JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 28 Oktober 2025 — Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara berlangsung penuh makna, Senin (28/10/2025). Di balik tembok pembinaan, semangat persatuan dan nasionalisme berkobar dalam diri pegawai maupun warga binaan yang mengikuti upacara dengan khidmat. Upacara yang digelar di lapangan dalam Rutan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, petugas, dan perwakilan warga binaan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, memimpin langsung jalannya upacara serta membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Renza mengajak seluruh peserta untuk meneladani semangat para pemuda tahun 1928 yang berani bersatu di tengah perbedaan. Ia menegaskan bahwa nilai Sumpah Pemuda juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan di Rutan. > “Rutan bukan tempat menyerah, melainkan tempat berbenah. Di sinilah semangat Sumpah Pemuda harus hidup — semangat untuk berubah dan memberikan makna baru dalam hidup,” tutur Renza. Menurutnya, momentum Sumpah Pemuda harus menjadi energi positif untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan tekad memperbaiki diri. Baik pegawai maupun warga binaan diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab dalam keseharian. Seluruh peserta tampak antusias dan tertib selama kegiatan berlangsung. Pengibaran bendera merah putih menjadi simbol harapan baru bagi para warga binaan untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme dan optimisme. Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan tidak mengenal batas ruang dan waktu. Bahkan di balik jeruji besi, Rutan Jepara berupaya menanamkan nilai-nilai kepemudaan sebagai landasan pembinaan karakter dan perubahan diri.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

Hulu Sungai Utara – Bidik-kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Hitam Polres HSU pada Selasa (28/10/2025) pukul 08.00 Wita, diikuti seluruh personel Polres HSU dan jajaran. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., sementara IPTU Marwan, S.A. dipercaya sebagai Perwira Upacara dan IPDA Parmanto, S.H. sebagai Komandan Upacara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan menunjukkan disiplin tinggi para peserta. Upacara dimeriahkan oleh penampilan korsik Polres HSU dan pelaksanaan pengibaran bendera merah putih oleh personel pilihan. Sejumlah petugas memiliki peran penting dalam pelaksanaan upacara ini, mulai dari pembawa acara, pembaca doa, pembaca Pembukaan UUD 1945, hingga petugas pembacaan Putusan Kongres Sumpah Pemuda. Pasukan upacara terdiri dari berbagai satuan, di antaranya Ton Perwira, Sat Samapta, Reskrim, Narkoba, Intelkam, Lantas, staf gabungan, dan PNS Polri, menggambarkan kekompakan dan sinergitas internal dalam memperingati momentum historis tersebut. Dalam amanatnya yang disampaikan melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres HSU mengajak seluruh personel Polri meneladani perjuangan pemuda pada 28 Oktober 1928 yang berhasil mempersatukan bangsa. “Momentum Sumpah Pemuda harus menjadi sumber energi untuk terus berbuat terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Semangat persatuan pemuda harus tercermin dalam dedikasi dan kinerja kita sebagai insan Bhayangkara,” ujar Kapolres. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga bentuk penguatan soliditas, profesionalisme, dan komitmen menjaga keutuhan NKRI di tengah tantangan yang semakin kompleks. “Personel Polri harus menjadi teladan dalam merawat persatuan dan kerukunan masyarakat. Semangat Sumpah Pemuda adalah semangat melayani dengan hati,” tambahnya. Upacara kemudian ditutup dengan doa dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen menjaga nilai-nilai nasionalisme. Polres HSU berharap peringatan ini dapat terus menumbuhkan semangat pengabdian, sejalan dengan visi Polri Presisi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempererat kedekatan dengan masyarakat. ( Agus)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM Itwasda Polda Kalimantan Selatan melaksanakan Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2025 pada aspek pelaksanaan dan pengendalian di Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (27/10/2025) pagi. Kegiatan berlangsung di Gedung Janauraga Polres HSU mulai pukul 09.00 WITA. Audit tersebut dipimpin langsung oleh Kombes Pol Setiyo Hartono, S.I.K. selaku Pengawas/Pengendali Tim, didampingi Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., serta diikuti pejabat utama Polres HSU dan jajaran.   Kegiatan pengawasan internal ini bertujuan memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi kepolisian berjalan efektif, efisien, serta sesuai standar operasional yang berlaku, baik dari sisi administrasi maupun operasional. Tim Audit Itwasda Polda Kalsel diketuai Kompol Trias Inanggara, S.Sos., M.A., bersama anggota yang terdiri dari para perwira dan staf berkompeten di bidang pengawasan. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan Kapolres HSU, arahan dari ketua tim pengawas, kemudian pendalaman materi audit, dan ditutup dengan sesi dokumentasi. Melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, Kapolres HSU menegaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian penting dari upaya pembinaan agar tata kelola organisasi semakin profesional. “Audit ini kami sambut baik sebagai bentuk pengawasan dan peningkatan kualitas organisasi. Diharapkan hasil audit dapat mendorong tertib administrasi, transparansi, dan akuntabilitas setiap satuan kerja,” ujar Kapolres HSU melalui IPTU Asep. Ia menambahkan bahwa audit kinerja sejalan dengan visi Polri Presisi yang berorientasi pada prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam pelayanan kepada masyarakat. “Audit bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menemukan solusi agar Polri semakin dipercaya publik,” tambahnya. Kegiatan audit juga menjadi sarana mempererat koordinasi antar fungsi, sekaligus memetakan potensi kendala pelaksanaan tugas sehingga perbaikan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Melalui rekomendasi audit internal ini, Polres HSU diharapkan dapat menyusun langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas layanan kepolisian dan memperkuat kepercayaan masyarakat di wilayah hukum Hulu Sungai Utara. ( Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Upaya menjaga stabilitas keamananBabinsa Koramil 410-04/TKT Pimpin Patroli Malam Jaga Kamtibmas di Way Kandis Bandar Lampung dan ketertiban masyarakat di wilayah Bandar Lampung terus digencarkan. Babinsa Koramil 410-04/TKT, Serka Supriyadi, memimpin langsung kegiatan patroli dan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Kelurahan Perumnas Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Senin malam (27/10/2025). Patroli dimulai pukul 21.00 WIB hingga selesai dengan menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari berbagai unsur masyarakat seperti para ketua RT, Kelompok Sadar Lingkungan (Kaling), Linmas, serta anggota organisasi kemasyarakatan, antara lain FKPPI dan Pemuda Pancasila. Sinergi lintas elemen ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga. “Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan gotong royong antara TNI, aparatur kelurahan, ormas, dan masyarakat, kita dapat mencegah potensi kejahatan dan menjaga lingkungan tetap aman,” tegas Serka Supriyadi. Selain patroli, Babinsa juga memberikan imbauan kewaspadaan kepada warga agar meningkatkan pengamanan wilayah, khususnya terhadap ancaman tindak kriminal seperti pencurian maupun aksi lain yang dapat mengganggu ketertiban. Selama kegiatan berlangsung, suasana terpantau aman, tertib, dan penuh kekompakan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga memperkuat kedekatan antara TNI dan rakyat sebagai pilar pertahanan negara di kehidupan sehari-hari. Melalui program patroli rutin ini, Koramil 410-04/TKT di bawah jajaran Kodim 0410/KBL terus berupaya mengoptimalkan pembinaan wilayah, guna mewujudkan Bandar Lampung yang semakin aman dan sejahtera. ( Agus)

Tasikmalaya, Bidik-kasusnews.com – Ratusan warga Desa Puspasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya antusias mengikuti kegiatan bakti sosial pengobatan gratis yang digelar Wadah Tempa Spiritual Sukma Pyrous (WTSSP) bersama Majelis Keramat Sembah Dalem, Sabtu (25/10/2025). Sejak pagi, lokasi kegiatan sudah dipadati masyarakat yang ingin mendapatkan layanan kesehatan alternatif dari para relawan praktisi (healer). Akses fasilitas kesehatan yang cukup jauh membuat kehadiran layanan tersebut sangat dinanti warga. Pendiri dan pimpinan WTSSP, Arif Sukma Pyrous, menjelaskan bahwa pengobatan gratis ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan perhatian kesehatan, terutama di wilayah terpencil. “Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sejak dini dan tidak hanya bergantung pada obat-obatan kimia,” ujar Sukma Pyrous. Ia menyebut keluhan yang paling banyak dialami warga antara lain pasca stroke, hipertensi, asam lambung, arthritis, gangguan pencernaan, serta ketidakseimbangan energi tubuh (yin dan yang). Sementara itu, pimpinan Majelis Keramat Sembah Dalem, Panji Laras, menuturkan bahwa kegiatan sosial ini turut melibatkan PAUD Miftahul Ilmi yang baru berdiri di Kampung Sembah Dalem, Dusun Sembah Dalem, Puspahiang. “PAUD Miftahul Ilmi berkomitmen agar keberadaannya bisa memberi manfaat lebih luas, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi juga sosial kemasyarakatan,” ujarnya. PAUD tersebut dipimpin oleh Kepala Sekolah Andita Andriana dengan tenaga pendidik: Sinta Septiani, Sinta Puspita, Riri Anggraeni, dan Ima. Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Warga mengaku terbantu karena biaya pengobatan medis sering kali memberatkan serta jarak menuju fasilitas kesehatan cukup jauh. Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar layanan kesehatan alternatif semakin mudah dijangkau warga pelosok di Tasikmalaya dan wilayah lainnya. ( Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta, 27 Oktober 2025 — Pemerintah tengah menyiapkan aturan pelaksanaan terkait pidana kerja sosial sebagai bentuk hukuman alternatif dalam sistem hukum nasional. Regulasi ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan diberlakukan mulai 2 Januari 2026. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Asep Nana Mulyana, mengatakan penyusunan aturan tersebut dilakukan bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait. “Kami sedang membuat bersama kementerian dan lembaga menyusun beberapa aturan pelaksanaannya baik dalam bentuk RUU maupun RPP,” ujarnya di Lapangan Banteng, Jakarta, Ahad, 26 Oktober 2025, dikutip dari Tempo (27/10/2025). Menurut Asep, pidana kerja sosial merupakan bagian dari paradigma baru yang ingin dibangun dalam KUHP baru. Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat proses reintegrasi sosial bagi pelaku kejahatan ringan tanpa harus menjalani pidana penjara. “KUHP baru tidak hanya menggantikan regulasi lama yang ditinggalkan Belanda, namun banyak memuat hal baru. Salah satunya dengan mempercepat reintegrasi sosial melalui pidana kerja sosial,” kata Asep. Berdasarkan Pasal 85 Ayat (1) KUHP 2023, pidana kerja sosial hanya bisa diterapkan kepada terdakwa yang ancaman hukumannya di bawah lima tahun. Pelaksanaan hukuman ini nantinya bisa dilakukan di berbagai tempat seperti rumah sakit, panti asuhan, panti jompo, sekolah, atau lembaga sosial lainnya. Selain itu, dalam menjatuhkan pidana kerja sosial, hakim juga wajib mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain pengakuan dan persetujuan terdakwa, kemampuan kerja, riwayat sosial, keselamatan kerja, agama, serta kemampuan membayar denda. Asep menjelaskan, konsep ini juga tengah dimasukkan dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang kini sedang dibahas di Komisi III DPR. Dengan demikian, sinkronisasi antara KUHP dan KUHAP baru akan lebih terarah. Kebijakan pidana kerja sosial ini diharapkan menjadi bentuk reformasi hukum yang lebih humanis dan progresif, menggantikan pola penghukuman konvensional yang selama ini didominasi oleh pidana penjara. (Wely)

Jakarta Barat, Bidik-kasusnews.com – Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang menggunakan modus penyamaran sebagai kurir layanan pesan antar berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Tambora, Polres Metro Jakarta Barat. Aksi keduanya terekam kamera CCTV saat beraksi di Jalan Krendang Selatan, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora pada Senin (20/10/2025) pukul 16.30 WIB. Kedua pelaku berinisial A dan R diketahui mengenakan jaket Shopee Food untuk mengelabui masyarakat agar tidak menaruh curiga saat mereka melancarkan aksi kejahatan. Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, mengungkapkan bahwa kedua pelaku merupakan residivis kasus curanmor yang baru bebas beberapa bulan lalu. Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka telah lima kali beraksi di wilayah Tambora dan sekitarnya. “Pelaku A kami amankan di Kali Anyar, Tambora, sementara pelaku R kami tangkap di wilayah Pademangan, Jakarta Utara. Penangkapan dilakukan setelah tim melakukan analisa CCTV dan mengumpulkan informasi dari warga,” jelas AKP Sudrajat, Senin (27/10/2025). Dalam melakukan aksinya, pelaku menggasak sepeda motor dengan cara mendorong kendaraan, lalu menyambungkan kabel kontak hingga mesin menyala sebelum melarikan diri. AKP Sudrajat juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminalitas jalanan tersebut. “Kami minta warga selalu mengunci ganda kendaraannya atau memasang pengaman tambahan untuk mencegah terjadinya curanmor,” tambahnya. Kini kedua pelaku telah diamankan di Polsek Tambora untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian. Kepolisian menegaskan akan terus melakukan patroli dan penindakan guna menekan angka kejahatan curanmor di wilayah Jakarta Barat. ( Agung)

JATENG::Bidik-kasusnews.com Jepara, 27 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan soliditas internal, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menggelar kegiatan Coffee Morning bersama pejabat struktural, Senin (27/10/2025). Kegiatan berlangsung di area depan Aula Ratu Kalinyamat dengan konsep outdoor meeting yang menumbuhkan suasana terbuka dan komunikatif. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat sinergi, menyatukan langkah dalam pelaksanaan tugas, serta membangun budaya kerja yang harmonis dan profesional di lingkungan Rutan Jepara. Dalam arahannya, Karutan Jepara menegaskan pentingnya peran kepemimpinan yang responsif dan berintegritas di setiap unit kerja. Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat terus menanamkan nilai-nilai PRIMA — Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel — sebagai pedoman dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaik. > “Coffee Morning ini bukan sekadar kegiatan koordinasi, tetapi sarana untuk mempererat hubungan kerja dan menyamakan persepsi. Kita harus menjaga komunikasi yang terbuka agar setiap langkah organisasi berjalan selaras dan berintegritas,” ujar Renza Maisetyo. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan interaktif, di mana para pejabat turut menyampaikan evaluasi serta masukan terhadap pelaksanaan tugas di bidang masing-masing. Melalui kegiatan Coffee Morning ini, Rutan Jepara berkomitmen untuk terus memperkuat budaya kerja kolaboratif dan adaptif, guna mendukung terwujudnya tata kelola pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).(Wely-jateng) Sumber:humas rutan jepara

Bidik-kasusnews.com,Melawi Kalimantan Barat Polres Melawi Polda Kalbar Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla di dampingi Kasat Narkoba AKP Dhanie Sukmo Widodo dan Kasat Lantas J.E.Kusuma, S.A.P., M.H mendatangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Nanga Pinoh, Senin (27/10/25). Kedatangannya di sambut pengalungan syal oleh Kepala Sekolah SMK N 1 ibu Dwi Andayani Siregar, S.E di gerbang sekolah, paduan drum band, penghormatan dan bersalaman bersama wakil kepala sekolah, ketua prodi dewan guru dan berdialog hangat di ruang kesiswaan. Kapolres Melawi mengatakan kedatangannya di SMK N 1 Nanga Pinoh dalam rangka kegiatan Kapolres Melawi Go To School pencegahan penyalah gunaan narkoba dan bulying. “Pihak sekolah dan pelajar sangat antusias mengikuti, kedatangan kami dalam rangka sosialisasi pencegahan penyalah gunaan narkoba dan bulying,” ujar Kapolres Melawi. Langkah ini penting di lakukan selain wujud hadirnya di harapkan khususnya pelajar dapat mengetahui, memahami serta menjauhi penyalah gunaan narkoba dan bulying, lanjutnya pelajar adalah generasi muda penerus bangsa tentu di pundaknya negara mengharapkan pemuda yang kuat,disiplin dan anti narkoba. “Kapolres Melawi Go To School dengan tema “Merdeka Dari Narkoba dan Bulying” adalah bentuk kemitraan dan kerja sama dengan Serikat Media Cyber Indonesia (SMSI) dan penggiat media sosial, dengan harapan kegiatan positif ini dapat di ketahui secara luas di tengah masyarakat,” terang AKBP Harris. Kapolres Melawi menyampai rasa terima kasih atas kesempatan dan dukungan kegiatan oleh pihak SMK N 1, Koordinasi akan terus di tingkatkan sebagai bentuk pembinaan kepada generasi muda khususnya pelajar. Diakhir kegiatan Kapolres Melawi menyerahkan sarana kontak olah raga bola volly kepada pihak SMK N 1 Nanga Pinoh. Dwi Andayani Siregar, S.E selaku Kepala Sekolah SMN 1 Nanga Pinoh dalam sambutannya menyambut baik, memberikan ruang dan mengharapkan kegiatan seperti ini terus di tingkatkan. “Tentu kami menyambut baik kegiatan seperti ini, pihak sekolah siap bekerja sama,” ujar Kepala Sekolah. Menciptakan generasi muda yang siap dengan segala tantangan kedepannya adalah tugas kita bersama, apresiasi untuk Polres Melawi, awak media dan semua pihak atas kepeduliaannya kepada generasi muda. “Terima kasih Kapolres Melawi, awak media dan semua pihak, pihak kami siap bekerja sama dalam setiap kegiatan di sekolah,” pungkas Kepala Sekolah. Wartawan Si Juli

Hulu Sungai Utara – Bidik-kasusnews.com  Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Hulu Sungai Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di wilayah perairan terpencil. Melalui program bertajuk “Edukasi Maritim Melalui Membaca”, Sat Polairud menghadirkan perpustakaan terapung untuk anak-anak di pesisir Sungai Barito, Desa Sapala, Kecamatan Paminggir, Senin (27/10/2025) pukul 09.30 WITA. Dengan mengoperasikan Kapal Polisi KP XIII-34-1006, personel Sat Polairud menyediakan fasilitas baca berupa buku cerita, pengetahuan umum, hingga materi edukatif ringan yang disiapkan khusus bagi anak-anak. Konsep perpustakaan terapung ini dirancang untuk menghadirkan akses literasi hingga ke wilayah yang sulit dijangkau jalur darat. Kedatangan jajaran Sat Polairud disambut penuh antusias oleh anak-anak dan warga pesisir. Mereka tampak bersemangat memilih buku, membaca bersama, serta terlibat dalam interaksi edukatif yang dipandu para personel Polairud. Selain literasi, petugas juga menyampaikan wawasan terkait keselamatan di perairan dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sungai. Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban, semakin mempererat hubungan humanis antara kepolisian dan masyarakat yang tinggal di tepian Sungai Barito. Komitmen Polri terhadap Literasi dan Pendidikan Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur memberikan apresiasi atas langkah kreatif Sat Polairud dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat pesisir. “Polri bukan hanya menjaga keamanan perairan, tetapi juga hadir membawa manfaat bagi masyarakat. Perpustakaan terapung ini menjadi bukti bahwa Polri turut mencerdaskan generasi muda di wilayah terpencil,” ujar IPTU Asep mewakili Kapolres. Ia menambahkan bahwa inovasi seperti ini sejalan dengan Program Polri Presisi, yang mengedepankan pendekatan humanis dan berkeadilan dalam setiap layanan kepada masyarakat. Cecar Semangat Literasi hingga Wilayah Terpencil Sat Polairud Polres HSU menegaskan akan terus menjalankan program serupa secara berkelanjutan, menyasar wilayah pesisir dan pedalaman yang minim akses pendidikan. Dalam menjalankan tugasnya, satuan ini berpegang pada moto: “Nityacas Samapta – Arnavat Darpha Mahe – Cakra Buana Samapta” yang mencerminkan kesiapsiagaan, keberanian menjaga maritim, serta pengabdian bagi masyarakat. Dengan hadirnya perpustakaan terapung ini, diharapkan minat baca anak-anak pesisir meningkat dan mereka memperoleh kesempatan belajar yang sama dengan daerah lainnya, sehingga kelak mampu menjadi generasi penerus bangsa yang unggul. ( Agus)