JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara turut ambil bagian dalam rapat koordinasi pembahasan tindak lanjut kerja sama penerapan pidana kerja sosial yang digelar Pemerintah Kabupaten Jepara bersama Kejaksaan Negeri Jepara, Jumat (23/01/2026).   Rapat yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjalankan pidana kerja sosial sebagai alternatif pemidanaan yang lebih mengedepankan nilai kemanusiaan dan pemulihan sosial.   Dalam pertemuan itu, Rutan Jepara berperan sebagai salah satu unsur pendukung utama, khususnya dalam hal koordinasi teknis pelaksanaan pidana kerja sosial dengan instansi terkait, seperti Balai Pemasyarakatan dan Dinas Sosial. Pembahasan rapat mencakup skema pelaksanaan kerja sosial, penetapan lokasi kegiatan, sistem pengawasan terhadap pelaku tindak pidana, serta pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing lembaga.   Kepala Rutan Jepara menegaskan bahwa keikutsertaan Rutan dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemidanaan alternatif yang menitikberatkan pada aspek rehabilitasi dan reintegrasi sosial. Menurutnya, keberhasilan pidana kerja sosial sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaannya berjalan tertib, terukur, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun pelaku tindak pidana.   Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan komitmen bersama antarinstansi dalam mewujudkan sistem pemidanaan yang lebih efektif, akuntabel, serta sejalan dengan prinsip keadilan restoratif di Kabupaten Jepara. (Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

Pangkep, Bidik-kasusnews.com — Operasi pencarian dan evakuasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, resmi tuntas. Setelah tujuh hari menembus medan terjal dan cuaca ekstrem, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang, Jumat (23/1/2026). Di hari ketujuh operasi, dua jenazah terakhir berhasil ditemukan, melengkapi hasil pencarian hari sebelumnya. Dengan demikian, total sepuluh korban pesawat ATR 42-500 telah ditemukan seluruhnya. Penemuan korban terakhir dilaporkan langsung dari lokasi oleh Letda Inf Sudirman Danton 1 Kipan A Yonif 700/Wira Yudha Cakti selaku ketua tim di lapangan. “Alhamdulillah kita berhasil menemukan korban terakhir atau kesepuluh. Terima kasih atas doa seluruh masyarakat Indonesia dan terima kasih atas arahan Bapak Pangdam XIV/Hasanuddin, Asops dan Asrem Kasdam serta seluruh pimpinan TNI,” ujarnya melalui radio komunikasi. Selama operasi, Tim SAR Gabungan menghadapi tantangan berat berupa kontur pegunungan ekstrem, hutan lebat, jarak pandang terbatas, serta cuaca yang berubah cepat. Meski demikian, operasi tetap dilaksanakan secara terukur dengan mengedepankan keselamatan personel dan koordinasi lintas instansi. Atas keberhasilan tersebut, Asops Kasdam XIV/Hasanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan atas dedikasi, ketangguhan, dan semangat kemanusiaan yang ditunjukkan di lapangan. “Terima kasih kepada seluruh teman-teman di depan. Kita bangga, kita hormat kepada rekan-rekan Tim SAR Gabungan, kepada anggota kita yang berada di lokasi,” ungkapnya dari Posko Aju Desa Tompobulu. Keberhasilan ini menegaskan komitmen TNI AD untuk selalu hadir di garda terdepan dalam setiap misi kemanusiaan, bersinergi dengan seluruh komponen bangsa, serta menjawab panggilan tugas negara di medan seberat apa pun. Seluruh jenazah selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, dalam rangka pendalaman kasus dugaan korupsi kuota haji. Pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (23/1/2026).   Dito dipanggil sebagai saksi dalam perkara yang sebelumnya telah menyeret mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka. Hingga kini, KPK belum merinci secara jelas keterkaitan Dito dalam perkara tersebut. Dito dan Yaqut diketahui sama-sama pernah menjabat sebagai menteri dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2019–2024.   Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya agenda pemeriksaan terhadap Dito Ariotedjo. Ia menyatakan bahwa kehadiran saksi sangat dibutuhkan penyidik untuk membuat terang perkara yang tengah ditangani. “Benar, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi saudara DA selaku mantan Menteri Pemuda dan Olahraga dalam lanjutan penyidikan kasus kuota haji,” ujar Budi kepada awak media di Jakarta, Jumat dikutip dari Sinarharapan.co, 23/1/2026.   Budi menambahkan, KPK optimistis Dito akan memenuhi panggilan tersebut. Menurutnya, keterangan saksi menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa dugaan tindak pidana korupsi kuota haji. Sebelumnya, pada 9 Agustus 2025, KPK secara resmi mengumumkan dimulainya penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji. Dua hari berselang, lembaga antirasuah itu mengungkapkan estimasi awal kerugian negara yang ditaksir mencapai lebih dari Rp1 triliun.   Pada tahap awal, KPK juga menerapkan pencegahan ke luar negeri terhadap tiga orang, yakni mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas, mantan staf khususnya Ishfah Abidal Aziz, serta Fuad Hasan Masyhur, pemilik biro perjalanan haji Maktour. Perkembangan terbaru, pada 9 Januari 2026, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz.   Selain proses hukum di KPK, penyelenggaraan ibadah haji 2024 juga sempat menjadi sorotan Panitia Khusus Hak Angket Haji DPR RI. Pansus menemukan sejumlah kejanggalan, khususnya terkait pembagian kuota tambahan haji yang diberikan Pemerintah Arab Saudi sebanyak 20.000 kuota.   Saat itu, Kementerian Agama membagi kuota tambahan tersebut secara seimbang, masing-masing 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus, kebijakan yang kemudian memicu polemik dan pendalaman lebih lanjut. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 23 Januari 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembinaan warga binaan. Kegiatan ini digelar di lingkungan Rutan Jepara dengan melibatkan pejabat struktural serta petugas pembinaan. Sidang TPP berfungsi sebagai wadah penilaian terhadap perkembangan warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Dalam forum tersebut, tim membahas berbagai aspek, mulai dari sikap dan perilaku sehari-hari, kepatuhan terhadap tata tertib, hingga keterlibatan warga binaan dalam program pembinaan kepribadian dan kemandirian.   Setiap warga binaan yang menjadi agenda sidang dinilai berdasarkan laporan dan data pembinaan yang telah dikumpulkan oleh petugas. Hasil pengamatan tersebut menjadi dasar dalam merumuskan rekomendasi lanjutan, termasuk penentuan program pembinaan yang lebih tepat maupun pertimbangan layanan pemasyarakatan lainnya.   Manajemen Rutan Jepara menekankan bahwa Sidang TPP merupakan instrumen penting dalam menjaga kualitas pembinaan agar berjalan sesuai prinsip keadilan dan akuntabilitas. Melalui mekanisme ini, setiap keputusan diambil secara kolektif dan terukur, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun moral.   Kegiatan Sidang TPP juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam membangun sistem pemasyarakatan yang transparan serta berorientasi pada perbaikan perilaku warga binaan.   Dengan pelaksanaan Sidang TPP yang konsisten dan berkelanjutan, Rutan Jepara berharap proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan mampu membentuk warga binaan yang siap kembali berperan positif di tengah masyarakat. (Wely-jateng)

AMUNTAI, BIDIK-KASUSNEWS.COM  Kepolisian Resor Hulu Sungai Utara (Polres HSU) melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) Semester I Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Lapangan Pahlawan Amuntai, Jumat (23/01/2026). Kegiatan ini menjadi agenda rutin untuk memastikan seluruh personel tetap berada dalam kondisi fisik prima guna mendukung pelaksanaan tugas operasional dan pelayanan kepada masyarakat. Sebanyak 153 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi dan polsek jajaran mengikuti kegiatan tersebut sejak pukul 07.30 WITA hingga selesai. Pelaksanaan TKJ dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta pengawasan ketat agar berjalan sesuai prosedur. Sebelum mengikuti rangkaian tes, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Sidokkes Polres HSU. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, pengukuran berat badan, hingga pemeriksaan profil darah seperti asam urat, kolesterol, dan glukosa. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan, guna memastikan personel yang mengikuti tes dalam kondisi sehat dan layak secara medis. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, para peserta melaksanakan pemanasan bersama untuk meminimalisir risiko cedera. Adapun materi tes kesamaptaan yang diujikan mencakup lari 12 menit, dilanjutkan pull up, push up, dan sit up masing-masing selama satu menit, serta ditutup dengan shuttle run (lari angka delapan) untuk mengukur kelincahan dan kecepatan. Kegiatan ini dipantau oleh panitia Kesjas serta tim Sipropam Polres HSU untuk memastikan disiplin, transparansi, dan objektivitas penilaian. Sejumlah perlengkapan pendukung seperti nomor dada, stopwatch, hingga peralatan medis darurat turut disiagakan di lokasi sebagai antisipasi jika terjadi gangguan kesehatan saat tes berlangsung. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Iptu Asep Hudzainur, menegaskan bahwa tes kesamaptaan jasmani merupakan bagian penting dalam manajemen pembinaan personel Polri. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik personel secara berkala. Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, personel Polri harus selalu siap dan memiliki stamina yang baik dalam setiap situasi,” ujar Iptu Asep. Ia menambahkan, selain menjadi evaluasi kebugaran, kegiatan ini juga memperkuat kekompakan internal personel di tengah padatnya tugas kepolisian. Dengan kondisi fisik yang sehat dan soliditas yang terjaga, Polres HSU optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin maksimal dan profesional. (Agus)

Bidik-kasusnews.com,Melawi Kalimantan Barat Polres Melawi Polda Kalbar Ada pemandangan berbeda di lingkungan Mako Polres Melawi. Tak hanya terlihat rapi dan bersih, suasana kini semakin asri dengan hadirnya berbagai tanaman bonsai dan jenis pohon lainnya yang ditanam langsung atas inisiatif Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperindah lingkungan Mako Polres Melawi sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Beragam tanaman hijau tertata di sejumlah sudut halaman, menciptakan suasana sejuk dan nyaman bagi personel maupun masyarakat yang berkunjung. Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon mengatakan, penanaman pohon tidak hanya bertujuan untuk estetika semata, tetapi juga memiliki makna lebih dalam sebagai bentuk kepedulian terhadap alam dan upaya menjaga keseimbangan lingkungan. “Menanam pohon adalah investasi jangka panjang untuk lingkungan. Selain memperindah Mako, ini juga sebagai bentuk kepedulian kita terhadap alam dan kualitas udara yang lebih baik,” ujarnya. Menariknya, sejumlah tanaman bonsai turut menghiasi halaman Mako. Selain memiliki nilai seni, bonsai juga mencerminkan filosofi kesabaran, ketelatenan, dan ketekunan, nilai-nilai yang sejalan dengan karakter pengabdian anggota Polri dalam melayani masyarakat. Selain bonsai, Kapolres juga menginisiasi penanaman berbagai jenis pohon lainnya yang berfungsi sebagai peneduh dan penghijauan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif, baik bagi anggota Polres Melawi maupun masyarakat sekitar, untuk turut menanam dan merawat pohon di lingkungan masing-masing. Dengan adanya gerakan penghijauan ini, Kapolres Melawi berharap lingkungan Mako Polres tidak hanya menjadi tempat kerja, tetapi juga ruang yang nyaman, sehat, dan ramah lingkungan. “Hal sederhana seperti menanam pohon, jika dilakukan bersama-sama, akan memberikan dampak besar bagi lingkungan dan generasi mendatang,” pungkasnya. Wartawan H.Riyan

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Dr. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melakukan pengecekan jalur darat di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (23/01/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas. Pengecekan jalur dimulai dari wilayah hukum Polres Tabalong, melintasi wilayah HSU, hingga berlanjut menuju perbatasan wilayah hukum Polres Hulu Sungai Tengah (HST). Salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut adalah Jalan Sungai Turak–Kelua, jalur penghubung antarwilayah yang memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi. Dalam tinjauannya, Kombes Pol Dr. Fahri Siregar menyoroti beberapa kondisi jalan yang mengalami kerusakan serta titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan. Ia memberikan arahan langsung kepada jajaran di lapangan agar lokasi tersebut mendapatkan perhatian serius, demi mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merugikan masyarakat. Dirlantas Polda Kalsel juga menekankan pentingnya penerangan jalan yang memadai serta pemasangan rambu-rambu peringatan permanen di titik-titik rawan kecelakaan. Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, terutama pada malam hari maupun saat cuaca kurang mendukung. Selain penanganan infrastruktur, kegiatan ini juga merupakan bagian dari strategi Ditlantas Polda Kalsel dalam menciptakan Kamseltibcarlantas yang kondusif melalui pendekatan pencegahan, tidak hanya mengandalkan penegakan hukum semata. Sementara itu, Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan bahwa Polres HSU siap menindaklanjuti arahan dan petunjuk dari Dirlantas Polda Kalsel. “Polres HSU akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, baik pemerintah daerah maupun stakeholder lainnya, untuk menindaklanjuti kondisi jalan rusak serta pemasangan penerangan dan rambu-rambu peringatan permanen di titik rawan kecelakaan,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Polres HSU juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur-jalur rawan kecelakaan, demi keselamatan bersama. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Banjang Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan patroli sekaligus pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis pada Jumat (23/01/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 Wita tersebut dilaksanakan oleh personel Unit Samapta Polsek Banjang, dengan sasaran utama kawasan sekolah dan ruas jalan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup padat pada jam berangkat kerja dan sekolah. Patroli dan pengaturan lalu lintas dilaksanakan di sekitar Sekolah Ukhuwah, Sekolah Iyuns, serta MIN 28 Kalintamui. Selain mengatur arus kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya pelajar dan pengguna jalan, agar selalu tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan. Personel yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Aiptu Soeyatmin, S.H., Aiptu Noryadi, dan Bripka Junaidi, dengan menggunakan kendaraan dinas patroli roda dua (R2) guna menjangkau titik-titik rawan secara efektif. Kapolsek Banjang melalui Kanit Samapta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tawuran, balap liar, serta aksi kejahatan jalanan (street crime) yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan pagi hari. Melalui patroli rutin dan pengaturan lalu lintas ini, Polsek Banjang berharap dapat menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya tertib berlalu lintas. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif, tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol. (Agus)

BANJANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka mendukung Transformasi menuju Polri yang Presisi, jajaran Polsek Banjang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan mengedepankan patroli dialogis serta pemberian imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Jumat (23/01/2026) mulai pukul 10.15 Wita hingga selesai. Patroli dipimpin oleh personel Polsek Banjang yang terdiri dari Aiptu Soeyatmin, S.H., Aiptu Noryadi, dan Bripka Junaidi, dengan menggunakan kendaraan dinas patroli roda empat (R4). Sasaran utama patroli dialogis kali ini adalah SPBU Desa Kaludan Kecil, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Pada kesempatan tersebut, personel Polsek Banjang melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas penyaluran bahan bakar, khususnya Pertalite, Pertamax, Dexlite, dan Bio Solar, guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun penyalahgunaan distribusi BBM. Selain melakukan pemantauan, petugas juga berdialog dengan petugas SPBU dan masyarakat yang sedang beraktivitas, sekaligus menyampaikan imbauan agar tetap waspada terhadap tindak kejahatan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan. Kapolsek Banjang melalui petugas patroli menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya menghadirkan Polri di tengah masyarakat, sekaligus membangun komunikasi yang humanis dan responsif demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat, mencegah terjadinya tindak kriminalitas, serta memperkuat kepercayaan publik (trust building) terhadap Polri, khususnya Polsek Banjang. Selama pelaksanaan patroli dialogis berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali, tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol. (Agus)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya pencegahan banjir terus dilakukan di wilayah Kota Bandar Lampung, khususnya saat memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi. Babinsa Kelurahan Way Kandis Koramil 410-04/TKT, Serma Agus R, menginisiasi kegiatan gotong royong pembersihan selokan dan gorong-gorong sebagai langkah antisipatif terhadap potensi genangan dan banjir. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (22/01/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, dengan lokasi pembersihan sepanjang Jalan Cempaka 3, meliputi RT 04 Lingkungan 1 serta RT 03 dan RT 08 Lingkungan 2, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung. Gotong royong ini menjadi bentuk sinergi nyata antara aparat kewilayahan, pemerintah kelurahan, masyarakat, dan unsur akademisi. Sebelum kegiatan dimulai, Babinsa terlebih dahulu berkoordinasi dengan Lurah Way Kandis, para kepala lingkungan, serta ketua RT setempat guna menyusun rencana kerja yang terarah. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) yang sedang menjalankan program pengabdian di wilayah tersebut. Turut hadir dalam kegiatan ini Wadanramil 410-04/TKT Kapten Inf Yuli Sitorus yang memberikan arahan sekaligus motivasi kepada peserta. Selain itu, Lurah Way Kandis Rizka Raiz, SE, menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif Babinsa bersama seluruh elemen masyarakat yang ikut bergerak menjaga lingkungan. “Kegiatan ini sangat positif karena berdampak langsung bagi masyarakat. Pembersihan saluran air penting untuk mengurangi risiko banjir, terutama di titik-titik yang selama ini rawan tergenang,” ujar Rizka Raiz di sela kegiatan. Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke beberapa kelompok kerja. Kelompok pertama fokus membersihkan selokan sisi utara Jalan Cempaka 3 di RT 04 Lingkungan 1, dengan mengangkat sampah plastik, daun kering, serta material yang menyumbat aliran air. Sementara kelompok lainnya menangani pembersihan gorong-gorong dan selokan di wilayah RT 03 dan RT 08 Lingkungan 2, yang kerap menjadi lokasi genangan saat hujan deras. Selain kegiatan fisik, Babinsa Serma Agus R juga memberikan imbauan singkat kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air, karena dapat memicu penyumbatan dan banjir. Mahasiswa KKN Unila turut berkontribusi dengan memberikan masukan kreatif, seperti rencana penyediaan tempat pembuangan sampah sementara serta pemanfaatan media informasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Setelah pembersihan, saluran air tampak lebih bersih dan terbuka, sehingga diharapkan mampu memperlancar aliran air saat curah hujan meningkat. Warga bersama seluruh pihak yang terlibat berkomitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan demi menciptakan kawasan yang sehat dan bebas banjir. (Agus)