Jakarta Utara, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan sosial pembagian takjil dan makanan berbuka puasa kepada masyarakat, Jumat sore (20/2/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB tersebut dipusatkan di depan pintu masuk Pos 1 kawasan pelabuhan. Aksi sosial ini dipimpin oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat di wilayah pelabuhan. Pembagian takjil dipimpin langsung Kasatbinmas AKP Sudirman Agus, S.H., M.H., didampingi Kaurbinops Iptu Agus Setiarto bersama personel Satbinmas lainnya. Mereka turun langsung menyapa dan membagikan paket berbuka puasa kepada para pekerja pelabuhan, sopir angkutan, petugas kebersihan, hingga pengemudi ojek yang tengah beraktivitas. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah. “Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra sosial yang peduli dan siap berbagi,” ujarnya. Selain pembagian takjil, personel Satbinmas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah tawuran remaja serta gangguan keamanan lainnya selama Ramadan. Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat pun menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi langkah kepolisian yang dinilai mampu menghadirkan suasana Ramadan yang lebih hangat dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif selama bulan suci Ramadan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Musibah kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Perumahan Pramuka Garden Residence, Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Sabtu siang (21/2/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu permainan korek api oleh seorang balita hingga api dengan cepat membesar dan melahap sebagian bangunan rumah. Di tengah kepanikan warga, aparat kewilayahan bergerak cepat. Babinsa Kelurahan Rajabasa Nunyai, Peltu Joko Pandoyo dari Koramil 410-06/KDT, langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga dan Ketua RT sekitar pukul 10.30 WIB. Setibanya di lokasi, Babinsa segera berkoordinasi dengan masyarakat untuk melakukan pemadaman darurat menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Kehadiran aparat TNI di lapangan turut membangkitkan semangat gotong royong warga untuk membantu proses penanganan awal. “Kami langsung bergerak setelah menerima informasi. Prioritas utama memastikan tidak ada korban jiwa serta membantu warga menyelamatkan barang yang masih bisa diamankan,” ujar Peltu Joko Pandoyo di sela penanganan kejadian. Berdasarkan keterangan di lokasi, kebakaran bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika anak pemilik rumah berusia lima tahun bermain korek api di dekat lemari terbuka yang berisi pakaian dan dokumen penting. Api dengan cepat menyambar material mudah terbakar hingga membesar. Pemilik rumah yang sedang beristirahat segera menyelamatkan anaknya keluar rumah sebelum meminta pertolongan warga. Empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Bandar Lampung kemudian tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan si jago merah setelah melakukan upaya pemadaman intensif. Akibat kejadian tersebut, kamar bagian depan rumah mengalami kerusakan berat dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta menyimpan benda berbahaya seperti korek api di tempat aman. Respons cepat Babinsa bersama warga juga dinilai menjadi bukti nyata sinergi dan kepedulian dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan masyarakat. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas terus dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui kegiatan patroli daerah rawan kecelakaan dan pelanggaran atau Blue Light Patrol, petugas menyisir sejumlah ruas jalan utama di wilayah Kota Amuntai, Jumat malam (20/2/2026). Kegiatan patroli yang dimulai pukul 20.30 Wita tersebut menyasar sejumlah titik strategis dan jalur padat aktivitas masyarakat, di antaranya Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Jalan Murung Sari, Jalan Rakha, Jalan Bayur Bypass, Jalan Pelampitan, hingga Jalan Jermani Husein di wilayah Banjang. Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas tidak hanya melakukan patroli rutin, tetapi juga pengaturan arus lalu lintas di lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran, serta kemacetan. Petugas turut melakukan pengamanan pada lokasi pengaspalan jalan rusak guna mencegah potensi kecelakaan bagi pengguna jalan. Selain itu, petugas memberikan teguran humanis kepada pengendara yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti penggunaan lampu strobo pada kendaraan pribadi yang dapat menyilaukan pengendara lain, serta kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL). Kegiatan ini dipimpin oleh personel Satlantas Polres HSU yang terdiri dari Aipda Edi Hariono, S.H., Brigadir Ahmad Fikriyadi, Bripda Rio D.P., Bripda Hendra Kirana, dan Bripda Muhammad Riza Saputra. Kasat Lantas Polres HSU menjelaskan bahwa patroli malam hari menjadi langkah preventif untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Melalui patroli ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat berkendara serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas,” ujarnya. Hasil kegiatan menunjukkan situasi arus lalu lintas di wilayah hukum Polres HSU berjalan aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran polisi di lapangan juga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas serta menekan potensi pelanggaran. Satlantas Polres HSU terus mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, karena keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama demi kemanusiaan. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Suasana kebersamaan dan kekhidmatan mewarnai kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (20/2/2026). Kegiatan yang dirangkai dengan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati HSU tersebut berlangsung di Gedung H. Abdul Wahid HK, Amuntai, dan dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Kapolres Hulu Sungai Utara. Acara dihadiri langsung Bupati HSU H. Sahrujani bersama Wakil Bupati Hero Setiawan, Ketua DPRD HSU H. Fadilah, jajaran pejabat daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Dalam sambutannya, Bupati HSU yang akrab disapa H. Jani menyampaikan bahwa satu tahun masa kepemimpinan menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap berbagai program pembangunan yang telah berjalan. “Momentum satu tahun ini menjadi bahan introspeksi bagi kami untuk terus memperbaiki kinerja serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen bekerja maksimal, transparan, dan selalu berpihak pada kepentingan masyarakat Hulu Sungai Utara,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah harus dilakukan secara berkelanjutan dan terukur, sehingga setiap kebijakan yang diambil mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, Wakil Bupati Hero Setiawan menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan visi Kabupaten Hulu Sungai Utara yang maju, religius, dan sejahtera. “Kebersamaan yang terbangun selama ini harus terus dijaga agar program pembangunan berjalan optimal dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya. Kehadiran Kapolres HSU dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa yang berlangsung penuh kehangatan. Selain mempererat tali silaturahmi, acara ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam membangun Kabupaten Hulu Sungai Utara yang lebih baik ke depan. (Agus)
Lampung Selatan | Bidik-kasusnews.com Satresmob Bareskrim Polri mendampingi Resmob Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat berhasil meringkus 3 pelaku perampokan pada Jumat (20/2/2026). Penangkapan jaringan perampok senilai 800 juta rupiah dipimpin langsung Satresmob Bareskrim Polri AKBP Reinhard H Nainggolan, SH., SIK., MM. Keberhasilan itu dikatakan AKBP Reinhard merupakan kerjasama gabungan Satresmob Bareskrim Polri guna menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat. “Para pelaku telah kami amankan. Mereka 3 orang yang merampok serta lakukan pencurian dengan kekerasan (curas) menggunakan senjata api pada 19 Januari 2026 lalu, tepatnya di Tiyuh Daya Asri, Kec. Tumijajar, Kab. Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung. “Ucap AKBP Reinhard. Berdasarkan penangkapan yang terjadi, lanjut dia, para pelaku sebelumnya telah diketahui identitasnya, Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri lakukan koordinasi ke Resmob Polda Pampung dan Polres Tulang Bawang Barat untuk melakukan pengintaian serta penguncian para pelaku. “Tepatnya hari ini kami berhasil mengamankan para pelaku. Adapun identitas ketiga para pelaku telah dikantongi. “Ujarnya. Adapun kronologis peristiwa tindak pidana curas bersenpi yang terjadi itu, AKBP Reinhard menyebut sekira jam 09.00 wib, terdengar bunyi tembakan senjata api sebanyak 3 (tiga) kali di Jl. Sudirman, Tiyuh Daya Asri, Kec. Tumijajar, Kab. Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung. “Mendengar letupan senjata, warga sekitar yang merasa ketakutan. Kemudian diketahui telah terjadi perampokan pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api terhadap kedua korban yaitu sopir truk dan staf Toko Distributor Bahan Pangan yang membawa uang sebanyak Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah) untuk disetorkan di Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu Kec. Tumijajar, Kab. Tulang Bawang Barat, Prov. Lampung. “Papar AKBP Reinhard. Lebih lanjut dia mengungkapkan kedua tersangka atau pelaku dalam menjalankan aksinya berboncengan sepeda motor motor warna putih, dan 1 pelaku lainnya bertugas sebagai pemantau area. Kedua pelaku berhasil memepet atau mendekati truk korban. Setelah itu menembakkan senjata api ke arah kaca mobil truk hingga tembus. “Berdasarkan pernyataan para korban, kedua pelaku yang berboncengan sepeda motor berhasil menggasak uang yang akan disetorkan ke Bank Mandiri tersebut sebesar Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah). “Jelasnya. Menurutnya, perisitiwa itu merupakam kasus berskalasi tinggi agar penanganan awal TKP dapat berlangsung dengan benar dan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) penyelidikan dan penyidikan tindak pidana, sehingga _Scientific Crime Investigation_ (Penyidikan berbasis ilmiah). “Hasil penyelidikan yang kami peroleh bersama Resmob Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat, berdasarkan _triangle evidence_ (segitiga pembuktian) yakni TKP, Barang Bukti dan para Saksi, telah mengarah kepada para tersangka / pelaku yang diduga melakukan tindak pidana curas bersenpi dimaksud. “Ungkap AKBP Reinhard. Hasilnya, hanya beselang sehari dari waktu kejadian, Satresmob Bareskrim Polri berhasil menemukan barang bukti sepeda motor Yamaha Vixion, yang diduga digunakan kedua tersangka dalam aksinya. “BB sepeda motor tersebut dibuang di bawah Jalan Tol Lampung – Palembang. Team jug menemukan barang bukti CCTV dan lainnya yang dapat membuat terang benderang perkara ini. “Tandasnya. Setelah diperoleh minimal 2 (dua) alat bukti yang cukup, team melakukan penangkapan terhadap para tersangka (AY) selaku otak pelaku, dengan peran mempersiapkan mobil gran max untuk mengangkut sepeda motor Yamaha Vixion, yang digunakan tersangka (T) selaku eksekutor penembakan dan Tersangka (J) selaku yang membawa sepeda motor untuk melakukan curas menggunakan senpi. “Sementara tersangka (Y) memantau dengan menggunakan sepeda motor revo yang telah disiapkan oleh Tersangka (D). “Pungkasnya. (Heri)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, kepedulian sosial prajurit TNI kembali terlihat melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Babinsa Koramil 410-01/Panjang jajaran Kodim 0410/Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan sosial “Jumat Berkah” dengan membagikan paket nasi kotak kepada warga dan pengemudi ojek online, Jumat (20/2/2026) sore. Kegiatan berlangsung di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, mulai pukul 17.00 WIB. Para Babinsa turun langsung ke lapangan, menyapa masyarakat sekaligus membagikan makanan kepada warga sekitar serta pengemudi ojek online yang tengah menunggu penumpang. Perwakilan Koramil 410-01/PJG yang memimpin kegiatan menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian TNI dalam menyambut Ramadan. “Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan dan rasa syukur kami. Melalui berbagi, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat serta keberkahan menjelang bulan suci,” ujarnya di sela kegiatan. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat komunikasi sosial sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong. Salah seorang pengemudi ojek online, Andi (32), mengaku terharu atas perhatian yang diberikan para prajurit. Ia menyebut bantuan tersebut menjadi rezeki tak terduga di tengah aktivitasnya mencari nafkah. “Terima kasih kepada bapak-bapak TNI. Ini sangat membantu dan membuat kami merasa diperhatikan,” katanya. Kegiatan pembagian nasi kotak berlangsung tertib dan penuh kehangatan. Situasi di lokasi tetap aman dan kondusif hingga kegiatan selesai. Aksi sosial ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk terus menebar kepedulian dan memperkuat solidaritas sosial, khususnya menjelang Ramadan. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan penanganan perkara dengan tersangka berinisial DRL. Pemeriksaan terhadap DRL dilakukan pada Kamis, 19 Februari 2026 di ruang penyidik Polda Metro Jaya. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, DRL hadir didampingi penasihat hukum pada Kamis (19/2) sekitar pukul 10.30 WIB. Pemeriksaan oleh penyidik dimulai pukul 10.40 WIB dan berakhir pukul 19.00 WIB dengan total 35 pertanyaan. Setelah proses pemeriksaan, DRL diperkenankan pulang sekitar pukul 22.30 WIB. “Terhadap tersangka DRL tidak dilakukan penahanan dan yang bersangkutan dikenakan wajib lapor. Selain itu, proses penyidikan tetap berjalan secara profesional dan proporsional,” ujar Kabidhumas kepada awak media, Jumat (20/2/2026). Ia menambahkan, keputusan tersebut diambil dengan mempedomani ketentuan hukum yang berlaku, termasuk yaitu Pasal 100 ayat (5) UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP. Disampaikan selanjut, saat ini penyidik akan melengkapi berkas perkara untuk segera dikirimkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Penyidik mengambil keputusan secara independen dan mengacu pada azas legalitas, profesionalitas, proporsionalitas dan akuntabilitas. Perkara DRL tetap berjalan meski tidak dilakukan penahanan. Penyidik akan melengkapi berkas perkara dan segera mengirimkannya ke JPU untuk menuntaskan proses penyidikan yang telah dimulai. Seluruh proses kami pastikan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya. Kabidhumas juga menegaskan bahwa masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya proses penyidikan sebagai bagian dari transparansi penegakan hukum. “Kami terbuka terhadap pengawasan publik. Penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tutupnya. (Agung)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Dua klien pemasyarakatan yang memperoleh hak Pembebasan Bersyarat (PB) resmi diserahterimakan ke Pos Bapas Pati di wilayah Kabupaten Jepara, Kamis (20/2/2026). Proses serah terima tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan langsung dari petugas Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara. Kedua klien sebelumnya menjalani masa pidana di Rutan Jepara dan telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif untuk mendapatkan program Pembebasan Bersyarat. Setelah proses administrasi dinyatakan lengkap, klien kemudian diantar dan diserahkan kepada Pembimbing Kemasyarakatan dari Balai Pemasyarakatan Kelas II Pati untuk menjalani masa pembimbingan di luar rutan. Perwakilan Bapas Pati menyampaikan bahwa pembebasan bersyarat merupakan bagian dari proses reintegrasi sosial, di mana klien tetap berada dalam pengawasan negara. “Selama menjalani PB, klien wajib melapor secara berkala dan mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan. Jika melanggar, hak PB dapat dicabut,” tegasnya. Petugas Rutan Jepara memastikan proses pengawalan berjalan aman dan sesuai prosedur hingga serah terima selesai dilaksanakan. Selanjutnya, kedua klien akan mendapatkan pembinaan, pendampingan, serta pengawasan dari Pembimbing Kemasyarakatan di Pos Bapas Jepara. Diharapkan, melalui sinergi antara Rutan Jepara dan Bapas Pati, kedua klien dapat menjalani masa integrasi dengan baik, berperilaku positif, serta kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif dan taat hukum. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 20 Februari 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara mengikuti kegiatan diskusi publik secara virtual melalui Zoom Meeting yang membahas implementasi pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural, staf pegawai dan peserta magang kemenaker serta UPT seluruh Indonesia baik hadir langsung maupun secara daring. Kegiatan dibuka oleh Kepala Sub Direktorat Administrasi Tahanan, Bapak Febie, dilanjutkan sambutan Kepala Sub Direktorat Perlindungan Hukum, Bapak Ridwantoro. Kemudian Paparan materi disampaikan oleh Kepala Subbag Tata Usaha, Bapak Tri Joko, yang menjelaskan dampak KUHAP dan KUHP baru terhadap tata kelola administrasi penahanan, penyesuaian alur layanan, serta penguatan koordinasi internal. Pihak Rumah Tahanan Negara Jepara menegaskan komitmennya untuk terus melakukan sosialisasi dan peningkatan kapasitas petugas. Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab terkait mekanisme penahanan serta perlindungan hak-hak tersangka/terdakwa serta dalam bidang pelayanan tahanan. Peserta menyampaikan berbagai masukan praktis yang diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam penerapan KUHAP dan KUHP baru di lingkungan pemasyarakatan. Melalui partisipasi dalam forum ini, Rutan Jepara berharap terbangun pemahaman yang lebih utuh di kalangan petugas dan warga binaan, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan terkait. Upaya ini sejalan dengan program peningkatan pemahaman hukum yang didorong oleh Kementerian Hukum dan HAM guna mendukung implementasi KUHAP dan KUHP baru yang tertib, humanis, dan berkeadilan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
Jakarta Utara, Bidik-kasusnews.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Bulan Suci Ramadhan terus diperkuat jajaran kepolisian. Melalui pendekatan dialogis, Polsek Kawasan Sunda Kelapa menggelar pertemuan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Muara Angke, Kamis (19/2/2025). Kegiatan yang berlangsung di Polsubsektor Muara Angke tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Naiptupulu, S.H., M.H., didampingi para kepala unit serta Kapolsubsektor Muara Angke Iptu Sardi. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat selama Ramadhan. Dalam arahannya, Kapolsek menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat untuk menciptakan suasana ibadah yang aman dan nyaman. Menurutnya, aktivitas masyarakat yang meningkat pada malam hari, terutama setelah salat tarawih hingga menjelang sahur, membutuhkan pengawasan bersama. Ia mengingatkan sejumlah potensi gangguan kamtibmas seperti perang sarung, konvoi liar, penggunaan petasan, hingga aksi tawuran remaja yang berpotensi meresahkan warga. Peran keluarga, khususnya orang tua, dinilai sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak-anak di luar rumah pada malam hari. Selain itu, masyarakat juga diajak mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta meningkatkan patroli bersama guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Dalam sesi dialog, tokoh agama dan tokoh masyarakat Muara Angke menyatakan dukungan terhadap langkah preventif kepolisian. Mereka juga mendorong pendekatan persuasif kepada kalangan remaja melalui kegiatan positif seperti pesantren kilat, tadarus Al-Qur’an, dan berbagai lomba keagamaan selama Ramadhan. Para peserta berharap intensitas patroli kepolisian dapat ditingkatkan pada jam rawan, terutama malam hingga dini hari, guna mencegah potensi konflik antar remaja. Kegiatan tatap muka tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga keamanan wilayah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadhan yang aman, tertib, dan penuh kekhusyukan bagi warga Muara Angke. (Agus)