Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Inovasi pelayanan publik Polri melalui SKCK Online Keliling Polda Metro Jaya terus mendapat respons positif dari masyarakat. Layanan ini digelar untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada warga dengan sistem yang cepat, transparan, dan berbasis digital. Salah satu warga, Upin, yang mengurus SKCK online untuk keperluan pendidikan anaknya ke luar negeri, mengaku sangat terbantu dengan layanan tersebut. “Pelayanannya oke, cepat, nggak ribet. Terima kasih, saya mengurus di layanan SKCK Online Keliling di depan lapangan parkir TMP Kalibata,” ujarnya, Senin (24/11/2025). Layanan SKCK Online Keliling Polda Metro Jaya hari ini dibuka mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB di kawasan Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Masyarakat dapat membuat atau memperpanjang SKCK tanpa harus datang ke kantor polisi, cukup menggunakan mekanisme registrasi melalui POLRI Super App sebelum melakukan pencetakan di lokasi keliling. Pamin 1 Sie Yanmin, Ipda M. Alghifari, menjelaskan bahwa layanan SKCK Online Keliling adalah bagian dari upaya Polri meningkatkan kemudahan dan efisiensi pelayanan publik. “Warga cukup unduh aplikasi POLRI Super App, pilih menu SKCK, isi keperluan, unggah dokumen, dan cetak bukti registrasi online. Setelah itu datang ke lokasi layanan keliling seperti di TMP Kalibata untuk verifikasi dan pencetakan,” jelasnya. Dengan hadirnya SKCK Online Keliling, Polda Metro Jaya berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan kepolisian yang cepat, efisien, dan transparan. Program ini sejalan dengan semangat Polri Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan—menuju pelayanan kepolisian yang modern, humanis, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. (Agung)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Direktorat Samapta Polda Metro Jaya menggelar kegiatan himbauan kamtibmas di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WIB itu dipimpin PS Kasubbag Anev Ditsamapta Polda Metro Jaya, AKP Endro Sukamto, S.H. Himbauan ini merupakan bagian dari Operasi Sikat Jaya 2025, yang berlangsung pada 24 November hingga 8 Desember 2025. Personel Satgas II Preventif turun langsung ke pusat keramaian untuk mengingatkan masyarakat, pedagang, hingga pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan selama operasi berlangsung. Sasaran operasi mencakup berbagai kejahatan jalanan, seperti curat, curas, curanmor, premanisme, prostitusi, dan perjudian. Warga juga diminta segera melapor bila menemukan situasi mencurigakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas. “Kami mengajak masyarakat menjaga situasi tetap kondusif dan mendukung jalannya Operasi Sikat Jaya 2025 agar hasilnya bisa dirasakan langsung,” ujar AKP Endro. Ditsamapta PMJ menyebut langkah ini sejalan dengan program Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, “Jaga Jakarta+”, yang menekankan empat pilar: Jaga Lingkungan, Jaga Warga, Jaga Amanah, dan Jaga Aturan. Program ini diharapkan memperkuat sinergi Polri–masyarakat dalam menjaga Jakarta tetap aman dan tertib. (Agung)

Kota Bekasi, Bidik-kasusnews.com – Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, S.I.K., M.S.i., menunjukkan aksi cepat tanggap kemanusiaan dengan menolong korban kecelakaan lalu lintas. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (25/11/2025), sekitar pukul 06.00 WIB, di Jalan Poros Transyogi, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kompol Gefri Agitia, yang saat itu sedang bersiaga untuk kegiatan Apel Kasatwil, menemukan terjadinya kecelakaan serius antara Truk Tronton bernomor polisi B 9059 UEU dengan seorang pengendara sepeda ontel. Melihat kondisi darurat di lokasi kejadian, Kompol Gefri Agitia segera memberikan pertolongan pertama dan memastikan korban segera mendapatkan penanganan medis. “Korban kecelakaan telah kami larikan ke RS Hermina Mekarsari Cileungsi untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Kompol Gefri Agitia. Saat ini, penanganan perkara kecelakaan tersebut telah diserahkan dan diproses lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polres Bogor, yang merupakan wilayah hukum lokasi kejadian. (Agung)

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebagai wujud pelayanan humanis kepada masyarakat pesisir, Satuan Polairud Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menggelar Poli Klinik Terapung di perairan Sungai Kali Nagara, Desa Babirik, Kecamatan Babirik, Selasa (25/11/2025). Program ini merupakan upaya kepolisian memberikan akses layanan kesehatan bagi warga yang tinggal di kawasan yang sulit dijangkau fasilitas medis darat. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 12.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres HSU bersama personel Sat Polairud serta tenaga medis dari Si Dokkes Polres HSU. Tim bertolak ke lokasi menggunakan armada perairan Polairud, kemudian berkoordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat setempat sebelum memulai pelayanan. Setibanya di pemukiman pesisir, tim kesehatan langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dasar bagi warga, meliputi: pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kondisi kesehatan umum, konsultasi medis, serta pemberian obat-obatan ringan sesuai keluhan warga. Selain layanan medis, personel Polairud juga memberikan edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan sehari-hari, terutama di lingkungan bantaran sungai. Kasat Polairud Polres HSU menyampaikan bahwa Poli Klinik Terapung merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat perairan. “Program ini bertujuan mempermudah warga pesisir memperoleh layanan kesehatan dasar tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah perairan tetap mendapatkan hak pelayanan publik secara layak,” ujarnya. Warga Desa Babirik menyambut baik kegiatan ini dan memberikan apresiasi atas kepedulian Polairud yang dinilai sangat bermanfaat, terutama bagi lansia dan warga yang kesulitan menjangkau puskesmas. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga tuntas pada siang hari. Polres HSU memastikan program Poli Klinik Terapung akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah terpencil. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 25 November 2025 — Rutan Kelas IIB Jepara menerima bantuan buku dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi dan perluasan akses pengetahuan bagi para Warga Binaan. Bantuan tersebut langsung diserahkan kepada pihak Rutan dan diterima oleh jajaran petugas yang menangani program pembinaan. Buku-buku yang diberikan terdiri dari beragam kategori, mulai dari buku pengembangan diri, keterampilan, agama, hingga bacaan umum yang dapat menunjang kegiatan pembinaan. Seluruh koleksi baru ini akan segera ditata di ruang perpustakaan Rutan sehingga bisa digunakan oleh Warga Binaan dalam kegiatan membaca harian maupun program pembinaan kepribadian. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. “Bantuan buku ini sangat berarti bagi kami. Literasi adalah jendela perubahan, dan kami ingin memastikan Warga Binaan memiliki kesempatan untuk belajar, memperluas wawasan, serta membangun kembali kepercayaan diri melalui kegiatan positif,” ujarnya. Dengan hadirnya koleksi baru ini, diharapkan pelayanan perpustakaan Rutan Jepara semakin optimal serta mampu menjadi ruang edukatif yang mendorong terciptanya lingkungan pembinaan yang konstruktif dan manusiawi.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 25 November 2025 — Rutan Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan dengan menyelenggarakan pelatihan baca tulis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini dipandu oleh para peserta Magang Nasional yang tengah menjalani penugasan di Rutan Jepara, sebagai bagian dari kontribusi edukatif mereka dalam program pembinaan. Pelatihan dilaksanakan di ruang kegiatan pembinaan dengan metode interaktif, meliputi pengenalan huruf, membaca dasar, latihan menulis, serta penguatan kemampuan literasi sederhana. Para peserta magang memberikan pendampingan langsung, memastikan setiap warga binaan dapat mengikuti materi sesuai kemampuan masing-masing. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan para peserta magang dalam mendukung kegiatan edukasi tersebut. “Pelatihan baca tulis ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk memastikan setiap warga binaan mendapatkan hak pembinaan yang layak. Keterlibatan peserta magang sangat membantu dalam memperluas jangkauan pembinaan, khususnya pada aspek literasi yang menjadi modal penting bagi mereka setelah bebas nanti,” ujarnya. Renza menambahkan bahwa peningkatan kemampuan baca-tulis tidak hanya berdampak pada kecakapan individu, tetapi juga membantu memperkuat disiplin, rasa percaya diri, serta produktivitas WBP dalam berbagai kegiatan lain di dalam rutan. Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat luas bagi warga binaan sekaligus menjadi wadah praktik pembelajaran yang berharga bagi para peserta magang nasional. Dengan sinergi ini, Rutan Jepara terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih humanis, edukatif, dan berdaya guna.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 25 November 2025 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara mengikuti Zoom Meeting Pengarahan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan pada Selasa (25/11). Kegiatan ini digelar secara serentak oleh seluruh satuan kerja pemasyarakatan di Indonesia sebagai bentuk konsolidasi nasional untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan. Bertempat di ruang rapat Rutan Jepara, kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural, staf administrasi, serta perwakilan regu pengamanan. Pengarahan Dirjen Pemasyarakatan menitikberatkan pada peningkatan integritas, kepatuhan terhadap regulasi, profesionalisme, serta kemampuan satuan kerja dalam merespons tantangan pemasyarakatan yang terus berkembang. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyambut baik kegiatan ini dan menegaskan pentingnya menyerap seluruh arahan yang disampaikan. > “Penguatan dari Bapak Dirjen adalah pengingat bagi kita semua bahwa tugas pemasyarakatan tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Kita dituntut profesional, responsif, dan selalu menjaga integritas dalam setiap tindakan. Rutan Jepara berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas layanan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Renza. Setelah mengikuti pengarahan nasional tersebut, Rutan Jepara langsung melakukan evaluasi internal untuk memastikan pesan yang disampaikan dapat diterapkan dalam mekanisme kerja harian, khususnya dalam aspek keamanan, ketertiban, pembinaan, dan pelayanan publik. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara menegaskan kesiapan dan keseriusannya untuk terus beradaptasi, berbenah, dan memberikan pelayanan pemasyarakatan yang modern, akuntabel, serta sejalan dengan tata nilai PRIMA Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-Kasusnews.com Jepara –25-November-2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memberikan penjelasan resmi terkait kekhawatiran ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang terancam menerima gaji di bawah standar kehidupan layak akibat terbatasnya kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Bupati Jepara menegaskan bahwa pemerintah daerah memahami sepenuhnya keresahan tersebut, sekaligus memastikan berbagai langkah telah dan sedang diambil untuk menjaga kesejahteraan PPPK. Kondisi Fiskal Tertekan, PPPK Minta Kepastian Penghasilan Bupati Jepara mengakui bahwa tekanan fiskal menjadi penyebab utama belum terpenuhinya harapan PPPK terkait peningkatan penghasilan. Penurunan Transfer ke Daerah (TKD) serta meningkatnya belanja wajib dan belanja pegawai membuat ruang fiskal semakin sempit. “Kami memahami dan menghargai kekhawatiran teman-teman PPPK. Pemerintah daerah ingin PPPK mendapat penghasilan layak, namun saat ini kondisi fiskal belum memungkinkan. Jika situasi membaik, penyesuaian penghasilan tentu akan dipertimbangkan,” jelas Bupati kepada Bidik-kasusnews saat di konfirmasi via WhatsApp 25/11/2025. Kajian Keuangan Daerah Sudah Dilakukan Pemkab Jepara menegaskan bahwa kajian kemampuan keuangan daerah telah dilakukan secara menyeluruh. Kajian tersebut mempertimbangkan proyeksi pendapatan, komposisi belanja wajib, serta batas maksimal belanja pegawai sesuai regulasi dalam UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah. Jumlah PPPK di Jepara cukup besar—4.702 PPPK dan 1.816 PPPK paruh waktu—sehingga memerlukan analisis fiskal jangka panjang agar hak mereka tetap terjamin tanpa mengganggu keberlanjutan APBD. Langkah Konkret: Efisiensi Anggaran hingga Program ASN Berdaya Untuk mencegah penurunan kesejahteraan PPPK, pemerintah daerah menjalankan beberapa langkah strategis, di antaranya: Efisiensi belanja nonprioritas, seperti perjalanan dinas, rapat, dan kegiatan seremonial. Pengalihan anggaran dari kegiatan tidak mendesak untuk memperkuat belanja wajib. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi menambah ruang fiskal. Moratorium rekrutmen ASN agar jumlah pegawai sesuai kemampuan keuangan daerah. Kajian program ASN Berdaya, termasuk konsep ASN Menanam bekerja sama dengan Perumda Aneka Usaha, sebagai upaya tambahan peningkatan pendapatan ASN. Efisiensi APBD Tidak Ganggu Pelayanan Publik Bupati menegaskan bahwa efisiensi dan pergeseran anggaran dilakukan secara terukur, tanpa mengganggu pelayanan dasar dan target pembangunan daerah sesuai RPJMD. Fokus utama tetap pada pemenuhan belanja wajib dan kebutuhan masyarakat. Pemkab Intens Komunikasi dengan Pemerintah Pusat Tingginya beban belanja pegawai bukan hanya dialami Jepara, tetapi juga daerah lain dengan kemampuan fiskal rendah. Melalui forum APKASI, Pemkab Jepara secara aktif menyampaikan kondisi ini kepada Kementerian Keuangan, Kementerian PAN-RB, dan Kemendagri. Bupati juga menjelaskan bahwa Pemkab Jepara terus mengusulkan penambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dan dukungan fiskal tambahan. Namun, kebijakan pembatasan belanja pegawai membuat penambahan alokasi dana belum dapat langsung meningkatkan komponen penghasilan PPPK. Pesan Bupati: Tetap Profesional dan Fokus Melayani Di akhir penjelasannya, Bupati Jepara menyampaikan pesan untuk seluruh PPPK agar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meski situasi fiskal belum ideal. “Kami memahami betul kekhawatiran yang dirasakan. Namun kami berharap seluruh PPPK tetap profesional dan fokus menjalankan tugas. Dedikasi Anda adalah bagian penting dari kemajuan Kabupaten Jepara,” tambahnya.(Wely-jateng)

Bidik-kasusnews.com Jakarta, 25 November 2025 — Pimpinan Redaksi Bidik-kasusnews.com, Guswanto, menyampaikan penghormatan dan apresiasi mendalam kepada seluruh guru di Indonesia dalam momentum peringatan Hari Guru Nasional sekaligus Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Ucapan tersebut disampaikan langsung dari kantor redaksi yang beralamat di Jl. Percetakan Negara IX RT 005/RW 004, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dalam keterangannya, Guswanto menegaskan bahwa profesi guru memiliki peran strategis dalam membangun peradaban bangsa, terutama di era digital yang penuh dengan tantangan baru. Perubahan zaman yang cepat membuat tugas guru semakin luas, bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga pembentuk karakter dan pendamping perkembangan siswa. > “Guru adalah pondasi bangsa. Mereka bekerja dengan ketulusan dan penuh dedikasi di tengah tantangan zaman yang terus berubah. Di Hari Guru Nasional ini, kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua guru di Indonesia,” ujar Guswanto. Ia juga menekankan bahwa peringatan HUT ke-80 PGRI menjadi momentum penting untuk mengingat kembali perjuangan panjang para pendidik serta organisasi guru dalam memperjuangkan mutu dan kesejahteraan pendidikan. Selain itu, Guswanto menyerukan agar seluruh pihak — mulai dari pemerintah, masyarakat hingga lembaga pendidikan — semakin memperhatikan kebutuhan guru dan memberikan ruang bagi mereka untuk terus berkembang. > “Apresiasi kepada guru tidak boleh hanya saat peringatan Hari Guru. Kita semua wajib ikut serta mendukung peningkatan kesejahteraan dan kualitas mereka. Tanpa guru, cita-cita memajukan bangsa tidak mungkin terwujud,” tegasnya. Pimpinan Redaksi Bidik-kasusnews.com itu menutup pesannya dengan harapan agar momentum peringatan ini menjadi penyemangat bagi para guru dalam mengemban tugas mulia mencerdaskan anak bangsa.(Wely)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat wilayah kembali ditunjukkan Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT). Melalui Babinsa Kelurahan Tanjung Baru, Sertu Abdurrahman, kegiatan monitoring dan pendampingan penanaman padi pada Musim Tanam I (MT I) Tahun 2025 dilaksanakan secara berkelanjutan. Agenda terbaru berlangsung pada Senin (24/11/2025) di area persawahan Jalan P. Sebuku, Gang Bintara, Kelurahan Tanjung Baru, Kecamatan Kedamaian. Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan nyata TNI AD, khususnya Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, terhadap program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas petani diharapkan dapat memastikan proses budidaya berjalan optimal sekaligus memotivasi para petani dalam meningkatkan hasil produksi. Progres Penanaman Capai 3,23 Hektare Berdasarkan data lapangan, total luas area sawah di wilayah binaan tersebut mencapai 16 hektare (Ha). Seluruh lahan telah selesai digarap dan dibajak secara bertahap hingga 1 November 2025. Hingga hari pelaksanaan monitoring, progres penanaman padi telah mencapai 3,23 Ha. Beberapa petani yang telah menanam antara lain: Yatiman Marjuni Samirin M. Sidik Ujang Parwoto, yang pada hari tersebut melakukan penanaman seluas 0,5 Ha Para petani menggunakan benih unggul varietas Ciherang dan Mutiara, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan tahan terhadap sejumlah hama penyakit. Kolaborasi TNI dan Penyuluh Pertanian Kegiatan pendampingan tidak hanya dilakukan Babinsa, tetapi turut didampingi oleh Riawan, S.Pt, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kedamaian. Melalui sinergi ini, petani mendapatkan arahan teknis mengenai pola tanam, pemupukan, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman. Kolaborasi antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan masyarakat petani menjadi faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dan mendukung swasembada beras di wilayah Bandar Lampung. Babinsa Siap Kawal Hingga Masa Panen Sertu Abdurrahman menegaskan komitmennya untuk terus hadir di lapangan sebagai motivator sekaligus problem solver bagi para petani. “Dengan semangat pantang menyerah dan selalu gembira dalam tugas, kami siap mendampingi petani dari pengolahan lahan hingga masa panen,” ujarnya. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa program ketahanan pangan tidak hanya berjalan di tingkat pusat, tetapi juga diperkuat hingga akar rumput melalui keterlibatan TNI AD bersama instansi pertanian dan masyarakat. (Agus)