Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com        Semangat kemerdekaan dan sinergitas antarlembaga mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Senin (17/8/2026). Komandan Kodim (Dandim) 0410/KBL Kolonel Roni Hermawan, S.H., M.M., menghadiri upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat di halaman Gedung Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jalan Dr. Susilo, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Teluk Betung Utara. Upacara dipimpin Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana selaku Inspektur Upacara. Kapten Inf Sunarto, S.E., bertugas sebagai Perwira Upacara, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Mayor Inf Sabariyanto. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandar Lampung, di antaranya Wakil Wali Kota Deddy Amrullah, Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Bernas Yuniarta, S.E., Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar, S.I.K., S.H., Ketua Pengadilan Negeri Nelson Angkat, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Tanjung Karang H. April Yadi, S.Ag., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Baharudin, M.S.H., M.H., Kepala Kemenag Dr. H. Erwito, S.Ag., M.Kom.I., serta jajaran Asisten dan kepala OPD Pemkot Bandar Lampung. Prosesi berlangsung penuh penghormatan. Paskibraka Kota Bandar Lampung melaksanakan pengibaran Sang Merah Putih, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Peserta upacara dari unsur TNI, Polri, ASN, Satpol PP, organisasi kepemudaan hingga pelajar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh semangat nasionalisme. Kodim 0410/KBL Raih Penghargaan Pelaksana Terbaik Radin Inten Momentum peringatan HUT ke-81 RI tersebut semakin istimewa bagi jajaran Kodim 0410/KBL. Pada penghujung upacara, Wali Kota Bandar Lampung menyerahkan piagam penghargaan kepada Kodim 0410/KBL dan jajaran Babinsa yang dinobatkan sebagai Pelaksana Terbaik dan Terdepan dalam Kegiatan Radin Inten. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Hj. Eva Dwiana kepada Dandim 0410/KBL Kolonel Roni Hermawan, S.H., M.M. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kedisiplinan, loyalitas, serta kontribusi jajaran Kodim 0410/KBL dan para Babinsa dalam mendukung pelaksanaan program Radin Inten di wilayah Kota Bandar Lampung. Dandim 0410/KBL Kolonel Roni Hermawan menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas penghargaan yang diterima jajarannya. “Peringatan HUT ke-81 RI ini adalah momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan para pahlawan. Penghargaan sebagai yang terbaik dalam kegiatan Radin Inten ini bukan milik saya pribadi, melainkan buah kerja keras seluruh Babinsa dan jajaran prajurit Kodim 0410/KBL yang tidak kenal lelah mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh personel Kodim 0410/KBL untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. “Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik, menjaga kondusivitas wilayah, serta mengawal pembangunan di Kota Bandar Lampung,” lanjutnya. Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana memberikan apresiasi kepada Kodim 0410/KBL beserta jajaran Babinsa atas sinergi yang selama ini terjalin bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung. Sinergitas TNI dan pemerintah daerah dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung berbagai program pembangunan sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat. Seluruh rangkaian upacara pengibaran bendera dan penyerahan penghargaan selesai sekitar pukul 08.30 WIB. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga memperkuat komitmen TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta bersama-sama membangun Kota Bandar Lampung yang aman, maju, dan sejahtera. (Agus)

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com              Semangat kemerdekaan dan nasionalisme mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Mapolres Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (17/8/2026) pagi. Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.20 WITA tersebut dipimpin langsung Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Upacara. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran personel Polres HSU. Sejumlah pejabat utama turut hadir, di antaranya Wakapolres HSU, Kabag SDM, para Kabag, para Kasat, serta para Kasi Polres HSU. Peserta upacara terdiri atas pleton gabungan perwira, personel Sat Samapta, Sat Polair, staf, gabungan Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Resnarkoba dan Sat Tahti, serta personel ASN Polri. Rangkaian upacara diawali dengan persiapan pasukan dan masuknya Inspektur Upacara ke lapangan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, pengibaran Sang Merah Putih, penghormatan kepada bendera, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, hingga pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana semakin khidmat saat pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan. Setelah itu, Kapolres HSU menyampaikan amanat yang menjadi bagian penting dari momentum peringatan kemerdekaan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan Andhika Bhayangkari, pembacaan doa, serta penghormatan dan keluarnya Inspektur Upacara dari lapangan. Upacara selesai sekitar pukul 07.55 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, kecintaan terhadap Tanah Air, serta komitmen memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Bagi jajaran Polres HSU, semangat kemerdekaan tersebut diharapkan terus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik kepada warga. Dengan semangat kemerdekaan, seluruh personel diharapkan semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Tepat di penghujung malam menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Tabur, Desa Tayur, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Senin, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 00.00 Wita, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) HSU dan Jajaran Polres HSU melaksanakan Upacara Kehormatan dan Renungan Suci sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur demi bangsa dan negara. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, Ketua DPRD HSU H. Fadilah, Sekretaris Daerah HSU H. Adi Lesmana, S.Sos., M.Si., Dandim 1001/HSU-BLG Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., Kajari HSU Budi Triono, S.E., S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri HSU Rubiyanto Budiman, S.H., serta Kepala Kemenag HSU Drs. H. M. Rusdi Hilmi, M.A. Selain jajaran Forkopimda, kegiatan turut diikuti para anggota DPRD HSU, pejabat utama Polres HSU, personel Kodim 1001/HSU-BLG, gabungan ASN Pemerintah Kabupaten HSU, Pramuka serta tamu undangan lainnya. Prosesi diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke tempat upacara, kemudian dilanjutkan dengan kedatangan Inspektur Upacara. Setelah laporan Komandan Upacara, perwakilan peserta membawa obor dan mengambil tempat. Suasana semakin hening ketika lampu penerangan dipadamkan. Penyalaan obor oleh Inspektur Upacara menjadi bagian penting dalam prosesi penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Dalam keheningan malam, Kapolres HSU selaku Inspektur Upacara membacakan Naskah Kehormatan dan Renungan Suci. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, doa untuk arwah para pahlawan, serta penghormatan terakhir. Renungan Suci menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan Indonesia tidak diperoleh dengan mudah. Pengorbanan para pejuang menjadi bagian penting dari sejarah bangsa sekaligus pesan bagi generasi penerus untuk menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat. Bagi jajaran Forkopimda HSU, kegiatan tersebut juga menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara Kehormatan dan Renungan Suci yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut berakhir sekitar pukul 00.30 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar dan aman. Momentum hening di TMP Tabur itu pun menjadi pengingat bahwa di balik kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini, terdapat jasa dan pengorbanan besar para pahlawan yang patut terus dikenang oleh setiap generasi. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com                    Suasana penuh keakraban mewarnai malam tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Griya Asri Taman Mini, Jakarta. Minggu (16/8/2026) Warga RT 03 RW 023 menggelar kegiatan tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan, dan memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan tempat tinggal. Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri warga dari berbagai kalangan. Nuansa kekeluargaan semakin terasa ketika warga berkumpul dan mengikuti rangkaian acara dalam suasana santai serta penuh keakraban. Dalam sambutannya, Ketua RW 023 mengajak warga untuk terus menjaga kekompakan dan menjadikan peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat hubungan antarwarga. Ia berharap kebersamaan yang selama ini terjalin dapat terus dipertahankan, bukan hanya saat perayaan hari kemerdekaan, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. “Semoga ke depan warga RW 023, khususnya RT 03, semakin guyub, semakin rukun, dan terus menjaga kebersamaan,” ujar Ketua RW 023. Salah satu momen utama dalam acara tersebut yakni pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Panitia bersama Ketua RT 03 dan didampingi Ketua RW 023. Pemotongan tumpeng menjadi simbol rasa syukur sekaligus bentuk kebersamaan warga dalam memperingati 81 tahun perjalanan kemerdekaan Indonesia. Kemeriahan malam tasyakuran semakin lengkap dengan penampilan anak-anak warga RW 023. Mereka menunjukkan kreativitas dan semangat dalam memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI. Selain penampilan anak-anak, panitia juga membagikan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang sebelumnya digelar untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pembagian hadiah tersebut mendapat sambutan antusias dari warga. Kegiatan itu sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan. Bagi warga RT 03 RW 023, malam tasyakuran bukan sekadar kegiatan seremonial. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mempererat komunikasi, membangun rasa kekeluargaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Semangat kemerdekaan diharapkan terus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan, serta mempertahankan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Dengan semangat HUT ke-81 RI, warga RT 03 RW 023 Griya Asri Taman Mini diharapkan semakin kompak dan mampu menjaga lingkungan yang rukun, harmonis, serta penuh rasa kebersamaan. Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang mengisi kemerdekaan dengan persatuan, kepedulian, dan gotong royong. (Agus)

KUNINGAN, Bidik-kasusnews.com                Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Kuningan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Apel Kebangsaan yang digelar di Halaman Mapolres Kuningan, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran stakeholder, berbagai elemen masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berada di wilayah Kabupaten Kuningan. Apel Kebangsaan dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, dan Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh unsur daerah dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, tertib, dan kondusif. Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama menegaskan, menjaga kamtibmas bukan semata-mata menjadi tugas aparat keamanan. Menurutnya, kondisi wilayah yang aman membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. “Jadi maksud dan tujuan apel ini adalah kembali menggairahkan dan mengingatkan kita bahwa tugas keamanan dan menjaga dan merawat Jawa Barat adalah tanggung jawab dan harus melalui kerja sama bersama,” ujar AKBP Bellen kepada awak media. Ia menjelaskan, Apel Kebangsaan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, apel diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat persatuan serta memperkuat kesadaran bersama bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab seluruh pihak. “Ini hanya seremoni untuk membangkitkan semangat kebersamaan dan semangat kita untuk melaksanakan keamanan dan ketertiban secara bersama,” katanya. Menurut AKBP Bellen, salah satu pesan utama yang ingin ditekankan melalui kegiatan tersebut adalah pentingnya membangun komitmen bersama. Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Dengan adanya sinergi yang kuat antarelemen, berbagai persoalan keamanan di tengah masyarakat diharapkan dapat diantisipasi secara lebih cepat dan tepat. Apel Kebangsaan di Mapolres Kuningan sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban membutuhkan partisipasi bersama. Semangat gotong royong dan komunikasi lintas sektor diharapkan terus dipelihara demi terciptanya Kabupaten Kuningan yang aman dan kondusif. (Asep Rusliman)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com                Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memberikan apresiasi kepada para penerbang yang terlibat dalam demo udara rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan melakukan foto bersama di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/8/2026). Foto bersama tersebut menjadi momentum bagi Kasad yang juga merupakan Warga Kehormatan TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk memberikan penghargaan atas dedikasi dan kesiapan para penerbang dalam mendukung rangkaian kegiatan demo udara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kasad menyampaikan terima kasih kepada seluruh penerbang dan personel yang terlibat atas kerja keras, disiplin, serta kesiapan dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, keberhasilan setiap rangkaian kegiatan tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama seluruh personel yang terlibat. Keterlibatan para penerbang dalam demo udara tersebut sekaligus mencerminkan kesiapan dan profesionalisme prajurit TNI dalam melaksanakan tugas, serta semangat pengabdian dalam memperingati hari kemerdekaan bangsa. Kegiatan foto bersama berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebangsaan. Momentum tersebut sekaligus mempererat soliditas antarprajurit TNI dan meneguhkan semangat pengabdian dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Agus)

PEMALANG, Bidik-kasusnews.com          Sebanyak 70 pelajar dari berbagai sekolah di Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Randudongkal Tahun 2026. Mereka dipercaya menjalankan tugas dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Para anggota Paskibra yang sebelumnya telah melalui proses seleksi dan pembinaan kini resmi menjadi satu kesatuan untuk mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada momentum peringatan kemerdekaan. Puluhan pelajar tersebut berasal dari sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Randudongkal. Perbedaan asal sekolah tidak menjadi penghalang untuk membangun kekompakan dan kedisiplinan. Mereka justru dipersatukan oleh satu tanggung jawab, yakni menjalankan tugas negara dalam upacara HUT ke-81 RI. Dengan mengenakan seragam putih dan perlengkapan Paskibra, para anggota menunjukkan sikap disiplin serta kesiapan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026. Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menanamkan nilai nasionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat persatuan kepada generasi muda. Para pembina berharap seluruh anggota Paskibra mampu menjalankan amanah dengan penuh kesungguhan. Tidak hanya sukses dalam menjalankan tugas pengibaran bendera, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Paskibra juga diharapkan dapat menjadi ruang bagi para pelajar untuk mempererat persaudaraan. Sebab, mereka datang dari latar belakang sekolah yang berbeda, namun harus mampu bekerja sebagai satu tim demi menyukseskan peringatan kemerdekaan. Dengan dikukuhkannya 70 anggota Paskibra Kecamatan Randudongkal Tahun 2026, seluruh rangkaian persiapan menuju upacara HUT ke-81 RI kini memasuki tahap akhir. Semangat mereka menjadi gambaran bahwa nilai perjuangan dan kecintaan terhadap Tanah Air dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda. Selamat bertugas kepada 70 anggota Paskibra Kecamatan Randudongkal Tahun 2026. Semoga seluruh rangkaian tugas berjalan lancar dan Sang Merah Putih dapat berkibar dengan penuh kehormatan pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Penji Pribana)

BATURAJA, Bidik-kasusnews.com                    TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan _United States Army_ (US Army) meningkatkan interoperabilitas dan profesionalisme prajurit melalui Latihan Bersama (Latma) Ksatria Warrior 2026 yang resmi dibuka di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja, Sabtu (15/8/2026). Latma Ksatria Warrior 2026 menjadi sarana bagi kedua angkatan darat untuk meningkatkan kemampuan tempur sekaligus memperkuat pemahaman terhadap taktik, teknik, dan prosedur masing-masing. Latihan ini juga diarahkan untuk membangun kepercayaan dan memperkokoh hubungan kerja sama serta persahabatan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Dalam amanatnya pada upacara pembukaan, Kolonel Inf Slamet, S.Sos., M.Han., Waaspers Kaskostrad selaku Komandan Latihan, menegaskan bahwa keberhasilan latihan tidak hanya diukur dari pencapaian sasaran latihan, tetapi juga dari kualitas komunikasi, disiplin, dan kerja sama antarpeserta. “Keberhasilan latihan tidak diukur semata-mata dari tercapainya sasaran latihan, tetapi juga dari terbangunnya komunikasi yang efektif, disiplin yang tinggi, kerja sama yang solid, dan kemampuan setiap peserta untuk belajar satu sama lain,” tegasnya. Hal senada disampaikan Lieutenant Colonel Joseph Esminger selaku pimpinan latihan dari Batalyon Infanteri 100 US Army. Menurutnya, interaksi dan komunikasi selama latihan menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman serta kemampuan prajurit kedua negara untuk bekerja secara terpadu. Seluruh peserta juga ditekankan untuk mengikuti setiap tahapan latihan secara disiplin, profesional, dan penuh tanggung jawab, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan serta menghormati budaya masing-masing negara. Melalui Latma Ksatria Warrior 2026, TNI AD dan US Army terus memperkuat interoperabilitas dan profesionalisme prajurit sekaligus meningkatkan kepercayaan serta kemitraan pertahanan yang telah terjalin antara Indonesia dan Amerika Serikat. (Agus)

PEMALANG, Bidik-kasusnews.com    Peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pondok Pesantren Habib Muksin, Dukuh Tegal Panjang, Desa Karangmoncol, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, berlangsung meriah, Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, alim ulama, serta para santri dan tamu undangan. Rangkaian acara tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI. Mengusung semangat “Satukan Langkah dan Semangat Demi Mewujudkan Indonesia yang Adil, Makmur, dan Bermartabat”, kegiatan berlangsung dalam suasana religius sekaligus sarat dengan nilai kebangsaan dan budaya lokal. Salah satu penampilan yang mendapat perhatian masyarakat adalah aksi Drumband SMK Islam Randudongkal. Para siswa tampil dengan formasi yang rapi, gerakan serempak, serta iringan musik yang enerjik. Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari jamaah dan tamu undangan. Kekompakan para siswa dinilai menjadi gambaran pentingnya kedisiplinan, kerja sama, dan semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. “Penampilan anak-anak SMK Islam ini sangat luar biasa. Mereka tampil kompak, rapi dan penuh semangat. Mudah-mudahan semakin sukses dan terus membawa semangat positif bagi generasi muda,” ujar salah satu pengurus Pondok Pesantren Habib Muksin. Kesenian Lesung Hidupkan Tradisi Randudongkal Kemeriahan acara semakin terasa dengan ditampilkannya kesenian lesung yang merupakan bagian dari tradisi budaya masyarakat setempat. Pukulan alu dan lesung kayu yang dimainkan secara bersama-sama menghasilkan irama khas yang menghidupkan suasana. Kesenian tradisional tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa warisan budaya daerah memiliki nilai penting untuk terus diperkenalkan kepada generasi muda. Bagi masyarakat, kesenian lesung tidak sebatas hiburan. Tradisi tersebut mencerminkan kebersamaan, gotong royong, serta rasa syukur yang telah diwariskan secara turun-temurun. “Perpaduan syiar agama, semangat kemerdekaan dan budaya lokal seperti ini sangat baik. Ini menjadi ciri khas masyarakat Randudongkal yang perlu terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi berikutnya,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat yang hadir. Habib Muksin: Semoga Menjadi Syiar yang Memberi Manfaat Pendiri sekaligus pembina Pondok Pesantren Habib Muksin, Habib Muksin, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan keagamaan dan kebangsaan yang melibatkan masyarakat luas dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Semoga kegiatan seperti ini selalu diberikan kelancaran dan keberkahan, sehingga dapat terus berjalan dari tahun ke tahun serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga Desa Karangmoncol dan Kecamatan Randudongkal,” tuturnya. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi dan HUT Kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus memperkuat rasa persatuan dan cinta Tanah Air. “Semoga ke depannya kegiatan ini dapat terus mempersatukan kita semua. Bersatu dalam kebaikan, syiar agama dan kecintaan kepada Tanah Air,” harap Habib Muksin. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, tamu undangan, para tokoh agama, tokoh masyarakat, santri serta seluruh warga yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Tiga Nilai dalam Satu Perayaan Peringatan di Pondok Pesantren Habib Muksin tersebut mempertemukan tiga nilai sekaligus, yakni syiar agama, semangat kebangsaan, dan pelestarian budaya lokal. Melalui Maulid Nabi, masyarakat diajak meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sementara peringatan HUT RI menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta Tanah Air. Di sisi lain, hadirnya kesenian lesung menjadi upaya menjaga warisan budaya daerah agar tetap dikenal dan dicintai generasi muda. Antusiasme warga yang hadir menunjukkan bahwa kegiatan yang memadukan nilai keagamaan, nasionalisme dan budaya masih mendapat tempat di tengah masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga bukan hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, serta menjaga keberadaan kesenian tradisional khas Randudongkal. (Penji Pribana)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com                    Rapat Kerja Nasional Persatuan Drum Band Indonesia (PB.PDBI) Tahun 2026 resmi ditutup pada Jumat (14/8/2026) di Rhodium Ballroom, Hotel Grand Platinum, Jakarta. Penutupan Rakernas PB. PDBI Tahun 2026 di hadiri oleh Ketua Harian PB.PDBI, Brigjen TNI Purn. Panca Iswandaru, S.E., MBA di dampingi oleh Sekjen PB. PBDI selaku Ketua Panitia Rakernas Nolik Maryanto, M.Sc. dan Waketum Binpres Apri Sugiarto, SE. M.M., yang telah berlangsung selama 2 hari penuh pada 13–14 Agustus 2026. Dalam forum tersebut, peserta Rakernas telah membahas berbagai 3 agenda yaitu bidang organisasi, bidang pembinaan prestasi dan bidang umum serta merumuskan sejumlah rekomendasi sebagai landasan pelaksanaan program kerja PB. PDBI ke depan. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi pedoman bagi jajaran pengurus dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga drum band di Indonesia. Ketua Raker PDBI Tahun 2026, Nolik Maryanto, M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan jajaran pengurus yang telah mengikuti seluruh rangkaian Raker dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan. Menurutnya, hasil Rakernas tidak berhenti pada keputusan dan rekomendasi yang telah disepakati, tetapi harus ditindaklanjuti melalui program kerja nyata di seluruh jajaran PDBI. “Rakernas ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan menyamakan persepsi dalam membangun PDBI. Apa yang telah kita sepakati bersama harus dapat ditindaklanjuti dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Nolik Maryanto. Ia menambahkan, soliditas organisasi, komunikasi, serta sinergi antara pengurus pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan program pembinaan yang berkelanjutan. Dengan ditutupnya Rakernas PDBI 2026, seluruh jajaran PDBI diharapkan segera melaksanakan hasil keputusan dan rekomendasi yang telah ditetapkan dan disetujui bersama peserta Rakernas. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat organisasi serta mendorong peningkatan prestasi drum band Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. (PB-PDBI) (Red)