Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat gotong royong mewarnai kegiatan pembersihan saluran drainase dan pinggiran sungai di Kampung Pancasila, Jalan Banyumas RT 06/07 LK 1, Kelurahan Sukarame 2, Kecamatan Teluk Betung Utara, pada Sabtu pagi (3/1/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini diprakarsai oleh Babinsa Kelurahan Sukarame 2 Koramil 410-03/TBU, Serka Novriadi, bersama masyarakat setempat. Aksi bersih-bersih tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI AD, para kepala lingkungan, ketua RT se-Kelurahan Sukarame 2, anggota Linmas, hingga ratusan warga. Partisipasi aktif anak-anak dan pemuda setempat turut mencuri perhatian, menambah suasana kebersamaan dan keceriaan selama kegiatan berlangsung. Di sepanjang aliran drainase dan bantaran sungai, para peserta bahu-membahu membersihkan sampah plastik, lumpur, serta material lain yang berpotensi menyumbat aliran air. Saluran yang sebelumnya tersendat kini kembali mengalir lancar, sekaligus memperindah lingkungan sekitar Kampung Pancasila. Serka Novriadi menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi banjir di musim penghujan. Selain itu, aksi gotong royong ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar. “Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan melibatkan anak-anak sejak dini, diharapkan kepedulian terhadap kebersihan bisa tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Serka Novriadi di sela kegiatan. Salah satu warga cilik yang ikut serta tampak antusias mengumpulkan sampah di bantaran sungai. Dengan polos ia mengungkapkan kegembiraannya karena bisa ikut berkontribusi menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Kegiatan pembersihan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Hasilnya, lingkungan Kampung Pancasila terlihat lebih bersih dan rapi. Warga pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin sebagai wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan bebas dari ancaman banjir. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan debit air Sungai Balangan guna mengantisipasi potensi banjir di wilayah hukumnya. Pemantauan dilakukan pada Sabtu, 3 Januari 2026, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WITA di sejumlah titik rawan. Berdasarkan hasil pantauan di pintu air Desa Beringin, ketinggian debit air Sungai Balangan tercatat mencapai 1,92 meter. Angka tersebut menunjukkan penurunan sekitar 3 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level 1,95 meter. Meski mengalami penurunan, kondisi debit air masih berada pada status siaga. Sejumlah desa di Kecamatan Banjang dilaporkan masih terdampak genangan air dengan variasi ketinggian. Di wilayah Danau Terate, air dilaporkan masuk ke sekitar 50 rumah warga di RT 1 hingga RT 3, serta menenggelamkan jalan titian sepanjang kurang lebih 500 meter dengan ketinggian air sekitar 5 sentimeter. Sementara itu, di Desa Lok Bangkai, genangan air merendam teras hingga badan rumah sebanyak 30 unit di RT 1 dan RT 8, serta menggenangi jalan sepanjang 200 meter dengan kedalaman 5 hingga 10 sentimeter. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Patarikan, Pandulangan, Murung Padang, Beringin, Baruh Tabing, Teluk Serikat, Teluk Buluh, hingga Desa Karias Dalam. Total ratusan rumah warga dilaporkan terdampak genangan air dengan ketinggian rata-rata antara 2 hingga 5 sentimeter. Meski demikian, hingga saat ini tidak ditemukan adanya fasilitas umum seperti sekolah maupun tempat ibadah yang terdampak banjir. Untuk akses jalan umum, beberapa titik di Jalan Jermani Husin terpantau tergenang air dengan kedalaman bervariasi antara 2 hingga 20 sentimeter, terutama di kilometer 2, 4, 5, dan 6,5. Petugas mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan tersebut. Kapolsek Banjang melalui laporan monitoring menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Balangan agar tetap waspada terhadap potensi banjir bandang. Selain itu, Polsek Banjang juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna mempercepat penyampaian informasi kondisi wilayah serta mempersiapkan posko tanggap darurat. Sebagai langkah antisipasi, Polsek Banjang telah menyiapkan posko sementara dengan perlengkapan penanganan darurat, seperti ban dalam sebagai pelampung, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, serta obat-obatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan apabila terjadi peningkatan debit air akibat curah hujan yang masih berpotensi tinggi di wilayah Kabupaten Balangan. Polsek Banjang menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala dan melaporkan perkembangan situasi selanjutnya demi menjaga keselamatan masyarakat dan stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polsek Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis pemerintah. Pada Sabtu pagi, 3 Januari 2026, jajaran Polsek Banjang melaksanakan pengecekan langsung terhadap perkembangan pembangunan Kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Rantau Bujur RT 01, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin oleh personel Polsek Banjang yang terdiri dari AIPTU Soeyatmin, S.H., AIPDA Dedi S., AIPDA Nasrullah, serta BRIPTU Zakir. Peninjauan dimulai sekitar pukul 08.30 WITA sebagai bentuk pengawasan dan kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pembangunan fasilitas pelayanan publik. Kapolsek Banjang melalui laporan resminya menyampaikan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk memastikan sejauh mana progres pembangunan kantor SPPG yang nantinya akan difungsikan sebagai pusat pelaksanaan program pemerintah, khususnya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dirancang untuk menyediakan asupan makanan bergizi bagi masyarakat, dengan prioritas utama anak-anak usia sekolah. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pada hari tersebut tercatat sebanyak lima orang pekerja tengah melakukan aktivitas pembangunan. Pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi pemasangan vapling block serta persiapan pengecoran di area depan bangunan kantor SPPG. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengecekan selesai sekitar pukul 08.45 WITA tanpa kendala berarti. Dengan adanya pengawasan langsung dari Polsek Banjang, diharapkan proses pembangunan Kantor SPPG dapat berjalan sesuai rencana dan segera difungsikan untuk mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat. Langkah ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang profesional, humanis, serta bersinergi dalam mewujudkan Indonesia Emas. (Agus)
TEMANGGUNG | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Hujan dengan intensitas tinggi pada Jumat malam akibatkan tanah longsor di Jalan Raya Gemawang–Ngadisepi, tepatnya di Desa Gemawang sekira pukul 21.00 WIB dan dilaporkan oleh masyarakat setempat kepada pihak desa, Jumat (2/1/2026) Tidak berselang lama, petugas BPBD Kabupaten Temanggung bersama TNI, POLRI dan pemerintah Desa melakukan peninjauan lokasi bencana tersebut. Hasil pemantauan menunjukkan longsor dengan tinggi sekitar 50 meter dan lebar 15 meter yang menutup akses jalan darurat penghubung Desa Ngadisepi, Desa Kemiriombo, dan Desa Gemawang, sehingga mengganggu mobilitas warga. Ruas jalan ini diketahui telah beberapa kali mengalami longsor. Upaya penanganan sebelumnya dilakukan melalui pembuatan trase jalan pengganti di sisi atas jalan lama, namun hingga kini pembangunannya belum selesai sehingga belum dapat difungsikan secara optimal. ” Selain memutus akses jalan, longsor juga berdampak pada Saluran Irigasi Gondangan yang mengairi lahan pertanian di Desa Gemawang dan Desa Krempong. Terputusnya saluran irigasi tersebut mengakibatkan sekitar kurang lebih 500 hektare sawah terdampak. Area longsoran membentang sepanjang kurang lebih 80 meter dengan indikasi senderan irigasi mengalami keretakan dan pergeseran,’ ujar Anam Narijan, warga Ngadisepi Dirinya menambahkan jika tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun hingga pukul 24.00 WIB dan berlanjut sampai pagi hari Sabtu (3/1/2026), kondisi tanah di lokasi masih terpantau terus mengalami pergerakan dan longsor susulan, sehingga area tersebut dinilai belum aman. BPBD Kabupaten Temanggung mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi longsor dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Akses lalu lintas sementara dialihkan karena jalan darurat juga terdampak longsor, sehingga pengguna jalan harus memutar melalui jalur alternatif. Upaya penanganan awal terus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, pendataan dampak, serta pemasangan rambu peringatan guna mengantisipasi risiko lanjutan. (Yusuf)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Utara melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan pembangunan Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang berlokasi di Desa Panangkalaan Hulu, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (3/1/2026) pagi. Kegiatan pengecekan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah, khususnya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar masyarakat luas, terutama anak-anak sekolah. Pengecekan lapangan dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Utara, yakni Aipda M. Rafi’i dan Brigadir M. Syaiful F, dengan fokus memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana serta menciptakan rasa aman selama proses pengerjaan. Kapolsek Amuntai Utara melalui laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Dapur SPPG memiliki peran penting sebagai pusat penyediaan makanan bergizi yang higienis dan layak konsumsi, sehingga perlu dilakukan pengawasan sejak tahap awal. “Pengecekan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana progres pembangunan Dapur SPPG yang nantinya akan menjadi bagian vital dari pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis bagi masyarakat,” ujarnya. Berdasarkan hasil pengecekan di hari ke-12 pengerjaan, pembangunan dikerjakan oleh 9 orang pekerja dengan beberapa tahapan pekerjaan yang telah berjalan, di antaranya: Plester dinding bangunan serta pengecoran tiang di ruang packing Plamir dan pengecatan tembok pada bagian dalam bangunan. Secara umum, progres pembangunan dinilai berjalan sesuai rencana dan tidak ditemukan kendala berarti di lapangan. Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Polsek Amuntai Utara menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 411 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Penyerahan dilakukan di Ruang Serbaguna Blok C, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (2/1/2026). Ratusan PPPK Paruh Waktu tersebut berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Sekretariat Kota, kecamatan, hingga kelurahan se-Jakarta Timur. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik serta mendukung kelancaran tugas pemerintahan di tingkat wilayah. Dalam arahannya, Munjirin menegaskan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia meminta seluruh PPPK Paruh Waktu untuk bekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menjaga integritas sebagai aparatur pemerintah. “Pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja saudara-saudara sekalian akan tetap kami laksanakan. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kinerja Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur agar semakin optimal dalam melayani masyarakat,” ujar Munjirin. Wali Kota juga berharap para PPPK Paruh Waktu dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, membangun kerja sama yang baik, serta berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Jakarta Timur. Dengan demikian, keberadaan PPPK Paruh Waktu diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kinerja birokrasi dan kepuasan masyarakat.. Heri Jkt
Cirebon | Bidik-KasusNews.com – Proyek pengaspalan jalan di Blok Dukudalam, Desa Sindangmekar, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Jalan yang baru selesai dikerjakan sekitar tiga hari tersebut dilaporkan sudah mengalami kerusakan dan pengelupasan di sejumlah titik. Menindaklanjuti keluhan warga, tim investigasi media kembali turun ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Hasil peninjauan menunjukkan adanya lapisan aspal yang terkelupas, gembur, dan rusak di beberapa bagian jalan, meski proyek tersebut terbilang baru selesai. Seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan rendahnya kualitas pekerjaan. Ia menilai lapisan aspal terlalu tipis dan diduga tidak melalui proses pemadatan yang optimal. “Kalau diinjak saja sudah gembur dan mudah terkelupas. Apalagi dilewati alat pertanian seperti traktor, jelas cepat rusak. Ditambah musim hujan, aspal setipis ini sangat mudah terkikis air,” ujarnya. Warga menyayangkan kondisi tersebut, mengingat proyek pengaspalan itu merupakan kegiatan Bantuan Provinsi (Banprov) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran mencapai puluhan juta rupiah. Harapan masyarakat, jalan desa yang dibangun dengan dana pemerintah semestinya memiliki kualitas dan daya tahan yang layak. Pemerintah Desa dan Kecamatan Beri Klarifikasi Menanggapi pemberitaan yang beredar, Kaur Exbank Desa Sindangmekar memberikan klarifikasi melalui pesan WhatsApp. Ia menyebutkan bahwa informasi yang beredar dinilai kurang tepat. Menurutnya, kerusakan aspal bukan disebabkan oleh pekerjaan yang asal-asalan, melainkan akibat dilintasi kendaraan pertanian beroda besi (lektor) hanya beberapa hari setelah pengaspalan selesai. “Aspal masih baru, baru tiga hari sudah dilewati lektor petani. Ada saksi tukang lektornya juga yang mengakui. Di lokasi kerusakan terlihat jelas bekas roda besi lektor,” jelasnya, seraya menambahkan bahwa pihak Kecamatan Dukupuntang telah turun langsung ke lokasi dan menyimpulkan kerusakan murni akibat roda besi alat pertanian. LSM Pertanyakan Standar Mutu Proyek Sementara itu, Ketua LSM GPAB, M. Maulana, menilai munculnya kerusakan dalam waktu sangat singkat tetap patut dipertanyakan. Menurutnya, proyek jalan yang dibiayai negara seharusnya dirancang untuk memiliki ketahanan terhadap aktivitas warga setempat. “Kerusakan yang muncul hanya dalam hitungan hari mengindikasikan potensi tidak terpenuhinya standar mutu pekerjaan. Jika benar kualitasnya sesuai spesifikasi, seharusnya tidak mudah rusak meski dilalui kendaraan pertanian,” tegas Maulana. Ia juga mengingatkan bahwa regulasi konstruksi telah mengatur secara jelas kewajiban penyedia jasa dan pengelola anggaran dalam menjaga kualitas pekerjaan, termasuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi serta Peraturan Menteri PUPR Nomor 14 Tahun 2020. “Alasan kerusakan akibat lektor tani tidak serta-merta menghapus kewajiban mutu pekerjaan. Jika ditemukan pelanggaran spesifikasi, penyedia wajib melakukan perbaikan dan bisa dikenai sanksi sesuai aturan,” pungkasnya. Harapan Warga Warga berharap pihak terkait dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut, termasuk uji ketebalan aspal dan kualitas material, agar dana publik benar-benar menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat dan tahan lama. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait rencana perbaikan atau tindak lanjut teknis terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan. (Asep.R)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan keselamatan warga terus ditunjukkan jajaran TNI. Personel Koramil 410-02/Teluk Betung Selatan (TBS) bersama masyarakat setempat menggelar kegiatan karya bakti (karbak) pembersihan selokan dan saluran air yang tersumbat sampah, Jumat (2/1/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut menyasar sejumlah titik rawan genangan, yakni selokan di sepanjang Jalan Ikan Bawal serta parit-parit di Gang Wahid, Gang Kadar, dan Gang Sarana, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras. Wilayah ini diketahui memiliki risiko tinggi banjir, khususnya saat intensitas hujan meningkat di musim penghujan, termasuk kawasan sekitar Gudang Lelang. Babinsa Kelurahan Kangkung tampil aktif memimpin langsung kegiatan di lapangan. Selain mengoordinasikan pembersihan, Babinsa juga berperan sebagai jembatan komunikasi antara TNI dan masyarakat guna menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan saluran air. “Kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan selokan, tetapi juga membangun kesadaran warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Lingkungan bersih adalah kunci utama mencegah banjir,” ujar salah satu Babinsa di sela kegiatan. Sebanyak 12 personel Koramil 410-02/TBS, 3 anggota Korps Bantuan TNI (KBT), serta 8 personel Linmas dan warga setempat terlibat langsung dalam karya bakti tersebut. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, garpu pembersih, galah kait, dan kantong sampah, mereka membersihkan lumpur serta tumpukan sampah yang menghambat aliran air. Antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Sejumlah masyarakat ikut bergotong royong meskipun tidak tercatat sebagai peserta resmi. Bahkan, sebagian warga dengan sukarela menyediakan minuman hangat dan makanan ringan sebagai bentuk dukungan. “Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Selokan yang sudah lama tersumbat akhirnya bersih kembali. Mudah-mudahan ke depan lingkungan kami terhindar dari banjir,” ungkap Siti, warga Kelurahan Kangkung. Hasil karya bakti tersebut dinilai signifikan. Sampah dan endapan lumpur berhasil diangkut ke tempat pembuangan resmi, sementara aliran air yang sebelumnya tersendat kini kembali lancar. Komandan Koramil 410-02/TBS menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus implementasi komitmen TNI dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat. “Kami akan terus hadir melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat langsung bagi warga. Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah fondasi utama dalam pengabdian kami,” tegasnya. Ke depan, Koramil 410-02/TBS berencana menggelar kegiatan serupa secara rutin serta mendorong pembentukan kelompok kerja masyarakat guna mengelola kebersihan dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan di lingkungan masing-masing. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 2 Januari 2026 – Kegiatan sholat Jumat dilaksanakan secara rutin di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian bagi warga binaan. Ibadah berlangsung di Masjid At-Taubah yang telah disediakan dengan tetap memperhatikan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan seluruh jamaah. Warga binaan yang beragama Islam mengikuti sholat Jumat secara berjamaah dengan tertib dan khidmat. Kegiatan ini diawali dengan khotbah Jumat yang berisi pesan-pesan keagamaan dan moral yang disampaikan oleh khotib dari Kementerian Agama Kabupaten Jepara, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat secara berjamaah. Petugas Rutan turut melakukan pengawasan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Melalui pelaksanaan salat Jumat ini, Rutan Kelas IIB Jepara berupaya memberikan pembinaan kepribadian dan meningkatkan nilai-nilai spiritual bagi warga binaan. Diharapkan kegiatan keagamaan tersebut dapat membentuk sikap yang lebih baik, menumbuhkan kesadaran moral, serta menjadi bekal positif bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan. (Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah perairan Sungai Barito dan Desa Paminggir, Kecamatan Paminggir, Jumat (2/1/2026). Kegiatan sosial tersebut dimulai sekitar pukul 09.30 WITA hingga selesai, sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang bermukim di kawasan pesisir sungai dan wilayah perairan yang rentan terhadap dampak sosial maupun ekonomi. Kasat Polairud Polres HSU menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menghadirkan kehadiran negara di tengah warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Dalam pelaksanaannya, personel Satpolairud Polres HSU secara langsung mendistribusikan paket sembako kepada warga penerima manfaat dengan menyusuri wilayah perairan Sungai Barito menggunakan sarana patroli air, sehingga bantuan dapat tepat sasaran. Selain menyalurkan bantuan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta imbauan keselamatan kepada masyarakat pesisir agar selalu berhati-hati dalam beraktivitas di perairan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang menerima bantuan. Melalui kegiatan ini, Satpolairud Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Presisi Polri yang humanis dan berkeadilan. (Agus)