JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Momentum Cuti Bersama Tahun Baru Imlek 2026 tidak mengurangi komitmen Rutan Kelas IIB Jepara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pada Senin, 16 Februari 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, jajaran petugas tetap membuka layanan penitipan barang bagi keluarga warga binaan. Layanan ini menjadi bentuk konsistensi rutan dalam menjaga kualitas pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berintegritas, meskipun bertepatan dengan hari libur bersama. Petugas tetap siaga memberikan pelayanan dengan mengedepankan prinsip keamanan dan ketertiban sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Setiap barang yang dititipkan oleh keluarga warga binaan diperiksa secara teliti guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang masuk ke dalam lingkungan rutan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan transparan, sehingga proses penitipan berjalan tertib dan aman. Setelah dinyatakan sesuai ketentuan, barang kemudian didistribusikan kepada warga binaan. Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Benny Apridona, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal dalam kondisi apa pun. Menurutnya, kehadiran petugas di hari cuti bersama merupakan wujud tanggung jawab institusi dalam memberikan kemudahan bagi keluarga warga binaan yang ingin menitipkan kebutuhan bagi kerabatnya di dalam rutan. Dalam pelaksanaan layanan tersebut, tercatat sebanyak 34 paket penitipan barang berhasil diterima dan diproses dengan baik. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti. Dengan tetap dibukanya layanan penitipan barang di masa cuti bersama, Rutan Kelas IIB Jepara menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Tiga pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara dipercaya memperkuat tim Karesidenan Pati dalam ajang Piala Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah (Kakanwil Ditjenpas Jateng) cabang mini soccer yang digelar di kawasan BSB, Semarang. Pada partai final, tim Karesidenan Pati berhadapan dengan Karesidenan Semarang dan berhasil meraih posisi Juara 2. Turnamen antar Karesidenan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Tengah tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso. Sejak babak penyisihan, tim Karesidenan Pati tampil solid dengan permainan kolektif dan penuh determinasi. Kontribusi tiga punggawa dari Rutan Jepara turut menjadi bagian penting dalam mengantarkan tim hingga ke partai puncak. Laga final berlangsung sengit, kedua tim saling menunjukkan strategi dan daya juang tinggi sebelum akhirnya Karesidenan Pati harus mengakui keunggulan lawan. Dukungan penuh juga diberikan langsung oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, yang hadir bersama dua pegawai sebagai tim official untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para pemain. Kehadiran pimpinan di tengah-tengah tim menjadi suntikan moral tersendiri sepanjang jalannya turnamen. Renza Maisetyo menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan semangat sportivitas yang ditunjukkan para pegawai. Menurutnya, capaian sebagai Juara 2 merupakan hasil kerja keras dan kekompakan tim yang patut dibanggakan. Keikutsertaan dalam ajang ini diharapkan semakin mempererat hubungan antar UPT Pemasyarakatan di Jawa Tengah serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan soliditas dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan ke depan. (Wely) Sumber:humas polres jepara
Sukabumi, Bidik-kasusnews.com– Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (DPP HMTN MP) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke – 1 dengan Tema “Silaturahmi dan Sosialisasi Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi Berkolaboratif”. ” Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara digagas DPP HMTN-MP dilaksanakan di Kampung Melon Sukabumi bagus dan bermanfaat buat petani di sini,” ucap Owner / Pimpinan Kampung Melon Sukabumi kepada media ini, di lokasi. Disebutkannya, dengan adanya HMTN-MP nantinya dapat meningkatkan pendapatan hasil petani. Apalagi HMTN-MP akan membimbing dan melakukan pendampingan buat petani. “Pendapatan petani bisa ditingkatkan dengan cara, seperti menggunakan teknologi dan teknik pertanian lebih baik untuk meningkatkan hasil panen. Meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan mencari pasar yang lebih baik,” tambah Halid. Bisa jadi sebutnya, HMTN-MP dalam membantu dan membimbing masyarakat tani menjadi garda terdepan untuk memakmurkan dan mensejahterakan petani dalam memajukan pertanian. “Kita siap mensupport semua program HMTN-MP, kitapun siap bekerjssama demi memajukan petani, untuk meningkatkan hasil panen dan pendapatan masyarakat tani, ” tutur Halid. Sementara itu Kepala Desa Suka Jaya Sukabumi mengatakan, program HMTN-MP sangat luar biasa. Dengan adanya Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Terintegrasi Berkolaboratif ini sangat berdampak positif buat kemajuan petani. “Kita akan support terus program HMTN-MP, semoga dalam HUT HMTN-MP yang ke 1 ini bisa lebih maju dan berkembang pesat lagi, ” ujar Deden Gunaefi. Hal senada juga dikatakan Sekretaris Camat Sukabumi dengan kehadiran HMTN-MP di sini semoga menjadi penyemangat inspirasi dan membawa arah ke pertanian yang lebih baik lagi. Pertanian yang lebih maju dan mandiri. “Kita akan mensupport dan mendukung program HMTN-MP ini, sebab program nya sangat membantu petani. Mudah-mudahan bukan Desa Sukajaya saja yang dibina dan dibimbing HMTN-MP, tapi sampai meluas ke daerah-daerah lain,” ucap Agung Koswara. Sementara Danramil Sukabumi mengatakan pertanian di Sukabumi ini luar biasa. Jika petani ingin maju dan berkembang pola penanaman bagus itu jangan hanya menanam tomat semata di lahan pertanian tersebut. Bagusnya di lahan yang satu dan di lahan yang lain ditanam komoditas lain. “Harapan kita semoga HMTN-MP ini bisa menjadi pionir bagi kemajuan dan kemakmuran masyarakat tani di desa Suka Jaya Sukabumi ini, ” ujar Danramil. Kapolsek Kecamatan Sukabumi bangga dengan Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara digagas DPP HMTN-MP yang akan dilaksanakan di Kampung Melon Desa Suka Jaya Sukabumi ini. “Tanpa petani kita tidak bisa hidup, sebab kita butuh makan. Oleh sebab itu logistik harus ada sehingga kita bisa tenang dan aman,” ucapnya. Selamat HUT HMTN-MP ke 1 tahun sebutnya semoga makin maju dan berkembang. Kita siap mendukung program ini. Kita harus meniru sifat Rasulullah yaitu siddik, amanah, tabligh dan fathanah. Sementara itu Ketua Umum DPP HMTN-MP Asril Naska menyebutkan, para penambang hijau emas akhirnya emas hijau ini sampai juga ke meja restoran, rumah makan, cafe dan bofet-bofet, ke meja istana- istana negara. Emas hijau itu adalah hasil pertanian. Kalau kita menambang emas warnanya hijau, kalau orang menambang emas warnanya kuning, dan yang lain menambang emas warnanya hitam seperti batubara. “Tetapi kalau kita menambang emas warnanya hijau bersama para petani untuk meningkatkan hasil pertanian agar hasil pertaniannya bagus dan bermutu tinggi. Sehingga tingkat daya beli para petani naik, dengan begitu petani bisa sejahtera dan makmur sesuai dengan delapan misi Asca Cita diusung Prabowo Subianto sebagai visi untuk Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Nasril Naska. Asril Naska menyebutkan satu tahun perjalanan panjang HMTN MP adalah tonggak refleksi, evaluasi, dan perayaan atas dedikasi serta pencapaian telah dilalui. Momen ini menandai fase pendewasaan tim, kekompakan, kesolitan, memperkuat budaya kerja. “Harapan semoga program yang kita laksanakan di desa Suka Jaya Sukabumi ini bisa berhasil, setelah sukses kita akan cari lahan yang baru lagi, kemudian kita akan tetap bekerja sama dengan stakeholder dan lainnya,” tutup Asril Naska. (Heri)
Tanjung Priok, Bidik-kasusnews.com- Polres Pelabuhan Tanjung Priok, menggelar patroli skala besar KRYD dalam rangka mengantisipasi aksi tawuran dan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok. Minggu malam hingga Senin (16/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Perwira Pengawas Kasatlantas AKP Ginanjar Tejasasmita, SH., MH., dengan melibatkan sebanyak 27 personel. Patroli difokuskan pada titik-titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul anak-anak muda pada malam hingga dini hari. Sejumlah kawasan yang disasar di antaranya area sekitar Plaza Kalibaru dan JICT. Kasatlantas menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mencegah potensi terjadinya tawuran remaja yang dapat meresahkan warga. “Patroli rutin ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya aksi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya,” ujar AKP Tejasasmita di sela kegiatan. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para remaja dan masyarakat yang masih berkumpul agar segera kembali ke rumah masing-masing dan tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi melanggar hukum. Dengan kehadiran aparat Kepolisian di lapangan, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok tetap terjaga serta aktivitas warga dapat berjalan dengan aman dan lancar. (Red)
Bener Meriah, Bidik-kasusnews.com – Progres pekerjaan pemasangan gorong-gorong Aramco di Desa Tawar Begi, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) dari Batalyon Zeni Konstruksi 14/Sradha Wirya Samertitaya sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana alam. Kegiatan pembangunan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam memperbaiki fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Pemasangan gorong-gorong Aramco diharapkan mampu meningkatkan sistem drainase sekaligus memperlancar akses transportasi masyarakat, khususnya pada jalur penghubung antar desa yang selama ini menjadi jalur vital aktivitas warga. Danramil 05/Permata, Kodim 0119/Bener Meriah, Kapten Inf Abdul Asis mengatakan bahwa hingga saat ini pekerjaan di lapangan terus berlangsung dengan progres yang cukup signifikan. “Pemasangan gorong-gorong Aramco saat ini sudah mencapai 60 persen. Satgas Gulbencal di lapangan terus bekerja keras untuk menyelesaikan pembangunan ini demi mempercepat pemulihan akses masyarakat,” ujarnya, Minggu (15/2/2026). Ia menambahkan bahwa semangat dan kerja keras personel Satgas di lapangan menjadi kunci dalam percepatan penyelesaian pekerjaan. Pihaknya berharap proses pembangunan dapat segera rampung agar masyarakat kembali menikmati akses jalan yang aman dan nyaman. “Kita berharap dalam waktu dekat, dengan kegigihan personel di lapangan, pengerjaan ini terus dikebut hingga sebelum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah tiba, akses ini sudah selesai 100 persen,” lanjutnya. Sementara itu, salah seorang warga setempat, Benny, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Ia menuturkan bahwa keberadaan akses jalan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi jalur utama penghubung antar desa serta mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari. Menurutnya, selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat juga turut mendukung dengan memberikan semangat kepada personel yang bekerja di lapangan. Ia berharap pembangunan dapat segera selesai sehingga mobilitas masyarakat kembali normal. “Akses ini merupakan jalur penghubung antar desa. Dengan tersambungnya kembali akses ini, aktivitas masyarakat tentu akan lebih cepat dan lancar, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan nanti, di mana aktivitas warga biasanya meningkat, terutama pada sore hari untuk mencari takjil dan berbagai kebutuhan lainnya,” pungkasnya. Melalui pembangunan infrastruktur ini, diharapkan pemulihan pasca bencana di wilayah Kecamatan Permata dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Red)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Suasana religius menyelimuti Kota Amuntai saat ratusan siswa SD Islamiyah IUNS Banjang mengikuti pawai menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin (16/02/2026) pagi. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Raya At-Taqwa Amuntai, Jalan Maskuni, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, berlangsung meriah dan tertib. Pawai yang diikuti sekitar 350 peserta ini turut didampingi dewan guru serta panitia kegiatan, dengan iringan drum band dari SMP IUNS Banjang yang menambah semarak suasana. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Dhuha bersama sebelum peserta memulai perjalanan pawai. Rute pawai melintasi sejumlah titik strategis Kota Amuntai, di antaranya Bundaran HSU Bersholawat, Taman Puteri Junjung Buih, Simpang Tiga Pasar Induk Amuntai, Simpang Lima Pasar Unggas, hingga kawasan Kantor Pengadilan Negeri Amuntai Kelas II, sebelum kembali finis di Masjid Raya At-Taqwa. Selama kegiatan berlangsung, para siswa juga membagikan selebaran berisi niat puasa, doa berbuka puasa, serta amalan yang dianjurkan selama bulan Ramadhan kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan, tetapi juga sarana edukasi bagi anak-anak untuk menanamkan nilai-nilai spiritual sejak dini. Sat Intelkam Polres Hulu Sungai Utara melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 10.15 Wita, situasi terpantau tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari peserta maupun masyarakat yang menyaksikan. Pawai Ramadhan ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar sebagai bentuk penyambutan bulan suci sekaligus mempererat silaturahmi serta mengenalkan keberadaan sekolah kepada masyarakat luas di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Usai kegiatan, para orang tua menjemput peserta di lokasi finis dengan suasana aman dan tertib, menutup rangkaian kegiatan religi yang sarat makna kebersamaan dan pendidikan karakter bagi generasi muda. (Agus)
Banjang, Bidik-kasusnews.com, Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Hulu Sungai Utara (HSU) di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, kini telah rampung sepenuhnya dan siap untuk dioperasikan. Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran Polsek Banjang melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Senin (16/02/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Kegiatan pengecekan dilakukan sebagai langkah memastikan kesiapan fasilitas sekaligus menjaga keamanan lingkungan sekitar bangunan yang akan digunakan untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Aiptu Noryadi, Bripka Junaidi, dan Bripda M. Alfito Gusna. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa pengecekan difokuskan pada sejumlah aspek penting, mulai dari kondisi fisik bangunan, keamanan fasilitas, hingga kesiapan operasional guna mendukung kelancaran program pemerintah di bidang pelayanan gizi masyarakat. Selain memastikan bangunan dalam kondisi aman dari potensi gangguan maupun tindakan perusakan, personel juga melakukan pemantauan situasi kamtibmas di sekitar lokasi agar lingkungan tetap kondusif menjelang operasional. Berdasarkan hasil pengecekan, pembangunan SPPG telah mencapai progres 100 persen. Saat ini masih dilakukan pekerjaan tambahan berupa pembangunan pos keamanan (security) dan fasilitas tempat pembuangan sampah yang dikerjakan oleh lima orang pekerja guna menunjang operasional ke depan. Kegiatan pengecekan berlangsung singkat dan berakhir sekitar pukul 09.10 Wita dalam situasi aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat kepolisian diharapkan mampu memberikan jaminan keamanan sekaligus mendukung optimalisasi pelayanan publik melalui fasilitas SPPG tersebut. Dengan rampungnya pembangunan ini, SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres HSU diharapkan segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan warga di wilayah Kecamatan Banjang. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan di Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Minggu (15/02/2026) pagi. Aksi sosial tersebut dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil 410-04/TKT, Serma Agus R, yang turun bersama warga membersihkan selokan dan gorong-gorong di Jalan Ratudibalau. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menjadi langkah nyata antisipasi banjir di tengah meningkatnya curah hujan. Dengan penuh semangat, aparat TNI bersama warga mengangkat tumpukan sampah, lumpur, serta material yang menyumbat aliran air di sepanjang saluran drainase. Serma Agus R mengatakan, gotong royong bukan hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, kerja bersama mampu menumbuhkan kepedulian sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Way Kandis, Rizka Raiz, jajaran pamong kelurahan, personel Koramil 410-04/TKT, Ketua Lingkungan 3, serta Ketua RT 08. Kehadiran unsur pemerintah dan tokoh masyarakat semakin meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Lurah Way Kandis mengapresiasi peran aktif Babinsa yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga terlibat langsung di lapangan. Ia menilai keterlibatan aparat menjadi motivasi kuat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Selama kegiatan berlangsung, warga tampak kompak mengeruk endapan lumpur dan membersihkan sampah plastik yang menyumbat aliran air di sisi jalan. Suasana kebersamaan terlihat hangat dan penuh kekeluargaan hingga kegiatan selesai dalam keadaan aman dan lancar. Melalui aksi gotong royong ini, diharapkan saluran air kembali berfungsi optimal sehingga risiko genangan maupun banjir dapat diminimalisir. Kegiatan tersebut juga menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, tangguh, dan nyaman bagi warga. (Agus)
Serang, Bidik-kasusnews.com – TNI AL, Dispen Kormar Sorong. Semangat juang dan disiplin tinggi kembali mengantarkan prajurit Pasmar 3 menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejurda Muaythai Banten 2026. Dalam kejuaraan tingkat daerah tersebut, kontingen Pasmar 3 sukses meraih tiga medali emas, membuktikan kualitas pembinaan atlet yang berkelanjutan dan kompetitif. Pertandingan berlangsung di Pujasera Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Banten, Minggu (15/02/2026). Kejuaraan yang digelar dalam rangka Piala Walikota Serang ini terselenggara atas kerja sama Pemerintah Kota Serang bersama Muaythai Indonesia, IFMA dan Dispapora. Event berlangsung selama tiga hari, 13 hingga 15 Februari 2026, dan diikuti sebanyak 214 atlet yang bertanding dalam 112 partai dari berbagai daerah di Provinsi Banten. Tiga prajurit Pasmar 3 yang turun pada kategori senior tampil impresif di partai final. Serda Mar Didy Aryadinata pada kelas 70 kg sukses mengalahkan Wahyudi Muslim dari Satbrimob Kota Serang melalui kemenangan TKO dan memastikan medali emas pertama bagi Pasmar 3. Emas kedua diraih Serda Mar Jingga Merdeka yang bertanding di kelas 57 kg. Ia mengungguli Indra Gunawan dari Kota Serang melalui kemenangan poin dalam tiga ronde yang berlangsung sengit dan penuh determinasi. Sementara itu, Serda Mar Irfan Martulus Lubis turut menyumbangkan emas ketiga pada kelas 54 kg setelah dinyatakan menang WO di partai final. Hasil tersebut semakin menegaskan dominasi dan kesiapan fisik maupun mental para atlet Pasmar 3 dalam setiap kejuaraan yang diikuti. Pada kesempatan terpisah, Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para atlet. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga profesionalisme, serta membawa nama baik satuan dan Korps Marinir di tingkat yang lebih tinggi. (Red)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri upacara Penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara ke-46 Tahun 2026 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian latihan integratif lintas matra dan institusi yang digelar di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kepemimpinan calon perwira masa depan. Upacara penutupan dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta dihadiri para Kepala Staf Angkatan tiga matra TNI dan pejabat kementerian serta lembaga negara lainnya. Momentum ini menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat integrasi, sinergi, dan soliditas antar calon pemimpin pertahanan dan keamanan bangsa. Latsitarda Nusantara ke-46 Tahun 2026 diikuti 1.980 peserta, terdiri atas 902 Taruna Akademi TNI (510 Taruna Akmil, 238 Taruna AAL, dan 154 Taruna AAU), 283 Taruna Akademi Kepolisian, 45 Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara, 292 Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia, serta 458 unsur pendukung. Selama pelaksanaan di Aceh, para peserta tidak hanya menjalani latihan terintegrasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan dukungan penanggulangan bencana. Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Taruna atas semangat, dedikasi, dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama mengikuti Latsitarda serta menekankan pentingnya pengalaman tersebut sebagai bekal kepemimpinan. “Kesempatan ini tidak semua Taruna bisa mengalaminya dan ini suatu pengalaman yang sangat berharga bagi Taruna,” ujarnya. Panglima TNI juga mengingatkan agar nilai kebersamaan dan sinergi yang telah terbangun selama Latsitarda terus dijaga dalam perjalanan karier ke depan. “Jadikan pengalaman ini sebagai landasan untuk terus memelihara dan melibatkan semangat integrasi dan sinergi antara TNI-Polri dan aparat pemerintah lainnya, tetap jaga disiplin, loyalitas dan profesionalisme untuk menjadi pemimpin yang tangguh, humanis dan berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya. Penutupan Latsitarda Nusantara 46 tidak hanya menandai berakhirnya latihan, tetapi juga menjadi tonggak pembentukan calon pemimpin TNI-Polri yang adaptif, solid, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi dalam menghadapi dinamika tantangan masa depan. (Red)