HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Selatan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Desa Kota Raja RT 4, Kecamatan Amuntai Selatan, Kamis (1/1/2026) sore. Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan mulai pukul 18.00 WITA hingga selesai, sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak luapan air Sungai Tabalong dan Sungai Balangan. Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.Ik., M.Si, Dandim 1001 HSU-BLG, Kepala BPBD HSU, serta Kepala Desa Kota Raja. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, yang diperuntukkan bagi warga dengan kriteria rumah terdampak banjir secara langsung, yakni air sungai masuk hingga ke dalam rumah dan mengganggu aktivitas serta kehidupan sehari-hari masyarakat. Kapolsek Amuntai Selatan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil koordinasi antara BPBD HSU dan jajaran Forkopimda, sebagai upaya meringankan beban warga sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi di tengah situasi darurat. “Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak banjir secara langsung, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan unsur terkait dalam penanganan bencana,” ujar Kapolsek Amuntai Selatan. Selain penyaluran bantuan, aparat kepolisian bersama pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan kondisi wilayah serta kesiapsiagaan menghadapi potensi kenaikan debit air, mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima bantuan. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Selatan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan pengecekan dan monitoring debit air di wilayah hukumnya, khususnya di Sungai Telaga Silaba, Kamis (1/1/2025). Sungai tersebut merupakan aliran terusan dari wilayah Kabupaten Tabalong yang berpotensi memengaruhi kondisi perairan di Kecamatan Amuntai Selatan. Pengecekan dilakukan mulai pukul 10.30 WITA hingga selesai dengan lokasi pemantauan di Pintu Air Desa Harusan Telaga, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten HSU. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan kondisi debit air tetap terpantau secara berkala, sekaligus sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir yang dapat berdampak pada pemukiman dan infrastruktur warga. Berdasarkan hasil pemantauan petugas, debit air Sungai Telaga Silaba terpantau mengalami penurunan sekitar 1 sentimeter, dari sebelumnya berada di angka 5,98 menjadi 5,95. Meski mengalami penurunan, aparat kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat faktor cuaca yang masih berpotensi berubah. Pengecekan debit air tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Amuntai Selatan, yakni Aiptu Maryono, Brigadir Miftahul Munir, dan Bripda Yadi, dengan menggunakan sarana kendaraan dinas roda empat. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Polsek Amuntai Selatan melakukan sejumlah langkah preventif, antara lain melaksanakan pemantauan serta pendataan terhadap jalan dan rumah warga yang berpotensi terdampak apabila terjadi kenaikan debit air. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang bermukim di bantaran sungai agar tetap waspada terhadap bahaya banjir. Aparat kepolisian juga secara khusus mengingatkan para orang tua agar melarang anak-anak bermain di tepi sungai, guna menghindari risiko hanyut maupun tenggelam. Koordinasi dengan pemerintah desa terus dilakukan untuk memastikan penyampaian informasi terkait kondisi wilayah dapat berlangsung cepat dan akurat. Kapolsek Amuntai Selatan menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan pelaporan perkembangan situasi secara berkelanjutan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Babirik, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan debit air di wilayah Kecamatan Babirik, Kabupaten HSU, menyusul tingginya intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Monitoring dilakukan pada Kamis (1/1/2026) mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai, dengan fokus pada sejumlah titik rawan genangan dan aliran sungai yang berpotensi meluap. Berdasarkan hasil pantauan di Pintu Air Desa Kalumpang Luar, ketinggian air terpantau mengalami kenaikan sekitar 10 sentimeter, dari sebelumnya 200 sentimeter menjadi 210 sentimeter. Kondisi ini menjadi perhatian aparat kepolisian untuk mengantisipasi dampak lanjutan. Sementara itu, di kawasan Sungai Durait Tengah, air dilaporkan menggenangi jalan sepanjang kurang lebih 2 meter dengan ketinggian sekitar 2 sentimeter. Sedangkan di Desa Sungai Luang Hilir, genangan air menutupi badan jalan sepanjang sekitar 5 meter dengan ketinggian mencapai 5 sentimeter. Meski demikian, hingga saat ini fasilitas umum seperti tempat ibadah, sekolah, dan kantor pemerintahan dilaporkan tidak terdampak banjir dan masih dapat berfungsi dengan normal. Dalam kegiatan monitoring tersebut, personel Polsek Babirik yang terlibat antara lain Aipda Novie F, Brigadir A. Ridhoni Abdi, S.H, dan Bripda M. Fadhil. Sebagai langkah preventif, Polsek Babirik aktif memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air, khususnya warga yang bermukim di bantaran sungai. Aparat juga mengingatkan anak-anak untuk tidak bermain di sekitar sungai guna menghindari risiko kecelakaan. Selain itu, Polsek Babirik menjalin koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk mempercepat penyampaian informasi, pemasangan rambu daerah rawan banjir, serta kesiapsiagaan dalam penanggulangan apabila kondisi memburuk. Kapolsek Babirik menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan debit air, baik kenaikan maupun penurunan, sebagai dasar dalam memberikan rekomendasi serta langkah-langkah lanjutan demi menjaga keselamatan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. (Agus)
Balangan, Bidik-kasusnews.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir menyusul naiknya debit air Sungai Balangan. Pemantauan intensif dilakukan pada Kamis (1/1/2026) sejak pukul 09.00 hingga 10.00 WITA di sejumlah titik wilayah hukum Polsek Banjang. Berdasarkan hasil monitoring di Pintu Air Desa Beringin, ketinggian air Sungai Balangan tercatat mencapai 1,90 meter, mengalami kenaikan sekitar 5 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya dan telah memasuki batas siaga. Kapolsek Banjang melaporkan, kenaikan debit air tersebut berdampak pada sejumlah desa dan permukiman warga. Di wilayah Danau Terate, air dilaporkan masuk ke sekitar 50 rumah warga di RT 1 hingga RT 3, sementara jalan titian sepanjang kurang lebih 500 meter tergenang air setinggi 5 sentimeter. Sementara itu, di Lok Bangkai, air merendam teras dan badan rumah sebanyak 30 unit di RT 1 dan RT 8. Jalan desa di RT 08 juga tergenang dengan kedalaman bervariasi antara 5 hingga 10 sentimeter sepanjang kurang lebih 200 meter. Di wilayah Patarikan, banjir mulai masuk ke rumah dan teras warga sebanyak 90 unit di RT 1 hingga RT 4 dengan ketinggian air sekitar 2 sentimeter. Kondisi serupa terjadi di Pandulangan, di mana air menggenangi jalan desa setinggi 5 sentimeter dan masuk ke 57 rumah warga di RT 1 sampai RT 4. Genangan air juga dilaporkan terjadi di Murung Padang sebanyak 20 rumah, Beringin 15 rumah dan teras, Baruh Tabing 11 rumah, Teluk Serikat 7 rumah, Teluk Buluh 15 rumah, serta Karias Dalam yang merendam 4 rumah warga. Untuk fasilitas umum, hingga saat ini sekolah dan tempat ibadah dilaporkan aman. Namun, sejumlah ruas Jalan Jermani Husin terpantau tergenang air di beberapa titik dengan kedalaman antara 2 hingga 20 sentimeter, sehingga pengguna jalan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebagai langkah antisipasi, Polsek Banjang telah memberikan imbauan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai agar selalu waspada terhadap potensi banjir bandang. Selain itu, koordinasi intensif dilakukan bersama pemerintah desa guna mempercepat penyampaian informasi dan penanganan wilayah terdampak. Polsek Banjang juga menyiapkan posko sementara tanggap darurat dengan berbagai perlengkapan pendukung seperti ban dalam sebagai pelampung, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, serta obat-obatan untuk membantu warga apabila situasi memburuk. Pihak kepolisian mengingatkan bahwa curah hujan yang masih tinggi berpotensi kembali meningkatkan debit air Sungai Balangan dalam beberapa waktu ke depan. Masyarakat diimbau tetap tenang, waspada, dan segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan Hari Raya Natal dan puncak malam pergantian Tahun Baru 2026 terus diperkuat. Babinsa Koramil 410-05/TKP yang membawahi wilayah Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Serma Aswan, melaksanakan patroli jalan kaki secara intensif, Kamis malam (1/1/2026). Patroli yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai tersebut menyasar seluruh wilayah Kelurahan Palapa. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengamanan rutin yang ditingkatkan, khususnya pada momentum hari besar keagamaan dan nasional, di mana aktivitas masyarakat cenderung meningkat dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Serma Aswan menjelaskan, patroli tidak hanya bertujuan mencegah potensi gangguan Kamtibmas, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang merayakan Natal serta menyambut Tahun Baru bersama keluarga. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif dan warga dapat beraktivitas dengan tenang,” ujarnya. Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan secara sinergis bersama unsur masyarakat, yakni Kaling 2 serta anggota Linmas Kelurahan Palapa. Keterlibatan unsur kewilayahan ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparatur negara semata. Di sela kegiatan, Babinsa menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada peserta patroli dan warga yang ditemui. Di antaranya meningkatkan kewaspadaan selama bertugas, mengaktifkan patroli jalan kaki secara rutin di setiap sudut wilayah, serta menjaga kekompakan dan koordinasi yang berkelanjutan dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Patroli menyasar titik-titik strategis dan pusat aktivitas warga, seperti kawasan permukiman padat, tempat ibadah, serta lokasi yang berpotensi menjadi titik kumpul masyarakat saat malam tahun baru. Dari hasil pemantauan, seluruh wilayah terpantau aman, tertib, dan tidak ditemukan gangguan menonjol. Warga yang ditemui pun memberikan respons positif serta mengapresiasi kehadiran aparat dan Linmas yang aktif menjaga lingkungan. Kegiatan patroli berjalan lancar dan kondusif hingga selesai. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat ini diharapkan terus terjaga sebagai fondasi utama dalam menciptakan keamanan wilayah, tidak hanya pada momen perayaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan wilayah. Sinergi dan kebersamaan dengan masyarakat adalah kunci utama terciptanya lingkungan yang aman dan damai,” pungkas Serma Aswan. (Agus)
JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk mengecek langsung pengamanan personel kepolisian terkait dengan perayaan malam Tahun Baru 2026. Sigit langsung turun ke Bundaran HI yang merupakan salah satu titik pusat perayaan Tahun Baru 2026 yang dihadiri banyak masyarakat, khususnya Jakarta dan sekitarnya. Di lokasi tersebut, diselenggarakan doa bersama lintas agama, panggung hiburan, dan rangkaian kegiatan lainnya. Personel kepolisian sudah dikerahkan untuk menjamin rasa aman dan nyaman dari warga yang hendak merayakan pergantian tahun. Sigit mengecek pos pengamanan yang ada di sekitar HI. Ia juga melakukan pemeriksaan langsung kepada seluruh personel yang bertugas melakukan pengamanan serta pelayanan terhadap masyarakat. Tak hanya memastikan keamanan, Sigit juga menyapa dan menyalami langsung masyarakat yang sedang menanti detik-detik pergantian tahun dari 2025 ke 2026. Kehadiran Kapolri turun langsung di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri yang humanis dan tak berjarak dengan seluruh lapisan elemen masyarakat. Kemudian, Sigit pun membagikan sejumlah goodie bag untuk masyarakat. Masyarakat antusias menyambut kehadiran dari Sigit di Bundaran HI. Mereka berebut bersalaman hingga foto bersama. Sebelumnya, Sigit melakukan monitoring kegiatan pergantian malam Tahun Baru 2026 se-Indonesia secara virtual di Polda Metro Jaya. Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal sebagaimana instruksi dari Presiden Prabowo Subianto. “Sesuai arahan Bapak Presiden, beliau ingin memastikan rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan untuk pergantian tahun terlaksana dengan baik,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12/2025), malam. Sigit memaparkan, terkait pergantian tahun, ada beberapa kegiatan yang memang harus mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Polri sejak awal berkomitmen menciptakan rasa aman dan memberikan pelayanan optimal untuk seluruh lapisan masyarakat. “Kemudian juga ada kegiatan ibadah di beberapa wilayah yang harus kita amankan pada saat acara pergantian akhir tahun. Di sisi lain juga ada kegiatan kunjungan ke tempat wisata termasuk pengumpulan masyarakat di beberapa wilayah terkait pelaksanaaan pergantian tahun, ini semua menjadi bagian kita jaga dan amankan,” ujar Sigit. Dari hasil monitoringnya, Sigit menegaskan, sebagian besar masyarakat mematuhi imbauan dari Pemda setempat soal tidak merayakan dengan kembang api. Menurut Sigit, di beberapa titik dilaksanakan dengan kegiatan doa bersama, sebagai wujud empati kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Sumatera. “Secara umum sebagian besar masyarakat mematuhi tidak melaksanakan kegiatan, khususnya Pemda terkait dengan penggunaan kembang api pada saat pergantian tahun. Dan banyak yang merayakan doa bersama. Tentunya ini bagian dari empati kita terhadap saudara kita yang ada di Sumatera,” tegas Sigit. (Yusuf)
Pati, Bidik-kasusnews.com – Polresta Pati menggelar Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira dan Bintara Periode 1 Januari 2026 pada Rabu (31/12/2025) pagi. Kegiatan berlangsung di halaman depan Mapolresta Pati dan diikuti personel Polresta Pati serta Kompi 4 Yon A Por Satbrimob Polda Jawa Tengah. Upacara dipimpin langsung Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi, S.H., S.I.K., M.Si. Sebanyak 132 personel Polresta Pati dan 3 personel Kompi 4 Yon A Por Satbrimob Polda Jateng resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Kenaikan pangkat tersebut meliputi perwira menengah, perwira pertama, hingga bintara Polri yang telah memenuhi syarat administrasi, penilaian kinerja, serta integritas selama bertugas. Dalam amanatnya, Kapolresta Pati menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak otomatis setiap anggota, melainkan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan kinerja. “Kenaikan pangkat ini adalah kehormatan sekaligus kebanggaan, namun yang lebih penting adalah tanggung jawab yang semakin besar,” ujar Kombes Pol Jaka Wahyudi. Ia menekankan bahwa seluruh personel yang naik pangkat telah melalui proses penilaian yang objektif dan berjenjang. “Pimpinan menilai saudara-saudara layak menerima kenaikan pangkat karena kualitas, kemampuan, dan loyalitas dalam mengemban tugas kepolisian,” tegasnya. Kapolresta juga mengingatkan agar pangkat baru menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme. “Saya berharap kenaikan pangkat ini semakin memantapkan tekad, dedikasi, dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ucapnya di hadapan peserta upacara. Menurutnya, tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan personel yang adaptif dan berintegritas. “Pangkat yang lebih tinggi harus diimbangi dengan keteladanan, disiplin, dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat di lapangan,” kata Kombes Pol Jaka Wahyudi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik institusi. “Jadikan pangkat baru ini sebagai pengingat untuk selalu menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi Polri di manapun saudara bertugas,” pesannya. Upacara Korps Raport berakhir pukul 09.30 WIB dan berlangsung aman, tertib, serta lancar. Kapolresta Pati menutup amanatnya dengan menyampaikan apresiasi dan harapan besar. “Selamat atas kenaikan pangkat yang diraih, semoga semakin meningkatkan prestasi dan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” pungkasnya. (Yusuf/kas)
Semarang | Bidik-kasusnews.com – Polda Jawa Tengah melaksanakan upacara kenaikan pangkat (UKP) periode 1 Januari 2026 yang diikuti oleh 319 personel Satker Mapolda Jateng yang naik pangkat setingkat lebih tinggi. Upacara yang berlangsung sederhana namun khidmat tersebut digelar di halaman apel Mapolda Jateng, Rabu (31/12/2025) siang. Para personel yang naik pangkat tersebut didampingi langsung oleh istri atau suami serta anak-anak mereka. Kehadiran keluarga menjadi simbol bahwa kenaikan pangkat bukan hanya capaian individu, tetapi juga buah dari dukungan dan pengorbanan orang-orang terdekat. “Secara keseluruhan, pada periode ini tercatat 3.394 anggota Polda Jateng dan Polres jajaran menerima kenaikan pangkat. Jumlah tersebut terdiri dari 3.235 personel kenaikan pangkat reguler dan 159 personel kenaikan pangkat pengabdian atas dedikasi dan loyalitasnya selama bertugas,” ujar Kabid Humas Kombes Pol Artanto usai kegiatan. Sebelum menjalani upacara kenaikam pangkat, Kabid Humas mengungkap bahwa para personil tersebut diwajibkan menanam 4 bibit pohon tanaman keras. Kebijakan ini sejalan dengan slogan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yakni “Menanam Kebaikan Untuk Masa Depan”. “Setiap anggota yang naik pangkat diwajibkan menanam 4 bibit pohon keras di lingkungan sekitar sebagai wujud nyata rasa syukur dan kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan. Dengan kebijakan tersebut, total bibit pohon yang ditanam mencapai 13.576 bibit pohon di seluruh wilayah Jawa Tengah,” ungkapnya. Dengan demikian, lanjutnya, kenaikan pangkat yang diterima oleh para personel tersebut tidak hanya dimaknai sebagai peningkatan jenjang karier, tetapi juga sebagai penambahan tanggung jawab moral dan sosial. Kewajiban menanam pohon bagi setiap anggota yang naik pangkat merupakan bentuk penegasan bahwa kenaikan pangkat harus diiringi dengan kontribusi nyata. “Kebijakan menanam pohon ini merupakan pesan dari pimpinan bahwa setiap kenaikan pangkat harus dibarengi dengan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen Polri untuk menanam kebaikan hari ini, demi masa depan yang lebih lestari,” tegasnya. Melalui langkah ini, Polda Jawa Tengah menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diukur dari kinerja dan prestasi, tetapi juga dari jejak kebaikan yang ditinggalkan bagi lingkungan dan generasi mendatang. (Yusuf)
Semarang | Bidik-kasusnews.com– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi kesiapan Polda Jateng serta seluruh unsur terkait dalam mengamankan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Jawa Tengah. Apresiasi tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Mapolda Jawa Tengah, Rabu (31/12/2025) malam, pukul 21.00 WIB. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah mengikuti Video Conference pemantauan situasi pengamanan Natal dan Tahun Baru yang dilaksanakan oleh Polda Jawa Tengah bersama Polres jajaran. Berdasarkan hasil pantauan langsung melalui video conference, tercatat sebanyak 17 kabupaten dan kota di Jawa Tengah menggelar kegiatan Car Free Night pada malam pergantian tahun. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, lebih dari 10 ribu personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait diterjunkan dalam Operasi Lilin Candi 2025. Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis, antara lain gereja, obyek wisata, pusat keramaian, serta berbagai lokasi kegiatan masyarakat lainnya. Selain pengamanan, petugas juga memberikan pelayanan dan imbauan secara humanis agar masyarakat dapat merayakan malam tahun baru dengan aman dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda, Bapak Pangdam, serta seluruh stakeholder yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya. Ia menambahkan, selama masa libur Natal dan Tahun Baru, Jawa Tengah menjadi salah satu pusat daya tarik dan tujuan utama masyarakat. Diperkirakan sebanyak 8,9 juta orang dari luar daerah memasuki wilayah Jawa Tengah untuk menghabiskan masa liburan. Menurutnya, dengan situasi kamtibmas yang kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru, akan berdampak positif bagi iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. “Keamanan adalah fondasi utama. Jika Jawa Tengah aman dan nyaman, maka kepercayaan investor akan tumbuh dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di tahun 2026,” pungkasnya. Menanggapi apresiasi Gubernur Jawa Tengah tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergi seluruh pihak dalam pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Menurutnya, keberhasilan pengamanan Nataru tidak lepas dari kerja sama solid antara Polri, instansi terkait serta partisipasi aktif masyarakat. “Apresiasi dari bapak Gubernur menjadi penyemangat bagi seluruh personel yang bertugas di lapangan. Pengamanan Nataru adalah tugas bersama, dan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Artanto. (Yusuf)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus meningkatkan pemantauan dan langkah kesiapsiagaan menyusul meningkatnya debit air yang memicu genangan hingga banjir di sejumlah wilayah hukum Polres HSU, Rabu (31/12/2025). Kapolres Hulu Sungai Utara melalui laporan monitoring menyampaikan bahwa dampak banjir terpantau di beberapa kecamatan, mulai dari Amuntai Tengah, Amuntai Utara, Amuntai Selatan, Sungai Pandan, Banjang, Babirik hingga Danau Panggang. Genangan air umumnya merendam jalan umum, kawasan permukiman warga, serta akses penghubung antar desa dengan ketinggian bervariasi antara 1 hingga 20 sentimeter. Di wilayah Polsek Amuntai Tengah, genangan air terjadi di sejumlah kelurahan dan desa seperti Kebun Sari, Palampitan Hulu dan Hilir, Pasar Senin, Kandang Halang, hingga Rantawan. Jalan-jalan utama terendam air, namun masih dapat dilalui kendaraan dengan kewaspadaan tinggi. Sementara itu, Polsek Amuntai Utara melaporkan genangan di ruas Jalan Amuntai–Tabalong pada beberapa titik di Desa Pamintangan, Pakapuran, Panangkalaan, hingga Kuangan dengan panjang genangan mencapai ratusan meter. Kondisi debit air juga mengalami peningkatan di wilayah Amuntai Selatan dan Sungai Pandan. Di Sungai Kali Negara, Desa Teluk Batung, ketinggian air tercatat naik dari 543 cm menjadi 545 cm, sehingga berpotensi meluas ke permukiman sekitar bantaran sungai. Wilayah yang terdampak cukup signifikan berada di Kecamatan Banjang. Air dilaporkan masuk ke puluhan rumah warga di sejumlah desa, seperti Danau Terate, Lok Bangkai, Patarikan, Pandulangan, Murung Padang, Beringin, Baruh Tabing, Teluk Serikat, dan Teluk Buluh. Selain itu, beberapa ruas jalan desa dan jalan kabupaten terendam air dengan panjang genangan hingga ratusan meter. Di wilayah Polsek Babirik dan Polsek Danau Panggang, genangan air juga terpantau di jalan penghubung Babirik–Danau Panggang serta Desa Palukahan, dengan kenaikan debit air di pintu-pintu air mencapai 1 cm. Menanggapi kondisi tersebut, Polres HSU bersama jajaran Polsek telah melakukan sejumlah langkah antisipatif, di antaranya memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kenaikan debit air, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai. Anak-anak juga diimbau untuk tidak bermain di sekitar sungai guna menghindari risiko kecelakaan. Selain itu, Polres HSU aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna mempercepat penyampaian informasi kondisi wilayah, pemasangan rambu daerah rawan banjir, serta upaya penanggulangan dampak bencana. Peningkatan debit air ini diketahui dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan, yang berdampak langsung terhadap aliran sungai di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Polres HSU memastikan pemantauan situasi akan terus dilakukan secara berkala, serta siap melakukan langkah lanjutan apabila kondisi berkembang dan berdampak lebih luas. (Agus)