JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-17-Maret-2026- Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara terus berbenah guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar simulasi terpadu layanan kunjungan, sebagai bentuk kesiapan menghadapi lonjakan pengunjung saat hari raya. Kegiatan ini melibatkan petugas internal serta peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Simulasi difokuskan pada penyempurnaan alur layanan kunjungan, sekaligus memastikan standar keamanan tetap terjaga tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Jepara, Bachtiar Oktaffiandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mengantisipasi kepadatan saat momen lebaran. Ia menegaskan bahwa kesiapan petugas dan kejelasan alur layanan menjadi kunci utama dalam memberikan pengalaman kunjungan yang tertib dan aman. “Momentum Idulfitri identik dengan meningkatnya kunjungan keluarga warga binaan. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh proses berjalan sistematis, mulai dari kedatangan hingga kepulangan pengunjung,” jelasnya. Dalam simulasi tersebut, setiap tahapan diuji secara rinci. Pengaturan kendaraan di area parkir menjadi perhatian awal untuk mencegah kemacetan. Selanjutnya, sistem antrean diterapkan agar alur masuk pengunjung lebih tertib dan terkontrol. Di ruang tunggu, petugas memberikan edukasi singkat terkait prosedur kunjungan serta aturan yang harus dipatuhi. Proses pendaftaran juga diperketat melalui verifikasi identitas guna menjamin keamanan dan ketertiban. Setelah itu, pengunjung menjalani pemeriksaan sebagai langkah preventif terhadap barang terlarang. Setelah seluruh tahapan dilalui, pengunjung dapat bertemu dengan warga binaan di area yang telah ditentukan dengan pengawasan petugas. Sementara itu, jalur keluar diatur terpisah untuk menjaga kelancaran arus pengunjung. Melalui simulasi ini, Rutan Jepara menunjukkan komitmen dalam menghadirkan layanan kunjungan yang profesional, humanis, dan aman. Diharapkan, suasana hangat kebersamaan di hari raya tetap dapat dirasakan tanpa mengesampingkan aspek ketertiban dan keamanan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA (17/3/2025)– Bulan suci Ramadan tidak menyurutkan semangat produktivitas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Memasuki pertengahan bulan puasa, sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tetap aktif mengelola area branggang sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan mandiri, Selasa (17/03/2026). Di bawah terik matahari pagi, para WBP dengan telaten melakukan pembersihan gulma agar nutrisi tanah tetap terjaga untuk tanaman inti. Tak hanya itu, rutinitas penyiraman tanaman kemangi juga dilakukan guna memastikan sayuran aromatik tersebut tetap segar dan tidak layu selama musim tanam di bulan puasa ini. Puncak kegiatan hari ini ditandai dengan pemanenan terong yang sudah siap petik. Terong-terong berkualitas ini merupakan hasil kerja keras WBP dalam memanfaatkan lahan terbatas di area branggang. Hasil panen ini diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan di lingkungan Rutan, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian tetap berjalan optimal meski dalam kondisi berpuasa. Seluruh rangkaian kegiatan pemeliharaan ini berada di bawah pengawasan ketat peserta magang posisi Pembina Kemandirian. “Meskipun sedang menjalankan ibadah puasa, pembinaan kemandirian tidak boleh berhenti. Kegiatan di area branggang ini justru menjadi sarana bagi WBP untuk tetap aktif dan produktif, sekaligus berkontribusi nyata pada ketahanan pangan Rutan Jepara,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Jepara. Melalui optimalisasi lahan branggang ini, Rutan Kelas IIB Jepara terus membuktikan bahwa keterbatasan ruang dan kondisi fisik saat berpuasa bukan menjadi penghalang untuk menciptakan inovasi hijau yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat luas. (Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara
BIDIK-KASUSNEWS.COM Amuntai – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kelayakan kendaraan angkutan, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Dinas Perhubungan Kabupaten HSU melaksanakan kegiatan ramp check terhadap kendaraan angkutan orang maupun barang, Selasa (17/03/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut berlangsung di Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Muara Tapus, Kecamatan Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Ramp check ini menyasar kendaraan angkutan umum seperti bus, travel, angkutan kota (angkot), serta kendaraan angkutan barang yang beroperasi di wilayah tersebut. Kegiatan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd, didampingi KBO Sat Lantas IPDA Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A, bersama Kasi Angkutan dan Terminal Dishub HSU Faisal Rahman, S.Kom, personel Sat Lantas, serta petugas Pos Pelayanan. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi, kondisi teknis kendaraan seperti rem, lampu, ban, dan kemudi, serta ketersediaan perlengkapan keselamatan seperti APAR, kotak P3K, dan palu pemecah kaca. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan pengemudi yang didampingi oleh tim kesehatan dari Polres HSU dan Dinas Kesehatan Kabupaten HSU guna memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima saat berkendara. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi dalam kondisi laik jalan dan memenuhi persyaratan teknis maupun administrasi, sekaligus meningkatkan kesadaran serta disiplin pengemudi dalam mematuhi peraturan lalu lintas. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ramp check ini merupakan langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh kendaraan angkutan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan dan aman digunakan. Ini merupakan upaya kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergitas antara Polres HSU dan Dinas Perhubungan menjadi kunci dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polres HSU. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), serta menurunnya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta Utara – Kegiatan mudik gratis bagi Keluarga Besar Sopir Indonesia Perjuangan (KB-SI.P) pada libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Sebelum dilakukan pemberangkatan Mudik, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan cek urine kepada semua sopir yang mengemudikan Bis Mudik Gratis sebagai untuk menjamin keselamatan pemudik. Disamping itu Satuan Lalu Lintas (Satlantas) juga mengecek kelengkapan kendaraan Bis yang akan dipakai untuk Mudik Gratis serta kelengkapan surat pengemudi dan kendaraan serta kadar alkohol pada semua sopir. Satuan Bimbingan Masyarakat (Satbinmas) juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada sopir bis agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas, jaga laju kecepatannya jangan ngebut, bila ada gangguan kamtibmas agar menghubungi layanan darurat Polri telphone 110 bebas pulsa dan siaga selama 24 jam. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Mudik Gratis Bersama Pelindo Group tahun 2026 yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh fasilitas mudik yang aman dan terjangkau. Pemberangkatan dilaksanakan di depan Masjid Khodamutaqwa PT. Pelindo Regional 2 Tanjung Priok. Sebanyak 300 pemudik diberangkatkan menggunakan enam unit bus menuju berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Adapun tujuan keberangkatan bus tersebut meliputi beberapa kota dan kabupaten, di antaranya Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Brebes, Jatibarang, Pagerbarang, Slawi, Bumiayu, Purwokerto, Kebumen, Purworejo, serta sejumlah wilayah di Jawa Timur seperti Ngawi, Nganjuk, Kediri, Blitar, Wonogiri, Ponorogo, dan Trenggalek. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Executive General Manager (EGM) PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Saputra, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., Senior Manager Komersial PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Candra, serta Ketua Keluarga Besar Sopir Indonesia Perjuangan (KB-SI.P) Nuratmo. Dalam sambutannya, EGM PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Saputra menyampaikan harapannya agar program mudik bersama tersebut dapat memberikan manfaat bagi para anggota komunitas sopir yang mengikuti kegiatan tersebut. “Kami berharap kegiatan mudik bareng ini dapat memberikan manfaat bagi rekan-rekan yang tergabung dalam KB-SI.P. Kami juga berharap para pemudik dapat menikmati perjalanan dan sampai ke tujuan dengan selamat. Meskipun kegiatan ini mungkin belum sepenuhnya sempurna, kami berharap kolaborasi yang baik dapat terus terjalin untuk bersama-sama menjaga Pelabuhan Tanjung Priok sebagai salah satu penggerak ekonomi Indonesia,” ujarnya. Sebelum keberangkatan, para pemudik terlebih dahulu melakukan registrasi dan memasuki bus sesuai dengan nomor bus serta tiket yang telah dibagikan oleh panitia. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan urine terhadap para sopir dan koordinator bus sebagai langkah memastikan keselamatan perjalanan. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan sebelum akhirnya seluruh armada bus diberangkatkan secara simbolis dengan menekan tombol pemberangkatan. Selama kegiatan berlangsung, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menerjunkan 33 personel pengamanan yang dipimpin oleh Kasatsamapta AKP Aries Arianto, S.H. Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib. Program mudik gratis ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu kebutuhan transportasi saat musim mudik Lebaran. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dengan memusnahkan puluhan kilogram barang bukti hasil pengungkapan sejumlah kasus besar, Selasa (17/3/2026). Pemusnahan dilakukan di Lapangan Parkir BNN, Cawang, Jakarta Timur, dengan total barang bukti mencapai 34.211,96 gram. Rinciannya meliputi sabu seberat 27.729,86 gram, ekstasi 1.829 gram atau 3.916 butir, mephedrone padatan 643,6 gram, mephedrone cair 7.247 mililiter, serta berbagai prekursor dan bahan kimia lainnya dalam jumlah signifikan. Sebagian besar barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan jaringan narkotika melalui jalur udara, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta. Dalam operasi gabungan bersama Bea dan Cukai serta petugas bandara, aparat berhasil mengamankan sedikitnya 11 pelaku yang berperan sebagai kurir lintas wilayah, dengan tujuan distribusi ke kawasan Indonesia timur seperti Lombok dan Sulawesi. Tak hanya itu, BNN juga berhasil membongkar praktik clandestine laboratory atau laboratorium ilegal pembuatan narkotika di wilayah Gianyar, Bali. Laboratorium tersebut dikendalikan oleh dua warga negara asing asal Rusia yang diduga memproduksi narkotika sintetis jenis mephedrone. Pengungkapan ini menjadi salah satu operasi besar yang mencerminkan semakin kompleksnya modus operandi jaringan narkotika internasional yang menyasar Indonesia. Mulai dari penyelundupan melalui bandara hingga produksi mandiri di dalam negeri, seluruh pola tersebut terus diantisipasi aparat melalui strategi pencegahan dan penindakan. Dalam rangkaian pengungkapan kasus, BNN mencatat sedikitnya sembilan laporan kasus narkotika dengan total 13 tersangka. Para pelaku menggunakan berbagai modus, mulai dari menyembunyikan sabu dalam koper, pakaian, hingga pengiriman paket dengan identitas palsu. Beberapa di antaranya dikendalikan oleh jaringan internasional dan buronan yang masih dalam pengejaran. BNN menegaskan bahwa langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memerangi narkoba serta melindungi masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika. Selain penindakan, BNN juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pencegahan. Mulai dari menjaga lingkungan keluarga, mendukung edukasi anti-narkoba, hingga melaporkan aktivitas mencurigakan melalui kanal resmi seperti Call Center 184. “Perang melawan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dengan sinergi yang kuat, cita-cita Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) dapat terwujud,” demikian imbauan BNN. Pemusnahan barang bukti ini sekaligus menjadi pesan tegas bahwa negara tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika, baik yang masuk melalui jalur internasional maupun yang diproduksi di dalam negeri. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM DENPASAR – Prajurit TNI Angkatan Darat, Prajurit Dua (Prada) Nawawi M.M. Latifullah berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional ke-2 bagi personel militer yang digelar di Air Defense College, Kota Misrata, Libya, Jumat (13/3/2026). Prajurit dari Yonif TP 834/Wakanga Mere, Brigif 21/Komodo, Kodam IX/Udayana tersebut tampil pada kategori hafalan 30 juz dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga ditetapkan sebagai juara pertama dalam kompetisi hafalan Al-Qur’an tingkat militer internasional tersebut. Ajang yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Libya itu berlangsung selama enam hari, 17–23 Ramadan 1447 H (7–13 Maret 2026), dan diikuti lebih dari 50 prajurit militer dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Mauritania, serta sejumlah negara lainnya. Kegiatan tersebut mengusung tema _“Martyrs of the Homeland”_ sebagai bentuk penghormatan kepada para syuhada yang gugur dalam mempertahankan tanah air. Delegasi TNI dalam kegiatan tersebut dipimpin Kabidbintalroh Pusbintal TNI Kolonel Laut (KH) Chumaidi, dengan peserta Kapten Sus M. Affan, Serma Abdi Nasrullah, Sertu Habibi Royani, Serda Dimas Hafiz Ihsan, Kopka Mes Ahmad Mulyadi, Prada Nawawi M.M. Latifullah, serta Prada Moh. Marzuki Al Farisi yang mengikuti berbagai kategori hafalan Al-Qur’an. Sebelum mengikuti perlombaan, para peserta delegasi TNI terlebih dahulu menjalani pembekalan, pembinaan, serta tahsin Al-Qur’an pada 2–5 Maret 2026 di Masjid Al Mu’min Jatikarya dan Masjid Al Ikhlas Kompleks SCBD Jakarta Selatan. Pembinaan tersebut dibimbing oleh Ustadz Adi Hidayat, Syekh Syahrir dari Libya, serta Ustadz Ulil Abshar Alhafidz guna mempersiapkan para peserta secara maksimal sebelum mengikuti kompetisi internasional tersebut. Upacara penutupan kompetisi juga dihadiri langsung oleh Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Dbeibeh yang sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para prajurit dalam menghafal Al-Qur’an serta kontribusinya dalam menegakkan nilai-nilai agama, moralitas, dan disiplin di lingkungan militer. Komandan Yonif TP 834/Wakanga Mere Letkol Inf Justikhandinata T menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih prajuritnya tersebut. “Kami keluarga besar Yonif TP 834/Wakanga Mere sangat bangga atas prestasi yang diraih Prada Nawawi yang telah mengharumkan nama TNI, khususnya Kodam IX/Udayana, serta bangsa Indonesia di tingkat internasional,” ungkapnya. Sementara itu Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa prajurit TNI tidak hanya unggul dalam profesionalisme militer, tetapi juga memiliki kualitas mental dan spiritual yang kuat. “Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kodam IX/Udayana, TNI AD, dan bangsa Indonesia. Keberhasilan Prada Nawawi menunjukkan bahwa prajurit TNI juga mampu berprestasi dan bersaing di bidang keagamaan hingga tingkat internasional. Hal ini sekaligus mencerminkan bahwa pembinaan mental dan spiritual prajurit merupakan bagian penting dalam membentuk karakter prajurit TNI yang profesional, tangguh, dan berintegritas,” tegas Kapendam. (Agus/Red)
BIDIK-KASUSNEWS.COM SERANG – Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. menegaskan bahwa pembinaan prajurit untuk membentuk karakter yang kuat, disiplin, dan pantang menyerah harus berjalan seiring dengan pembinaan keagamaan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama prajurit dan keluarga besar Grup 1 Kopassus di Markas Grup 1 Kopassus, Serang, Banten, Senin (16/3/2026). Menurut Kasad, kegiatan keagamaan di lingkungan satuan memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian prajurit, sekaligus menjadi landasan moral dalam pelaksanaan tugas. “Itu harus terus dilakukan. Anda tidak bisa membina anggota anda menjadi baik tanpa pendampingan keagamaan yang baik,” ujar Kasad. Selain itu, Kasad juga mengingatkan para prajurit agar terus membangun kualitas diri sebagai prajurit yang tangguh dan siap menghadapi dinamika tugas yang semakin beragam. “Anda harus membentuk diri anda menjadi prajurit-prajurit yang kuat, karena tantangan (tugas) akan terus bervariasi,” tambahnya. Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum Ramadan kali ini dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pimpinan TNI AD dengan prajurit serta keluarga besar Kopassus, khususnya di jajaran Grup 1. Pada kesempatan tersebut, Kasad juga meninjau pangkalan serta sejumlah fasilitas di lingkungan asrama Grup 1 Kopassus. Orang nomor satu di Angkatan Darat itu mengapresiasi dedikasi dan profesionalisme prajurit Kopassus yang selama ini terus menunjukkan kinerja terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas, serta mendorong prajurit untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Udtadz Adi Hidayat, dilanjutkan doa bersama serta buka puasa bersama yang diikuti prajurit dan keluarga besar Grup 1 Kopassus dengan penuh khidmat. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung, 16 Maret 2026 – Kepedulian dan kepekaan seorang Babinsa kembali ditunjukkan di tengah masyarakat. Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya yang berada di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Lingkungan 01, Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, pada Senin sore. Peristiwa ini terungkap berkat kepekaan warga dan respons cepat aparat kewilayahan. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat setelah mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari rumah korban yang sudah dua hari tidak terlihat beraktivitas. Menindaklanjuti laporan warga, Babinsa Kelurahan Karang Maritim, Kopda Ridwan dari Koramil 410-01/Panjang, dengan sigap langsung turun ke lokasi. Kehadirannya di tengah warga yang sedang gundah menjadi titik terang dan penggerak utama dalam penanganan awal kejadian tersebut. Komandan Kodim 0410/KBL, melalui laporan yang diterima, membenarkan kejadian tersebut dan mengapresiasi langkah cepat anak buahnya. Korban diketahui bernama Wondo (60), seorang buruh pasar yang berdomisili di wilayah setempat. Berdasarkan keterangan dari para saksi di lokasi, peristiwa bermula sekitar pukul 16.50 WIB. Warga yang curiga karena korban tidak kunjung keluar rumah selama kurang lebih dua hari, memutuskan untuk memeriksa kondisi rumah. Saat memasuki rumah, saksi Ibu Ros (50) dan Deri (45) melihat korban dalam posisi tengkurap di lantai dan sudah tidak bergerak. Tak tinggal diam, Kopda Ridwan yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat. Langkah pertama yang dilakukannya adalah mengamankan area sekitar rumah korban untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan menghindari kerumunan berlebih yang dapat mengganggu proses investigasi. “Para saksi menerangkan bahwa korban sudah sekitar dua hari tidak terlihat keluar rumah, dan dari arah rumah korban tercium bau busuk. Saat dicek, beliau sudah meninggal. Saya segera berkoordinasi dengan aparatur setempat untuk memastikan lokasi aman dan proses selanjutnya berjalan lancar, ” ujar Kopda Ridwan saat dikonfirmasi di lokasi. Setelah memastikan kondisi di tempat kejadian perkara (TKP), Babinsa tak henti-hentinya berkoordinasi. Ia menjadi simpul utama komunikasi antara warga, aparatur kelurahan, dan pihak terkait. Kehadirannya berhasil menenangkan warga yang sempat geger dengan kejadian tersebut. Hadir dalam kegiatan monitoring dan pengamanan tersebut antara lain: Babinsa Kelurahan Karang Maritim (Kopda Ridwan) – sebagai inisiator dan penggerak koordinasi lapangan, Kepala Lingkungan (Kaling) 1 Kelurahan Karang Maritim, Ketua RT 09 Lingkungan 1 Karang Maritim, Tim Satgas Rapi Lokal 1 Panjang Hingga pukul 18.00 WIB, personel gabungan yang dikoordinir oleh Babinsa masih berada di lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu proses evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait. Kegiatan monitoring dan pengamanan yang dilakukan oleh Babinsa Kopda Ridwan ini merupakan cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Respons cepat, kepedulian, dan kemampuannya dalam berkoordinasi menunjukkan bahwa Babinsa bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga pelindung dan pengayom yang selalu hadir di tengah setiap peristiwa yang terjadi di masyarakat, terutama dalam musibah kemanusiaan seperti ini. Kehadirannya memberikan rasa aman dan nyaman, serta memastikan setiap warga mendapatkan perhatian dan penanganan yang layak. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Dalam rangka berbagi berkah di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Polsek Sungai Pandan melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas di wilayah hukumnya, Senin (16/3/2026) sore. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sungai Pandan, IPDA M. Rusdi, S.Sos, bersama personel Polsek Sungai Pandan. Puluhan paket takjil dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kapolsek Sungai Pandan melalui keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, sekaligus menghadirkan kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya. Selain berbagi takjil, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi personel kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan. Diharapkan, kegiatan sosial seperti ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang masih berada di perjalanan saat menjelang waktu berbuka puasa. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung tertib, lancar, dan aman. Polsek Sungai Pandan juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif, terutama selama bulan suci Ramadhan. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 16 Maret 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara terus berupaya menjaga kondisi kesehatan lingkungan rutan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap setiap tahanan yang baru masuk. Pada Senin (16/03/2026), empat orang tahanan baru menjalani skrining kesehatan yang mencakup pemeriksaan fisik serta kondisi mental sebelum ditempatkan di blok hunian. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap kemungkinan adanya penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC), HIV, dan hepatitis. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup penilaian kondisi psikologis guna memastikan para tahanan berada dalam keadaan mental yang stabil selama menjalani masa penahanan. Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut dipimpin oleh Penanggung Jawab Perawat Mahir Rutan Jepara, Titin Dwi Nurhayati, didampingi perawat Yanuar Trias Kurniawan. Proses skrining juga mendapat dukungan dari peserta program Maganghub Batch 2 Kementerian Ketenagakerjaan yang sedang menjalani praktik di klinik rutan. Titin Dwi Nurhayati menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi tahanan baru merupakan prosedur penting yang wajib dilakukan untuk menjaga kesehatan seluruh penghuni rutan. Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan hunian yang padat. “Pemeriksaan kesehatan awal sangat penting untuk mengetahui kondisi fisik maupun mental tahanan baru. Dengan begitu, jika ditemukan indikasi penyakit menular atau masalah kesehatan lainnya dapat segera ditangani sejak dini,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi seluruh warga binaan. Ia menyampaikan bahwa pemantauan kesehatan sejak awal menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga situasi rutan tetap aman dan kondusif. “Kami berkomitmen memastikan setiap tahanan yang masuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Hal ini penting agar kondisi kesehatan para warga binaan tetap terpantau dan lingkungan rutan tetap sehat,” ujar Renza. Dengan adanya skrining kesehatan secara rutin, Rutan Jepara berharap dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih sehat, aman, serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara