkembangan tanaman, Karutan juga berdialog dengan para warga binaan yang mengelola kebun. Ia memberikan arahan agar kegiatan serupa terus ditingkatkan, sehingga mampu memberi dampak positif yang lebih luas. Program pemanfaatan lahan pertanian ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata Rutan Jepara dalam mencetak warga binaan yang tidak hanya disiplin, tetapi juga mandiri dan berdaya guna.(Wely-jateng)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Kepedulian sosial terus ditunjukkan jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui Satuan Profesi dan Pengamanan (Sipropam), Polres HSU melaksanakan kegiatan berbagi kepada warga kurang mampu yang tengah berjuang melawan sakit stroke selama empat tahun. (26/9/2025) Kegiatan berlangsung pada Kamis (26/9/2025) sore sekitar pukul 17.00 Wita. Sasaran bantuan adalah Rahmudah (68 tahun), warga Gang Abdul Hamid, Kelurahan Antasari RT.002, Kecamatan Amuntai Tengah. Sehari-hari, Rahmudah tinggal bersama kakaknya, Firdaus, yang dengan sabar merawatnya. Personel Sipropam yang hadir yaitu Aiptu Teguh Imam Muji (PS. Kanit Provos Sipropam) dan Brigadir Rizal Aditia Darma Saputra, S.H. (Banit Provos). Mereka menyerahkan paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya yang diharapkan dapat meringankan beban keluarga. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polres HSU terhadap masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan berbagi ini adalah wujud perhatian kami kepada warga yang sedang mengalami kesulitan, terutama Saudari Rahmudah yang sudah lama menderita stroke. Semoga bantuan yang diberikan bisa sedikit membantu kebutuhan sehari-hari dan menjadi penyemangat bagi keluarga yang merawat,” ujarnya. IPTU Asep menambahkan bahwa aksi sosial ini merupakan implementasi dari semangat Polri Presisi yang tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan. “Polres HSU akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat dan humanis,” jelasnya. Sementara itu, keluarga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Firdaus, kakak kandung Rahmudah, mengaku terharu dengan kunjungan serta bantuan dari Polres HSU. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya. Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Selain menyerahkan bantuan, personel Sipropam juga memberikan dukungan moral agar keluarga tetap sabar dan tabah. Melalui aksi ini, Polres HSU berharap dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. ( Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat melaksanakan Bakti Sosial Pengelolaan Sampah di bantaran sungai, Jumat (26/9/2025) pagi. Kegiatan difokuskan di tiga titik, yakni Desa Sungai Karias, Desa Karias Dalam Kecamatan Amuntai Tengah, serta Desa Sungai Bahadangan Kecamatan Banjang. Aksi dimulai pukul 08.30 Wita dengan apel gabungan di pintu air Desa Sungai Karias. Setelah itu, peserta melanjutkan kegiatan dengan membersihkan sampah di bantaran sungai dan memasang spanduk imbauan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Perkim-LH HSU Masrai Swafajar Kejar beserta staf, Plt. Camat Amuntai Tengah Kurniawan, S.Kom., M.M., Camat Banjang Rully Lesmana, S.STP., M.AP., Kapolsek Amuntai Tengah Ipda Sulistono, S.Sos. bersama personel, perwakilan Polsek Banjang, Danramil 07 Amuntai Tengah-Banjang Peltu Abdul Wahid, para kepala desa, serta masyarakat sekitar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi penyelesaian masalah sampah di bantaran sungai yang digelar pada Selasa (23/9/2025) di Aula Kantor Kecamatan Banjang. Dari rapat tersebut disepakati perlunya aksi nyata untuk mengurangi pencemaran sungai yang kian mengkhawatirkan. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Polres terhadap kelestarian lingkungan. “Kami bersama pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat bersinergi menjaga kebersihan sungai. Tujuannya agar aliran sungai tetap lancar, lingkungan bersih, dan risiko bencana akibat sampah bisa ditekan,” ujarnya. IPTU Asep juga mengingatkan bahwa sungai memiliki peran vital sebagai sumber kehidupan masyarakat Hulu Sungai Utara. “Bakti sosial ini sekaligus mengajak warga agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah. Sungai adalah sumber kehidupan yang harus kita jaga untuk keberlangsungan generasi mendatang,” tegasnya. Kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga pukul 10.00 Wita. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan semangat gotong royong membersihkan sungai sekaligus mendukung pemasangan spanduk di titik strategis sebagai pengingat bersama. Sebagai penutup, IPTU Asep menegaskan komitmen Polres HSU untuk terus hadir dalam program sosial dan lingkungan hidup. “Sejalan dengan semangat Hebat, Sigap, dan Unggul untuk Masyarakat, Polres HSU akan terus mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat luas,” pungkasnya. ( Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus memperkuat sinergi lintas instansi. Melalui Satuan Samapta, Polres HSU menggelar Pelatihan Pengendalian Massa (Dalmas) di Lapas Kelas II B Amuntai, Jumat (26/9/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 Wita ini diikuti oleh jajaran petugas Lapas Kelas II B Amuntai. Latihan dipimpin langsung oleh personel Sat Samapta Polres HSU dengan memberikan materi teori sekaligus praktik mengenai teknik Dalmas. Materi yang diberikan meliputi formasi dasar Dalmas, penggunaan tameng dan tongkat, hingga koordinasi tim dalam menghadapi kerumunan massa. Selain keterampilan teknis, pelatihan juga menekankan pentingnya komunikasi dan kedisiplinan sebagai kunci dalam menjaga keamanan di lingkungan pemasyarakatan. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Polres dengan pihak pemasyarakatan. “Pelatihan Dalmas yang kami berikan kepada jajaran Lapas Amuntai adalah wujud komitmen Polres HSU untuk memperkuat koordinasi lintas instansi. Tujuannya agar seluruh pihak memiliki kesiapan optimal menghadapi situasi apapun yang berpotensi mengganggu keamanan,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep menambahkan bahwa keterlibatan Polri di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya sebatas pendampingan, melainkan juga langkah preventif. “Dengan pelatihan ini, diharapkan petugas Lapas semakin terampil dalam menghadapi situasi darurat. Sinergi yang kuat antara Polri dan Lapas menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar,” jelasnya. Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif. Antusiasme peserta terlihat tinggi saat mengikuti setiap instruksi maupun praktik lapangan. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten HSU. Sebagai penutup, IPTU Asep menegaskan semangat Polres HSU untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui slogan “HEBAT – SIGAP – UNGGUL UNTUK MASYARAKAT.” “Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik, termasuk melalui pelatihan, pendampingan, hingga penguatan kapasitas lintas instansi. Semua ini demi terwujudnya rasa aman, tertib, dan harmonis di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” pungkasnya. ( Agus)

CIREBON | Bidik-kasusnews.com,. Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dengan mengamankan tiga tersangka di dua lokasi berbeda, Rabu (24/9/2025). Ketiga tersangka yakni AK alias A (38), warga Desa Karangsembung, Kabupaten Cirebon; MIRF alias K (37), warga Lemahwungkuk, Kota Cirebon; dan JH alias J (45), warga Kelurahan Kebonbaru, Kota Cirebon. Penangkapan pertama dilakukan polisi dengan mendatangi sebuah rumah di Perumahan Sumurdana, Desa Curug Wetan, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon. Polisi berhasil mengamankan tersangka AK beserta barang bukti berupa 10 plastik klip berisi sabu seberat 2 gram, 1 plastik klip sabu seberat 0,15 gram, timbangan digital, HP, lakban hitam, serta perlengkapan pengemasan narkoba lainnya. Dari hasil interogasi, AK mengaku memperoleh barang haram tersebut dari tersangka JH alias J. Selanjutnya, Polisi bergerak menuju Perumahan Graha Keandra, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, polisi menangkap MIRF alias K dan JH alias J. Dari tangan keduanya, polisi menyita 3 plastik klip sabu dengan berat total 1,56 gram, timbangan digital, HP, uang tunai Rp150.000, serta perlengkapan pengemasan. Keduanya mengakui barang tersebut diperoleh dari seseorang berinisial C yang kini ditetapkan sebagai DPO. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa Polresta Cirebon berkomitmen penuh memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. “Kasus ini membuktikan masih adanya jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polresta Cirebon. Kami akan terus memburu para pelaku, termasuk pemasok berinisial C yang saat ini dalam pengejaran,” ungkap Kapolresta Cirebon. Ia menambahkan, keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras jajaran Satresnarkoba serta dukungan masyarakat. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak segan melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497. Peran serta masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba,” tegasnya. Ketiga tersangka berikut barang bukti telah dibawa ke Satresnarkoba Polresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Asep Rusliman

Jakarta | Bidik-kasusnews.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat 177 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang digelar di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (25/9/2025). Kenaikan pangkat ini ditetapkan melalui Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1907/IX/2025 tanggal 22 September 2025. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 65 Pati TNI Angkatan Darat, 67 Pati TNI Angkatan Laut, dan 45 Pati TNI Angkatan Udara. Sejumlah pejabat yang mendapat promosi pangkat antara lain: Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika, S.I.P., M.Si., M.Tr.(Han) Staf Khusus Kasad Letjen TNI Irham Waroihan, S.Sos. Irjen TNI Laksdya TNI Hersan, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla. Irjenal Laksdya TNI Achmad Wibisono, S.E., CHRMPl. Dankodiklatau Marsdya TNI Dr. T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A. Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat langsung dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kepada para Pati yang naik pangkat. Turut hadir pula pejabat TNI serta tamu undangan yang memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Momentum ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para perwira dalam mengemban tugas negara, sekaligus penegasan komitmen TNI untuk terus menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. ( Agus)

Jakarta | Bidik-kasusnews.com – Ribuan warga Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, memadati Taman Kopi untuk mengikuti Gerakan Pangan Murah yang digelar Polda Metro Jaya bersama Bulog dan Ormas BANG JAPAR, Kamis (25/9/2025). Antusiasme warga begitu tinggi, terbukti 6 ton beras SPHP yang disediakan habis terjual hanya dalam waktu dua jam. Anggota DPD RI, Fahira Idris, yang hadir langsung di lokasi menyampaikan apresiasi kepada Kapolri, Kapolda Metro Jaya, dan Bulog atas kolaborasi dengan BANG JAPAR dalam menyalurkan kebutuhan pokok masyarakat. “Gerakan Pangan Murah ini sangat dibutuhkan warga. Dalam dua jam, beras langsung habis. InsyaAllah kegiatan serupa akan saya dorong di enam wilayah, termasuk Kepulauan Seribu,” ujar Fahira. Menurut Fahira, melibatkan ormas BANG JAPAR dalam program sosial ini membuat kegiatan lebih dekat dengan masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang mendukung penuh inisiatif Polri dalam menghadirkan Gerakan Pangan Murah. Komandan BANG JAPAR Jakarta Timur, Musa Marasabessy, menambahkan pihaknya semula mendapat kepercayaan menyalurkan 5 ton beras, namun di lokasi jumlahnya ditambah menjadi 6 ton. “Alhamdulillah, semua beras tersalurkan dalam dua jam. Antusias warga luar biasa. Ini bukti nyata bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat,” ungkap Musa. Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat setempat. Firmansyah, Ketua RT di Pekayon, menyebut program ini benar-benar meringankan beban warga di tengah tingginya harga kebutuhan pokok. “Atas nama warga Pekayon, saya berterima kasih kepada Ibu Fahira Idris, Polda Metro Jaya, Bulog, dan BANG JAPAR yang telah menghadirkan Gerakan Pangan Murah di wilayah kami,” ujarnya. Setelah Jakarta Timur, kegiatan serupa akan dilanjutkan di sejumlah wilayah lain, di antaranya Pasar Minggu (Jakarta Selatan), Cengkareng (Jakarta Barat), Tanjung Priok (Jakarta Utara), Tanah Abang (Jakarta Pusat), serta Kepulauan Seribu. Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan ormas, Gerakan Pangan Murah ini diharapkan terus berlanjut untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus meringankan beban masyarakat. ( Agus)