Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Minggu 15 Februari 2026, Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia Prov. Kalbar Sdr. Syafarahman beserta keluarga besar AKPERSI menyatakan dukungan penuhnya terhadap keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi dan perundang-undangan yang berlaku. Dalam kegiatan ngopi solidaritas yang diadakan oleh AKPERSI Kalbar mengangkat tema “Dukung Moral Untuk Polri Yang Presisi” dihadiri oleh sejumlah insan pers di bawah naungan AKPERSI Kalbar, dalam penyampaiannya Sdr. Syafarahman menyampaikan bahwa kedudukan Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan bentuk kejelasan struktur dalam sistem pemerintahan presidensial. “Sebagai bagian dari cabang eksekutif, Polri bertanggung jawab kepada Presiden sebagai kepala pemerintahan, sehingga garis komando dan akuntabilitas politik menjadi jelas. Penempatan Polri di bawah kementerian justru akan menciptakan tumpang tindih kewenangan, mengaburkan garis komando, serta berpotensi menurunkan independensi Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat,” tutur Syafarahman. Bagi Syafarahman, sebagai organisasi yang menjadi bagian dari elemen masyarakat sipil, AKPERSI Kalbar memandang bahwa profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas adalah fondasi utama dalam hubungan pers dan kepolisian. Oleh karena itu, dirinya mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama dukung penguatan institusi Polri sebagai lembaga sipil yang profesional dan tetap berada dalam struktur yang menjamin kejelasan komando serta akuntabilitas demokratis. Diakhir kegiatan ngopi solidaritas AKPERSI Kalbar, Syafarahman selaku Ketua DPD AKPERSI berserta keluarga besar AKPERSI Kalbar menyampaikan pernyataan sikap, diantaranya: PERNYATAAN SIKAP ASOSIASI KELUARGA PERS INDONESIA PROVINSI KALIMANTAN BARAT Saya Safarahman, selaku Ketua DPD AKPERSI dan keluarga besar Asosiasi Keluarga Pers Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, mendukungan Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia sebagaimana diatur dalam sistem ketatanegaraan yang berlaku. Sebagai organisasi yang lahir dari semangat kebebasan pers dan tanggung jawab sosial, kami memandang bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang terjaga, akan memastikan insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik secara aman, independen, dan profesional. Kami meyakini bahwa tantangan keamanan ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika sosial, perkembangan teknologi informasi, hingga potensi gangguan terhadap persatuan bangsa. Dalam situasi tersebut, diperlukan struktur kelembagaan yang solid dan tidak terfragmentasi. Menjaga Polri tetap berada di bawah Presiden adalah langkah strategis untuk memastikan efektivitas pengambilan keputusan dan respons cepat terhadap berbagai situasi darurat. Kami, Asosiasi Keluarga Pers Indonesia Provinsi Kalimantan Barat juga menegaskan bahwa dukungan ini tidak mengurangi pentingnya pengawasan, transparansi, dan profesionalisme di tubuh Polri. Sebaliknya, kami mendorong penguatan reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta perlindungan terhadap kebebasan pers dan hak asasi manusia. Dengan semangat menjaga demokrasi, stabilitas, dan kepastian hukum, kami menyatakan dukungan agar Polri tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia demi kepentingan bangsa dan negara. /Sumber:Akpersi Kalbar/ Wartawan Si juli
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Jepara resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2025–2026 pada Minggu, 15 Februari 2026. Prosesi pelantikan di Ruang Sekda jepara, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai dimulainya kepengurusan baru dalam melanjutkan roda organisasi. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Jepara, perwakilan Polres Jepara, perwakilan Kodim 0719/Jepara, Sofyan Hadi dari Klik Hukum, serta Presidium Majelis Daerah KAHMI Jepara bersama jajaran Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI),ULUL AUFA. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara kader, alumni, serta unsur pemerintah dan aparat penegak hukum di Kabupaten Jepara. Susunan Pengurus Masa Bakti 2025–2026 Adapun susunan pengurus yang dilantik adalah sebagai berikut: Ketua Umum: Ayu Widiyati Ketua Bidang PPPA: Chika Anggraini Ketua Bidang PTKP: M. Alflansyah Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan: Imroatul Asmah Ketua Bidang Ilmu Kependidikan: Muhammad Fatikhin Sekretaris Umum: Ansor Nurul Hilal Wakil Sekretaris Umum: Bidang PPPA: Harun Safrudin Bidang PTKP: Rukhoyyah Selviana Bidang Pemberdayaan Perempuan: Khofi Syarif Hidayat Bidang Ilmu Kependidikan: Ahmad Mufit Bendahara Umum: Siti Rohmah Departemen: Bidang PPPA: Kosong Bidang PTKP: Ahmad Najibullah Amir Bidang Pemberdayaan Perempuan: Asri Putro Prihandi Bidang Ilmu Kependidikan: Fitri Nur Aini Komitmen Bersama untuk Kemajuan Organisasi Dalam sambutannya, Ketua Umum Ayu Widiyati menegaskan bahwa HMI Jepara adalah rumah bersama bagi seluruh kader.“Organisasi ini bukan hanya organisasi saya, tetapi organisasi kita, rumah kita, tempat belajar, berkembang, dan berproses. Saya berdiri di sini karena kerja keras teman-teman,” ujarnya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Majelis dan para alumni yang selama ini membimbing kader-kader HMI Jepara, termasuk dukungan dari HMI Kudus dalam proses pembinaan dan penguatan organisasi. Menurutnya, HMI Jepara tidak akan berkembang jika berjalan sendiri. Soliditas, rasa tanggung jawab, dan gerak bersama menjadi kunci utama dalam membesarkan organisasi. “HMI Jepara tidak bisa berkembang jika hanya satu tangan. HMI bisa besar jika kader-kadernya memiliki tanggung jawab dan bergerak bersama-sama,” tegasnya. Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan HMI Jepara semakin aktif dalam mencetak kader-kader intelektual yang berintegritas, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Jepara.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Minggu (15/02/2026) pukul 13.00 WIB, Ketua Harian DPC Squad Nusantara Jepara, Bapak Wawan, menyambangi anggota Squad Nusantara Ranting PAC Donorojo dalam agenda konsolidasi dan ramah tamah. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Ketua Ranting PAC Donorojo, Bapak Safik, yang beralamat di RT 03 RW 01 Desa Banyumanis, Dukuh Juwet, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara. Kehadiran Ketua Harian DPC disambut langsung oleh Ketua Ranting beserta jajaran anggota dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Wawan menyampaikan bahwa agenda konsolidasi ini bertujuan untuk memperkuat seduluran (persaudaraan), menjaga kekompakan, serta mempererat soliditas antaranggota di tingkat ranting. Ia menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kebersamaan sebagai pondasi utama organisasi. “Semoga seluruh anggota Ranting Donorojo selalu aktif bersosial, menjaga seduluran, serta tetap kompak dan solid dalam setiap kegiatan,” pesannya. Sementara itu, Ketua Ranting PAC Donorojo, Bapak Safik, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari Ketua Harian DPC. Ia berharap sinergi antara DPC dan ranting semakin kuat sehingga mampu membawa dampak positif bagi anggota maupun masyarakat sekitar. Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan, diakhiri dengan diskusi ringan serta komitmen bersama untuk terus menjaga kekompakan dan soliditas organisasi di wilayah Donorojo, Kabupaten Jepara. (Wely)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., menghadiri kegiatan penaburan bibit ikan koi yang digelar di objek wisata Situ Cipanten, Kabupaten Majalengka, pada Minggu (15/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan potensi wisata daerah. Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan tamu undangan, di antaranya artis nasional Irfan Hakim, Panji Sang Petualang, Adi Syahreza, serta Hartono Soekwanto. Kehadiran para tokoh ini menambah semarak kegiatan yang disambut antusias oleh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, AKBP Rita Suwadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penaburan bibit ikan koi sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem perairan. Ia menegaskan bahwa Polri mendukung penuh setiap kegiatan positif yang bertujuan menjaga kelestarian alam serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Majalengka. “Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memperindah kawasan wisata, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga dan merawat lingkungan. Situ Cipanten merupakan salah satu destinasi unggulan Majalengka yang harus kita jaga bersama,” ujarnya. Sementara itu, Irfan Hakim mengungkapkan rasa kagumnya terhadap keindahan alam Situ Cipanten. Ia berharap penaburan bibit ikan koi ini dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Kegiatan penaburan bibit ikan koi berlangsung dengan penuh kebersamaan. Para tamu undangan bersama masyarakat secara simbolis menaburkan bibit ikan ke perairan Situ Cipanten, disaksikan oleh ratusan warga yang hadir. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Situ Cipanten semakin dikenal luas sebagai destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan kepedulian terhadap lingkungan. (Asep Rusliman)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Ranting Pecangaan menggelar kegiatan rutinan bulanan pada Sabtu malam Minggu, 14 Februari 2026. Acara yang menjadi momentum closing sebelum memasuki bulan Ramadan ini dilaksanakan di basecamp Ketua Amir Yahya, yang beralamat di Desa Krasak RT 02 RW 05, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Kegiatan dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban serta kekeluargaan. Para anggota dan simpatisan ranting hadir untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melakukan konsolidasi organisasi menjelang bulan suci Ramadan. Ketua Ranting Pecangaan, Amir Yahya, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga soliditas dan kebersamaan antaranggota. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. “Rutinan ini bukan hanya ajang kumpul biasa, tetapi juga wadah untuk memperkuat komitmen kebersamaan dan menyatukan langkah dalam setiap kegiatan ke depan,” ujarnya. Selain agenda silaturahmi dan evaluasi program, kegiatan juga diisi dengan doa bersama agar seluruh anggota diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta keberkahan dalam menjalankan ibadah Ramadan. Dengan terselenggaranya acara closing ini, diharapkan seluruh anggota Ranting Pecangaan semakin solid dan siap menyambut Ramadan dengan semangat kebersamaan dan kekompakan. (Wely)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berlibur, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan patroli pengamanan di kawasan objek wisata Situs Candi Agung Amuntai, Minggu (15/02/2026) sekitar pukul 10.30 WITA. Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kasikum Polres HSU, AKP Didik S., bersama sejumlah personel kepolisian. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan situasi keamanan sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada para pengunjung dan pengelola kawasan wisata. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada akhir pekan ketika jumlah pengunjung meningkat. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi wisata juga bertujuan memberikan rasa aman serta memastikan aktivitas masyarakat berlangsung tertib. AKP Didik menyampaikan bahwa patroli rutin menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya di titik-titik yang menjadi pusat keramaian publik. Menurutnya, pengamanan objek wisata penting dilakukan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap gangguan keamanan. Selain pemantauan situasi, personel juga mengingatkan pengunjung untuk tetap menjaga ketertiban, memperhatikan keselamatan pribadi, serta mematuhi aturan yang berlaku di area wisata. Dari hasil patroli, situasi di kawasan Situs Candi Agung Amuntai terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Polres HSU berharap sinergi antara petugas dan masyarakat dapat terus terjaga guna menciptakan lingkungan wisata yang nyaman dan aman bagi semua pengunjung. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-15-Febuari-2026-Penanganan kasus dugaan penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, terus berlanjut. Aparat kepolisian telah memeriksa para pengadu dan saksi guna mendalami peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Minggu malam, 1 Februari 2026. Korban utama, Nurwandim, sebelumnya melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut melalui kuasa hukumnya, Sofyan Hadi, S.H.I., C.LSC., C.ME., C.PML. Laporan itu tercatat dengan nomor Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi (STPLP) Nomor 92/II/2026. Peristiwa diduga terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di pertigaan Jalan Kali Gede, Desa Kecapi. Dalam kejadian tersebut, pelaku diperkirakan berjumlah sekitar sepuluh orang. Selain Nurwandim, dua korban lain juga telah resmi melapor, sementara beberapa korban lainnya masih belum bersedia memberikan keterangan. Saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Minggu (15/2/2026), kuasa hukum korban menyampaikan bahwa seluruh pengadu dan saksi telah diperiksa oleh penyidik. “Semua korban atau pengadu dan saksi sudah diperiksa. Terakhir saksi diperiksa pada Kamis, 12 Februari 2026. Saat ini perkara masih dalam tahap penyelidikan (lidik),” ujarnya. Karena masih dalam tahap lidik, lanjutnya, status para pihak saat ini masih sebagai pengadu dan teradu. Pihak kuasa hukum berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, objektif, dan transparan dalam mengungkap fakta kejadian tersebut. Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih terus berjalan dan kepolisian masih mengumpulkan keterangan serta alat bukti untuk memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi. (Wely)
Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com– Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, secara resmi meluncurkan Gerakan Bersih Musala se-Jakarta Timur di Musala Lantabur, Jalan Menteng Niaga RW 01, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jumat (13/2/2026). Peluncuran gerakan ini turut dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin serta Ketua Forum Betawi Rempug, KH. Lutfi Hakim. Gerakan bersih-bersih musala yang diinisiasi KAHMI Kota Jakarta Timur bertujuan menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan musala, sehingga memberikan kenyamanan bagi jamaah dalam beribadah, khususnya menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Dalam sambutannya, Ali Maulana Hakim mengapresiasi inisiatif masyarakat yang menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan ini merupakan langkah positif karena lahir dari kepedulian masyarakat, bukan semata-mata program pemerintah. “Baru saja tadi kami buka dan canangkan satu gerakan mulia, yakni gerakan bersih-bersih musala, terutama untuk se-Jakarta Timur. Ini kegiatan yang sangat diapresiasi oleh Pak Gubernur, karena kegiatan baik ini diinisiasi bukan oleh pemerintah, melainkan oleh masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, keterlibatan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menunjukkan peran strategis generasi muda dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Gerakan ini diharapkan dapat melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar berkelanjutan, tidak hanya membersihkan musala, tetapi juga masjid dan tempat ibadah lainnya. Lebih lanjut, Ali menekankan bahwa kebersihan tempat ibadah harus diiringi penguatan kegiatan keagamaan. Setelah musala bersih dan nyaman, masyarakat—khususnya generasi muda—diharapkan semakin gemar memakmurkannya dengan berbagai aktivitas ibadah. “Setelah bersih-bersih ini, harus menumbuhkan kesenangan ke musala. Lalu kita isi dengan ibadah-ibadah lain. Dengan ibadah yang hidup, dampaknya positif dan dapat menjauhkan anak-anak muda dari hal-hal negatif seperti tawuran,” ungkapnya. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Ali, siap mendukung dan mengajak seluruh pemangku kepentingan agar gerakan ini berkembang menjadi gerakan bersama dalam menjaga kebersihan serta memakmurkan masjid dan musala di Jakarta Timur. “Diharapkan tercipta lingkungan ibadah yang bersih, nyaman, serta mampu memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas masyarakat Jakarta Timur menjelang Ramadan,” pungkasnya. (Heri)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat kemanunggalan aparat teritorial bersama masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan gotong royong bertajuk Grebek Grenase yang digelar pada Sabtu (14/02/2026) pagi di Jalan Tunas Kelapa Dua, Kampung Cidadap RT 04 RW 02, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Campang Jaya, Serka Agus Triawan dari Koramil 410-01/PJG, sebagai bagian dari upaya nyata menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi banjir di musim penghujan. Menurut Serka Agus Triawan, kegiatan gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial antara aparat dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebersamaan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi warga. Fokus utama kegiatan diarahkan pada normalisasi saluran air atau drainase yang selama ini rawan tersumbat. Warga bersama aparat membersihkan rumput liar, mengangkat tumpukan sampah dan daun kering, memangkas ranting pohon yang menutup aliran air, hingga membuka gorong-gorong yang mengalami penyumbatan. Langkah tersebut dinilai penting karena saluran air yang tidak berfungsi optimal kerap menjadi penyebab genangan hingga banjir di kawasan permukiman, terutama saat intensitas hujan meningkat. Kegiatan ini juga dihadiri unsur pemerintah wilayah, mulai dari Camat Sukabumi, Lurah Campang Jaya, para kepala lingkungan, ketua RT, personel Linmas, hingga masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam menjaga lingkungan. Salah satu Ketua RT setempat mengaku kehadiran Babinsa mampu memotivasi warga untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun membuat masyarakat semakin peduli menjaga kebersihan saluran air secara berkelanjutan. Kegiatan berlangsung selama sekitar dua jam dan berakhir pada pukul 09.30 WIB dalam suasana tertib, aman, dan penuh keakraban. Dengan bersihnya drainase di kawasan tersebut, diharapkan risiko banjir dapat diminimalisir sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, peran aparat kewilayahan diharapkan terus menjadi penggerak semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang tetap relevan dalam menghadapi tantangan lingkungan perkotaan. (Agus)
HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM– Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Induk Amuntai, Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadhan dan Idul Fitri. Sidak dipimpin oleh Kasatgas Pangan Kabupaten HSU AKP Teguh Kuatman bersama tim dari Bapanas dengan menyasar sejumlah toko dan pedagang yang menjual komoditas strategis seperti minyak goreng Minyakita, bawang merah, bawang putih, daging sapi, ayam, telur, dan cabai. Pemeriksaan dilakukan secara langsung dan menyeluruh. Petugas melakukan pengecekan terhadap ketersediaan stok, kualitas barang, serta kesesuaian harga jual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Langkah ini bertujuan memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar di tingkat pedagang. Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi pasar terpantau relatif aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kelangkaan bahan pokok maupun lonjakan harga yang signifikan. Stok sejumlah komoditas utama juga masih dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat. Selain melakukan pengecekan, tim Satgas Saber Pangan juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pedagang agar tidak menjual bahan pokok di atas HET. Edukasi tersebut disampaikan sebagai bentuk upaya preventif guna menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat, khususnya menjelang bulan Ramadhan yang identik dengan peningkatan konsumsi. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan stabilitas pangan tetap terjaga. “Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring dan pengawasan agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga. Tujuannya agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang,” ujarnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Bapanas, dan kepolisian merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pengawasan tidak hanya dilakukan di pasar induk, tetapi juga akan menyasar distributor serta jalur distribusi untuk memastikan pasokan tetap lancar. Para pedagang menyambut baik kegiatan sidak tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Mereka berharap distribusi bahan pokok tetap lancar sehingga harga dapat terus stabil hingga Idul Fitri mendatang. Melalui kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas dan stabilitas pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara tetap aman dan kondusif, serta kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 H dapat terpenuhi dengan baik. (Red)