Jakarta Utara, Bidik-kasusnews.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Suci Ramadhan terus diperkuat jajaran kepolisian. Melalui pendekatan dialogis, Polsek Kawasan Sunda Kelapa menggelar pertemuan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Muara Angke, Kamis (19/2/2025). Kegiatan yang berlangsung di Polsubsektor Muara Angke tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Naiptupulu, S.H., M.H., didampingi para kepala unit serta Kapolsubsektor Muara Angke Iptu Sardi. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat selama Ramadhan. Dalam arahannya, Kapolsek menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat untuk menciptakan suasana ibadah yang aman dan nyaman. Menurutnya, aktivitas masyarakat yang meningkat pada malam hari, terutama setelah salat tarawih hingga menjelang sahur, membutuhkan pengawasan bersama. Ia mengingatkan sejumlah potensi gangguan kamtibmas seperti perang sarung, konvoi liar, penggunaan petasan, hingga aksi tawuran remaja yang berpotensi meresahkan warga. Peran keluarga, khususnya orang tua, dinilai sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak-anak di luar rumah pada malam hari. Selain itu, masyarakat juga diajak mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta meningkatkan patroli bersama guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Dalam sesi dialog, tokoh agama dan tokoh masyarakat Muara Angke menyatakan dukungan terhadap langkah preventif kepolisian. Mereka juga mendorong pendekatan persuasif kepada kalangan remaja melalui kegiatan positif seperti pesantren kilat, tadarus Al-Qur’an, dan berbagai lomba keagamaan selama Ramadhan. Para peserta berharap intensitas patroli kepolisian dapat ditingkatkan pada jam rawan, terutama malam hingga dini hari, guna mencegah potensi konflik antar remaja. Kegiatan tatap muka tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga keamanan wilayah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadhan yang aman, tertib, dan penuh kekhusyukan bagi warga Muara Angke. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri memeriksa seorang saksi berinisial SB terkait unggahan video di kanal YouTube milik Pandji Pragiwaksono yang diduga memuat unsur penghinaan terhadap suku Toraja. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan atas laporan masyarakat suku Toraja yang merasa adat istiadatnya dihina atau direndahkan dalam materi pertunjukan stand up comedy yang kemudian diunggah ke platform digital tersebut. Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Pol Rizki Prakoso, menjelaskan bahwa saksi SB diperiksa terkait perannya sebagai admin yang mengunggah konten video tersebut pada 8 Juni 2021. “Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap saudara SB selaku admin kanal YouTube yang bersangkutan. Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana penghinaan melalui media elektronik,” ujar Kombes Pol Rizki Prakoso. Dalam pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, penyidik mengajukan sebanyak 33 pertanyaan kepada SB. Materi pemeriksaan mencakup proses pengeditan video, pemberian narasi dan deskripsi konten, hingga penentuan jadwal unggahan. “Berdasarkan keterangan saksi, proses editing, penulisan narasi, deskripsi, serta waktu unggah dilakukan oleh yang bersangkutan atas perintah dan arahan dari pemilik kanal,” jelasnya. Diketahui, SB telah bekerja dengan Pandji Pragiwaksono sejak 2010 sebagai editor video, dan sejak 2019 hingga saat ini berfokus sebagai admin kanal YouTube milik komika tersebut. Kombes Pol Rizki menegaskan bahwa penyidik masih terus mendalami perkara ini dengan mengumpulkan alat bukti serta keterangan tambahan guna menentukan langkah hukum selanjutnya. “Proses penyidikan masih berjalan. Kami mengedepankan profesionalitas dan transparansi dalam menangani setiap laporan masyarakat,” tegasnya. (Red)

Jakarta Selatan, Bidik-kasusnews.com  Memperingati satu tahun masa pengabdian periode 2024–2029, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pengadegan menggelar kegiatan bakti sosial donor darah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah, Rabu (29/1/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Aksi kemanusiaan bertajuk “Donor Darah untuk Negeri” ini menjadi wujud nyata kepedulian LMK terhadap masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di wilayah Pengadegan. Kegiatan dihadiri Camat Pancoran Alamsyah, Dewan Kota Jakarta Selatan Fathur Rahman, jajaran kelurahan, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, hingga relawan donor darah. Pelaksanaan donor darah didukung tenaga medis dari puskesmas setempat serta tim dari Palang Merah Indonesia wilayah Jakarta Selatan. Perwakilan PMI, dr. Yayat Ruhiyat, menyampaikan apresiasi atas konsistensi LMK Pengadegan dalam mendorong kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurut Ketua Panitia, Hartijo, kegiatan ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor dan unsur pemerintah daerah. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah membantu terselenggaranya kegiatan, mulai dari instansi pemerintah, dunia usaha, hingga relawan masyarakat. Camat Pancoran Alamsyah dalam sambutannya menilai kegiatan donor darah tersebut sebagai contoh nyata sinergi antara lembaga masyarakat dan pemerintah. Ia berharap LMK Pengadegan terus aktif menjaring aspirasi warga serta berperan dalam pembangunan wilayah melalui forum musyawarah dan kegiatan sosial. Dalam kesempatan itu, PMI juga memberikan apresiasi kepada para pegiat donor darah, termasuk Muhammad Hamim yang dikenal aktif mengikuti kegiatan donor darah rutin bersama anggota Fahira Idris. Selain itu, dilakukan pula penyerahan PIN donor darah, penghargaan dari PMI kepada Ketua LMK Pengadegan Nurlaila, serta pemberian piagam apresiasi kepada para sponsor pendukung kegiatan. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Dari total 125 pendaftar, sebanyak 80 peserta berhasil mendonorkan darahnya dari 100 kantong darah yang disiapkan PMI. Sementara peserta lainnya belum dapat mendonor karena faktor kesehatan dan persyaratan medis. Melalui kegiatan ini, LMK Pengadegan berharap gerakan donor darah dapat terus menjadi budaya sosial di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas warga Jakarta Selatan. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan keimanan serta pembinaan mental personel selama bulan suci Ramadhan, jajaran Polres Hulu Sungai Utara mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an secara virtual bersama Mabes Polri, Jumat pagi (20/2/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari program rutin Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Polri tersebut diikuti secara serentak oleh personel kepolisian dari berbagai wilayah di Indonesia melalui sambungan Zoom Meeting. Program ini digelar secara intensif, khususnya selama Ramadhan, guna memperkuat spiritualitas sekaligus membentuk karakter anggota Polri yang beriman dan bertakwa. Pelaksanaan tadarus dipimpin oleh Bagbinreligi Ro Watpers SSDM Polri dan dipusatkan dari Divhumas Polri. Dalam kegiatan tersebut, para peserta membaca Al-Qur’an secara berjamaah dengan target khatam sebagai bagian dari gerakan One Day One Khatam. Kegiatan tadarus Al-Qur’an ini umumnya dilaksanakan rutin setiap Senin dan Jumat pagi selama bulan Ramadhan. Selain sebagai ibadah bersama, kegiatan tersebut juga menjadi sarana refleksi spiritual agar setiap personel mampu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan sikap humanis, berakhlak, dan penuh tanggung jawab. Melalui program Binrohtal ini, Polri berupaya membangun fondasi moral dan spiritual yang kuat di lingkungan internal. Harapannya, nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin profesional dan berintegritas. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan lancar, serta menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kualitas rohani personel Polri di seluruh Indonesia. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Pemerintah Kabupaten Jepara menegaskan pentingnya peran opsen pajak dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh isu yang belum tentu benar.   Melalui penerimaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), pemerintah daerah memperoleh tambahan fiskal yang digunakan untuk berbagai kebutuhan publik. Hal ini disampaikan berdasarkan data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Jepara.   Sepanjang tahun 2025, realisasi opsen PKB tercatat sebesar Rp71,49 miliar, melampaui target Rp70,46 miliar. Sementara opsen BBNKB mencapai Rp42,19 miliar dari target Rp34,42 miliar. Capaian ini menunjukkan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.   Bupati Witiarso Utomo menjelaskan bahwa mekanisme opsen merupakan bagian dari sistem pajak daerah yang dipungut bersamaan dengan pajak provinsi, kemudian disalurkan kembali ke kabupaten/kota. “Dana dari opsen ini kembali ke daerah dan dimanfaatkan untuk membiayai berbagai program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, penggunaan dana opsen difokuskan pada sektor-sektor prioritas seperti pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, serta peningkatan fasilitas umum lainnya. Memasuki tahun 2026, realisasi penerimaan opsen juga mulai menunjukkan progres. Hingga Januari, opsen PKB telah mencapai Rp5,84 miliar atau 8,1 persen dari target Rp72,22 miliar. Sementara opsen BBNKB sebesar Rp3,94 miliar atau 11,2 persen dari target Rp35,28 miliar. Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat lebih memahami fungsi opsen pajak sebagai instrumen pembangunan, serta tetap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Dengan dukungan masyarakat, kebijakan fiskal daerah diharapkan mampu terus mendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas layanan publik di Kabupaten Jepara. (Wely) Sumber: Diskominfo jepara

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Polsek Banjang melaksanakan kegiatan patroli dialogis sekaligus memberikan imbauan kamtibmas di wilayah hukumnya, Jumat (20/2/2026) mulai pukul 09.00 WITA. Kegiatan yang merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menuju transformasi Polri Presisi tersebut dipimpin oleh AIPTU Soeyatmin, SH bersama AIPDA Abdul Muzakir dengan menggunakan kendaraan dinas patroli roda dua. Patroli menyasar area strategis, salah satunya SPBU di Desa Kaludan Kecil, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selain berdialog langsung dengan masyarakat dan petugas SPBU, personel juga memantau situasi keamanan serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Dari hasil pemantauan, stok Pertalite tercatat sekitar 8.000 liter dan Pertamax sekitar 800 liter, sementara jenis Dexlite dan Bio Solar dilaporkan dalam kondisi kosong. Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan serta menjaga ketertiban di lingkungan sekitar. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Kapolsek Banjang menegaskan bahwa patroli dialogis menjadi langkah preventif untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap Polri. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang berkomitmen terus meningkatkan kegiatan preventif guna menciptakan lingkungan yang aman serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis dan responsif bagi masyarakat. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Untuk memastikan keamanan dan kelancaran ibadah masyarakat, Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas saat pelaksanaan Shalat Tarawih, Kamis malam (19/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA tersebut dipusatkan di Masjid Raya At Taqwa yang berlokasi di Jalan A. Yani, salah satu titik keramaian jamaah di wilayah Amuntai. Personel Satlantas yang diterjunkan dalam pengamanan yakni Brigpol A. Fikri Yadi, Bripda M. Rio Dwian Putra, Bripda Hendra Kirana, dan Bripda Riza Saputra. Petugas melakukan pengaturan arus kendaraan sekaligus pengamanan di area sekitar masjid guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah. Kasat Lantas Polres HSU menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya selama pelaksanaan ibadah malam di bulan keagamaan, agar jamaah dapat beribadah dengan nyaman tanpa terganggu kepadatan lalu lintas. Hasil pelaksanaan menunjukkan situasi tetap kondusif. Arus kendaraan di sekitar lokasi terpantau tertib dan lancar, sementara kegiatan Shalat Tarawih berlangsung aman dan khusyuk. Melalui kegiatan pengamanan rutin ini, Satlantas Polres HSU menegaskan komitmennya menghadirkan polisi yang humanis dan responsif, sekaligus menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas demi kenyamanan masyarakat. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, Kamis (19/2/2026) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Rutan Kelas IIB Jepara mempercepat proses asesmen bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berhak mendapatkan Remisi Khusus (RK). Tahun ini, kegiatan tersebut turut melibatkan partisipasi aktif dari para peserta magang, memberikan nuansa kolaborasi antara petugas dan akademisi muda.   Para peserta magang dilibatkan langsung dalam tahap verifikasi administratif hingga wawancara penilaian perilaku menggunakan instrumen Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN). Keterlibatan ini bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bentuk praktik nyata dalam memahami dinamika pemasyarakatan.   Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Bapak Renza Maisetyo, A.Md.IP., S.H., M.H. memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi para mahasiswa magang. Dalam keterangannya, beliau menekankan pentingnya integritas dalam proses ini.   “Pelibatan peserta magang dalam asesmen remisi ini adalah wujud transfer of knowledge. Kami ingin mereka melihat langsung bahwa pemberian hak warga binaan dilakukan secara transparan, terukur, dan berbasis data perilaku. Kehadiran mereka sangat membantu tim kami dalam mempercepat proses pendataan agar hak WBP terpenuhi tepat waktu sebelum lebaran,” ujar Karutan Jepara.   Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi peserta magang mengenai sisi humanis penegakan hukum, sekaligus memastikan WBP mendapatkan hak remisinya sesuai regulasi yang berlaku. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Mengawali pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan, Rutan Kelas IIB Jepara menggelar Pesantren Ramadhan Perdana bagi Warga Binaan, Kamis (19/2). Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, sebagai bagian dari penguatan pembinaan kepribadian dan spiritual warga binaan di awal bulan suci Ramadhan. Pesantren Ramadhan perdana diisi dengan lantunan shalawat, dzikir, serta tausiyah keagamaan yang menyejukkan hati. Ceramah disampaikan oleh Bapak Najmuddin, Penyuluh Agama dari Kementerian Agama Kabupaten Jepara, bersama Ibu Hj. Nanik dari PCNU Jepara. Kegiatan dilaksanakan di Masjid At-Taubah Rutan Jepara bagi warga binaan laki-laki dan di Ruang Rapat bagi warga binaan perempuan, dengan pendampingan petugas serta peserta magang formasi Pembinaan Kepribadian. Dalam tausiyahnya, Bapak Najmuddin mengajak warga binaan untuk memaknai Ramadan sebagai bulan pengendalian diri, dengan menahan hawa nafsu, memperbanyak ibadah, serta menghidupkan salat qiyamul lail. Ia juga menyampaikan keutamaan Ramadhan, seperti dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka, dibelenggunya setan, turunnya ampunan (magfirah), serta doa-doa yang mustajab. Sementara itu, Ibu Hj. Nanik menegaskan keutamaan bulan Ramadhan dan mengingatkan hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa Pesantren Ramadhan merupakan sarana pembinaan rohani yang sangat penting untuk membentuk karakter, akhlak, serta kesadaran spiritual warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khusyuk, tertib, dan aman, serta diharapkan mampu menjadi titik awal perubahan positif bagi warga binaan dalam menjalani Ramadhan dengan penuh makna. (Wely)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Sebagai wujud empati dan solidaritas atas gugurnya prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut akibat bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Januari lalu, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan berupa rumah dan santunan kepada 23 ahli waris prajurit, Rabu (18/2/2026). Penyerahan dilaksanakan di Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) TNI AL, Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun, Kwitang, Jakarta Pusat. Dari 23 ahli waris, sebanyak 12 keluarga prajurit yang telah berkeluarga menerima bantuan berupa rumah sesuai domisili masing-masing, sementara 11 ahli waris prajurit yang belum berkeluarga menerima santunan. Bantuan tersebut menjadi simbol solidaritas dan kepedulian keluarga besar TNI AD terhadap para prajurit yang gugur serta keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran para pimpinan TNI dalam kegiatan ini menegaskan bahwa duka satu matra adalah duka seluruh keluarga besar TNI. “Mereka pergi tidak percuma sebagai kusuma bangsa yang patut dibanggakan. Apa yang kami berikan, tidak dapat mengembalikan keadaan, namun kami berharap dapat semakin mempererat ikatan kekeluargaan antara keluarga yang ditinggalkan dengan TNI,” ujar Kasad. Turut hadir Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Muhammad Tonny Harjono, serta Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak yang mendampingi Kasad dalam penyerahan bantuan. Kasad juga menegaskan bahwa anak-anak prajurit yang gugur akan tetap mendapatkan pendampingan, baik melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa maupun kesempatan mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI di masa mendatang. Sebagai informasi, dari 23 prajurit Korps Marinir yang menjadi korban tanah longsor di Cisarua, seluruhnya telah berhasil ditemukan. Selanjutnya 19 prajurit telah dimakamkan, sementara empat prajurit lainnya masih dalam proses identifikasi. (Red)