Bidik-kasusnews.com, Sintang Kalimantan Barat Tim dari Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Kabupaten Sintang Kalbar Polda Kalimantan Barat bergerak cepat membantu warga yang rumahnya roboh akibat terpaan angin kencang di Jalan Sintang Pinoh Ransidakan Sintang, Kamis-20-November-2025 sore.   Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob kabupaten Sintang Kompol Mujiono.SH.MH,melalui anggota personelnya mengatakan bahwa timnya menerima laporan dari warga sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung gerak cepat tanpa menunda waktu segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan rumah warga yang roboh akibat terpaan angin kencang dan gerak cepat membantu evakuasi barang barang yang penting serta mendirikan bantuan darurat agar keluarga terdampak dapat kembali merasa aman. “Angin kencang yang melanda kabupaten Sintang kalbar,hari ini menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan, salah satunya roboh. Kami langsung bergerak ke lokasi untuk membantu evakuasi dan membersihkan puing-puing,” ujar Kompol Mujiono. Petugas Brimob yang diterjunkan ke lokasi berhasil membantu evakuasi warga ke tempat yang aman dan membersihkan puing-puing rumah yang roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material masih dalam proses perhitungan. “Kami akan terus memantau situasi dan siap membantu warga yang terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem,” tambah Kompol Mujiono. Batalyon C Pelopor Sintang Sat Brimob Polda Kalbar terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan yang tepat dan efektif dapat diberikan kepada warga yang terdampak. Masyarakat yang membutuhkan bantuan. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian dan pengabdian Korps Brimob polri dalam memberikan perlindungan,pelayanan,serta rasa aman pada setiap situasi darurat. Wartawan Mulyawan

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara –22-November-2025 Operasi Zebra Candi 2025 resmi digelar di seluruh wilayah Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Jepara. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025 ini, menyasar peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kasat Lantas Polres Jepara AKP Rahandani Gusti Pradana Saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews via WhatsApp Sabtu 22/11/2025 menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini mengusung tujuan utama untuk menurunkan jumlah pelanggaran, kecelakaan, serta fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Selain itu, operasi ini diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara di jalan raya. “Operasi Zebra tahun ini kami laksanakan untuk mewujudkan Kamseltibcar yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna jalan, terutama menjelang momentum Natal dan Tahun Baru,” ujar Kasat Lantas. Pelanggaran Terbanyak: Helm, Rambu, dan Knalpot Brong Berdasarkan analisa dan evaluasi selama enam hari pelaksanaan, pelanggaran yang paling banyak ditemukan di lapangan antara lain: Pengendara tidak menggunakan helm, Pelanggaran rambu-rambu lalu lintas, Penggunaan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong. Tiga jenis pelanggaran tersebut menjadi fokus penindakan lantaran berkontribusi pada meningkatnya potensi kecelakaan dan keresahan masyarakat. Edukasi Lebih Diutamakan Dibanding Penindakan Meski demikian, Kasat Lantas menegaskan bahwa Operasi Zebra 2025 tidak semata-mata menonjolkan penindakan. Polres Jepara justru lebih mengedepankan langkah pembinaan dan pencegahan. “Operasi ini kami fokuskan pada edukasi dan sosialisasi terkait pentingnya tertib berlalu lintas. Selain itu, kami optimalkan kegiatan preventif seperti pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli,” jelasnya. Langkah tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat sejak dini sehingga pelanggaran dapat ditekan tanpa harus selalu bergantung pada penindakan. Tujuan Utama: Keselamatan Masyarakat Kasat Lantas menekankan bahwa inti dari Operasi Zebra adalah keselamatan. Masyarakat diharapkan lebih sadar bahwa mematuhi aturan lalu lintas bukan sekadar kewajiban, namun juga kebutuhan demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain. “Dengan semakin tingginya kesadaran, kita bisa menekan angka kecelakaan dan kerugian materiil maupun jiwa,” tambahnya. Harapan untuk Masyarakat Jepara Menutup penjelasannya, Kasat Lantas Jepara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib selama operasi berlangsung. “Kamseltibcar yang aman dan kondusif hanya bisa terwujud apabila ada sinergi antara Polantas, stakeholder, dan masyarakat. Mari kita jadikan keselamatan berkendara sebagai kebutuhan, dan bersama-sama menjadikan Kabupaten Jepara kota yang aman dan selamat,” ujar kasat lantas jepara AKP Rahandi Gusti Pradana. (Wely-jateng)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Aksi penyampaian aspirasi yang digelar Ormas Grib di kawasan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sunter berlangsung kondusif pada Selasa siang. Polda Metro Jaya, melalui Subdit Dalmas Direktorat Samapta, menurunkan ratusan personel untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara aman. Komandan Batalyon 1 Subdit Dalmas Polda Metro Jaya, Kompol M. Ronny, menjelaskan bahwa pihaknya menerima penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polres Metro Jakarta Utara untuk memberikan pelayanan selama unjuk rasa berlangsung. “Kami dari Subdit Dalmas Dit Samapta Polda Metro Jaya hari ini di-BKO-kan ke Polres Jakarta Utara untuk kegiatan pelayanan aspirasi dari masyarakat, khususnya kelompok Ormas Grib,” ujar Kompol Ronny. Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) — sekitar 160 personel — diterjunkan sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Selama tiga jam aksi berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib. Kompol Ronny menyebutkan bahwa pendekatan pelayanan menjadi kunci terciptanya suasana kondusif. “Alhamdulillah, mereka tertib dalam menyampaikan aspirasi. Kami juga memberikan pelayanan dengan baik sehingga kedua belah pihak dapat saling memahami,” tuturnya. Massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 13.00 WIB setelah berkoordinasi dengan para korlap dan kembali ke kediaman masing-masing tanpa insiden. Terkait tuntutan yang disampaikan Grib, Kompol Ronny mengatakan bahwa PT Astra Daihatsu Motor akan menjadwalkan ulang pertemuan lanjutan. “Kami menunggu kelanjutan keputusan dari pihak Daihatsu,” jelasnya. Untuk kemungkinan adanya aksi susulan, pihak kepolisian menyatakan siap memberikan pelayanan kembali. “Kami menunggu koordinasi lebih lanjut dari Grib dan pihak Daihatsu, tentunya melalui Polres Metro Jakarta Utara,” tambahnya. Di akhir pernyataan, Kompol Ronny menegaskan bahwa kepolisian kini mengutamakan pendekatan humanis dan pelayanan dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat. “Pola kami sekarang bukan lagi sekadar pengamanan, tetapi pelayanan unjuk rasa — agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan nyaman dan tertib,” ujarnya. (Heri) 

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Menyambut datangnya musim penghujan, Babinsa Kelurahan Sidodadi Serka B. Lubis memimpin kegiatan Jumat Bersih dengan fokus membersihkan saluran drainase di Jalan Gajah, RT 02 Lingkungan I, Jumat (21/11/2025). Aksi gotong royong ini dilakukan untuk mencegah genangan air dan potensi banjir akibat tersumbatnya aliran drainase. Kegiatan berlangsung dengan melibatkan sinergi antara TNI, Pemerintah Kelurahan, aparat keamanan, dan masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Sidodadi, para Kepala Lingkungan, Ketua RT se-Kelurahan Sidodadi, personel Linmas, serta puluhan warga yang turun langsung membersihkan tumpukan sampah dan sedimentasi di sepanjang saluran air. Serka B. Lubis, yang mewakili Koramil 410-06/Kedaton, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan, khususnya pada area rawan banjir. “Drainase yang tersumbat sampah dan lumpur adalah salah satu penyebab utama banjir lokal saat hujan deras. Lewat kerja bakti seperti ini, kita bukan hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga melakukan pencegahan dini agar banjir tidak terjadi. Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujarnya. Lurah Sidodadi turut memberikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat. “Ini bukti bahwa ketika pemerintah, TNI, dan masyarakat bersinergi, pekerjaan seberat apa pun bisa diselesaikan dengan ringan. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus kita jaga,” tuturnya. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung tertib dan lancar. Pemerintah kelurahan bersama Babinsa berharap aksi bersih-bersih ini dapat mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat Sidodadi pada musim penghujan mendatang. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 21 November 2025 — Upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan kembali menjadi perhatian Rutan Kelas IIB Jepara. Pada Jumat pagi (21/11), lembaga tersebut menerima kunjungan tim dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara dalam rangka sosialisasi program pendidikan yang dibuka khusus bagi para pegawai. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Rutan Jepara itu menghadirkan pemaparan detail mengenai pilihan program studi, metode pembelajaran, hingga skema kuliah yang memungkinkan pegawai tetap menjalankan tugas sambil melanjutkan pendidikan. UNISNU Tawarkan Skema Pendidikan yang Ramah bagi Pegawai Tim UNISNU menjelaskan bahwa kampus tersebut menyediakan berbagai jenjang pendidikan dengan kurikulum yang dirancang untuk menjawab kebutuhan kompetensi aparatur negara. Penjelasan mencakup sistem perkuliahan hybrid, model pembelajaran berbasis proyek, serta fleksibilitas jadwal yang dinilai cocok bagi ASN yang memiliki ritme kerja dinamis. Tak hanya itu, informasi terkait biaya pendidikan, peluang beasiswa institusi, hingga jalur pendaftaran juga dipaparkan secara rinci. UNISNU menegaskan komitmennya untuk menjalin kolaborasi dengan instansi pemerintah sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi. Kepala Rutan: Pengembangan Kompetensi Adalah Kebutuhan Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai bahwa pendidikan lanjutan merupakan kebutuhan yang tak bisa diabaikan. > “Tantangan tugas pemasyarakatan semakin kompleks. Pegawai perlu dibekali wawasan dan keterampilan baru agar dapat memberikan pelayanan terbaik. Sosialisasi dari UNISNU ini menjadi peluang besar bagi peningkatan kapasitas pegawai,” ujar Renza. Pegawai Antusias, Banyak Pertanyaan Muncul Suasana sosialisasi berlangsung aktif. Para pegawai menunjukkan ketertarikan tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan, seperti bagaimana menyesuaikan jadwal kuliah dengan pola regu pengamanan, pilihan program studi yang relevan dengan bidang pemasyarakatan, serta mekanisme pengakuan pengalaman kerja dalam perkuliahan. Interaksi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan untuk melanjutkan pendidikan semakin dirasakan oleh para pegawai, sejalan dengan dorongan instansi untuk terus mengembangkan diri. Langkah Kolaboratif untuk Penguatan Pelayanan Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara kembali menegaskan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan melalui pengembangan SDM. Kerja sama dengan perguruan tinggi seperti UNISNU diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang akademik bagi pegawai sekaligus mendorong terciptanya budaya belajar di lingkungan Rutan. (Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang —21-November-2025 Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengawasan internal dan pelayanan publik. Melalui inovasi terbaru berupa Dumas QR Code, Bidpropam menghadirkan sistem pelaporan digital yang memudahkan masyarakat menyampaikan aduan terkait kinerja maupun perilaku anggota Polri secara cepat dan transparan. Inovasi ini dihadirkan sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan masyarakat yang menginginkan layanan pengaduan yang ringkas, mudah diakses, dan tidak terbatas ruang maupun waktu. Kini, cukup dengan memindai QR Code yang tersedia di berbagai fasilitas publik dan ruang pelayanan, warga bisa mengirimkan laporan secara langsung melalui gawai mereka. Akses Lebih Mudah, Laporan Lebih Terpantau Kabid Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Saiful Anwar, menjelaskan bahwa Dumas QR Code dirancang untuk memastikan seluruh laporan terekam dalam sistem digital sehingga proses tindak lanjut dapat dipantau dan diverifikasi dengan lebih jelas. “Sistem ini memberikan kepastian bahwa setiap aduan yang masuk akan diproses melalui alur yang terukur. Semua laporan tercatat secara elektronik sehingga lebih mudah dipantau, baik oleh pengawas internal maupun oleh masyarakat yang menyampaikannya,” ujarnya. Dengan prosedur pelaporan yang sederhana, masyarakat dapat mencantumkan identitas (opsional), jenis laporan, hingga uraian kejadian tanpa perlu datang langsung ke kantor polisi. Fasilitas ini dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan budaya pelaporan yang lebih aktif dan partisipatif. Wujud Pengawasan Modern dan Transparan Peluncuran Dumas QR Code tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelaporan, tetapi juga menegaskan upaya Polri dalam membangun layanan berbasis digital yang profesional dan responsif. Dengan sistem ini, setiap laporan yang masuk akan ditangani oleh unit terkait secara berjenjang, memastikan bahwa proses pengawasan berjalan sesuai standar. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menilai inovasi ini sebagai penguatan terhadap prinsip transparansi dalam tubuh Polri. “Polda Jawa Tengah berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin humanis dan akuntabel. Partisipasi masyarakat melalui Dumas QR Code akan membantu kami mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan,” jelasnya. Kolaborasi Polri dan Masyarakat Melalui sistem pengaduan digital ini, Bidpropam berharap masyarakat semakin berani dan terbuka dalam menyampaikan keluhan maupun masukan terkait pelayanan kepolisian. Setiap aduan yang disampaikan bukan hanya sebagai bahan evaluasi, tetapi juga sebagai fondasi dalam membangun Polri yang semakin profesional, berintegritas, dan dipercaya publik. “Kami mendorong masyarakat untuk menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Suara publik sangat berarti bagi proses pembenahan dan peningkatan kualitas kinerja anggota di lapangan,” pungkas Kombes Pol Saiful Anwar.(Wely-jateng) Sumber:Humas polda jateng

Bangka, Bidik-kasusnews.com — TNI menggelar Latihan Terintegrasi 2025 dengan pengerahan kekuatan besar mencapai 68.395 prajurit di dua wilayah strategis: Bangka Belitung dan Morowali, Sulawesi Tengah. Latihan ini merupakan unjuk kekuatan nasional sekaligus bukti komitmen pemerintah dalam menjaga sumber daya alam (SDA) yang rawan eksploitasi ilegal. Kegiatan di Bangka dipusatkan di Titik Tinjau Desa Mabat, Rabu (19/11/2025), dan disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta sejumlah pejabat negara. Di Bangka Belitung, latihan melibatkan 41.397 personel TNI dari tiga matra. Serangkaian demonstrasi tempur dilakukan, mulai dari Serangan Udara Langsung (SUL) oleh F-16 Wing Udara 31, penerjunan taktis Yonif 501, simulasi penangkapan ponton ilegal, hingga peninjauan lokasi galian pasir. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menguji interoperabilitas pasukan sekaligus kesiapan alutsista. Sementara itu, di Morowali, sebanyak 26.998 prajurit dikerahkan dalam latihan Komando Gabungan TNI. Menhan Sjafrie dan Panglima TNI juga meninjau langsung pelaksanaan latihan, termasuk operasi perebutan pangkalan, penerjunan KDOL, aksi sabotase sasaran strategis, hingga skenario force down terhadap pesawat pelanggar. Latihan ini dirancang sebagai penguatan kemampuan tempur sekaligus implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) terkait pengamanan wilayah rawan, khususnya di sektor pertambangan. Bangka Belitung dan Morowali dipilih sebagai lokasi latihan karena keduanya merupakan pusat SDA bernilai tinggi, namun juga rentan terhadap praktik penambangan ilegal. Sebelumnya, Presiden RI mengungkapkan adanya sekitar 1.000 titik tambang ilegal di Bangka Belitung yang menyebabkan hilangnya hingga 80 persen produksi timah nasional. Presiden pun memerintahkan TNI melakukan pengamanan ketat seluruh jalur pergerakan material timah. “Saya perintahkan TNI untuk memblokir seluruh jalur masuk dan keluar di Pulau Bangka dan Belitung. Negara harus mengetahui secara pasti apa yang keluar dan apa yang masuk. Kita tidak boleh terus dirugikan,” tegas Presiden. Sebagai tindak lanjut, TNI menggelar kekuatan besar berikut alutsista strategis, antara lain Rantis Maung, drone taktis, KRI dan KAL, pesawat F-16, Hercules, CN-295, serta helikopter Caracal dan Super Puma. Penggelaran ini mempertegas bahwa perlindungan SDA adalah bagian integral dari tugas menjaga kedaulatan negara. Menhan Sjafrie menegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar demonstrasi kekuatan, tetapi langkah nyata negara dalam menegakkan aturan dan mencegah eksploitasi SDA. “Tujuannya satu: negara harus mampu menegakkan peraturan dan melakukan penertiban demi pengamanan sumber daya alam sebagai bagian dari kedaulatan NKRI,” ujarnya di hadapan media. Latihan Terintegrasi TNI 2025 juga menampilkan berbagai skenario operasi gabungan, termasuk OP3U, KDOL, operasi laut terhadap kapal pelaku aktivitas ilegal, serta berbagai manuver yang menguji respons cepat dan kesiapsiagaan pasukan pada berbagai domain operasi. (Agus)

Morowali, Bidik-kasusnews.com — Ratusan prajurit TNI dari berbagai satuan lintas matra melaksanakan penerjunan Operasi Perebutan dan Pengendalian Pangkalan Udara (OP3U) serta penerjunan lintas udara (linud) dalam rangkaian Latihan Terintegrasi TNI Tahun 2025 di kawasan Bandara PT IMIP, Morowali, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu momen krusial dalam pengujian kemampuan pasukan untuk merebut dan menguasai sasaran strategis secara cepat dan terukur. Pada sorti pertama, peterjun dari Yonko 466 Korpasgat sukses menuntaskan misi penerjunan OP3U. Aksi diawali oleh infiltrasi tim Dalpur yang lebih dahulu mengamankan sekutu sasaran dan menyiapkan Dropping Zone (DZ). Tahap awal ini menjadi penentu kelancaran operasi dan menunjukkan kesiapan unsur udara dalam membuka jalur perebutan pangkalan dengan standar taktis tinggi. Selanjutnya, sorti kedua melibatkan peterjun dari Yonif 432 dan Yonif 433 Kostrad yang melaksanakan penerjunan linud untuk menguasai target strategis. Menggunakan formasi tempur modern dan didukung kemampuan navigasi canggih, penerjunan ini memperlihatkan sinergi antarsatuan dalam skenario operasi gabungan. Seluruh penerjunan dilaksanakan menggunakan pesawat angkut taktis C-130. Latihan ini turut disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BPKP, serta pejabat tinggi negara lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen pemerintah terhadap penguatan profesionalisme dan kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi ancaman nasional yang semakin kompleks. Kegiatan penerjunan dalam latihan ini tidak hanya menguji kemampuan teknis para prajurit, tetapi juga memastikan kesiapan satuan dalam mengamankan objek vital, termasuk bandara dan kawasan industri pertambangan. Dengan operasi yang membutuhkan respons cepat dan presisi tinggi, latihan ini menjadi bukti nyata kesiapan TNI dalam menjaga keamanan nasional di sektor-sektor strategis. (Agus)

Morowali, Bidik-kasusnews.com — Sebanyak 26.998 prajurit TNI dari tiga matra diterjunkan dalam Latihan Komando Gabungan (Kogab) TNI Terintegrasi 2025 yang digelar di kawasan Bandara PT IMIP, Morowali, Kamis (20/11/2025). Latihan berskala besar ini disaksikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf, serta sejumlah pejabat terkait. Latihan terpadu ini dirancang untuk menguji ketangguhan TNI dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman, termasuk potensi gangguan terhadap pengelolaan sumber daya alam (SDA) nasional. Integrasi kekuatan darat, laut, dan udara menampilkan tingkat interoperabilitas yang semakin matang dan terukur. Dalam keterangannya kepada media, Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, selaku Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional dan mewakili tim penertiban kawasan hutan terkait isu pertambangan, menegaskan bahwa latihan ini memiliki tujuan strategis. “Tujuannya satu: memastikan negara memiliki kemampuan menegakkan aturan dan melakukan penertiban demi pengamanan sumber daya alam, yang merupakan bagian dari kedaulatan NKRI,” ujarnya. Ia juga menyoroti maraknya pelanggaran di sektor pertambangan. Menurutnya, berbagai modus terus dimunculkan oleh kelompok berkepentingan untuk meraup keuntungan pribadi dengan memanfaatkan celah hukum. Kondisi tersebut mendorong pemerintah melakukan langkah penertiban yang lebih konsisten dan terstruktur. Menhan menegaskan bahwa setiap temuan pelanggaran akan langsung diproses sesuai aturan hukum. “Ini bentuk kehadiran negara terhadap kegiatan ilegal yang merugikan negara. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas,” tegasnya. Lebih jauh, ia menekankan bahwa penertiban tidak hanya dilakukan di wilayah-wilayah seperti Bangka dan Morowali, tetapi mencakup seluruh Indonesia. “Pesan kita jelas: pemerintah bekerja untuk kepentingan rakyat dan penegakan aturan dilakukan tanpa memandang latar belakang siapa pun,” pungkasnya. Pelaksanaan latihan Kogab TNI 2025 menampilkan berbagai skenario operasi, mulai dari manuver terjun KDOL, aksi penerjun OP3U, force down pesawat pelanggar, hingga simulasi sabotase sasaran strategis. TNI AL turut menunjukkan ketegasan melalui operasi penindakan terhadap kapal yang diduga melakukan aktivitas ilegal di laut. Seluruh rangkaian latihan ini dirancang untuk mengukur kesiapsiagaan, kecepatan respons, serta efektivitas operasi gabungan dalam menghadapi ancaman lintas domain. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 21 November 2025 – Upaya menjaga keamanan di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat oleh Rutan Kelas IIB Jepara. Salah satu fokus utamanya adalah stabilitas pada malam hari, ketika seluruh aktivitas warga binaan telah berhenti dan potensi kerawanan lebih tinggi. Untuk itu, rutan menerapkan pola pengawasan bertahap yang dilakukan secara konsisten setiap malam. Pengamanan dilakukan melalui patroli berkeliling blok hunian, dilaksanakan oleh regu pengamanan yang telah dibagi sesuai jadwal. Setiap regu wajib memeriksa seluruh akses masuk dan keluar blok, mengecek kondisi gembok dan pintu, serta memastikan area rawan seperti lorong, ruang terbuka, hingga sudut minim pencahayaan tetap dalam kondisi aman. Seluruh kegiatan pengawasan tidak hanya dijalankan oleh petugas jaga, tetapi juga diawasi langsung oleh perwira piket. Kehadiran perwira piket bertujuan memastikan setiap langkah pengamanan sesuai standar, sekaligus memberikan tindak lanjut cepat bila ditemukan indikasi gangguan. Setiap hasil patroli dicatat secara rinci sebagai laporan harian, mulai dari kondisi fisik lingkungan hingga perilaku warga binaan di dalam hunian. Laporan tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pola pengamanan berikutnya. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, mengatakan bahwa sistem kontrol malam merupakan bagian dari komitmen menjaga keamanan secara menyeluruh. “Pengawasan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan ini memungkinkan kami mendeteksi gangguan sebelum berkembang menjadi masalah. Konsistensi adalah kunci,” ungkapnya. Melalui langkah pengamanan yang semakin sistematis dan intensif, Rutan Jepara menegaskan bahwa stabilitas malam hari menjadi prioritas. Hal ini diharapkan tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menciptakan suasana yang mendukung proses pembinaan bagi seluruh warga binaan. (Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara